You are on page 1of 1

1.

Judul Potensi Radio Komunitas Epiginosko Terhadap Pembangunan Masyarakat Pedagang Pasar Horas Kota Pematang Siantar Sumatra Utara. 2. Masalah yang Dikaji Peran media massa dikota Siantar Pemantang yang kurang optimal, sehingga diperlukan adanya pembangunan disektor komunikasi dalam bentuk Radio Komuninitas Epiginosko untuk menunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam bidang pariwisata, perdagangan, peternakan serta industry kecil. 3. Ringkasan Isi Artikel Kehadiran lembaga penyiaran radio Komunitas Epiginosko memberi kontribusi yang sangat berarti bagi kota kota Pematang Siantar, terutama bagi sarana unttuk memnsosialisasikan kebijakan pemerintah daerah ditingkat local dan sebagai sarana mempromosikan potensi daerah, sehingga dapat berdampak kepada peningktan pemasukan pendapatan daerah. Kota Pematang Siantar merupakan wilayah yang sangat potensial di propisi Sumatra utara. Sector pariwisata, perdagangan, peternakan dan industry merupakan potensi yang dapat dioptimalkan agar dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (pad). Dengan potensi daerah yang dimiliki, optimalisasi fungsi lembaga penyiaran Radio Komunitas Epiginosko dapat mewujudkan tingkat kesejahteraan masyarakat yang lebih tinggi dari keadaan sekarang. Dasar pertimbangan yang lebih spesifik dibangunnya Radio Komunitas Epiginosko yaitu mampu mengedepankan upaya-upaya agar masyarakat bersedia berpartisipasi meningkatkan potensi daerah, dapat menarik minat investor local maupun luar Negeri menanamkan investasinya dikota Pematang Siantar, serta mendapatkan informasi perdagangan dengan biaya yang terjangkau dan kualitas siaran yang baik. 4. Tepat Tidaknya Kutipan Penyajian Kutipan Jurnal Penelitian Komunikasi dan Pembangunan Vol.10 No.1 April 2009 Balai Besar Pengkajian dan Pembangunan Komunikasi dan Informatika, Medan sudah tepat karena kutipan-kutipan yang diambil dari berbagai sumber menerangkan tentang efek kurangnya pembangunan media massa terhadap masyarakat. Pada contoh kutipan dari Chaffe (1980) pada Rakhmat (1985 : 215-217) mengemukakan tiga pendekatan untuk melihat efek pembentukan media massa. Pertama, pendekatan yang berkaitan dengan pesan media massa. Kedua, pendekatan dengan melihat jenis perubahan yang terjadi pada khalayak.