You are on page 1of 21

SKENARIO SIDANG I : Pembacaan Gugatan

Panitera

: Sidang perkara perdata No. Perkara 30/Pdt.G/2008/PA.Sda antara: 1. Sudarmono 2. Suprapto 3. Sukesih 4. Sunyoto 5. Herminingsih 6. Dianis Ningrum 7. Bayu Sembodo sebagai Penggugat 1 sebagai Penggugat 2 sebagai Penggugat 3 sebagai Penggugat 4 sebagai Penggugat 5 sebagai Penggugat 6 sebagai Penggugat 7

dan Darningrum alias Diningrum/Ny. Ahmad sebagai tergugat pada hari Senin tanggal 4 Februari 2008 siap dimulai. Majelis Hakim memasuki ruangan sidang. Hadirin dimohon berdiri. (Majelis Hakim masuk ruangan). Hadirin dipersilahkan duduk kembali. Hakim Ketua : untuk kelancaran jalannya sidang, harap matikan alat komunikasi dan sebagainya agar sidang berjalan kondusif. : Baiklah sebelum sidang dimulai agar memperoleh putusan yang seadil-adilnya, marilah kita berdoa kepadda Allah SWT. : Berdoa dipersilahkan.................................selesai Dengan membaca bismillahirrohmanirrohim, Sidang Pengadilan Agama Sidoarjo yang memeriksa dan mengadili perkara perdata pada tingkat pertama. No. Register Perkara No.30/Pdt.G/2008/PA.Sda dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum Hkim ketua memerintahkan panitera agar para pihak dipersilahkan masuk, Panitera : para penggugat dan para tergugat Perkara No.30/Pdt.G/2008/PA dan atau kuasa hukumnya dipersilahkan masuk ke dalam ruang sidang. Hakim ketua mmemerintahkan para pihak duduk di tempatnya masing2.

Hakim Ketua : Saudara Kuasa Hukum Penggugat dan kuasa hukum tergugat. Apakah saudara dalam keadaan sehat jasmani dan rohani serta siap mengikuti persidangan? (tanya satu per satu bergantian) KHP : Saya sehat dan siap mengikuti persidangan majelis hakim.

KHT : Saya sehat dan siap mengikuti persidangan majelis hakim.

Hakim Ketua : Bisa saya lihat tanda anggota organisasi advokat yang asli saudara KHP? (hakim memeriksa dan mencocokkan identitas khp) : Bisa saya lihat tanda anggota organisasi advokat yang asli saudara KHt?(hakim memeriksa dan mencocokkan identitas kht) Hakim Ketua : Baiklah kepada Kuasa Hukum Penggugat dan Kuasa Hukum Tergugat sesuai dengan pasal 130 (1) HIR bahwa untuk sidang pertama ini, majelis hakim wajib untuk mendamaikan para pihak, karena putusan yang paling adil adalah putusan perdamaian, bagaimana saudara kuasa hukum penggugat,apakah saudara telah melakukan upaya perdamaian? KHP : Sudah kami upayakan majelis hakim, akan tetapi tidak berhasil , jadi kami mohon agar persidangan tetap dilanjutkan.

Hakim Ketua : Apakah ada perubahan dalam gugatan ini? KHP : tidak ada majelis hakim.

Hakim Ketua : Saudara kuasa hukum tergugat, apakah saudara sudah menerima salinan surat gugatan ? KHT : Sudah, Majelis Hakim. Hakim Ketua : Kepada saudara penggugat, silahkan saudara bacakan surat gugatannya KHP : (membacakan surat gugatan sampai habis)

Hakim Ketua : Saudara kuasa hukum tergugat, apakah anda telah mengerti dengan isi surat gugatan yang telah dibacakan tersebut? KHT : Saya mengerti Majelis Hakim Hakim Ketua : Apakah saudara siap dengan jawaban sekarang? KHT : Iya, Majelis Hakim. Namun, saya minta waktu 1 minggu untuk menyusun jawaban? Hakim Ketua : Saudara Panitera. 1 minggu dari sekarang hari dan tanggal berapa? Panitera : Hari Senin tanggal 11 Februari 2008, Majelis Hakim.

Hakim Ketua : Terima kasih, karena kuasa hukum tergugat belum siap dengan jawaban atas surat gugatan dari penggugat, maka sidang hari ini ditunda dan akan dilanjutkan kembali pada hari Jumat tanggal 11 Februari 2008 di tempat yang sama, yaitu Pengadilan Agama Sidoarjo. Dengan agenda pembacaan jawaban tergugat. Kepada para pihak diharap hadir menghadap sidang tanpa dipanggil kembali, pemberitahuan ini sekaligus sebagai pemberitahuan resmi. Demikian sidang pada hari ini ditunda dan ditutup (ketuk palu 3 kali) Panitera : Majelis Hakim meninggalkan ruang sidang, hadirin dimohon untuk berdiri (Pre Memory). Hadirin dipersilahkan duduk kembali.

SKENARIO SIDANG II : PEMBACAAN JAWABAN TERGUGAT

Panitera

: Sidang perkara perdata No. Perkara 30/Pdt.G/2008/PA.Sda siap dimulai. Majelis Hakim memasuki ruangan sidang. Hadirin dimohon berdiri. (Pre memory). Hadirin dipersilahkan duduk kembali.

Hakim Ketua : (Menanyakan kesiapan kepada hakim anggota 1 dan 2, panitera, kuasa hukum penngugat dan kuasa hukum tergugat) untuk kelancaran jalannya sidang, harap matikan alat komunikasi dan sebagainya agar sidang berjalan kondusif. : Baiklah sebelum sidang dimulai agar memperoleh putusan yang seadil-adilnya, marilah kita berdoa kepada Allah SWT. : Berdoa dipersilahkan.................................selesai Dengan membaca Bismillahirrohmanirrohim, Sidang Pengadilan Agama Sidoarjo yang memeriksa dan mengadili perkara perdata pada tingkat pertama. No. Register Perkara No.30/Pdt.G/2008/PA.Sda pada hari Senin tanggal 11 Februari 2008 dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum (ketuk palu 3 kali). Panitera : Para penggugat dan para tergugat dan atau kuasa hukumnya masing2 dipersilahkan masuk ke dalam ruang sidang . (pre Memory)

Hakim ketua : berdasarkan catatan sidang kemarin, maka agenda sidang hari ini akan dilanjutkan dengan pembacaan jawaban dari tergugat. Saudara kuasa hukum tergugat, apakah saudara sudah siap dengan jawaban saudara? KHT : Siap Majelis Hakim (Sebelumnya KHT menyerhkan salinan jawaban kepada majelis hakim dan KHP, setelah itu baru membaca jawaban) Hakim Ketua : Apakah saudara ingin mengajukan tanggapan atas jawaban tergugat? KHP : Ya majelis hakim, tapi saya mohon waktu 2 minggu untuk mempersiapkannya.

