Вы находитесь на странице: 1из 33
Panduan Materi Matematika SMA/MA (IPA) MATEMATIKA PROGRAM STUDI IPA
Panduan Materi Matematika SMA/MA (IPA)
MATEMATIKA
PROGRAM STUDI IPA

Panduan Materi Matematika SMA/MA (IPA)

KATA PENGANTAR

Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 153/U/2003, tanggal 14 Oktober 2003, tentang Ujian Akhir Nasional Tahun Pelajaran 2003/2004, antara lain menetapkan bahwa dalam pelaksanaan ujian akhir nasional ada mata pelajaran yang naskah soalnya disiapkan oleh pusat dan ada mata pelajaran yang naskah soalnya disiapkan oleh sekolah. Mata pelajaran yang naskah soalnya disiapkan oleh pusat untuk SMA dan MA adalah (1) Program IPA mata pelajaran

Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika; (2) Program IPS mata pelajaran

Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa Inggris, dan Ekonomi; (3) program Bahasa mata pelajaran

Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan bahasa asing lainnya (Bahasa Arab, Bahasa Jepang,

Bahasa Jerman, Bahasa Prancis atau Bahasa Mandarin).

Berkaitan dengan hal tersebut, Pusat Penilaian Pendidikan menyiapkan buku panduan

materi untuk mata pelajaran-mata pelajaran yang naskah soalnya disiapkan oleh pusat. Buku ini

memuat uraian tentang hal-hal sebagai berikut.

  • 1. Gambaran umum.

  • 2. Standar kompetensi lulusan.

  • 3. Ruang lingkup, ringkasan materi, beserta latihan dan pembahasannya.

Buku panduan materi ujian ini dimaksudkan untuk memberi arah kepada guru dan siswa

tentang materi yang akan diujikan berkaitan dengan berbagai kompetensi lulusan dalam mata

pelajaran-mata pelajaran tersebut. Dengan adanya buku panduan materi ujian ini, diharapkan

para guru dapat menyelenggarakan proses pembelajaran yang lebih terarah, dan para siswa dapat

belajar lebih terarah pula. Dengan demikian, diharapkan para siswa dapat mencapai hasil ujian

yang sebaik mungkin.

Semoga buku ini bermanfaat bagi berbagai pihak dalam rangka meningkatkan mutu

proses dan hasil belajar siswa.

Jakarta, Desember 2003

Kepala Pusat Penilaian Pendidikan,

Panduan Materi Matematika SMA/MA (IPA) KATA PENGANTAR Keputusan Menteri Pendidikan Nasi onal No. 153/U/2003, tanggal 14

Bahrul Hayat, Ph.D.

NIP 131602652

Panduan Materi Matematika SMA/MA (IPA) KATA PENGANTAR Keputusan Menteri Pendidikan Nasi onal No. 153/U/2003, tanggal 14

Panduan Materi Matematika SMA/MA (IPA)

DAFTAR ISI

Halaman

Kata Pengantar

...........................................................................................................

i

Daftar Isi ....................................................................................................................

ii

Gambaran Umum

.......................................................................................................

1

Standar Kompetensi Lulusan .....................................................................................

2

Ruang Lingkup dan Ringkasan Materi ......................................................................

3

Kompetensi 1 .................................................................................................

3

Kompetensi 2

31

Kompetensi 3 .................................................................................................

37

Kompetensi 4 .................................................................................................

44

Kompetensi 5 .................................................................................................

50

Kompetensi 6 .................................................................................................

57

Kompetensi 7 .................................................................................................

