You are on page 1of 23

Berdasarkan Kurikulum KTSP

Yaqub Sofwan
R, S.Pd

MTs Al Bidayah

2008
MTs Al Bidayah 2008 2
BAB I
KESEBANGUNAN
1. Kesebangunan Dua Bangun Datar
a. Teorema kesebangunan

Dua bangun datar bersisi lurus dikatakan sebangun jika memenuhi syarat :

 Sisi yang bersesuaian memiliki perbandingan yang sama


 Sudut-sudut yang bersesuaian sama besar

Contoh 1
Dua buah foto berbentuk persegi panjang berukuran 2 cm x 3 cm dan 4 cm x 6 cm. Apakah kedua
benda tersebut sebangun !
Jawaban

Foto 1 Foto 2
3 cm 6 cm
Panjang 2 cm 4 cm
lebar 3 cm 6 cm
2 cm
4 cm
Kedua foto tersebut memiliki sudut-sudut yang bersesuaian sama besar yaitu 900.
2 1
Perbandingan panjang =
4 2
3 1
Perbandingan lebar =
6 2
Karena sudut-sudut yang bersesuaian sama besar dan sisi-sisinya memiliki perbandingan yang
sama, maka kedua foto tersebut sebangun..

b. Menentukan panjang sisi yang belum diketahui dari dua bangun datar yang
sebangun
Contoh 1 Jawaban
Jika kedua bangun datar di bawah Sisi yang memiliki perbandingan yang sama
sebangun, tentukanlah panjang x dari yaitu :
gambar dibawah ini! • Sisi 3 cm ≈ sisi 12 cm
• Sisi x cm ≈ sisi 20 cm
Maka
3 x
x cm 20 cm =
12 20
12 x = 3 . 20
3 cm 12 x = 60
12 cm
60
x =
12
x = 5 cm

Contoh 2
Dua bangun berikut adalah sebangun. Hitunglah x, y dan z !

z cm 10 cm

15 cm 18 cm
20 cm x cm

y cm
16 cm

Jawaban

MTs Al Bidayah 2008 3


Sisi yang memiliki perbandingan yang sama yaitu :
• Sisi 15 cm ≈ sisi 20 cm
• Sisi z cm ≈ sisi 10 cm
• Sisi 18 cm ≈ sisi x cm
• Sisi y cm ≈ sisi 16 cm
Maka :
15 z 15 18 15 y
= = =
20 10 20 x 20 16
20 . z = 15 . 10 15 . x = 20 . 18 20 . y = 15 . 16
20 . z = 150 15 . x = 360 20 . y = 240
150 360 240
z = x = y =
20 15 20
z = 7,5 cm x = 24 cm y = 12 cm

Contoh 3
Sebuah mobil memiliki panjang 15 m dan lebar 12 m. Mobil tersebut di buat model dengan ukuran
lebar 4 cm. Panjang model mobil tersebut adalah …
Jawab

Panjang lebar
Sebenarnya 15 m 12 m
Model x cm 4 cm

15 12
= → 12 . x = 15 . 4
x 4
12 x = 60
60
x = = 5 cm
12
Jadi panjang model mobil tersebut adalah 5 cm

2. Segitiga-segitiga yang Sebangun


Sifat-sifat dua segitiga yang sebangun :

A A
A

p r
p r
p+q r+s
B x C
q s
B x C
y y
D E D E

A c B
PQ =
a
ATAU
x
P Q
b x=
D d C

MTs Al Bidayah 2008 4

3 cm
Contoh B
A 10 cm
1. Perhatikan gambar di samping.
Hitunglah panjang PQ! 4 cm

P X cm Q
JAWAB
(4 × 18 ) + (6 × 10 ) 6 cm
x =
4 +6 D C
18 cm
72 + 60 132
= = = 13 ,2 cm
10 10 A

2. Pada gambar di samping,


6 cm
tentukanlah :
a. Dua segitiga yang sebangun ! B 8 cm C
b. Panjang x (dalam cm) ! 9 cm
X cm
D E
JAWAB
A A
a.
6 cm
15 cm

B C
8 cm
X cm
D E

b. Dengan menggunakan perbandingan dua segi tiga yang sebangun pada jawaban soal (a), maka
diperoleh
6 8
= 6x = 8 . 15
15 x
6x = 120
120
x= = 20 cm
6

3. Kongruensi
Syarat-syarat 2 segitiga yang kongruen :
• Sisi-sisi yang bersesuaian sama panjang
• Sudut-sudut yang bersesuaian sama besar
UJI KOMPETENSI BAB 1

