You are on page 1of 161

Al Qur'an Diperolok-olokan

Disusun oleh : Rahmanhadiq

Seorang misionaris kristen menyerang ajaran Islam dengan menggunakan ayat-ayat AL Qur’an
yang menurutnya banyak mengandung kontradiksi. Tujuan dari misionaris Kristen ini adalah
untuk memperolok-olokan Al Qur’an lalu membengkokan iman seorang muslim sehingga
berbalik arah mengusung ajaran mereka yaitu ajaran Trinitas. Sebagai orang muslim yang
sedikit mengerti, saya mencoba menangkis serangan itu , demi untuk menyampaikan
kebenaran agar umat muslim tidak terpengaruh oleh hasutan-hasutan yang menyesatkan.

Dalam mukadimahnya misionaris itu mengutip surat Al Furqaan ayat 33, bahkan dia
menekankan bahwa AL Qur’an itu merupakan ketetapan Allah yang absolut sehingga tidak
boleh ada pertentangan di dalamnya. Tetapi dalam dawahnya itu , dia merubah terjemahan
surat Al Furqaan ayat 33 tersebut menjadi kalimat yang berbunyi ;

“ Dan mereka tidak akan membawa pertanyaan padamu karena Kami


mewahyukan kepada kamu kebenaran dan penjelasan yg terbaik
(QS Al Furq’aan 25:33)”.

“ Dan
Jika mereka
Al Qur’an tidakperkataan
adalah akan membawa pertanyaan
Allah, maka tidak bolehpadamu
ada satu karena Kami
saja kesalahan
di dalamnya !

Padahal terjemahan yang sebetulnya adalah ;


“ Tidaklah orang-orang kafir itu datang kepadamu (membawa) sesuatu yang ganjil,
melainkan Kami datangkan kepadamu suatu yang benar dan yang paling baik
penjelasannya.( QS 25:33)”.
Nyata sekali, ayat ini ditujukan kepada ahli kitab kafir yaitu para penyembah unsur 3 Allah
(ajaran Trinitas). Misionaris tersebut sengaja menghapus kata-kata kafir dari terjemahan ayat
tersebut karena dia menyadari bahwa ayat tersebut memang ditujukan untuk dirinya. Pada
ayat tersebut diatas, Allah menantang seluruh manusia yang mampu menggunakan pikiran
warasnya, agar memikirkan tentang paham yang aneh dari ajaran Trinitas. Sementara Al Qur’an
yang diturunkan Allah jelas-jelas merupakan petunjuk yang paling benar dan paling baik
penjelasannya dari pada ajaran Trinitas tersebut. Sebenarnya misionaris tersebut telah keliru
mengambil sebuah ayat Al Qur’an untuk membengkokkan pikiran orang muslim.

Beberapa gugatan yang diajukan oleh misionaris tersebut terhadap ayat-yat al qur’an antara
lain adalah ;

Tentang Penciptaan Alam Semesta

1- Kontradiksi dlm Penjumlahan Khusus mengenai Kesalahan Hitung Hukum Waris dlm
Qur'an
2- Penciptaan Langit dan Bumi
3- Langit dan Bumi diciptakan berpadu lalu dipisahkan ?
4- Matahari terbit dan terbenam
5- Bumi adalah tempat peristirahatan Matahari
6- Bintang diciptakan sebagai alat menimpuk Setan!
7- Bulan Bercahaya sendiri !
8- Langit/Surga sebuah ATAP yg menyelimuti Bumi
9- Matahari berputar mengelilingin Bumi
10- Bumi terbentang spt karpet permadani
11- Gunung diciptakan utk mematok Bumi agar tidak bergerak saat gempa bumi

Tentang Penciptaan Manusia

12- Manusia diciptakan dari Gumpalan Darah


13- Segala sesuatu diciptakan berpasangan ?

Tentang Penciptaan Qur'an

14- Bagaimana Qu’ran diturunkan? Lewat Jibril ayat Ruhul Qudus ?


15- Qur'an = Pembenaran atau Penggantian terhdp ayat-ayat yang diturunkan
sebelumnya? TTG ISLAM
Lain-lain
16- Anak-anak nabi NUH diselamatkan atau ditenggelamkan atau kedua-duanya ?
17- Firaun diselamatkan atau ditenggelamkan atau kedua-duanya ?
18- Orang Kristen masuk surga atau neraka atau kedua-duanya ?
19- Anggur haram di bumi, halal di surga
20- Homoseksualitas, antara ya dan tidak !
21- Zinah boleh atau tidak ? Tergantung dengan siapa dulu !
22-ALlah bisa punya anak atau tidak ?
23-Tentang Pembunuhan Isa?
24-Tidak ada Paksaan dalam Islam ?
25-Tentang Membunuh- dibolehkan atau dilarang?
26-Tentang Orang kritian Kafir?
27-Orang dapat diselamatkan dari neraka?
Perincian

Masing-masing permasaalahan ayat-ayat di dalam Al Qur’an itu , diuraikannya dengan alasan


sebagai berikut ;
1. Salah Hitung
Ini sering terjadi dalam Qur'an. Allahnya Islam rupanya tidak dapat
melakukan kalkulasi yg sangat simpel
a) BERAPA HARI UTK MENCIPTAKAN LANGIT DAN BUMI ?
Menurut keterangan QS 7:.54, 10:3 dan 11:7 , “ Sesungguhnya Tuhan
kamu alah Allah yang telah menciptakan (langit dan bumi) dalam enam
masa”.
Jadi menurut ayat2 diatas, Allah menciptakan bumi dan langit dalam 6
masa/hari.
TAPI kemudian lihatlah dibawah ini !

Menurut keterangan QS 41:9; “ Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah


kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa”
Menurut QS 41:10 ; “ Dan Dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung
yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya
kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam empat masa”.
Menurut QS 41:12 ; “ Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua
masa ... “

Nah sekarang, hitunglah sendiri : 2 (bagi bumi) + 4(bagi kadar2 makanan)


Untuk +menjelaskan
2 (bagi langit) = DELAPAN ,hari
keraguan-raguan dan BUKAN
sebaiknya ENAM !!!pertanyaan mendasar yang
ada beberapa
perlu dijawab antara lain ; Apakah yang dimaksud dengan langit ? Benda apa yang ada di dalam
langit ? Bumi termasuk benda langit atau tidak?

Sebenarnya seluruh ruang angkasa baik yang terlihat oleh mata maupun yang tidak , semuanya
adalah langit. Jadi bumi, matahari, bulan, planet-planet dan semua bintang-bintang berada di
dalam langit . Allah di dalam A Qur’an menyebutkan bahwa seluruh alam semesta ini terdiri dari
7 langit. Artinya Al Qur’an sudah mendahului hasil penelitian dan kesimpulan sain abad ini,
karena sampai saat ini manusia belum mampu menentukan luas dari alam semesta dengan
pasti, sehingga bagaimana bentuk dari 7 langit itu belum bisa ditentukan dengan pasti. Bukan
berarti keterangan Al Qur’an itu bohong atau salah, tetapi manusia yang belum sanggup
membuktikannya.

Saat ini, Manusia baru dapat membuktikan bahwa lapisan atmosfir Bumi terdiri dari 7 lapis
yaitu 1Troposfer yang merupakan lapisan atmosfir terdekat pada permukaan bumi, 2Stratosfer
3Ozone layer yang mengadung ozon untuk menyerap sinar UV dari matahari, 4Mesosfer,
5Termosfer, 6ionosfer dan 7Eksosfer.

Hasil penemuan sain ini cocok dengan petunjuk Allah yang tercantum pada surat Al Mu’minun
ayat 17 yang berbunyi ;

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan di atas kamu tujuh buah lapisan
(langit). dan Kami tidaklah lengah terhadap ciptaan(Kami).
( QS 23:17)”.

Petunjukan dari ayat diatas diperkuat lagi oleh Allah di dalam Al Qur’an surat Al Mulk ayat 3
yang berbunyi ;

“ Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis, kamu sekali-kali tidak melihat
pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah
berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? ( QS 67:3) “.

Bahkan menurut pakar Geologi mengatakan bahwa lapisan Bumi terdiri dari 7 lapisan yaitu;
1inti bagian dalam, 2inti bagian luar, 3Mesosfer, 4Asthenosfer, 5Lithosfer, 6Mantel dan
7Kerak .

Hasil penemuan Sain ini telah dinyatakan di dalam Al Qur’an 14 abad yang lalu dalam surat Ath
Thalaq ayat 12 yang berbunyi ;

“ Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pulalah halnya dengan bumi
(QS 65:12) “.

Seperti gambar berikut ;

Sementara menurut para Ahli Nuklir bahwa unsur terkecil dari suatu benda yaitu atom ,
electron mengelilingi inti atom dengan 7 lapisan.
Menurut hasil penelitian Borh, atom
mempunyai 7 lapisan yang dapat diisi oleh
electron-elektron sesuai dengan jumlah dan
tingkatan energy electron yang terdapat pada
atom tersebut.

Hidrogen sebagai atom dengan jumlah


electron terkecil dapat mengisi lapisan
pertama sedangkan atom dengan electron
terbanyak akan mengisi ke 7 lapisan tersebut.

Kembali ke ayat yang diragukan kebenarannya oleh misonaris diatas, maka saya menganjurkan
kepada dia untuk melakukan hitungan ulang.

Cobalah dihitung lagi keterangan kejadian alam dari ayat QS 7:54, QS 10:3 dan QS 11:7 diatas,
tidak akan ditemukan adanya kontradiksi tetapi justru saling menguatkan. Artinya beberapa
kali Allah mengatakan bahwa langit itu (termasuk di dalamnya Bumi, Matahari, planet-planet
dan Bintang-bintang secara keseluruhan) diciptakan selama 6 masa (hari).

Pertanyaannya adalah ; kenapa harus selama 6 masa, kalau langsung jadi saja bagaimana?
Bukankah Allah berkuasa untuk itu? Hal itu disebabkan karena seluruh alam yang fana ini tidak
sanggup menerima beban yang sangat berat untuk sekaligus jadi, tetapi alam membutuhkan
proses yang bertahap sebagaimana proses kejadian manusia di dalam rahim ibunya. Begitulah
kelemahan alam yang fana ini dibandingkan dengan sang Penciptanya, bahkan pada suatu saat
nanti alam semesta ini akan hancur dimakan umurnya sendiri sesuai dengan perjalan waktu
yang tidak bisa dihentikan oleh alam itu sendiri. Sama halnya dengan manusia yang tidak
sanggup menolak kematiannya.

Sekarang saatnya saya membahas surat Al Fushshilat ayat 9 sampai dengan ayat 12, kita akan
membahasnya satu per satu. Ayat 9 berbunyi ;

“ Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa
dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat) demikian itulah Tuhan semesta alam"
( qs 41:9)”.
Ayat ini nyata-nyata menampar orang kafir, sebagaimana dia tidak mengakui keEsaan Allah
tetapi mengusung ajaran Trinitas yang jelas-jelas mempersekutukan Allah dengan makhluk
ciptaanNYA.

Hanya Allah yang telah menciptakan bumi yang merupakan bagian dari langit selama 2 masa.
Pertanyaannya adalah; apakah hanya bumi saja yang diciptakan 2 massa? Bagaimana dengan
benda langit yang lainnya seperti bulan, matahari dan bintang-bintang, apakah dalam 2 masa
juga? Apakah bumi yang diciptakan terlebih duhulu, kemudian baru Allah terbang ke bulan, lalu
hinggap ke matahari kemudian melayang ke bintang-bintang yang banyak itu? Apakah Allah
menciptakan satu-persatu atau sekaligus?

Untuk menjawab pertanyaan diatas, saya ajak pembaca untuk menelusuri ayat-ayat al qur’an
yang lain supaya dapat memahaminya. Menurut Al Qur’an, seluruh alam semesta ini dulunya
berasal dari satu kesatuan yang mengalami pemisahan, seperti yang tercantum pada Surat AL
ANBYAA' - Ayat 30 yang berbunyi ;

“ Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu
keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari
air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?
( QS 21:30)”

Menurut hasil telaah para ahli astronomi, menunjukkan bahwa alam semesta ini berasal dari
pemisahan akibat ledakan besar (teori Big Bang) yang menyebabkan seluruh benda-benda
langit ini makin lama makin meluas atau melebar. Artinya seluruh benda langit ini terbentuk
sekaligus akibat ledakan besar itu. Masing-masing pecahan yang berasal dari pusat ledakan itu
membentuk unsur-unsur yang berlainan karakteristiknya, seperti matahari, bintang-bintang ,
bumi , bulan asteroid, komet dan lain sebagainya.

Menurut al qur’an , sebelum Matahari, Bulan serta bintang-bintang terbentuk, masing-masing


masih berupa asap (gas) yang berasal dari sumber ledakan dahsyat. Seperti yang tercantum
dalam surat Al Fushshilat ayat 11 yang berbunyi;

“ Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya
dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau
terpaksa". Keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka hati ( QS 41:11)”.

Ayat diatas memberi petunjuk bahwa setelah penciptaan langit dan bumi itu rampung, maka
keduanya tunduk kepada ketentuan yang sudah ditetapkanNYA. Misalnya bulan mengorbit
bumi, bumi berotasi, matahari bersinar dan begitu juga dengan bintang-bintang lainnya yang
masih belum diketahui karakteristiknya dengan pasti. Bumi ini merupakan bagian dari benda-
benda langit lainnya.

Jadi jelaslah bahwa Allah menciptakan alam semesta ini sekaligus bukan satu persatu, termasuk
bumi, bintang-bintang, matahari dan bulan. Artinya penciptaan benda-benda langit termasuk
bumi atau seluruh alam semesta yang merupakan tujuh langit itu, mulai dari ledakan awal lalu
berubah menjadi gumpalan asap lalu memadat dan kemudian tunduk mengikuti sistim
peredaran yang sudah ditetapkan , membutuhkan waktu selama 2 masa. Hal ini sesuai dengan
ketentuan ayat ke 12 dari surat Al Fushshilat yang berbunyi ;

“ Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap
langit urusannya (QS 41:12)”.

Pertanyaannya adalah ; apakah yang terjadi setelah penciptaan 2 masa itu? Ternyata setelah
selasai 2 masa tersebut, Allah masih melanjutkan proses penciptaan alam semesta ini. Akan sia-
sialah alam ciptaan Allah ini kalau tidak dapat mendukung system kehidupan. Akan sia-sialah
Bumi ini kalau hanya berupa benda mati tanpa didiami oleh makhluk hidup seperti tumbuh-
tumbuhan, hewan dan manusia. Hal ini sesuai dengan petunjuk dan keterangan surat AL
Fushshilat ayat 10 yang berbunyi ;

“ Dan Dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya
dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (habitat dan ekosistimnya) dalam
empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya (QS 41:10)”.

Keterangan ayat diatas memberi petunjuk bahwa persiapan bumi untuk dapat menampung
sistim kehidupan membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan penciptaan langit dan
bumi itu sendiri. Persiapan bumi tersebut antara lain adalah; terbentuknya system penstabil
suhu dan sistim peredam getaran yaitu berupa gunung-gunung yang kokoh, sistim pendingin
lainnya seperti ; air laut, es dan air tawar, lapisan udara dan atmosfir bumi yang dapat mecegah
pemanasan global dan kerusakan akibat radiasi sinar UV dari Matahari serta melindungi bumi
dari jatuhan meteor-meteor dan banyak lagi sistem pertahanan bumi yang belum diketahui
dengan pasti. Ternyata Allah sudah mempersiapkan dan merancang bumi untuk tempat
kehidupan manusia jauh sebelum manusia (Adam) diciptakan. Takdir manusia telah ditentukan
oleh Allah untuk hidup di atas bumi, karena manusia sudah dipersiapkan akan memimpin dan
mengelolanya.

Surat Al Fushshilat ayat 9 dilengkapi dan disempurnakan oleh surat Al Fushshilat ayat 12, kedua
ayat dalam surat ini saling melengkapi dan saling terkait. Tidak ada pertentangan pada kedua
ayat tersebut. Orang-orang kafir selalu mencari-cari alasan untuk menentang ayat-ayat Allah
dan memperolok-olokannya padahal mereka mengetahuinya.
Jadi kalau di jumlahkan lama penciptaan bumi oleh Allah di dalam al Qur’an adalah ; 2 masa + 4
massa = 6 massa. Artinya penciptaan Bumi sama dengan penciptaan alam semesta yaitu 6
masa. Sementara si pengolok-olok ini menjumlahkannya menjadi 8 karena dia mengira bahwa
Bumi ini tidak termasuk benda angkasa dan tidak termasuk bagian dari jagat raya ini, seolah-lah
dia hidup di alam lain yang hanya dikhususkan untuknya sendiri.

Kesimpulannya adalah bahwa bumi ini merupakan bagian dari sistim jagat raya yang diciptakan
selama 6 massa. Pertanyaannya adalah ; Kalau Bumi telah dirancang untuk menampung
kehidupan diatasnya sesuai dengan 4 masa penciptaan berikutnya, maka apakah benda-benda
angkasa lainnya seperti planet dan bintang-bintang telah siap menampung kehidupan untuk
manusia? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Al Qur’an menantang seluruh manusia untuk
menjelajahi ruang angkasa dan mengunjunginya. Manusia tidak akan sanggup melintasinya jika
hanya dengan mengkhayal dan bermimipi , melainkan harus dengan kemampuan ilmu
pengetahuan dan teknologi yang canggih , seperti yang di abadikan pada Al Qur’an dalam surat
Ar Rahmaan ayat 33 yang berbunyi ;

“ Hai sekalian jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru
langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak akan dapat menembusnya melainkan
dengan kemampuan (sain dan teknolgi) ( QS 55:33)”.

Kemajuan sain abad sekarang belum mampu untuk membuktikan adanya benda angkasa lain
yang dapat mendukung kehidupan manusia disana, tetapi baru pada tahap memprediksi
berdasarkan teknologi yang dimiliki sain saat ini. Para ahli Astronomi berpendapat bahwa tidak
satupun planet tata surya ini dapat menampung kehidupan manusia karena iklim dan
temperaturnya yang tidak bersahabat juga tidak adanya tanda-tanda kehidupan di planet
tersebut. Pakar astronomi memprediksinya berdasarkan perkiraan suhu dari warna planet yang
dihasilkan.
Misalnya planet Venus(480oC) dan Merkurius (450oC), merupakan suhu yang sangat tinggi
karena kedua planet ini dekat dengan matahari, sementara planet yang lebih jauh dari bumi
terhadap matahari seperti Saturnus(-180oC), Yupiter(-150oC) dan Uranus(-214oC) sangat dingin
karena jauh dari matahari. Saat ini belum ada manusia yang berhasil mendarat di salah satu
planet tata Surya tersebut, apalagi di bintang-bintang lainnya yang jumlahnya bermilyar-milyar.
Diantara milyaran bintang yang ada, kebolehjadian menemukan planet seperti bumi masih ada
harapan, dan salah satunya memang telah ditemukan, yakni planet yang mengelilingi bintang
redup Gliese 581, yang terletak pada 20,5 tahun cahaya dari bumi, dan berada pada rasi Libra.
(catatan : jarak Bumi –Gliese adalah setara dengan 20,5 x 9.500.000.000.000 kilometer)
Penemuan dilakukan dengan teleskop European Southern Observatory (ESO) bergaris tengah
3,6 meter yang ada digurun Atacama Chile. Salah satu yang menjadi landasan bagi para
astronom penemu mengatakan planet tersebut serupa dengan bumi adalah kemungkinan
adanya air yang mengalir dipermukaannya. Ini dapat terjadi karena suhu planet tersebut
sedang, artinya tidak seextrim Merkurius. Stephane Udry dari Observatorium Geneva yang
mengepalai penulisan laporan penemuan ini di Journal Astronomy & Astrophysics terbitan
mendatang menyebutkan, suhu rata-rata planet ini antara 0 derajat dan 40 derajat celcius, jadi
memungkinkan adanya air dalam wujud cair. Dengan adanya air dalam bentuk cair, ada pula
kemungkinan terdapat kehidupan diplanet yang oleh para astronom lalu disebut "super – earth
" ini. Lebih jauh lagi disebutkan bahwa radius planet hanya 1,5 kali radius bumi, dan model yang
dibuat memperlihatkan planet ini merupakan planet batuan –seperti halnya bumi-atau tertutup
oleh lautan. Hal ini akan jadi focus penyelidikan misi antariksa mendatang, kata Xavier Delfosse,
anggota penemu dari universitas Grenobles. Terutama untuk mencari kehidupan
extraterrestrial. Harapan itu masih tetap ada, yang harus dipikir bagaimana manusia bumi
dapat berkunjung ke “ super – earth” yang berjarak 20 tahun cahaya itu. Alat apa yang dapat
membawa manusia menuju planet itu, karena peralatan dan sistim yang ada sekarang tidak
sanggup menjadi kendaraan utuk mengangkut manusia kesana.

2. Hari-hari Allah : 1.000 atau 50.000 tahun ?


Menurut QS 22:47; “ Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah
seperti seribu tahun menurut perhitunganmu”.
Tetapi Menurut QS 70:4 ; “ Malaikat-malaikat dan Jibril naik
(menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu
tahun.

Pada surat Al Ma’arij ayat 4 mengatakan bahwa sehari itu kadarnya 50.000 tahun,
sedangkan pada surat Al Hajj menunjukkan bahwa sehari itu sama dengan 1000 tahun.
Misionaris Kristen tersebut menuduh bahwa al Qur’an mengandung ayat-ayat yang kontradiksi.
Sebelum membahas soal diatas, yang perlu dipertanyakan adalah; Apakah benar tuduhan
kisionaris tersebut? Apakah misonaris tersebut hanya mencari-cari alasan untuk
mendiskriditkan terjemahan Al Qur’an? Apakah kata “ hari “ yang dimaksud pada kedua ayat
diatas adalah sinonim? Bukankah pengertian kata “hari” di dalam bahasa Indonesia bisa saja
mempunyai arti yang beragam ?

Untuk itu marilah kita bahas satu persatu. Pada Al Ma’arij ayat 4 berbunyi ;

‫و‬

Malaikat-malaikat dan roh (Jibril) naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari
yang kadarnya lima puluh ribu tahun (QS 70:4)”.
Ayat ini memakai kata “Yaummin” yang berarti waktu, masa, atau hari dalam bentuk jamak.
Kata “Yaummin” diterjemahkan dalam bahasa Indonesia atau bahasa melayu dengan kata yang
sepadan yaitu “sehari”. Kata “Yaummin” bermakna sebagai jadwal atau siklus, atau periode.
Konteks ayat diatas menerangkan tentang jadwal kedatangan malaikat pada Allah yang setiap
satu kali pergiliran waktu lamanya sama dengan 50 ribu tahun menurut perhitungan waktu di
bumi. Jadi ayat tersebut menjelaskan tentang perjalanan waktu malaikat Jibril menemui Allah.
Kata “yaumim” pada ayat diatas, mungkin bisa saja bermakna sebagai satuan waktu perjalanan
atau mungkin juga sebagai perbandingan jarak antara bumi dengan pusat jagad raya atau
tempat dimana Allah mengatur seluruh jagat raya ini yang dapat ditempuh Jibril dalam
kecepatan yang tidak bisa kita tentukan. Allahualam! Allah yang maha mengetahuinya.

Dalam bahasa Indonesia sering kali sebuah kata mempunyai arti yang berbeda-beda. Misalnya,
perhatikanlah kalimat berikut ;

“Matahari terbit pada pagi hari di ufuk Timur”

dan bandingkan dengan kalimat

“Majalah NOVA terbit hari Rabu”

Pada kalimat pertama, kata “terbit” bermakna “muncul, timbul atau terlihat” sedangkan kata
“hari” bermakna “pada saat” atau “ketika”. Jadi kalimat ini sebaiknya lebih tepat menjadi “
Matahari terlihat pada saat pagi di ufuk Timur”.

Sementara pada kalimat kedua , kata “ terbit “ bermakna “dicetak, diedarkan, atau dijual” dan
kata “hari” bermakna “setiap”, atau “jadwal” atau “periode”, jadi kalimat ini sebaiknya lebih
tepat menjadi “Majalah NOVA dicetak setiap Rabu”.

Surat Al Hajj ayat 47 yang berbunyi :

“ Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut


perhitunganmu (QS 22:47) ”.

Ayat ini memakai kata “Yauman” , yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan dengan kata
yang sepadan yaitu “sehari”. Kata Yauman bermakna bentuk kata yang berulang yang
menunjukan jumlah seperti waktu-waktu, masa-masa, atau hari-hari dalam bilangan Allah. Ayat
ini berkaitan juga dengan ayat 54 surat Al A’raaf yang menjelaskan tentang masa-masa, waktu-
waktu atau hari-hari penciptaan Alam Semesta oleh Allah.

“ Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam
hari (masa) , lalu Dia bersemayam di atas Arasy( QS 7:54)”.

Ayat ini menggunakan kata “Aiyamin” yang dalam bahasa Indonesia atau melayu
diterjemahkan dengan kata sepadan yaitu “sehari”. Kata Aiyamin bermakna jumlah waktu,
jumlah hari, jumlah masa yang merupakan sifat perkerjaan dari kata masanya, waktunya, atau
harinya yang berbilang. Kontek ayat ini menerangkan tentang jumlah waktu-waktu, atau masa-
masa atau hari-hari penciptaan alam semesta oleh Allah. Ayat ini menjelaskan bahwa
penciptaan alam semesta berlangsung selama 6 masa-masa atau 6 tahap, dimana setiap
tahapnya sama sengan 1000 tahun perhitungan waktu di Bumi.

Coba bandingkan lagi dengan surat al Asrh ayat 1 sampai 2 ;

‫ا إل‬
“ Demi masa (hari). Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,
(qs Al ashr 103:1-2) “,

Ayat ini mengunakan kata “Al A’srh” yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan dengan kata
yang sepadan yaitu “hari” atau “masa”. Kata “Al A’srh” bermakna sifat dari waktu, masa, atau
perjalanan hari. Seperti perjalanan waktu yang tidak dapat dihentikan, atau sifat dari perjalanan
hari yang tidak bisa berlaku surut, atau sifat perjalanan masa yang terus berjalan tanpa henti.

Coba bandingkan lagi dengan kata “Yaumal” pada surat Al Baqaraah ayat 85 ;

“ Apakah kamu beriman kepada sebahagian Al Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap
sebahagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian dari
padamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka
dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu
perbuat (qs Al Baqarah 2:85)”.
Ayat tersebut diatas menggunakan kata “Yaumal” yang dalam bahasa Indonesia atau Melayu
diterjemahkan dengan kata sepadan yaitu “hari”. Kata “Yaumal” bermakna “waktu kejadian”
atau “ketika” atau “pada saat”, atau “manakala”. Kalimat “yaumal qiyamah” pada ayat
tersebut diatas diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan “ hari kiamat” padalah kalimat
tersebut lebih tepat diterjemahkan sebagai “ pada saat kiamat” atau “ketika kiamat” atau
“manakala kiamat”.

Begitulah Allah menyampaikan firmanNYA dengan tata bahasa yang sangat cermat , indah,
penuh perhitungan, penuh arti dan penuh makna bagi orang-orang yang mau berpikir dan
memahaminya. Mahabenar Allah dengan segala firmanNYA. Jadi tidak ada yang kontradiksi
keterangan dari kedua ayat diatas , seperti yang anda tuduhkan, tetapi orang kafir selalu
mencari—cari pertentangan di dalam ayat tersebut demi misi dakwahnya untuk menyesatkan
umat muslim yang belum mengerti..

Sekiranya terdapat perbedaan arti dalam terjemahan atau tafsir dari kedua ayat tersebut
diatas, maka hal itu bukan karena ayat dalam Al qur'an yang salah, bahasa asli al qur’an itu
masih tetap tidak berubah hingga saat ini, tetapi si penterjemahlah yang belum sanggup
membuat tafsiran atau padanan kata yang tepat.

3. Penciptaan Langit dan Bumi


Siapa yang duluan ?
Menurut ayat2 dibawah ini, Allah mengatakan : Bumi terlebih dahulu, tapi di
ayat yang lain juga mengatakan : Langit terlebih dahulu !
Menurut QS 29:2 ; “ Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di
bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu
dijadikan-Nya tujuh langit”.
Lihat juga Q 79: 27 - 30 !
Jadi benarkah menurut Quran, Bumi diciptakan sebelum alam semesta ?
Itukah yg dibuktikan sains modern ? Apa pula yg dimaksud dgn ketujuh
lapusan langit itu ? Menurut sains modern, tidak ada Atap diatas bumi kita.
Hanya alam semesta tanpa batasan.

Surat Al Baqaraah ayat 29 berbunyi ;

“Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia
berkehendak menuju langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha
Mengetahui segala sesuatu (QS 2:29)”.
Kalau kita telaah ayat tersebut diatas, konteksnya bukan masaalah penciptaan Bumi atau
penciptaan langit, tetapi tentang rahman Allah kepada manusia yang telah menyediakan segala
kebutuhan hidup manusia di planet bumi ini. Ayat tersebut diatas tidak menerangkan tentang
perjalanan Allah dari Bumi yang sudah selesai diciptakan, kemudian terbang keangkasa untuk
menciptakan langut yang tujuh. Ayat ini tidak menghubungan penciptaan antara bumi dan
langit. Tetapi ayat ini menerangkan bahwa Allah mengatur seluruh alam semesta yang
berjumlah 7 langit itu dari suatu tempat dimana manusia tidak mengetahui keberadaan Allah,
sebaliknya Allah Maha mengetahui segala sesuatunya.

Pertanyaannya adalah, apakah yang dimaksud dengan langit? Apakah langit itu berjumlah
tujuh? Mana sajakah langit yang tujuh itu?
Pengertian langit disini bisa saja segala sesuatu yang menghiasi jagat raya, atau bisa juga
berupa kelompok (cluster) dari galaxy yang mengandung milryaran bintang, kemudian
bergabung dalam suatu selubung yang disebut dengan supercluster. Cluster atau selubung dari
tatasurya kita yang berpusat di Matahari berfungsi untuk melindungi seluruh benda-benda
angkasa (misalnya planet-plnaet) yang berada dalam pengaruh gravitasi matahari sehingga
tidak terlepas ke tarikan bintang lain dan juga untuk mencegah tatasurya matahari tidak
bertabrakkan dengan bintang-bintang lainnya akibat daya tarik menarik atau daya tolak
menolak antar sesama bintang . Begitu juga dengan bumi yang dilapisi oleh 7 langit yang dapat
berfungsi melindunginya dari jatuhan meteor atau dari radiasi sinar UV Matahai yang
membahayakan makluk hidup di bumi. Jadi mana mungkin di dilangit ada atap sebagaimana
tempat tinggal manusia di bumi ( ini pertanyaan yang sangat kekanak-kanakan). Kata “atap” di
dalam ayat diatas, hanya berupa gaya bahasa yang hanya dapat dipahami oleh orang-orang
yang beriman dan orang yang mau berpikir.
Sangat banyak sekali materi di langit hingga sampai sekarang belum diketahui wujudnya
dengan pasti, kecuali hanya berupa hipotesa dan dugaan-dugaan saja. Kemampuan Sain
modern dan teknologi manusia untuk mengungkap rahasia jagat raya hingga sekarang masih
berupa misteri yang belum teridentifikasi dengan pasti. Allah mengatakan di dalam al Qur’an
terdapat 7 langit, hal ini bukan berarti Allah berkata bohong atau salah, namun sampai
sekarang para ilmuwan belum mampu membutikannya.

Kemudian kita lanjutkan membahas surat An Nazi’aat ayat 27 sampai 33 yang berbunyi ;
“Apakah kamu yang lebih sulit penciptaannya ataukah langit? Allah telah
membangunnya27, Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya 28, dan Dia
menjadikan malamnya gelap gulita dan menjadikan siangnya terang benderang 29. Dan
bumi sesudah itu dihamparkan-Nya30. Ia memancarkan daripadanya mata airnya dan
(menumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya31. Dan gunung-gunung dipancangkan-Nya
dengan teguh32, (semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang
ternakmu (QS An Nazi‟aat79:27-33)”.

Ayat-ayat tersebut diatas secara keseluruhan memberikan gambaran tentang tahap-tahap


penciptaan bumi dan juga menyindir orang kafir yang telah menyembah manusia(Yesus). Pada
ayat tersebut Allah menerangkan bahwa penciptaan Alam semesta lebih sulit dari pada
penciptaan Adam, sedangkan penciptaan Adam lebih sulit dari pada penciptaan Yesus. Lantas
kenapa umat nasrani menyembah ciptaan Allah?.
Kata-kata “meninggikan bangunannya” merupakan kata-kata kiasan atau gaya bahasa yang
dapat diterima oleh siapa saja ketika Al Qur’an diturunkan 14 abad yang lalu. Namun seorang
ahli astronomi muslim menterjemahkan kata itu sebagai isi “ alam semesta yang semakin
meluas sebagaimana kita menyaksikannya jauh atau “meninggi” (ekspansi) dari bumi.
Selanjutnya Allah menyempurnakan isi alam semesta ini dengan suatu ketetapan yang sudah
ditentukan sesuai dengan karakteristik benda-benda angkasa (langit) itu. Hal tersebut ditandai
oleh sudah terjadinya proses siang dan malam (rotasi Bumi) akibat dari radiasi sinar matahari
yang menerangi bumi begitu juga dengan ketetapan pada bintang-bintang di galaxy yang
lainnya. Lalu Bumi “dihamparkannya”, dimana kata ini juga bermakna gaya bahasa atau kiasan
tentang “mempersembahkan” , “mempersiapkan” atau “menyediakannya“ bumi untuk semua
makhluk hidup seperti tumbuh-2an , hewan dan manusia kelak. Selanjutnya Allah menyediakan
air untuk menyuburkan tumbuh-2an yang memancar dari dalam tanah atau dari awan yang
menurunkan hujan. Kemudian gunung-gunung dikokohkan dan diperbanyak di seluruh
permukaan bumi supaya dapat meredam goncangan akibat gempa nantinya, sebab hewan dan
Manusia tentu tidak akan tahan menerima goncangan gempa yang dahsyat yang akan
menyebabkan mereka akan punah. Kemudian setelah bumi ini disuburkan oleh tumbah-
tumbuhan , lalu Allah menciptakan hewan-hewan agar dapat mengkonsumsi tumbuh-2an itu
dan juga hewan-hewan carnivore untuk memakan hewan herbivore sehingga terbentuklah
rantai makanan yang tidak putus-putusnya dan masing – masing berkembang biak untuk
memainkan peranannya masing-masing. Pada gilirannya nanti , hewan-hewan itu akan diatur
oleh manusia dalam bentuk perternakan dan tumbuh-tumbuhan dalam bentuk pertanian. Itu
semua merupakan nikmat . karunia dan perencanaan yang sudah dirancang dan ditetapkan
oleh Allah di bumi ini begitu juga pada gugusan bintang lainnya. Surat An Nazi’aat ayat 27-33
tersebut diatas melengkapi dan menguatkan keterangan dari Al Fushilat ayat 10. Jadi tidak ada
yang bertentangan atau kontradiksi dalam ayat-ayat Al Qur’an.

Orang-orang kafir yang selalu menantang al qur’an ingin mendustakan untuk merusak ayat-
ayat Alah sambil memperolok-olokannya, lalu mengambil hikmah lain menurut pemikiran
mereka. Mereka berpikiran bahwa ketika Allah sudah selesai menciptakan Bumi, maka
kemudian Allah terbang ke langit untuk istirahat. Orang-orang kafir mengartikan dan memaknai
ayat-ayat Allah dengan nalar yang kekanak-kanakan sebagaimana mereka telah mendustakan
ayat-ayat Allah di dalam Bible. Hal ini karena di dalam Bible tidak terdapat ketentuan yang
benar tentang penciptaan Alam dan tetang kejadian-kejadian lainnya.

3. Langit dan Bumi dulunya diciptakan terpadadu?


Menurut QS 21:30 ; “ Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui
bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu,
kemudian Kami pisahkan antara keduanya”.

Terjemahan dari surat Al Anbiayaa’ ayat 30 menyatakan ;

“ Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi
itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara
keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka
mengapakah mereka tiada juga beriman? (qs 21:30)”.