Hakim Ketua : Asas persidangan adalah sederhana, cepat dan biaya ringan, karena itu kami hanya memberi waktu 1 minggu kepada kuasa hukum penggugat untuk mengajukan replik. : sidang hari ini ditunda dan akan dilanjutkan kembali pada hari Senin tanggal 18 Februari 2008 pukul 9 pagi di pengadilan Agama Sidoarjo. Dengan agenda pembacaan replik penggugat. Kepada para pihak diharap hadir menghadap sidang tanpa dipanggil kembali pemberitahuan ini sekalligus sebagai panggilan resmi. Demikian sidang pada hari ini ditunda dan ditutup (ketuk palu 3 kali) Panitera : Majelis Hakim meninggalkan ruang sidang, hadirin dimohon untuk berdiri (Pre Memory). Hadirin dipersilahkan duduk kembali.

SKENARIO SIDANG III : PENYERAHAN REPLIK PENGGUGAT

Panitera

: Sidang perkara perdata No. Perkara 30/Pdt.G/2008/PA.Sda pada hari Senin tanggal 18 Februari 2008 siap dimulai. Majelis Hakim memasuki ruangan sidang. Hadirin dimohon berdiri. (pre memory). Hadirin dipersilahkan duduk kembali.

Hakim Ketua : (Menanyakan kesiapan kepada hakim anggota 1 dan 2, panitera, kuasa hukum penngugat dan kuasa hukum tergugat) untuk kelancaran jalannya sidang, harap matikan alat komunikasi dan sebagainya agar sidang berjalan kondusif. : Baiklah sebelum sidang dimulai agar memperoleh putusan yang seadil-adilnya, marilah kita berdoa kepada Allah SWT. : Berdoa dipersilahkan.................................selesai Dengan membaca Bismillahirrohmanirrohimm, Sidang Pengadilan Agama Sidoarjo yang memeriksa dan mengadili perkara perdata pada tingkat pertama. No. Register Perkara No.30/Pdt.G/2008/PA.pada hari Senin tanggal 18 Februari 2008 dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum (ketuk palu 3 kali). (hakim nyuruh panitera manggil para pihak) Panitera : Para penggugat dan tergugat perkara No.30/Pdt.G/2008/PA dan atau kuasa hukumnya masing2 harap masuk ruang sidang. (pre memory)

Hakim Ketua : dengan demikian maka sidang akan kami lanjutkan, Berdasarkan catatan sidang kemarin, maka agenda sidang hari ini akan dilanjutkan dengan pembacaan replik dari penggugat. Saudara kuasa hukum Penggugat, apakah saudara sudah siap dengan replik saudara? KHP : Siap Majelis Hakim.

Hakim Ketua : Saudara Kuasa Hukum penggugat saya persilahkan untuk menyerahkan salinan replik kepada majelis hakim dan kuasa hukum tergugat (Kuasa Hukum penggugat menyerahkan salinan replik). : Kalau begitu sidang kami tunda tanggal satu minggu kemudian pada hari senin tanggal 25 Februari pukul 9 pagi untuk memberikan kesempatan kepada kuasa hukum tergugat mengajukan duplik di Pengadilan Agama Sidoarjo. Kepada para pihak diharap hadir menghadap sidang tanpa dipanggil kembali pemberitahuan ini sekaligus sebagai pemberitahuan resmi. Demikian sidang pada hari ini ditunda dan ditutup (ketuk palu 3 kali) Panitera : Majelis Hakim meninggalkan ruang sidang, hadirin dimohon untuk berdiri (Pre Memory). Hadirin dipersilahkan duduk kembali.

SKENARIO SIDANG IV : PENYERAHAN DUPLIK TERGUGAT

Panitera

: Sidang perkara perdata No. Perkara 30/Pdt.G/2008/PA.Sda pada hari Senin tanggal 25 Februari 2008 siap dimulai. Majelis Hakim memasuki ruangan sidang. Hadirin dimohon berdiri. (Majelis Hakim masuk ruangan). Hadirin dipersilahkan duduk kembali.

Hakim Ketua : (Menanyakan kesiapan kepada hakim anggota 1 dan 2, panitera, kuasa hukum penngugat dan kuasa hukum tergugat) untuk kelancaran jalannya sidang, harap matikan alat komunikasi dan sebagainya agar sidang berjalan kondusif. : Baiklah sebelum sidang dimulai agar memperoleh putusan yang seadil-adilnya, marilah kita berdoa kepada Allah SWT. : Berdoa dipersilahkan.................................selesai Dengan membaca Bismillahirrohmanirrohim, Sidang Pengadilan Agama Sidoarjo yang memeriksa dan mengadili perkara perdata pada tingkat pertama. No. Register Perkara No.30/Pdt.G/2008/PA.Sda hari Senin tanggal 25 Februari 2008 dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum (ketuk palu 3 kali). Panitera : Para penggugat dan tergugat perkara No. 30/Pdt.G/2008/PA dan atau kuasa hukumnya masing2, diharap masuk ke ruang sidang.

