You are on page 1of 20

Praktikum Geologi Sumber Daya Mineral Acara Endapan Skarn

LABORATORIUM SUMBER DAYA MINERAL JURUSAN TEKNIK GEOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA Lembar Pengamatan Peraga Endapan Skarn Nama NIM : KINANTI HAPSARI : 34736

No. Peraga : BG 04 Komponen Pengamatan 1. Warna Batuan 2. Tipe Alterasi Batuan 3. Host Rock 4. Pemerian Urat/Gangue 5. Mineralogi (deskripsi) Keterangan Hijau kehitam-hitaman Skarn Tekstur dan geometri urat: Masif Mineral Asli: -

Mineral Sekunder: Mineral kunci/penciri alterasi Pirit warna emas, kilap logam, kelimpahan 70%

Mineral Tambahan : Mineral pengisi tubuh urat/gangue: Mineral non-logam: Mineral logam (bijih) Magnetit warna hitam, kilap logam, kelimpahan 30% 6. Tipe Endapan 7. Genesa Skarn Prograde Terbentuk sebagai hasil kontak antara larutan

hidrotermal yang kaya akan silika dengan batuan sedimen yang dingin. Skarn retrograde terbentuk pada saat suhu tinggi sehingga tersusun atas mineral yang anhydrous seperti piroksen, biotit, dan lainnya. Terjadi

Praktikum Geologi Sumber Daya Mineral Acara Endapan Skarn

reaksi isokimia akibat difusi elemen mineral akibat reaksi dengan larutan meramorfik. Terbentuk pada lingkungan yang relatif panas akibat proses kontak antara magma dengan batuan sedimen disekeliingnya tanpa adanya pengaruh dari air 8. Kondisi Lingkungan meteorik. Terjadi rekristalisasi akibat intrusi tersebut sehingga dihasilkan marmer dari batugamping,

hornfels dari serpih, ataupun kuarsit dari batupasir kuarsa. Setidjaji, Lucas Donny, et all;2011; Panduan praktikum 9. Daftar Pustaka Geologi Sumber Daya Mineral 2011, Laboratorium Bahan Galian Jurusan Teknik Geologi UGM, Yogyakarta

Praktikum Geologi Sumber Daya Mineral Acara Endapan Skarn

LABORATORIUM SUMBER DAYA MINERAL JURUSAN TEKNIK GEOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA Lembar Pengamatan Peraga Endapan Skarn Nama NIM : KINANTI HAPSARI : 34736

No. Peraga : BG 26 Komponen Pengamatan 1. Warna Batuan 2. Tipe Alterasi Batuan 3. Host Rock 4. Pemerian Urat/Gangue 5. Mineralogi (deskripsi) Keterangan Abu-abu kehitam-hitaman Skarn Tekstur dan geometri urat: Masif Mineral Asli: -

Mineral Sekunder: Mineral kunci/penciri alterasi Kalkopirit warna silver, kilap logam, kelimpahan 15% Biotit warna hitam, kilap kaca, kelimpahan 10%

Mineral Tambahan : Kuarsa warna putih, kilap seperti intan, kelimpahan 20% Mineral pengisi tubuh urat/gangue: Mineral non-logam: Mineral logam (bijih) Magnetit warna hitam, kilap logam, kelimpahan 30% Kofelit warna merah, kilap logam, kelimpahan 10%

Praktikum Geologi Sumber Daya Mineral Acara Endapan Skarn

Kalkopirit warna keemasan, kilap logam, kelimpahan 10%

6. Tipe Endapan 7. Genesa

Bornit warna biru, kilpa logam, kelimpahan 5%

Skarn Prograde Terbentuk sebagai hasil kontak antara larutan

hidrotermal yang kaya akan silika dengan batuan sedimen yang dingin. Skarn retrograde terbentuk pada saat suhu tinggi sehingga tersusun atas mineral yang anhydrous seperti piroksen, biotit, dan lainnya. Terjadi reaksi isokimia akibat difusi elemen mineral akibat reaksi dengan larutan meramorfik. Terbentuk pada lingkungan yang relatif panas akibat proses kontak antara magma dengan batuan sedimen disekeliingnya tanpa adanya pengaruh dari air 8. Kondisi Lingkungan meteorik. Terjadi rekristalisasi akibat intrusi tersebut sehingga dihasilkan marmer dari batugamping,

hornfels dari serpih, ataupun kuarsit dari batupasir kuarsa. Setidjaji, Lucas Donny, et all;2011; Panduan praktikum 9. Daftar Pustaka Geologi Sumber Daya Mineral 2011, Laboratorium Bahan Galian Jurusan Teknik Geologi UGM, Yogyakarta