NAMA : ___________________________

KELAS : ___________________________

1. Jika kedua segitiga di bawah ini • Dua segitiga yang sebangun


sebangun, tentukanlah : • Pasangan sisi yang bersesuaian
• Sisi-sisi yang bersesuaian • Panjang sisi PQ
• Panjang sisi x
5. Perhatikan gambar berikut. Panjang KL
3 cm adalah … R
15 cm
L 12 cm
x cm
x cm
30 cm
P Q
4 cm K 6 cm

2. Perhatikan gambar berikut ! Tentukan


panjang x ! 6. Perhatikan gambar berikut. Panjang KQ
• Sisi-sisi yang bersesuaian adalah … R

• Panjang sisi x
L 15 cm
5 cm
x cm Q
9 cm P 7 cm K X cm
12 cm 5 cm
7. Panjang bayangan sebuah tiang bendera
adalah 12 m. Pada waktu yang sama,
3. Pada gambar di samping, tentukanlah : tongkat yang panjangnya 5 m mempunyai
• Dua segitiga yang sebangun bayangan 4 m. Panjang tiang bendera
• Pasangan sisi yang bersesuaian tersebut adalah …
• Panjang sisi x 8. Pada pukul 09.00 tiang bendera yang
tingginya 5 m memiliki bayangan 8 m. Pada
saat yang sama sebuah pohon memiliki
x
bayangan 20 m. Tinggi pohon tersebut
8 cm adalah …
6 cm 9. Lebar sayap model sebuah pesawat
terbang 12 cm. lebar sayap dan panjang
4 cm
C sebenarnya adalah 18 m dan 24 m. maka
4. Pada gambar di samping, panjang model pesawat terbang adalah …
AB sejajar dengan PQ, 10. Suatu gedung tampak pada layar televisi
CP = 12 cm, PA = 6 cm, Q
dengan lebar 32 cm dan tinggi 18 cm. jika
dan AB = 15 cm. P B lebar gedung sebenarnya 75 m, maka
Tentukanlah : tinggi gedung sebenarnya adalah …
A

Nilai Paraf Guru Paraf Orang Tua


BAB 2
KUBUS DAN BALOK

1. KUBUS
a. Pengertian
Kubus adalah Bangun ruang yang dibatasi enam buah bidang kongruen berbentuk persegi
(bujur sangkar).

b. Unsur-unsur pada kubus

H G  Rusuk pada kubus terdapat 12 buah yang sama


panjang, yaitu 4 rusuk pada alas (AB, BC, CD, DA),
E F 4 rusuk pada atas (EF, FG, GH, HE), dan 4 rusuk
tegak (EA, FB, GC, HD).
 Sisi/Bidang pada kubus terdapat 6 sisi persegi
yang kongruen, yaitu sisi depan (ABFE), belakang
D (DCGH), Bawah (ABCD), atas (EFGH), samping kiri
C (ADHE) dan samping kanan (BCGF).
 Titik sudut pada kubus terdiri dari 8, yaitu titik
A B A, B, C, D, E, F, G, H.

c. Diagonal pada kubus


 Diagonal Bidang
H G
Kubus terdiri dari 12 Diagonal bidang, antara lain :
E F  Diagonal pada bidang ABCD yaitu ( AC dan
BD )
 Diagonal pada bidang EFGH yaitu ( EG dan
HF )
D
C  Diagonal pada bidang ABFE yaitu ( …… dan
…… )
A B

 Diagonal Ruang
H G
Kubus memiliki 4 diagonal ruang, yaitu :
E F
 Diagonal ruang HB
 Diagonal ruang EC
 Diagonal ruang ………
D  Diagonal ruang ………
C

A B

 Bidang diagonal
H G
Kubus memiliki 6 Bidang diagonal, yaitu :
E F  Bidang Diagonal ABGH
 Bidang Diagonal ADFG
 Bidang Diagonal ………………
 Bidang Diagonal ………………
D
C  Bidang Diagonal ………………
 Bidang Diagonal ………………
A B

d. Luas Permukaan Kubus


 Luas Alas

Lalas = s x s
 Luas Bidang/Luas Sisi/Luas permukaan

LPermukaan = 6 x Luas alas


=6xsxs

e. Volume Kubus

V=sxsxs

2. BALOK
a. Pengertian
Balok adalah Bangun ruang yang dibatasi enam buah bidang persegi panjang.

b. Unsur-unsur pada Balok

H G  Rusuk pada Persegi panjang terdapat


12 buah yang terdiri dari 3 kelompok yang
E F masing-masing sejajar dan sama panjang,
yaitu ( AB // DC // HG // EF ), (AE // BF //
CG // DH ), dan (AD // BC // EH // FG)
 Sisi/Bidang pada Balok terdapat 6 sisi
D yang terdiri atas 3 pasang yang
C berhadapan dan kongruen, yaitu sisi
depan & belakang (ABFE dan DCGH),
A B Bawah dan Atas (ABCD dan EFGH),
Samping kiri dan kanan (ADHE dan BCGF).
 Titik sudut pada Balok terdiri dari 8,
yaitu titik A, B, C, D, E, F, G, H.