Hakim Ketua : Berdasarkan catatan sidang kemarin maka agenda sidang hari ini akan dilanjutkan dengan duplik oleh kuasa hukum tergugat. Saudara Kuasa Hukum tergugat apakah saudara siap dengan duplik saudara? KHT : Siap majelis hakim. Hakim Ketua : Saudara Kuasa Hukum tergugat saya persilahkan untuk menyerahkan salinan duplik kepada majelis hakim dan kuasa hukum penggugat (Kuasa Hukum tergugat menyerahkan salinan duplik). : Dengan diserahkannya duplik ini, maka tahap jawab menjawab kami anggap cukup. Sidang berikutnya adalah tahap pembuktian. Dengan demikian sidang kami tunda minggu depan tanggal 3 Maret 2008 di Pengadilan Agama Sidoarjo pukul 9 pagi untuk memberi kesempatan kepada pihak Penggugat mengajukan alat2 bukti. Khususnya alat bukti tertulis terlebih dahulu. Kepada para pihak kami perintahkan menghadiri sidang pada tanggal dan jam tersebut tanpa dipanggil lagi. Demikian sidang pada hari ini kami nyatakan ditutup (ketuk palu 3 kali) Panitera : Majelis Hakim meninggalkan ruang sidang, hadirin dimohon untuk berdiri (Pre Memory).

SKENARIO SIDANG V : PEMERIKSAAN ALAT BUKTI

Panitera

: Sidang perkara perdata No. Perkara 30/Pdt.G/2008/PA.Sda pada hari Senin tanggal 3 Maret 2008 siap dimulai. Majelis Hakim memasuki ruangan sidang. Hadirin dimohon berdiri. (pre memory). Hadirin dipersilahkan duduk kembali.

Hakim Ketua : (Menanyakan kesiapan kepada hakim anggota 1 dan 2, panitera) untuk kelancaran jalnnya sidang, harap matikan alat komunikasi dan sbagainya agar sidang berjalan kondusif. : Baiklah sebelum sidang dimulai agar memperoleh putusan yang seadil-adilnya, marilah kita berdoa kepada Allah SWT. : Berdoa dipersilahkan.................................selesai Dengan membaca Bismillahirrohmanirrohim, Sidang Pengadilan Agama Sidoarjo yang memeriksa dan mengadili perkara perdata pada tingkat pertama. No. Register Perkara No.30/Pdt.G/2008/PA.Sda Maret 2008 dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum (ketuk palu 3 kali) (nyuruh panitera manggil para pihak) Panitera : Para penggugat dan tergugat Perkara No.30/Pdt.G/2008/PA.Sda dan atau kuasa hukumnya diharap memasuki ruang sidang.(pre memory)

Hakim Ketua : Berdasarkan catatan sidang kemarin maka agenda sidang hari ini akan dilanjutkan dengan pengajuan alat bukti oleh kuasa hukum penggugat. Hakim Ketua : Kuasa Hukum Penggugat apakah anda sudah siap dengan alat bukti tertulis yang akan saudara ajukan? KHP : Siap majelis Hakim. Saya akan mengajukan alat bukti tertulis berupa surat

(KHP ngasih alat bukti ke hakim, hakim memeriksa alat bukti tersebut dan mencocokkan dengan aslinya) Hakim ketua : Saudara kuasa hukum tergugat, silahkan lihat alat bukti ini satu per satu dan bgmn tanggapan saudara terhadap alat bukti tersebut? : Bgmn tanggapaan saudara terhadap alat bukti P1 tersebut? KHT : Saya tidak keberatan, majelis hakim. Hakim ketua : Bgmn tangggapan saudara terhadap alat bukti P2 tsb? KHT : Saya tidak keberatan, majelis hakim. Hakim Ketua : Bgmn tanggapan saudara terhadap alat bukti P3 tsb? KHT : Saya akan menanggapi dalam kesimpulan.

Hakim Ketua : Bgmn tanggapan saudara terhadap alat bukti P4 tsb? KHT : Saya akan menanggapi dalam kesimpulan. Hakim Ketua : Bgmn tanggapan saudara terhadap alat bukti P5 tsb? KHT : Saya akan menanggapi dalam kesimpulan. Hakim ketua : Apakah masih ada alat bukti tertulis yang akan saudara ajukan? KHP : Saya rasa sudah cukup majelis hakim.

Hakim ketua : Kalau begitu silahkan anda mengajukan alat bukti saksi KHP : Saya mohon waktu 1 minggu untuk mengajukan alat bukti saksi.

Hakim Ketua : Baiklah, sidang kami tunda 1 minggu lagi pada hari Senin tanggal 10 Maret 2008 pada pukul 9 pagi dan kepada kedua belah pihak diperintahkan untuk menghadiri sidang pada waktu tersebut tanpa dipanggil lagi. Sidang pada hari ini dinyatakan ditutup (tok..tok....tokkk..)

SKENARIO SIDANG 6: PEMERIKSAAN ALAT BUKTI SAKSI PENGGUGAT

Panitera

: Sidang perkara perdata No. Perkara 30/Pdt.G/2008/PA.Sda pada hari Senin tanggal 10 Maret 2008 siap dimulai. Majelis Hakim memasuki ruangan sidang. Hadirin dimohon berdiri. (pre memory). Hadirin dipersilahkan duduk kembali.

Hakim Ketua : (Menanyakan kesiapan kepada hakim anggota 1 dan 2, panitera) untuk kelancaran jalnnya sidang, harap matikan alat komunikasi dan sbagainya agar sidang berjalan kondusif. : Baiklah sebelum sidang dimulai agar memperoleh putusan yang seadil-adilnya, marilah kita berdoa kepada Allah SWT. : Berdoa dipersilahkan.................................selesai Dengan membaca Bismillahirrohmanirrohim, Sidang Pengadilan Agama Sidoarjo yang memeriksa dan mengadili perkara perdata pada tingkat pertama. No. Register Perkara No.30/Pdt.G/2008/PA.Sda 10 Maret 2008 dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum (ketuk palu 3 kali) Panitera : Para penggugat dan tergugat Perkara No.30/Pdt.G/2008/PA.Sda dan atau kuasa hukumnya diharap memasuki ruang sidang.(pre memory)

Hakim Ketua : Berdasarkan catatan sidang kemarin maka agenda sidang hari ini akan dilanjutkan dengan pengajuan alat bukti saksi oleh kuasa hukum penggugat.