77

Panduan Materi Matematika SMA/MA (IPA) DAFTAR ISI Halaman Kata Pengantar ........................................................................................................... i Daftar Isi .................................................................................................................... ii

Panduan Materi Matematika SMA/MA (IPA)

GAMBARAN UMUM • Pada ujian nasional tahun pelajaran 2003/2004, bentuk tes Matematika tingkat SMA/MA berupa tes
GAMBARAN UMUM
Pada ujian nasional tahun pelajaran 2003/2004, bentuk tes Matematika
tingkat SMA/MA berupa tes tertulis dengan bentuk soal pilihan ganda,
sebanyak 40 soal dengan alokasi waktu 120 menit.
Acuan yang digunakan dalam menyusun tes ujian nasional adalah
kurikulum 1994 beserta suplemennya, dan standar kompetensi lulusan.
• Materi yang diujikan untuk mengukur kompetensi tersebut meliputi:
persamaan dan fungsi kuadrat; fungsi komposisi dan invers; suku
banyak; sistem persamaan linear dan program linear; matriks; notasi
sigma; barisan dan deret bilangan; eksponen dan logaritma; bangun
ruang; ukuran pemusatan; ukuran penyebaran; peluang; fungsi
trigonometri; persamaan dan pertidaksamaan trigonometri; logika
matematika; lingkaran; ellips; parabola; hiperbola; transformasi; vektor;
limit; diferensial, dan integral.
DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 1
DEPDIKNAS
Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan
1

Panduan Materi Matematika SMA/MA (IPA)

Standar Kompetensi Lulusan

  • 1. Siswa mampu memahami konsep dan operasi hitung pada bentuk aljabar, persamaan, pertidaksamaan, fungsi, sistem persamaan linear dan program linear, barisan dan deret bilangan, matriks, dan suku banyak, serta mampu menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

  • 2. Siswa mampu memahami konsep kedudukan titik, garis, bidang, jarak, dan sudut pada bangun ruang, serta mampu menggunakannya untuk menyelesaikan masalah.

  • 3. Siswa mampu mengolah, menyajikan, menafsirkan data, dan mampu menggunakan kaidah pencacahan untuk menentukan nilai peluang kejadian, serta mampu menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

  • 4. Siswa mampu memahami konsep perbandingan dan fungsi trigonometri, serta mampu menggunakannya untuk menyelesaikan masalah.

  • 5. Siswa mampu memahami konsep logika matematika untuk penarikan kesimpulan dan pemecahan masalah.

  • 6. Siswa mampu memahami konsep irisan kerucut, transformasi, dan vektor, serta mampu menggunakannya untuk menyelesaikan masalah.

  • 7. Siswa mampu memahami konsep limit, diferensial, dan hitung integral, serta mampu menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 2
DEPDIKNAS
Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan
2

Panduan Materi Matematika SMA/MA (IPA)

RUANG LINGKUP DAN RINGKASAN MATERI

KOMPETENSI 1
KOMPETENSI 1

Siswa mampu memahami konsep dan operasi hitung pada bentuk aljabar,

persamaan, pertidaksamaan, fungsi, sistem persamaan linear dan program linear,

barisan dan deret bilangan, matriks, dan suku banyak, serta mampu

menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ruang Lingkup

  • I. Logaritma, persamaan eksponen, persamaan logaritma, fungsi eksponen, fungsi

1.

logaritma, dan fungsi rasional.

  • I. Persamaan kuadrat dan pertidaksamaan kuadrat.

2.

  • I. Fungsi kuadrat, komposisi fungsi dan fungsi invers.

3.

  • I. Sistem persamaan linear.

4.

  • I. 5. Program linear.

  • I. Notasi sigma, barisan bilangan dan deret.

6.

  • I. 7. Matriks.

  • I. Suku banyak.

8.

Ringkasan Materi

  • I. 1. Logaritma, persamaan eksponen, persamaan logaritma, fungsi eksponen,

fungsi logaritma dan fungsi rasional.

  • A. Sifat-sifat eksponen

    • 1. +

a

p

×

a

q

=

a

p

q

  • 2. a

p

:

a

q

=

a

p

q

  • 3.   

a

p

 

q

=

a

p .q

  • 4. (

a .b

)

p

=

a

p

.b

p

a

p

  • 5. =

b

a

p

b

p

  • 6. a

0

= 1

7.