c. Diagonal pada balok


 Diagonal Bidang
H G
Balok terdiri dari 12 Diagonal bidang, antara lain :
F
E  Diagonal pada bidang ABCD yaitu ( AC dan
BD )
 Diagonal pada bidang EFGH yaitu ( EG dan
D
HF )
C
 Diagonal pada bidang ABFE yaitu ( …… dan
…… )
A B
 Diagonal pada bidang DCGH yaitu ( …… dan

 Diagonal Ruang

H G
Balok memiliki 4 diagonal ruang, yaitu :
E F  Diagonal ruang HB
 Diagonal ruang EC
 Diagonal ruang ………
 Diagonal ruang ………
D
C

A B

 Bidang diagonal
H G Balok memiliki 6 Bidang diagonal, yaitu :
 Bidang Diagonal ABGH
F
E  Bidang Diagonal ADFG
 Bidang Diagonal ………………
 Bidang Diagonal ………………
D
 Bidang Diagonal ………………
C  Bidang Diagonal ………………

A B

d. Luas Permukaan Balok


 Luas Alas

Lalas = p x l
 Luas Bidang/Luas Sisi/Luas permukaan

LPermukaan = 2xLuas alas + 2xluas samping + 2x Luas depan


= 2 (p.l + p.t + l.t)

e. Volume Balok

V=sxsxs

Persegi Panjang Persegi Segitiga Trapesium


a

l s c b d t c
t
p s
a b
a1
a a s2 s1
t d1 d2
a2 d2 d1
a a

Jajargenjang Belah ketupat Layang-layang

Nama Bangun Datar Keliling Luas


Persegi Panjang K = 2 (p + l) L=pxl
Persegi K = 4.s L=sxs
Segitiga K=a+b+c L = 1/ 2 . a . t
Jajargenjang K = 2 (a1 + a2) L = a. t
Belah ketupat K = 4.a L = 1/2 . d1 . d2
Layang-layang K = 2 (s1 + s2) L = 1/2 . d1 . d2
Trapesium K=a+b+c+d L = 1/2. t ( a + b)
Lingkaran K = 2.µ.r L = µ. r2

UJI KOMPETENSI BAB 2


1. Pada Balok di samping, tentukanlah : N M
 Rusuk-rusuk yang sejajar K L
 3 pasang bidang yang sebangun
 Diagonal bidang
D
 Diagonal ruang C

 Bidang diagonal A B

2. Isilah Tabel di bawah ini !

PANJANG RUSUK LUAS PERMUKAAN


NO VOLUME KUBUS
KUBUS KUBUS
1 4 cm ……………… cm3 ………………… cm2
2 …………… cm 8 cm3 ………………… cm2
3 …………… cm ……………… cm3 600 cm2
4 12 cm ……………… cm3 ………………… cm2
5 …………… cm 3375 cm3 ………………… cm2

3. Diketahui panjang rusuk sebuah kubus = 5 cm. Tentukanlah :


 Luas alas  Luas permukaan tanpa tutup
 Luas permukaan  Panjang seluruh rusuk
 Volume
4. Diantara rangkaian persegi berikut, manakah yang merupakan jarring-jaring kubus !

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

(7) (8) (9) (10) (11) (12)

5. Berdasarkan jawaban no.3, Jika Persegi yang di arsir merupakan alas dari kubus, persegi

manakah yang merupakan tutup dari kubus tersebut ! (Arsirlah pada persegi yang merupakan

tutup kubus)

6. Sebuah balok memiliki ukuran panjang 15 cm, lebar 8 cm dan tinggi 5 cm. Tentukanlah :

 Luas alas  Luas permukaan tanpa tutup

 Luas permukaan  Panjang seluruh rusuk balok

 Volume

7. Diketahui volume sebuah kubus 216 cm2. Hitunglah Panjang rusuk kubus dan Luas permukaannya!

8. Luas alas suatu kubus 36 cm2. Tentukanlah :

 Panjang sisi kubus  Luas permukaan  Volume

9. Sebuah kolam renang mempunyai alas berbentuk persegi panjang dengan panjang 6 m dan lebar

4,5 m. kedalaman kolam tersebut adalah 2 m. Jika kolam tersebut diisi air sebanyak 405.000

liter, tentukan bagian kolam yang tidak terendam air ! ( 1 liter = 1000 cm3 )

10. Sebuah tangki berbentuk kubus. Jika volume tangki 1000 liter, tentukan luas permukaan tangki
tersebut (dalam bentuk cm2) !
11. Dari sepotong kawat yang panjangnya 4 m akan dibuat sebuah kerangka balok dengan ukuran

( 35 x 32 x 27 ) cm. Maka panjang sisa kawat adalah …

12. Suatu kubus tanpa tutup memiliki panjang rusuk 12 cm. jumlah luas seluruh bidang sisinya adalah

13. Jika luas permukaan suatu kubus 294 cm2, tentukan luas alas dan volume kubus tersebut !
14. Sebuah balok yang volumenya 420 cm3 memiliki ukuran alas 5 cm x 7 cm. Hitung luas permukaan
balok tersebut !