: Suadara Kuasa Hukum Penggugat, apakah anda siap dengan saksi2 yang akan saudara ajukan? KHP : Siap majelis hakim, kami mengajukan 3 orang saksI. Saksi pertama Saudari Munawaroh, saksi kedua Siti Zulaikhah, dan saksi ketiga Sri yayuk sukarlah

(hakim Ketua nyuruh PP manggil saksi Pertama) Panitera HK SP1 HK : Kepada saksi pertama, saudari Munawaroh silahkan memasuki ruang sidang. (saksi masuk, dan duduk di hadapan majelis hakim). : Apakah anda dalam keadaan sehat baik jasmani maupun rohani? : Saya dalam keadaan sehat, Pak Hakim : Sebelum pemeriksaan dimulai, kami akan memeriksa identitas anda terlebih dahulu, silahkan anda maju ke depan dan menyerahkan kartu identitas anda kepada Majelis Hakim. (lalu berbicara pelan kepada hakim anggota 1 agar memeriksa saksi) : Siapa nama anda? : Munawaroh : Tempat dan tanggal lahir anda? : Malang, 2 Juni 1932 : Kebangsaan anda? : Indonesia : Tempat tinggal anda? : Jalan Dr. Wahidin No. 134, Kel. Sekardangan, Kec. Sidoarjo, Kab. Sidoarjo. : Agama dan pekerjaan saudara? : Islam, saya pensiunan guru, Pak Hakim.

H1 SP1 H1 SP1 H1 SP1 H1 SP1 H1 SP1

( mengembalikan KTP saksi) H1 SP1 H1 : Apakah saudara bersedia menjadi saksi? : Bersedia, Pak Hakim. : Sebelum anda saya sumpah, perlu saya ingatkan, bahwa apa yang saudara terangkan harus yang saudara ketahui sendiri, lihat sendiri, atau dengar sendiri, jadi bukan mengetahui dari orang lain. Dan jika saudara memberikan keterangan yang tidak benar, saudara dapat dikenai pidana sumpah palsu disamping itu dosa besar yang saudara terima.

(Hakim Ketua menyuruh H1 menyumpah saksi) H1 : Saudara saksi, silahkan anda berdiri dan ikuti kata-kata saya, Bismillahirrahmanirrahim, Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan

memberikan keterangan yang sebenarnya dan tidak lain dari yang sebenarnya. H1 SP1 H1 SP1 H1 SP1 : Apakah anda mempunyai hubungan keluarga dengan para pihak? : Tidak, Pak Hakim. : Apakah saudara kenal dengan penggugat dan tergugat? : iya, saya kenal. : sebagai apa? : Saya pernah ikut bertempat tinggal di rumah keluarga bapak Soekendar atau ngekos pada tahun 1963 sampai tahun 1968, selama saya ditugaskan mengajar di SDN Sidokumpul 4, dan hingga saat ini, kami masih sering bersilaturahmi dengan keluarga besar Soekendar (alm.). : Apakah para pihak benar-benar putra dan putri Bapak Sukendar dengan Ibu M. A. Diningsih (alm.)? : Iya, Pak Hakim. Saya tahu dengan pasti bahwa Bapak Sukendar (alm.) dengan Ibu Diningsih(alm.) mempunyai 6 orang anak, yaitu Sudarmono, suprapto, Sukesih, Sunyoto, sedangkan Herminingsih, dianis ningrum dan bayu Sembodo adalah putra dan putri dari Soedarmaning Ali. : Dimanakah bpk Sukendar dan istrinya bertempat tinggal sewaktu masih hdup? : mereka tinggal di rumah mereka sendiri di Jl. MH,. Thamrin no. 17 Kelurahan Sidokumpul Sidoarjo. : Apa pekerjaan bpk sukendar wkt itu? : Sebagai PNS pada Pemda Propinsi Jatim, kemudian pensiun. : Setelah bpk sukendar pensiun, dimanakah bpk Sukendar dan Istrinya bertempat tinggal? : mereka berdua tetap menempati rumah tersebut dan tidak pernah cerai. : cukup pak hakim..! : silahkan hakim anggota kedua untuk mengajukan pertanyaan : saudara saksi, setelah bapak sukendar pensiun bagaimana keadaan ekonomi keluarganya? : setahu saya, keadaan ekonominya berkecukupan. : kapan bapak sukendar meninggal dunia?? Dan kapan pula ibu meninggal? : bapak meninggal tahun 1980 setelah mengidap sakit dan dirawat di Jakarta dan dimakamkan di sidoarjo, sedangkan ibu meninggal setahun kemudian yaitu tahun 1981.

H1 SP1

H1 SP1 H1 Sp1 H1 SP1 H1 Hk ketua H2 SP1 H2 SP1

H2 SP1 H2 SP1 H2 SP1 H1 H ketua KHt Hk. Ketua KHt

: setahu anda rumah di jalan MH.Thamrin tersebut milik siapa? : milik mereka berdua sebab selama mereka masih hidup, mereka beserta anak-anaknya menempati rumah tersebut sampai keduanya meninggal dunia. : setelah mereka meninggal dunia rumah tersebut ditempati siapa? : ditempati oleh daningrum : apakah saksi mengetahui latar belakang peralihan hak atas tanah rumah tersebut? ; ya saya tahu latar belakangnya tapi apakah ada hibah lain atau tidak saya tidak tahu. : cukup hakim ketua, : Kuasa Hukum Tergugat, Bagaimana tanggapan saudara dengan keterangan saksi Tersebut. : akan saya tanggapi dalam kesimpulan, pak hakim. : apakah ada pertanyaan yg akan saudara ajukan kepada saksi tersebut? Jika ada, Silahkan ajukan pertanyaann yg relevan langsung kepada saksi. : Tidak ada majelis.

Hakim Ketua : baiklah, Untuk saksi kedua, siapa yg akan saudara ajukan? KHP : Saya akan mengajukan saudari Siti Zulaikhah sebagai saksi penggugat

(Hakim ketua nyuruh panitera manggil saksi ) Panitera : Kepada saksi penggugat II, saudari Siti Zulaikhah silahkan memasuki ruang sidang. (saksi masuk, dan duduk di hadapan majelis hakim).

Hakim Ketua : Apakah anda dalam keadaan sehat baik jasmani maupun rohani? SP2 : Saya dalam keadaan sehat, Pak Hakim.