Ayat ini sebenarnya ditujukan kepada orang-orang yang tidak menggunakan pikirannya,
terutama kepada orang-orang kafir menyembah dewa-dewa, berhala dan manusia (Yesus).
Allah memberikan penjelasan dan pengetahuan yang sebenarnya kepada orang-orang kafir agar
mereka ingat dan tunduk kepada sang pencipta yaitu Allah. Tentu saja orang-orang kafir tidak
akan mempercayai firman Allah ini, bahkan mereka akan memperolok-olokan ayat tersebut
karena kebodohan mereka. Seolah-olah mereka merasa lebih pintar padahal mereka tidak
dapat menolak kematian yang akan meregut nyawanya, mereka selalu mendustai akan nikmat
Allah yang telah mereka ambil dari Bumi Allah ini.
Mungkin berdasarkan alam pikirannya, mereka akan mendustakan firman Allah tersebut,
namum sekiranya mereka mengikuti perkembangan sain , maka para ahli antariksa
membenarkan bahwa kejadian alam semesta berasal peledakan besar (teori big Bang) dari
satu tempat.
Pada mulanya jagat raya ini berasal dari gumpalan bola api yang mempunyai kerapatan yang
tidak terhingga, kemudian diikuti oleh ledakan dahsyat yang menghasilkan ruang, waktu dan
berbagai materi yang tidak terhingga yang disebut dengan inflasi. Inflasi ini menghasilkan
ekspansi ruang yang luar biasa cepatnya diikuti dengan pertumbuhan energy dari masing-
masing materi yang seterusnya mengalami perubahan-perubahan seiring dengan perjalanan
waktu. Ekspansi ini akan berhenti setelah transfer energy tersebut mencapai keseimbangan
menuju pembentukan materi yang stabil. Perubahan yang terjadi selanjutnya adalah
terbentuknya proses pendinginan, proses pemadatan, perubahan gaya gravitasi untuk
menahan ekspansi atom-atom, terbentuknya gaya elektromagnetik, terbentuknya elemen gas
seperti N2, O2, He dan sebagainya, terbentuknya materi padatan dari debu yang mengepul, ,
diikuti oleh terbentuknya bintang-bintang yang diselubungi oleh kantong-kantong (cluster), dan
juga pembentukkan kelompok-kelompok bintang(supercluster) dalam sebuah galaxy. Masing-
masing materi yang terbentuk menghasilkan ciri-ciri yang karakteristiknya berbeda-beda.
Kemudian sesuai dengan perjalanan waktu, terjadi perkembangan berikutnya dalam rangka
mempersiapkan berbagai bentuk kehidupan.
Teori Big Bang ini , telah didahului oleh pernyataan Al Qur’an 16 abad pada surat Al Furqan ayat
25 yang berbunyi ;

“ Dan (ingatlah) hari (ketika) langit pecah belah mengeluarkan kabut putih dan
diturunkanlah malaikat bergelombang-gelombang (qs Al Furqan 25:25)”.

Pada tahun 1755 Immanuel Kant memberikan hypotesa terhadap teori pembentukan tatasurya
, dimana Fragmen-fragmen gas yang telempar tersebut mengalami pendinginan , mencair dan
memadat. Kemudian teori ini dikembangkan lagi oleh Pierre de Lapplace pada tahun 1796
dengan menyodorkan hipotesis Nebula, dimana gas dan kabut yang terbentuk tersebut
mengalami perputaran (rotasi) yang menyebabkan dia memadat dan berotasi lebih cepat.
Kemudian teori ini berkembang lagi menjadi suatu hipotesa planetisimal, dimana masing-
masing tata surya yang sudah mengadung sistim planet dan mataharinya memisah pada saat
terjadi ledakan pertama kali. Pada tahun 1956 berkembang lagi hyopotesa dari Hoyle tentang
terbentuknya tatasurya . Dia menyatakan bahwa tatasurya terbentuk akibat perpisahan 2
bintang berdekatan yang berasal dari ledakan awal , dimana yang satunya membentuk
matahari sedangkan yang satunya lagi pecah membentuk planet-planet.

Terlepas dari siapapun para ilmuwan yang menyampaikan teorinya, semua menyatakan bahwa
kejadian alam semesta berasal sesuatu yang menyatu , kemudian mengalami pemisahan akibat
terjadinya suatu ledakkan besar. Jadi sampai sekarang keterangan di dalam ayat-ayat Al Qur’an
masih relevan dengan perekembangan sain ilmiah, padahal Al Qur’an sudah diturunkan jauh
sebelum para ilmuwan itu dilahirkan. Pertanyaannya adalah ; apakah Muhammad seorang
peramal atau seseorang yang menyampaikan kalimat-kalimat Allah? Kalau masih ada manusia
yang mendustakan keterangan ayat al qur’an diatas, maka sama saja dia tengah hidup di abad
sebelum al qur’an diturunkan. Hanya orang primitif yang mengatakan bahwa bumi bukan
termasuk benda langit, seolah-olah mereka belum ada di zaman sain ilmiah sekarang, mereka
mungkin berada pada zaman jahiliah dahulu. Mereka kembali ke zaman primitif.

4. Benarkah Matahari terbenam di laut berlumpur hitam ?


“ Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbenam matahari, dia
melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam
(QS 18:86)”,

Baiklah kita coba mambahas ayat dalam surat Al Kahfi ayat 86 yang berbunyi;

“ Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbenam matahari, dia melihat
matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati di situ
segolongan umat. Kami berkata: "Hai Zulkarnain, kamu boleh menyiksa atau boleh
berbuat kebaikan terhadap mereka (QS 18:86) “.

Sebenarnya ayat ini masih berhubungan dengan 2 ayat sebelumnya dan 2 ayat sesudahnya.
Ayat-ayat ini menceritakan tentang perjalanan nabi Zulkarnain dalam menyebarkan dakwah
dan pengaruh kekuasaanya ke berbagai negeri. Matahari saat itu terlihat ( wajada) oleh
Zulkarnen sedang terbenam di suatu daerah berupa hamparan laut yang bewarna hitam. Dalam
hal ini tidak salah, kalau Zulkarnaen sedang menyaksikan terbenamnya matahari tersebut
bahkan sampai sekarang kita masih dapat menyaksikan matahari terbenam. Tempat matahari
terbenam bisa saja diatas gunung, di dalam laut, atau ke dalam tanah disuatu padang pasir ,
tergantung dari posisi mana mata melihatnya. Ayat tersebut tentu saja tidak memberikan arti
atau menjelasan bahwa “zulkarnaen sampai diujung negeri yaitu suatu tempat dimana
matahari tenggelam (tempat tenggelamnya matahari adalah di lumpur hitam)”. Kata-kata
matahari terbenam atau terbit di dalam cerita tersebut, bukanlah dalam arti yang
sesungguhnya, tetapi merupakan gayabahasa yang perlu dimaknai dengan kejujuran berpikir.
Bukan seperti yang ada dalam pemikiran anak-anak kecil yang sedang mendengarkan cerita
sebelum bobo. Kalau dikatakan sebuah kalimat “ Koran Harian Pembaharuan terbit Sore hari” ,
apakah hal ini berarti bahwa Koran tersebut adalah sebuah matahari? Kata Matahari terbenam
juga bisa menunjukan waktu shalat magrib yaitu pada waktu matahari terbenam di sebelah
barat. Tidak ada yang aneh dalam cerita tersebut, namun maksud dari cerita itu perlu dijelaskan
kepada anak-anak kecil yang belum paham akan makna teks tersebut.
Cerita dari zulkarnaein ini belum berakhir pada ayat 86 itu, tetapi dilanjutkan kembali pada ayat
89 dan 90 dimana Zulkarnain masih melihat matahari terbit dan bersinar terang (bukan
bewarna gelap sehabis tercebur dari dalam lumpur) di sebelah timur , yang berbunyi ;

“ Kemudian dia menempuh jalan (yang lain) 89. Hingga apabila dia telah sampai ke
tempat terbit matahari (sebelah Timur) dia mendapati matahari itu menyinari
segolongan umat yang Kami tidak menjadikan bagi mereka sesuatu yang
melindunginya dari (cahaya) matahari itu, (qs 18:89-90) “.

Kalimat “terbit matahari” dalam cerita diatas bukan menunjukkan tempat dimana matahari
terbit, tapi kalimat itu menerangkan tentang waktu kejadian saat matahari terbit (pagi atau
subuh). Semua manusia yang hidup di bumi saat ini tentu tidak dapat disalahkan ketika benar-
benar melihat matahari yang terbit atau tenggelam termasuk juga anda. Dalam kedua kejadian
cerita diatas, topik dari kisah itu bukan membicarakan masaalah terbit atau terbenamnya
matahari tetapi bagaimana sikap Zulkarnen dalam memutuskan perkara yang adil pada suatu
kaum yang lalim sementara yang lainnya saleh terhadap perintah Allah.
Apabila seorang guru yang mengatakan kepada murid-muridnya bahwa 1 + 1 = 3, lalu murid-
muridnya mengira guru itu bodoh, apakah orang tua dari murid-murid akan meminta kepada
kepala sekolah untuk memberhentikan guru tersebut? Padahal mungkin saja seorang guru
sedang menguji kemampuan murid-muridnya.
5 Apakah Bumi tempat peristirahatan Matahari?

Sebab menurut QS 36:38 ; “ dan matahari berjalan di tempat peredarannya”.

Sedangkan menurut QS 36:40 ; “ tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan


bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar
pada garis edarnya “.

Allah memang saintis hebat. Dimana letak matahari dan bulan ? Bagaimana mereka dapat
saling mendahului ? Apakah mereka bertetangga ? 'Allah' dulu melihat dari bumi bahwa
matahari dan bulan bergerak dari timur ke barat dlm langit yg sama, tanpa bertabrakan.
Allah tidak tahu bahwa fenomena ini diakibatkan karena rotasi bumi dan BUKAN rotasi
matahari. Bagi bumi, matahari tidak bergerak-gerak, karena bumi berada pada
peredaran/gravitas matahari, spt kami (manusia) berada dlm peredaran/gravitas bumi.
Allah tidak pernah mengatakan dalam QuranNya bahwa BUMI BERPUTAR PADA
SUMBUNYA (ROTASI). Mungkin Allah tidak dapat merasakan rotasi bumi.

Sebenarnya keterangan dan petunjuk dalam surat Yaasin 36:38 tersebut masih berhubungan
dengan ayat 37 sampai dengan ayat 40 yaitu ;

“ Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah malam; Kami
tanggalkan siang dari malam itu, maka dengan serta merta mereka berada dalam
kegelapan,(37) dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah
ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.(38) Dan telah Kami tetapkan
bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (setelah dia sampai ke manzilah yang
terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua.(39) Tidaklah mungkin bagi
matahari mendapatkan bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Dan
masing-masing beredar pada garis edarnya (qs Yaasin 36: 37- 40)”.

Apakah keterangan ayat diatas dapat membuktikan fenomena hubungan antara bumi, bulan
dan matahari?
Kata-kata yang tersusun dalam ayat - ayat diatas merupakan susunan kata-kata yang
mengandung makna supaya dapat dipikirkan lebih lanjut. Orang awam akan menerima
keterangan ayat itu dengan apa adanya sesuai dengan apa mereka saksikan setiap harinya,
sedangkan bagi para ulama islam akan mengamini keterangan tersebut sebagai rahmat dari
Allah. Sementara para ilmuwan tidak akan puas sebelum membuktikan bahwa keterangan ayat
tersebut harus bersesuaian dengan perkembangan ilmu pengetahuan (sain) dan logika.
Sebaliknya para penentang Al Qur’an dari kalangan umat nasrani yang kafir akan memperolok-
olokannya.
Apakah ayat AL Qur'an yang diturunkan oleh Allah pada abad 6 Masehi tersebut masih relevan
dengan bukti sain modern? Bagaimana metode pembuktiannya?
Kenyataan bahwa Bumi berbentuk bola , baru diakui setelah abad ke 8 M (dua abad setelah
diturunkan Al Qur’an), sedangkan Bumi dan planet-planet beredar mengeliling matahari baru
diakui dan ditemukan pada tahun 1512 oleh Kopernikus (10 abad setelah Al Qur’an diturunkan).
Kemudian pada perkembangan selanjutnya pada abad ke 20 ditemukan bahwa matahari hanya
bagian kecil dari gugusan bintang-bintang yang disebut Galaxy (teori Milky Way). Semua
bintang-bintang dalam galaxy tersebut ternyata bergerak mengitari satu titik. Jadi dalam hal ini
ternyata sains modern menyimpulkan bahwa matahari juga bergerak bersama-sama bintang-
bintang lain didalam galaxynya.

Al Qur’an pada surat Yasiin ayat 38 diatas , mengatakan bahwa matahari juga bergerak atau
berjalan di tempat peredarannya pada Abad ke 6 M , jauh sebelum sains modern
membuktikannya. Namun kalau kita perhatikan juga pada kata-kata di ayat 38 tersebut
berbunyi “ matahari berjalan di tempat peredarannya”. Pertanyaannya adalah; apakah artinya
“ berjalan ditempat ?” lalu ditambahkan lagi dengan “ peredarannya ?”. Tidak ada kata lain
yang dapat dimaknai kecuali “ diam ditempat dan bergerak dengan cara berotasi” , yang
bermakna matahari itu bergerak pada posisi diam. Maka dapat disimpulkan bahwa matahari
berotasi dalam posisi diam terhadap planet-planet lainnya.
Mengapa Allah tidak menjelaskan saja dengan tegas bahwa matahari itu berotasi, tetapi
menyampaikannya dengan petunjuk yang membingungkan bagi pakar sain? Mungkin saja Allah
menyampaikannya dengan kata-kata kiasan agar masyarakat arab dan sahabat nabi tidak
menjadi bingung sehingga akan menimbulkan perdebatan yang tidak perlu, karena yang perlu
ditanamkan bagi mereka zaman itu adalah fondamen ketaqwaan dan keimanan pada Allah
untuk membangun masyarakat muslim yang kuat.
Menurut Firman Allah pada surat Al Jatsiyah ayat 13, bahwa kita harus mempelajari tentang
keberadaan bumi dan benda-benda langit lainnya berdasarkan tanda-tanda yang terlihat dan
menganalisa petunjuk yang difirmankanNYA, supaya dapat diambil pelajaran bagi orang-orang
yang mau perpikir dan mensyukuri rahmat Allah ;
“ Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi
semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu
benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berpikir.
( Qs Al Jatsiyah 45: 13)”.

Perhatikanlah tanda – tanda kejadian alam kemudian lengkapi dengan keterangan ayat-ayat
seperti dibawah ini ;

“ Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan
siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal (QS Ali Imran 3:190)” .

“Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat, dan


(menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketentuan Allah Yang
Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. (QS Al An‟aam 6: 96).”

Artinya kejadian siang dan malam berlangsung secara berulang-ulang dan terjadi setiap satu
siklus yaitu Siang dan malam (24 jam). Yang menyebabkan terjadinya siang adalah sinar
matahari yang terbit di ufuk timur, sedangkan yang menyebabkan malam adalah terbenamnya
matahari di barat. Apakah maksudnya matahari terbit di timur?
Mungkinkah matahari terbit di suatu tempat di sebelah timur bumi? Begitu juga sebaliknya
apakah ada tempat matahari terbenam di sebelah barat? Apakah kata-kata ini berupa kiasan
atau dalam arti yang sebenarnya? Apakah benar matahari itu benar-benar terbit dan
tenggelam?. Sekiranya matahari terbit-terbenam di sebelah timur- barat , maka terdapat dua
kemungkinan yaitu; 1. bumi berbentuk dataran yang sangat luas , 2. Terdapat di suatu tempat
di bumi dimana matahari keluar dari sarangnya lalu pulang lagi ke rumahnya di tempat yang
berlawanan. Tetapi kenapa matahari dapat terbit dan tenggelam pada tempat yang berbeda-
beda di bumi?
Kenyataan ini tergantung dari arah mana kita berada dan memandangnya? Kalau kita berada di
tengah laut yang luas, maka matahari terbit dan tenggelam di laut, kalau kita berada di tengah
padang pasir maka matahari terbit dan tenggelam di dalam tanah, kalau kita berada di sebuah
pegunungan maka matahari hilang dan muncul dari balik bukit.
Kesimpulannya adalah bahwa kata-kata terbit dan tenggelamnya matahari hanya berupa
gayabahasa untuk menyatakan arah pergerakan matahari. Untuk sementara kita dapat
mengambil kesimpulan bahwa matahari bergerak memutari permukaan bumi.
Apakah benar demikian ?. Bagi orang yang berpikir, akan mengambil kesimpulan lain. Sebab
ada dua kemungkinannya, matahari bergerak mengelilingii bumi atau mungkin juga bumi yang
berotasi.
Bagaimana cara kita membuktikannya.? Tentu kita membutuhkan keterangan dari ayat-ayat al
Qur’an yang lainnya. Sebab kita tidak dapat memilih satu kesimpulan dari dua kemungkinan ,
padahal petunjuk yang ada hanya satu . Maka kita perlu keterangan dari ayat-ayat lainnya.
Ayat yang kita gunakan untuk mendapatkan petunjuknya adalah surat Yaasin ayat 40; yang
berbunyi ;

“ Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (setelah dia
sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang
tua.(39) , tidak mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat
mendahului (QS 36:40).”

Bagi orang-orang yang berpikir, maka Ayat ini merupakan tanda tanda dan juga petunjuk untuk
menjawab pertanyaan “ Apakah bumi atau matahari yang bergerak?
Dan bagaimana hubungan antara pergerakan bulan, bumi dan matahari? Sebaliknya ayat diatas
akan memberi peluang bagi penentang ayat-ayat Allah dan mendustai kebenaranNYA lalu
mengatakan “ Mana mungkin matahari mengambil bulan dan apakah mungkin malam
mendahului siang” Memangnya matahari dan bulan itu sedang balapan di jalur tol? Atau
apakah bulan dan matahari itu saudara bertetangga yang sedang berkejar-kejaran? Suatu
pertanyaan yang ke kanak-kanakan, suatu pertanyaan konyol, pertanyaan dari orang-orang
yang selama ini selalu memperolok-olokan Al Qur’an.
Kalau kita amati keterangan ayat diatas, maka kita dapat mengambil beberapa pelajaran dan
kemudian menyimpulkannya ;

a. Pada saat terjadinya perubahan manzilah-manzilah cahaya di bulan, kita dapat mengamati
bahwa bagian bulan yang bercahaya selalu menghadap kearah datangnya sinar matahari. Pada
waktu malam hari, kita melihat bulan bercahaya pada bagian sebelah barat atau searah dengan
tempat matahari terbenam, dan ketika kita melihat bulan waktu fajar atau di siang hari, maka
kita melihat bagian bulan yang bercahaya di arah matahari terbit ( sebelah timur) yang
tergantung kepada sisi pandang kita kepada bulan, matahari dan bumi.
Pada permukaan bulan itu terdapat bagian yang tertimpa cahaya terang dan bagian yang
lainnya tidak bercahaya. Ini membuktikan bahwa bagian bulan yang terang tersebut adalah
bagian yang memantulkan sinar matahari. Hal ini berarti bahwa bulan mendapat sinar dari
matahari yang merupakan sumber sinar yang sama diterima oleh bumi. Matahari tentu
letaknya jauh sekali. Hal ini dibuktikan ketika pada malam hari kita masih dapat melihat cahaya
bulan dan tidak mungkin bumi merupakan dataran luas karena akan menutupi atau
menghalangi sinarnya kearah bulan. Ukuran cahaya bulan itu ataupun manzilahnya akan selalu
berubah-ubah sekali dalam jangka 24 jam selama waktu sebulan. Inilah yang disebut dengan
manzilah-manzilah yang selalu berubah-ubah. Kalau diamati manzilah itu berjumlah 28
perubahan bentuk. Yaitu mulai dari bentuk bulan sabit – ke bulat penuh (purnama) - dan
kembali lagi ke bentuk sabit yang arahnya berlawanan dari bentuk sabit pertama. Pada Ayat
diatas, Al Qur’an mengistilahkan dengan kata-kata tandan, karena bengkoknya sabit mirip
dengan tandan buah pisang.
Pada 28 hari berikutnya akan terjadi siklus yang sama lalu dimulai lagi dari awal. Perubahan
bentuk manzilah-manzilah bulan serta arah cahayanya selalu mengarah ke sumber sinar
matahari, maka hanya ada satu kemungkinannya yaitu “bulan berbentuk bola” karena hanya
bola yang mampu menghasilkan bayangan berbentuk sabit atau tandan buah pisang dan tidak
mungkin bulan itu berbentuk lingkaran ( seperti sebuah cermin berbentuk lingkaran).

b. Kita sudah membuat kesimpualan bahwa bulan berbentuk bola. Sekarang bagaimana
membuktikan bumi itu berbentuk bola dan apakah bulan mengeliling bumi atau sebaliknya ?.
Kalau kita perhatikan pernyataan bahwa manzilah-manzilah bulan itu selalu berubah dari hari
kehari ( siang dan malam ) selama 28 hari. Kemudian sambil mengamati perubahan manzilah ,
kita juga mengamati perjalanan matahari (terbit dan terbenam) yang gerakkannya selalu kearah
barat setiap hari. Maka dapat disimpulkan bahwa bulan lah yang mengelilingi bumi selama 28
hari. Bulan dan bumi sama-sama berbentuk bola dan menerima satu sumber sinar yaitu dari
matahari yang tempat yang jauh sekali. Tidak mungkin bulan dan matahari mengelilingi bumi
bersamaan. Kalau bulan dan matahari mengeliling bumi bersamaan, tentunya bentuk manzilah-
manzilah bulan akan selalu berubah – ubah lebih dari sekali dalam siklus 24 jam , tergantung
dari arah mana matahari menyinari bulan yang terlihat dari bumi.

c. Pertanyaan selanjutnya adalah “ apakah matahari yang mengelilingi bumi atau bumi yang
berotasi? “, sekiranya matahari yang mengelilingi bumi maka tentu saja bentuk-bentuk
manzilah dari cahaya bulan akan mengalami beberapa kali perubahan bentuk selama siklus 24
jam. Sementara yang kita saksikan adalah manzilah bulan itu berubah bentuknya hanya 1 kali
dalam 24 jam. Maka kesimpulannya berikut adalah bahwa “ tidak mungkin matahari
mengelilingi bumi “. Lalu kenapa terjadi siang dan malam? Maka jawaban yang paling tepat
adalah “ Bumi berputar pada porosnya” sementara matahari diam ditempat yang jauh. Hal ini
dibuktikan dengan terjadinya siang dan malam secara bergantian sesuai dengan rotasi bumi.
Jadi dapat disimpulkan bahwa Bumi berotasi pada sumbunya dengan siklus 24 jam untuk sekali
putar. Kalau Bumi ini berputar pada porosnya, hal ini berarti bahwa bumi bergerak mengelilingi
porosnya dan manusia bagaikan sedang beraktivitas diatas kendaraan yang besar. Jadi untuk
meyakinkan bahwa bumi itu berotasi, maka harus ada keterangan di dalam al Qur’an yang
menyatakan bahwa bumi itu bergerak atau minimal ada pernyataan yang menunjukan bahwa
manusia dan segala sesuatu yang berada diatas bumi yang bergerak. Kalau ada pernyatan itu di
dalam Al Qur’an maka kita dapat menyimpulkan bahwa bumi ini bertasi sesuai dengan hasil
pengamatan kita diatas.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya tidak ada ayat yang menegaskan tentang rotasi bumi
di dalam Al Qur'an, tetapi Allah menyampaikannya tanda-tandanya dengan gayabahasa yang
selalu menimbulkan teka-teki sebagai petunjuk bagi yang mau berpikir jernih.

Ayat yang dapat digunakan untuk menganalisa bahwa bumi ini bergerak , dapat kita pelajari
dari surat An Naml ayat 88 yang berbunyi ;

“ lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan
sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh
tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(qs An Naml 27:88) “.

Tentu saja keterangan ayat ini merupakan tanda-tanda atau petunjuk. Allah menyampaikan
FirmanNYa dengan kata kiasan dengan makna yang sangat luas. Ayat ini bermakna bahwa
gunung itu tidak diam ditempatnya, tetapi bergerak. Berdasarkan hasil penemuan pakar
Geologi, menyatakan bahwa lempeng lapisan bumi selalu bergerak yang dapat menimbulkan
gempa tektonik yang di-akibat-kan oleh terjadinya tabrakan, lipatan dan retakan, walaupn
gerakkan ini hanya beberapa centimeter pertahunnya. Tetapi pergerakan gunung dan awan ini
terlalu kecil kalau dibandingkan dengan gerakan bumi akibat rotasinya. Artinya ayat ini juga
menjelaskan bahwa gunung itu bergerak karena dia berada diatas bumi yang bergerak. Hal ini
berarti juga bahwa apapun yang berada diatas bumi akan ikut bergerak karena dia berada
diatas pergerakan bumi. Bahkan awan yang berada di udara juga ikut bergerak bersama rotasi
bumi, sesuai dengan petunjuk ayat diatas.

3. Telah dapat disimpulkan dari keterangan ayat-ayat Al Qur’an diatas bahwa bumi berbetuk
bola dan berputar selama 24 jam pada sumbunya, matahari diam memberikan cahayanya dari
jauh, sementara bulan bergerak mengelilingi bumi salama 28 hari, dan akhirnya kita juga dapat
menyimpulkan bahwa bumi dan bulan sama-sama tidak menghasilkan sinar tetapi menerima
sinar dari matahari. pertanyaannya adalah ;
Apakah ada ayat di dalam Al Qur'an yang menjelaskan bahwa bulan menghasilkan cahaya
pantulan dari matahari ?. Tentu saja Allah tidak menjelaskan dengan detail tentang bulan yang
memantulkan sinar dari matahari, tetapi pada surat Nuh ayat 16 menyatakan ;
“ Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai
pelita? ( Qs Nuh 71:16)”.

Pada ayat diatas, Allah SWT telah memberikan petunjuk kepada orang yang berpikir bahwa
terdapat 2 istilah yang berbeda dalam memaknai arti cahaya. Ayat diatas menggunakan istilah
"Nur" untuk cahaya yang dihasil oleh bulan dan "Syamsa Siraajan" untuk matahari yang
bersinar bagai pelita. Artinya Matahari bersifat bagaikan pelita, obor atau lampu yang menjadi
sumber cahaya untuk bulan sehingga dia memantulkan sinar itu. Allah telah memberikan
petunjuk yang benar tentang teori "Pemantulan sinar" , jauh sebelum sain dapat
membuktikannnya secara ilmiah.

4. Jadi benarlah apa yang disampaikan oleh firman Allah pada ayat-ayat Al Qur’an diatas.
Firman Allah dalam Al Qur’an tidak bertentangan dengan penemuan sain.
Hanya orang-orang yang beriman dan berpikir yang mampu memikirkan teka-teki atau petunjuk
yang di sampaikan oleh Allah dalam soal ayat diatas.

5. Pertanyaan berikutnya apakah ada Firman Allah di dalam Al Qur’an yang menjelaskan
“Berapa bulankah lamanya satu tahun itu? Untuk itu kita merujuk pada surat At Taubah ayat 36
yang berbunyi ;

“ Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan
Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram.
(QS At Taubah 9:36 ) ”.

Keterangan Allah diatas menunjukkaan bahwa apabila siklus manzilah-mazilah bulan telah
berjalan sebanyak 12 kali (12 x 28 hari) maka itu dikatakan sebagai hitungan satu tahun dalam
perhitungan bulan. Dalam pengamatan, ada bulan yang berjumlah 29 hari dan ada yang
berjumlah 28 hari, dan ini dapat dijadikan pentujnuk untuk menentukan jumlah hari dalam satu
tahun.
Pertanyaannya adalah apakah benar bahwa satu tahun itu sama dengan 12 bulan? Apakah
tidak lebih atau tidak kurang dari bilangan tersebut? Sebagaimana jumlah kata “bulan” yang
terdapat di dalam Al Qur’an sebanyak 12 kali? Atau kata “hari (yaum)” yang diulang di dalam Al
Qur’an sebanyak 365 kali? Untuk itu marilah kita teliti lebih lanjut di dalam Al Qur’an.
Untuk menjawab pertanyaan ini , maka kita harus memperhatikan tanda-tanda alam yaitu
bagaimana posisi antara bulan dan matahari yang terlihat dari bumi sesuai dengan keterangan
Allah pada surat Yasiin ayat 40 yang berbunyi ;

“ Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan(mendahului) bulan dan malam pun


tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.
(qs Yaasin 36:40)”.

Arti dan makna dari ayat diatas menunjukkan bahwa seolah-olah bulan dan matahari bergerak
beriiring-iringan dari Timur menuju Barat. Keduanya tidak pernah saling mendahului dan
keduanya juga tidak pernah bertabrakan. Kecuali pada saat tejadinya peristiwa gerhana
matahari. Peristiwa gerhana matahari tersebut merupakan kejadian yang dapat memberikan
petunjuk bahwa letak matahari berada jauh dibalik bulan dan mereka tidak bertabrakan tetapi
berselisih. Artinya garis edar atau jalur edar antara bulan dan matahari berbeda, sesuai dengan
kata-kata “ masing-masing beredar (berjalan) pada pada garis edarnya (jalurnya)”.
Jadi kata-kata terbit dan tenggelam matahari di dalam Al Qur’an tersebut hanyalah berupa
gaya bahasa, karena sebenarnya matahari tidak pernah terbit atau tenggelam dalam arti yang
sesungguhnya. Terbit atau tenggelamnya matahari disebabkan karena penglihatan orang-orang
yang ada di bumi akibat dari rotasi bumi.
Pertanyaan selanjutnya adalah ; “Kenapa terjadi peristiwa gerhana matahari atau gerhana
bulan? Berapa kalikah terjadi peristiwa gerhana matahari dalam setahun?.
Apabila kita perhatikan dan amati pada satu tempat di bumi, posisi antara bulan dan matahari
dalam setahun , maka pada suatu hari dalam tahun itu kita akan menyaksikan posisi dimana
bulan dan matahari berada pada posisi paling dekat. Apabila posisi terdekat itu tercapai , yaitu
beberapa saat setelah matahari dan bulan berimpitan, maka terlihat matahari mendahului
bulan kearah barat, seolah-olah matahari lebih dulu mencapai finis di Barat (sunset).
Pertanyaan selanjutnya adalah ; Kalau rotasi bumi berputar dari barat ke timur, bukankah
seharusnya bulan yang bergerak lebih cepat ke arah barat dibandingkan dengan gerak
matahari- sebab matahari itu berada sangat jauh dibalik bulan?
Bayangkanlah ketika kita berada dalam mobil yang sedang melaju kencang, dimana seolah-olah
pohon kayu atau tiang listrik yang berada disisi jalan seakan bergerak lebih cepat kebelakang
dibandingkan sebuah gunung yang jauh dibalik pohon itu. Jadi menurut logika, seharusnya
Matahari yang berada jauh akan di dahului oleh bulan menuju tempat terbenamnya (barat).
Tetapi yang kita amati justru sebaliknya, yaitu dimana ternyata mataharilah yang bergerak lebih
cepat ke Barat atau menuju tempat terbenamnya. Bagaimana kita dapat menjelaskan
fenomena itu?
Untuk menjelaskan fenomena diatas , maka kita harus dapat menjawab sebuah pertanyaan ; ke
arah manakah bulan bergerak ketika mengorbit bumi? Apakah ke timur atau ke barat? Kalau
sekiranya bulan itu tetap diam di angkasa dan tidak mengorbit bumi, maka tentulah bulan
seolah-olah bergerak lebih cepat ke arah barat dari pada Matahari karena bulan berada lebih
dekat ke Bumi. Sebaliknya apabila bulan itu merupakan satelit bumi yang ikut bergerak searah
dengan rotasi bumi, maka Mataharilah yang seharusnya kelihatan bergerak lebih cepat ke arah
barat.
Jadi ketika kita saksikan Matahari bergerak lebih cepat mendahului bulan ke arah barat, maka
kita dapat mengambil kesimpulan bahwa bulan ikut bergerak searah dengan rotasi bumi yaitu
kearah timur, sedangkan matahari Diam di tempat yang jauh. Karena rotasi bumi ke arah
timurlah yang menyebabkan seolah-olah matahari bergerak lebih cepat menuju tempat
terbenamnya dari pada bulan.

Ke arah manakah bulan mengorbit bumi? Untuk menjawab pertanyaan ini, maka sekali lagi kita
harus mengamati fenomena alam “ tidak mungkin bulan mendahului Matahari dan tidak
mungkin pula Matahari mendahului Bulan, keduanya bergerak dalam garis edarnya “.
Perhatikankan pada saat bulan purnama muncul, lalu tandailah posisi bulan itu di langit dan
catat pula pada jam berapa kita menyaksikannya, lalu esok harinya perhatikan lagi posisi bulan
itu pada jam yang sama seperti kemaren. Maka kita akan menyaksikan bahwa bulan itu seolah-
olah mundur sekitar 12,8o (1/28 x360o = 12,8o) ke sebelah timur. Hal ini menunjukkan bahwa
bulan bergerak mengorbit bumi ke arah timur. Atau menempatkan Bumi di sebelah kirinya
(berlawanan dengan arah perputaran jarum jam). Bayangkan saja saat jemaah haji sedang
menunaikan Ibadah Tawaf mengeliling Ka’bah.
Maka dapat disimpulkan bahwa Bumi berotasi pada sumbunya sebagaimana gerakan Tawaf
jemaah haji mengitari ka’bah, demikian juga dengan Bulan mengelilingi Bumi yaitu seperti
halnya Tawaf jemaah haji mengeliling Ka’bah.
Sedangkan untuk mencari petunjuk tentang gerakan bumi mengorbit matahari “, dapat kita
telaah dari keterangan Al Qur’an dalam surat Al Anbiyaa’ ayat 33 yang berbunyi ;

“ Dan Dialah yang telah menggilirkan malam dan siang, dan menciptakan juga matahari dan
bulan. Masing-masing dari keduanya beredar di dalam garis edarnya (orbitnya)
(qs al An Biyaa‟ 21:33)”

Kalau kita analisa petunjuk dari ayat diatas, terdapat 3 unsur ciptaan Allah , yaitu “yang
mengalami pergiliran siang dan malam (bumi)” , “bulan” dan “Matahari”. Dua dari ke tiga
unsur ciptaan Allah tersebut mengalami peredaran menurut cara yang telah ditetapkan oleh
Allah pada lintasannya. Tentu saja yang dimaksud dengan 2 unsur tersebut adalah Bumi dan
Bulan yang bersama-sama mengorbit , sedangkan unsur ke ketiga yaitu Matahari. Artinya
Bumi dan Bulan secara bersama-sama mengorbit Matahari pada garis edarnya. Kalimat yang
tertulis pada ayat diatas “ Masing-masing dari keduanya” , adalah unsur bumi dan Bulan,
dimana ketika Bulan sedang mengorbit Bumi, mereka secara bersama-sama ikut mengorbit
Matahari. Jadi Allah di dalam Al Qur’an sudah memberikan petunjuk kepada manusia bahwa
Bumi mengelilingi matahari. Pembuktian ilmiah selanjutnya tergantung kepada metode apa
yang akan digunakan untuk mengamatinya dan melakukan perhitungan-perhitungan yang lebih
akurat . Hasil yang terbaik tergantung kepada metode yang digunakan, ketelitian alat serta
kemampuan manusia dalam berhitung dan mengambil kesimpulan. Ini adalah masaalah
teknologi manusia sesuai dengan perkembangan zaman dari waktu ke waktu.

Dapatlah kita bayangkan, sekiranya Allah SWT memberikan beberapa buah satelit untuk bumi,
seperti halnya planet Yupiter yang mempunyai 16 buah bulan. Maka perhitungan waktu akan
menjadi lebih rumit. Atau sebaliknya sekiranya bumi tidak memiliki bulan seperti halnya planet
Saturnus yang hanya memiliki beberapa cincin, maka perhitungan waktu akan sangat rumit.

Begitulah Allah dengan sangat hati-hati menyampaikan keterangan ayat-ayatnya dengan tata
bahasa tersusun rapi dan penuh perhitungan sehingga siapapun dapat menerima kebenarannya
baik dengan kepatuhan iman kepada Allah maupun secara logika berpikir. Padahal ayat ini
diturunkan oleh Allah pada 15 Abad yang lalu dan sampai sekarang terbukti kebenarannya.

6. Mengapa BINTANG-BINTANG Diciptakan ? Untuk menimpuk setan!


Menurut QS 67:5 ; “ Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat
dengan bintang-bintang dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat
pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang
menyala-nyala.”
Menurut QS 37:6-8 ; “ Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang
terdekat dengan hiasan, yaitu bintang-bintang, dan telah memeliharanya
(sebenar-benarnya) dari setiap setan yang sangat durhaka, setan-setan
itu tidak dapat mendengar-dengarkan (pembicaraan) para malaikat dan
mereka dilempari dari segala penjuru”.
Jadi bintang-bintang bukanlah apa-apa, selain alat pelempar setan supaya
mereka tidak mengintip musyawarah di surga. Sekali lagi, makin mengada-ada
saja Muhammad ini.