Praktikum Geologi Sumber Daya Mineral Acara Endapan Skarn

LABORATORIUM SUMBER DAYA MINERAL JURUSAN TEKNIK GEOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA Lembar Pengamatan Peraga Endapan Skarn Nama NIM : KINANTI HAPSARI : 34736

No. Peraga : BG 02 Komponen Pengamatan 1. Warna Batuan 2. Tipe Alterasi Batuan 3. Host Rock 4. Pemerian Urat/Gangue 5. Mineralogi (deskripsi) Keterangan Hijau keemas-emasan Skarn Tekstur dan geometri urat: Masif Mineral Asli: -

Mineral Sekunder: Mineral kunci/penciri alterasi Pirit warna emas, kilap logam, ukuran 0,2-0,5 mm, kelimpahan 65% Mineral Tambahan : Mineral pengisi tubuh urat/gangue: Mineral non-logam: Mineral logam (bijih) Magnetit warna hitam, kilap logam, kelimpahan 35% 6. Tipe Endapan 7. Genesa Skarn Prograde Terbentuk sebagai hasil kontak antara larutan

hidrotermal yang kaya akan silika dengan batuan sedimen yang dingin. Skarn retrograde terbentuk pada saat suhu tinggi sehingga tersusun atas mineral yang anhydrous seperti piroksen, biotit, dan lainnya. Terjadi

Praktikum Geologi Sumber Daya Mineral Acara Endapan Skarn

reaksi isokimia akibat difusi elemen mineral akibat reaksi dengan larutan meramorfik. Terbentuk pada lingkungan yang relatif panas akibat proses kontak antara magma dengan batuan sedimen disekeliingnya tanpa adanya pengaruh dari air 8. Kondisi Lingkungan meteorik. Terjadi rekristalisasi akibat intrusi tersebut sehingga dihasilkan marmer dari batugamping,

hornfels dari serpih, ataupun kuarsit dari batupasir kuarsa. Setidjaji, Lucas Donny, et all;2011; Panduan praktikum 9. Daftar Pustaka Geologi Sumber Daya Mineral 2011, Laboratorium Bahan Galian Jurusan Teknik Geologi UGM, Yogyakarta

Praktikum Geologi Sumber Daya Mineral Acara Endapan Skarn

LABORATORIUM SUMBER DAYA MINERAL JURUSAN TEKNIK GEOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA Lembar Pengamatan Peraga Endapan Skarn Nama NIM : KINANTI HAPSARI : 34736

No. Peraga : AI 19 Komponen Pengamatan 1. Warna Batuan 2. Tipe Alterasi Batuan 3. Host Rock 4. Pemerian Urat/Gangue 5. Mineralogi (deskripsi) Coklat muda Skarn Tekstur dan geometri urat: Masif Mineral Asli: Keterangan

Mineral Sekunder: Mineral kunci/penciri alterasi Garnet warna coklat, kilap seperti tanah, kelimpahan 80% Mineral Tambahan : Biotit warna hitam, kilap kaca, kelimpahan 10% Pirit warna emas, kilap logam, ukuran 0,2-0,5 mm, kelimpahan 10% Mineral pengisi tubuh urat/gangue: Mineral non-logam: Mineral logam (bijih): 6. Tipe Endapan 7. Genesa Skarn Prograde Terbentuk sebagai hasil kontak antara larutan

hidrotermal yang kaya akan silika dengan batuan sedimen yang dingin. Skarn retrograde terbentuk pada saat suhu tinggi sehingga tersusun atas mineral yang

Praktikum Geologi Sumber Daya Mineral Acara Endapan Skarn

anhydrous seperti piroksen, biotit, dan lainnya. Terjadi reaksi isokimia akibat difusi elemen mineral akibat reaksi dengan larutan meramorfik. Terbentuk pada lingkungan yang relatif panas akibat proses kontak antara magma dengan batuan sedimen disekeliingnya tanpa adanya pengaruh dari air 8. Kondisi Lingkungan meteorik. Terjadi rekristalisasi akibat intrusi tersebut sehingga dihasilkan marmer dari batugamping,

hornfels dari serpih, ataupun kuarsit dari batupasir kuarsa. Setidjaji, Lucas Donny, et all;2011; Panduan praktikum 9. Daftar Pustaka Geologi Sumber Daya Mineral 2011, Laboratorium Bahan Galian Jurusan Teknik Geologi UGM, Yogyakarta