Nilai Paraf Guru Paraf Orang Tua

BAB 3
PRISMA DAN LIMAS TEGAK

PRISMA
A. PENGERTIAN PRISMA
Prisma adalah Bangun ruang yang dibatasi oleh banyak bidang dengan sisi alas dan atasnya
memiliki bentuk yang sama dan sejajar.
Sifat-sifat prisma :
 Bidang alas dan bidang atasnya sejajar dan kongruen
 Bidang sisi tegak berbentuk persegi panjang
 Semua rusuk tegaknya sejajar dan sama panjang
 Semua bidang diagonalnya berbentuk jajargenjang

B. SISI – SISI PRISMA


Contoh 1
A B
Prisma tegak segitiga disamping memiliki 5 buah sisi antara lain sisi
alas, sisi atas dan 3 sisi tegak
8 cm C

A 5 cm B D 5 cm E
D
5 cm
E

4 cm
6 cm 4 cm 4 cm 4 cm 4 cm
F
C F

A C C B A B

8 cm 8 cm 8 cm

D F F E D E
4 cm 6 cm 5 cm

C. LUAS DAN VOLUME PRISMA TEGAK


1. LUAS SELIMUT

L = Keliling Alas x Tinggi prisma

2. LUAS PERMUKAAN PRISMA

L = (2 x Luas alas) + Luas selimut

3. VOLUME PRISMA

V = Luas alas x Tinggi

CONTOH SOAL
1. Diketahui sebuah prisma dengan alas persegi yang panjang sisinya 4 cm. jika tinggi prisma
tersebut 6 cm, tentukanlah :
a. Luas alas
b. Luas Selimut
c. Luas permukaan
d. Volume

JAWABAN
Diket : Bentuk sisi alas adalah persegi Tinggi Prisma = 6 cm
sisi alas = 4 cm
a. Luas alas = Luas = 4 cm x 4 cm
persegi = 16 cm2
= sisi x sisi
b. Luas Selimut = Keliling alas x = (2 x 16 cm2) + 24 cm2
tinggi prisma = 32 cm2 + 96 cm2
= Keliling persegi x tinggi = 128 cm2
= 4 x s x tinggi prisma d. Volume = Luas alas x Tinggi
=4x4x6 prisma
= 96 cm2 = 16 cm2 x 6 cm
c. Luas Permukaan = (2 x = 96 cm3
Luas alas) + Luas
selimut

2. Sebuah prisma tegak alasnya berbentuk segitiga siku siku dengan ukuran 3 cm, 4 cm dan 5
cm. Jika tinggi prisma tersebut 10 cm, Hitunglah :
a. Luas alas
b. Luas Selimut
c. Luas permukaan
d. Volume
JAWABAN
Diket : Bentuk sisi alas adalah segitiga
sisi-sisi segitiga : alas = 3cm, tinggi = 4 cm dan sisi miring = 5 cm
Tinggi prisma = 10 cm
a. Luas alas = Luas segitiga c. Luas Permukaan = (2 x Luas alas) + Luas
= ½ x alas x tinggi (Segitiga) selimut
= ½ x 3 cm x 4 cm = (2 x 6 cm2) + 120 cm2
= 6 cm2 = 12 cm2 + 120 cm2
b. Luas Selimut = Keliling alas x tinggi prisma = 132 cm2
= Keliling ∆ x tinggi prisma d. Volume = Luas alas x Tinggi prisma
= (3 + 4 + 5) x 10 = 6 cm2 x 10 cm
= 120 cm2 = 60 cm3

LIMAS
A. BAGIAN – BAGIAN LIMAS
 Limas di samping terdiri dari 5 sisi yaitu 1 sisi
T
alas dan 4 sisi tegak
 Sisi alas adalah sisi ABCD, sedangkan Sisi tegak
berupa segitiga ada 4 yaitu segitiga TAB, TBC, TCD,
TAD.
D C  Tinggi limas yaitu TO
O  Tinggi sisi tegak yaitu TE
E
A B

