You are on page 1of 9

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Sejarah Didirikannya Pabrik

PT. Indo Acidatama Tbk terletak di Desa Kemiri, Kecamatan Kebak

Kramat, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Pabrik ini mulai didirikan pada

tahun 1983 dengan nama PT. Indo Alkohol Utama, dan diresmikan oleh Presiden

Soeharto pada tanggal 20 Juli 1989. Tahun 1986 berubah nama menjadi PT. Indo

Acidatama Chemical Industry dengan etanol sebagai produk utama dan bergerak

dakam industri agro kimia. Pada tahun 1987 dibangun pabrik seluas 11 ha

dengan kapasitas terpasang sebesar 18.000 kl etanol/tahun,asam asetat 12.000

ton/tahun, dan etil asetat sebesar 4.500 ton/tahun. Berbagai upaya modifikasi dan

ekspansi dilakukan sehingga dalam satu dasawarsa kapasitas produksi menjadi

yang terbesar di Indonesia dengan luas lahan 22 ha. Setelah itu pada tanggal 4

Oktober 2005, melakukan merger dengan PT. Sarasa Nugraha Tbk serta tercatat

di Bursa Efek Indonesia dengan kode SRSN pada group Industri Dasar dan

Kimia. Pada Mei 2006, berubah lagi menjadi PT. Indo Acidatama Tbk hingga

sekarang.

Mulai tahun 1988, dengan menggunakan mesin, peralatan dan teknologi

pabrik dari Jerman yang dalam pemasangan mesin dan peralatan seluruhnya

dilakukan oleh tenaga Indonesia. PT. Indo Acidatama Tbk mampu mengolah

tetes tebu (molasses) yang merupakan hasil samping pabrik gula menjadi produk

etanol hingga per tahunnya mencapai 50.000 Kl, asam asetat 16.500 ton dan etil

asetat 7.500 ton. Saat ini, kapasitas produksi etanol, asam asetat dan etil asetat
disesuaikan dengan nilai jual tertinggi dipasaran untuk memperoleh keuntungan

maksimal. Produk-produk tersebut dipasarkan dalam kemasan jerigen, drum

maupun truk kontainer.

Pengolahan limbah secara maksimal dilakukan sebagai bentuk kepedulian

dan tanggung jawab dari PT. Indo Acidatama Tbk terhadap pelestarian

lingkungan sekitar. Dari pengolahan limbah ini dapat dihasilkan beberapa produk

pupuk bio organik yang mulai diproduksi pada tahun 2006 dengan kapasitas

mencapai 66.000 Kl/tahun.

1.2 Gambaran Umum Pabrik

1.2.1 Bahan Baku dan Bahan Pembantu

Bahan baku yang digunakan untuk pembuatan alkohol adalah tetes tebu

(molasses). Molasses ini berasal dari pabrik gula seluruh indonesi serta impor

dari Pakistan, Thailand dan Australia. Alkohol yang terbentuk dioksidasi menjadi

asetaldehid. Asetaldehid inilah yang merupakan bahan baku untuk pembuatan

asam asetat. Dan etil asetat dihasilkan dari reaksi esterifikasi antara asam asetat

dengan etanol. Sedangkan bahan pembantu yang digunakan adalah katalis resin

asam ( gel polystyrene divynil benzene ) yang berfungsi melepas ion H+ yang

akan mengaktifkan gugus karboksilat, sehingga akan terjadi reaksi dengan etanol.

1.2.2 Unit – unit dalam Pabrik

Pabrik PT. Indo Acidatama Tbk mempunyai 6 unit utama, yaitu :

a. Unit Penampungan Bahan Baku ( Area 100 )

b. Unit Fermentor ( Area 200 )

c. Unit Etanol ( Area 300 )


d. Unit Asetaldehid ( Area 400 )

e. Unit Asam Asetat ( Area 450 )

f. Unit Ethyl Asetat ( Area 500 )

1.2.3 Organisasi Perusahaan

Berdirinya suatu perusahaan akan menjadi baik bila mempunyai struktur

organisasi yang baik dan jelas. PT. Indo Acidatama juga demikian, sehingga

dapat bertahan hingga sekarang ini.

1.2.3.1 Struktur dan Job Deskripsi

PT. Indo Acidatama Tbk merupakan perusahaan yang berstatus

Penanaman Modal Asing (PMA) dan berbentuk Perseroan Terbatas (PT).

Dengan struktur organisasi mengikuti sistem Line and Staff Organization.

1.2.3.2 Fasilitas Penunjang

PT. Indo Acidatama Tbk mempunyai fasilitas penunjang untuk menjamin

menunjang kelancaran pabrik dan para pekerja, sehinnga tercipta kerjasama yang

baik, selaras, dan harmonis antara karyawan, staff, dan perusahaan. Fasilitas –

fasilitas tersebut antara lain : Fasilitas Kesehatan ( Poliklinik ), sarana Olah Raga

(bulu tangkis, bola voli, tenis lapangan, dan sepak bola), seni karawitan, masjid

dan mushola, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, kantin, transportasi, Koperasi

Karyawan PT. Indo Acidatama Tbk. ( KOKARINDO ), dan Mess.