Praktikum Geologi Sumber Daya Mineral Acara Endapan Skarn

LABORATORIUM SUMBER DAYA MINERAL JURUSAN TEKNIK GEOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA Lembar Pengamatan Peraga Endapan Skarn Nama NIM : KINANTI HAPSARI : 34736

No. Peraga : AI 23 Komponen Pengamatan 1. Warna Batuan 2. Tipe Alterasi Batuan 3. Host Rock 4. Pemerian Urat/Gangue 5. Mineralogi (deskripsi) Keterangan Merah kecoklat-coklatan Skarn Tekstur dan geometri urat: Masif Mineral Asli: -

Mineral Sekunder: Mineral kunci/penciri alterasi Pirit warna emas, kilap logam, ukuran 0,2-0,5 mm, kelimpahan 20% Mineral Tambahan : Hematit warna merah, kilap seperti tanah, kelimpahan 35% Mineral pengisi tubuh urat/gangue: Mineral non-logam: Mineral logam (bijih): Molibdenit warna abu-abu, kilap logam, kelimpahan 10% Magnetit warna hitam, kilap logam, kelimpahan 35% 6. Tipe Endapan 7. Genesa Skarn Prograde Terbentuk sebagai hasil kontak antara larutan

Praktikum Geologi Sumber Daya Mineral Acara Endapan Skarn

hidrotermal yang kaya akan silika dengan batuan sedimen yang dingin. Skarn retrograde terbentuk pada saat suhu tinggi sehingga tersusun atas mineral yang anhydrous seperti piroksen, biotit, dan lainnya. Terjadi reaksi isokimia akibat difusi elemen mineral akibat reaksi dengan larutan meramorfik. Terbentuk pada lingkungan yang relatif panas akibat proses kontak antara magma dengan batuan sedimen disekeliingnya tanpa adanya pengaruh dari air 8. Kondisi Lingkungan meteorik. Terjadi rekristalisasi akibat intrusi tersebut sehingga dihasilkan marmer dari batugamping,

hornfels dari serpih, ataupun kuarsit dari batupasir kuarsa. Setidjaji, Lucas Donny, et all;2011; Panduan praktikum 9. Daftar Pustaka Geologi Sumber Daya Mineral 2011, Laboratorium Bahan Galian Jurusan Teknik Geologi UGM, Yogyakarta

Praktikum Geologi Sumber Daya Mineral Acara Endapan Skarn

LABORATORIUM SUMBER DAYA MINERAL JURUSAN TEKNIK GEOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA Lembar Pengamatan Peraga Endapan Skarn Nama NIM : KINANTI HAPSARI : 34736

No. Peraga : WN 9711 Komponen Pengamatan 1. Warna Batuan 2. Tipe Alterasi Batuan 3. Host Rock 4. Pemerian Urat/Gangue 5. Mineralogi (deskripsi) Keterangan Coklat keputih-putihan Skarn Tekstur dan geometri urat: Masif Mineral Asli: -

Mineral Sekunder: Mineral kunci/penciri alterasi Garnet warna oranye, kilap seperti tanah, kelimpahan 50% Mineral Tambahan : Klorit warna hijau, kilap seperti tanah, kelimpahan 15% Biotit warna hitam, kilap kaca, kelimpahan 15%

Mineral pengisi tubuh urat/gangue: Kaolin warna putih, kilap seperti tanah, kilap 20% Mineral non-logam: Mineral logam (bijih): 6. Tipe Endapan 7. Genesa Skarn Prograde Terbentuk sebagai hasil kontak antara larutan

hidrotermal yang kaya akan silika dengan batuan

Praktikum Geologi Sumber Daya Mineral Acara Endapan Skarn

sedimen yang dingin. Skarn retrograde terbentuk pada saat suhu tinggi sehingga tersusun atas mineral yang anhydrous seperti piroksen, biotit, dan lainnya. Terjadi reaksi isokimia akibat difusi elemen mineral akibat reaksi dengan larutan meramorfik. Terbentuk pada lingkungan yang relatif panas akibat proses kontak antara magma dengan batuan sedimen disekeliingnya tanpa adanya pengaruh dari air 8. Kondisi Lingkungan meteorik. Terjadi rekristalisasi akibat intrusi tersebut sehingga dihasilkan marmer dari batugamping,

hornfels dari serpih, ataupun kuarsit dari batupasir kuarsa. Setidjaji, Lucas Donny, et all;2011; Panduan praktikum 9. Daftar Pustaka Geologi Sumber Daya Mineral 2011, Laboratorium Bahan Galian Jurusan Teknik Geologi UGM, Yogyakarta