8.

a

-p

=

1

a

p

q p a
q
p
a

p

=

a

q

DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 3
DEPDIKNAS
Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan
3
  • B. Sifat-sifat logaritma

Panduan Materi Matematika SMA/MA (IPA)

  • 1. +

a

log b

a

log c

=

a

log bc

  • 2. b

a

log b

a

log c

=

a

log

c

 
  • 3. n

a

log b

=

n

a

log b

  • 4. ×

a

log b

b

log c

=

a

log c

c

  • 5. =

a

log b

log b

c

log a

  • C. Bentuk persamaan eksponen

f

(x )

  • 1. f

Jika

a

= 1 maka

(x )

= 0

f

(x )

  • 2. maka f

Jika

a

=

a

p

(x )

= p

  • 3. (x )

Jika

a

f

(x )

=

a

g

maka f

(x )

=

g

(x )

  • 4. Persamaan eksponen yang dapat dikembalikan ke persamaan kuadrat.

  • D. Pertidaksamaan eksponen

  • 1. Untuk 0 < a < 1

 

a.

Jika

a

f

(x )

a

g

(x )

maka f

(x )

g

(x )

b.

Jika

a

f

(x )

a

g

(x )

maka f

(x )

g

(x )

  • 2. Untuk a > 1

 

a.

Jika

a

f

(x )

a

g

(x )

maka f

(x )

g

(x )

b.

Jika

a

f

(x )

a

g

(x )

maka f

(x )

g

(x )

  • 1. Jika

a

log f ( x )

  • 2. Jika

a

log f ( x )

=

=

a

a

log p

maka f

(x )

= p

log g ( x )

maka f ()

x

= g ()

x

 
 

dengan syarat :

f (x ) > 0 dan

  • 1. Untuk 0 < a < 1

 

a.

Jika

a

log f ( x )

a

log

g ( x )

maka f (x )

g

(x )

b.

Jika

a

log f ( x )

a

log

g ( x )

maka f (x )

g

(x )

  • 2. Untuk a > 1

 

a.

Jika

a

log f ( x )

a

log

g ( x )

maka f (x )

g

(x )

b.

Jika

a

log f ( x )

a

log

g ( x )

maka f (x )

g

(x )

  • E. Bentuk persamaan logaritma

g (x ) > 0

  • 3. Persamaan logaritma yang dapat dikembalikan ke persamaan kuadrat.

  • F. Pertidaksamaan logaritma

dengan syarat : f (x ) > 0 dan g (x ) > 0 DEPDIKNAS Hak
dengan syarat :
f (x ) > 0 dan
g (x ) > 0
DEPDIKNAS
Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan
4

Latihan dan Pembahasan

Panduan Materi Matematika SMA/MA (IPA)

4 x + 3 4 8 x + 5 1. Nilai x yang memenuhi persamaan =
4 x + 3
4
8 x + 5
1.
Nilai x yang memenuhi persamaan
=
adalah …
9
2
9
a.
c.
e.
5
5
5
2
4
b.
d.
(Ebtanas 2000)
5
5
Pembahasan :
4 x + 3
4
5
=
8 x +
) x + 5
(
) x + 3
2
= (
3
2
2
4
3
x + 15
2x + 6
=
4
5x
=
−9
9
x
=
5
Kunci : A
2
2
2
2.
Himpunan penyelesaian
log( x
3
x +
2)
<
log(10
− x
)
, x ∈ R , adalah…
a.
{ x
/ − 2 <
x < 1
atau 2
< x < 4 }
b.
{ x
/ x < 1
atau
x > 2 }
c.
{ x
/ − 2 <
x < 4 }
d.
{ x
/ x
> 10 }
e.
{ }
(Ebtanas 2002)
Pembahasan :
syarat :
2
2
2
log( x 2 −
3 x
+
2 )
<
log( 10 − x )
x
3
x +
2
>
0
2
x
3 x
+
2
< 10 − x
(x − 2 ) (x − 1) > 0
2
x
2
x −
8
<
0
x
< 1 atau
x > 2
(x − 4 ) (x + 2 ) <
0
⊗ 10 − x > 0
− 2 < x <
4
x < 10
DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 5
DEPDIKNAS
Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan
5

