You are on page 1of 2

Nama Kelas

: Budi Maulana : XI KM B

RANGKAIAN MULTIVIBRATOR
Rangkaian multivibrator dapat dibuat menggunakan IC NE555 sebagai komponen utamanya, baik untuk monostable maupun untuk astable multivibrator. Untuk rangkaian monostable multivibrator, diperlukan komponen tambahan berupa sebuah resistor dan dua buah kapasitor (seperti terlihat pada Gambar 1).

Gambar 1. Rangkaian monostable multivibrator. Untuk mengaktifkan rangkaian ini maka diperlukan suatu tegangan picu (trigger) pada pin 2. Dengan adanya tegangan picu ini maka Vout akan tinggi selama t detik, (dengan t = 1,1 x R AxC), kemudian Vout akan kembali ke nol. Disebut sebagai monostable multivibrator karena multivibrator jenis ini memiliki satu keadaan stabil yaitu di kondisi 0 volt.

Gambar 2. Rangkaian astable multivibrator.

Gambar 2 adalah rangkaian astable multivibrator. Rangkaian ini akan langsung bekerja ketika tegangan catuan dikenakan pada Vcc dan ground-nya. Rangkaian ini memiliki dua kondisi yang selalu berubah-ubah terhadap waktu. Karena selalu berubah-ubah maka jenis ini disebut sebagai astable multivibrator. Dengan perubahan yang tetap yaitu 0 dan 1, maka multivibrator ini disebut juga sebagai bistable multivibrator (multivibrator yang memiliki dua keadaan stabil yaitu 0 dan 1). Lamanya siklus perubahan ini dapat dihitung menggunakan persamaan berikut: Perioda = t1+t2 t1=0,7x(RA+RB)xC t2=0,7xRBxC