Surat Al Mulk ayat 5 berbunyi ;


Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan
Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi
mereka siksa neraka yang menyala-nyala (qs Al Mulk 67:5)”.
Bukan hanya setan yang dapat menembus perjalanan ke ruangkasa, bahkan manusiapun akan
sanggup melakukan perjalanan keruang angkasa tersebut pada suatu saat sesuai dengan
kemajuan sain dan teknologi. Sekarang ini saja manusia sudah berhasil menjelajahi permukaan
bulan, walaupun belum berhasil mendarat di planet terdekat seperti Mars tetapi sudah berhasil
mendaratkan pesawat tanpa manusia. Hal ini sesuai dengan keterangan Allah dalam surat ;

“ Hai golongan jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru
langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan
kekuatan (qs Ar Rahman 55:33)” .
Setan adalah sebagian diantara golongan (jemaah) jin dan manusia yang engkar, durhaka dan
mempersekutukan Allah dengan unsur-unsur lainnya. Kata “setan” pada ayat diatas juga
merupakan kata kiasan atau gaya bahasa untuk menggambarkan orang-orang kafir yang sedang
menembus ruang angkasa yaitu orang-orang yang tidak percaya kepada Allah. Namun Allah
tidak melarang mereka untuk menembus ruang antariksa kalau mereka sanggup melakukannya.
Siapapun yang dapat menembus ruang antariksa , maka mereka harus mempunyai keungulan
dalam bidang sain dan teknologi. Dalam ayat diatas, Allah menguratakannya dengan kata-kata
“kekuatan”. Kata “kekuatan” adalah kesanggupan , atau kemampuan, atau keunggulan. Kata
kekuatan bukan berarti kemampuan fisik dari otot yang kuat mengangkat benda berat atau
kekuasaan seorang raja atau pemimpin Negara yang otoritas. Dalam hal kesanggupan
menembus ruang angkasa ini, Allah tidak memberikan prioritas kepada orang Islam , tetapi
kepada siapa saja yang menjadi pakar dibidang antariksa. Wajar saja kalau para astronom NASA
Amerika berhasil melakukan misi perjalanan ruang angkasa karena mereka memiliki fasilitas
yang unggul.
Rintangan yang paling tinggi resikonya dalam menembus ruang angkasa adalah menghindari
jatuhan meteor yang jumlahnya milyaran dan bergerak dengan kecepatan tinggi secara tidak
teratur, yang berukuran ratusan Kg sampai jutaan Kg. Jatuhan Meteor tersebut bagaikan peluru
besar yang ditembakkan dari segala arah. Bahkan Bumi pernah mengalami hujan meteor.
Tentu saja hal ini merupakan kekuasaan Alllah. Demikianlah Sistim rintangan dan perlindungan
ruang angkasa (langit) yang telah Allah ciptakan dan dipersiapkan untuk menguji kemampuan
manusia atau setan yang berniat menembus ruang angkasa. Menurut penemuan sain, meteor
tersebut terbentuk akibat dari pecahan berupa kepingan dari Asteroid-asteroid yang banyak
berada di ruangan antar planet. Saat ini sudah dikenali sebanyak 18.000 lebih Asteroid yang
berada diantara Yupiter dan Mars. Ini baru di dalam sistim Tatasurya matahari, sementara
meteor yang berada di bintang-bintang lain akan lebih banyak dan lebih rumit lagi. Rintangan
selanjutnya yang harus dihadapi untuk keluar dari sistim tatasurya adalah sejumlah komet yang
bergerak secara tidak teratur membawa materi jutaan debu dan gas panas berbentuk untaian
yang sangat panjang sehinga disebut juga dengan bintang berekor. Sekarang ini sudah
teridentifikasi sebanyak 10 komet yang berada dalam sistim tatasurya matahari . Jalur perjalan
dari gerakan komet-komet ini masih belum diketahui dengan pasti, namun beberapa dari
komet ini telah dapat diperhitungkan siklus perjalannya yang terlihat dari bumi. Komet-komet
ini bergerak dengan ekor yang panjangnya mencapai jutaan mil dan arah ekornya selalu
menjauhi matahari.
Kata-kata “alat pelempar setan ” di dalam ayat tersebut diatas dapat dimaknai sangat luas
dan juga merupakan gaya bahasa yang dapat diterima oleh umat Muhammad dengan
keimanannya pada 14 abad yang lalu. Jadi keterangan ayat 5 dari surat Al Mulk adalah bahwa
Allah telah menciptakan sistim rintangan yang hebat untuk menghalangi setan-setan dan
orang-orang kafir menembus ruang angkasa. Mulai pada saat mereka akan memasuki sistim
pertahanan bintang terdekat (tatasurya matahari) sampai pada sistim rintangan pada bintang-
bintang berikutnya (galaxy) yang akan menghalangi setan-setan (golongan kafir dari jin dan
manusia) tersebut untuk mengatahui rahasia langit (ilmu perbintangan). Tidak ada yang aneh
dari keterangan ayat diatas. Yang aneh hanyalah pertanyaan orang-orang yang ingin merusak
kebenaran, seolah-olah di dalam pikirannya tergambar adegan dari seseorang Penggembala
domba yang sedang mengeja-ngejar dan menimpuki anjing-anjing dengan bintang-bintang. Itu
adalah pertanyaan yang konyol dan kekanak-kanakan yang sering diajukan olah orang-orang
yang tidak mampu menggunakan hati nurani dan akal sehatnya. Yaitu orang-orang yang selama
ini terbelenggu oleh ajaran dogmatis sehingga tidak mampu memafaatkan akal-budinya dengan
baik.

7. Apa Benar Bulan bercahaya sendiri?


Menurut QS 10:5 ;
“ Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya
dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi
perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan
perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu
melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-
Nya) kepada orang-orang yang mengetahui”.
Semua orang di dunia maju tahu bahwa bulan tidak punya cahaya
sendiri.

Surat Yunus ayat 5 ;


“ Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-
Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu
mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang
demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya)
kepada orang-orang yang mengetahui (qs 10:5).

Ayat di atas masih diperkuat lagi oleh Allah pada surat Nuh ayat 16 yang berbunyi ;
“ Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai
pelita?( Qs Nuh 71:16)”.
Kata “matahari bersinar” akan berbeda maknanya dengan kata “bulan bercahaya”. Al Qur’an
memberikan dua kata yang berbeda maknanya yaitu “bersinar” dan kata “bercahaya”.
Bagi orang yang berpikir, maka mereka akan menganalisa perbedaan itu. Seberkas sinar dapat
dihasil oleh dua sumber yang berbeda namun dengan hasil yang sama. Contohnya sebuah
lampu bewarna merah dapat dilihat dari pantulan cermin dengan warna yang sama, yaitu
warna merah. Tetapi sumber cahaya itu berbeda. Lampu merupakaan sumber cahaya
sedangkan cermin tidak menghasilkan cahaya. Cermin baru mengeluarkan cahaya apabila dia
mendapat sumber cahaya kemudian dipantulkannya. Cahaya matahari dalam ayat diatas
dinyatakan dengan kata “syamsa sirajaan” yang berarti matahari yang menghasilkan sinar,
sedangkan sinar rembulan diistilahkan dengan kata “ qamara nuuran” yang berarti bulan yang
bercahaya. Kedua istilah diatas berbeda maknanya. Jadi Allah telah memberikan petunjuk yang
benar tentang teori "Pemantulan sinar" , jauh sebelum sain dapat membuktikannnya secara
ilmiah.

11) Mengapa Gunung-Gunung Diciptakan?


Qur’an menjelaskan bahwa gunung-gunung ditempatkan di bumi supaya bumi tidak berguncang ketika
gempa terjadi.
Menurut QS 21:31 ; “ Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya
bumi itu (tidak) guncang bersama mereka “.
Menurut QS 16:15 ; “ Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak
guncang bersama kamu “.
Menurut QS 31:10 ; “ Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia
meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu.”
Jelaslah bahwa Muhammad tidak tahu apa-apa tentang terjadinya gunung-gunung. Dia melihat gunung
sangat besar dan berat, maka baiklah menjelaskan bahwa tujuan adanya gunung adalah untuk mencegah
pergoncangan bumi..
Pertama-tama, penjelasan seperti ini bertentangan langsung dengan ilmu geologi modern. Geologi
membuktikan kepada kita bahwa gerakan tectonic plates atau gempa bumi itu sendirilah yang
mengakibatkan terbentuknya gunung.
Kedua, jika memang gunung diciptakan untuk menghentikan perguncangan bumi, mengapa ada berlusin-
lusin gempa bumi tiap tahun?
Ayat-ayat Al Qur’an yang menyatakan hubungan Gunung-gunung dengan goncangan akibat
gempa terdapat pada beberapa surat antara lain;

“ Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu
(tidak) goncang bersama mereka, dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-
jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk (qs Al Anbiyaa‟ 21:31)“.

“ Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak guncang
bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu
mendapat petunjuk, (QS An Nahl 16:15) “.

“ Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan
gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan
memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan
air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan
yang baik (qs Lukman 31: 10) ”.

Untuk menjelaskan hubungan antar gunung berapi dan gempa bumi, maka kita sebaiknya
mempelajari hasil penemuan terbaru dari sain di bidang Geografi. Pertama yang harus kita
ketahui adalah bumi berbentuk seperti bola dengan jari-jari sekitar 6500 Km. permukaan bumi
tidaklah datar yang disebabkan oleh berbagai tekan dan desakan dari dalam bumi dan juga
karena perubahan dan tekanan dari atas permukaan bumi. Dari bukti-bukti sain, menunjukkan
bahwa lapisan bumi hanya mengadung 20% padatan, yaitu lapisan Litosfit (100 km), lapisan
kerak dan selubung (500 – 1000 km), dan sisanya adalah magma cair yang sangat panas.
Magma panas ini berada pada kedalam inti bumi ( 2000- 2500 km) yang suhunya mencapai
5000o C, sampai ke bagian mantel (2500-3000 Km) yang suhunya mencapai 2200o C. Dapat
disimpulkan bahwa bumi menyimpan energy panas yang sangat besar yang sewaktu-waktu bisa
meledak apabila bumi tidak dirancang memiliki sitem pendingin yang hebat. Kalau tubuh
manusia mempunyai pori-pori sebagai ventilasi pembuangan dan sistim pendingian , maka
gunung-gunung berapa merupakan posi-porinya bumi yang dirancang untuk menstabilkan
panas dan meredam goncangan akibat tekanan yang tidak stabil dari dalamnya. Sekiranya
permukaan bumi ini tertutup rapat dan tidak ada satupun gunung berapi, apakah yang akan
terjadi ? mungkin bumi ini akan retak, pecah dan meledak.
Selanjutnya bagaimana hubungan antara gunung berapi dengan gempa? Dari hasil penemuan
sain, menunjukan bahwa lapisan atas bumi ( litosfir dan selubung bumi) akan selalu mengalami
pergesaran dan pergerakan. Penyebabnya adalah adanya sumber panas yang sangat hebat yang
berasal dari lapisan dalam bumi. Panas ini menyebabkan bebatuan menjadi cair yang disebut
dengan magma. Artinya terdapat sekitar 60 – 85% lapisan magma di bagian dalam bumi.
Magma yang panas tersebut akan memuai dan naik keatas lalu mendesak lempeng dan kerak
bumi keatas, sehingga menyebabkan lempeng-lempeng itu saling menjauh. Ketika magma
mencapai bagian atas yang lebih dingin, maka magma tersebut akan menyusut dan memadat
akibat proses pendinginan. Akibatnya lempeng-lempeng tersebut akan bergerak kembali
mengisi ruang magma yang menyusut tersebut. Pada saat lempeng-lempeng itu bergerak
kembali, maka akan terbentuk lagi retak-retakan yang menyebabkan magma dibagian bawah
terdorong keatas diantara retakan tersebut. Apabila magma cair mempunyai kekuatan untuk
naik keatas, maka lapisan magma yang sudah memadat tersebut akan terus didesak keatas
secara bertahap hingga akhirnya mencapai permukaan bumi dan terbentuklah gunung berapi.
Konsistensi magma dapat berubah dari cair menjadi semisolid lalu menjadi padat selama proses
pendinginan. Selama proses tersebut magma dapat berfungsi menahan setiap getaran atau
guncangan yang terjadi akibat benturan-benturan dari lempeng-lempeng yang bergerakan dan
bertabrakan tersebut. Tedapat hubungan sebab akibat dan hubungan saling menstabilkan
antara terbentuknya gunung berapi dengan benturan lempeng yang bergerak dan terbentur.
Hal ini dapat dibuktikan dimana di daerah yang bayak terdapat gunung berapi, maka banyak
pula terjadi pergeseran dan pergerakan lempeng , sehingga di daerah tersebut sering terjadi
gempa baik yang yang bersakala kecil maupun yang besar. Jadi kalau begitu, terdapat dua jenis
gempa yaitu gempa tektonik yang disebabkan oleh benturan lempeng-lempeng dan gempa
vulkanik yang disebabkan gejolak
gunung berapa yang belum stabil.

Dari hasil penelitian sain, membuktikan


bahwa lapisan Bumi terdiri atas
lempeng-lempeng tektonik yang dapat
bergerak dan bergesar dengan arah dan
kecepatan masing-masing. Pergeseran
lempeng-lempeng tektonik tersebut
mengakibatkan fenomena alam yaitu
terbentuknya gunung berapi dan
terjadinya gempa bumi. Menurut teori Lempeng tektonik ini, kekuatan yang memicu gerakan
lempeng berasal dari panas inti bumi yang sangat hebat.
Walaupun patahan tersebut hanya beberapa centimeter saja, akan dapat menghasilkan getaran
hebat dipermukaan bumi. Terdapat dua jenis gempa bumi, yaitu Gempa Tektonik yang
disebabkan oleh perbenturan atau patahan lempeng-lempeng dan Gempa Vulkanik yang
disebabkan gejolak gunung berapi akibat tekanan dan desakan panas yang belum stabil dari
bawah.
Bisa saja sebuah gunung berapi kelihatan kecil di permukaan, tetapi di dalamnya bagaikan akar
pohon yang bercabang kemana-mana. Gunung berapi bagaikan tiang yang dipancangkan
dengan dasar atau akar yang sangat kokoh menjulang ke dasar bumi. Sedemikian kokohnya
kedudukan gunung-gunung diatas permukaan bumi sehingga sebesar apapun sungai yang ada
tidak mungkin sanggup menggesar Gunung bergeser ke laut. Seperti yang disampaikan pada
surat An Naml ayat 61 yang berbunyi ;

“ Atau siapakah yang telah menjadikan bumi sebagai tempat berdiam, dan yang
menjadikan sungai-sungai di celah-celahnya, dan yang menjadikan gunung-gunung
untuk (mengokohkan) nya dan menjadikan suatu pemisah antara dua laut? Apakah di
samping Allah ada tuhan (yang lain)? Bahkan (sebenarnya) kebanyakan dari mereka
tidak mengetahui.( qs An Naml 27:61)

Bisa saja sebuah gunung berapi kelihatan kecil


di permukaan, tetapi di dalamnya bagaikan akar
pohon yang bercabang kemana-mana

Kembali ke ayat-ayat di dalam Al Qur’an yang menerangkan mengenai hubungan Gunung


berapi dan guncangan yang ditimbulkannya. Allah dalam AL Qur’an menyampaikan tentang
Gempa bumi dengan gaya bahasa yang sangat bijak dan penuh perhitungan untuk dipikirkan
dan dianalisa. Secara spesifik, Allah tidak mengatakan hubungan antara gempa bumi dengan
keberadaan gunung berapi.

Ayat di dalam AL Qur’an tidak mengatakan bahwa gunung berapi dapat mencegah gempa bumi
dan tidak juga menghilangkan gempa bumi.
Gunung hanya melindungi bumi dari goncangan yang disebabkan oleh gempa atau
menstabilkan goncangan yang diakibatkan oleh gesekan, patahan dan tekanan dari lempeng-
lempeng tektonik. Fenomena ini menjelaskan bahwa gempa tidak dapat dihentikan oleh
gunung berapi dan tidak bisa juga mencegah sebelum gempa terjadi. Gempa akan terjadi terus
selama adanya pergerakan dari lempeng-lempeng tersebut akibat adanya gejolak dari cairan
magma yang sangat panas di lapisan dalam bumi.
Allah SWT, karena sifatNYa yang maha bijaksana, menyampaikan Firmannya dengan tatabahasa
yang santun sesuai dengan tanda-tanda alam agar manusia dapat mengambil pelajaran. Al
Qur’an bukanlah buku pelajaran tentang Sain, tetapi Allah dengan sifatnya yang maha Bijaksana
dan penuh Kasih Sayang memberikan tanda-tanda dan penuntun yang benar agar manusia
berusaha untuk mempelajari dan mengambil mamfaatnya.

12) Apakah Perkebangan Janin dari segumpal darah?


Al Qur‟an menyatakan dengan jelas bahwa manusia dibentuk dari gumpalan
darah.
Menurut QS 23:14 ; “ Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah,
lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging
itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus
dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain.
Maka Maha Suci lah Allah, Pencipta Yang Paling Baik”.

Ini bukanlah penjelasan ilmiah tentang pembentukan janin. Sel telur, yang
juga sangat penting dalam pembentukan janin, sama sekali tidak dihiraukan.
Begitu juga proses pembuahan sel telur oleh sperma untuk membentuk sel
baru. Ayat ini hanya menyebut sperma, yang jelas-jelas kelihatan, yang umat
manusia tahu diperlukan untuk membentuk manusia. Tetapi Qur‟an tidak
menyebut faktor yang tidak kelihatan, yaitui sel telur perempuan, yang
hanya kita ketahui melalui kedokteran modern.

Sebelum menjawab ketidak mengertian dan olok-olokan misonaris tersebut, sebaiknya kita
meninjau hasil penelitian ilmiah yang dilakukan dan disimpulkan oleh para akhli kedokteran dan
sain Genetika saat ini. Apakah keterangan ayat-ayat Al Qur’an dibawah ini besesuaian atau
bertentangan dengan hasil pengamatan dunia kedokteran.

Surat Al Mu’minuun ayat 12 yang berbunyi ;

12
“ Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu
saripati (berasal) dari tanah (QS 13:12) “.

Ayat 12 ini memberi petunjuk bahwa manusia pada awalnya berasal dari sari pati tanah,
kemudian manusia itu bereproduksi (berketurunan) dengan cara seksual, dimana bibit atau
benih dari laki-laki (sperma) tertanam di dalam rahim wanita seperti yang diterangkan oleh ayat
berikutnya yang berbunyi;

13

Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang
kokoh (rahim) (QS 23:13) ”.

Kontek Surat Al MU’minin ayat 13 diatas menjelaskan dan memberi petunjuk kepada kita
tentang peletakkan sperma pada suatu tempat yang kokoh di dalam kandungan atau rahim ibu.
Keterangan ayat 13 ini diperkuat lagi oleh surat Al Qiyamaah ayat 37 yang berbunyi ;

36

“ Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim),
(QS 75:37) “

Ayat dari surat Al Qiyamaah ayat 37 diatas, memberi petunjuk kepada kita bahwa kehamilan ini
terjadi karena tertumpahnya sperma kedalam rahim wanita. Jadi Al Qur’an sudah menjelaskan
bahwa kejadian embrio manusia adalah dari pertemuan antara sperma Air mani dengan
sesuatu di dalam rahim. Pada saat ayat ini diturunkan , ilmu kedokteran belum ada sama sekali.
Pada saat itu orang-orang belum mengerti tentang sel telur, apalagi kalau seorang wanita juga
mempunyai telur di dalam rahimnya. Pemikiran ini jauh sekali dari jangkauan pengetahuan
manusia waktu itu. Tetapi AL Qur’an sudah menyampaikan dengan gaya bahasa yang dapat
diterima siapa saja, termasuk umat jahiliah di zaman Muhammad. Hal ini memang merupakan
kenyataan , dimana setiap laki laki yang bersanggama akan merasakan keluarnya sperma. Itu
adalah kenyataan yang disampaikan oleh Al Qur’an. Sama dengan kisah ketika Zulkarnain
menyaksikan matahari tenggelam di lautan bewarna hitam diatas. Disini al Qur’an bukan
mengatakan tidak adanya sel telur dari dalam tubuh wanita. Seolah-olah misionaris ini sedang
mengajari kebenaran pada AL Qur’an, padahal perkembangan ilmu pengatahuan modern baru
menemukan adanya telur di dalam tubuh wanita setelah abad ke 17 jauh sesudah
diturunkannya Al Qur’an. Pada surat Al Qiyaamah ayat 37 diatas, Allah masih belum
menyatakan dengan tegas tentang adanya telur di dalam tubuh wanita, tugas manusialah untuk
menelitinya kelak di kemudian hari. Namun Allah yang maha pengasih dan maha Pemurah
masih memberikan sedikit petunjuk yang tersembunyi di dalam Al Qur’an yaitu pada surat Al
Insaan ayat 2 yang berbunyi ;

“ Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur
yang Kami hendak mengujinya, karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat
(QS 76:2) ”.

Pada Surat Al Insaan ayat 2 di atas seolah-olah , Allah menantang manusia untuk menyelidiki
tetang sesuatu yang bercampur dengan sperma itu. Sepertinya Allah di dalam Al Qur’an
menyampaikan petunjukNYA dengan gayabahasa yang sangat sederhana bagi umat nabi
Muhammad di zaman jahiliyah itu.
Pertanyaan selanjutnya adalah ; apakah yang terjadi setelah tertanamnya sperma di dalam
rahim wanita atau setelah proses pembuahan itu?apakah langsung terbentuk manusia atau
melalui tahap-tahap tertentu? bagaimana kenyataan yang ditemukan oleh sain? Bagaimana AL
Qur’an menyingkapinya? Apakah hasil pengamatan Sain sesuai dengan penjelasan Al Qur’an?

Menurut hasil penemuan sain di bidang kedokteran, terbentuknya janin hingga proses
kelahiran adalah sebagai berikut ;
Minggu ke-1 :

Sel2 telur yang berada didalam rahim,


berbentuk seperti lingkaran sinar yg
mengelilingi matahariSel ini akan bertemu
dengan sel2 sperma dan memulai proses
pembuahan

5 juta sel sperma sekaligus berenang menuju


tujuan akhir mereka yaitu menuju sel telur
yang bersembunyi pada saluran sel telur.
Walaupun pasukan sel sperma ini sangat
banyak, tetapi pada akhirnya hanya 1 sel saja
yang bisa menembus indung telur.
Sebuah ilustrasi dimanai kepala sel sperma telah hampir
masuk. Terlihat bagian depan dan belakang sel sperma
yang tidak henti-hentinya berusaha secara tekun
menerobos dinding indung telur

Satu sperma berhasil memasuki sel telur Sperma bergabung dengan sel telur (zigot)

Minggu ke-2 :

Zigot membelah dua 30 jam setelah dibuahi.


Sambil terus membelah, zigot bergerak di dalam
lubang falopi menuju rahim. Selama menuju uterus
zigot mengalami perkembangan menjadi morula ,
blastula dan gastrula. Lalu, gastrula menuju rahim dan
menempel di dinding uterus. Sel-sel mulai
berkembang dan terbagi kira-kira dua kali sehari
sehingga pada hari yang ke-12 jumlahnya terus
bertambah dan terpaut pada endometrium
Minggu 3:

Kemudian, gastrula berkembang menjadi embrio dan plasenta (ari-


ari) yang saling berhubungan melalui tali pusat.
Sel telur yang telah membelah menjadi ratusan akan menempel
pada dinding rahim. Ukurannya sangat kecil, berdiameter 0,1-
0,2 mm.

Minggu ke-4 :

Kini, bayi berbentuk embrio. Embrio


memproduksi hormon kehamilan (Chorionic
Gonadotropin - HCG), sehingga apabila Anda
melakukan test kehamilan, hasilnya positif.

Embrio masih ini mirip lintah dan menempel


dalam rahim yang selanjutnya mulai membentuk
struktur manusia.
Minggu ke-5 :

Terbentuk 3 lapisan embrio yaitu


ectoderm, mesoderm dan endoderm.
Ectoderm adalah lapisan yang paling atas
yang akan membentuk system saraf pada
janin tersebut yang seterusnya membentuk
otak, tulang belakang, kulit serta rambut.
Lapisan Mesoderm berada pada lapisan
tengah yang akan membentuk organ
jantung, buah pinggang, tulang dan organ
reproduktif. Lapisan Endoderm yaitu
lapisan paling dalam yang akan
membentuk usus, hati, pankreas dan pundi
kencing.

Minggu ke-6 :

Ukuran embrio rata-rata 2-4 mm


yang diukur dari puncak kepala
hingga bokong. Terjadi
hubungan antara Embrio dengan
placenta. Melalui melalui tali
pusat. Terdapat tiga lapisan
yang menyelimuti embrio dalam
placenta yaitu Amnion, Korion
dan Alantois.
Amnion merupakan kantong
tempat embrio berada Amnion
berisi cairan ketuban yang berguna
agar embrio tetap basah dan tahan
goncangan selama di dalam perut
ibu. Korion –merupakan selaput
luar yang memiliki banyak
pembuluh darah. Alantois merupakan jaringan di dalam tali pusat yang juga memiliki banyak pembuluh
darah yang menghubungkan sirkulasi embrio dengan plasenta. Plasenta berfungsi untuk melindungi
embrio dari serangan mikroorganisme selama di dalam rahim ibu. Selain itu, plasenta juga berfungsi
untuk pertukaran gas, makanan, dan zat sisa antara kamu dan ibu. Jadi embrio bisa mendapatkan
makanan dari ibunya melalui plasenta. Plasenta juga berfungsi menghasilkan hormon.

Minggu ke-7 :

Akhir minggu ketujuh, panjangnya sekitar 5-13


mm dan beratnya 0,8 gram, kira-kira sebesar biji
kacang hijau. Pucuk lengan mulai membelah
menjadi bagian bahu dan tangan yang mungil.
Jantung telah dibagi menjadi bilik kanan dan bilik
kiri, begitu pula dengan saluran udara yang
terdapat di dalam paru-paru. Pada minggu ke 7
atau sekitar (40- 45) hari ini, embrio sudah
berbentuk struktur manusia dan menjadi janin.

Minggu ke 8

Panjang kira-kira 14-20 mm. Banyak


perubahan yang terjadi pada bayi Anda.
Jika Anda bisa melihat , ujung hidung dan
kelopak mata mulai berkembang, begitu
pula telinga. Brochi, saluran yang
menghubungkan paru-paru dengan
tenggorokan, mulai bercabang. Lengan
semakin membesar dan ia memiliki siku.
Bayi sudah mulai terbentuk diantaranya
pembentukan lubang hidung, bibir, mulut
serta lidah. Matanya juga sudah kelihatan
berada dibawah membran kulit yang tipis.
Anggota tangan serta kakii juga terbentuk
walaupun belum sempurna. Pada minggu
ini janin sudah benar-benar lebih mirip
tubuh manusia.
Minggu ke-9 :

Telinga bagian luar mulai terbentuk,


kaki dan tangan terus berkembang
berikut jari kaki dan tangan mulai
tampak. Ia mulai bergerak walaupun
Anda tak merasakannya. Dengan
Doppler, Anda bisa mendengar detak
jantungnya. Minggu ini, panjangnya
sekitar 22-30 mm dan beratnya sekitar 4
gram. Selanjutnya penyempurnaan
bentuk dan pembesaran tubuh terus
berlanjut menjadi Fetus (jabang bayi).

Minggu ke-10 :

Semua organ penting yang telah


terbentuk mulai bekerjasama.
Pertumbuhan otak meningkat
dengan cepat, hampir 250.000
sel saraf baru diproduksi setiap
menit. Ia sudah tampak seperti
manusia kecil dengan panjang
32-43 mm dan berat 7 gram.
Minggu ke-11 :

Panjang tubuhnya mencapai sekitar 6,5


cm. Baik rambut, kuku jari tangan dan
kakinya mulai tumbuh. Sesekali di usia ini
janin sudah menguap.

Gerakan demi gerakan kaki dan tangan,


termasuk gerakan menggeliat, meluruskan
tubuh dan menundukkan kepala, sudah
bisa dirasakan ibu. Bahkan, janin kini
sudah bisa mengubah posisinya dengan
berputar, memanjang, bergelung, atau
malah jumpalitan yang kerap terasa
menyakitkan sekaligus memberi sensasi
kebahagiaan tersendiri

Minggu ke-12 :

Bentuk wajah bayi lengkap, ada dagu dan hidung kecil.


Jari-jari tangan dan kaki yang mungil terpisah penuh.
Usus bayi telah berada di dalam rongga perut. Akibat
meningkatnya volume darah ibu, detak jantung janin
bisa jadi meningkat. Panjangnya sekitar 63 mm dan
beratnya 14 gram.

Mulai proses penyempurnaan seluruh organ tubuh. Bayi


membesar beberapa millimeter setiap hari. Jari kaki dan
tangan mulai terbentuk termasuk telinga dan kelopak
mata.
Minggu ke-13 :
Pada akhir trimester pertama, plasenta
berkembang untuk menyediakan oksigen ,
nutrisi dan pembuangan sampah bayi.
Kelopak mata bayi merapat untuk
melindungi mata yang sedang berkembang.
Janin mencapai panjang 76 mm dan
beratnya 19 gram.

Kepala bayi membesar dengan lebih cepat


daripada yang lain. Badannya juga semakin
membesar untuk mengejar pembesaran
kepala.

Minggu ke-14 :

Tiga bulan setelah pembuahan, panjangnya 80-110 mm dan


beratnya 25 gram. Lehernya semakin panjang dan kuat.
Lanugo, rambut halus yang tumbuh di seluruh tubuh dan
melindungi kulit mulai tumbuh pada minggu ini. Kelenjar
prostat bayi laki-laki berkembang dan ovarium turun dari
rongga perut menuju panggul.

Detak jantung bayi mulai menguat tetapi kulit bayi belum


tebal karena belum ada lapisan lemak
Minggu ke-15 :
Tulang dan sumsum tulang di dalam sistem
kerangka terus berkembang. Jika bayi Anda
perempuan, ovarium mulai menghasilkan
jutaan sel telur pada minggu ini. Kulit bayi
masih sangat tipis sehingga pembuluh
darahnya kelihatan. Akhir minggu ini, beratnya
49 gram dan panjang 113 mm Bayi sudah
mampu menggenggam tangannya dan
mengisap ibu jari. Kelopak matanya masih
tertutup

Minggu ke-16 :

Bayi telah terbentuk sepenuhnya dan membutuhkan nutrisi


melalui plasenta. Bayi telah mempunyai tulang yang kuat dan
mulai bisa mendengar suara. Dalam proses pembentukan ini
system peredaran darah adalah yang pertama terbentuk dan
berfungsi.

Janin mulai bergerak ! Tetapi tak perlu kuatir jika Anda tak
merasakannya. Semakin banyak kalsium yang disimpan
dalam tulang bayi seiring dengan perkembangan kerangka.
Bayi Anda berukuran 116 mm dan beratnya 80 gram
Minggu ke-17 :

Dengan panjang 12 cm dan berat 100 gram, bayi masih sangat


kecil. Lapisan lemak cokelat mulai berkembang, untuk menjada
suhu tubuh bayi setelah lahir. Tahukah Anda ? Saat dilahirkan,
berat lemak mencapai tiga perempat dari total berat badannya.

Rambut, kening, bulu mata bayi mulai tumbuh dan garis kulit pada
ujung jari mulai terbentuk. Sidik jari sudah mulai terbentuk

Minggu ke-18 :

Mulailah sudah janin bisa mendengar pada minggu ini. Ia pun


bisa terkejut bila mendengar suara keras. Mata bayi pun
berkembang. Panjangnya sudah 14 cm dan beratnya 140 gram.

Hormon Estrogen dan Progesteron semakin meningkat.


Minggu ke-19 :

Tubuh bayi diselimuti vernix caseosa, semacam


lapisan lilin yang melindungi kulit dari luka. Otak
bayi telah mencapai jutaan saraf motorik karenanya
ia mampu membuat gerakan sadar seperti
menghisap jempol. Beratnya 226 gram dengan
panjang hampir 16 cm.

Minggu ke-20 :

Setengah perjalanan telah dilalui. Kini, beratnya


mencapai 260 gram dan panjangnya 14-16 cm.
Dibawah lapisan vernix, kulit bayi mulai membuat
lapisan dermis, epidermis dan subcutaneous. kuku
tumbuh pada minggu ini. Proses penyempurnaan
paru-paru dan system pernafasan. Pigmen kulit
mulai terlihat

Minggu ke-21 :

Usus bayi telah cukup berkembang sehingga ia sudah


mampu menyerap atau menelan gula dari cairan lalu
dilanjutkan melalui sistem pencernaan manuju usus
besar. Gerakan bayi semakin pelan karena beratnya sudah
340 gram dan panjangnya 20 cm
Minggu ke-22 :

Indera yang akan digunakan bayi untuk belajar berkembang


setiap hari. Setiap minggu, wajahnya semakin mirip seperti saat
dilahirkan. Perbandingan kepala dan tubuh semakin
proporsional

Minggu ke-23 :

Meski lemak semakin bertumpuk di dalam tubuh


bayi, kulitnya masih kendur sehingga tampak
keriput. Ini karena produksi sel kulit lebih banyak
dibandingkan lemak. Ia memiliki kebiasaaan
"berolahraga", menggerakkan otot jari-jari tangan
dan kaki, lengan dan kaki secara teratur. Beratnya
hampir 450 gram

Tangan dan kaki bayi telah terbentuk dengan


sempurna, jari juga terbentuk sempurna.
Minggu ke-24 :

Paru-paru mulai mengambil oksigen meski bayi masih


menerima oksigen dari plasenta. Untuk persiapan hidup
di luar rahim, paru-paru bayi mulai menghasilkan
surfaktan yang menjaga kantung udara tetap
mengembang Kulit bayi mulai menebal

Minggu ke-25 :
Bayi mulaicegukan, tandanya ia sedang latihan bernafas. Ia
menghirup dan mengeluarkan air ketuban. Jika air ketuban yang
tertelan terlalu banyak, ia akan cegukan.
Tulang bayi semakin mengeras dan bayi menjadi bayi yang
semakin kuat. Saluran darah di paru-paru bayi sudah semakin
berkembang. Garis disekitar mulut bayi sudah mulai membentuk
dan fungsi menelan sudah semakin membaik. Indera penciuman
bayi sudah semakin membaik karena di minggu ini bagian hidung
bayi (nostrils) sudah mulai berfungsi. Berat bayi sudah mencapai
650-670 gram dengan tinggi badan 34-37 cm.
Minggu ke-26 :

Aktifitas otaknya yang berkaitan dengan


pendengarannya dan pengelihatannya sudah berfungsi
walaupun kelopak matanya belum terbuka, Berat badan
bayi sudah mencapai 750-780gram, sedangkan
tingginya 35-38 cm.

Minggu ke-27 :

Minggu pertama trimester ketiga, paru-paru, hati dan


sistem kekebalan tubuh masih harus dimatangkan.
Namun jika ia dilahirkan, memiliki peluang 85%
untuk bertahan.

Indra perasa mulai terbentuk. Bayi juga sudah pandai


mengisap ibu jari dan menelan air ketuban yang
mengelilinginya. Berat umum bayi seusia si kecil 870-
890 gram dengan tinggi badan 36-38 cm.
Minggu ke-28 :
Minggu ini beratnya 1100 gram dan panjangnya 25 cm. Otak
bayi semakin berkembang dan meluas. Lapisan lemak pun
semakin berkembang dan rambutnya terus tumbuh. Lemak
dalam badan mulai bertambah. Walaupun gerakan bayi sudah
mulai terbatas karena beratnya yang semakin bertambah,
namun matanya sudah mulai bisa berkedip bila kena cahaya
melalui dinding perut ibunya. Kepalanya sudah mengarah ke
bawah. Paru-parunya belum sempurna.

Minggu ke-29 :

Kelenjar adrenalin bayi mulai menghasilkan


hormon seperti androgen dan estrogen. Hormon
ini akan menyetimulasi hormon prolaktin di
dalam tubuh ibu sehingga membuat kolostrum
(air susu yang pertama kali keluar saat menyusui).

Sensitifitas dari bayi semakin jelas, bayi sudah


bisa mengidentifikasi perubahan suara, cahaya,
rasa dan bau. Selain itu otak bayi sudah bisa
mengendalikan nafas dan mengatur suhu badan
dari bayi. Postur dari bayi sudah semakin
sempurna sebagai seorang manusia, berat
badannya 1100-1200 gram, dengan tinggi badan
37-39 cm.
Minggu ke 30 :
Lemak dan berat badan bayi terus bertambah sehingga
bobot bayi sekarang sekitar 1400 gram dan panjangnya
27 cm. Karena ia semakin besar, gerakannya semakin
terasa .Mata indah bayi sudah mulai bergerak dari satu
sisi ke sisi yang lain dan dia sudah mulai belajar untuk
membuka dan menutup matanya. Cairan ketuban
(amniotic fluid) di rahim semakin berkurang. Kini si
kecil pun sudah mulai memproduksi air mata. Berat
badan bayi 1510-1550 gram, dengan tinggi 39-40 cm.

Minggu ke-31 :
Plasenta masih memberikan nutrisi yang dibutuhkan
bayi. Aliran darah di plasenta memungkinkan bayi
menghasilkan air seni. Ia berkemih hampir sebanyak 500 ml
sehari di dalam air ketuban. Perkembangan fisik bayi sudah
mulai melambat pada fase ini, hanya berat badan bayilah
yang akan bertambah. Selain itu lapisan lemak akan semakin
bertambah dibawah jaringan kulitnya. Tulang pada tubuh
bayi sudah mulai mengeras, berkembang dan mulai
memadat dengan zat-zat penting seperti kalsium, zat besi,
fosfor. Berkebalikan dengan perkembangan fisiknya, pada
fase ini perkembangan otaknyalah yang berkembang dengan
sangat pesat dengan menghasilkan bermilyar sel. Apabila
diperdengarkan musik, bayi akan bergerak. Berat badan bayi
1550-1560 gram dengan tinggi 41-43 cm.
Minggu ke-32 :
Jari tangan dan kaki telah tumbuh sempurna, begitu pula
dengan bulu mata, alis dan rambut di kepala bayi yang
semakin jelas. Lanugo yang menutupi tubuh bayi mulai
rontok tetapi sebagian masih ada di bahu dan punggung
saat dilahirkan. Dengan berat 1800 gram dan panjang 29
cm, kemampuan untuk bertahan hidup di luar rahim sudah
lebih baik apabila di dilahirkan pada minggu ini.