2 < x < 4

x < 1

atau

x > 2

x

< 10

Panduan Materi Matematika SMA/MA (IPA) -2 4 1 2 10
Panduan Materi Matematika SMA/MA (IPA)
-2
4
1
2
10
 

2 < x < 1 atau

 

Kunci : A

 
 

3

x

2

3

x +

4

<

9

x

1

a.

1 < x < 2

 

c.

3 < x < 2

e.

b.

2 < x < 3

d.

2 < x < 3

 

Pembahasan :

 

3 x

2

3

x +

4

<

9

x

1

 

3 x

2

3

x +

4

<

3

2(

x

1)

x

2

3

x +

4

<

2

x

2

x

2

5

x +

6

<

0

 

(x 2 )(x 3) < 0

 

2 < x < 3

 

Kunci : B

 

Jika x

1

 

2

maka

x

1

.

x

2

= ….

 

a.

2

c.

8

e.

27

b.

3

d.

24

 
 

2

Pembahasan :

3

3

log x

log x

3

3

.

log x

+

2

=

  3

2  

 

log x 1

 =

0

0

3 log x =

2

atau

3 log x =

1

 
 

x = 9

 

atau

x = 3

 
 

x

1

.

x

2

= 9 . 3 = 27

 

Kunci : E

 

adalah akar-akar persamaan :

2 < x < 4

  • 3. Nilai x yang memenuhi

adalah …

1 < x < 2

 

(UAN 2003)

 
 

2

3

log x

3

3

log x

+

2

=

0 ,

.

(UAN 2003)

 
  • 4. dan x

DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 6
DEPDIKNAS
Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan
6

Panduan Materi Matematika SMA/MA (IPA)

I. 2. Persamaan dan Pertidaksamaan kuadrat.

  • A. Persamaan Kuadrat

    • 1. Bentuk Umum :

2

ax

+ bx + c = 0

, a , b dan c R dan a 0

  • 2. Menentukan akar-akar persamaan kuadrat dengan cara

    • a. memfaktorkan

    • b. melengkapi kuadrat sempurna

    • c. menggunakan rumus ABC :

x

1 2

.

=

b

±

b

2

4

ac

  • 2 a

  • 3. Jenis-jenis akar persamaan kuadrat :

2

ax

+ bx + c =

  • 0 mempunyai : akar real berlainan jika D > 0

akar real sama jika D = 0

akar tidak real jika D < 0

D adalah diskriminan

ax

2

+ bx + c =

0

,

D =

b

2

4 ac

  • 4. Rumus jumlah dan hasil kali akar-akar persamaan kuadrat : Akar-akar persamaan

ax

2

+ bx + c =

0

adalah x 1 dan x 2 .

x

1

+

x

2

=

b

a

dan

x

1

.

x

2

=

c

a

  • 5. Menyusun persamaan kuadrat yang diketahui akar-akarnya dengan cara :

    • a. perkalian faktor :

(

x x

1

) (

x x

2

)

= 0

  • b. menggunakan rumus jumlah dan hasil kali akar-akar tersebut :

x

2

(

x

1

+ x

2

)

x + x

1

.x

2

= 0

  • 6. kuadrat

Menyusun

persamaan

baru

jika

akar-akarnya

diketahui

mempunyai

hubungan

dengan

 

akar-akar

persamaan

kuadrat

yang

diketahui.

  • B. Pertidaksamaan Kuadrat

  • 1. Bentuk Umum :

2

ax

+ bx + c <

 

0

, bisa juga menggunakan tanda >,

atau , a , b dan c R , a 0

  • 2. Menyelesaikan pertidak samaan kuadrat dengan menggunakan garis bilangan atau grafik fungsi kuadrat.