Praktikum Geologi Sumber Daya Mineral Acara Endapan Skarn

LABORATORIUM SUMBER DAYA MINERAL JURUSAN TEKNIK GEOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA Lembar Pengamatan Peraga Endapan Skarn Nama NIM : KINANTI HAPSARI : 34736

No. Peraga : A 22 Komponen Pengamatan 1. Warna Batuan 2. Tipe Alterasi Batuan 3. Host Rock 4. Pemerian Urat/Gangue 5. Mineralogi (deskripsi) Coklat muda Skarn Batuan karbonat / Batugamping Tekstur dan geometri urat: Masif Mineral Asli: Mineral Sekunder: Mineral kunci/penciri alterasi Kalsit warna coklat, kilpa seperti kaca, kelimpahan 100% Mineral Tambahan : Mineral pengisi tubuh urat/gangue: Mineral non-logam: Mineral logam (bijih): 6. Tipe Endapan 7. Genesa Skarn Retrograde Terbentuk sebagai hasil kontak antara larutan Keterangan

hidrotermal yang kaya akan silika dengan batuan sedimen yang dingin. Skarn retrograde terbentuk pada saat suhu rendah sehingga tersusun atas mineral yang hydrous seperti sepertin, amphibol, dan lainnya. Terbentuk pada lingkungan yang relatif dingin akibat 8. Kondisi Lingkungan pengaruh sirkulasi air meteorik sehingga menghasilkan presipitasi mineral sulfida seperti pirit. 9. Daftar Pustaka Setidjaji, Lucas Donny, et all;2011; Panduan praktikum

Praktikum Geologi Sumber Daya Mineral Acara Endapan Skarn

Geologi Sumber Daya Mineral 2011, Laboratorium Bahan Galian Jurusan Teknik Geologi UGM, Yogyakarta

Praktikum Geologi Sumber Daya Mineral Acara Endapan Skarn

LABORATORIUM SUMBER DAYA MINERAL JURUSAN TEKNIK GEOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA Lembar Pengamatan Peraga Endapan Skarn Nama NIM : KINANTI HAPSARI : 34736

No. Peraga : BG 100 Komponen Pengamatan 1. Warna Batuan 2. Tipe Alterasi Batuan 3. Host Rock 4. Pemerian Urat/Gangue 5. Mineralogi (deskripsi) Tekstur dan geometri urat: Masif Mineral Asli: Mineral Sekunder: Mineral kunci/penciri alterasi Garnet warna coklat, kilap kaca, kelimpahan 35% Mineral Tambahan : Mineral silika warna putih, kilap seperti kaca, kelimpahan 10% Mineral pengisi tubuh urat/gangue: Mineral non-logam: Mineral logam (bijih): Galena warna hitam, kilap logam, kelimpahan 55% 6. Tipe Endapan 7. Genesa Skarn Prograde Terbentuk sebagai hasil kontak antara larutan Keterangan Abu-abu kecoklat-coklatan Skarn

hidrotermal yang kaya akan silika dengan batuan sedimen yang dingin. Skarn retrograde terbentuk pada saat suhu tinggi sehingga tersusun atas mineral yang anhydrous seperti piroksen, biotit, dan lainnya. Terjadi

Praktikum Geologi Sumber Daya Mineral Acara Endapan Skarn

reaksi isokimia akibat difusi elemen mineral akibat reaksi dengan larutan meramorfik. Terbentuk pada lingkungan yang relatif panas akibat proses kontak antara magma dengan batuan sedimen disekeliingnya tanpa adanya pengaruh dari air 8. Kondisi Lingkungan meteorik. Terjadi rekristalisasi akibat intrusi tersebut sehingga dihasilkan marmer dari batugamping,

hornfels dari serpih, ataupun kuarsit dari batupasir kuarsa. Setidjaji, Lucas Donny, et all;2011; Panduan praktikum 9. Daftar Pustaka Geologi Sumber Daya Mineral 2011, Laboratorium Bahan Galian Jurusan Teknik Geologi UGM, Yogyakarta