Kulit bayi semakin merah, kelopak matanya juga telah


terbuka dan system pendengaran telah terbentuk dengan
sempurna. Kuku dari jari mungil tangan dan kaki si kecil
sudah lengkap dan sempurna. Rambutnya pun semakin
banyak dan semakin panjang. Bayi sudah mulai bisa
bermimpi, .

Minggu ke-33 :
Bayi telah memiliki bentuk wajah yang
menyerupai ayah dan ibunya. Otak bayi
semakin pesat berkembang. Pada saat ini
juga otak bayi sudah mulai bisa
berkoordinasi antara lain, bayi sudah
menghisap jempolnya dan sudah bisa
menelan. Walaupun tulang-tulang bayi
sudah semakin mengeras tetapi otot-otot
bayi belum benar-benar bersatu. Bayi sudah
bisa mengambil nafas dalam-dalam
walaupun nafasnya masih di dalam air.
Apabila bayinya laki-laki maka testis bayi
sudah mulai turun dari perut menuju
skrotum. Berat badan bayi 1800-1900 gram,
dengan tinggi badan sekitar 43-45 cm.
Minggu ke-34 :
bayi berada di pintu rahim. Bayi sudah
dapat membuka dan menutup mata
apabila mengantuk dan tidur, bayi juga
sudah mulai mengedipkan matanya.
Tubuh bunda sedang mengirimkan
antibodi melalui darah bunda ke dalam
darah bayi yang berfungsi sebagai sistem
kekebalan tubuhnya dan proses ini akan
tetap terus berlangsung bahkan lebih rinci
pada saat bunda mulai menyusui. Berat
Badan bayi 2000-2010 gram, dengan
tinggi badan sekitar 45-46 cm.

Minggu ke-35 :
Pendengaran bayi sudah berfungsi secara
sempurna. Lemak dari tubuh bayi sudah mulai
memadat pada bagian kaki dan tangannya, lapisan
lemak ini berfungsi untuk memberikan
kehangatan pada tubuhnya. Bayi sudah semakin
membesar dan sudah mulai memenuhi rahim
bunda. Apabila bayi bunda laki-laki maka di
bulan ini testisnya telah sempurna. Berat badan
bayi 2300-2350 gram, dengan tinggi badan
sekitar 45-47 cm.
Minggu ke-36 :

Kulit bayi sudah semakin halus dan sudah menjadi


kulit bayi. Lapisan lemak sudah mulai mengisi
bagian lengan dan betis dari bayi. Ginjal dari bayi
sudah bekerja dengan baik dan livernya pun telah
memproduksi kotoran. Saat ini paru-paru bayi
sudah bekerja baik bahkan sudah siap bertemu
dengan mama dan papa. Berat badan bayi 2400-
2450 gram, dengan tinggi badan 47-48 cm

Minggu ke-37 :
Kepala bayi turun ke ruang pelvik. Bentuk
bayi semakin membulat dan kulitnya
menjadi merah jambu. Rambutnya tumbuh
dengan lebat dan bertambah 5cm. Kuku
terbentuk dengan sempurna. Bayi sudah bisa
melihat adanya cahaya diluar rahim. Bayi
pada saat ini sedang belajar untuk mengenal
aktifitas harian, selain itu bayi juga sedang
belajar untuk melakukan pernafasan
walaupun pernafasannya masih dilakukan di
dalam air. Berat badan bayi di minggu ini
2700-2800 gram, dengan tinggi 48-49 cm
Minggu ke-38 hingga minggu ke-40 :

Proses pembentukan telah berakhir dan bayi siap


dilahirkan.

Kalau kita perhatikan proses kejadian manusia mulai dari proses pembuahan, terbentuknya
zigot, lalu zigot membelah diri (masih dalam bentuk gupalan darah), lalu dia menempel di
dalam diding rahim untuk mengisap darah ibunya( bagaikan seekor lintah), kemudian
membentuk selubung (ari-ari, placenta dan talipusar), kemudian diikuti oleh pembentukan
organ-organ tubuh lainnya, lalu terbentuklah janin, kemudian janin terus tumbuh dan
berkembang menjadi Fetus (jabang bayi), hingga sempurna sampai dia siap untuk dilahirkan.
Tahap-tahap kejadian manusia di dalam perut ibunya sudah diterangkan di dalam AL Qur’an ,
jauh sebelum dunia kedokteran membuktikannya , seperti yang tercantum di dalam surat Al
Mu’minuun ayat 14 yang berbunyi;

.
14

“ Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami
jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu
tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk
yang (berbentuk) lain. Maka Maha Suci lah Allah, Pencipta Yang Paling Baik
(QS 23:14} “.
Ayat diatas menjelaskan bahwa setetes (setitik) atau satu dari sperma yang dipancarkan akan
membuahi sesuatu di dalam rahim ( sel telur). Hal ini diperkuat dengan keterangan ayat al qur’an
lainnya pada saurat Al Qiyamah 36-37 yang berbunyi ;

36 ‫ى‬
37

“Apakah manusia mengira akan dibiarkan tak terurus? Bukankah ia hanya setitik
mani yang dipancarkan?” (QS Al Qiyamah:36-37)”.

Setelah terjadi pembuahan, maka Allah telah menentukan urusan selanjutnya bagi zigot tersebut.
Dimana setelah itu zigot akan melakukan pergandaan sel membentuk gumpalan darah. Keterangan ayat
diatas juga diperkuat oleh petunjuk AL Qur’an lainnya yang tercantum pada surat Al ‘Alaq ayat 1-2 yang
berbunyi ;

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan, Dia telah


menciptakan manusia dari „alaq (segumpal darah). Bacalah, dan Tuhanmulah Yang
Maha Pemurah (QS 96:1-2)”.

Kemudian setelah minggu ke 3 – ke 5 mulailah terbentuk embrio yang berupa gumpalan daging
yang makin membesar di dalam rahim.
Di dalam gumpalan daging yang makin membasar itu, mulailah terjadi pembentukan tulang dan
rangka. Selanjutnya tulang yang sudah terbentuk, di ikat oleh bagian daging-daging terdekat
membentuk otot-otot sesuai dengan letak dan fungsi tulang tersebut. Pematangan dan
penyempurnaan susunan tulang , daging dan organ-organ vital lainnya terus berlanjut hingga
mencapai minggu ke 8 ,dan pada akhir minggu ke 9 embrio sudah berbentuk jabang bayi
(fetus) atau manusia kecil yang terus mengalami perkembangan lebih sempurna hingga
menunggu waktu kelahirannya.
Jadi terdapat tiga fase perubahan bentuk kejadian manusia di dalam rahim ibu. Pertama adalah
fase Pre-embrionik terjadinya pembuahan hingga pembentukan zigot yang masih berupa
gumpalan darah, kedua fase Embrionik (embrio) yang berupa gumpalan daging atau organ-
organ vital dan pembentukan tulang-tulang , ketiga fase Fetus atau jabang bayi dimana terjadi
proses penyempurnaan pembentukan organ-organ penting dan pengikatan tulang-tulang
dengan jaringan otot. Kemudian Fetus terus bekembang menuju bentuk yang lebih sempurna
hingga menunggu saat-saat kelahirannya di minggu ke 38 hingga ke 40 ( baca “ Williams P.,
Basic Human Embryology “, 3. edition, 1984, s. 64.).

Fase-faase perubahan atau perkembangan manusia di dalam rahim Ibu , sudah di abadikan oleh
Al Qur’an 1400 tahun yang lalu. Sedangkan dunia kedokteran baru membuktikannya pada abad
ke 20 ini. Seperti dalam surat Az Zummar ayat 6 yang berbunyi ;

Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian(fase) demi kejadian(fase)


dalam tiga kegelapan (QS 39:6) “.

Tiga kegelapan yang dimaksud oleh ayat diatas , mempunyai arti yang cukup luas. Antara lain
dapat berupa 3 fase perubahan bentuk seperti yang sudah termati diatas (zygot, embrio dan
Fetus) dan bisa juga berupa 3 kegelapan saat calon bayi masih berasa di dalam selubung yang
tertutup rapat (placenta).
Hanya bahan makanan yang berasal dari darah ibu yang boleh masuk kedalam selubung calon
bayi itu. Bahkan bakteri dan sperma pun tidak akan sanggup menembus selubung gelap dari
placenta itu. Ke tiga lapisan tersebut adalah berupa lapisan dari placenta yang terdiri dari
Amnion, Korion dan Alantois.

Beberapa hal menarik lainnya yang disampaikan oleh Allah di dalam Al Qur’an tentang kejadian
manusia di dalam rahim antara lain adalah ;

A.. Jenis kelamin bayi yang akan lahir

Menurut keterangan Al Qur’an, jenis kelamin bayi yang dillahirkan ditentunkan oleh bibit
(Sperma) dari Bapaknya. Sebagaimana yang diabadikan di dalalam Surat Am Najm ayat 45-46
yang berbunyi ;
45

46

47

“ dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan laki-laki


dan perempuan45, dari air mani, apabila dipancarkan46. Dan bahwasanya
Dia-lah yang menetapkan kejadian yang lain (kebangkitan sesudah mati)
(QS 53:45-47),

Ayat diatas menjelaskan tentang kejadian manusia baik laki-laki maupun perempuan yang
ditentukan oleh air mani (sperma) yang dipancarkan. Kemudian setelah hari kiamat nanti,
manusia itu akan dibangkit kembali dengan bentuk kejadian yang berbeda yang tidak diketahui
oleh manusia.
Cabang-cabang ilmu pengetahuan yang berkembang seperti genetika dan biologi molekuler
telah membenarkan secara ilmiah ketepatan informasi yang diberikan Al Qur’an ini. Kini
diketahui bahwa jenis kelamin ditentukan oleh sel-sel sperma dari tubuh pria, sedangkan
wanita tidak berperan dalam proses penentuan jenis kelamin ini.

Kromosom adalah unsur utama dalam penentuan jenis kelamin. Dua dari 46 kromosom
tersebut menentukan jenis kelamin. Dua kromosom ini adalah pasangan “XY” pada pria, dan
pasangan “XX” pada wanita. Kromosom Y membawa gen-gen yang mengkode sifat-sifat
kelelakian, sedangkan kromosom X membawa gen-gen yang mengkode sifat-sifat kewanitaan.

Pembentukan seorang manusia baru berawal dari penggabungan silang salah satu dari
pasangan kromosom ini, baik pada pria dan wanita. Pada wanita, kedua bagian sel kelamin,
yang membelah menjadi dua selama peristiwa ovulasi, membawa kromosom X. Sebaliknya, sel
kelamin seorang pria menghasilkan dua sel sperma yang berbeda, satu berisi kromosom X, dan
yang lainnya berisi kromosom Y. Jika satu sperma berkromosom Y bergabung dan berpasangan
dengan sel telur wanita yang membawa kromosom X, maka bayi yang akan lahir bayi berjenis
kelamin pria. Sementara jika satu sel spermas berkromosom X dari laki-laki bergabung dan
berpasangan dengan sel telur yang membawa kromosom X, maka bayi yang akan lahir berjenis
kelamin wanita.
Dengan kata lain, jenis kelamin bayi ditentukan oleh jenis kromosom mana dari pria yang
bergabung atau berpasangan dengan sel telur wanita. Artinya proses perjodohan dari pasangan
kromosom tersebutlah yang menentukan jenis kelamin, apakah X ketemu X atau X ketemu Y ?.
B.. Kandungan yang tidak sempurna

Adakalanya pada fase pembentukan zigot sampai fase embrio mengalami kejadian yang tidak
sempurna sehingga akan terjadi keguguran, kegagalan kehamilan atau pendarahan. Namun
kegagalan atau keguguran kehamilan jarang terjadi setelah janin berubah menjadi fetus karena
kedudukannya di dalam rahim sudah sangat kuat dan sempurna. Kegagalan dan keguguran
sering terjadi pada trisemester pertama. Hal ini sudah diberitahu oleh al Qur’an yang tercantum
pada surat Al Hajj ayat 6 yang berbunyi ;

Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka
(ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari
setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang
sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan
Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah
ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-
angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan
dan (ada pula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia
tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat
bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu
dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan
yang indah ( QS 22:6) “.

Keterangan surat Al Hajj ini juga memperkuat penjelasan yang tercantum pada surat Al
Mu’minuun ayat 14, seperti yang sudah dijelaskan diatas tadi, yaitu tentang fase-fase
pembentukan janin di dalam rahim ibu.. Tidak ada yang bertentangan di dalam keterangan
ayat-ayat Al Qu’an , semuanya saling memperkuat dan saling melengkapi.
Demikianlah mukzizat ayat-ayat Al Qur’an yang diturunkan Allah kepada Nabi besar
Muhammad SAW. Padahal beliau tidak dapat mengetahui secara mendetail perkembangan sain
abad sekarang ini, karena beliau adalah seorang yang buta huruf, yang sama sekali tidak
mengenyam pendidikan ilmiah. Jadi benarlah bahwa Muhammad hanya menyampaikan Wahyu
yang diterimanya dari Allah. sesungguhnya yang maha mengetahui dan maha benar atas
keterangan AL Qur’an tersebut hanyalah Allah. Kesimpulannya adalah bahwa Al Qur’an
bukanlah karangan nabi Muhamad SAW, tetapi firman dan wahyu dari Allah SWT. Maha benar
Allah dengan segala firmanNYA. Mashaallah?

Dokter kandungan dan ahli embriologi terhebat di dunia yang berasal dari Kanada, Dr. Keith
Moore. ia memiliki sebuah buku yang diterjemahkan ke dalam delapan bahasa; dipelajari di
kebanyakan universitas-universitas dunia. Dia menyampaikan pidato dengan tema,
“Keselarasan Ilmu Kandungan dengan sesuatu yang Terdapat dalam Al-Qur’an dan As-Sunah”
di Universitas al-Malik Faishal. Dia berkata, “Sesungguhnya ilmu pengetahuan ini, yang terdapat
dalam Al-Qur’an datang kepada Muhammad dari sisi Allah, sebagaimana juga memberikan
bukti kepadaku bahwa Muhammad adalah pasti seorang rasul yang diutus dari sisi Allah.” Dia
juga berkata dalam pidatonya, “Manusia ketika pertama kali diciptakan dalam perut ibunya
berbentuk segumpal darah, kemudian setelah itu ciptaannya meningkat menjadi segumpal
daging, kemudian berubah menjadi tulang-belulang, dan kemudian dibungkus dengan daging,.
“Semua yang kami dapatkan dalam penelitian-penelitian kami, maka kami mendapatkannya
tertera di dalam Al-Qur’an surat Al ‘Alaq yang berbunyi ;

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhamu Yang menciptakan. Dia telah


menciptakan manusia dari segumpal darah (qs 96:1) ”.

“Dr Keith Moore “ yang telah menulis buku terbaik “Perkembangan Manusia” telah
membenarkan tentang fase-fase pembentukan janin di dalam rahim sesuai dengan keterangan
ayat-ayat Al Qur’an. Untuk membuktikan yang mana yang lebih dahulu “ pembentukan
daging atau tulang ?” atau keduanya sama-sama terbentuk?. Maka “Dr Keith Moore “
melakukan penelitian lebih lanjut dengan membuat sebuah irisan dalam embrio dan
membedah organ bagian dalam, pada berbagai usia embrio. Dia menemukan sebagian besar
tulang-tulang itu sudah terbentuk dan sebagian lagi belum terbentuk secara sempurna. Hal ini
menunjukkan bahwa benar dengan apa yang disampaikan oleh A Qur’an. Artinya Tulang
tersebut terbentuk dari dalam daging kemudian dilanjutkan oleh pengikatan tulang oleh otot-
otot jaringan atau daging terdekat.
13. SEGALA SESUATU DICIPTAKAN BERPASANGAN?
Ayat berikut ini mengatakan Allah menciptakan segala sesuatu
berpasangan. Contohnya: jenis kelamin tanaman dan binatang, siang dan
malam, kekuatan yang menarik dan menolak, dsb.

Menurut QS 51:49 ; “ Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-


pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah.”

Namun Muhammad yang bodoh tidak memperhatikan bahwa ada juga benda
yang tidak berpasangan di dunia ini. Contohnya bakteri, fungi imperfeci
(jamur) dsb, adalah anggota Monera Kingdom yang berkembangbiak secara
a-seksual. Elodea Eropa adalah tanaman satu jenis kelamin saja, yang juga
berkembang biak secara a-seksual. Cacing ternyata hewan hermafrodit
(dgn dua jenis kelamin).
Satu lagi contoh yang tidak berpasangan adalah grafitasi (gaya tarik
bumi). Ini adalah tenaga yang menarik saja, tidak ada pasangannya. Tidak
ada yang namanya gaya tolak bumi.

AL Qur’an surat Az Dzaariyaat ayat 49 berbunyi ;

49

“ Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat


akan kebesaran Allah (QS 51:49)”.

Berpasang-pasangan di dalam konteks ayat tersebut diatas mempunyai cakupan makna yang
sangat luas. Untuk itu manusia harus banyak belajar tentang apa saja yang menjadi cakupan
“berpasangan” tersebut. Tentu Allah tidak sembarangan menggunakan kata-kata
“berpasangan” tersebut di dalam ayat-ayatNYA.
Misionaris Kristen tersebut mengartikan berpasangan sesuai dengan apa yang terlihat oleh
mata kepalanya. Masionaris tersebut menginterprestasikan kata “ berpasangan “ berdasarkan
jenis kelamin (Gender) , tetapi dia juga melihat ada diantara hewan dan tumbuh-2an yang tidak
berpasangan, padahal mereka tidak kawin namun masih bisa beranak pinak (misalnya bakteri,
jamur, cacing dan makhluk asexual lainnya).
Misonaris tersebut sudah merasa pintar , sehingga dia menganggap apa yang disampaikan oleh
Muhammad adalah suatu kekeliruan dan Muhammad adalah orang yang bodoh. Pada hal
Muhammad hidup di zaman jahilliah , beliau adalah seorang yang tidak bisa baca tulis, dan tidak
pernah mendapat pendidikan ilmiah seperti sekarang ini. Tentu saja Nabi Muhammad tidak
pernah menyaksikan apa-apa yang sudah di temukan pada zaman modern dimana sain dan
teknologi berkembang pesat seperti sekarang ini. Nabi Muhammad hanya menyampaikan apa
yang di firmankan oleh Allah. Hanya Allah yang akan membuktikan kebenaran ayat-ayat NYA
kelak dikemudian hari, sesuai dengan hasil penemuan sain dan teknologi manusia. Untuk itu
manusia sekarang dituntut untuk membuktikan kebenaran ayat-ayat Al Qur’an tersebut.
Kalau kita perhatikan secara kasat mata, kelahiran seorang anak atau keturunanya adalah dari
hasil perkawinan antara pasangan jantan dan betina. Begitu juga hewan lainnya ; kambing,
domba, kuda dan lain-lain. Tumbuh-tumuhan juga memperbanyak diri dengan perkawinan dari
pasangan serbuk sari dan kepala putik. Jadi dalam hal perkawinan saja Allah sudah
menciptakan berpasang-pasangan.
Namun dari hasil penelitian ilmiah , terdapat beberapa maklhuk hidup yang tidak
membutuhkan perkawinan dari pasangannya untuk beranak pinak. Misalnya Bakteri
berkembang biak dengan cara membelah diri bukan dengan perkawinan dengan pasangannya,
jamur berkembangbiak dengan spora dan pembelahan sel, cacing tanah bersifat hemaprodite
yang tidak membutuhkan pasangannya. Ada juga tumbuhan lain yang dikembangbiakkan
dengan stek , akar tinggal atau bagian organ yang terpotong. Bahkan ada juga seorang wanita
perawan yang melahirkan anaknya tanpa adanya laki-laki yang menghamilinya, seperti Isa A.S
atau Yesus. Karena keganjilan itu maka umat Kristen menobatkannya menjadi Tuhan. Padahal
masih banyak makhluk ciptaan Allah lainnya yang lahir tanpa perkawinan yang jauh lebih sulit
dari pada proses kelahiran Yesus.
Pertanyaannya adalah ; Kenapa ada hewan, dan tumbuh-tumbuhan yang tidak membutuhkan
pasangan untuk berkembang-biak? Apakah hewan yang tidak berpasangan tersebut benar-
benar tidak berpasangan? Bagaimana proses terjadinya anakan dari makhluk yang tidak
berasangan tersebut? Apakah benar hewan dan tumbuh2an yang tidak berpasangan tersebut
kontradiksi dengan keterangan ayat-ayat Al qur’an? Kalau keturunan dapat dihasilkan tanpa
melibatkan pasangan, bagaimana manusia dapat menjelaskan fenomen perkawinan tanpa
gender tersebut? Apa arti gender dalam sistim reproduksi? Apakah tanpa pasangan atau tanpa
proses perkawinan, keturunan dapat dihasilkan?

Petanyaan-pertanyaan diatas sangat sederhana, tetapi membutuhkan analisa cukup mendalam


untuk menjawabnya. Manusia membutuhkan 15 abad untuk menjawab pertanyaan ini ,
dihitung setelah AL Qur’an menyampaikannya. Karena Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan
tersebut akan menjelaskan tentang rahasia perkawinan atau reproduksi suatu makluk. Kata
kunci dari pertanyaannya adalah; Apakah proses reproduksi suatu makluk hidup mutlak
membutuhkan perkawinan antar pasangan-pasangannnya atau tidak?
Apakah keterangan tentang kalimat “berpasangan-pasangan” dalam sistim reproduksi yang
dimaksud oleh Al Qur’an adalah harus berupa sistrim reproduksi antara makhluk hidup yang
yang berlainan jenisnya kelaminnya? Apakah reproduksi tanpa melibatkan pasangan
merupakan sesuatu yang kontradiksi dengan Al Qur’an? Bagaimana Al Qur’an dapat
menyingkapi semua kejadian tersebut?
Sekiranya kalimat “berpasang-pasangan” hanya ditujukan bagi sistim reproduksi yang
melibatkan pasangan saja, maka tentulah keterangan Al Qur’an tersebut kontradiksi dengan
kenyataan sebagaimana yang telah ditemukan oleh sain modern.
Maka kalimat “ berpasang-pasangan” terhadap sistem reproduksi yang disampaikan oleh AL
Qur’an tersebut haruslah dicermati dan ditelaah lebih mendasar dan lebih mendalam lagi.
Sekarang manusia ditantang oleh Allah untuk mengungkapkan rahasia “berpasang-pasangan”
dalam sistim reproduksi makluk hidup.
Mungkin saja kita yang salah menginterprestasikan makna dari kata “berpasang-pasangan”
tersebut. Seolah-olah kata tersebut berarti “perbedaan kelamin”, sehingga kita mengabaikan
proses reproduksi yang tidak melibatkan jenis kelamin. Yang pada akhirnya bagi orang-orang
yang tidak suka dengan Al Qur’an mendapat peluang untuk memperolok-olokkannya. Maka
tugas seorang muslim yang mengertilah yang harus mengungkapkan dan mencari kebenaran
makna dari kata “berpasang-pasangan” tersebut.

Untuk itu marilah kita telusuri ayat-ayat di dalam Al Qur’an untuk mencari penjelasan tentang
“berpasangan-pasangan” yang berhubungan dengan sistim reproduksi. Ternyata Al Qur’an
sudah jauh mendahului apa-apa yang ditemukan oleh misteri Sain abad sekarang. Kita dapat
mengungkapkan apa sebenarnya arti dan makna dari kata “berpasangan” tersebut dari
keterangan yang tercantum dalam surat Yassiin ayat 36 yang berbunyi ;

36

“ Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari
apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang
tidak mereka ketahui (QS 36:36) “.

Ayat diatas memberikan petunjuk pada kita, bahwa semua makluk hidup yang
menggantungkan nasib dan hidupnya di atas permukaan di bumi ini, diciptakan Allah
berpasang-pasangan. Jadi tidak ada makluk hidup yang tidak mengandung unsur “ berpasang-
pasangan “, termasuk bakteri, jamur, dan seluruh tumbuh-tumbuhan yang bereproduksi secara
a-sexual . Bahkan dalam diri manusia itu sendiri ada yang unsur yang “berpasang-pasangan” di
dalam tubuhnya.
Konteks ayat diatas juga bukan membicarakan tentang Manusia yang diciptakan bepasang-
pasangan, tetapi tentang diri manusia itu sendiri yang di dalam tubuhnya terdapat unsur yang
berpasang-pasangan seperti makluk hidup lainnya (hewan dan tumbuh-2an). Bagi telinga orang
awam, analisa dan interprestasi ini tentu sangat aneh sekali. Tetapi ilmu pengetahuan abad
sekarang sudah membuktikannya dengan tepat dan tidak terbantahkan.

Di dalam tubuh setiap manusia , yaitu di dalam inti selnya, terdapat sepasang kromosom yang
berasal bapak dan ibunya. Setiap sel tubuh manusia memiliki 46 kromosom yang setengahnya
berasal dari Ibu dan setengahnya lagi berasal dari Bapaknya. Ini merupakan pembuktian ilmiah
yang tidak terbantahkan.

Ayat al Qur’an diatas juga menjelaskan tentang sistim reproduksi asexual dari jenis hewan
seperti bakteri, cacing dan berbagai jenis tumbuhan yang mampu bereproduksi secara vegetatif
, yang semuanya mempunyai sesuatu yang berpasang-pasangan di dalam tubuhnya. Tugas
manusialah untuk dapat mengungkapkan rahasianya. Allah sudah menjelaskan di dalam Al
Quran memalui FirmanNYA kepada nabi Muhammad. Allah menyampaikan firmanNYA dengan
tatabahasa yang sangat bijaksana penuh perhitungan dan sederhana, sehingga umat nabi
Muhammad yang masih bodoh dan awam dapat menerima keterangan itu apa adanya.

Pertanyaannya adalah ; Ada apa dengan sel bakteri dan mikroba lainnya sehingga dia dapat
bereproduksi tanpa kawin dengan pasangannya? Apakah ada sesuatu yang berpasangan yang
terdapat di dalam sel mikroba sehingga dia dapat berkembangbiak tanpa melibatkan
pasangannya? Pasangan apakah yang terlibat dalam sitim reproduksi asexual?

Kembali Allah memberikan petunjuk yang tersembunyi untuk memperkuat keterangan di dalam
surat Yassiin ayat 36 diatas , yaitu dalam surat Asy Syura ayat 11 yang berbunyi ;

11
“ (Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri
pasangan-pasangan dan dari jenis binatang pasangan-pasangan (pula), dijadikan-
Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatu pun yang serupa
dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat
(QS 42:11) “.
Kontek ayat diatas menjelaskan tetang ketentuan sistem reproduksi antar sesama spesies. Bagi
manusia sudah disediakan oleh Allah pasangan-pasangan dari jenis mereka sendiri yaitu
sesama manusia (laki-laki dan perempuan) bukan dengan hewan. Artinya manusia kawin
sesama manusia untuk meneruskan generasinya. Sedangkan untuk hewan seperti (domba
kambing , anjing, harimau dll) , juga sudah dipersiapkan oleh Allah pasangan-pasangannya
untuk kawin dan beranak pinak. Artinya satu species hanya berasal dari dari species yang sama ;
keturunan manusia berasal dari manusia, keturunan kera berasal dari kera, anak anjing berasal
dari anjing. Ayat ini juga menjelaskan bahwa manusia bukan berasal dari kera.

Kemudian diakhir ayat tersebut, Allah menjelaskan bahwa tidak satupun hasil ciptaaNYA sama
dengan ujud Allah. Artinya , hasil reproduksi makluk hidup itu tidak ada yang akan menyerupai
Allah. Artinya Allah itu tidak beranak dan tidak berreproduksi. Jadi kalau ada anak manusia
yang menjadi anak Allah, maka itu akan kontradikasi dengan penjelasan ayat ini.
Sistim reproduksi makluk hidup sudah ditentukan dan diciptakan oleh ALlah, makluk hidup
tinggal menjalankan rahmatNYA itu dengan cara yang dia sukai.
Perkawinan antara sesama pasangan dalam satu species merupakan sarana dan fasilitas yang
terbaik untuk dilaksanakan oleh makluk diatas bumi ini. Allah sudah menciptakan sarana dan
fasilitas yang terbaik , mudah, sederhana, praktis, ekonomis dan paling menyenangkan, untuk
masing-masing sistim reproduksi makluk hidup.
Seperti misalnya; Manusia diberikan Allah sarana dan fasilitas reproduksi dengan cara
perkawinan antara pria dan wanita yang mempunyai mamfaat dan hikmah yang sangat luas
seperti ; suatu cara yang paling menyenangkan, memper-erat rasa kasih sayang diantara kedua
pasangannya serta keturunannya, mudah, sederhana , biaya yang murah, dan dapat
dilaksanakan dimana saja dan kapan saja sesuai dengan kesepakatan dari kedua pasangan itu.
Disamping itu Allah sudah melengkapi manusia dengan perasan senang, keinginan syahwat
terhadap pasangannya sebagai sarana tambahan agar manusia dapat beranak pinak dimuka
bumi ini.

Begitu juga dengan bakteri, yang merupakan jenis makluk hidup yang berperan penting dalam
melaksanakan tugas-tugas menghancurkan dan menguraikan (decomposer) sisa-sisa makanan
menjadi unsur-unsur dasar untuk dikembalikan lagi ke bumi ini agar dapat dimamfaatkan oleh
dunia tumbuh-tumbuhan untuk melanjutkan siklus rantai makanan yang tidak putus-putusnya.
Untuk itu bakteri membutuhkan proses yang sangat cepat untuk melaksanakan tugas yang
diberikan kepadanya, sehingga dengan tubuhnya yang sangat kecil itu, Allah dengan
kententuanNYA memberikan sarana istimewa kepada makluk prokariot ini untuk berproduksi
dengan cara cepat berupa pembelahan sel, bukan dengan cara perkawinan yang rumit dan
lama. Artinya masing-masing makluk sudah ditentukan fungsi dan tugasnya di bumi ini, Allah
menghendaki semuanya berkembangbiak dan bekerja, sehingga Allah memberikan fasilitas dan
sarana yang berbeda-beda untuk setiap makluk dalam melaksanakan system reproduksinya.

Pertanyaan selanjutnya yang muncul adalah ; Apakah benar satu species berasal dari species
yang sama? Apa benar perkawinan antar species-species yang berbeda tidak dapat
menghasilkan keturunan? Apakah pada species yang sama dapat menghasilkan anak tanpa
perkawinan melalui pasangannya?

Untuk menjelaskan pertanyaan diatas tersebut, maka kita perlu banyak belajar tentang ilmu
genetika. Kita harus menata ulang barbagai penemuan sain dibidang genetika dari masa lalu
hingga sekarang ini.

Terdapat beberapa periode bersejarah tentang penemuan sain di bidang genetika. Dimulai dari
Charles Darwin pada tahun 1859, sampai berhasilnya proyek penyusunan Genom Manusia pada
tahun 2003.

Kronologis penemuan di bidang genetika adalah sebagai berikut ;

1. 1859 Charles Darwin menerbitkan The Origin of Species, lalu berkembang menjadi
dasar-dasar teori evolusi.
2. 1865 Gregor Mendel menyerahkan konsep hereditas kawin silang tanaman pada kacang
Kapri Pisum sativum.
3. 1878 E. Strassburger memberikan penjelasan mengenai pembuahan berganda.
4. 1900 Penemuan kembali hasil karya Mendel secara terpisah oleh Hugo de Vries (Belgia),
Carl Correns (Jerman), dan Erich von Tschermak (Austro-Hungaria). Para penemu ini
manjadi tonggak tentang teori genetika klasik.
5. 1903 sudah ditemukan unit pewarisan genetic dalam sel yang dinamai dengan
Kromosom.
6. 1905 Pakar biologi Inggris William Bateson melakukan peng-kode-an dari satuan-satuan
genetika (kromosom).
7. 1908 dan 1909 Peletakan dasar teori genetika populasi oleh Weinberg (dokter dari
Jerman) dan secara terpisah oleh James W. Hardy (ahli matematika Inggris) . Ini
merupakan tonggak awal dari konsep genetika populasi.
8. 1910 Thomas Hunt Morgan. Menggunakan lalat buah (Drosophila melanogaster) dan
menunjukkan adanya gen-gen berada pada kromosom. Penemuan ini merupakan
tonggak awal dari kosep sitogenetika.
9. 1913 Alfred Sturtevant berhasil membuat peta genetik pertama dari suatu kromosom.
10. 1918 Ronald Fisher (ahli biostatistika dari Inggris) menerbitkan On the correlation
between relatives on the supposition of Mendelian inheritance ( "Keterkaitan
antarkerabat berdasarkan pewarisan Mendel"). Era ini membuka tonggak baru pada
konsep genetika kuantitatif .
11. 1927 diamatinya perubahan-perubaan fisik pada gen (disebut mutasi ).
12. 1928 Frederick Griffith menemukan suatu molekul pembawa sifat yang dapat
dipindahkan antarbakteri (konjugasi).
13. 1931 Pindah silang. menyebabkan terjadinya rekombinasi.
14. 1941 Edward Lawrie Tatum and George Wells Beadle menemukan bahwa gen
merupakan penyandi dari suatu protein. Ini merupakan tonggak dari ilmu Genetik dasar.
15. 1944 Oswald Theodore Avery, Colin McLeod and Maclyn McCarty. Berhasil mengisolasi
DNA sebagai bahan genetik (mereka menyebutnya prinsip transformasi).
16. 1950 Erwin Chargaff menunjukkan adanya aturan umum yang berlaku untuk empat
nukleotida pada asam nukleat, misalnya adenin selalu bersamaan jumlahnya dengan
timin.
17. 1950 Barbara McClintock menemukan transposon pada jagung.
18. 1952 Hershey dan Chase . Berhasil membuktikan bahwa informasi genetik dari
bakteriofag (dan mungkin semua organisme lain) adalah DNA.
19. 1953 Rahasia struktur DNA berhasil dipecahkan oleh James D. Watson dan Francis Crick
berupa pilin ganda (double helix), berdasarkan gambar-gambar difraksi sinar X DNA dari
Rosalind Franklin . Keberhasilan ini merupakan tonggak bersejarah terhadap azaz-azaz
genetika molekular.
20. 1956 Jo Hin Tjio dan Albert Levan memastikan bahwa kromosom manusia berjumlah 46.
21. 1958 Eksperimen Meselson-Stahl . berhasil menjelaskan bahwa DNA digandakan
(direplikasi) secara semikonservatif.
22. 1961 Kode genetik tersusun secara triplet.
23. 1964 Howard Temin . Berhasil menemukan virusRNA .
24. 1970 Enzim restriksi . Berhasil melakukan pemotongan dan penyambungan DNA dari
bakteri Haemophilus influenzae. Ini merupakan tongak baru konsep-konsep
bioteknologi modern.
25. 1977 Sekuensing DNA pertama kali berhasil dilakukan oleh Fred Sanger, Walter Gilbert,
dan Allan Maxam yang bekerja secara terpisah. Tim Sanger berhasil melakukan
sekuensing seluruh genom Bacteriofag Φ-X174( suatu virus ). Ini merupakan tonggak
bersejarah terhadap konsep genomika.
26. 1983 Perbanyakan (amplifikasi) DNA berhasil dilakukan oleh Kary Banks Mullis setelah
menemukan Reaksi Berantai Polymerase (PCR).
27. 1985 Alec Jeffreys menemukan teknik sidik jari genetik.
28. 1989 Sekuensing pertama kali dilakukan terhadap gen manusia, yaitu pengkode protein
CFTR yang menjadi penyebab cystic fibrosis.
29. 1989 Peletakan landasan statistika yang kuat bagi analisis lokus sifat kuantitatif (analisis
QTL) .
30. 1995 Berhasil melakukan Sekuensing terhadap genom Haemophilus influenzae.
Merupakan sekuensing genom pertama terhadap organisme yang hidup bebas.
31. 1996 Sekuensing pertama berhasil dilakukan pada eukariota: khamir Saccharomyces
cerevisiae.
32. 1998 Berhasil melakukan sekuensing pertama terhadap eukariota multiselular,
nematoda Caenorhabditis elegans. Tahun ini juga Era dimulainya Human Genome
Project.
33. 2001 Draf urutan awal genom manusia sudah dirilis.
34. 2003 Proyek Genom Manusia (Human Genome Project) menyelesaikan 99%
pekerjaannya pada tanggal (14 April) dengan akurasi 99.99%

Jika kita lihat kronologis perkembangan ilmu genetika modern, baru dimulai sekitar 150 tahun
yang lalu. Tetapi kemajuannya cukup cepat sampai ditemukannya DNA dan berhasil membuat
peta genom DNA manusia. Pertanyaannya adalah ; apakah penemuan - penemuan sain
dibidang genetika ini sejalan dengan kebenaran Al Qur’an? Bagaimana Al Qur’an
menjelaskannya?.