  • 3. Pemakaian diskriminan persamaan kuadrat . Menentukan koefisien persamaan kuadrat yang akarnya memenuhi sifat tertentu. misal : akar real, akar tidak real, akar berkebalikan, dsb.

DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 7
DEPDIKNAS
Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan
7

Latihan dan Pembahasan

Panduan Materi Matematika SMA/MA (IPA)

1.

Jika

x

1

dan

x

2

akar-akar persamaan

x

2

+ px +

1

=

0 , maka persamaan kuadrat

yang akar-akarnya

2

+

2

dan

x

  • 1 +

x

2

adalah ….

 

x

1

x

2

a.

x

2

2

p

2

x +

3

=

0

d.

x

  • 2 0

3

px + p

2

=

 

b.

x

2

+

2

px +

3

p

2

=

0

e.

x

2

+ p

2

x + p =

0

c.

x

2

+

3

px +

2

p

2

=

0

 

(Ebtanas 2001)

Pembahasan :

Misal akar-akar persamaan kuadrat baru adalah α dan β .

 

α =

2

+

2

=

(

2 x

1

+ x

2

)

= 2 p

dan β

=

  • x 1

+ x

2

=

p

x

1

x

2

x

1

x

2

Jadi persamaan kuadrat baru :

(x

− α

)(x

− β

)

= 0

 

(x

(

2

p

))(x

()

p

)

= 0

 

(x

+ 2 p

)(x

+ p

)

= 0

 

x

2

+

3

px +

2

p

2

= 0

Kunci : C

  • 2. adalah akar-akar persamaan kuadrat

Jika x

1

dan x

2

2

  • x , p konstanta

+ x p =

0

positif, maka

x

1

+

x

2

= ….

 

x

2

x

1

a.

2

1

c.

2

  • 1 2 +

e.

1

p

p

p

b.

1

2

d.

1

p

p

 

(Ebtanas 2001)

Pembahasan :

x

1

+

x

2

=

x

1

2

+

x

2

2

(

x

  • 1 +

x

2

)

  • 2 2

x x

1

2

=

  • 1 +

2 p

 
 

=

 
   

x

2

x

1

1

= −

2

x x

1

2

x x

1

2

p

p

Kunci : A

DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 8
DEPDIKNAS
Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan
8

Panduan Materi Matematika SMA/MA (IPA)

  • 3. Persamaan kuadrat x

    • 2 mempunyai akar-akar nyata. Nilai m

+

(

m

2

)

x +

9

=

0

yang memenuhi adalah ….

  • a. m ≤ −4 atau m 8

c.

m ≤ −4 atau m 10

e.

8 m 4

  • b. m ≤ −8 atau m 4

d.

4 m 8

Pembahasan :

(Ebtanas 2002)

Persamaan kuadrat mempunyai akar-akar nyata D 0

b

2

4

ac

0

(

m 2

)

2

4 1 9

.

.

0

m

2

4

m +

4

36

0

m

2

4

m

32

0

(m 8 )(m + 4 )

0

m

≤ −4 atau m 8

Kunci : A

-4

8

4.

Persamaan

x

2

(1

m

)(8

+ x

2

m

)

+

12

=

0

mempunyai akar kembar, maka nilai

  • m = ….

a.

b.

2

3

2

Pembahasan :

c.

d.

0

3

2

e.

