You are on page 1of 4

Laboratorium Vulkanologi 2013

BAB I PENDAHULUAN Dasar Teori Vulkanologi merupakan studi tentang gunung berapi, lava, magma, dan fenomena geologi yang berhubungan. Seorang ahli vulkanologi adalah orang yang melakukan studi pada bidang ini. Istilah vulkanologi berasal dari Bahasa Latin Vulcan, dewa api Romawi.
Analisa petrokimia batuan gunungapi digunakan untuk mengetahui sifat magma, jenis magma, seri magma, posisi terbentuknya batuan pada jalur tektonik, serta menafsirkan evolusi magma. Metoda-metoda analisis yang dipergunakan dalam analisis ini : 1. Metoda Normatif C. I. P. W 2. Metoda Peacock ( 1931 ) 3. Metoda Niggli 4. Metoda Rittman ( 1952, 1953 ) 5. Metoda Kuno ( 1960, 1966 )Metoda Withford ( 1975 ) 6. Metoda - metoda lain

Latar Belakang Pada pertemuan sebelumnya diajarkan cara melakukan penghitunganpetrokimia suatu gunung api dengan menggunakan berbagai metode , salah satunya adalah metode Rittman yang digagas oleh Alfred Rittman ( 1953) .metode ini digunakan untuk mengetahui sifat magma dan jenis magma dari suatu gunung api.Penentuan tersebut dilakukan memperhatikan nilai suite index S dan P serta hubungan perkembangan K dan Fm masing-masing contoh batuan dengan jenis magmanya. Metoda ini digunakan untuk magma jenis calc alkali (tipe Pasifik).

Nama : M Lukman Baihaqi NIM : 111110096 Plug : 4

Page 1

Laboratorium Vulkanologi 2013

BAB II ISI

Rittman adalah salah satu bapak dari vulkanologi modern. Melalui studi lama di daerah vulkanik di Italia Selatan, ia memberikan kontribusi untuk pemahaman tentang sejarah geologi gunung berapi Italia, dengan kimia fisik proses vulkanik, dan kepada petrografi batuan vulkanik. Gunung berapi dan Kegiatan mereka menjadi buku terkemuka di vulkanisme selama beberapa dekade.

Gambar II.1 Alfred Rittman

Rittmann dilahirkan dalam sebuah keluarga menengah keatas Swiss tsebagai satu-satunya putra dari Basel dokter gigi Agustus Rittmann dan istrinya Frieda Urech Rittmann. Karena khususnya sang kakek, yang mengembangkan minat awal mineralogi dan petrografi. Pada usia empat belas, Rittmann mempelajari buku terkenal tentang mineralogi oleh Jerman Friedrich mineralogi Klockmann. Pada usia lima belas tahun, ia memiliki koleksi sendiri mineral, peralatan mikroskopis terbaru, dan sejumlah besar set tersedia secara komersial dari bagian tipis. Dalam satu tahun

Nama : M Lukman Baihaqi NIM : 111110096 Plug : 4

Page 2

Laboratorium Vulkanologi 2013

lebih lanjut ia menjadi seorang ahli otodidak dalam menggunakan mikroskop polarisasi. Dimulai pada tahun 1954, ia juga presiden Asosiasi Internasional Vulkanologi (IAV), yang kemudian menjadi Asosiasi Internasional Vulkanologi dan Kimia Interior Bumi (IAVCEI). Dia diadakan ini sampai 1963. Dia menggunakan posisi ini untuk mempromosikan pembentukan sebuah lembaga internasional vulkanologi di Catania, misalnya, oleh organisasi dari sebuah simposium internasional tentang vulkanologi, khususnya pada ignimbrites, di Sisilia pada tahun 1961. Pada tahun 1967, Istituto Internazionale di Vulcanologia mulai bekerja resmi, didukung oleh Italia Consiglio Nazionale delle Ricerche dan oleh UNESCO.

di tahun yang sama laporan awal ke divisi pertambangan dari Comitato Nazionale dell'Energia Nucleare pada perhitungan kumpulan mineral yang stabil dalam batuan menjadi langkah awal untuk metode baru perhitungan norma dikenal sebagai norma Rittmann. Rittmann telah terlibat dalam masalah interaksi antara modus dan komposisi kimia batuan vulkanik sejak awal 1940-an. Hasil termasuk ideide baru pada nomenklatur batuan vulkanik (1952) dan indeks serial batuan beku (1957-1958) dirancang untuk memerintahkan mereka sesuai dengan suite masingmasing, yaitu, provinsi. The Rittmann norma seharusnya menghasilkan hasil yang lebih baik untuk batuan melanocratic dan sangat subsilicic dari norma CIPW umum digunakan. Penerapannya Namun, diperlukan analisis kimia yang luas, dan perhitungan itu sendiri adalah hampir tidak mungkin tanpa komputer modern. Akibatnya diskusi komprehensif dari Rittmann norma tidak dipublikasikan sampai 1973. Semenjak dikenalkan luas metode Rittman menjadi popular untuk emnentukan sifat dan jenis suatu magma , metode ini digunakan pada magma calc alkali .

Cara Penentuan jenis magma dengan metode Rittman :

Dalam metode Rittman digunakan beberapa rumus untuk menentukan suatu jenis magma , berikut adalah rumus yang digunakan dalam metode Rittman .

Nama : M Lukman Baihaqi NIM : 111110096 Plug : 4

Page 3

Laboratorium Vulkanologi 2013

S = (Na2O + K2O)2 / SiO2 43

= SiO2 (An + 0,7)

Alk = K2O + 1,5 Na2O

Al

= 0,9 Al2O3

An = Al - Alk / Al + Alk

S <1,0 1,0 1,8 1,8 3,0 3,0 4,0

P >70 65 70 60 65 55 60

Jenis Magma Calc Alkali ekstrim Calc Alkali kuat Calc Alkali medium Calc Alcali lemah

Tabel II.1 Jenis dan Tipe Magma

Nantinya nilai yang didapatkan dalam penghitungan tersebut dimasukkan kedalam Tabel sehingga kita dapat mengetahui jenis magma yang kita dapatkan.

Cara penentuan sifat magma metode Rittman : Pada penentuan sifat magma Rittman memperhitungkan nilai dari K dan Fm karena ia menganggap penurunan dan penaikan nilai dari kedua unsure ini sangat berkaitan erat dengan sifat dari suatu magma , bila nilai K naik maka magma akan bersifat alkali begitu pula sebaliknya jika K turun makan magma bersifat alkali , sedangkan nilai Fm menunjukkan keadaan sebaliknya . menurut Rittman penurunan dan penaikan nilai kedua unsure harus berjalan secara selaras , apabila syarat tersebut tidak terpenuhi maka perlu diketahui prosentase penurun atau penaikan unsure tersebut. Berikut adalah rumus yang digunakan dalam analisa sifat magma menururut Rittman : K = K2O / Alk Fm = Fe2O3 + 1,1 FeO + 2 MgO + (NaO sebagai FeO)

Nama : M Lukman Baihaqi NIM : 111110096 Plug : 4

Page 4