Pada awalnya , perkembangan ilmu genetika dimulai dari hasil pengamatan kasat mata oleh
Darwin terhadap berbagai species yang mengalami banyak perubahan dari satu induvidu ke
induvidu lainnya. Di dalam satu species saja, Darwin banyak menyaksikan perubahan tampilan
sifat yang berbeda-beda dari species itu , sedangkan antara satu species dengan species yang
berkerabat dekat banyak ditemukan persamaan-persamaan..

Beliau beranggapan bahwa semua makhluk hidup telah mengalami suatu perubahan wujud
akibat suatu proses evolusi yang berasal dari satu atau beberapa nenek moyangnya. Menurut
Darwin makluk hidup yang paling sederhana telah mengalami perubahan bentuk yang sangat
komplek dari satu generasi ke generasi berikutnya dalam jangka waktu yang sangat lama,
mungkin berjuta atau milyaran tahun yang lalu, sehingga terjadilah makluk hidup yang paling
sempurna yang titik puncaknya adalah manusia. Artinya Darwin berkesimpulan bahwa semua
jenis kehidupan di bumi ini berasal dari sel yang paling sederhana yaitu amoeba atau sejenis
hewan bersel satu. Darwin membuat kesimpulan itu berdasarkan fakta-fakta yang
dikumpulkannya setelah melakukan survey dalam perjalanannya mengelilingi dunia.

Fakta-fakta yang dikumpulkan oleh Darwin itu antara lain adalah ; 1.Diantara individu dari
species yang sama terjadi berbagai perubahan bentuk sperti hewan ternak dan hasil –hasil
pertanian. 2.Hasil surver menunjukan bahwa hanya organisme yang kuat yang dapat bertahan
hidup untuk meneruskan dan beradaptasi dengan lingkungan. 3.Adanya bekas-bekas fosil
zaman purba yang dikumpulkan dari survey geologi yang menunjukan bukti-bukti asal mula
nenek moyang. 4.Perubahan yang tidak diperkirakan (mutasi) disebabkan oleh adanya
perubahan factor pembawa sifat keturunan(Gen), walaupun sebenarnya waktu itu Darwin
belum menggunakan istilah Mutasi atau Gen di dalam bukunya. 5.Penggolongan jenis-jenis
makluk hidup(Taksonomi) mengisyaratkan tersusunnya gambaran keteraturan klasifikasi, mulai
dari tingkat organisme sederhana sampai berjenjang naik ke tingkat yang lebih sempurna
6.Terdapatnya anggota tubuh hewan yang tidak berkembang dan lebih berkembang pada
hewan lainnya (seperti jerapah dengan leher yang lebih panjang dari zebra, hewan yang
berekor hingga yang tidak berekor).
Kesimpulan teori Darwin pada zaman itu telah membuat semua orang tercengang dan kagum.
Banyak orang percaya dengan apa yang disampaikan dari kesimpulan Darwin tersebut , tetapi
banyak pula yang menolaknya dengan keras karena tidak mungkin manusia berasal dari kera.
Penganut agama Yahudi, Nasrani dan Islam menolaknya dengan keras karena mereka yakin
bahwa manusia diciptakan oleh Tuhan , berasal jenisnya sendiri yaitu Adam.

Namun kesimpulan Darwin merupakan tonggak bersejarah dalam usaha manusia


mengungkapkan rahasia tentang asal-muasal kejadian makluk hidup. Teori Darwin hidup subur
dan berkembang hingga zaman modern ini, sehingga melahirkan generasi-generasi pemuja
beliau yang ingin membuktikan bahwa evolusi itu benar adanya. Generasi pemuja teori Evolusi
sudah melangkah sangat jauh , dan mereka ingin membukti bahwa makluk hidup bukanlah
diciptakan, tetapi terjadi begitu saja sesuai dengan hakikat Evolusi itu sendiri. Pastilah Darwin
sendiri tidak menyangka kalau kesimpulannya sudah berlari begitu cepat dan tidak terkendali ,
lalu dibelokkan oleh orang-orang tertentu untuk mendapatkan popularitas dan keuntungan
yang menyesatkan.

Bagi pemuja teori Evolusi, Ilmu dan teknologi adalah tujuan hidup sementara agama bagi
mereka adalah sesuatu yang tidak berguna dan harus ditinggalkan. Yang pada akhirnya
berujung pada kepentingan “materialisme dan sain “ sebagai Tuhan baru dalam tujuan hidup.

Sayangnya kesimpulan Darwin itu tidak dapat dibuktikan melalui metode-metode eksperimen
tetapi hanya sebagai hipotesis atau perkiraan saja. Namun para ahli genetika abad ini yang
berkiblat pada teori Darwin telah menjadikan konsep teori Evolusi sebagai tujuan eksperimen,
kepercayaan dan agama baru mereka. Padahal sejak awalnya kesimpulan Darwin itu sendiri
sudah cacat dan tidak mampu menjelaskan berbagai persoalan dari kesimpulannya antara lain ;

1. Mulai dari teori evolusi di proklamirkan pada tahun 1859 sampai detik ini, belum pernah
dilaporkan adanya spesies baru yang terjadi akibat proses evolusi atau karena proses
mutasi gen. Walaupun pernah dilaporkan adanya mutan pada satu induvidu akibat
experiment genetik, tetapi tidak menjadikan mutan itu sebagai spesies baru yang lain
sama sekali dari induknya.
2. Toeri Darwin dan para pengikutnya sampai sekarang juga tidak mampu membuktikan
adanya mutan transisi (species perantara) yang terlahir akibat mutasi dua species yang
berbeda. Misalnya tidak pernah dijumpai hewan yang tubuhnya berupa setengah ikan
dan setengahnya lagi reptile.
3. Teori Darwin tidak dapat menjelaskan kenapa terdapat ruang kosong dalam peralihan
tingkat klasifikasi taksonomi. Walaupun mereka mengatakan itu adalah karena seleksi
alam, tetapi mereka tidak mampu untuk membuktikanya dengan fakta yang ada.
4. Teori Evolusi Darwin yang menyimpulkan bahwa telah ditemukan fosil Burung
Archaeopteryx. Fosil ini diperkirakan hidup 150 juta tahun yang lalu dan diperkirakan
sebagai nenek moyang Burung yang berasal dari Reptil. Namun pada pada tanggal 23
Juni 2000, telah ditemukan lagi fosil burung yang sama (Archaeopteryx) di daerah timur
tengah. Fosil ini diperkirakan hidup sekitar 220 juta tahun yang lalu, jauh sebelum fosil
pertama ditemukan. Hal ini membuktikan bahwa Fosil burung Archaeopteryx berasal
dari jenis hewan atau species yang sama. Artinya Reptil berasal dari Reptil dan burung
berasal dari burung. Burung bukan berasal dari Reptil. Bahkan harian dalam New York
Times menuis berita dengan tajuk “Penemuan Fosil Mengancam Teori Evolusi Burung”.

Kemudian selanjutnya Mendel melakukan percobaan pada jenis kacang polong yang dapat
berubah warnanya atau tingginya setelah dikawin-silangkan. Pada keturunan petama Mendel
menyaksikan bahwa induk yang mempunyai sifat yang dominant selalu menutupi sifat induk
yang resesif, tetapi apabila hasil persilangan itu dikawinkan kembali, ternyata sifat resesif dari
induknya dapat muncul kembali. Contohnya bila pohon capri yang tinggi dikawinkan dengan
pohon capri yang pendek, keturunan pertama yang dihasilkan semua justru pohon tinggi. Tetapi
apabila pohon hasil persilangan itu dikawinkan sesamanya kembali, maka ada yang tiggi dan
ada pula yang rendah dengan komposisi 3:1. Mendel menjelaskan bahwa didalam gen kacang
itu terdapat factor genotip yang Dominan (AA) sedangkan gen yang resesif (aa) yang apabila
dikawinkan lagi akan menjadi AA. Aa, aA dan aa. Dimana AA, Aa dan aA berbatang tinggi
sedangkan aa pendek, jadi komsisinya 3:1. Mendel menyimpukan bahwa sifat resesif itu tidak
akan hilang begitu saja, tetapi akan muncul kembali pada generasi berikutnya. Seolah-olah
postulat Darwin dan Mendel saling bertentangan. Namun para ahli genetika berpendapat
bahwa penemuan Mendel memperkuat teori evolusi karena adanya factor gen yang
menghasilkan mutasi .

Penemuan mendel ini merupakan awal dimulainya usaha manusia untuk mengungkapkan
rahasia mutasi gen dan membuktikan postulat Darwin tentang evolusi. Pencarian berlanjut
terus hingga ditemukan adanya bahan kromosom yang ternyata merupakan unsur yang
bertanggung jawab terhadap sifat Gen itu. Dari hasil penemuan pakar genetika berikutnya,
ternyata gen yang diduga bertanggung jawab terhadap sistim reproduksi tersebut terdapat di
dalam inti sel yang disebut dengan kromosom.

Dari hasil peneleitian selanjutnya ternyata kromosom terdapat pada semua makluk hidup baik
hewan maupun tumbuh2-an serta manusia. Kromosom Bakteri dan prokariot lainnya
ditemukan di dalam sitoplasma. Setelah diteliti lebih lanjut, ternyata jumlah kromosom yang
terdapat didalam inti sel tersebut merupakan bilangan genap yang bisa dibagi 2 . Setiap species
yang berbeda mempunyai jumlah kromosom yang berbeda. Lalu para ahli genetic
menyimpulkan kenyataan ini , bahwa jumlah kromosom yang terdapat di dalam inti sel dari
setiap spcies tersebut merupakan penjumlahan dari dari kedua induknya. Hal ini teramati pada
saat terjadinya peristiwa Miosis (pembelahan sel), dimana sel yang memiliki kromosom ganda
tersebut membelah diri menjadi 2 sel yang masing-masing mengandung setengahnya. Artinya,
setiap kromosom mengandung pasangan yang berasal dari ibu dan bapaknya.

Ini adalah gambar dari kromosom sel eukariot yang


berpasangan dan terkondensasi dalam bentuk Metafase.

1. lengan bersilang yang dengan disebut


Kromatid
2. Titik pertemuan ang disebut centrome
3. Lengan pendek
4. Lengan panjang

Hasil penelitian membuktikan bahwa kromosom manusia berjumlah 46 yang terdiri dari 23
pasangan yang masing-masingnya berasal dari ibu dan bapaknya. Seperti pada gambar
berikut ;

Dari 46 kromosom diploid ini terbebtuk


dari 44 buah autosom (kromosom
penentu sifat-sifat tubuh) dan 2 buah
gonosom (kromosom penentu jenis
kelamin). Sel somatik pria berkromosom
44 autosom dan gonosom XY, sedangkan
wanita berkromosom 44 autosom dan
gonosom XX. (Campbell, 2002).

Kromosom x dan kromosom Y merupakan


kromosom penentu jenis kelamin
keturunan yang akan dihasilkan nanti.
Hanya Sperma yang mengandung
kromosom X Y sedangkan Sel telur hanya
mengandung kromosom XX .

Jadi terbukalah misteri ayat-ayat Al Qur’an yang selama ini sering diperdebatkan dan diperolok-
olokan oleh para penentang Al Qur’an. Ternyata pada bagian tubuh kita yang terkecilpun masih
mengadung unsur yang berpasangan yaitu kromosom yang berasal dari pasangan ibu - Bapak
kita. Terbuktilah bahwa yang dimasud dari keterangan Al Qur’an surat ( QS 51:49 ; “ Dan
segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan
kebesaran Allah.” Kata “berpasang-pasangan” bukan hanya sekedar pasangan dalam arti
perbedaan gender (jenis kelamin) semata, tetapi lebih dalam lagi dari itu , sebagimana yang
dimaksud oleh keterangan al Qur’an dalam surat yassin bahwa (“Maha Suci Tuhan yang telah
menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan
dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui” ). Dari makna kalimat “diri
mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui “ , AL Qur’an sudah memberikan petujuk
bahwa di dalam tubuh kita terdapat unsur yang berpasang-pasangan tetapi sebagian besar dari
manusia itu tidak mengetahuinya. Penjelasan dan petunjuk Al Qur’an ini sudah disampaikan
oleh Nabi Muhammad jauh sebelum ilmu Genetika berkembang atau jauh sebelum kromosom
itu ditemukan.

Pertanyaannya adalah ; apakah nabi Muhammad seorang ahli Genekologi yang dilahirkan
pada zaman kebodohan dan kegelapan? Padahal Muhammad adalah anak manusia yang tidak
pernah mendapatkan pendidikan ilmiah sebelumnya? Padahal di zaman itu merupakan
keadaan yang sangat jauh dari sentuhan ilmu Kedokteran apalagi ilmu Genetika. Maka hanya
satu jawabannya yang dapat disimpulkan, bahwa nabi Muhammad hanya penyampai petunjuk
Ilahi dan dia hanya seorang utusan dari sang Pencipta untuk seluruh umat manusia.
Sesuai dengan petunjuk Al Qur’an pada surat Surat 42. ASY SYURA - Ayat 48 yang berbunyi

“ Jika mereka berpaling maka Kami tidak mengutus kamu sebagai pengawas bagi
mereka. Kewajibanmu tidak lain hanyalah menyampaikannya. Sesungguhnya apabila
Kami merasakan kepada manusia sesuatu rahmat dari Kami dia bergembira ria
karena rahmat itu. Dan jika mereka ditimpa kesusahan disebabkan perbuatan tangan
mereka sendiri (niscaya mereka ingkar) karena sesungguhnya manusia itu amat
ingkar (kepada nikmat). (QS 42:48) “.

Daftar dibawah ini dapat dilihat jumlah kromosom dari berbagai makluk hidup ;

1. Manusia Memiliki 46 Kromosom


2. Anjing Memiliki 78 Kromosom
3. Ayam Memiliki 78 Kromosom
4. Bawang Memiliki 16 Kromosom
5. Beras Memiliki 24 Kromosom
6. Bintang Laut Memiliki 94 Kromosom
7. Buncis Memiliki 22 Kromosom
8. Cacing Tanah Memiliki 36 Kromosom
9. Cemara Memiliki 24 Kromosom
10. Gamdum Bir Memiliki 14 Kromosom
11. Gandum Roti Memiliki 42 Kromosom
12. Hidra Memiliki 32 Kromosom
13. Ikan Mas Memiliki 94 Kromosom
14. Jagung Memiliki 14 Kromosom
15. Jamur Memiliki 4 Kromosom
16. Kacang Polong Memiliki 14 Kromosom
17. Kalkun Memiliki 82 Kromosom
18. Kapah Penicillium Memiliki 2 Kromosom
19. Kapas Memiliki 52 Kromosom
20. Katak Memiliki 26 Kromosom
21. Kecoa Memiliki 23 / 24 Kromosom
22. Keledai Memiliki 62 Kromosom
23. Kentang Memiliki 48 Kromosom
24. Kera Memiliki 48 Kromosom
25. Ketimun Memiliki 14 Kromosom
26. Kubis Memiliki 18 Kromosom
27. Kucing Memiliki 38 Kromosom
28. Kuda Memiliki 64 Kromosom
29. Lalat Rumah Memiliki 12 Kromosom
30. Lobak Memiliki 18 Kromosom
31. Merpati Memiliki 80 Kromosom
32. Nyamuk Memiliki 6 Kromosom
33. Ragi Memiliki 34 Kromosom
34. Sapi Memiliki 60 Kromosom
35. Simpanse Memiliki 48 Kromosom
36. Tembakau Memiliki 48 Kromosom
37. Tikus Rumah Memiliki 40 Kromosom
38. Tikus Sawah Memiliki 42 Kromosom
39. Tomat Memiliki 24 Kromosom
40. Ulat Sutera Memiliki 56 Kromosom

Pertanyaan selanjutnya adalah ; Bagaimanakah kerangka atau struktur bangun dari kromosom
itu? Apakah masih ada sesuatu yang berpasang-pasangan di dalamnya? Bagaimana peran
kromosom dalam kejadian manusia atau makluk lainya? Apakah keterangan Al Qur’an masih
sesuai dengan kenyataan yang ditemukan oleh kemajuan teknologi dan sain? Apakah kata-kata
“berpasang-pasangan” di dalam ayat Al Quran tersebut diatas masih dapat dihubungan dengan
sesuatu yang ada di dalam kromosom itu?

Dari hasil temuan selanjutnya, ternyata apa yang didapat, lebih menakjubkan lagi dari apa
yang diperkirakan sebelumnya. Kromosom bukan hanya sekedar sesuatu yang berpasang-
pasangan semata, tetapi di dalam kromosom itu terdapat berbagai jenis gen-gen yang
bertanggung jawab terhadap seluruh aktifitas makluk itu sendiri. Ternyata kromosom itu
bagaikan sebuah tempat penampungan “database” yang menyimpan seluruh kode-kode
informatika Genetika , baik yang bersifat Genotipe maupun yang menghasilkan sifat Fenotipe.

Informasi “database” yang disimpan di dalam kromosome tersebut adalah suatu struktur
kimia yang disebut dengan “ DNA (Deoxyribosa Nucleosid Acid)” .

Didalam tubuh kromosom terdapat DNA yang


berbentuk benang kusut , bagaikan benang sutra
dari sebuah rumah kepompong. Apabila benang
itu ditarik akan terbentuk putiran rantai yang
sangat panjang. Rantai itu terdiri dari ikatan
protein A-T dan G-T yang selalu berpasang –
pasangan.

Pasangan ini bagaikan bahasa “Digital” untuk


peng-kode-an gen-gen tertentu yang
menginformasi-kan pembentukan dan aktifitas
seluruh kegiatan sel.

Gambar Struktur molekul DNA.

Atom karbon berwarna hitam, oksigen merah, nitrogen biru,


fosfor hijau, dan hidrogen putih.
Gambar Struktur kimia DNA.

Struktur untai komplementer DNA menunjukkan


pasangan basa (adenin dengan timin) dan (guanin
dengan sitosin) yang membentuk DNA beruntai ganda.

Asam Deoksiribo Nukleat merupakan molekul


kompleks yang dibentuk oleh tiga macam molekul,
yaitu:
1. Gula pentose (deoksiribosa)
2. Fosfat (PO4-)
3. Basa nitrogen , yaitu:
a. Purin : guanine (G) dan adenine (A)
b. Pirimidin : Timin (T) dan sitosin (S)

Bentuk bangunan DNA dapat dianalogkan sebagai tangga dan anak


tangga seperti gambar samping . Dua tiang penyangga tangga
merupakan rangka molekul berpilin ganda (berpasangan) yang
terdiri dari urutan silih-berganti deoxiribosa – fosafat. Kedua tiang
penyangga utama tersebut memiliki arah yang berlawanan (lihat arah
anak panah). Anak tangga tersusun dari pasangan-pasangan asam
nukleat, yang berpasangan menurut aturan: C berpasangan dengan
G (C – G ) dan T berpasangan dengan A (T – A). Pasangan-
pasangan asam nukleat tersebut tertarik satu sama lain melalui
ikatan hidrogen yang dibentuk antara dua pasangan yang
bercocokkan.
Struktur Molekul DNA

Urutan pasangan A-T dan G-C merupakan bahasa “Digital” dari sistim
peng-kode-an informasi untuk setiap Gen yang tersimpan di dalam
bagunan DNA. Urutan pasangan “Digital” dari A-T dan G-C di dalam
DNA dari setiap manusia berbeda-beda. Inilah alasan mendasar
mengapa miliaran orang yang pernah hidup di muka bumi tampak
berbeda satu sama lain. Struktur dan fungsi dasar organ-organ sama
pada setiap orang. Setiap manusia diciptakan dengan sangat rumit dan
terencana , namun tetap memiliki perbedaan – perbedaan yang masih
mendukung kesempurnaan kejadian manusia itu sendiri. Sebuah sel
tunggal yang membelah akan memiliki struktur dasar yang sama, namun
bermilyar-milyar manusia akan hadir di bumi ini dengan berbagai sifat
dan penampilannya. Terdapat kurang lebih 200.000 gen-gen di dalam
“database” DNA sel manusia. Setiap gen tersusun dari urutan
pasangan “Digit” A-T dan G-C yang berkisar antara 1000 dan 186.000 digit untuk mensintesa protein khusus.
Gen-gen ini menyimpan kode dari hampir 200.000 protein yang berfungsi di dalam tubuh manusia dan
mengendalikan produksi protein-protein ini.

Informasi yang tersimpan di dalam 200.000 gen ini hanya merupakan 3% dari
keseluruhan informasi di dalam “database” DNA. Sisanya yang 97% masih tetap menyimpan
“misteri” hingga saat ini. Kajian terakhir menunjukkan bahwa 97% bagian tak dikenal ini
termasuk informasi vital tentang kelangsungan hidup sel dan mekanisme yang mengendalikan
aktivitas teramat kompleks di dalam tubuh. Namun perjalanan masih teramat panjang.
Manusia tidak akan pernah berhenti untuk mencari jawabannya , sementara ayat-ayat Al
Qur’an selalu akan diperolok-olokan sebelum kenyataan itu terbukti.

Semua organ di dalam tubuh dibangun dengan sebuah perencanaan yang digariskan
oleh gen kita. Sebagai contoh, menurut peta gen yang dirampungkan oleh para ahli Genetika,
di dalam tubuh manusia, kulit dikendalikan oleh 2.559 gen, otak oleh 29.930 gen, mata oleh
1.794 gen, kelenjar ludah oleh 186 gen, jantung oleh 6.216 gen, dada oleh 4.001 gen, paru-
paru oleh 11.581 gen, hati oleh 2.309 gen, usus oleh 3.838 gen, otot kerangka oleh 1.911 gen,
dan sel-sel darah oleh 22.902 gen.

Urutan “digit” pasangan basa A-T dan G-C di dalam “database” DNA menentukan
struktur seorang manusia hingga bagian terkecil sekalipun. Selain ciri seperti tinggi badan,
mata, rambut, dan warna kulit, sebuah sel tunggal DNA juga mengandung rancangan dari 206
tulang, 600 otot, jaringan 10.000 otot pendengaran, jaringan 2 juta saraf penglihatan, 100
miliar sel saraf, dan 100 triliun sel di dalam tubuh.

Seluruh “program” yang diambil dari “database” DNA disimpan di dalam “Folder” yang
disebut dengan “pasangan” Kromosom manusia yang terdiri dari “ 32 file” . Seluruh,
database, sistim program. , dan peng-kode-an bahasa “Digital” tersebut disimpan di dalam
“Harddish” dari sebuah “computer” yang bernama tubuh seorang manusia. Seluruh sistim
tersebut dijalankan oleh “programer” dan “Power” berupa roh yang ditiupkan Allah kedalam
tubuh manusia itu. Jadi semua sistim itu tidak terjadi dan berjalan secara kebetulan belaka ,
tetapi dalam perencanaan yang telah di tetapkan oleh sang Pencipta, yaitu Allah SWT.
Allahuakbar, Mashaallah ?.

Hal ini diabadikan oleh Al Qur’an dalam surat Surat As Sajdah Ayat 9 yang berbunyi ;

“Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani)
8. Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh) nya roh -Nya
dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu
sedikit sekali bersyukur (QS 32:5-9)”

Keterangan Surat As Sajdah diperkuat lagi oleh keterangan al qur’an pada surat Shaad ayat 72
yang berbunyi ;

“ (Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan


menciptakan manusia dari tanah".Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan
Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan) Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud
kepadanya (QS 38: 72) “.

Keterangan ayat diatas memberi petunjuk bahwa tubuh manusia diaktifkan oleh Allah
dengan sebuah tiupan Roh. Roh ini yang mengendalikan segenap aktifitas “computer” yang
berada dalam sistim koordinasi yang rumit di dalam tubuh manusia. Seorang manusia
ataupun hewan dikatakan hidup apabila dia mempunyai Roh di dalam jasadnya, sebaliknya
manusia menjadi mayat apabila Roh itu sudah dicabut dari jasadnya. Al Qur’an menerangkan
bahwa semua manusia mendapatkan Roh dari Allah SWT , tidak ada perbedaan antar sesama
manusia, termasuk Yesus atau Nabi Isa AS. Yesus dan setiap diri manusia mempunyai Roh
yang berasal dari Allah. Hal ini diterangkan oleh Allah di dalam Al Qur’an pada beberapa ayat
sbb;

1. Surat 66. AT TAHRIIM - Ayat 12

“dan Maryam putri Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke
dalam rahimnya sebagian dari roh (ciptaan) Kami; dan dia membenarkan kalimat-
kalimat Tuhannya dan Kitab-kitab-Nya; dan adalah dia termasuk orang-orang
yang taat”.

2. Surat 4. AN NISAA' - Ayat 171


“ Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan
janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al
Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan)
kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh
dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan
janganlah kamu mengatakan: "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu).
(Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci
Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-
Nya. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara”.

3. Surat 5. AL MAA-IDAH - Ayat 110

“ (Ingatlah), ketika Allah mengatakan: "Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-
Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul
qudus “.

4. Surat 21. AL ANBYAA' - Ayat 91

“ Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami
tiupkan ke dalam (tubuh) nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya
tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam” .

Reproduksi Bakteri

Sel-sel bakteri, walaupun berkembangbiak dengan sistim asexual, tetapi mereka masih
memiliki Kromosom sebagaimana halnya dengan organism seksual lainnya. Kalau kromosom
organisme seksual berupa untaian yang sangat panjang dan linear, sebaliknya kromosom
bakteri lebih sedikit jumlahnya dan berbentuk melingkar (sirkular). Kromosom bakteri tidak
terdapat dalam Inti sel karena bakteri tidak mempunyai inti sel, jadi kromosom bakteri berada
di dalam sitoplasma . Pada sitoplasma bakteri juga terdapat organel yang mirip kromosom
dengan unit yang lebih kecil. Unit ini disebut dengan plamid. Plasmid ini merupakan Kromosom
Vektor yang tidak bertanggung jawab terhadap proses reproduksi, tetapi berperan sangat
penting dalam sistim pertahanan dan regulasi sistim metabolism tubuhnya.
Gambar ini memperlihatkan adanya DNA
kromosom bakteri yang tersebar merata di
dalam sitoplasma. Pada saat terjadi proses
replikasi, maka DNA dari kromosom ini akan
memisahkan diri dengan cara membuat kopi-
nya, lalu sel siap membelah diri. Pembelahan
diri dapat terjadi setiap 20 menit.

BIdang genetika bakteri baru bekembang sejak


tahun 1946 , sebelum struktur DNA dikenal,
dari hasil penelitian Joshua Lederberg dan
Edward Tatum di universitas Wisconsin tentang sistim reproduksi bakateri. Mereka menemukan proses
reproduksi Bakteri secara sexual yang mereka sebut degan istilah Konyugasi.

Pada proses konyugasi ini, kedua bakteri


ditandai dari pasangan dengan tanda (+ dan - ).
Konyugasi merupakan penggabungan dua
bakteri membentuk jembatan untuk
memindahkan materi genetiknya. Artinya ,
terjadi transfer DNA dari sel bakteri donor ke sel
bakteri penerima melalui ujung pilus.
Kemampuan sel donr untuk memindahkan DNA
diatur oleh factor pemindahan “F factor”.

Pada penelitian selanjutnya di temukan lagi bakteri yang


membelah diri secara langsung.

Proses ini melibatkan penggandaan DNA dari kromosom , yaitu


dengan cara mengkopi struktur DNA menjadi 2 bagian yang
identik. Selanjutnya pembelahan dimulai dengan terjadinya
penipisan membransel , lalu bagain-bagian sitoplasma mulai
memisahkan diri . Akhirnya terpisahlah sel menjadi dua sel anak
yang identik. Ada bakteri yang segera berpisah dan terlepas
sama sekali. Sebaliknya, ada juga bakteri yang tetap
bergandengan setelah pembelahan, bakteri demikian
merupakan bentuk koloni.

Pada tahun 1997, Fredrick Blattner di universitas Wisconsin bersama kawan-2nya berhasil lagi
membuat urutan (sequence) DNA dari kromosom bakteri strain K-12 yanga terdiri dari
4.639.221 pasangan basa. Untaian DNA ini membawa sejumlah 4.279 gen. Sampai pada tahun
2202 telah ditemukan urutan untaian DNA dari lebih 65 jenis bakteri , seperti yang dipaparkan
pada table dibawah ini ;

CHROMOSOME SIZE AND NUMBER OF GENES FOR SERVERAL BACTERIAL


SPECIES SEQUENCED 1995-2000
Chromosome size (base Number of Year sequence
Bacterial species
pairs) genes completed
Haemophilus influenzae 1,830,138 1714 1995
Mycoplasma genitalium 580,074 480 1995
Synechocystis sp. 3,573,470 3167 1996
Mycoplasma pneumoniae 816,394 1054 1996
Helicobacter pylori 1,667,867 1576 1997
Escherichia coli 4,639,211 4279 1997
Bacillus subtilis 4,214,814 4112 1997
Borrelia burgdorferi 910,724 851 1997
Aquifex aeolicus 1,551,335 1529 1998
Mycobacterium
4,411,529 3927 1998
tuberculosis
Treponema pallidum 1,138,011 1036 1998
Rickettsia prowazekii 1,111,523 835 1998
Chlamydia trachomatis 1,042,519 895 1998
Chlamydiophila
1,230,230 1054 1999
pneumonia
Thermotoga maritima 1,860,725 1858 1999
Campylobacter jejuni 1,641,481 1654 2000
Neisseria meningitidis 2,272,351 2079 2000
Buchnera sp. 640,681 564 2000
Bacillus halodurans 4,202,353 4066 2000

Tabel dibawah ini menunjukan perbedaan kromosom antara Bakteri dan Eukariot ;

Prokaryotic Chromosomes Eukaryotic Chromosomes


Sebagain besar berupa untaian Umumnya berupa rantai kromosom
sikkular tunggal. linear berganda.

Terkondensasi dalam supercoil Terkondensasi di dalam membrane


nucleoid yang terikat melalui ikatan
DNA dengan berbagai struktur inti sel melalui berbagai Histone.
protein.

Karena DNA berada di dalam


sitoplasma, maka berbagai interaksi Transkripsi terjadi di dalam inti sel,
dari tahap Transcripsi dan translasi sedangakn tahap tranlasi terjadi di
terjadi secara spontan. sitoplasma.

Umumnya mengandung satu kopi


dari setiap gen. (karena selnya Karena sel berbentuk diploid , maka
berupa haploid). sel selalu mengandung 2 kopi dari
masing-masing gen.
Terdapat adanya Plasmid di dalam
sitolasma. Tidak terdapat plasmid di ruang
sitoplama.
Genom prokariot lebih sedahana dan
efektif, terdiri dari untaian pasangan Terdiri dari untaian pasangan basa
basa DNA yang tidak banyak DNA yang sangat panjang dengan
berulang. pengkodean yang rumit dan tidak
berulang-ulang.

Walaupun bakteri berkembangbiak dengan membelah dirinya (asexual), tetapi prosesnya


selalu melibatkan unsur yang sangat vital dalam reproduksi yaitu Kromosom. Kromosom adalah
senyawa Genetika yang terdiri dari pasangan A –T dan pasangan G –C dalam struktur
molokulnya. Jadi apapun organismenya, unsur DNA harus terlibat dalam proses reproduksi baik
secara seksual mapun aseksual.
Replikasi DNA

Replikasi DNA merupakan proses pergandaan DNA. Proses replikasi ini


diperlukan ketika sel akan membelah diri, baik pada manusia
(eukariot) maupun bakteri (prokariot). Pada setiap sel, pembelahan
diri harus disertai dengan replikasi DNA supaya semua sel turunan
memiliki informasi genetik yang sama. Pada dasarnya, proses replikasi
memanfaatkan fakta bahwa DNA terdiri dari dua rantai dan rantai
yang satu merupakan "konjugat" dari rantai pasangannya. Dengan
kata lain, dengan mengetahui susunan satu rantai, maka susunan
rantai pasangan dapat dengan mudah dibentuk. Ada beberapa teori
yang mencoba menjelaskan bagaimana proses replikasi DNA ini
terjadi. Masing-masing DNA baru yang diperoleh pada akhir proses
replikasi; satu rantai tunggal merupakan rantai DNA dari rantai DNA
sebelumnya, sedangkan rantai pasangannya merupakan rantai yang
baru disintesis. Rantai tunggal yang diperoleh dari DNA sebelumnya
tersebut bertindak sebagai "cetakan" untuk membuat rantai
pasangannya.

Proses replikasi memerlukan protein atau enzim pembantu; salah satu yang terpenting dikenal
dengan nama DNA polimerase, yang merupakan enzim pembantu pembentukan rantai DNA
baru yang merupakan suatu polimer. Proses replikasi diawali dengan pembukaan untaian ganda
DNA pada titik-titik tertentu di sepanjang rantai DNA. Proses pembukaan rantai DNA ini dibantu
oleh beberapa jenis protein yang dapat mengenali titik-titik tersebut, dan juga protein yang
mampu membuka pilinan rantai DNA. Setelah cukup ruang terbentuk akibat pembukaan
untaian ganda ini, DNA polimerase masuk dan mengikat diri pada kedua rantai DNA yang sudah
terbuka secara lokal tersebut. Proses pembukaan rantai ganda tersebut berlangsung disertai
dengan pergeseran DNA polimerase mengikuti arah membukanya rantai ganda. Monomer DNA
ditambahkan di kedua sisi rantai yang membuka setiap kali DNA polimerase bergeser. Hal ini
berlanjut sampai seluruh rantai telah benar-benar terpisah.

Proses replikasi DNA ini merupakan proses yang rumit, teliti , harus tepat dan tidak boleh ada
kesalahan sedikitpun. Proses sintesis rantai DNA baru, memiliki suatu mekanisme yang
mencegah terjadinya kesalahan pemasukan monomer yang dapat berakibat fatal. Karena
mekanisme inilah, kemungkinan terjadinya kesalahan sintesis amatlah kecil.

Pembentukan sperma dan sel telur

Pembentukan sel kelamin (Gametogenesis) dalam tubuh manusia tejadi secara pembelah miosis,
yaitu terbentknya sperma(spermatogenesis) dan sel telur (oogenesis).
Pembuatan sel-sel sperma terjadi di
dalam testis. Di dalam Testis ini
terdapat suatu jaringan berupa
lorong panjang yang disebut
tubulus seminiferus.

Disinilah terjadinya tahap-tahap


proses pembentukan sel-sel sperma
manusia. Mulai dari tahap
pembelahan mitosis sampai pada
tahap miosis hingga membentuk
sperma seutuhnya yang siap
dipancarkan ke sel telur.

Pada orang yang sudah akil baliq, spermatogonia


membelah diri dulu secara mitosis sehingga akan
menghasilkan lebih banyak spermatogonia. Pada
manusia, spermatogonia ini masih mengandung 23
pasang kromosom atau 46 kromosom (diploid)
Beberapa spermatogonia membelah diri kembali,
sedangkan lainnya berkembang menjadi spermatosit
primer yang juga mengandung kromosom sebanyak
46 kromosom. Sel – sel spermatosit primer tersebut
kemudian membelah secara meiosis menjadi dua
spermatosit sekunder yang jumlah kromosomnya
menjadi setengahnya (23kromosom haploid).
Selanjutnya spermatosit sekunder membelah lagi
secara meiosis menjadi empat spermatid. Jadi,
spermatosit primer mengalami pembelahan meiosis
I yang menghasilkan dua spermatosit sekunder.
Selama pembelahan meiosis II, kedua spermatosit
sekunder membelah lagi menghasilkan empat spermatid. Selanjutnya spermatid berdiferensi menjadi sel kelamin
dewasa(masak) yang disebut spermatozoa atau sperma. Ini juga memiliki23 kromosom (haploid).

Pada manusia proses spermatogenesis berlangsung setiap hari. Siklus spermatogenesis berlangsung
rata – rata 74 hari. Artinya , perkembangan sel spermatogonia menjadi spermatozoa matang
memerlukan waktu rata – rata 74 hari. Sementara itu pemasakan spermatosit menjadi sperma
memerlukan waktu dua hari. Proses pemasakan spermatosit menjadi sperma dinamakan
spermatogenesis dan terjadi didalam epidemis.

Pada pria dewasa normal, proses spermatogenesis terus berlangsung sepanjang hidup, walaupun
kualitas dan kauntitasnya makin menurun dengan bertambahnya usia.

Inilah Sperma yang sudah selesai dibuat oleh testis.


Sperma ini sudah dirancang dengan sempurna oleh
Sang Pencipta untuk mengangkut 23 kromosom yang
dikemas dengan sangat canggih di dalam kepalanya.
Kepala sperma ini mengandung enzim akrosom untuk
menembus dinding sel telur. Sperma ini akan bergerak
dengan sumber tenaga (ATP) yang berada pada
pangkal ekornya. Sementara ekor sperma ini dapat
berputar bagaikan gasing dengan kecepatan tinggi
menuju sel telur yang tertanam di dalam rahim. Perlu
usaha untuk mencapai rahim melalui jalan yang
berliku dan banyak rintangan.