2

(UAN 2003)

Persamaan kuadrat mempunyai akar kembar :

  • D = 0

b

2

4

ac =

0

(

8

2

m

2

)()

4 1 m

.12 = 0

64 32 m + 4 m

2

48

+

48

m =

0

4 m

2

+

16

m +

16

=

0

m

2

+

4

m +

4

=

0

(

m + 2

)

2

= 0

m = −2

Kunci : A

I. 3. Fungsi kuadrat, Fungsi Komposisi dan Fungsi Invers.

  • A. Fungsi Kuadrat

    • 1. Bentuk Umum : f (x ) = ax

2

+ bx + c , a , b

dan c R dan a 0

  • 2. Grafik fungsi kuadrat disebut parabola, dengan persamaan :

2 y = ax + bx + c DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 9
2
y = ax
+ bx + c
DEPDIKNAS
Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan
9

Panduan Materi Matematika SMA/MA (IPA)

  • 3. Nilai maksimum atau nilai minimum y = ax

    • 2 + bx + c

untuk

x = −

b

 

2

a

adalah

D

y = −

  • 4 a

  • 4. Persamaan fungsi kuadrat yang grafiknya :

    • a. mempunyai titik balik maksimum/minimum ( p , q ) adalah

y

= f ()

x

=

α (x p )

2

  • b. memotong sumbu x di

(

x

1

,

0

)

+ q

dan ( x

2

,

0 )

adalah

y =

f

(

x

)

(

= α x x

1

)(

x x

2

)

  • B. Komposisi Fungsi :

    • 1. Komposisi fungsi adalah pemetaan dua fungsi (lebih) secara berturutan.

    • 2. Notasi Komposisi Fungsi :

A

B

C

 

f

g

x

y

z

h

x A ,

y B , dan

z C

f ( x ) = y ,

g ( y ) = z

dan h( x ) = z

h( x ) = g ( f (x )) = (g o f )(x )

g o f (x ) = komposisi fungsi f dilanjutkan dengan fungsi g. 3. Sifat Komposisi
g o f (x ) = komposisi fungsi f dilanjutkan dengan fungsi g.
3. Sifat Komposisi Fungsi :
f o g ≠ g o f
f o I = I o f
= f , I adalah fungsi identitas
( f o g ) o h = f o ()
g o h
C. Fungsi Invers
A
B
x ∈ A dan
y ∈ B
f
−1
f (x ) = y ,
f
( y ) = x
x
y
−1
f -1
f
adalah fungsi invers dari f.

Fungsi f mempunyai fungsi invers jika f korespondensi satu-satu.

Sifat Fungsi Invers :

1.

2.

f

o

f

1

=

f

1

o

f

= I

(

g o f

)

1

=

f

1

1

o g

DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 10
DEPDIKNAS
Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan
10

Panduan Materi Matematika SMA/MA (IPA)

Latihan dan Pembahasan

1.

Suatu fungsi kuadrat mempunyai nilai minimum 2 untuk

x = 3

dan untuk

x = 0 nilai fungsi itu 16. Fungsi kuadrat itu adalah ....

  • a. )

f

(

x

=

x

2

  • b. )

f

(

x

=

x

2

  • c. = 2 x

x

f

(

)

+

6

x +

8

6

x +

8

2

+

12

x +

16

 
  • d. (

f

  • e. (

f

x

x

)

)

= 2 x

= 2 x

  • 2 16

  • 12 x +

  • 2 16

  • 12 x

 

(Ebtanas 2002)

Pembahasan :

 

Fungsi kuadrat dengan nilai minimum 2 untuk x = 3

 

adalah

f

()

x

f (0 )

(

= α x 3

= 16

)

  • 2 2

 

f

()

0

(

= α 0 3

9α = 18

)

2

2

=

16

α = 2

()

Fungsi kuadrat f x

(

= 2 x 3

)

2

2

 

f

(

x

)

= 2 x

2

12

x +

16

Kunci : D

  • 2. Nilai maksimum dari fungsi f ()

x

= −2

2

x

 

+

(k

+

5

)x

+

1

2 k

adalah 5.

Nilai k yang positif adalah…

   
  • a. 1

c.

7

e.

9

  • b. 5

d.

