Вы находитесь на странице: 1из 4

RANCANGAN ALAT PRAKTIKUM

KONVERSI ENERGI

Mata Pelajaran

: Fisika

Kelas/Semester

: XII/I

Pokok Bahasan

: Energi

Nama alat

: Konversi Energi

Tujuan

: Membuktikan bahwa energi listrik dapat dikonversi


menjadi energi kinetik rotasi

A. Landasan Teori
Energi
Energi dari suatu benda adalah ukuran dari kesanggupan benda tersebut untuk
melakukan suatu usaha. Satuan energi adalah joule.
Pengertian

energi

listrik

adalah

kemampuan

untuk

melakukan

atau

menghasilkan usaha listrik (kemampuan yang diperlukan untuk memindahkan muatan


dari satu titik ke titik yang lain).

Energi listrik dilambangkan dengan W.

Sedangkan perumusan yang digunakan untuk menentukan besar energi listrik adalah :
W = Q.V
keterangan :
W = Energi listrik ( Joule)
Q = Muatan listrik ( Coulomb)
V = Beda potensial ( Volt )
Karena I = Q/t maka diperoleh perumusan
W = (I.t).V
W = V.I.t
Jika energi kinetik translasi merupakan energi yang dimiliki oleh benda-benda
yang bergerak pada lintasan lurus, maka energi kinetik rotasi merupakan energi yang
dimiliki oleh benda yang melakukan gerak rotasi. Bedanya, dalam gerak lurus kita
menganggap setiap benda sebagai partikel tunggal, sedangkan dalam gerak rotasi, setiap
benda dianggap sebagai benda tegar (Benda dianggap terdiri dari banyak partikel).
1

Secara matematis dapat ditulis = 2 2 .

Alat Konversi Energi


Prinsip kerja yang ditekankan pada alat konversi ini yaitu memahami bahwa suatu
bentuk energi dapat diubah atau dikonversi menjadi bentuk energi lain. Ketika generator
diberikan sumber tegangan (V), maka dalam generator akan mengalir arus (I).
Sementara generator berotasi, batang homogen yang panjangnya l juga ikut berotasi.
Pertama siswa dapat mengukur tegangan dan kuat arus yang ada dalam rangkaian.
Setelah itu, siswa menimbang massa batang, mengukur panjangnya, dan menghitung
frekuensi rotasi batang dalam satu menit. Tujuan pengukuran variabel-variabel tersebut
1

adalah untuk membuktikan persamaan . . = 2 . Jika hasilnya sama berarti


2

memang benar energi listrik dapat dikonversi menjadi energi kinetik rotasi.

B. Design Alat yang Akan Dibuat


Poros rotasi

Tabung tempat generator

Balok sebagai bantalan generator

Banana plug tempat input tegangan

C. Alat dan Bahan


Adapun alat dan bahan yang dibutuhkan antara lain:
Bahan
1. Batang homogen yang panjangnya l
2. Generator
3. Power suplly
4. Bantalan
5. Tabung tempat generator
6. Kabel
Alat Perkakas
1. Gergaji

Batang homogen dengan


panjang l

2. Palu
3. Solder
4. Gunting Kaleng
5. Tang pengelupas kabel
6. Pahat

D. Cara Pembuatan
1.

Mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan.

2.

Memotong papan kayu secukupnya untuk membuat landasan/bantalan


generator (ukuran 20 cm x 15 cm) sebanyak 4.

3.

Merangkai papan tersebut menjadi kotak.

4.

Menaruh dan menempelkan tabung sebagai tempat generator di atas kotak


yang sudah dibuat.

5.

Memasang batang pada poros rotasi generator.

6.

Memasang banana plug pada kotak sebagai tempat kabel/lead untuk


menyuplay tegangan ke generator.

E. Cara Penggunaan Alat


1. Rangkai alat dan bahan sehingga menjadi sebuah alat praktikum sesuai dengan
gambar di bawah ini.

2. Hubungkan alat praktikum dengan catu daya


3. Setelah generator berputar, otomatis batang juga ikut berputar. Hitung
banyaknya putaran yang terjadi selama satu menit.
4. Catat hasil pengamatan dalam tabel data
5. Hitung frekuensi putaran batang terhadap poros
6. Hitung besar =2f

7. Hitung besar momen inersia batang sebesar = 3 2


8. Selanjutnya buktikan konversi energi listrik menjadi energi kinetik rotasi
1

sesuai persamaan . . = 2 2
9. Simpulkan hasil percobaan

F.

Kesimpulan
Jadi konsep yang dijelaskan oleh penggunaan alat konversi energi ini adalah
perubahan energi listrik menjadi energimkinetik rotasi.