Sebuah sperma berhasil


mencapai finis di depan sel
telur. Dia sedang berusaha
untuk menjebol dinding sel
telur untuk menggabungkan 23
kromosomnya dengan 23
kromosom sel telur.
Pada masa wanita sudah akil balik (sudah
mensturasi), oosit primer mengadakan
pembelahan meiosis I menghasilkan satu sel
oosit sekunder yang besar dan satu sel badan
kutub pertama (polar body primer) yang lebih
kecil. Perbedaan bentuk ini disebabkan sel oosit
sekunder mengandung hampir semua
sitoplasma dan kuning telur, sedangkan sel
badan kutub pertama hanya terdiri dari nucleus
saja. Oosit sekunder ini mempunyai kromosom
setengah kromosom oosit primer yaitu 23
kromosom (haploid).

Dalam pembelahan meiosis II, oosit sekunder


membelah diri menghasilkan satu sel ootid
yang besar dan satu badan kutub kedua (polar
body sekunder). Ootid yang besar tersebut mengandung hamper semua kuning telur dan sitoplasma. Pada saat
yang sama, badan kutub pertama membelah diri menjadi dua kutub. Selanjutnya ootid tumbuh menjadi sel telur
(ovum) yang mempunyai 23 kromosom (haploid). Sedangkan ketiga badan kutub kecil hancur sehingga setiap oosit
primer hanya menghasilkan satu sel telur yang fungsional. Sel telur (ovum) yang besar itu mengandung sumber
persediaan makanan, ribosom, RNA, dan komponen – komponen sitoplasma lain yang berperan dalam
perkembangan embrio. Sel telur yang matang diselubungi oleh membrane corona radiate dan zona pellusida.
Oogenesis hanya berlangsung hingga seseorang usia 40 sampai 50 tahun. Setelah wanita tidak mengalami
menstruasi lagi (menopause) sel telur tidak diproduksi lagi.

Rekayasa Reproduksi Organisme

Apakah anak atau keturunan dapat dilahirkan tanpa melibatkan proses perkawinan
(persetubuhan) ? kalau anak dapat lahir tanpa melibatkan proses perkawinan, lalu apa
maknanya status perkawinan atau perbedaan Gender dalam tatanan kehidupan ini? Kalau
seorang Wanita dapat melahirkan anaknya tanpa pembuahan dari sel sperma seorang pria,
bagaimanakah dengan status anaknya? Anak siapakah yang dia lahirkan itu? Keturunan
siapakah yang dilahirkan wanita itu? Bukankah wanita itu melahirkan anak tanpa Bapak?
Bukankah status anak diwariskan dari Bapaknya? Siapakah sebenarnya pencipta anak yang
lahir tanpa pembuahan itu? Manusia ahli genetika itukah yang telah berhasil menciptakan
makluk hidup atau masih tetap Tuhankah? Kalau ahli genetika itu telah berhasil menciptakan
kloning manusia, lalu bagaimana dengan “Tuhan Yesus”? Bukankah Yesus juga dilahirkan dari
seorang perawan suci yang bernama “Marya”?Lalu kenapa Yesus yang dilahirkan tanpa Bapak
itu kemudian dianggap sebagai anak Tuhan? Kemudian dengan mukzizatnya , Yesus
dinobatkan oleh umat kristen menjadi “Sang Pencipta” ? Bagaimanakah kita dapat menyingkapi
fenomena ini? Apakah Al Qur’an dapat memberikan petunjuknya?

Al Qur’an dalam surat yassin ayat 236 menyatakan bahwa Allah yang telah menciptakan seluruh
organisme hidup “berpasang-pasangan”. Seperti yang sudah di jelaskan diatas, kata
“berpasang-pasangan” tersebut mempunyai makna yang sangat luas. Bisa berarti “pasangan”
dalam sebuah perkawinan, bisa juga berarti bahwa tubuh makluk itu mempunyai sesuatu yang
“berpasang-pasangan “, tetapi bisa juga berarti bahwa di dalam tubuh orgasme ini itu sudah
ada “pasangan” yang berasal dari titipan Ibu-Bapaknya .

“Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari

apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak

mereka ketahui” (QS 236:36)”.

Ambillah contoh sebuah tumbuh-tumbuhan, misalnya pohon kelapa. Buah kelapa yang sudah
tua dapat ditanam kembali dan akan tumbuh menjadi pohon kelapa yang akhirnya akan
menghasilkan buah kelapa juga. Hal ini karena di dalam buah kelapa itu sudah ada benih yang
berasal dari perkawinan benang sari dan kepala putik dari pohon induknya. Di dalam buah
kelapa itu sudah dilengkapi segala bekal agar dia dapat melanjutkan proses reproduksinya. Jadi
buah kelapa merupakan calon pohon kelapa yang akan tumbuh menjadi pohon kelapa
seutuhnya, apabila dia berada pada kondisi yang memungkinkan dan menguntungkan ; seperti
pada tanah yang subur dan adanya air yang cukup. Begitu juga dengan buah-buahan lainnya
seperti ; jagung, padi, gandum dan bijian lainnya. Semua biji-bijian ini baru merupakan calon
bakal menjadi pohon untuk meneruskan keturunanya nanti. Didalam biji ini sudah dilengkapi
oleh Allah dengan segala bekal reproduksi tanpa harus menyiapkan biji pasangannya yang lain.
Artinya biji ini sudah mengandung gender jantan dan betina sekaligus yang akan menghasilkan
serbuk sari dan kepala putik.
Begitu juga dengan telur Buaya, merupakan calon yang akan menetas menjadi Buaya kalau
kondisinya memungkinkan untuk menetas. Tetapi Buaya yang sudah menetas ini tidak akan
dapat bereproduksi apabila tidak ada telur lain yang menetas dengan kelamin yang berbeda.
Begitu juga dengan Kambing, Domba , Sapi dan bahkan Manusia. Bagi kelompok ini sudah
disediakan Oleh Allah “pasangan-pasangannya” untuk kawin dan beranak- pinak setelah cukup
umurnya nanti.

Tetapi dari hasil kemajuan di bidang Genetika , sekarang kita tidak perlu lagi menunggu pohon
kelapa hingga berbuah agar dapat disemaikan bijinya. Kita tidak perlu harus menanam pohon
kelapa dari bijinya. , begitu juga dengan pohon pisang. Menunggu pohon kelapa berbuah atau
pohon pisang beranak, membutuhkan waktu yang terlalu lama . Sekarang hanya dengan
sehelai daun kelapa atau selapis bongkol dan jantung pisang , kita sudah dapat
mengembangbiakan anak pohon kelapa dan pohon pisang hingga ribuan jumlahnya dalam
waktu beberapa minggu saja. Begitu juga dengan pohon Kelapa Sawit, Anggrek, palawija dan
beberapa tumbuhan lain-lainnya.

Hasil awal dari kultur jaringan berhasil tumbuh di


dalam botol percobaan.
Sedikit Eksplan (sobekan daun) sudah menghasilkan
ratusan calon bibit.

Ribuan calon bibit tanaman sedang dipersiapkan


untuk tahap berikutnya.
Ribuan bibit ini hanya berasal dari sehelai daun atau
organ tubuh tanaman induknya (eksplan).
Bunga Anggrek yang indah ini berasal dari teknik
kultur jaringan.

Keberhasilan teknik kultur jaringan dalam memprodukdi tumbuh-2an tanpa proses perkawinan
, membuktikan kepada kita bahwa di dalam jaringan tumbuhan tersebut sudah terdapat unsur
yang “berpasang-pasangan” yang dapat berkembang menjadi bibit atau calon bakal tanaman
untuk meneruskan keturunannya.
Jadi kita dapat mengambil hikmah atau kesimpulan bahwa cara reproduksi dengan perkawinan
(serbuk sari dengan kepala putik) hanya merupakan salah satu alat atau cara untuk
menghasilkan keturunan. Artinya perkawinan hanya merupakan sarana dan fasilitas yang sudah
diciptakan oleh Allah bagi seluruh organisme jauh sebelum manusia mengerti tentang apa yang
dimaksud proses reproduksi itu sendiri. Di dalam organisme itu sudah tertanam unsur-unsur
yang berpasangan yang siap berproduksi apabila kondisinya memungkin untuk tumbuh dan
berkembang. Dalam hal ini teknik kultur jaringan telah berhasil menciptakan kondisi yang
memungkin tersebut, walaupun tanpa proses perkawinan.

Pertanyaan selanjutnya adalah; apakah metode teknik kultur jaringan pada tumbuhan ini dapat
di terapkan pada tubuh hewan? Bukankah di dalam organ hewan yang berkembangbiak secara
seksual terdapat juga unsur reproduksi yang “berpasang-pasangan”? seharusnya tentu saja
bisa bukan?
Ternyata terknik kultur jaringan yang berhasil dilakukan pada tumbuh-tumbuhan ini sukses juga
di terapkan pada hewan percobaan . Teknik pada hewan ini dinamakan dengan “ Kloning”.

Pada tahun 1996, Ian Willnut melakukan ”Kloning” pada organ tubuh seekor domba
betina. Sebagai Inti digunakan sel Somatis dari kelenjar susu, sedangkan tempat penampung
inti digunakan sel telur yang sudah dibuang intinya. Inti sel telur itu dikeluarkan dari selnya
dengan menggunakan pipet mikro. Kemudian, sel kelenjar susu domba yang mengandung inti
difusikan dengan sel telur tanpa inti tadi. Kemudian dengan memberikan sedikit tegangan
listrik, hasil fusi ini berkembang menjadi embrio dalam tabung percobaan. lalu dipindahkan ke
rahim seekor domba. Akhirnya embrio berkembang dan lahir dengan ciri-ciri sama dengan
induknya. Domba hasil kloning ini diberi nama Dolly. Walaupun percobaan ini sudah berhasil,
tetapi pada tanggal 14 februari 2003 bertepatan dengan usianyua 6 tahun dan karena
menderita berbagai penyakit yang sulit disembuhkan, akhirnya Dolly disuntik mati. Pada
percobaan ini Willnut melakukan 227 percobaan kloning. Dari sekian banyak percobaan, hanya
29 yang berhasil menjadi embrio domba yang dapat ditransplantasikan ke rahim seekor domba,
dan hanya satu yang berhasil dilahirkan menjadi domba normal yaitu Dolly.

Tidak seperti domba normal lainnya yang memiliki separuh informasi genetika (kromosom)
yang berasal dari si ayah dan separuh dari si ibu, setiap sel di tubuh Dolly menyimpan kode
genetis sepenuhnya berasal dan dikopi sama persis dengan ibunya. Bisa juga dikatakan Dolly
adalah kembaran dari si ibu yang terlambat lahir 6 tahun (sama dengan umur si ibu pada saat
itu). Namun setelah hidup hanya 6 tahun (umur domba biasanya mencapai 11-12 tahun), Dolly
mati muda disebabkan penyakit paru-paru yang biasanya menyerang domba-domba yang lanjut
usia. Dolly juga mengidap penyakit arthritis, mengerasnya sendi-sendi dan engsel tulang , lagi-
lagi penyakit yang biasa ditemukan pada domba yang sudah mulai uzur.
Walaupun ”Dolly” merupakan generasi
keturunan anak domba yang
menghkawatirkan, tetapi percobaan ini
sudah berhasil membuka mata dan telinga
kita untuk menerima fakta-fakta berikut ;
1 bukan hanya sel kelamin saja yang dapat
menghasilkan keturunan , tetapi sel-sel
somatis ( semua sel selain sel kelamin,
yaitu sel saraf, sel kulit, sel tulang, sel otot ,
dsb) juga dapat menghasilkan individu
baru asal diimplantasikan ke dalam sel
telur yang penuh dengan gizi untuk
pertumbuhan embrio. 2.Anggapan bahwa organ tubuh kita hanya berasal dari organ yang sama,
ternyata dapat beregenerasi menjadi berbagai jenis sel lainnya, yang akhirnya menjadi sebuah
individu baru yang lengkap. 3. Hanya rahim induk yang paling baik digunakan sebagai media
tempat persemaian dan pembesaran sel-sel embrio dari hasil pembuahan diluar tubuh.

Bagaimana hal nya dengan manusia? Apakah manusia dapat juga dilakukan ”Kloning” untuk
menghasilkan keturunan tanpa melalui proses perkawinan, sebagaimana halnya dengan teknik
yang telah berhasil pada Kultur Jaringan dan kelahiran Dolly ? bukankah sel-sel manusia juga
mempunyai Kromosom berpasang-pasangan seperti Dolly ataupun Tumbuh-tumbuhan?

Pada prinsipnya , teknik kloning tentu dapat dilakukan pada sel manusia, terlepas dari hal-hal
yang bersifat kontraversi seperti ; tidak etis , terlarang oleh ajaran agama dan tidak manusiawi.
Hingga sekarang ini, hanya teknik kelahiran ”bayi tabung” yang disepakati oleh seluruh manusia
untuk dimamfaatkan dengan berbagai syarat dan ketentuan berlaku. Walaupun begitu,
sebenarnya proses kelahiran dengan teknik ”bayi Tabung” bukanlah proses rekayasa Genetika
yang sesungguhnya. Teknik Bayi tabung hanyalah proses perkawinan biasa, karena hanya
memindahkan tempat dan proses pembuahan (sel sperma dan sel telur) yang dipaksakan diluar
tubuh. Kemudian hasil pembuahan ini ditanamkan kembali kedalam rahim Ibu untuk proses
pertumbuhan dan pematangan sel-sel embrio selanjutnya.
Gen merupakan urutan “digital” dari untaian
pasangan basa DNA di dalam kromosom. Gen
inilah yang bertanggung jawab terhadap proses
pembentukan protein organ-organ tubuh.
Kromosom ini terdapat di dalam inti sel.

Skema ini merupakan proses reproduksi manusia


secara seksual atau ”bayi tabung”. Dimana anak
memperoleh kromosom dari pasangan Ibu-Bapaknya
yang dibawa ketika penggabungan kromosom inti
Sperma dan sel telur.

Ini merupakan skema dari proses reproduksi manusia


secara kloning atau aseksual. Disini kromosom dari
sperma digantikan oleh sel somatis tubuh (kulit, mata dll
) yang sudah mempunyai sepasang kromosom,
sedangkan inti sel telur dihilangkan .

Pertanyaannya adalah ; kenapa proses kloning harus dilakukan di dalam rahim Ibu?

Pada proses reproduksi dengan teknik bayi tabung, peranan rahim ibu sangat vital dan tidak
tergantikan dengan media pertumbuhan lainnya yang dapat direkayasa oleh manusia.

Kloning akan mampu membantu para wanita bahkan para penganut Lesbian untuk menghasilkan
generasi penerusnya tanpa berhubungan dengan kaum laki-laki. Tetapi sebaliknya, laki-laki tidak
akan mampu berreproduksi sendiri, tanpa bantuan perempuan disebabkan karena laki-laki tidak
memiliki rahim untuk perkembangan embrionya.
Benar sekali dengan apa yang dimaksud di dalam Al Quran pada Surat Baqaraah ayat 223
tentang peranan istri(rahim) sebagai tempat bersemainya benih yang akan ditanamkan ;

” Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka


datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki.
( QS 2:223)”.

Ayat tersebut diatas juga memberi petunjuk tersirat bahwa Allah menghendaki agar suami
menanamkan benih yang dia miliki itu pada tempat yang telah disediakan, bukan pada tempat-
tempat yang lainnya. Artinya , suami janganlah membuang spermanya ke tempat-tempat lain
seperti ; bukan pada rahim orang selain istri sendiri, bukan kedalam tempat selain dari pada
rahim misalnya dubur (sodomi) atau mulut (sex oral), ataupun dengan cara onani
(masturbasi). Bahkan ayat tersebut memberikan kebebasan kepada suami-istri untuk
melakukannya sesuai dengan keinginan mereka , asal ditujukan ke dalam rahim , lakukanlah
dengan cara apapun sesuai dengan keinginan anda (seperti dari arah depan, samping atau dari
arah belakang). Bahkan kalau sel telur istri anda dan sperma anda tidak berhasil bersemai di
dalam rahim istri anda karena ada rintangan di dalamnya, maka Ayat ini sudah menjawab
persoalan yang sebelumnya tidak pernah terbayangkan dan terpikirkan oleh umat Nabi
Muhammad pada 15 abad yang lalu. Ayat ini dapat dijadikan sebagai rujukan untuk pasangan
suami – istri, agar dapat memperoleh anak dengan cara teknik bayi tabung sesuai dengan
batasan yang sudah ditetapkan pada ayat Al Qur’an diatas.

Al Qur’an dengan gaya bahasanya yang sangat sederhana, halus, bijaksana , santun dan penuh
perhitungan telah memberi petunjuk terbaik dan benar terhadap tatacara memiliki keturunan.
Baik untuk manusia itu sendiri dan baik pula untuk keturunannya. Karena Allah telah
menyiapkan sarana reproduksi yang terbaik , termurah , termudah dan yang lebih dari itu
adalah sebagai sarana yang paling menyenangkan untuk dilaksanakan oleh semua makluk
hidup ciptaaNYA. Allahuakbar. Nikmat Allah mana lagi yang akan anda ingkari?

Sebenarnya baik proses reproduksi manusia dengan cara ”bayi tabung” ataupun secara
”Kloning” , keduanya bukanlah suatu proses penciptaan manusia oleh manusia dalam arti yang
sesungguhnya. Tetapi hanya merupakan suatu rekayasa atau cara lain yang masih
mengunakan unsur-unsur sel yang ”berpasang-pasangan” (kromosom) dengan cara lain dan
pada tempat lain. Sesungguhnya para ahli genetika hanya berusaha menciptakan atau
memanipulasi kondisi yang benar-benar sama dengan kondisi pembuahan alamiah , sehingga
pasangan kromosom yang sudah mengandung DNA tersebut dapat bersatu dan berkembang
dalam suasana baru , lalu diakhiri dengan cara yang alamiah. Pembuahan dan terbentuknya
zigot dan embrio adalah atas izin dan kuasa Allah.

Dari hasil penemuan para ahli genetika di bidang Kloning dan rekayasa genetika ini, terbukalah
misteri reproduksi manusia yang telah diciptakan Allah. Orang-orang beriman dan percaya pada
kebesaran Allah akan mampu mengambil hikmahnya.

Kejadian Yesus sebagai anak manusia tanpa Bapak, bukanlah sesuatu yang harus dibesar-
besarkan dan bukan lagi sesuatu kejadian yang aneh dan luar-biasa. Mungkin pada suatu saat ,
dengan izin Allah, orang-orang hasil ”kloning” tersebut akan hidup bersama-sama kita.
Mungkin pada suatu saat manusia hasil kloning akan diperjual-belikan untuk ” Sistim
perbudakkan di abad Genetika” dan mungkin pula manusia kloning akan dijadikan sebagai
”Stock organ Donor” yang diperedagangkan di etalase-etalase ”Supermarket Ogan Tubuh”.
Memproduksi manusia unggul secara massal merupakan cita-cita dari para ahli Genetika dan
generasi abad modern melalui proses “Kloning Manusia “.

Yesus hanya bagian dari sistim kloning alamiah yang tercipta atas izin Allah, yang ditanamkan
dan diproses NYA di dalam rahim seorang perawan Maryam. Kelahiran anak manusia ”Yesus”
tanpa Bapak yang ditanam dan dibesarkan di dalam rahim seorang perawan Maria , bukan lagi
sesuatu keganjilan sesuai dengan kaidah-kaidah ”kloning” itu sendiri. Dan akan menjadi naif
dan keliru jika Yesus yang lahir secara ”kloning alamiah” ini lalu dinobatkan sebagai anak
Tuhan, kemudian dipercaya menjelma menjadi Tuhan. Inilah yang disebut dengan kekafiran
yang nyata dan opini yang dipaksakan.

Tidakkah para penganut ajaran Trinitas tersebut dapat mengambil suatu pelajaran dan hikmah
dari peristiwa hasil ”Kloning” manusia yang berhasil dilakukan dan ditemukan oleh pakar
genetika itu? Tentu saja orang awan akan mengira bahwa Manusia telah berhasil menciptakan
manusia. Lalu bagaimana dengan penciptaan Yesus? Tidak mungkin si perawan Marya
menciptakan manusia,, tidak mungkin pula Yesus menciptakan dirinya sendiri, tidak mungkin
pula Yesus adalah anak Allah yang dilahirkan dari istrinya Marya dalam arti yang sebenarnya.

Hanya satu jawabannya untuk ini semua ” Yesus adalah Ciptaan Allah, bukan Anak Allah dan
bukan pula Allah”. Padahal menurut logikanya, penciptaan Yesus tidaklah sesulit penciptaan
Adam yang hanya berasal dari tanah, bukan dari sepasang kromosom yang sudah ada pada
organ tubuh Mariam? Seperti yang diabadikan dalam Al Qur’an, surat al Imran ayat 13 yang
berbunyi ;
“Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam.
Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya:
"Jadilah"(seorang manusia), maka jadilah dia. (qs Ali Imran 3:59)”

AL Qur’an kembali menegaskan bahwa Isa As (Yesus) bukanlah sosok Tuhan seperti yang
disangkaan oleh orang ”primitif dulu” kepadanya. Bahkan Isa As (Yesus) ketika di interograsi
oleh Allah menyatakan dengan tegas bahwa dia beserta ibunya bukan seperti yang dianggap
oleh orang-orang primitif dyang tidak mampu menggunakan akal sehatnya dengan benar ,
mereka seperti orang-orang yang keterbelakangan (”ideot”). Seperti yang diabadikan pada
surat Al Maa’idah ayat 116 yang berbunyi ;

116

” Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putra Maryam, adakah kamu
mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain
Allah?" Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa
yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah
Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku
tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha
Mengetahui perkara yang gaib-gaib (QS 3:116)".

Sebagai orang-orang beriman yang percaya dengan kekuasaan Allah, janganlah kita
menggadaikan iman kita dengan barang yang murah harganya dan janganlah kita terperdaya
dengan isu-isu atau opini yang menyesatkan. Janganlah anda terjerumus di dalam informasi
yang menyesatkan dalam bidang genetika dan hukum evolusi. Misalnya ; pernyataan-
pernyataan tentang hidup-mati dan usia manusia yang dapat ditentukan oleh seorang ahli
genetika atau dokter embriologi , manusia sudah dapat menciptakan manusia, tidak ada yang
dapat mengatur manusia selain dari pada manusia itu sendiri , sain dan teknologi merupakan
kiblat manusia dalam menentukan masa depannya, ajaran agama merupakan sesuatu
penghalang manusia dalam menentukan arah kemajuan sain dan teknologi. Hal ini akan
membawa konsekwensi menuju kekafiran abad modern. Kemajuan sain dan teknologi
khususnya dibidang genekology , menyebabkan manusia lebih percaya kepada prediksi sain,
sehingga dia sendiri semakin jauh dari pencerahan agama dan kebenaran Ilahi. Kekeliruan
pemikiran ini akan membawa keyakinan manusia kepada tuhan-2 selain Allah yaitu Tuhan Sain
dan teknologi itu sendiri. Peringatan ini sudah diabadikan dan disampaikan oleh Allah di dalam
Al Qur’an pada surat Al Jaatsiyah ayat 23 yang berbunyi ;

” Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai
tuhannya, dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmunya (sain dan teknologi)
dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan
atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah
(membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?
(QS 45:23)” .

Ayat diatas memberikan petunjuk bahwa filsafat sain dan teknologi yang salah arah dapat
menjerumuskan pemikiran manusia menuju nafsu-nafsu yang hanya mementingkan kebutuhan
material dan kehebatan diri semata. Apabila keinginan-keingan material itu terus berjalan
tanpa arah, maka terbentuklah kelompok manusia lupa diri. Pemikiran –pemikiran sesat itu
akan yang membawa mereka menuju ”kekafir abad modern”.

Allah bukan hanya menciptakan sesuatu yang ”berpasang-pasangan” saja, tetapi Dia
menciptakan juga sesuatu kekuatan yang berlawanan seperti ; jahat- baik, kuat-lemah, siang-
malam, tarikmenarik –tolakmenolak, dan lain sebagainya. Misalnya pada bumi ini terdapat
gaya tarik yang disebut dengan gaya gravitasi dan lawannya adalah gaya tolak bumi terhadap
benda angkasa lainnya. Dengan adanya gaya tarik bumi, maka semua benda yang ada di
dalamnya tidak akan terlepas ke luar bumi. Kita tidak pernah menyaksikan air laut yang begitu
luas tiba-tiba tertumpah keluar angkasa karena ditarik oleh benda angkasa lainnya. Sebaliknya
Bumi tidak pernah menarik bulan jatuh ke permukaan bumi. Terdapat gaya tarikmenarik-
tolokmenolak yang seimbang antara bumi dan bulan sehingga keduanya tidak pernah
bertumbukan atau saling melempar keruang angkasa. Begitu juga dengan Bumi dan berbagai
planet lainnya seperti Matahari, dimana adanya gaya tarikmenarik –tolakmenolak yang
seimbang sehingga sistim planet tatasurya ini tetap berada dalam keutuhan , yaitu tidak ditarik
dan tidak ditolak oleh bintang-bintang dan sistim galaxy lainnya. Posisi dan rotasi masing-
masing planet berseta satelitnya sudah diatur sedemikian rupa oleh Allah sehingga seluruhnya
berada dalam keadaan yang seimbang. Begitu juga dengan sitim antar galaxy dan bintang-
bintang lainnya , seluruhnya dalam keseimbangan gaya tarikmenarik – tolakmenolak. Bahkan di
Bumi sendiri masih terdapat gaya tarik-menarik dan gaya tolak menolak. Hal ini dapat
dibuktikan dengan cara yang paling sederhana yaitu dengan memperhatikan sitim yang bekerja
pada kompas, dimana kutub-kutub jarum kompas tersebut selalu menghadap ke utara dan
satunya lagi ke selatan bumi. Kutub utara jarum kompas akan menghadap ke kutub selatan
bumi karena adanya gaya saling tarik menarik, kutub utara jarum kompas tidak akan pernah
menghadap ke kutub utara bumi karena adanya efek tolak-menolak antara kutub utara jarum
dengan kutub utara Bumi. Artinya kutub utara dan kutub selatan bumi merupakan sistim
magnet yang sangat besar yang mempunyai efek-efek menarik dan menolak. Hal ini sudah
dijelaskan oleh Allah di dalam AL Qur’an pada surat Al Mulk ayat 3 yang berbunyi ;

“kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah
sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat
sesuatu yang tidak seimbang? ( QS 67:3) “.

Allah yang maha kuasa telah mengadakan unsur tarik dan tolak dengan tujuan untuk saling
menyeimbangkannya, bukan untuk menciptakan pertentangan-pertentangan seperti yang
sering terjadi dalam budaya kehidupan manusia, dimana perperangan dan perselisihan yang
terus berlanjut.

Allah sudah memperhitungkan semua dangan ketetapanNYA yang sangat akurat, seperti yang
tercantum pada surat Al A’araf ayat 14 yang berbunyi ;
“ Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan Dia
menciptakan pula Matahari, Bulan dan Bintang-bintang, masing-masingnya taat
kepada aturan yang telah di tetapkanNYA. Ingatlah, menciptakan dan memerintah
hanyalah milik Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam
( qs Al A‟raaf 7:54) “.

Ayat ini menjelaskan juga bahwa yang menciptakan organisme adalah kuasa Allah, sedangkan
rekayasa genetik bukanlah suatu Penciptaan karena mereka hanya memamfaatkan dan
memanipulasi hasil ciptaan Allah yang sudah ada.

Keterangan ayat tersebut diatas diperkuat lagi oleh keterangan al Qur’an pada surat AL An
Biyaa’ ayat 33 yang berbunyi ;

“ Dan Dialah yang telah menggilirkan malam dan siang, dan menciptakan juga
matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya beredar di dalam garis edarnya
(orbitnya).(qs al An Biyaa‟ 21:33)”

Ayat ini memberi petunjuk bahwa gaya tarik-menarik dari masing-masing planet terhadap
matahari diseimbangkan juga oleh gaya sentrifugal yang diakibatkan oleh peredarannya (rotasi)
mengelilingi matahari.

14 . Al Qur’an diturunkan melalui JIbril atau Ruhul Qudus ?

Menurut QS 2:97 ; “ Katakanlah: Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka
Jibril itu telah menurunkannya (Al Qur'an) ke dalam hatimu “.

Menurut QS 16:102 ; “ Katakanlah: "Ruhul Qudus menurunkan Al Qur'an itu


dari Tuhanmu dengan benar”

Beberapa ayat AL qur’an yang memberi petunjuk tentang Ruhul Qudus ;

Menurut surat Al Baqarah ayat 97 ;


Katakanlah: Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah
menurunkannya (Al Qur'an) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa
(kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi
orang-orang yang beriman (QS 2:97)”.

Ayat diatas menerangkan bahwa yang meneruskan ayat-ayat Al Qur’an kepada Nabi
Muhammad adalah malaikat Jibril. Ayat-ayat itu bersumber dari Allah , sedangkan malaikat
Jibril meneruskannya kepada Muhammad.
Pertanyaannya adalah ; siapakah malaikat Jibril itu? Dan kenapa tidak Allah langsung yang
menyampaikannya kepada anak manusia yang bernama Muhammad?
Untuk mencari petunjuk siapakah Jibril tersebut, maka hanya Al Qur’an lah yang dapat dijadikan
pedoman karena kata-kata jibril yang sebenarnya itu hanya ada dari ayat-ayat al Qur’an.

Keterangan selanjutnya terdapat pada surat An Nahl ayat 102 yang berbunyi ;

“Katakanlah: "Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al Qur'an itu dari Tuhanmu dengan
benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi
petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)
QS 16:102".
Ayat ini menerangkan bahwa yang menyampaikan Al Qur’an kepada nabi Muhammad adalah
Ruhul Qudus. Dari hubungan dan keterangan antara kedua ayat QS 2:97 dan QS 16:102 diatas,
maka dapat disimpulkan bahwa JIbril = Penyampai Al Qur’an = Ruhul Qudus

Kemudian pada surat QS 2:97 menjelaskan bahwa Al Qur’an disampaikan atas perintah Allah,

artinya

JIbril = penyampai

Jibril bukan pencipta Al Qur’an. Jadi kesimpulannya adalah bahwa;

Ruhul Qudus = JIbril


Pertanyaanya adalah ; apakah ada keterangan dan petunjuk lain di dalam Al Qur’an untuk
lebih memperkuat keterangan tersebut diatas?
Untuk itu, marilah kita mencari petunjuk lain yang terdapat di dalam ayat-ayat Al Qur’an ;

Petunjuk lain juga terdapat pada surat Al Baqaraah ayat 253 yang berbunyi ;

253

“ Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain. Di antara
mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allah
meninggikannya beberapa derajat. Dan Kami berikan kepada Isa putera Maryam
beberapa mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus (QS 2:253)”.

Ayat diatas memberi petunjuk bahwa Wahyu yang disampaikan oleh Allah kepada seorang rasul
, ada yang langsung dari Allah dan ada juga melalui Ruhul Qudus(JIbril). Dan pada ayat ini juga
terdapat petunjuk bahwa Ruhul Qudus (JIbril) bukan hanya menyampaikan ayat-ayat Al Qur’an,
tetapi malaikat ini juga datang kepada calon bakal bayi (embrio) Isa Almasih untuk menitipkan
Ruh yang dikirim oleh Allah kepada jasadnya.
Pertanyaanya ; apakah ada petunjuk di dalam Al Qur’an yang memperkuat keterangan bahwa
Isa Almasih dititipkan Roh oleh Allah kepada JIbril? Untuk itu dapat dibaca keterangan Al Qur’an
pada surat Al Anbyyaa’ ayat 91 yang berbunyi ;

91

“ Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami
tiupkan ke dalam (tubuh) nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda
(kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam (QS 21:91)”.

Ayat ini memberi petunjuk bahwa Roh Isa ALmasih berasal dari pemberian Allah. Makna dari
kata “kami” disini juga berarti , bahwa perintah itu dilaksanakan oleh Jibril atas perintah Allah.
Artinya adalah sebuah kata penghargaan kepada Jibril yang telah melaksanakannya.

Mengenai sosok dan kepribadian Jibril dapat dan tugas-tugasnya dapat dibaca petunjuknya
pada surat Asy Syu’aaa’ ayat 192 sampai 195 berikut yang berbunyi ;
192

193

194

195

“ Dan sesungguhnya Al Qur'an ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta


alam192, dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al Amin (Jibril)193, ke dalam hatimu
(Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi
peringatan194, dengan bahasa Arab yang jelas (QS 26:192-195)”.

Ayat ini menegaskan dan sekaligus merinci keterangan dari ayat-ayat sebelumnya, bahwa Al
Qur’an itu bersumber dari Allah SWT yang disampaikan oleh Ar Ruh Al Amin (penyampai yang
jujur). Tentu saja yang dimaskud dengan Ar Ruh Al Amin ini, tidak lain dan tidak bukan adalah
Jibril. Jibril meneruskannya kepada anak manusia yang bernama Muhammad. Kemudian
Muhammad menyampaikan (Rasul) lagi untuk seluruh umat manusia.
Al Qur’an ini ditulis menggunakan bahasa Arab agar mudah dimengerti oleh manusia , karena
Muhammad berada ditengah bangsa arab. Susunan kata-kata (tatabahasa) dan gayabahasa di
dalam AL Qur’an ditata dengan sangat rapi, indah, penuh perhitungan dan mudah dimengerti
oleh siapapun yang mau memahaminya dan siap melaksanakan apa-apa yang dicantatumkan di
dalamnya.

Jadi JIbril hanya menyampaikan perintah Allah. Pertanyaannya adalah ; apakah benar bahwa
Jibril bekerja atas perintah Allah. Petunjuk ini terdapat pada surat Al Ma’aarij ayat 4 yang
berbunyi ;

4 ‫و‬

Malaikat-malaikat dan roh (Jibril) naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari
yang kadarnya lima puluh ribu tahun (QS 70:4)”.

Ayat ini memperkuat keterangan ayat-ayat sebelumnya, yaitu bahwa malaikat-malaikat


merupakan perusuh Allah SWT dan harus segera menghadap untuk memberikan laporan. Jadi
Jelaslah bahwa Malaikat-malaikat adalah makluk ciptaan Allah yang sangat patuh kepada
semua perintah Allah.
Dan pada hari kiamat nanti seluruh roh-roh itu akan dipangil lagi menghadap Allah. Mereka
berbaris dengan patuh dibawah komando para malaikat , seperti yang tecantum pada surat An
Naba’ ayat 38 yang berbunyi ;

‫ال‬

“ Pada hari (kiamat), ketika ruh dan para malaikat berdiri bersaf-saf, mereka tidak
berkata-kata kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha
Pemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar (QS 78:38)”.

Ayat ini memberi petunjuk bahwa roh yang sudah dititipkan kepada setiap jasad manusia akan
datang menghadap Allah , baik dengan sukarela maupun dengan cara terpaksa untuk
mempertanggung-jawabkan segala perbuatannya pada proses pengadilan yang paling agung
dan adil di akhirat nanti.

Peranyaannya adalah ; bagaimana roh dapat dijelaskan dengan sebenarnya?