Hakim Ketua : Sebelum pemeriksaan dimulai, kami akan memeriksa identitas anda terlebih dahulu, silahkan anda maju ke depan dan menyerahkan kartu identitas anda kepada majelis hakim. (lalu berbicara pelan kepada hakim anggota 2 agar melakukan pemeriksaan saksi) H2 SP2 H2 SP2 H2 SP2 : Siapakah nama anda? : Siti Zulaikhah : Tempat dan tanggal lahir anda? : Malang, 23 Juni 1935 : Kebangsaan anda? : Indonesia

H2 SP2 H2 SP2 H2 SP2 H2

: Tempat tinggal Saudara? : Jalan M. H. Thamrin 01/16, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo. : Agama dan pekerjaan saudara? : Islam, saya pensiunan PNS di Dinas Kesehatan, bu hakim. : Apakah saudara bersedia menjadi saksi bagi penggugat? : Bersedia, bu Hakim. : Sebelum anda saya sumpah, perlu saya ingatkan, bahwa apa yang saudara terangkan harus yang saudara ketahui sendiri, lihat sendiri, atau dengar sendiri, jadi bukan mengetahui dari orang lain. Dan jika saudara memberikan keterangan yang tidak benar, saudara dapat dikenai pidana sumpah palsu disamping itu dosa besar yang saudara terima.

Hakim Ketua : kepada hakim anggota kedua, dipersilahkan untuk mengambil sumpah saksi, saudara Siti Zulaikhah. H2 : .Saudara saksi, silahkan anda berdiri dan ikuti kata-kata saya, Bismillahirrahmanirrahim, Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memberikan keterangan yang sebenarnya dan tidak lain dari yang sebenarnya. : Apakah anda mempunyai hubungan keluarga dengan para pihak? : Tidak, Bu Hakim. : Saudara saksi, apakah saudara mengenal penggugat ataupun tergugat? : saya kenal dengan mereka semua sejak mereka masih kanak kanak dan mereka adalah anak2 bpk sukendar dan ibu diningsih. Saya kenal karena bertetangga. : Selama bpk dan ibu masih hidup, dimanakah mereka menempati rumah, dan berapa anak mereka? : mEreka tinggal di jl. MH Thamrin No. 17 Sidoarjo dan dikaruniai 6 orang anak, yaitu Darningrum, Sudarmono, Suprapto, Sukesih, Sunyoto, dan Sudarmaning Ali : Apa pekerjaan bpk sukendar selama masih hidup? : Sebagai PNS di Pemda propinsi jawa timur, tidak pernah cerai dan tetap mereka tetap bertempat tinggal di rumah tersebut sampai mereka meninggal dunia : kapan bapak sukendar dan istrinya meninggal dunia? : bpk sukendar meninggal pada tahun 1980 dan istrinya pada tahun 1981

H2 SP2 H2 Sp

H2 SP2

H2 SP2

H2 SP2

H2 SP2

: setelah pak sukendar meninggal dunia harta warisan apakah yang mereka tinggalkan? : mereka meninggalkan harta waris berupa sebidang tanah beserta bangunan rumah terletak di jalan MH.Thamrin di sidoarjo yaitu rumah yang mereka tempati selama mereka masih hidup. : apakah saksi tahu bahwa rumah tersebut diadakan perbaikan? ; ya saya tau rumah tersebut sudah ada perbaikan bentuk, tapi saya tidak tahu siapa yang merubah bentuk rumah tersebut. : siapakah yang menempati rumah tersebut sampai sekarang setelah bapak sukandar dan ibu darningsih meninggal dunia? : yang menempatinya adalah salah satu anak dari mereka yang bernama ibu darningrum. : pertanyaan di anggap cukup ; bagaimana tanggapan saudara kuasa hokum tergugat mengenai keterangan saksi tersebut.? : kami akan menanggapi dalam kesimpulan : apa ada pertanyaan yang akan saudara ajukan kepada saksi? : ada pak hakim ; silahkan :apakah bapak sukendar meninggalkan harta waris lain selain dari harta yang menjadi obyek gugatan? : tidak, karena setahu saya bapak tidak pernah menceritakan kepada saya jika mempunyai harta lain. : Apakah kalau bpk Sukendar punya harta lain harus lapor pada saudara? :tidak : cukup pak hakim,., : pemeriksaan untuk saksi kedua dianggap cukup, apakah masih ada saksi yang akan saudara ajukan? : ada pak hakim, saksi ketiga adalah saudari Sri yayuk sukarlah

H2 SP2 H2 SP2 H2 HK KHT HK KHT HK KHT SP2 KHT SP KHT HK KHT

( Hakim ketua nyuruh panitera manggil saksi selanjutnya) Panitera : Kepada saksi penggugat III, saudara Sri Yayuk Sukarlah silahkan memasuki ruang sidang. (saksi masuk, dan duduk di hadapan majelis hakim).

Hakim Ketua : Apakah anda dalam keadaan sehat baik jasmani maupun rohani? SP3 : Saya dalam keadaan sehat, Pak Hakim.

Hakim Ketua : Sebelum pemeriksaan dimulai, kami akan memeriksa identitas anda terlebih dahulu, silahkan anda maju ke depan dan menyerahkan kartu identitas anda kepada majelis hakim. (lalu berbicara pelan kepada hakim anggota 1 agar melakukan pemeriksaan saksi) H1 SP3 H1 SP3 H1 SP3 H1 SP3 H1 SP3 H1 SP3 H1 : Siapakah nama anda? : Sri Yayuk Sukarlah : Tempat dan tanggal lahir anda? : Lamongan, 2 Juli 1937 : Kebangsaan anda? : Indonesia : Tempat tinggal Saudara? : Jalan Kalimantan VI/29 Kec. Sukarame, Sidoarjo. : Agama dan pekerjaan saudara? : Islam, saya wiraswasta, jualan di Pasar, Pak Hakim. : Apakah saudara bersedia menjadi saksi bagi penggugat? : Bersedia, Pak Hakim. : Sebelum anda saya sumpah, perlu saya ingatkan, bahwa apa yang saudara terangkan harus yang saudara ketahui sendiri, lihat sendiri, atau dengar sendiri, jadi bukan mengetahui dari orang lain. Dan jika saudara memberikan keterangan yang tidak benar, saudara dapat dikenai pidana sumpah palsu disamping itu dosa besar yang saudara terima.