B. LUAS DAN VOLUME LIMAS


1. LUAS SELIMUT

L = ½ x alas x tinggi sisi tegak

2. LUAS PERMUKAAN LIMAS

L = Luas Alas + Luas selimut

3. VOLUME LIMAS

V = 1/3 Luas alas x Tinggi prisma


T

CONTOH SOAL
1. Diketahui sebuah limas T.ABCD dengan alas berbentuk persegi dengan panjang alas 12 cm.Jika
tinggi limas tersebut 8 cm, tentukan :
D 8 cm C
O
E
A B
12 cm
 Luas alas
 Tinggi sisi tegak (TE)
 Luas selimut
 Luas permukaan
 Volume

JAWABAN

 Luas alas = Luas Persegi


= sisi x sisi
= 12 cm x 12 cm = 144 cm2
T
 Tinggi sisi tegak (Perhatikan segitiga TOE)
OE = /2 AB = 1/2 x 12 cm = 6 cm
1

Tinggi sisi tegak = 82 + 6 2 8 cm


= 64 +36
= 100 O E
6 cm
= 10 cm
 Luas selimut = Luas ∆ TAB + Luas ∆ TBC + Luas ∆ TDC + Luas ∆ TDA
= 4 X Luas Segitiga TAB
= 4 x (½ x alas x tinggi Segitiga)
= 4 x ½ x 12 x 10 cm
= 240 cm2
 Luas Permukaan = Luas Alas + Luas Selimut
= 144 + 240
= 384 cm2
 Volume = 1/3 Luas alas x Tinggi prisma
= /3 x 144 x 8
1

= 384 cm3

UJI KOMPETENSI BAB 3


1. Banyaknya sisi dan rusuk prisma
yang alasnya berbentuk segi delapan adalah …
A 13 cm B
2. ABC. DEF adalah prisma tegak
segitiga. ABC adalah segitiga sama kaki dengan AB = AC 10 cm
C
= 13 cm. Sisi BC = 10 cm. Jika panjang AD = 12 cm, 12 cm

tentukanlah :
D
a. Luas alas E

b. Luas selimut
c. Luas permukaan
d. Volume prisma tersebut F

3. Tentukan volume dari masing-masing bangun ruang di bawah ini !


a. Prisma dengan tinggi 24 cm dan alas berbentuk persegi dengan panjang alas 10 cm.
b. Limas dengan tinggi 10 cm dan luas alas 21 cm
c. Limas dengan tinggi 10 cm dan alas berbentuk segitiga siku-siku dengan rusuk alas 6

cm, 8 cm, dan 10 cm.

d. Limas dengan tinggi 10 cm dan alas berbentuk lingkaran dengan panjang jari-jari 21

cm.

4. Diketahui prisma yang alasnya berbentuk segitiga sama sisi dengan

panjang rusuk 2 cm. jika tingginya 10 cm, maka luas seluruh permukaan prisma adalah …

5. Volume sebuah limas dengan alas berbentuk persegi adalah 270 cm3. Jika

tinggi limas tersebut 10 cm, tentukanlah luas alas dan panjang sisi alas limas tersebut !

6. Alas sebuah limas berbentuk persegi dengan panjang rusuk 20 cm. Jika

Volume limas tersebut 3200 cm3, tentukanlah :

a. Luas alas d. Luas sisi tegak

b. Tinggi limas e. Luas permukaan

c. Tinggi sisi tegak

7. Pada gambar di samping, tentukanlah :A

a. Volume Bangun 1
BANGUN 1
b. Volume Bangun 2
18 cm E D
c. Volume seluruhnya ( 1 & 2 )
B C 6 cm
d. Luas Permukaan Bangun 1 BANGUN 2
N M
e. Luas sisi tegak bangun 2 10 cm
K
18 cm L
f. Luas permukaan Bangun 2

g. Luas seluruh Bidang ( 1 & 2 )

8. Sebuah limas mempunyai alas berbentuk jajargenjang yang alasnya 15 cm

dan tinggi 8 cm. Jika Volume limas 600 cm3, maka tinggi limas tersebut adalah …

9. Sebuah limas dengan volume 480 cm3 dan alas berbentuk segitiga dengan

panjang sisi 12 cm, 16 cm dan 20 cm. tinggi limas tersebut adalah …

10. T ABCD merupakan T


limas segiempat beraturan. Diketahui AB =

12 cm dan Volume limas = 384 cm3.

Tentukanlah : D C
O
E
A B
a. Luas alas d. Luas sisi tegak

b. Tinggi limas (TO) e. Luas permukaan

c. Tinggi sisi tegak (TE)

Nilai Paraf Guru Paraf Orang Tua

BAB 4
STATISTIKA DAN PELUANG
A. STATISTIKA
1. Penyajian Data
a. Diagram Batang
Untuk memahami diagram batang, berikut disajikan data tentang keadaan sekolah yang ada di
Kota Bandung, kemudian kita buat diagram batangnya.

