You are on page 1of 27

Click to edit Master subtitle style

Modul 3 BB Menurun
Kelompok I

5/23/12

Kelompok 4
1.

Desti Monasari Asshagab

SKENARIO
Seorang laki-laki umur 50 tahun, mengunjungi dokter oleh karena berat badan menurun yang dialami sejak 3 bulan terakhir. Penderita juga mengeluh akhir-akhir ini selalu merasa lemas, lelah dan selalu mengantuk.

Kalimat Kunci

5/23/12

Pertanyaan
1.

Jelaskan anatomi, dan fisiologi yang terkait skenario? Differential Diagnosis yang mungkin? Hubungan gejala klinis dengan DS?

2.

3.

Diagnosis sementara? Bagaimana patomekanisme dari DS? Penatalaksanaan DS? Komplikasi DS?

4.

5.

6.

7.

Diferensial Diagnosis..
Gejala
BB menurun Lemas Mengantuk Lelah Jenis kelamin Usia

DM tipe II
+ + + + Pria > Wanita > 45 tahun
5/23/12

Tirotoksikosis
+ + + + Wanita > Pria 20 40 tahun

Diagnosis Sementara..
DIABETES MELITUS TIPE II

Apakah Diabetes itu ?

Diabetes merupakan keadaan yang timbul karena ketidakmampuan tubuh mengolah karbohidrat/glukosa akibat kurangnya jumlah insulin atau insulin tidak berfungsi sempurna.

Etiologi dari DM tipe II


-

Resistensi insulin Kadar kortikosteroid tinggi Faktor kehamilan Faktor obat obatan Racun yang mempengaruhi pembentukan insulin Hereditas Lingkungan Pola gaya hidup

Gejala klinis....
-

Poliuri (banyak kencing), Polifagi (selalu lapar), Polidipsi (selalu haus), Perasaan lemas, Mengantuk dan Berat badan menurun.

Mekanisme Mengantuk...

Mekanisme Lemas dan Lelah...


Suplai O2 Kebutuhan

Kebutuhan sel

Energi

LEMAH

glukosa

Energi
sel

The Best Prescription is Knowledge Copyright.Me diFa2004/Adip/ Witri

PERAN INSULIN

Kelainan pada DM tipe 2

Penderita DM tipe 2: Glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel karena sel resisten terhadap insulin

Orang normal: Glukosa dapat masuk ke dalam sel dengan mudah

The Best Prescription is Knowledge Copyright.Me diFa2004/Adip/ Witri

Faktor Risiko Diabetes Mellitus


Faktor risiko yang tidak dapat dikendalikan
Riwayat diabetes dalam keluarga Umur Jenis kelamin

Faktor risiko yang dapat dikendalikan


Kegemukan Tekanan darah tinggi Kadar kolesterol Toleransi glukosa terganggu Kurang gerak

Cara Diagnosis....
ANAMNESIS TAMBAHAN :
1.

Bagaimana nafsu makan? Bagaimana intensitas buang air kecil? Bagaimana nafsu minum? Riwayat pengobatan Riwayat keluarga Riwayat penyembuhan luka

2.

3.

4.

5.

6.

5/23/12

5/23/12

PEM. FISIK
1.

Inspeksi : pasien terlihat lemas Palpasi : tidak ada khas

2.

PEM. LABORATORIUM
Glukosa Darah

GDS > 200 mg/dl + Gejala Khas GDP : > 126 mg/dl TTGO : > 200 mg/dl

The Pathophysiology of Type 2 DM Pancre


as LIVE R
GLYCOGENOLYSIS

Insulin supply or action

G LYCOGEN

+
GLUCONE O GENESIS

HG P

+
GLUCO SE
G L UC O S E

FF A

LIPOLYSIS

ADIPOSE TISSUE

5/23/12

Pemeriksaan Penunjang...

5/23/12

Pemeriksaan Penunjang...

5/23/12

Penatalaksanaan
Non Farmakologi :
1. 1. 2. 1. 2.

Penyuluhan Perencanaan makan Latihan Jasmani Obat berkhasiat hipoglikemik Hitung karbohidrat

Farmakologi...
1. 2. 3. 4.

Golongan Sulfonilurea. Golongan Meglitinide Golongan Biguanide (Metformin) Golongan alfa glukosidase Inhibitor (Acarbose).

5.

Golongan Thyozolidindiones

Komplikasi
a. Komplikasi akut 1. Koma Ketoasidosis ( KAD ) 2. Koma Hiperosmoler Non Ketotik (KHNK) 3. Hipoglikemik. b. Komplikasi Kronik 1. Komplikasi Mikro dan makrovaskuler 2. Komplikasi Mikrovaskuler meliputi Retinopati dan Nefropati diabetic. 3. Neropati diabetik 4. Komplikasi campuran, gabungan antara komplikasi neuropati dan vaskulopati seperti

Prognosis
Kemajuan kedokteran memungkinkan pasien diabetes melitus hidup lebih lama dengan kualitas hidup lebih baik bila pasien tersebut memantau kadar gula darahnya dengan cermat.

5/23/12