Hakim Ketua : kepada hakim anggota satu, dipersilahkan untuk mengambil sumpah saksi, saudara Sri Yayuk Sukarlah. H1 : Saudara saksi, silahkan anda berdiri dan ikuti kata-kata saya, Bismillahirrahmanirrahim, Demi Allah, saya bersumpah, bahwa saya akan memberikan keterangan yang sebenarnya dan tidak lain dari yang sebenarnya. : Apakah anda mempunyai hubungan keluarga dengan para pihak? : Tidak, Pak Hakim. : Saudara saksi, apakah saudara mengenal tergugat ataupun tergugat? : Ya, Bu, saya kenal dengan mereka, mereka adalah putra dan putri Bapak dan Ibu Sukendar yang saya asuh sejak kecil. : Apa hubungan anda dengan keluarga mereka?

H1 SP3 H1 SP3 H1

SP3

: Saya dulu bekerja di rumah Bapak dan Ibu Soekandar sebagi pengasuh putra dan putri beliau, kurang lebih sampai 25 tahun saya mengabdi di rumah tersebut. : Kalau begitu, anda juga tahu apa pekerjaan Bapak Sukendar? : Bapak bekerja di Surabaya, jadi PNS di Kantor Pemda Prop. sampai bapak pensiun. : Di mana tempat tinggal Bapak Sukendar dan keluarga setelah beliau pensiun? : Ya tetap di rumah semula Jalan M.H Thamrin No. 17 Sidoarjo, tidak pernah pindah-pindah. : Saudara saksi, apakah anda mengetahui kapan Pak Sukendar meninggal dunia? : Ya pastilah saya tahu, pada saat itu saya masih bekerja di rumah beliau, beliau meninggal pada tahun 1980 di Jakarta karena sakit, sedangkan Ibu meninggal. tahun 1981, setelah ibu meninggal, saya keluar dari pekerjaan dan kembali ke kampung. : Sepeninggal Bapak dan Ibu Sukendar, rumah di Jalan M.H. Thamrin No. 17 di tempati oleh siapa? : Di tempati oleh Mbak Darni, putri pertama bapak dan Ibu. : Bagaimana anda bisa mengeluarkan pernyataan seperi itu, apa alasannya? : Saya sempat setahun ikut Mbak Darni setelah Ibu meninggal, tetapi akhirnya saya tidak betah dan memilih buat pulang kampung saja. : Apakah anda mengetahui tentang perpindahan hak atas tanah tersebut? : Perpindahan hak atas tanah itu apa to pak? Saya orang ndeso, bodho, tidak tahu hal-hal seperti itu. : Kalau hibah, apakah anda pernah mendengarnya? : Kalau hibah saya pernah dengar Pak Hakim, saya dengar kalau Ibu menghibahkan rumah dan tanah di Jalan M. H. Thamrin itu kepada Mbak Darni. : Anda dengar dari siapa? : Dari ibu Diningsih sendiri : Apakah ada hal lain yang anda ketahui? : Hanya itu saja pak hakim, saya tidak tahu lagi yang lainnya. : (mengisyaratkan kepada hakim ketua kalo pertanyaan sudah cukup)

H1 SP3 H1 SP3 H1 SP3

H1 SP3 H1 SP3 H1 SP3 H1 SP3

H1 SP3 H1 SP3 H1

Hakim Ketua : (mempersilahkan H2memberi pertanyaan, tetapi H2 menolak) Saudara kuasa hokum tergugat, apakah ada tanggapan dari keterangan saksi?

KHT H1 KHP H1

: Tanggapan saya akan saya sampaikan pada kesimpulan. : Apakah masih ada saksi lain yang akan saudara ajukan? : Tidak ada pak hakim. : Baik, karena Penggugat telah mencukupkan dengan alat bukti yang sudah ada, maka dipersilahkan Tergugat mengajukan alat bukti.

Hakim Ketua : Apakah saudara tergugat siap mengajukan alat bukti tertulis? KHT : Siap majelis hakim.

(KHt ngasih alat bukti ke hakim, hakim memeriksa alat bukti tersebut dan mencocokkan dengan aslinya) Hakim ketua : Saudara kuasa hukum penggugat, silahkan lihat alat bukti ini satu per satu dan bgmn tanggapan saudara terhadap alat bukti tersebut? Hakim Ketua : Bgmn tanggapan saudara terhadap alat bukti T1 tsb? KHP :

Hakim ketua : Bgmn tangggapan saudara terhadap alat bukti T2 tsb? KHP :

Hakim Ketua : Bgmn tanggapan saudara terhadap alat bukti T3 tsb? KHP :

Hakim Ketua : Bgmn tanggapan saudara terhadap alat bukti T4 tsb? KHP :

Hakim Ketua : Bgmn tanggapan saudara terhadap alat bukti T5 tsb? KHP :

Hakim ketua : Apakah masih ada alat bukti tertulis yang akan saudara ajukan? KHT : Saya rasa sudah cukup majelis hakim. Hakim ketua : Kalau begitu silahkan anda mengajukan alat bukti saksi KHT : Kami mohon waktu 1 minggu untuk mengajukan alat bukti saksi. Hakim Ketua : Baiklah, sidang kami tunda 1 minggu lagi pada hari Senin tanggal 17 Maret 2008 pada pukul 9 pagi dan kepada kedua belah pihak diperintahkan untuk menghadiri sidang pada waktu tersebut tanpa dipanggil lagi. Sidang pada hari ini dinyatakan ditutup (tok..tok....tokkk)

SKENARIO SIDANG 7: PEMERIKSAAN ALAT BUKTI SAKSI TERGUGAT

Panitera

: Sidang perkara perdata No. Perkara 30/Pdt.G/2008/PA.Sda pada hari Senin tanggal 17 Maret 2008 siap dimulai. Majelis Hakim memasuki ruangan sidang. Hadirin dimohon berdiri. (Pre Memory). Hadirin dipersilahkan duduk kembali.