Data sekolah di Kota Bandung pada tahun 2007

Banyak Sekolah
Tingkat Jumlah
Negeri Swasta
SD 150 60 210
SMP 70 80 150
SMA 50 70 120
PERG TINGGI 25 40 65

Data diatas akan kita buat kedalam dua bentuk diagram batang sebagai berikut :
 Diagram Batang I

250
210
200
150
150
120
100
65
50

0
SD SMP SMA PT

Jumlah Sekolah

 Diagram Batang II
160
150
140
120
100
80 80
70 70
60
60 50
40
40 25
20
0
SD SMP SMA PT

Negeri Swasta

b. Diagram Lingkaran
Untuk memahami diagram lingkaran, terdapat data pelajaran yang disukai oleh siswa di bawah ini,
kemudian akan kita buat diagram lingkaran dari data tersebut

Data Pelajaran yang Disukai siswa IX B

Mata Pelajaran Banyak Siswa


Bahasa Inggris 15
IPA 10
Matematika 10
IPS 5
JUMLAH 40

 Untuk membuat diagram lingkaran dari data di atas dalam bentuk persentase maka kita
harus menghitung dulu persentase dari masing-masing kategori pelajaran yang paling disukai.

n
Persentase kategori = x100 %
Jumlahdata
1. Bahasa Inggris = 3. Matematika =
15 10
× 100% = 37,5% × 100% = 25%
40 40
2. IPA = 4. IPS =
10 5
× 100% = 25% × 100% = 12,5%
40 40

 Untuk mendapatkan diagram lingkaran dalam bentuk luas daerah juring lingkaran untuk
masing-masing pelajaran, kita gunakan perhitungan derajat.

n
Luas juring kategori = x360 0
Jumlahdata

1. Bahasa Inggris = 3. Matematika =


15 10
× 360 0 = 135 0 × 360 0 = 90 0
40 40
2. IPA = 4. IPS =
10 5
× 360 0 = 90 0 × 360 0 = 45 0
40 40

Bahasa Inggris Bahasa Inggris


IPS IPS
12,5% 37,5% 450 1350
25% 25% 900 900

Matematik IPA Matematik


IPA
a a

c. Histogram
Contoh : Hasil tes matematika kelas IX di MTs Al Bidayah adalah sebagai berikut :
Frekuensi

Nilai Frekuensi
16
4 3
14
5 6
12
6 14
10
7 10
8
8 7
6
9 2
4
2
0
d. Poligon Frekuensi 4 5 6 7 8 9 10
Contoh : Gambarlah polygon frekuensi dari daftar distribusi frekuensi Nilai
berikut !

Berat badan Frekuensi Titik


(dalam Kg) Tengah
Frekuensi

40 – 44 4 42
45 – 49 5 47
50 – 54 9 52
55 – 59 15 57 15
60 – 64 12 62
65 – 69 5 67
10

5
2. Ukuran Pemusatan
a. Rata-rata (Mean)
0
Jumlahdata 37 42 47 52 57 62 67 72
Rata-rata (Mean) = Banyakdata
Berat badan (Kg)
b. Nilai Tengah (Median)
Median adalah data nilai yang letaknya tepat di tengah-tengah urutan data, setelah data
tersebut diurutkan dari yang paling kecil sampai yang paling besar.
 Jika Banyaknya kumpulan data berjumlah ganjil, maka mediannya adalah nilai yang
terletak di tengah-tengah
 Jika Banyaknya kumpulan data berjumlah genap, maka mediannya adalah nilai rata-rata
(Setengah dari hasil penjumlahan) dari dua nilai data yang terletak di tengah-tengah
c. Modus
Modus adalah nilai dari sekumpulan data yang paling sering muncul atau nilai yang frekuensinya
paling besar

CONTOH
2. Nilai ulangan matematika Iis adalah 5, 6, 8, 5, 7. tentukanlah
mean, median dan modusnya !
Jawab
Urutkan terlebih dahulu data dari yang terkecil sampai terbesar menjadi 5, 5, 6, 7, 8
jumlahdata 5 + 5 + 6 + 7 + 8 31
a. Mean = = = = 6,2
banyakdata 5 5
b. Karena banyaknya data adalah ganjil yaitu 5, maka median nya adalah 6

5 , 5 , 6 , 7 , 8

c. Nilai yang paling sering muncul pada data diatas adalah 5 sebanyak dua kali, maka
Modus dari data di atas adalah 5

2. Tentukan Mean, median dan modus dari data 3, 7, 4, 9, 6, 8


Jawab
Urutkan terlebih dahulu data dari yang terkecil sampai terbesar menjadi 3, 4, 6, 7, 8, 9
3+4 +6 +7 +8 +9
e. Mean = = 6 ,17
6
6 +7
f. 3 , 4 , 6 , 7 , 8 , 9 Median = = 6,5
2
g. Karena semua nilai sama banyaknya yaitu 1 kali muncul, maka modusnya tidak ada

