You are on page 1of 3

APA PERBEDAAN DIABETES TIPE 1 DAN 2? Oleh: dr. Timotius Danny Jacobus, S.

Ked

Meski sama-sam berhubungan dengan kelebihan kadar gula dalam darah, diabetes mellitus tipe 1 dan 2 memiliki beberapa perbedaan yang sangat mendasar. Perbedaannya meliputi beberapa aspek yaitu penyebabnya, pengobatan, dan cara pencegahannya. Perbedaan pertama terletak pada usia pasien saat pertama kali terdiagnosis sebagai diabetes mellitus. Diabetes mellitus tipe 1 lebih banyak menyerang pasien di bawah umur 20 tahun sehingga sering disebut dengan Juvenille Onset, sebaliknya diabetes mellitus tipe 2 menyerang usia 35 tahun ke atas atau sering disebut dengan Adult Onset. Penggunaan istilah Juvenille Onset dan Adult Onset saat ini sudah dihilangkan sebab pada

kenyataannya diabetes mellitus tipe 1 dan 2 bisa menyerang usia berapapun. Hanya saja kecenderungannya masih sama yaitu diabetes mellitus tipe 1 lebih banyak menyerang pada usia muda dan diabetes mellitus tipe 2 di usia tua. Selanjutnya adalah postur dan perawakan penderitanya. Pasien diabetes tipe 1 umumnya memiliki postur yang lebih kurus karena akibat kerusakan sel (beta) pankreas sehingga jumlah hormone insulin yang dihasilkan sangat sedikit, sehingga gula dalam darah tidak dapat diserap oleh sel-sel tubuh. Karena kurangnya pasokan nutrisi sel, maka tubuh berusaha untuk memenuhi kebutuhan energinya dengan cara memecah lemak dan protein. Proses inilah yang menyebabkan cadangan lemak dan protein menipis, sehingga berat badan pasien menjadi turun. Sedangkan pada diabetes mellitus tipe 2 lebih banyak berpostur kelebihan berat badan (overweight) maupun obesitas. Hal ini disebabkan oleh adanya mekanisme Resistensi Insulin yang maksudnya adalah jumlah insulin yang dihasilkan tetap sama, namun tingkat sensitivitas sel yang menyerap gula darah berkurang sehingga gula darah tertumpuk di sirkulasi yang menyebabkan keadaan hiperglikemia.

Diabetes Mellitus tipe 1

Diabetes Mellitus tipe 2

Perbedaan lain yang membedakan antara diabetes mellitus tipe 1 dan diabetes mellitus tipe 2 adalah faktor penyebabnya. Penyebab diabetes mellitus tipe 1:
Faktor keturunan atau genetika. Jika salah satu atau kedua orang tua menderita

diabetes, maka anak akan berisiko terkena diabetes.


Autoimunitas yaitu tubuh alergi terhadap salah satu jaringan atau jenis selnya

sendiridalam hal ini, yang ada dalam pankreas. Tubuh kehilangan kemampuan untuk membentuk insulin karena sistem kekebalan tubuh menghancurkan sel-sel yang memproduksi insulin.
Virus atau zat kimia yang menyebabkan kerusakan pada pulau sel (kelompok-

kelompok sel) dalam pankreas tempat insulin dibuat. Sedangkan penyebab diabetes mellitus tipe 2:
Faktor

keturunan,

apabila

orang

tua

atau

adanya

saudara

sekandung

yang mengalaminya.
Pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat. Banyaknya gerai makanan cepat saji

atau fast food yang menyajikan makanan berlemak dan tidak sehat.
Kadar kolesterol yang tinggi. Jarang berolahraga. Obesitas atau kelebihan berat badan.

Karena penyebabnya berbeda, pengobatan untuk kedua jenis diabetes mellitus ini juga tidak sama. Penderita diabetes mellitus tipe 1 membutuhkan terapi dalam bentuk suntikan insulin, karena penderita jauh lebih membutuhkan pasokan insulin dari pada menurunkan gula darah. Sedangkan pada diabetes mellitus tipe 2 lebih membutuhkan untuk

menurunkan gula darah, karena diasumsikan dengan pemberian insulin tidak akan efektif karena penurunan sensitivitas sel terhadap insulin pada penderitanya. Diabetes mellitus tipe 1 susah diprediksi dan dicegah sebab merupakan kelainan genetik yang dibawa sejak lahir. Sedangkan diabetes mellitus tipe 2 sangat bisa diintervensi dengan perubahan gaya hidup termasuk aktivitas fisik dan pola makan. Dilihat dari perbandingan jumlah kasusnya, diabetes mellitus tipe 1 mencakup 10-15 persen dari jumlah seluruh penderita diabetes mellitus tipe 1. Sedangkan jumlah kasus diabetes mellitus tipe 2 terutama di negara maju dan negara berkembang mencapai 85-90 persen seluruh penderita diabetes mellitus.