Вы находитесь на странице: 1из 1

3.2.

3 Geologi Sejarah Pada kala Miosen Awal terjadi aktifitas vulkanik gunung-gunung api bawah laut dan kemudian terendapkan material vulkanik berukuran tuf hingga pasir kasar pada zona batial atas. Kemudian terjadi regresi air laut yang di ikuti terendapnya material pasir dan material organik pada lingkungan pengendapan transisi. Kemudian pada kala Miosen Tengah terjadi transgresi air laut dimana daerah yang sebelumnya termasuk lingkungan pengendapan transisi menjadi laut. Kemudian diikuti dengan endapan material karbonat pada lingkungan pengendapan transisi laut. Pada Miosen Akhir-Pliosen terjadi aktivitas tektonik dengan gaya kearah utara yang mengakibatkan terbentuknya geantiklin Jawa di bagian selatan Pulau Jawa (Bemmelen, 1949). Hal ini mengakibatkan pengangkatan selatan Pulau Jawa dan menyebabkan terlipatnya satuan-satuan pada daerah penelitian serta terbentuknya Sesar Dextral Mangunjaya dan Sesar Sinistral Cicareuh. Hal ini juga ditunjukkan dengan adanya hiatus, yakni tidak hadirnya satuan batuan yang berumur Miosen Akhir-Pliosen. Pada awal kala Pliosen-Plistosen terjadi aktifitas vulkanik didaerah penelitian dan kemudian pada kala Plistosen terendapkan material vulkanik berukuran tuf hingga bongkah dengan lingkungan pengendapan darat.