3. Tentukanlah Mean, Median dan modus dari data di bawah ini !


Nilai 4 5 6 7 8
Frekuensi 5 8 6 4 2 = 25
Jawab
(4 × 5) + (5 × 8) + (6 × 6) + (7 × 4) + (8 × 2)
a. Mean =
25
20 + 40 + 36 + 28 + 16 140
= = = 5,6
25 25
b. Karena Jumlah Frekuensi adalah 25, maka Mediannya adalah data yang terletak pada
urutan ke-13 ( 12 1 12 )
Data ke-13 pada table di atas terletak pada kolom frekuensi 8, sehingga Mediannya adalah 5.
c. Modus = 5, karena nilai 5 memiliki frekuensi yang paling besar

B. PELUANG
1. Titik sampel dan Ruang sampel
Titik sampel adalah hasil dari setiap percobaan, sedangkan ruang sampel adalah himpunan dari
seluruh hasil suatu kejadian/percobaan.
Contoh 1
Dua buah mata uang logam di lemparkan satu kali, tentukan titik sampel dan ruang sampelnya!
Jawab
Mata uang logam terdiri dari Gambar dan Angka, maka :

Mata uang 1
Mata uang 2

A G • Titik sampelnya ada 4 antara lain (A, A), (A, G), (G, A),
A (A, A) (A, G) (G, G)
G (G, A) (G, G) • Ruang sampelnya = {(A, A), (A, G), (G, A), (G, G)}

Contoh 2
Sebuah dadu dan sebuah mata uang logam dilempar bersamaan, tentukan titik sampel dan ruang
sampelnya !
Jawab
Dadu terdiri dari (1, 2, 3, 4, 5, 6) dan mata uang (A, G), maka :

Dadu
Mata uang

1 2 3 4 5 6
A (A, 1) (A, 2) (A, 3) (A, 4) (A, 5) (A, 6)
G (G, 1) (G, 2) (G, 3) (G, 4) (G, 5) (G, 6)

• Titik sampelnya ada 12, antara lain (A, 1), (A, 2), (A, 3), (A, 4), (A, 5), (A, 6), (G, 1),
(G, 2), (G, 3), (G, 4) (G, 5) (G, 6)
• Ruang sampelnya : {(A, 1), (A, 2), (A, 3), (A, 4), (A, 5), (A, 6), (G, 1), (G, 2), (G, 3), (G,
4) (G, 5) (G, 6)}

2. Peluang suatu kejadian


Keterangan
n( A) • P(A) : Peluang munculnya kejadian A
P(A) = • n(A) : Banyak titik sampel kejadian A
n( S )
• n(S) : Banyaknya anggota ruang sampel

Contoh 1
Sebuah dadu dilemparkan 1 kali, tentukan peluang munculnya :
a. Mata dadu 3
b. Mata dadu ganjil
c. Mata dadu lebih dari 2
Jawab
Ruang sampel pada pelemparan sebuah dadu = 6 yaitu {1, 2, 3, 4, 5, 6}
a. Titik sampel untuk mata dadu 3 ada 1, maka :
1
P(mata dadu 3) =
6
b. Titik sampel untuk mata dadu ganjil ada 3 yaitu {1, 3, 5}, maka :
3 1
P(mata dadu ganjil) = =
6 2
c. Titik sampel untuk mata dadu lebih dari 2 ada 4 yaitu {3, 4, 5, 6}, maka :
4 2
P(>2) = =
6 3

Contoh 2
Jika suatu huruf dipilih secara acak dari huruf-huruf pada kata “MATEMATIKA”, berapakah
peluang yang dipilih itu huruf
a. M d. Konsonan
b. A e. Bukan A maupun M
c. Vokal
Jawab
2 5
a. P(M) = = 0,2 d. P(Konsonan) = = 0,5
10 10
3 5
b. P(A) = = 0,3 e. P(Bukan A atau M) = = 0,5
10 10
5
c. P(Vokal) = = 0,5
10

3. Kisaran Nilai peluang

• Jika T Suatu kejadian dan P(T) adalah peluang kejadian T, maka 0 ≤ P(T) ≤ 1
• Jika P(T) = 0, maka kejadian T tidak mungkin (Mustahil)
• Jika P(T) = 1, maka kejadian T pasti terjadi

Contoh 1
• Berapakah peluang terdapat siswa MTs Al Bidayah yang berumur 45 tahun ?
• Berapakah peluang bahwa setiap manusia akan mati ?
Jawab
• Karena Mustahil terdapat siswa MTs Al Bidayah yang berumur 45 tahun, maka P(A) = 0
• Karena setiap manusia pasti akan mati, maka P(A) = 1

Contoh 2
Suatu hasil pengamatan selama 30 hari, ternyata banyaknya hari turun hujan adalah 16 hari.
Tentukan peluang kejadian :
• Turunnya hujan pada bulan tersebut
• Tidak hujan dalam hujan tersebut
Jawab
• Misal A adalah kejadian turunnya hujan dalam 30 hari, maka :
16
P(A) = = 0,53
30
• Misal B adalah kejadian tidak turunnya hujan dalam 30 hari, maka :
P(B) = 1 – 0,53
= 0,47

4. Frekuensi Harapan

Frekuensi harapan suatu kejadian = Peluang kejadian tersebut x Banyaknya percobaan.