1.2.3.3 Jumlah dan Pendidikan Karyawan

Berdirinya PT. Indo Acidatama Tbk telah membuka lapangan kerja baru

khususnya daerah Karanganyar dan sekitarnya. Sampai saat ini, jumlah tenaga

kerja yang ada di PT. Indo Acidatama Tbk sebanyak 347 orang, yang terdiri dari
berbagai tingkat pendidikan. Perincian tenaga kerja di PT. Indo Acidatama Tbk

adalah sebagai berikut :

a. Tenaga kerja Pasca Sarjana : 4 orang

b. Tenaga kerja Sarjana : 34 orang

c. Tenaga kerja Sarjana Muda : 43 orang

d. Tenaga kerja SMU : 182 orang

e. Tenaga kerja SLTP : 34 orang

f. Tenaga kerja lain : 50 orang

Dalam menjalankan kegiatan sehari - hari, para karyawan pada prinsipnya

dibagi dalam 2 ( dua ) golongan, yaitu :

a. Karyawan Shift

Karyawan shift berhubungan langsung dengan proses produksi,

diantaranya unit produksi, utilitas dan lain - lain. Jam kerja karyawan dibagi

menjadi 3 shift yaitu :

- Shift I ( pagi ) : jam 07.00 – 15.00 WIB

- Shift II ( sore ) : jam 15 00 – 23.00 WIB

- Shift III ( malam ) : jam 23.00 – 07. 00 WIB

b. Karyawan Day Shift

Karyawan ini tidak berhubungan langsung dengan proses produksi, antara

lain karyawan administrasi, sekretariat, perbekalan, gudang, dan lain - lain. Jam

kerja karyawan diatur sebagai berikut :

- Hari Senin - Jumat : jam 08.00 – 17.00 WIB

- Jam Istiahat : jam 12.00 – 13.00 WIB


Untuk hari libur nasional, hari Sabtu dan Minggu merupakan hari libur bagi

karyawan day shift.

1.2.3.4 Kesehatan dan Keselamatan Kerja

PT. Indo Acidatama Tbk menganggap keselamatan kerja sebagai hal

pertama yang harus dilakukan. Hal ini dimaksudkan untuk mendidik karyawan

dan semua pihak yang terlibat agar menjadikan keselamatan kerja sebagai

falsafah hidup. Sebagai industri yang memakai bahan - bahan kimia yang

berbahaya, memungkinkan timbulnya kecelakaan kerja. Untuk itu perlu

membentuk seksi keselamatan dan kesehatan kerja (safety and fire fighting

section), yang berfungsi memberikan bimbingan.

1.2.3.5 Jaminan Sosial

PT. Indo Acidatama Tbk telah memberikan jaminan sosial yang cukup

baik bagi tenaga kerja maupun bagi keluarganya. Jaminan sosial tersebut berupa

Tunjangan Istimewa Tahunan (TIT ), tunjangan hari tua, rekreasi, Asuransi

Tenaga Kerja ( ASTEK ).

1.2.3.6 Sistem Pemasaran hasil

Pemasaran produk – produk yang dihasilkan PT. Indo Acidatama Tbk

diantaranya untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri dan sebagian lagi

dieksport.

1.3 Lay Out

PT. Indo Acidatama Tbk terletak di desa Kemiri, Kecamatan

Kebakkramat, Karanganyar, Solo, Jawa Tengah, kurang lebih 15 km ke arah


timur laut kota Solo atau 110 km sebelah selatan ibu kota Jawa Tengah,

Semarang. Lokasi pabrik dibatasi oleh :

- Sebelah Utara : jalan desa Kemiri

- Sebelah Selatan : persawahan penduduk

- Sebelah Barat : pabrik PT. Sama Mandiri

- Sebelah Timur : persawahan penduduk

Untuk denah lokasi pabrik PT. Indo Acidatama Tbk dapat dilihat pada

gambar 1.2 di bawah ini.

Gambar 1.2. Denah Lokasi PT. Indo Acidatama Tbk.


Sumber : PT. Indo Acidatama Tbk.,2008
Keterangan Gambar Tata letak pabrik :

1. Area parkir

2. Area parkir tamu

3. Area parkir truk

4. Gudang

5. Kantor

6. Laboratorium

7. Mess

8. Tempat merokok

9. Mushola

10. Taman

11. Kantor keamanan

12. Kantin

13. Tempat penyimpanan drum

14. Unit moulding

15. Unit ethyl asetat ( Area 500 )

16. Unit etanol ( Area 300 )

17. Ruang kontrol

18. Unit asam asetat-A ( Area 450-A )

19. Unit asam asetat-B ( Area 450-B )

20. Unit asetaldehyd-A ( Area 400-A )

21. Unit asetaldehyd-B ( Area 400-B )

22. Tempat penyimpanan produk asetaldehyd


23. Unit fermentasi ( Area 200 )

24. Kompresor

25. Ruang pembangkit tenaga listrik

26. Menara pendingin baru

27. Unit bahan bakar

28. Boiler

29. Kantor utilitas

30. Air proses

31. Tempat penampungan air

32. Menara pendingin I

33. Menara pendingin II

34. Lahan penghijauan

35. Kantor

36. Area penyimpanan produk

37. Garasi

38. Bengkel

39. Bak penampungan limbah

40. Bak penerimaan tetes