Keterangan mengenai roh ini terdapat pada surat Al Israa’ ayat 85 yang berbunyi ;

“ Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: "Roh itu termasuk
urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit
(QS 17:85) ".
Ayat ini memberi petunjuk yang jelas bahwa manuisia tidak akan sanggup memahami ,
menganalisa dan meneliti wujud dari Roh. Artinya ayat ini telah memprediksi keterbatasan
manusia dalam mengungkapkan rahasia Roh. Manusia hanya bisa mengetahui bahwa Roh itu
ada, tetapi manusia tidak mengerti lebih banyak tentang roh.
Roh merupakan hal yang paling misteri dalam kejadian makluk hidup. Tanpa roh semua makluk
hidup termasuk manusia, akan menjadi mayat, sehingga seluruh sel-selnya tidak dapat
berfungsi dan beraktifitas lagi. Manusia hanya diberi sedikit sekali informasi mengenai Roh itu
oleh Allah. Ayat tersebut menjelaskan bahwa manusia tidak akan mampu menganalisa dan
memecahkan misteri dari roh , kecuali dari apa yang sudah disampaikan di dalam Al Qur’an
tersebut.
Sampai saat ini belum satupun para pakar sain beminat untuk melakukan eksperiment yang
berhubungan dengan wujud roh, walaupun mereka meyakinni adanya “power” dari roh
terhadap jasad itu, sebelum dia menjadi mayat.
Kitab Bible juga menjelaskan tentang arti dan makna roh dalam pengertian sebagai berikut ;

Pengertian Roh Keterangan ayat dalam Bible

Roh dalam Allah maka Roh Allah berlayang-layang di atas muka air itu.(kej
1:2)

Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus


menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran." (john 3:24)

Tetapi sujudlah mereka berdua dan berkata: "Ya Allah,


Allah dari roh segala makhluk! (number 16:22)

Roh manusia dari Allah Berfirmanlah TUHAN: "Roh-Ku tidak akan selama-lamanya
tinggal di dalam manusia, (kej 6:3)

Roh TUHAN menghinggapi dia dan ia menghakimi orang


Israel (judge 3:10)

Jasad tidak berguna tanpa Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak
Roh berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu
adalah roh dan hidup. (luke 6:63)

Roh dan daging berbeda Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa
yang dilahirkan dari Roh, adalah roh. (john 5:3)

Roh pemberian sementara Lalu turunlah TUHAN dalam awan dan berbicara kepada
Musa, kemudian diambil-Nya sebagian dari Roh yang
hinggap padanya, dan ditaruh-Nya atas ketujuh puluh tua-
tua itu; ketika Roh itu hinggap pada mereka, kepenuhanlah
mereka seperti nabi, tetapi sesudah itu tidak lagi. (number
11:25)

Ketika Bileam memandang ke depan dan melihat orang


Israel berkemah menurut suku mereka, maka Roh Allah
menghinggapi dia (number 24:2)

Roh TUHAN menghinggapi dia dan ia menghakimi orang


Israel (judges 3 :10)

Lalu Roh TUHAN menghinggapi Yefta; ia berjalan melalui


daerah Gilead dan daerah Manasye, kemudian melalui
Mizpa di Gilead, dan dari Mizpa di Gilead ia berjalan terus
ke daerah bani Amon (judge 11:29)

Roh atau arwah yang Janganlah kamu berpaling kepada arwah atau kepada roh-
terlarang roh peramal; (Leviticus 19 :31)

Apabila seorang laki-laki atau perempuan dirasuk arwah


atau roh peramal, pastilah mereka dihukum mati, yakni
mereka harus dilontari dengan batu dan darah mereka
tertimpa kepada mereka sendiri.(leveticus 20:27)"

Roh yang cemburu dan apabila kemudian roh cemburu menguasai suami itu,
sehingga ia menjadi cemburu terhadap isterinya, (number
5:14)

Roh Yesus berasal dari Roh "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil
Kudus Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam
kandungannya adalah dari Roh Kudus. (matius 1:20)

Roh Kudus atas Kuasa Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun
Allah pada Yesus atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi
engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan
disebut kudus, (luke 1:35)

Dilarang menghujat dan Setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan Anak
menantang Roh Kudus Manusia, ia akan diampuni; tetapi barangsiapa menghujat
Roh Kudus, ia tidak akan diampuni.(luke 12:10)

Roh kudus untuk Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan
membabtis dengan api.(matius 3:11)

Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis


kamu dengan Roh Kudus.(markus 1:8)

Roh dapat dilihat Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya: "Aku telah
melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal
di atas-Nya. (luke 12: 32)

Roh yang bersifat jahat Roh jahat itu menggoncang-goncang orang itu, dan sambil
menjerit dengan suara nyaring ia keluar dari padanya.
(markus 1:26)

Karena sebelumnya Yesus mengatakan kepadanya: "Hai


engkau roh jahat! Keluar dari orang ini!"(markus 5:8)

Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi


kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan
untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan
(matius 10:1)

Roh mempunyai kekuatan Dan setiap kali roh itu menyerang dia, roh itu
yang dapat menyerang membantingkannya ke tanah; lalu mulutnya berbusa,
giginya bekertakan dan tubuhnya menjadi kejang. (markus
9:18)

Roh dapat dipindahkan lalu roh-roh itu meminta kepada-Nya, katanya: "Suruhlah
kami pindah ke dalam babi-babi itu, biarkanlah kami
memasukinya!" (markus 5:12)

Roh yang membisukan Kata seorang dari orang banyak itu: "Guru, anakku ini
kubawa kepada-Mu, karena ia kerasukan roh yang
membisukan dia.(markus 9:17)

Roh yang dapat Maka kembalilah roh anak itu dan seketika itu juga ia
dikembalikan bangkit berdiri. Lalu Yesus menyuruh mereka memberi
anak itu makan.(luke 8:55)

Dari semua keterangan Bible dalam table diatas, dapat diambil suatu kesimpulan bahwa ;
1.roh merupakan sesuatu yang bersifat abstrak yang tidak dapat didefinisikan dengan pasti,
2. Roh itu ciptaan Allah yang diberikan kepada seluruh manusia termasuk nabi-nabi dan Yesus .

15) QU'RAN = PEMBENARAN ATAU PENGGANTIAN terhadap ayat-ayat yang diturunkan


sebelumnya?
Menurut QS 2:97; “ Katakanlah: Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah
menurunkannya (Al Qur'an) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-
kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk erta berita gembira bagi orang-orang yang
beriman.”

Menurut QS 16:101; “ Dan apabila Kami letakkan suatu ayat di tempat ayat yang lain sebagai
penggantinya padahal Allah lebih mengetahui apa yang diturunkan-Nya, mereka berkata:
"Sesungguhnya kamu adalah orang yang mengada-adakan saja"...

Tampaknya Muhammad tidak bisa menegaskan kehendaknya sendiri, mau menyenangkan hati
penganut agama lain (Kristen/Yahudi) dengan mengatakan Qur’an membenarkan buku suci
mereka, ataukah membanggakan diri mengatakan Qur’an menggantikan buku suci mereka ?
Menurut surat Al Baqarah ayat 97 ;

Katakanlah: Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah
menurunkannya (Al Qur'an) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa
(kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi
orang-orang yang beriman (QS 2:97)”.

Ayat diatas menerangkan dan memberi petunjuk bahwa ayat-ayat yang disampaikan oleh JIbril
kepada Muhammad langsung tertanam di dalam sanubari nya. Ayat-ayat tersebut bahkan
memperkuat keimaman dan ketaqwaan Muhammad kepada Allah.

Sedangkan menurut keterangan Surat An Nahl ayat 101 berbunyi ;

“Dan apabila Kami letakkan suatu ayat di tempat ayat yang lain sebagai penggantinya
padahal Allah lebih mengetahui apa yang diturunkan-Nya, mereka berkata:
"Sesungguhnya kamu adalah orang yang mengada-adakan saja". Bahkan kebanyakan
mereka tiada mengetahui (QS 16:101)”.

Ayat ini memberi petunjuk bahwa pada beberapa ayat di dalam Al Qur’an terdapat keterangan
yang bersamaan maksud dan makna kalimatnya , sehingga apabila Muhammad mengalami
kelupaan setelah menerimanya maka ayat yang lainnya dapat dijadikan sebagai pengganti.
Sebenarnya keterangan ayat ini masih berhubungan dengan surat Al Baqaraah ayat 106 yang
berbunyi ;

“ Ayat mana saja yang Kami nasakhkan, atau Kami jadikan lupa kepadanya, Kami
datangkan yang lebih baik daripadanya atau yang sebanding dengannya. Tiadakah
kamu mengetahui bahwa sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu
(QS 2:106)?

Ayat diatas memberi petunjuk kepada kita bahwa sebagai seorang anak manusia, tentu saja
Muhammad mengalami kelupaan dalam mengingat-ingat ayat-ayat Al Qur’an yang sudah
diterima nya. Namun Allah yang maha pengasih dan maha Penyayang akan menurunkan lagi
ayat-ayat yang lebih baik lagi dan sebanding atau sama dengan ayat yang terlupakan itu. Dan
Allah berkuasa atas segala sesuatu.
Konteks ayat diatas hanya menjelaskan tentang ayat-ayat di dalam Al Qur’an yang terlupakan
oleh Muhammad . Hal ini menunujukan bahwa Muhammad adalah manusia biasa yang bisa
saja lupa dalam mengingat-ingat sesuatu , tetapi bukan suatu hal yang disengaja atau dibuat-
buat olehnya. Allah sudah menjamin akan keberadaan dan kekuatan ayat-ayatNYA di dalam al
Qur’an.

16) ANAK NUH DISELAMATKAN ATAU TIDAK?

Menurut QS 21:76 ; “ Dan (ingatlah kisah) Nuh, sebelum itu ketika dia berdoa,
dan Kami memperkenankan doanya, lalu Kami selamatkan dia beserta
keluarganya dari bencana yang besar.”

Tapi ayat berikut mengatakan anak Nuh mati tenggelam.

Menurut QS 11:42 ; “ Dan bahtera itu berlayar membawa mereka dalam


gelombang laksana gunung. Dan Nuh memanggil anaknya sedang anak itu berada
di tempat yang jauh terpencil: "Hai anakku, naiklah (ke kapal) bersama kami dan
janganlah kamu berada bersama orang-orang yang kafir." Anaknya menjawab:
"Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air
bah!" Nuh berkata: "Tidak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah selain
Allah (saja) Yang Maha Penyayang". Dan gelombang menjadi penghalang antara
keduanya; maka jadilah anak itu termasuk orang-orang yang ditenggelamkan

Menurut keterangan surat Al Anbyaa’ ayat 76 ;

“ Dan (ingatlah kisah) Nuh, sebelum itu ketika dia berdoa, dan Kami
memperkenankan doanya, lalu Kami selamatkan dia beserta pengikutnya dari
bencana yang besar (QS 31:76) ”.

Ayat ini memberi petunjuk bahwa nabi Nuh sudah putus asa dalam nasehati dan menyeru
umatnya agar kembali ke jalan yang benar dan tidak mempersekutukan Allah dengan berhala.
Tetapi sebaliknya orang-orang yang tidak mengerti itu merencanakan hendak menghukum dan
membunuh nai Nuh. Akhirnya Nabi Nuh berdoa kepada Allah, lalu Allah mengabulkan doa nabi
NUH tersebut.

Sedangkan menurut keterangan surat Hud ayat 42 ;


“ Dan bahtera itu berlayar membawa mereka dalam gelombang laksana gunung. Dan
Nuh memanggil anaknya sedang anak itu berada di tempat yang jauh terpencil: "Hai
anakku, naiklah (ke kapal) bersama kami dan janganlah kamu berada bersama orang-
orang yang kafir (QS 11:42)."

Jika kita perhatikan kedua ayat diatas, maka tidak terdapat sesuatu yang bertentangan,
sebagaimana yang dilihat oleh misonaris kristen tersebut. Mungkin mata hatinya buta
sehingga sudah tertutup untuk membedakan yang benar dengan yang salah. Apabila kita
analisa secara keseluruhan dari kedua ayat tersebut , maka terdapat beberapa orang-orang
yang diselamatkan dan sebaliknya ada juga orang-orang yang ditenggelamkan pada kejadian
banjir besar itu. Yang diselamatkan oleh Allah pada peristiwa itu adalah para pengikut Nuh,
dimana didalamnya terdapat sebagian keluarga Nuh yang masih beriman kepada Allah . Dalam
hal ini Al Qur’an tidak menyebutkan siapa-siapa saja keluarga Nuh yang diselamatkan oleh
Allah. Sebaliknya yang ditenggelamkan adalah orang-orang kafir yang selalu berbuat maksiat
dan menyembah berhala, termasuk di dalam nya adalah anaknya sendiri.
Walaupun Nuh adalah seorang nabi yang merasa kasihan kepada anaknya, tetapi Allah telah
menjatuhkan hukuman yang setimpal bersama-sama orang—orang kafir lainnya.

Pada surat Hud ayat 40 , Al qur’an menyebutkan bahwa terdapat keluarga nabi Nuh yang
berada di dalam kapal itu yang selamat ;
“Hingga apabila perintah Kami datang dan dapur telah memancarkan air, Kami
berfirman: "Muatkanlah ke dalam bahtera itu dari masing-masing binatang sepasang
(jantan dan betina), dan keluargamu kecuali orang yang telah terdahulu ketetapan
terhadapnya dan (muatkan pula) orang-orang yang beriman." Dan tidak beriman
bersama dengan Nuh itu kecuali sedikit (QS 11:40)”.
17) Fir’un ditenggelamkan atau Mati?

Menurut QS 17:103 ; “ Kemudian (Firaun) hendak mengusir mereka (Musa dan


pengikut-pengikutny a) dari bumi (Mesir) itu, maka Kami tenggelamkan dia
(Firaun), serta orang-orang yang bersama-sama dia seluruhnya, “
Menurut QS 28:40 ; “ Maka Kami hukumlah Firaun dan bala tentaranya, lalu
Kami lemparkan mereka ke dalam laut. Maka lihatlah bagaimana akibat orang-
orang yang lalim”.
Menurut QS 43:55 ; “ Maka tatkala mereka membuat Kami murka, Kami
menghukum mereka lalu Kami tenggelamkan mereka semuanya (di laut),”

FIRAUN DISELAMATKAN:

Menurut QS 10:90 ; “ Dan Kami memungkinkan Bani Israel melintasi laut, lalu
mereka diikuti oleh Firaun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan
menindas (mereka); hingga bila Firaun itu telah hampir tenggelam berkatalah
dia: "Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai
oleh Bani Israel, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada
Allah)".
Menurut QS 10:91; “ Apakah sekarang (baru kamu percaya), padahal
sesungguhnya kamu telah durhaka sejak dahulu, dan kamu termasuk orang-
orang yang berbuat kerusakan.”
Menurut QS 10:92 ; “ Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya
kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan
sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami
“.

Surat Al Israa’ ayat 103 berbunyi ;

“ Kemudian (Firaun) hendak megusir mereka (Musa dan pengikut-pengikutnya) dari bumi
(Mesir) itu, maka Kami tenggelamkan dia (Firaun), serta orang-orang yang bersama-
sama dia seluruhnya,(QS 17:103)”

Surat Al Qashsash ayat 40 berbunyi ;

“ Maka Kami hukumlah Firaun dan bala tentaranya, lalu Kami lemparkan mereka ke
dalam laut. Maka lihatlah bagaimana akibat orang-orang yang lalim (QS 28:40)”
Surat Az Zukhuruf ayat 55 berbunyi ;

“ Maka tatkala mereka membuat Kami murka, Kami menghukum mereka lalu Kami
tenggelamkan mereka semuanya (di laut), (QS 43:55)”

Dari ketiga keterangan ayat diatas, Al Qur’an membenarkan bahwa Fir’un beserta prajuritnya
mati di dalam laut ketika ikut mengejar umat nabi Musa ke tengah laut.

Pertanyaannya adalah ; apakah Jasad Fir’un yang sudah mati itu benar-benar tenggelam ke
dasar laut lalu dimakan oleh ikan , atau sebaliknya dicari dan diselamatkan “Tim SAR” dari
prajurit yang masih hidup beserta penduduk Mesir lainnya lalu dibawa dan dimakamkan dalam
makam kebanggaan raja-raja mereka?apakah bangsa Mesir yang begitu bangga dengan
Rajanya membiarkan begitu saja junjunanya tenggelam ditengah laut berserta prajurit
lainnya?apakah Al Qur’an dapat memberikan petunjuk tentang terselamatkannya jasad Fir’un
itu?

Apakah yang terjadi manakala Fir’un akan menemui ajalnya di teluk Aqaba itu?

Dalam surat Yunus ayat 90 , Al Qur’an menceritakan saat-saat Fir’un menemui ajalnya yang
berbunyi ;

“ Dan Kami memungkinkan Bani Israel melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Firaun
dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila
Firaun itu telah hampir tenggelam berkatalah dia: "Saya percaya bahwa tidak ada
Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israel, dan saya termasuk orang-
orang yang berserah diri (kepada Allah) (QS 10:90) ".

Ayat ini memberikan petunjuk bahwa ketika menemui ajalnya di saat-saat hampir tenggelam
menyelamatkan dirinya, Fir’un akhirnya meyakini bahwa Allah yang di percayai oleh umat Musa
itu benar-benar nyata , lalu Fir’un bertobat dan minta ampunan Allah. Kemudian dia pasrah
dan menyerahkan keselamatan dirinya kepada kekuasaan Allah di tengah laut itu .

Namun tobat Fir’un kepada Allah sudah terlambat , dan Allah mengatakannya di dalam surat
Yunus ayat 91 yang berbunyi ;

“ Apakah sekarang (baru kamu percaya), padahal sesungguhnya kamu telah durhaka
sejak dahulu, dan kamu termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan (QS 10:91)”.

Untuk membuktikan kejadian itu benar-benar nyata dan ada dalam sejarah kehidupan
manusia, maka jasad Fir’un diselamatkan Allah . Hal ini bukan berati bahwa Allah yang
mengangkat dan menggotong jasad Fir’un ke daratan , seperti yang ada di dalam pikiran
misionaris kristen tersebut.

Jasad Fira’un (Ramses II) yang mengejar Nabi Musa


ditemukan oleh arkeolog Giovanni Battista Belzoni
tahun 1817 di makam mumi firaun mesir yang
tertimbun tanah.

Maurice Bucaille dulunya adalah peneliti mumi Fir’aun


di Mesir. Pada mumi Ramses II dia menemukan
keganjilan, yaitu kandungan garam yang sangat tinggi
pada tubuhnya. Dia baru kemudian menemukan
jawabannya di Al-Quran, ternyata Ramses II ini adalah
Firaun yang dulu ditenggelamkan oleh Allah swt ketika
sedang mengejar Nabi Musa as.

Lokasi penyeberangan diperkirakan berada di


Teluk Aqaba di Nuweiba. Kedalaman maksimum
perairan di sekitar lokasi penyeberangan adalah
800 meter di sisi ke arah Mesir dan 900 meter di
sisi ke arah Arab. Sementara itu di sisi utara dan
selatan lintasan penyeberangan (garis merah)
kedalamannya mencapai 1500 meter.
Kemiringan laut dari Nuweiba ke arah Teluk Aqaba
sekitar 1/14 atau 4 derajat, sementara itu dari
Teluk Nuweiba ke arah daratan Arab sekitar 1/10
atau 6 derajat.Diperkirakan jarak antara Nuweiba
ke Arab sekitar 1800 meter.Lebar lintasan Laut
Merah yang terbelah diperkirakan 900 meter.
Menurut tulisan lain diperkirakan jaraknya mencapai 7 km, dengan jumlah pengikut Nabi Musa sekitar
600.000 orang dan waktu yang ditempuh untuk menyeberang sekitar 4 jam.
Walaupun jasad Fir’un dibawa oleh bangsa Mesir dan sisa-sisa prajurit kembali ke tanah Mesir,
namun takdir keselamatan jasad Fir’un merupakan kekuasaan dan ketentuan Allah juga. Hal ini
diabadikan oleh keterangan Al Qur’an pada surat Yunus ayat 92 Yang berbunyi ;

“ Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi
pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan
dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami (QS 10 : 92)“.

Ayat ini memberikan petunjuk bahwa jasad Fir’un benar-benar di selamatkan , dimana bangsa
Mesir kuno yang mengawetkannya di dalam makam Raja-Raja mereka . Para ahli sejarah telah
berhasil menemukan jasad Ramses yang mati tenggelam itu berupa mummi yang sudah
diawetkan. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kandungan garam yang terdapat di dalam
tubuh Ramses itu. Ayat Al Qur’an terbukti benar , karena Allah menurunkan ayat-ayatNYA
dengan kebenaran. Al quran adalah ciptaan Allah , bukan karangan manusia seperti kitab-kitab
yang lainnya.
MAHA BENAR ALLAH DENGAN SELURUH FIRMANNYA DI DALAM AL QUR’AN. ALLAHUAKBAR !
18) ORANG KRISTEN MASUK SURGA ATAU NERAKA ?

Menurut QS 2:62 ; “ Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi,


orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang
benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka
akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap
mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
Tapi di ayat lainnya, Muhammad menyangkal apa yang telah
dikatakannya.

Menurut QS 5:72 ; “ Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata:


"Sesungguhnya Allah adalah Al Masih putra Maryam", padahal Al Masih
(sendiri) berkata: "Hai Bani Israel, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu"
Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti
Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah
ada bagi orang-orang lalim itu seorang penolong pun”.
Menurut QS 3:85 ; “ Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka
sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat
termasuk orang-orang yang rugi.”

PS: MARI KITA LIHAT KEMBALI Surat ALBAQARAH (2:62)


Sesungguhnya orang-orang mu'min, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani
dan orang-orang Shabiin [56], siapa saja diantara mereka yang benar-benar
beriman kepada Allah [57], hari kemudian dan beramal saleh [58], mereka
akan menerima pahala dari TUHAN MEREKA, tidak ada kekhawatiran kepada
mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

Aneh bin ajaib! Al-qur’an mengakui bahwa ternyata ADA Tuhan umat
Yahudi dan Tuhan-nya umat Kristen !!!!

Karena kekuatiran misionaris Kristen ini akan masuk neraka, maka dia menyampaikan
guguatanya terhadap beberapa ayat-ayat Al qur’an yang menghalalkan syorga baginya.

Menurut Surat Al Baqaraah ayat 62 berbunyi ;


“ Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan
orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada
Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan
mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih
hati (QS 23:62)”.

Ayat ini memberikan petunjuk bahwa diantara orang-orang Yahudi, Nasrani dan Shabiin masih
terdapat umat yang meyakini ke-Esaan Allah SWT. Mereka meyakini, beriman dan beramal
shaleh menurut ketentuan dan petunjuk Allah , sebagaimana yang ada di dalam Taurat dan Injil
yang pernah disampaikan oleh Musa dan Isa Almasih (bukan Bible yang ada sekarang ini ).
Mereka tidak men-dua-kan Allah sebagaimana Isa Almasih menyampaikannya , mereka
meyakini bahwa Isa atau Yesus adalah utusan Allah. Mereka meyakini bahwa Yesus bukan anak
Allah, dan mereka meyakini bahwa Yesus bukanlah Allah dalam arti yan sebenarnya. Mereka ini
adalah orang-orang yang sedikit jumlahnya dan mereka tidak termasuk , baik dari golongan
kristen katolik maupun kristen protestan yang ada sekarang ini yang merupakan ajaran yang
jauh menyimpang dari ajaran Yesus aslinya. Bible (Perjanjian Baru) sekarang ini adalah
kumpulan kitab-kitab yang ditulis oleh banyak penulis dan ajaran Paulus merupakan kandungan
terbesar di dalamnya.
Mereka yang dimaksud oleh ayat diatas, berjuang untuk menyampaikan bahwa Yesus bukan
Tuhan dan bukan pula anak Tuhan, namun mereka diberantas dan dikucilkan oleh pengikut-
pengikut yang menduakan Allah (kafir). Begitu juga sebagian kecil dari pengikut Yahudi yang
tidak percaya lagi kepada ahli kitab Yahudi yang sudah menyelewengkan ayat-ayat di dalam
kitab Taurat, namun mereka masih tetap beriman kepada Allah dengan sebenar-benarnya
beriman.
Orang-orang ini adalah umat Yahudi dan Nasrani yang merupakan bagian dari sejarah masa lalu
yang panjang dalam memperjuangkan ajaran Tauhid yang dibawakan oleh nabi Isa As dan juga
dalam rangka pemurnian ayat-ayat di dalam kitab Taurat.
Orang-orang ini diabadikan dan mendapat perhatian serius oleh Allah sebagaimana yang
dinyatakan di dalam surat Al Baqraah ayat 62 diatas.

Allah Abraham, Allah Yakub, Allah Musa, Allah Yesus dan Allah Muhammad semuanya adalah
Allah yang sama. Allah adalah satu, tidak ada beda Allah yang disembah oleh umat nabi Musa
(Israel atau Yahudi), umat Yesus atau Isa As (umat Nasarani) ataupun umat Muhammad (Islam)
sendiri. Allah adalah Allah , tidak ada Tuhan selain Allah. Allah adalah satu buat seluruh alam
dan buat semua umat manusia.
Pertanyaannya adalah ; apakah umat Kristen katolik atau Kristen protestan saat ini merupakan
umat nabi Isa As atau Yesus yang menyembah Allah SWT? Untuk menjawab pertanyaan ini,
beberapa ayat-ayat Al Qur’an sudah member penilaian sebagai berikut ;

Surat 11. HUD - Ayat 17 ;

“ Apakah (orang-orang kafir itu sama dengan) orang-orang yang mempunyai bukti yang nyata
(Al Qur'an) dari Tuhannya, dan diikuti pula oleh seorang saksi (Muhammad) dari Allah dan
sebelum Al Qur'an itu telah ada kitab Musa (Taurat) yang menjadi pedoman dan rahmat?
Mereka itu beriman kepada Al Qur'an. Dan barang siapa di antara mereka dan sekutu-
sekutunya yang kafir kepada Al Qur'an, maka nerakalah tempat yang diancamkan baginya
karena itu janganlah kamu ragu-ragu terhadap Al Qur'an itu. Sesungguhnya (Al Qur'an) itu
benar-benar dari Tuhanmu, tetapi kebanyakan manusia tidak beriman (QS 11:17)”.

Pada ayat diatas, Allah mempersilahkan seluruh umat Manusia untuk membahas Al Qur’anyang
diturunkan oleh Allah kepada nabi Muhammad, dan sekiranya mereka masih juga tetap kafir,
maka neraka sudah menunggu mereka.
Pada surat Al Maaidah ayat 72 berikut ini , Allah mencela orang-orang yang telah men-dua- kan
Allah.
“ Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah
adalah Al Masih putra Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani
Israel, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu" Sesungguhnya orang yang
mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan
kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang lalim
itu seorang penolong pun “ ( QS 5:72)” .

Allah memberikan petunjuk di dalam ayat diatas, bahwa orang-orang yang berpikir dan
menganggap bahwa “Yesus adalah Tuhan” , maka orang-orang tersebut temasuk golongan
orang kafir. Dan kepada mereka , Allah mengharamkan syorga baginya. Orang-orang ini sama
saja dengan para pemuja berhala yang nyata-nyata telah men-dua-kan Allah dengan makluk
ciptaanNYA.
Surat Al Maidaah ayat 72 diatas sangat berkaitan dengan surat Al Ikhlas ayat 1-4 , yang
berbunyi ;

Katakanlah (Muhammad): "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, Allah adalah Tuhan yang
bergantung kepada-Nya segala sesuatu Dia tiada beranak dan tiada pula
diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia".
(QS 1132:1-4)”.
Pada abad sekarang ini, agama yang masih benar-benar murni dalam menyampaikan ajaran
agama Tauhid hanyalah Islam. Dan tuntunan ajaran agama (Al Qur’an) yang masih terjaga
keasliannya hingga sekarang hanyalah islam. Ajaran yang paling logis dan masuk akal hanyalah
islam.

Maka terbuktilah ketentuan Allah yang diabadikan dalam Al Qur’an surat Ali Imran ayat 85 yang
berbunyi ;

“ Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan
diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang
rugi.( QS 23:85)”.

Ayat diatas memberikan petunjuk bahwa, bagi orang-orang yang mempunyai kesadaran dalam
rangka mencari keselamatan , nilai-nilai kebenaran dan rahmat Allah, maka pelajari dan
amalkanlah ajaran agama Islam. Ayat ini tidak memaksa seseorang dalam mencari dan
mendapatkan kebenaran yang dia yakini. Ayat ini hanya memberikan petunjuk bahwa ujung
pencarian bagi orang-orang yang mau mendapatkan kebenaran yang logis , akan berakhir hanya
pada ajaran islam. Sedangkan bagi orang-orang yang tidak mau mencari kebenaran yang hakiki
dan tetap berada dalam keyakinannya yang salah , maka tentulah mereka akan merugi.

Tetapi Allah maha pengampun, tidak ada dosa yang besar di sisiNYA. Siapapun yang menyadari
kekeliruannNYA, maka Allah SWT membuka pintu tobat yang sebesar-besarnya. Siapapun yang
memperoleh nilai-nilai kebenaran yang bersumbaer dari Allah , maka dia akan melangkah
menuju Syorga yang telah disediakan untuknya. Tetapi bagi siapa yang tetap ingkar padahal
kebenaran itu ada di depannya, maka dia akan dinaungi oleh kebodohan dan kebodohan itu
akan menutupinya untuk berbuat lebih bodoh lagi dan akhirnya dia akan menjerumus dirinya
kedalam Neraka. Seperti yang disampaikan di dalam surat AL Baqaraah ayat 81 yang berbunyi ;

“(Bukan demikian), yang benar, barang siapa berbuat dosa dan ia telah diliputi oleh
dosanya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.(QS 2:81)”.

Menyadari akan kekeliruan masa lalu, kemudian melangkah untuk menempuh kebenaran itu,
yaitu Allah yang tidak ada tuhan melainkan Dia, maka ini merupakan bagian dalam memperoleh
keampunanNYA. Seperti apa yang ditunjukkan oleh AL Qur’an pada surat AL Imran ayat 133
yang berbunyi ;
“ Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang
luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,
(QS 3:133)”.

19) ANGGUR BAIK ATAU BURUK ?

Di satu surat dikatakan anggur/arak adalah hasil buatan Setan.


Menurut QS 5:90 ; “ Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khamar (arak),
berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan
keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu
mendapat keberuntungan “.

Tapi di ayat berikutnya dikatakan bahwa ada sungai-sungai dari arak di


surga.

Menurut QS 47:15 ; “ (Apakah) perumpamaan (penghuni) surga yang dijanjikan


kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang
tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tiada berubah
rasanya, sungai-sungai dari khamar (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya dan
sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala
macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka, sama dengan orang yang kekal
dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-
motong ususnya?

Pertanyaan saya: bagaimana Setan sampai bisa memasukkan hasil


kerjaannya di surga?

Al Qur’an surat AL Maaidah ayat 90 berbunyi ;

“ Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi,


(berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji
termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu
mendapat keberuntungan ( QS 5:90)”.
Ayat diatas menunjukkan bahwa selama kita hidup di dunia, selama manusia hidup dengan
nafsu-nafsunya yang harus dikendalikannya, selama manusia meyakini kehidupan akhirat yang
abadi, maka Allah melarang manusia yang beriman untuk melakukan perbuatan yang akan
merusak karakternya (seperti berjudi , minum arak, berbuat maksiat).
Apabila manusia dapat mengatur dirinya dari nafsu-nafsu kejahatan yang akan merugikan
hidupnya di dunia ini demi menyongsong kehidupan abadi di akhirat, maka nanti dia akan
mendapat buah nya yaitu nafsu yang baik-baik.
Pertanyaannya adalah ; apakah di akhirat nanti, manusia tidak mempunyai nafsu lagi? Kalau
manusia di akhirat nanti tidak dilengkapi dengan nafsu untuk apakah Allah menjanjikan
kenikmatan Syorgawi yang indah, aman, damai dan penuh ketentraman itu? Kalau Allah tidak
melengkapi manusia dengan sensor kenikmatan, bagaimana penduduk syorga dapat itu
menikmatinya? bukankah sensor atau “power Roh” yang ada di dalam diri manusia yang dapat
merasakan betapa nikmatnya rasa madu itu, bukankah nafsu juga yang mengatakan bahwa
minuman anggur itu nikmat? Kalau yang nikmat-nikmat di masa hidup di dunia dilarang, lalu
apakah yang nikmat-nikmat itu masih ada di akhirat? Kenikmatan dunia yang manakah yang
dihilangkan di akirat nanti? Kalau manusia di akhirat tidak bisa merasakan sakit untuk apakah
Allah menakut-nakuti manusia dengan siksaan api neraka? Dengan apakah kita dapat
merasakan kenikmatan hidup di syorga dan kesengsaraan di neraka?

Ayat Al Qur’an dibawah ini menggambarkan bahwa nanti di akhirat, Allah masih menyediakan
sesuatu yang nikmat-nikmat, bahkan sesuatu yang nikmat tetapi dilarang sebelumnya di bumi
seperti minuman khamar (dalam bentuk yang berbeda), seperti bunyi ayat berikut ;

“ (Apakah) perumpamaan (penghuni) surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang


bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa
dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tiada berubah rasanya, sungai-
sungai dari khamar (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-
sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala
macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka, sama dengan orang yang
kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga
memotong-motong ususnya? (QS 47:15)”.

Ayat diatas memberikan petunjuk bahwa hal yang sama dirasakan juga oleh penduduk di
negeri neraka . Tetapi orang-orang penduduk Neraka hanya memperoleh perasaan tersiksa
yang tiada terperi. Ayat diatas juga menyimpulkan bahwa Allah masih memberikan “Power
Roh” yang menghasilkan nafsu dan perasaan bagi diri manusia di akhirat nanti baik bagi
penduduk syorga maupun bagi penduduk neraka.
Pada hari kiamat nanti Allah mempertemukan roh dan jasad-jasad yang sudah menjadi fosil
dan hancur di bumi, kemudian membangkitkannya lagi di akhirat untuk menempuh kehidupan
kedua , seperti yang tecantum pada surat yasiin ayat 81 yang berbunyi ;

Dan tidakkah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi itu berkuasa menciptakan
kembali jasad-jasad mereka yang sudah hancur itu? Benar, Dia berkuasa. Dan Dialah
Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui (QS 36:81)”.

Tentu saja pertanyaan yang diajukan oleh Allah dalam ayat diatas di tujukan kepada orang-
orang kafir yang bodoh yang selalu mendustakan kebenaran dari kitab-kitab Allah yang pernah
disampaikan kepada utusannya ( Musa, Isa As dan Muhammad).
Pertanyaanya selanjutnya adalah ; bagaimanakah dengan minuman khamar di syorga? Apakah
tidak merusak dan tidak memabukkan? Jawabannya terdapat di dalam al Qur’an surat Ash
Shaaffaat ayat 45-49 yang berbunyi ; ;

“ Diedarkan kepada mereka gelas yang berisi khamar dari sungai yang mengalir 45.
(Warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum 46. Tidak ada dalam
khamar itu alkohol dan mereka tiada mabuk karenanya 47. Di sisi mereka ada bidadari-
bidadari yang tidak liar pandangannya dan jelita matanya 48, seakan-akan mereka adalah
telur (burung unta) yang tersimpan dengan baik. (qs Ash Shaaffaat 37:45-49) “

Bahkan ayat tersebut menyatakan bahwa nafsu syahwat manusia untuk berhubungan intim
dengan lawan jenisnya di syorga masih tetap disalurkan oleh Allah. Pertanyaanya adalah ;
siapakah bidadari yang disediakan bagi penduduk di syorga itu? Jawabannya ada pada ayat-ayat
beruikut ;

Ternyata Allah sudah menyediakan Bidadari pingitan yang belum pernah disentuh oleh makluk
apapun , baik oleh manusia maupun oleh golongan jin sebelumnya seperti yang terdapat pada
petunjuk Surat Ar Rahmaan ayat 72-74 yang berbunyi ;

“ (Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih dipingit dalam rumah 72. Maka nikmat Tuhan
kamu yang manakah yang kamu dustakan? Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia
sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh
jin (QS 55:72-74)”.
Tentu saja ayat diatas akan menimbulkan berbagai pertanyaan ; apakah penduduk disyorga itu
diperbolehkan berhubungan seksual dengan bidadari-bidari khayangan itu? Apakah bidadari
itu dijadikan sebagai istri atau bukan? Apakah setiap penduduk syorga mendapat satu bidadari?
Apakah Al Qur’an dapat menjelaskannya? Jawaban ini terdapat dalam surat Ath Thuur Ayat 20
yang berbunyi ;

“ mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka


dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli (QS 52:20)”.

Ayat ini menjelaskan dan memberikan petunjuk bahwa setiap penduduk syorga dikawinkan
(dinikahkan) oleh Allah, sehingga pasangan-pasangan ini halal melakukan hubungan suami istri.
Betapa bahagia dan senangnya manusia penduduk syorga mendapat jodoh seorang bidadari
yang sangat cantik jelita yang belum pernaah ada di dunia sebelumnya. Jadi dapatlah
dimengerti bahwa keinginnan , perasaan, dan sensor tubuh manusia masih tetap berfungsi di
syorga.
Allah memberikan bidadari itu sebagai tanda keberhasilan oprang-orang yang beriman dalam
menahan nafsunya selama hidup di dunia dari berbagai godaan maksiat baik maksiat mata,
telinga maupun kontak fisik lainnya, seperti yang dicantumkan pada surat AL Waqiyaah ayat 22-
24 yang berbunyi ;

“ Dan (di dalam surga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli 22, laksana mutiara yang
tersimpan baik 23. Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan (QS 56:22-24) “.

Pertanyaan selanjutnya ; Apakah manusia masih mampu menggunakan nafsu jahatnya di


akhirat nanti?
Ayat berikut memberi petunjuk bahwa manusia dan setan-setan ( golongan jin) yang sesat
sudah dipisahkan dari golongan manusia yang baik-baik , sehingga tidak akan ada lagi
kejahatan di akhirat.

Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahanam kebanyakan dari jin dan manusia,
mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami dan mereka
mempunyai mata tidak dipergunakannya untuk melihat, dan mereka mempunyai telinga
(tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar . Mereka itu sebagai binatang ternak,
bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai ( QS 7:179)”.

Keterangan ayat diatas dipekuat lagi oleh keteangan ayat berikut yang berbunyi ;
Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpunkan mereka semuanya, (dan Allah
berfirman): "Hai golongan jin (setan), sesungguhnya kamu telah banyak
(menyesatkan) manusia", lalu berkatalah kawan-kawan mereka dari golongan
manusia: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebahagian daripada kami telah dapat
kesenangan dari sebahagian (yang lain) dan kami telah sampai kepada waktu yang
telah Engkau tentukan bagi kami". Allah berfirman: "Neraka itulah tempat diam
kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang
lain)". Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui
(QS Al An‟aam 6: 128) “.

Ayat diatas memberi petunjuk bahwa seluruh setan yang berasal dari golongan jin yang engkar
dan jahat demikian juga dengan golongan manusia yang selalu mabuk dalam kesenangan
nafsu, sudah digabung oleh Allah di dalam negeri neraka. Mereka merupakan dua golongan
yang saling bantu-membantu dalam berbuat kemunafikan, kejahatan, memutar-balikan
(mendustakan) kitab-kitab Allah, menghasut manusia untuk menyembah selain Allah,
menghalang-halangi orang-orang beriman dalam beribadah, menyebar berita palsu ,
kebohongan dan fitnah, menebarkan bibit permusuhan, tetapi mereka tidak mampu merubah
takdirnya yaitu hidup di negeri Neraka . Kehidupan di neraka kekal bagi kedua golongan ini.