Contoh :
Jika sebuah dadu dilempar 300 kali, tentukan frekuensi harapan munculnya mata dadu 2 dan
mata dadu genap !
Jawab
1 1
• P(2) = , maka Frekuensi harapan muncul angka 2 = x 300 = 50 kali
6 6
3 3
• P(mata dadu genap) = , maka Frekuensi harapan muncul mata dadu genap = x 300 = 150
6 6
kali
UJI KOMPETENSI 4

1. Tentukan Mean, Median dan modus dari menjadi 158 cm. Tinggi anak baru tersebut
data berikut ini ! adalah …
• 5, 5, 8, 6, 9, 7, 3 9. Berat-rata-rata 5 orang adalah 43 Kg. Jika
• 4, 5, 7, 6, 8, 9, 6, 7, 11 satu orang meninggalkan kelompok tersebut
• 2, 2, 4, 6, 6, 5, 6, 9, 12, 13 maka berat rata-ratanya menjadi 40 Kg.
• 14, 6, 13, 7, 6, 12, 8, 9, 10, 12, 8, 8 Berat orang yang meninggalkan kelompok
2. Tentukan Mean, Median dan modus dari tersebut adalah …
data berikut ini ! 10. Diagram disamping
menunjukkan
a. ANilai 4 5 6 7 8 B. Inggris 420 kegemaran siswa
600 IPA
Frekuensi 4 2 6 5 3 IPS 180 terhadap mata
Matematika
720 pelajaran.
B. Indonesia Jika banyaknya siswa
b. Nilai 3 4 6 7 9 720 orang, tentukan
Frekuensi 7 5 4 5 3 banyaknya siswa pada
masing-masing
3. Perhatikan tabel berikut ! Jika mean dari pelajaran !
table di bawah adalah 5,9. Tentukan nilai x !
11. Nilai rata-rata tes matematika dari 14
Nilai 4 5 6 7 8 orang siswa adalah 7,0. Bila nilai Kasino
Frekuensi 6 3 x 5 4 ditambahkan maka rata-ratanya berubah
menjadi 6,8. Nilai tes matematika Kasino
4. Mean dari table frekuensi di bawah adalah adalah …
5,0. Maka nilai x adalah … 12. Nilai rataan dari 40 siswa adalah 6,5. Bila
Nilai seorang siswa lagi ditambahkan, nilai
Nilai 4 5 6 7 8 rataannya menjadi 6,55. Nilai siswa yang
Frekuensi 6 3 4x 5 4 ditambahkan tersebut adalah …
13. Dua buah uang logam di lemparkan satu kali.
5. Tentukan Mean, median dan modus dari Tentukan peluang munculnya :
diagram di bawah ! • Dua angka
• Satu gambar dan satu angka
14. Dua buah dadu di lemparkan satu kali.
Frekuensi

Tentukan peluang munculnya :


35 • Dadu berjumlah 6
• Dadu dengan angka kembar
25
• Dadu berjumlah lebih dari 9
20
15. Dua mata uang logam di lempar sebanyak
15
100 kali. Frekuensi harapan munculnya :
5 • Satu gambar * Dua
angka
6. Jumlah nilai rapor
5 6 Ani
7 dari
8 11
9 bidang studi 16. Dari seperangkat kartu bridge diambil kartu
Nilai rapor Ani adalah
adalah 85. Nilai rata-rata secara acak. Peluang yang terambil :
… • Kartu As
7. Nilai 10 siswa dalam ulangan matematika • Kartu berwarna merah
tercatat sebagai berikut : • Kartu Sekop
3 siswa mendapat nilai 7, 5 siswa mendapat 17. Tiga mata uang logam dilemparkan bersama
nilai 8 dan 2 siswa mendapat nilai 9. Maka sebanyak 120 kali. Berapakah frekuensi
Mean, median dan modus dari data tersebut harapan :
adalah … • Muncul 1 angka, 2 gambar
8. Tinggi rata-rata 4 orang anak adalah 156. • Muncul 2 angka, 1 gambar
Jika ada anak baru masuk kelompok • Muncul 3 angka
tersebut maka tinggi rata-rata sekarang