Praktikum Geologi Sumber Daya Mineral Acara Endapan Skarn

LABORATORIUM SUMBER DAYA MINERAL JURUSAN TEKNIK GEOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA Lembar Pengamatan Peraga Endapan Skarn Nama NIM : KINANTI HAPSARI : 34736

No. Peraga : AI 33 Komponen Pengamatan 1. Warna Batuan 2. Tipe Alterasi Batuan 3. Host Rock 4. Pemerian Urat/Gangue 5. Mineralogi (deskripsi) Tekstur dan geometri urat: Masif Mineral Asli: Mineral Sekunder: Mineral kunci/penciri alterasi Kalsit warna putih, kilap kaca, kelimpahan 45% Kuarsa warna putih, kilap seperti intan, kelimpahan 15% Epidot warna hijau muda, kilap tanah, kelimpahan 10% Mineral Tambahan : Klorit warna hijau, kilap seperti tanah, kelimpahan 15% Biotit warna hitam, kilap kaca, kelimpahan 10% Mineral sulfide warna hitam, kilap seperti tanah, kelimpahan 5% Mineral pengisi tubuh urat/gangue: Mineral non-logam: Mineral logam (bijih): 6. Tipe Endapan 7. Genesa Skarn Retrograde Terbentuk sebagai hasil kontak antara larutan Putih kehijau-hijauan Skarn Keterangan

Praktikum Geologi Sumber Daya Mineral Acara Endapan Skarn

hidrotermal yang kaya akan silika dengan batuan sedimen yang dingin. Skarn retrograde terbentuk pada saat suhu rendah sehingga tersusun atas mineral yang hydrous seperti sepertin, amphibol, dan lainnya. Terbentuk pada lingkungan yang relatif dingin akibat 8. Kondisi Lingkungan pengaruh sirkulasi air meteorik sehingga menghasilkan presipitasi mineral sulfida seperti pirit. Setidjaji, Lucas Donny, et all;2011; Panduan praktikum 9. Daftar Pustaka Geologi Sumber Daya Mineral 2011, Laboratorium Bahan Galian Jurusan Teknik Geologi UGM, Yogyakarta

Praktikum Geologi Sumber Daya Mineral Acara Endapan Skarn

LABORATORIUM SUMBER DAYA MINERAL JURUSAN TEKNIK GEOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA Lembar Pengamatan Peraga Endapan Skarn Nama NIM : KINANTI HAPSARI : 34736

No. Peraga : BG 05 Komponen Pengamatan 1. Warna Batuan 2. Tipe Alterasi Batuan 3. Host Rock 4. Pemerian Urat/Gangue 5. Mineralogi (deskripsi) Tekstur dan geometri urat: Masif Mineral Asli: Mineral Sekunder: Mineral kunci/penciri alterasi Pirit warna emas, kilap logam, kelimpahan 65% Keterangan Hitam keemas-emasan Skarn

Mineral Tambahan : Mineral pengisi tubuh urat/gangue: Mineral non-logam: Mineral logam (bijih): MAgnetit warna hitam, kilap logam, kelimpahan 35% 6. Tipe Endapan 7. Genesa Skarn Prograde Terbentuk sebagai hasil kontak antara larutan

hidrotermal yang kaya akan silika dengan batuan sedimen yang dingin. Skarn retrograde terbentuk pada saat suhu tinggi sehingga tersusun atas mineral yang anhydrous seperti piroksen, biotit, dan lainnya. Terjadi reaksi isokimia akibat difusi elemen mineral akibat reaksi dengan larutan meramorfik. 8. Kondisi Lingkungan Terbentuk pada lingkungan yang relatif panas akibat

Praktikum Geologi Sumber Daya Mineral Acara Endapan Skarn

proses kontak antara magma dengan batuan sedimen disekeliingnya tanpa adanya pengaruh dari air meteorik. Terjadi rekristalisasi akibat intrusi tersebut sehingga dihasilkan marmer dari batugamping,

hornfels dari serpih, ataupun kuarsit dari batupasir kuarsa. Setidjaji, Lucas Donny, et all;2011; Panduan praktikum 9. Daftar Pustaka Geologi Sumber Daya Mineral 2011, Laboratorium Bahan Galian Jurusan Teknik Geologi UGM, Yogyakarta