You are on page 1of 4

Menurut M.J.

Langeveld bahwa pandangan pendidikan yang cocok untuk pendidikan adalah mengakui manusia sebagai makhluk sosial,individual dan dwi tunggal.dapun tujuan pendidikan adalah: - Tujuan umum:membentuk Insan Kamil - Tujuan khusus:tujuamn dalam rangka mencapai tujuan umum - Tujuan tak lengkap:tujuan dari masing-masing aspek pendidikan sendiri - Tujuan insidental:tujuan seketika karena timbul secara kebetulan - Tujuan sementara:tujuan yang ingin dicapai dalam pendidikan - Tujuan perantara(intermediasi):alat untuk mencapai tujuan Filsafat Negara Sebagai Dasar Dan Tujuan Pendidikan Mengingat sangat urgentnya masalah pendidikan bagi bangsa dan negara, maka hampir seluruh negara di dunia ini menangani secara langsung masalah masalah yang berhubungan dengan pendidikan. Terutama yang menyangkut masalah kebijakan atau policy. Dalam hal ini masing masing negara mempunyai kebijakan sendiri sendiri yang sesuai dengan keadaan. Maka , hubungan kurikulum dengan falsafah dapat digambarkan sebagai berikut :

Hubungan Kurikulum dengan Dasar Dan Tujuan Pendidikan Kurikulum adalah sebagai alat pembenmtukan. Alat pembentuk merid. Kita tahu dasar pendidikan akan menentukan corak dan isi pendidikan . dan isi pendidikan itu tidak lain adalah kurikulum. Denagn demikian maka dasar pendidikan menentukan corak dan isi kurikulum. Disamping itu, kurikulum sebagai alat pembentuk haruslah disesuaikan dengantujuan

pendidikan. Hubungan Kurikulum dan Dasar dan Tujuan Pendidikan , digambarkan sebagai berikut :

Azasi Manusia Dalam Pendidikan Manusia pada hakekatnya mempunyai beberapa macam azasi, antara lain: - Bahwasanya manusia itu adalah makhluk dwi tunggal, manusia terdiri atas unsur rohaniah dan unsur jasmaniah. Unsur halus dan unsur kasar. Badan halus dan badan wadag. Unsur jiwa dan unsur raga. - Bahwasannya manusia mempunya dua macam sifat azasi ; sebagai makhluk indifidual dan sebagai makhluk sosial. - Manusia sebagai makhluk susila ; makhluk bertuhan , makhluk bertaqwa. Aspek Asapek Pendidikan - Pendidikan budi pekerti atau pendidikan akhlak. Pendidikan akhlak adalah dasar dan fundament bagi semua pendidikan yang lain . karena pendidikan menyangkut pendidikan moral. - Pendidikan kecerdasan. Pendidikan kecerdasan adalah merupakan tugas pokok dari sekolah disamping tugas tugas yang lain. Tujuan pendidikan kecerdasan ini adalah mendidik anak agar mampu berfikir secara kritis, logis, kreatif, dan berfikir secara reflektif. - Pendidikan social atau kemasyarakatan. Pendidikan ini berhubungan dengan pergaulan anak didik dan proses adaptasi lingkungan. Pendidikan social bertujuan untuk mendidik anak agar

dapat menyesuaikan diri dalam kehidupan bersama dan dapat ambil bagian atau berpartisipasi secara aktif didalmnya. - Pendidikan kewarga negaraan . manusia selain hidup berkelompok kecil yaitu keluarga juga manusia terkelompok dalam kelompok besar yaitu negara. Oleh karena itu pendidikan dirasa penting untuk diberikan guna memberi wawasan pada anak didik agar kelak menajadi warga yang baik dan berguna. - Pendidikan keindahan atau estetika. Pada dasarnya pendidikan estetika bukanlah aspek yang begitu penting namun sesuatu tentang keindahan itu ada dalam setiap aspek kehidupan kita. Oleh karena itu tak salah tentunya kalau hal ini juga dipelajari. Pendidikan ini bertujuan agar semua anak mempunyai rasa keharuan terhadap keindahan. - Pendidikan jasmani . pendidikan ini tidak hannya utnuk membentuk tubuh yang atletis , melainkan juga bertujuan untuk membentuk watak. - Pendidikan Agama. Agama tidak lain adalah sumber moral. Oleh karena itu tujuan pendidikan agama tidak lain adalah menuntun anak untuk menjadi anal yang bermoral, manusia yang berbudi luhur, manusia yang bertaqwa kepada tuhan, manusia yang meyakini dan mengamalkan ajaran ajaran agama. - Pendidikan kesejahteraan keluarga, tujuan pendidikan ini secara luas adalah untuk meningkatkan taraf kehidupan dan penghidupan keluarga, untuk terwujudnya keluarga yang sejahtera menuju kepada terwujudnya masyarakat yang sejahtera. Macam Macam Tujuan Pendidikan - Tujuan umum. Menurut kohnstamm dan gunning, tujuan umum pendidikan adalah untuk membentuk insan kamil atau manusia sempurna. Sedangkan menurut kihajar dwantara, tujuan akhir pendidikan ialah agar anak sebagai manusia (individu) dan sebagai anggota masyarakat (manusia sosial) , dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi tingginya. - Tujuan khusus. Adalah tujuan tujuan pendidikan yang telah disesuaikan dengan keadaan tertentu, dalam rangka untuk mencapai yujuan umum pendidikan. - Tujuan tak lengkap. Adalah tujuan dari masing masing aspek pendidikan. - Tujuan insidental adalah tujuan yang timbul secara kebetulan. Secara mendadak, misal tujuan untuk mengadakan hiburan atau variasi dalam kehidupan sekolah. - Tujuan sementara adalah tujuan tujuan yang ingin kita capai dalam fase fase tertentu dari pendidikan. - Tujuan perantara adalah merupakan alat atau sarana untuk mencapai tujuan tujuan lain. Misal mempelajari bahasa guna mempelajari literatur literatur asing.

Dasar Dan Tujuan Pendidikan Pendidikan Di Indonesia Dasar dan tujuan pendidikan di indonesia dari masa kemasa selalu mengalami perbaikan perbaikan yang diharapkan agar dapat membenahi sitem pendidikan di indonesia. Berikut kami cantumkan bagan perkembangan kebijakan pemerintah tentang pendidikan :