You are on page 1of 1

Hasil praktikum polimerisasi gelombang mincrowave yang kami lakukan menunjukkan adanya porusitas.

Hal ini mungkin dikarenakan kurang homogennya campuran adonan dan kurangnya pengetukan pada saat mixing. Menurut manapallil (2003), porusitas itu dapat berupa porus internal dan porus eksternal. Sedangkan Menurut anusavice (2003), porusitas dapat diminimalkan dengan menjamin homogenitas resin yang sebesar mungkin. Porusitas juga terjadi karena kurangnya tekanan (anusavice, 2003). Saat kami melakukan pengepresan, tekanan yang diberikan kurang dapat dikontrol dikarenakan salah satu sekrup kuvet polikarbonat yang kami pakai kurang kencang. Hal tersebut jugalah yang menyebabkan densitas yang kurang merata pada plat resin kami. Selain itu, kemungkinan terjadinya porus bisa karena menguapnya monomer saat kenaikan suhu.