8

 

(UAN 2003)

Pembahasan :

 

D

 

b

2

4

ac

Nilai maksimum adalah

 

y =

4

a

= −

 

4

a

 

f () x

= −2

x

  • 2 +

(k

+

  • 5 )x

+

1

2 k

DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 11
DEPDIKNAS
Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan
11

Panduan Materi Matematika SMA/MA (IPA)

Nilai maksimum :

 

y = −

b

2

(

k

4

4

a

+

5

ac

=

)

2

4

5

(

2

)(

1

2

k

)

 

4

(

2

)

 

k

2

+

10

k +

25

+

8

16

k

 

8

 
 

k

2

6

k +

33

=

40

 
 

k

2

6

k

7

=

0

(k

+ 1)(k 7

)

= 0

 
 

k = −1

atau

k = 7

 

Kunci : C

 
 

(x )

= 6 x 3

dan

g

(x )

= 5 x + 4

Jika ( f o g )(a ) = 81 maka nilai a = ….

a.

–2

c.

 

1

e.

3

b.

–1

d.

2

Pembahasan :

 
 

f (g (a )) =

81

 

f (5a + 4 ) = 81

6(5a + 4 ) 3 = 81

 

30 a = 60

 

a = 2

 

Kunci : D

 

Diketahui

f

(

x

1

)

=

x

1

2

x

1

,

1

2

dan

 

f

1

(x )

Rumus

f

1

(

2

x

1

)

=

….

 
 

x

2

 

1

x

1

1

a.

2

x

+

1

,

x ≠ −

2

c.

2

x +

1

,

x ≠ −

2

b.

4

x

x

+ 1

+

3

,

x ≠ −

3

4

d.

2

x

+

4

x +

1

3

,

3

x ≠ −

4

= 5

= 5

  • 3. Diketahui fungsi f

(Ebtanas 2001)

  • 4. x

adalah invers dari f (x ) .

e.

x

+ 1

2

x

4

,

x 2

(Ebtanas 2002)

DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 12
DEPDIKNAS
Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan
12

Panduan Materi Matematika SMA/MA (IPA)

5.

Pembahasan :

 

f

(

x

1

)

=

x

1

2

x

1

f

(

x

)

=

(

x

+

1

)

1

2(

x

+

1)

1

f

(

x

)

=

x

 

2

x

+ 1

Misal :

f (x ) = y maka

f

1

(

y

)

x

y =

2 x + 1

2 xy + y = x

2 xy x = − y

x (2 y 1) = − y

x

=

y

2

y

1

Kunci : D

(

Ditentukan g f

(x ))

=

f

(g ()

x )

.

 

Jika

f (x ) = 2 x + p

dan

g

(x )

a.

30

c.

90

b.

60

d.

120

Pembahasan :

 
 

g

(

f

(x ))

=

f

(g ()

x )

g

(2

x

+ p )(

=

f

3 x + 120 )

3()

2 x + p

+ 120 = 2(3 x + 120 ) + p

 

6 x + 3 p + 120 =

6 x

+ 240 + p

 

= x

f

1

(

y

)

=

2

y

y

1

f

1

(

x

)

=

2

x

x

1

(

2

x

1

)

=

(

2

x

2(2

x

 

1)

1

)

 

2

x

+

1

 

=

 

4

x

3

p = ….

 
 

(UAN 2003)

 

f

1

= 3 x + 120 , maka nilai

e.

150

1

2 p = 120

p = 60

Kunci : B

DEPDIKNAS Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan 13
DEPDIKNAS
Hak Cipta pada Pusat Penilaian Pendidikan
13

Panduan Materi Matematika SMA/MA (IPA)

6.

Fungsi f : R R didefinisikan sebagai

f

(

x

)

=

2

x

1

3

x +

4

,

x ≠ −

4

3

.

Invers dari fungsi f adalah f

1

(x )

= ….

a.

4

x

1

3

x

+

2

,

x ≠ −

2

3

c.

4

x

+

1

2

3 x

,

x

2

3

b.

4

x

+

1

3