Hakim Ketua : (Menanyakan kesiapan kepada hakim anggota 1 dan 2, panitera) untuk kelancaran jalnnya sidang, harap matikan alat komunikasi dan sbagainya agar sidang berjalan kondusif. : Baiklah sebelum sidang dimulai agar memperoleh putusan yang seadil-adilnya, marilah kita berdoa kepada Allah SWT. : Berdoa dipersilahkan.................................selesai Dengan membaca Bismillahirrohmanirrohim, Sidang Pengadilan Agama Sidoarjo yang memeriksa dan mengadili perkara perdata pada tingkat pertama. No. Register Perkara No.30/Pdt.G/2008/PA.Sda 10 Maret 2008 dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum (ketuk palu 3 kali) Panitera : Para penggugat dan tergugat Perkara No.30/Pdt.G/2008/PA.Sda dan atau kuasa hukumnya diharap memasuki ruang sidang. (pre memory)

Hakim Ketua : Berdasarkan catatan sidang kemarin maka agenda sidang hari ini akan dilanjutkan dengan pengajuan alat bukti saksi oleh kuasa hukum tergugat. : Saudara tergugat, apakah anda siap mengajukan alat bukti saksi? KHT : Siap, Pak Hakim, pada kesempatan kali ini, saya akan menghadirkan 2 orang saksi. Saksi pertama saudari Welas Asih, dan saksi kedua saudari Saliyem.

Hakim Ketua : Apakah saksi-saksi yang anda bawa siap dihadirkan di muka sidang? KHT : Siap Pak Hakim.

( Hakim ketua menyuruh panitera manggil saksi) Panitera : Kepada saksi tergugat I, saudara Welas Asih, silahkan memasuki ruang sidang. (saksi masuk, dan duduk di hadapan majelis hakim).

Hakim Ketua : Apakah anda dalam keadaan sehat baik jasmani maupun rohani? ST1 : Saya dalam keadaan sehat, Pak Hakim.

Hakim Ketua : Sebelum pemeriksaan dimulai, kami akan memeriksa identitas anda terlebih dahulu, silahkan anda maju ke depan dan menyerahkan kartu identitas anda kepada majelis hakim. (lalu berbicara pelan kepada hakim anggota 2 agar memeriksa saksi) H2 : Siapakah nama anda?

ST1 H2 ST1 H2 ST1 H2 ST1 H2 ST1 H2 ST1 H2

: Welas Asih : Tempat dan tanggal lahir anda? : Pasuruan, 16 Desember 1939 : Kebangsaan anda? : Indonesia : Tempat tinggal Saudara? : Jalan Kauman 1/23, Dinoyo, Malang. : Agama dan pekerjaan saudara? : Islam, pekerjaan saya sebagai penjahit. : Apakah saudara bersedia menjadi saksi bagi tergugat? : Ya, saya bersedia sebagai saksi. : Sebelum anda saya sumpah, perlu saya ingatkan, bahwa apa yang saudara terangkan harus yang saudara ketahui sendiri, lihat sendiri, atau dengar sendiri, jadi bukan mengetahui dari orang lain. Dan jika saudara memberikan keterangan yang tidak benar, saudara dapat dikenai pidana sumpah palsu disamping itu dosa besar yang saudara terima.

( Hakim ketua mempersilahkan H2 menyumpah saksi ) H2 : Saudara saksi, silahkan anda berdiri dan ikuti kata-kata saya, Bismillahirrahmanirrahim, Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memberikan keterangan yang sebenarnya dan tidak lain dari yang sebenarnya. : Apakah anda mempunyai hubungan keluarga dengan para pihak? : Tidak, bu Hakim. : Saudara saksi, apakah saudara mengenal tergugat ataupun penggugat? : Saya mengenal mereka dengan baik bu hakim : Apakah anda mengenal Bapak dan Ibu Sukendar? : Saya mengenal Bapak dan Ibu Sukendar dengan baik. Saya pernah menjadi pembantu rumah tangga di rumah Bapak dan Ibu Sukendar pada tahun 1956, namun setelah Ibu meninggal dunia, saya tidak lagi bekerja pada keluarga beliau. : Di manakah beliau bertempat tinggal selama anda bekerja pada Bapak Sukendar? : Di Jalan M.H Thamrin No. 17 Sidoarjo.

H2 ST1 H2 ST1 H2 ST1

H2 ST1

H2 ST1 H2

: Apakah anda tahu di mana Bapak Soekandar bekerja? : Sepengetahuan saya, Bapak bekerja di Kantor Pemda Prop. Surabaya, sedangkan Ibu di rumah saja buk. : Saya rasa pertanyaan dari saya sudah cukup.

Hakim Ketua : Saudara Kuasa Hukum Penggugat, apakah ada tanggapan dari pernyataan saksi tersebut? KHP : Tanggapan akan saya samapikan dalam kesimpulan.

Hakim Ketua : Kalau begitu, apakah ada yang ingin anda tanyakan kepada saksi? KHP : Ada Pak Hakim, terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Saudara Saksi, di mana tempat tinggal Keluarga Bapak Soekandar setelah beliau pensiun? : Ya tetep Bu. : Maksudnya? : Ya tetep di rumah mereka di Jalan M. H. Thamrin No. 17 Sidoarjo. : Apakah anda mengetahui kapankah Pak Soekandar meninggal dunia? : Saya lupa, tapi saya ingat Bapak meninggal kalo nggak salah pada tahun 1980 dan setahun kemudian Ibu menyusul kepergian bapak. : Di manakah beliau meninggal dunia? : Bapak meninggal di Jakarta, seingat saya, trus Ibu meninggal di Sidoarjo. : Apakah ada masalah antara penggugat dan tergugat sepeninggal kedua orang tuanya? : Setahu saya hubungan mereka semula baik-baik saja, tetapi setelah Mbak Darni menempati rumah tersebut, saudara-saudaranya iri dan dengki, seringkali Mbak Darni mendapat terror dari saudara-saudaranya. : Jadi sepeninggal Bapak dan Ibu Sukendar yang menempati rumah tersebut Mbak Darni? : Betul sekali. : apakah maksud Mbak Darni sering mendapat terror dari saudara-saudaranya? : Mbak Darni sering diusir dari rumah dan saudara-saudaranya itu minta kalau harta peninggalan bapak dan Ibu cepat-cepat dibagi. Padahal setahu saya, rumah itu telah dihibahkan Ibu pada Mbak Darni, terus Mbak Darni itu kan yang paling besar, trus yang paling perhatian dengan bapak dan Ibu, tidak seperti saudara-saudaranya. Ya wajar kalau Mbak darni yang menempati rumah tersebut. : Maksud anda?

ST1 KHP ST1 KHP ST1 KHP ST1 KHP ST1

KHP ST1 KHP ST1

KHP

ST1

: Selama saya bekerja di Keluarga Bapak dan Ibu Soekandar, Mbak Darni lah yang sangat telaten merawat Bapak dan Ibu, Mbak Darni lebih memilih tinggal di Sidoarjo daripada Saudara-saudaranya yang lebih memilih tinggal di Kota Besar. : Berarti anda tahu tentang hibah yang telah terjadi atas tanah dan rumah tersebut? : Saya cuma tahu kalau ada hibah dari Ibu kepada Mbak Darni, sedangkan yang lain saya tidak paham bu. : Saya rasa pertanyaan dari saya cukup majelis hakim.

KHP ST1 KHP

Hakim Ketua : Baik, karena keterangan dari saksi tergugat pertama dirasa sudah cukup, maka sidang akan dilanjutkan kepada saksi selanjutnya. (Hakim ketua nyuruh panitera manggil saksi selanjutnya) Panitera : Kepada saksi tergugat II, saudara Ella Tarigan, silahkan memasuki ruang sidang. (saksi masuk, dan duduk di hadapan majelis hakim).

Hakim Ketua : Apakah anda dalam keadaan sehat baik jasmani maupun rohani? ST2 : Saya dalam keadaan sehat, Pak Hakim.

Hakim Ketua : Sebelum pemeriksaan dimulai, kami akan memeriksa identitas anda terlebih dahulu, silahkan anda maju ke depan dan menyerahkan kartu identitas anda kepada majelis hakim. (lalu berbicara pelan kepada hakim anggota 2 agar memeriksa saksi) H2 ST2 H2 ST2 H2 ST2 H2 ST2 H2 ST2 H2 ST2 H2 : Siapakah nama anda? : Ella Tarigan : Tempat dan tanggal lahir anda? : : Kebangsaan anda? : Indonesia : Tempat tinggal Saudara? : Jalan Minarta No. 18 Surabaya. : Agama dan pekerjaan saudara? : Islam, pekerjaan saya pensiunan PNS Kantor Pemda Propinsi Jawa Timur. : Apakah saudara bersedia menjadi saksi bagi tergugat? : Ya, saya bersedia sebagai saksi. : Sebelum anda saya sumpah, perlu saya ingatkan, bahwa apa yang saudara terangkan harus yang saudara ketahui sendiri, lihat sendiri, atau dengar

sendiri, jadi bukan mengetahui dari orang lain. Dan jika saudara memberikan keterangan yang tidak benar, saudara dapat dikenai pidana sumpah palsu disamping itu dosa besar yang saudara terima. ( Hakim ketua mempersilahkan H2 menyumpah saksi ) H2 : Saudara saksi, silahkan anda berdiri dan ikuti kata-kata saya, Bismillahirrahmanirrahim, Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memberikan keterangan yang sebenarnya dan tidak lain dari yang sebenarnya. : Apakah anda mempunyai hubungan keluarga dengan para pihak? : Tidak, bu Hakim. : Saudara saksi, apakah saudara mengenal tergugat ataupun penggugat? : Saya mengenal mereka dengan baik bu hakim, : Apakah anda mengenal Bapak dan Ibu Sukendar? : Saya mengenal Bapak dan Ibu Sukendar dengan baik pak hakim. karena saya adalah teman sekantor bapak Sukendar dan ibu Diningsih. : Di manakah beliau bertempat tinggal selama anda berteman dengan Bapak Sukendar? : Di Jalan M.H Thamrin No. 17 Sidoarjo. : Apakah anda tahu di mana Bapak Soekandar bekerja? : Jelas saya tahu pak hakim, karena karena saya adalah teman sekantor bapak Sukendar dan ibu Diningsih. Bapak bekerja di Kantor Pemda Prop. Jatim di Surabaya. : Apakah anda tahu bahwa Bapak Sukendar mengundurkan diri dari pekerjaannya? :Yang saya tahu, pak Sukendar tidak pernah mengundurkan diri dari pekerjaanya pak hakim : Apakah saudara mengetahui tentang adanya peralihan hak atas tanah dari Diningsih? : saya mengetahuinya pak hakim. : Saudara saksi, apakah anda mengetahui kapan Pak Sukendar meninggal dunia? : saya tahu pak hakim. Beliau meninggal pada tahun 1980 di Jakarta karena sakit. : Apakah benar anda teman dekat bapak Sukendar? : Benar pak hakim, beliau adalah teman dekat saya, dimana apabila ada permasalahan beliau tidak segan-segan meminta bantuan kepada saya.

H2 ST2 H2 ST2 H2 ST2 H2 ST2 H2 ST2

H2 ST2 H2 ST2 H2 ST2 H2 ST2

H2

: Saya rasa pertanyaan dari saya sudah cukup

SKENARIO SIDANG 8 : PEMBACAAN PUTUSAN

Panitera

: Sidang perkara perdata No. Perkara 30/Pdt.G/2008/PA.Sda pada hari Senin tanggal 17 Maret 2008 siap dimulai. Majelis Hakim memasuki ruangan sidang. Hadirin dimohon berdiri. (pre mmemory). Hadirin dipersilahkan duduk kembali.

Hakim Ketua : (Menanyakan kesiapan kepada hakim anggota 1 dan 2, panitera) untuk kelancaran jalnnya sidang, harap matikan alat komunikasi dan sbagainya agar sidang berjalan kondusif. : Baiklah sebelum sidang dimulai agar memperoleh putusan yang seadil-adilnya, marilah kita berdoa kepada Allah SWT. : Berdoa dipersilahkan.................................selesai Dengan membaca Bismillahirrohmanirrohim, Sidang Pengadilan Agama Sidoarjo yang memeriksa dan mengadili perkara perdata pada tingkat pertama. No. Register Perkara No.30/Pdt.G/2008/PA.Sda 10 Maret 2008 dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum (ketuk palu 3 kali) (nuyruh panitera manngil para pihak) Panitera : Para penggugat dan tergugat Perkara No.30/Pdt.G/2008/PA.Sda dan atau kuasa hukumnya diharap memasuki ruang sidang. (pre memor)

Hakim Ketua : Berdasarkan catatan sidang kemarin maka agenda sidang hari ini akan dilanjutkan dengan PEMBACAAN putusan. Hakim Ketua : (membaca putusan, berbagi dengan kedua hakim anggota, namun awal dan amar putusan harus Hakim Ketua Majelis).