Surat Al MUkminin ayat 101 -103 berikut juga memperkuat lagi keterangan dari ayat
sebelumnya tentang pembagian 2 wilayah di akhirat ; yaitu yang masuk syorga dan yang masuk
neraka.

Apabila sangkakala ditiup maka tidaklah ada lagi pertalian nasab di antara mereka pada hari
itu, dan tidak ada pula mereka saling bertanya 101. Barang siapa yang berat timbangan
(kebaikan) nya, maka mereka itulah orang-orang yang dapat keberuntungan 102. Dan
barangsiapa yang ringan timbangannya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan
dirinya sendiri, mereka kekal di dalam neraka Jahanam (QS 23:101-103)”.

Ayat diatas memberikan petunjuk bahwa seluruh amal kebaikan dan kejahatan yang pernah
dilakukan oleh manusia semasa hidup di dunia akan dihitung dan ditimbang. Bagi manusia yang
tidak pernah menyadari kesalahannya dan tidak pernah meminta ampunan Allah dan tobat
selama beraktifitas di dunia, maka pengadilan akhirat merupakan keputusan yang akan
memberikan pilihan padanya. Mereka kekal di dalamnya, artinya kekuatan antara yang jahat
dengan yang baik sudah dipisahkan oleh Allah SWT, keduanya tidak akan mampu untuk
bercampur. Pilihan bagi mereka hanya dua, yaitu Neraka atau Syorga. Beruntunglah penduduk
syorga , sebaliknya merugilah penduduk neraka.
Bagaimanakah penjelasan al Qur’an tentang kehidupan penduduk di neraka? Apakah mereka
mempunyai sensor yang dapat merasakan berbagai siksaan? Apakah mereka merasa lapar?
Apakah mereka merasakan sakit? Apakah mereka merasa tersiksa di dalam neraka itu?
Bagaimana AL Qur’an menjelaskannya?

Beberapa ayat di dalam al Qur’an telah menjelaskan tentang suasana yang dirasakan oleh
penduduk Neraka antara lain ;

“ Sesungguhnya Kami menjadikan pohon zaqqum itu sebagai siksaan bagi orang-orang
yang lalim. Sesungguhnya dia adalah sebatang pohon yang ke luar dari dasar neraka
Jahim. Mayangnya seperti kepala setan-setan. Maka sesungguhnya mereka benar-benar
memakan sebagian dari buah pohon itu, maka mereka memenuhi perutnya dengan buah
zaqqum itu. Kemudian sesudah makan buah pohon zaqqum itu pasti mereka mendapat
minuman yang bercampur dengan air yang sangat panas ( qs Ash Shaaffaat 37:63-67)”.

Ayat diatas memberikan petunjuk bahwa penduduk Neraka mempunyai perasaan lapar, haus,
keinginan untuk tidak tersiksa dan rasa penyesalan. Tetapi mereka tidak mempunyai pilihan
lain, sehingga tepaksa mereka melahap apapun yang tersedia di tempatnya. Dengan risiko
apapun mereka lakukan demi untuk menahan rasa haus dan lapar meskipun harus memakan
sesuatu yang itdak mungkin untuk mereka lakukan. Begitulah gambaran dari kejahatan yang
mereka lakukan selama hidup didunia, dimana mereka melahap apapun demi memuaskan
nafsunya dan mereka seperti budak dari nafsunya sendiri.

“ Sudah datangkah kepadamu berita (tentang) hari pembalasan? Banyak muka pada hari
itu tunduk terhina,bekerja keras lagi kepayahan,memasuki api yang sangat panas
(neraka), diberi minum (dengan air) dari sumber yang sangat panas. Mereka tiada
memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri, yang tidak menggemukkan dan
tidak pula menghilangkan lapar (qs AL Ghaasyiyah 88:1-7)”.

Ayat ini menguatkan keterangan yang tercantum pada Surat Al MUkminin ayat 101 -103 diatas,
bahwasanya orang-orang penduduk neraka juga bekerja di kampungnya dengan penuh
penderitaan. Mereka harus memenuhi kebutuhan hidupnya seperti makan dan minum , namun
bahan yang tersedia hanya pohon-pohon yang panas yang tidak enak dan menyakitkan untuk
dimakan, tetapi karena tidak ada pilihan lain yang tersedia maka mereka malahapnya juga
dengan resiko merusak perut dan pencernaan mereka hancur. Bahkan mereka hidup di dalam
kampung yang sangat panas berupa hembusan lidah api yang menyala-nyala. Mereka ingin
segera mati agar tidak merasakan sakit lagi, tetapi mati tidak ada lagi seperti di dunia dulu.
Akhirat adalah kehidupan yang kekal sama dengan pilhan hidup dalam neraka yang sudah
mereka dustakan dulunya. Sewaktu hidup di dunia mereka menyatakan dirinya akan masuk
syorga, sehinga mereka melakukan apapun yang mereka sukai untuk memuaskan nafsu-
nafsunya. Padahal keyakinan mereka tidak berdasar sama sekali, mereka punya mata tetapI
tidak melihat, mereka punya telinga tetapi tidak mendengar, mereka punya otak tetapi dapat
berpikir logis. Begitulah Allah telah memberikan peringatan.

Pertanyaannya adalah ; bagaimana penduduk neraka dapat merasakan sakit terus menerus,
bukankah tubuhnya akan hancur dimakan api yang maha dahsyat itu? Surat AN Nisaa’ ayat 56
menerangkan bahwa setiap kali kulit tubuhnya hangus terbakar, maka diganti dengan lapisan
kulit yang baru;

“ Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami
masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit
mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah
Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (qs an Nisaa 4:56)”.

Ayat diatas tersebut juga menerangkan tentang pekerjaan orang-orang kafir yang telah
memutar balikkan Firman Allah yang telah disampaikan oleh para nabi yang menjadi
utusanNYA, seperti merubah dan menudustakan kitab-kitab sebelumnya (Taurat dan Injil).
Mereka dengan sengaja menggantikan ayat-ayat itu dengan pemikiran mereka sendiri
kemudian menyuruh orang lain melaksanakan hasil pemikiran mereka. Mereka membuat opini
–opini untuk menuntun jalan pikiran orang-orang hingga mencapai suatu kesimpulan yang
mereka tawarkan itu. Mereka inilah yang akan menjadi target penduduk neraka dan mereka
kekal di dalam neraka itu.

Pertanyaannya adalah ; kenapa yang terus diganti adalah kulit tubuh manusia?

Karena pada lapisan epidermis kulit terdapat banyak sekali susunan syaraf dan sensor yang
dapat merasakan pengaruh dari luar seperti panas atau dingin dan berbagai gesekan benda
tajam. Sedangkan dibawah lapisan epidermis kulis tidak terdapat lagi sensor syaraf sehingga
apabila lapisan kulit itu hangus dia tidak akan merasakan sakit. Hal ini dibuktikan dengan ,
apabila seseorang yang kulit epidermisnya habis dimakan api, maka dia tidak akan merasakan
sakit lagi. Namun Allah yang menciptakan kulit manusia itu, yang merupakan sensor segala rasa
di tubuh manusia, sehingga Allah menumbuhkannya kembali.
Kulit manusia bukan hanya sebagai sensor merasakan sakit , tetapi lebih dari itu, yaitu dapat
menerima reaksi dan mambaca kejadian-kejadian dengan lingkungan luar kulit , seperti
pencahayaan, sensor gerekan dan lain lain sebagaimana yang disampaikan oleh Al Qur’an di
dalam surat A; Fushishilat ayat 20-23 yang berbunyi ;

“Sehingga apabila mereka sampai ke neraka, pendengaran, penglihatan dan kulit


mereka menjadi saksi terhadap mereka tentang apa yang telah mereka kerjakan.
Dan mereka berkata kepada kulit mereka: "Mengapa kamu menjadi saksi terhadap
kami?" Kulit mereka menjawab: "Allah yang menjadikan segala sesuatu pandai
berkata telah menjadikan kami pandai (pula) berkata, dan Dia-lah yang menciptakan
kamu pada kali yang pertama dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan. Kamu
sekali-kali tidak dapat bersembunyi dari persaksian pendengaran, penglihatan dan
kulitmu terhadapmu bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak mengetahui
kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan. (QS Al Fushshilat 47:20-23)”

Walaupun sampai saat ini para ahli Genetika belum mampu membuktikan adanya untaian
pasangan basa “biner” dari DNA yang membentuk Gen sebagai sensor dari kulit terhadap
lingkungan luar. Begitu juga dengan sensor gen dari DNA pada mata dan telinga yang dapat
merekam lingkungan luar. Tetapi ayat Al Qur’an diatas sudah mendahului penemuan Sain
dibidang genetika , dimana organ seperti kulit , mata dan telinga merupakan sensor yang dapat
merekam berbagai kejadian yang dialami kulit terhadap lingkungan luar. Sampai saat ini, ahli
Genetika baru dapat membuktikan bahwa mutasi dari suatu species dapat disebabkan
pengaruh lingkungan terhadap tubuh seperti kulit , sehingga suatu species tersebut dapat
mengalami mutasi seperti perubahan warna kulit dan lain-lain.
Bagian-bagian Kulit : Kulit manusia tersusun dari tiga laisan, yaitu kulit ari (epidermis), kulit jangat
(dermis), dan jaringan ikat bawah kulit (hipodermis). 2. Fungsi Kulit a. Pengatur suhu tubuh. b. Pelindung
tubuh dari gangguan fisik berupa tekanan, gangguan biologis berupa jamur dan gangguan yang bersifat
kimiawi. c. Tempat penyimpanan kelebihan lemak. d. Tempat pembentukan vitamin D dari provitamin D
dengan bantuan sinar matahari. e. Tempat indera peraba dan perasa.

Pada suatu saat nanti, penemuan sain akan membuktikan kebenaran dari ayat-ayat Al Qur’an
tersebut diatas. Selama ini Al Qur’an selalu mendahului apa yang tidak terpikirkan oleh
manusia, tetapi ramalan itu semua terbukti. Itulah yang artinya mukzizat Al Qur’an. Tidak
mungkin Muhammad menulis Al Qur’an tanpa petunjuk dari Allah , karena pada zaman itu
bidang sain belum apa-apa dibandingkan dengan kemajuan sain sekarang, namum Firman Allah
yang tertulis di dalam al Qur’an itu terbukti benar. Maha benar Allah dengan seluruh
FirmanNYA.
20) Apakah Homoseksual Diizinkan Dalam Islam?

Qur’an bertentangan dengan dirinya sendiri dalam topik ini. Ayat berikut
mengatakan bahwa homoseksual dilarang.

Menurut QS 4:16 ; “ Dan terhadap dua orang yang melakukan perbuatan keji di
antara kamu, maka berilah hukuman kepada keduanya, kemudian jika keduanya
bertobat dan memperbaiki diri, maka biarkanlah mereka. Sesungguhnya Allah
Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.

Menurut QS 27:55 : “ Mengapa kamu mendatangi laki-laki untuk (memenuhi)


nafsu (mu), bukan (mendatangi) wanita? Sebenarnya kamu adalah kaum yang
tidak mengetahui (akibat perbuatanmu) ".

Namun ayat-ayat berikut ini jelas-jelas bertentangan dengan ayat-ayat di atas.

Menurut QS 52:24 ; “ Dan berkeliling di sekitar mereka anak-anak muda untuk


(melayani) mereka, seakan-akan mereka itu mutiara yang tersimpan.

Menurut QS 56:17 ; “ Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda,
[76:19] Dan mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda yang tetap muda.
Apabila kamu melihat mereka kamu akan mengira mereka, mutiara yang
bertaburan.”

Ayat-ayat yang dituduhkan oleh misonaris tersebut diatas tidak tepat, karena kedua jenis ayat-
ayat tersebut dalam konteks yang berbeda suasananya, yaitu yang satu berlaku pada kehidupan
di dunia sedangkan yang lainnya berlaku pada kehidupan diakhirat. Hubungan dari kedua jenis
ayat diatas bukan suatu pertentangan tetapi sebuah hukum sebab-akibat.
Allah melarang manusia berbuat maksiat semasa hidupnya di bumi , demi kebaikan diri
manusia itu sendiri. Kalau mereka melakukan hal itu maka kejahatan itu akan merugikan dirinya
sendiri. Sedangkan diakhirat nanti mereka akan menerima ganjaran akibat kejahatan mereka.
Sebelum perbuatan mereka menimbulkan suatu akiat terhadap diri mereka, baik di dunia
maupun di akhirat , maka Allah dengan kasih sayangnya sudah membuat aturan agar tidak
dilanggar. Allah membuat aturan demi untuk kebaikan manusia .
Bagi manusia yang selalu berbuat kebaikan semasa hidup di bumi, mereka akan memperoleh
keberuntungan.
Seperti yang sudah di jelaskan pada paparan sesi sebelumnya, kehidupan di syorga sangat
menyenangkan bagi yang berhak , sebaliknya merupakan kehidupan yang menyakitkan bagi
orang-orang yang selalu melakukan kejahatan dan keingkaran sewaktu di dunia.
Surat Anisa ayat 16 berbunyi ;

“ Dan terhadap dua orang yang melakukan perbuatan keji di antara kamu, maka
berilah hukuman kepada keduanya, kemudian jika keduanya bertobat dan
memperbaiki diri, maka biarkanlah mereka. Sesungguhnya Allah Maha Penerima
tobat lagi Maha Penyayang (QS 4:16)”.

Ayat diatas memberikan petunjuk bahwa Allah telah menuntun manusia untuk melaksanakan
aturan yang sudah digariskan olehNYA. Yaitu bagi yang kedapatan dan terbukti berbuat
maksiat seperti berzina, maka mereka harus mendapat Ganjaran. Tetapi bagi mereka yang
menyadari kekliruannya, lalu bertobat dan tidak akan melakukannya lagi, maka mereka berhak
untuk dibebaskan dari jerat hukum, kecuali kalau mereka tidak sadar dan melakukannya lagi.
Bukankah Allah maha pengampun dan maha Penyayang?

Surat An Naml ayat 55 berbunyi ;

“ Mengapa kamu mendatangi laki-laki untuk (memenuhi) nafsu (mu), bukan


(mendatangi) wanita? Sebenarnya kamu adalah kaum yang tidak mengetahui (akibat
perbuatanmu)" QS 27:55.

Ayat ini ditujukan kepada kaum Gay atau Lesbian (LGBT) yang mengalami kelainan orientasi sex
dan mengumbar nafsu birahinya secara tidak wajar. Padahal Allah sudah mengadakan lawan
jenis bagi mereka , supaya mereka dapat menyalurkan kebutuhan seksualnya dengan cara yang
benar. Tetapi mereka tetap menggunakan cara kebodohan itu.

Ayat ini berhubungan dengan kejadian pada umat nabi Luth yang melakukan hubungan sek
yang tidak wajar secara terbuka dan tidak menyadari kebodohan mereka. Nabi Luth menasehati
mereka , tetapi mereka tidak sadar juga, bahkan mereka semakin larut dengan kebodohan dan
kekeliruan itu. Ketika itu Allah mencobai mereka dengan menurunkan beberapa orang
Malaikat yang berwajah tampan dan berbadan bagus . Malaikat-malaikat ini memasuki gerbang
kota menuju rumah Luth, dan disepanjang perjalanan menuju rumah Luth, penduduk yang
mengalami kelainan sek itu ingin melampiaskan nafsu seknya untuk menikmati tubuh pemuda-
pemuda elok rupa itu. Setelah malaikat –malaikat itu sampai di rumah Luth, mereka saling
memberitahu kepada teman-temannya. Akhirnya mereka berbondong-bondong mendatangi
rumah Luth untuk melaksanakan niatnya. Luth mengetahui maksud kedatangan mereka.
Setelah bernegoisiasi , akhirnya Luth bersedia menukar dengan 2 anak gadisnya untuk
memperbaiki kelainan sek mereka. Tetapi mereka sudah tidak bisa lagi disadarkan dan mereka
benar-benar sudah melampaui batas, bahkan mereka terus memaksa Luth untuk menyerahkan
para tamunya itu. Akhirnya Luth beserta keluarganya lari meninggalkan kota itu . Disaat
menjelang subuh , Allah mendatangkan bencana memusnahkan seluruh generasi kaum LGBT
(lesian Gay Bisex Transexual) di kota itu.

Surat At Thuur ayat 24 berbunyi ;

“ Dan berkeliling di sekitar mereka anak-anak muda untuk (melayani) mereka,


seakan-akan mereka itu mutiara yang tersimpan (QS 52:24)”.

Konteks ayat ini tidak membicarakan tentang hubungan sek antara penduduk syorga yang
selalu tetap muda dan tidak pernah tua, tetapi ayat ini menggambarkan tentang perbincangan
dan diskusi antara sesama penduduk di negeri Syorga. Sebenarnya ayat diatas masih
berhubungan dengan –ayat-ayat sebelumnya yaitu dari ayat 23 s/d 27 yang berbunyi ;

“ Di dalam surga mereka saling memperebutkan piala yang isinya tidak


(menimbulkan) kata-kata yang tidak berfaedah dan tiada pula perbuatan dosa 23.
Dan berkeliling di sekitar mereka anak-anak muda untuk (melayani) mereka, seakan-
akan mereka itu mutiara yang tersimpan 24. Dan sebahagian mereka menghadap
kepada sebahagian yang lain saling tanya-menanya (berbincang-bincang) 25. Mereka
berkata: "Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu berada di tengah-tengah keluarga
kami merasa takut (akan diazab)" 26. Maka Allah memberikan karunia kepada kami
dan memelihara kami dari azab neraka 27. Sesungguhnya kami dahulu menyembah-
Nya. Sesungguhnya Dia-lah yang melimpahkan kebaikan lagi Maha Penyayang
( QS 52:23-28)”.

Ayat diatas memberikan petunjuk bahwa penduduk di syorga itu beraktivitas dengan budaya
yang tidak jauh berbada dengan kehidupan mereka sewaktu di bumi. Mereka masih dapat
berdiskusi sambil mengadakan perlombaan yang baik-baik , diantara mereka saling bertutur
kata dengan bahasa yang menyenangkan, mereka dilayani oleh pelayan yang telah disediakan
oleh Allah, mereka tidak memiliki nafsu angkara karena nafsu jahat itu sudah tidak ada lagi di
dalam roh mereka, mereka merasa beruntung telah menyembah Allah yang maha Penyayang
dan mereka tidak melakukan dosa ketika di dunia karena takut akan azab neraka nanti.

Keterangan ayat diatas diperkuat lagi oleh keterangan AL Qur’an pada surat Al Waaqidah ayat
17 - 26 yang bebunyi ;
“ Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda 17, dengan membawa
gelas, cerek dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir
18, mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk 19, dan buah-buahan dari
apa yang mereka pilih 20, dan daging burung dari apa yang mereka inginkan 21. Dan
(di dalam surga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli 22, laksana mutiara
yang tersimpan baik 23. Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan 24.
Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula
perkataan yang menimbulkan dosa 25, akan tetapi mereka mendengar ucapan salam
( QS 56: 17 - 26)”.

Ayat diatas memberi petunjuk bahwa di negri syorga juga disediakan para pelayan (pembantu
atau budak) yang patuh, baik budi, bertutur bahasa yang sopan dan baik , masih muda dan
berbadan sehat. Pelayan itu siap melaksanakan tugas untuk melayani perintah manusia
penduduk syorga. Pelayan ini sudah disediakan oleh Allah sebagaimana Allah telah
menyediakan bidadari yang berparas cantik untuk istri mereka. Semua penduduk syorga tetap
muda dan tidak pernah berusia lanjut , mereka saling mengucapkan salam dengan tutur bahasa
yang terpuji. Seluruh konsumsi untuk bahan makanan yang enak-enak dan bermutu baik telah
disediakan oleh Allah, hal ini sebagai balasan dari perbuatan baik mereka sewaktu hidup di
dunia.
21) Zinah boleh atau tidak?

Menurut QS 17:32 ; “ berisi ttg berzina itu dilarang “


Menurut QS 24:2 ; “ berisi ttg berzina itu didera 100 kali ”
Menurut QS 24:3 ; “ berisi ttg berzina itu diharamkan “

Menurut QS 23:5,6 ; “ berisi ttg berzinah tdk tercela” (Zinah dgn


kepemilikan tangan kanan alias budak dan tahanan perang = OK)

Menurut QS 70:29-30 ; “ berisi ttg berzinah tdk tercela (Zinah dgn budak
= OK)

Surat Al Israa’ ayat 32 berbunyi ;

Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan
yang keji dan suatu jalan yang buruk (QS 17:32)”.

Ayat diatas memberi petunjuk bahwa zina merupakan hubungan sex terlarang bagi manusia.
Mendekati zina saja Allah sudah melarangnya , apalagi melakukannya dengan sengaja dan
terang-terangan ataupun dengan cara sembunyi-sembunyi.
Pertanyaannya adalah ; kenapa zina itu dilarang oleh Allah dalam Al Qur’an ? bukankah Al
Qur’an menghalalkan hubungan sek melalui pernikahan?apakah ketentuan ini merupakan
suatu kontradikasi , atau sebaliknya merupakan suatu penghargaan dan kemuliaan bagi sistim
kehidupan manusia? Bagaimana kalau kita melanggar ketentuan itu? Apakah dengan
melanggarnya, manusia akan memperoleh kecelakaan atau keberuntungan? Apakah perbuatan
zina akan merugikan pihak yang melakukannya atau ada pihak lain yang dirugikan ? Apa
kerugian dan keuntungan melakukan zina? Kenapa Allah menyebut bahwa zina adalah
perbuatan yang keji dan buruk? Sekeji dan seburuk apakah hasil perbuatan zina itu ? apakah
ada ajaran agama di dunia ini yang mengahalkan perbuatan zina atau menyuruh umatnya
melakukan perbuatan zina semaunya? Apakah di dalam ajaran agama Kristen , Hindu, dan
Budha membolehkan dan menganjurkan prilaku sek bebas?
Sebenarnya pertanyaan-pertanyaan tersebut diatas tertuju kepada hati nurani manusia.
Manusia yang mempunyai akal sehat dan hati nurani yang benar tidak akan sudi menyaksikan
perbuatan zina berada di depan matanya. Seseorang yang mempunyai hati nurani yang benar
akan merasa malu melakukan hubungan sek terlarang di depan orang banyak. Seorang Bapak
atau Ibunya dan seluruh keluarganya tidak akan suka membiarkan keluarganya berbuat
perzinaan dengan siapapun. Manusia merupakan makluk sosial yang mempunyai tatanan
kehidupan yang komplek, sempurna dan jauh berada diatas tata kehidupan makluk hewan.
Manusia yang mempunyai hati nurani dan berakal sehat tentu tidak sudi melakukan tatacara
hubungan sek sebagaimana yang berlaku pada kelompok hewan.
Bukankah manusia yang menghargai manusia lainnya, dinilai dengan bagaimana dia
menghargai kehidupan dan tatacara kehidupan orang lainnya ?. Perbuatan zina merupakan
perbuatan asusila yang melanggar sistim budaya dan sistim moral tatanan masyakat.
Bukankah anak manusia yang dilahirkan juga membutuhkan penghargaan , kemuliaan dan
keberkatan sebagaimana perbuatan baik yang dilakukan oleh kedua ibu Bapaknya?
Bukankah seorang anak yang lahir dari hasil hubungan gelap akan dipandang sebelah mata dan
tidak memperoleh penghargaan di dalam hati nurani orang lain? Bukankah seorang anak
dilahirkan adalah suci dan anak tidak dapat menanggung beban moral yang diperbuat oleh Ibu-
Bapaknya?.

Pertanyaan selanjutnya adalah ; Kenapa perbuatan zina dan sek bebas dilarang keras?
Bagaimanakah ketentuan hukum dapat dikenakan kepada si pelanggarnya? Apakah ada
ketentuan hukum yang berlaku untuk itu? Bagaimanakah aturan hukum itu dapat dirancang,
dibuat dan ditentukan oleh tata-hukum manusia? Adakah tuntutan hukum yang dirancang oleh
manusia agar dapat berlaku kepada orang-orang yang melakukan hubungan sek dengan cara
suka-sama-suka? Bagaimana manusia dapat memberlakukan ketentuan hukum dan ganjaran
terhadap orang-orang yang melakukan zina baik secara terang-terangan maupun secara
sembunuyi-sembunyi? Bukahkah seseorang atau sekelompok manusia tidak berhak
menghukum orang lain yang melakukan perbuatan yang tidak merugikan orang lain? Bukankah
perbuatan zina yang dilakukan secara suka-sama-suka tidak merugikan orang lain dan tidak
melanggar HAM? Bukankah perbuatan zina yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi tidak
dapat dijerat oleh hukum manusia? Bagaimanakah manusia menetapkan hukum yang adil dan
benar sehingga dapat mencegah zina dan menjerat perbuatan zina itu? Bahkan sebuah negara
demokrasi besar manapun di dunia ini, tidak akan sanggup membuat aturan dan menghukum
si pelaku zina suka-sama-suka, baik yang dilakukan secara resmi (di lokalisasi PSK) maupun
secara sembunyi-sembunyi, baik secara komersial maupun non komersial, baik secara sendiri-
sendiri mapun secara bersama-sama.
Sehubungan dengan keterbatasan manusia dalam menetapkan hukum seperti pada persoalan
perzinaan, maka manusia membutuhkan hukum yang lebih adil , kuat dan memberi
perlindungan pada segenap lapisan umat manusia. Bukankah kita mengakui bahwa manusia
adalah hasil ciptaanNYA, maka tentu saja Allah sudah menyiapkan perangkat-perangkat yang
dapat mengatur tata-kehidupan manusia ( seperti tentang perjudian, perzinaan, minuman ,
makanan dll) , dimana manusia tidak dapat mengatur orang lain dengan masaalah tersebut.
Bagaimana Allah menuangkan ketentuan itu di dalam AL Qur’an ?

Jawabannya terdapat pada surat an Nuur ayat 2 dan ayat 3 .

Surat An Nuur ayat 2 berbunyi ;

“ Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang
dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya
mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah,
dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh
sekumpulan dari orang-orang yang beriman (QS 24:2)” .

Ayat diatas memberikan petunjuk bahwa hukuman cambuk itu berlaku kepada kedua pezina
dengan cara yang seimbang. Hukuman ini dilakukan di depan umum untuk mempermalukan
dan menghina mereka sebagimana mereka telah menghina diri mereka sendiri dengan
perbuatan itu. Penghinaan di depan umum itu memberikan efek jera kepada orang-orang lain
untuk tidak melakukan hal yang sama , karena efek malu dan rasa bersalah telah tertanam
dalam pikiran dan hati nurani orang-orang yang menyaksikannya.

Pertanyaannya adalah ; bagaimana hukum itu dapat dikenakan kepada mereka? Apakah tidak
ada pertimbangan lain sebelum hukuman itu dilaksanakan? Bagaimana kalau mereka
melakukan hal itu tanpa direncanakan, karena mereka tergoda setan sehingga mereka tidak
bisa mengendalikanya dan mereka baru pertama kali malakukannya? Bagaimanakah sekiranya
pada saat itu mereka sadar atas kekeliruannya , lalu mereka bertobat dan minta ampun?
Bagaimanakah hukuman bagi pasangan yang menyesal dalam melakukan kekeliruan itu?
Apakah masih ada keringanan bagi yang sudah sadar dan bertobat? Apakah Al Qur’an dapat
memberikan pertimbangan-pertimbangan dan solusi dalam hal tersebut ? bukankah Allah
maha pengasih dan maha pengampun?

Jawaban masaalah ini terdapat di dalam surat An Nuur ayat 5 yang berbunyi ;

“ kecuali orang-orang yang bertobat sesudah itu dan memperbaiki (dirinya), maka
sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS 24:5)” .

Ayat tersebut diatas memberi petunjuk bahwa Al Qur’an memberikan pertimbangan dan
kebijaksaan terhadap orang-orang yang melakukan kekeliruan , kemudian menyadari
kesalahannya dan akhirnya mohon ampun dan tobat untuk tidak melakukannya lagi. Bukankah
kasih sayang Allah lebih besar dari pada kasih sayang antar sesama manusia?

Kemudian Allah memperkuat keterangan dari ayat diatas dengan surat An NIsaa’ ayat 16 yang
berbunyi ;

Dan terhadap dua orang yang melakukan perbuatan keji di antara kamu, maka
berilah hukuman kepada keduanya, kemudian jika keduanya bertobat dan
memperbaiki diri, maka biarkanlah mereka. Sesungguhnya Allah Maha Penerima
tobat lagi Maha Penyayang (QS 4:16)”.

Ayat diatas memberikan petunjuk bahwa Allah telah menuntun manusia untuk melaksanakan
aturan yang sudah digariskan olehNYA. Yaitu bagi yang kedapatan dan terbukti berbuat
maksiat seperti berzina, maka mereka harus mendapat Ganjaran. Tetapi bagi mereka yang
menyadari kekeliruannya, lalu bertobat dan tidak akan melakukannya lagi, maka mereka berhak
untuk dibebaskan dari jerat hukum, kecuali kalau mereka tidak sadar dan melakukannya lagi.

Pertanyaan adalah ; Tindakan apakah yang akan dilakukan bagi pezina itu selanjutnya ?
Pertanggungjawaban apakah yang harus mereka lakukan? Salah satu jawabannya tercantum
pada surat An Nuur ayat 3 yang berbunyi ;

“ Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau
perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh
laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas
orang-orang yang mukmin (QS 24:3)”.
Ayat tersebut diatas memberikan petunjuk bahwa seseorang yang melakukan zinah , maka
mereka ini disebut dengan pezinah. Seorang pezina tidak berhak dinikahkan dengan dengan
orang-orang baik-baik. Seorang pelacur hanya dapat dikawinkan dengan para lelaki hidung
belang atau dengan orang musyrik lainnya. Artinya seorang muslim yang dengan sengaja
melakukan perzinaan tanpa menyadari kekeliruannya akan tersisih dari lingkungan orang-orang
baik. Secara psikologis pasangan pezina ini tidak akan kuat hidup bersama-sama orang baik-
baik. Mereka akan direndahkan, dipermalukan dan akhirnya mereka akan pergi ke lingkungan
lain. Begitulah Allah mencegah dan menentukan hukumannya agar manusia tidak seenaknya
melanggar ketentuan tersebut, demi kebaikan manusia secara keseluruhan.

Pertanyaan berikutnya adalah ; bagaimanakah ganjaran bagi yang melakukan perbuatan zina,
tetapi mereka menyangkal perbuatan itu? Bagaimana ketentuan AL Qur’an dapat berlaku adil
dan melindungi orang-orang yang tidak bersalah, mungkin mereka difitnah dan dituduh
melakukan kekejian iut? Bukankah orang-orang yang menuduhkan itu lebih kejam dari pada
perbuatan zina itu sendiri? Bagaimana Al Qur’an menegakkan hukum dengan cara tidak
melanggar hukum itu? Jawaban pertanyaan ini tercantum pada surat AN Nuur ayat 4 yang
berbunyi ;

„” Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina) dan mereka
tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan
puluh kali dera, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selama-lamanya. Dan
mereka itulah orang-orang yang fasik (QS 24:4)”.

Ayat tersebut diatas memberikan petunjuk bahwa, para hakim tidak boleh seenaknya
menerapkan hukum cambuk bagi pelaku zinah. Apabila seseorang menyangkal perbuatannya,
maka bagi orang lain yang menuduhkannya harus mendatangkan saksi sekurang-kurangnya 4
orang saksi. Dan kesaksian mereka harus diucapkan dibawah sumpah. Apabila terbukti dengan
syah, maka barulah hukum itu ditegakkan. Tetapi apabila ada persengkongkolan untuk
memfitnah, maka sesungguhnya Allah lebih mengetahui apa yang ada di dalam hati dan
rencana manusia. Apabila persengkongkolan itu hanya membuat berita fitnah belaka, maka
hukuman cambuk itu akan dialihkan kepada saksi-saksi palsu itu. Banyak orang-orang dihukum
karena fitnah yang direncanakan, dan sepanjang sejarah terbukti banyak pula para penegak
hukum melakukan persengkongkolan dalam perbuatan melanggar hukum. Umat Kristen dan
umat Islam mengetahui dan menyadari bahwa Yesus atau Isa Almasih dihukum oleh para hakim
Yahudi bukan karena suatu perbuatan melanggar hukum, tetapi karena fitnah dan
persengkongkolan yang keji.
Pertanyaa selanjutnya adalah ; bagaimanakah Al Qur’an dapat mencegah terjadinya perbuatan
zina itu? Bukankah pencegahan itu merupakan bagian dari penegakan hukum? Bukankah yang
menciptak nafsu syahwat adalah Sang Pencipta? Bagaimanakah tuntunan Al Qur’an dalam hal
pencegahan perzinaan ini? Untuk itu marilah kita mencari petunjuk yang ada di dalam ayat-ayat
AL Qur’an antara lain ;

Pada surat Al Mu’muniin ayat 1 sampai ayat 5 menerangkan ;

“ Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman 1, (yaitu) orang-orang yang khusyuk


dalam salatnya 2, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan)
yang tiada berguna 3, dan orang-orang yang menunaikan zakat 4, dan orang-orang yang
menjaga kemaluannya, (QS 23:1-5)”.

Keterangan ayat diatas memberi petunjuk bahwa cara menjaga “ kemaluan” atau aurat
merupakan tuntunan kebaikan yang sama nilainya dengan melakukan shalat, bertuturkata yang
santun dan menyalurkan bantuannya (zakat) kepada orang-orang yang tidak mampu.
Pertanyaannya adalah ; apakah yang dimaksud dengan menjaga “kemaluan”? Apa-apa saja
bagian tubuh manusia yang menjadi unsur-unsur “kemaluan” yang dimikinya? Apakah maksud
dan tujuan menjaga “kemaluan”? Siapa-siapa saja yang terlarang melihat organ “kemaluan”
kita? bagaimana cara menjaga “kemaluan” agar orang-orang lain tidak terpengaruh olehnya?
Apakah perbuatan memperlihatkan kemaluan sama dengan perbuatan zina? Atau apakah
perbuatan memperlihatkan “kemaluan” hanya akan mengundang orang lain untuk berbuat
zina? Apakah keuntungan seseorang dan terhadap orang lain dalam menjaga kemaluannya
sendiri? Bukankah menjaga “kemaluan” akan batal demi hubungan Suami-Istri? Selain istri dan
suami, siapa lagi yang diperbolehkan melihat bagian dari “kemaluan” ? sebatas apakah
“kemaluan” itu dapat terlihat? Bagaimana tuntunan Al Qur’an mencagah zina dengan cara
menjaga “kemaluan” tersebut?

Tentu saja yang dimaksud dengan kata “kemaluan” disini bukanlah “alat kelamin” atau “alat
vital” dari seorang pria atau wanita, tetapi kata “kemaluan” ini merupakan kata sifat atau
perasaan seseorang yang dapat menimbukan rasa malu apabila sesuatu yang ada di dalam
tubuhnya dilihat atau diperlihatkan kepada orang lain yang tidak berhak untuk melihat atau
tidak berhak untuk memperhatikan dengan maksud tertentu.

Tentang aturan menjaga kemaluan, beberapa ayat AL Qur’an memberikan petunjuk antara lain
;
Tuntunan bagi kaum laki-laki dalam menjaga kemaluannya terdapat pada Surat An Nuur ayat 30
yang berbunyi ;
“ Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan
pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi
mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat (QS 24:30)" .

Keterangan ayat diatas memberikan petunjuk bahwa kaum laki-laki mempunyai kewajiban yang
setara dalam menjaga kemaluannya da sekaligus menjaga pandangannya terhadap organ
kemaluan baik yang dimilikinya maupun terhadap kemaluan lawan jenisnya.

Sementara pada Surat An Nuur Ayat 31 memberikan tata cara bagi kaum wanita dalam
menjaga organ-organ kemaluannya agar tidak diperhatikan oleh lawan jenisnya ;
“ Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan
pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan
perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka
menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya,
kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau
putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki
mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara
perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka
miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap
wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah
mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan.
Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya
kamu beruntung (QS 24:31)”.

Keterangan ayat diatas memberikan petunjuk bahwa aturan dan tata cara menjaga kemaluan
bagi kaum wanita lebih ketat dibandingkan dengan kaum laki-laki. Bahkan bagi wanita dilarang
melakukan gerakan atau isyarat tertentu yang membuat gariah kaum laki-laki terbangkitkan,
walaupun mereka sudah memakai atau menutupi bagian organ kemaluannya (dada, rambut,
punggung, pantat dll) dengan pakaian mereka. Ayat diatas juga memberikan kekecualian atau
kelonggaran bagi wanita terhadap siapa-siapa saja yang diizinkan terlihat atau terpandang
bagian kemaluannya itu.

Kekecualian itu bukan hanya berlaku bagi kaum wanita, tetapi berlaku juga bagi kaum laki-laki,
seperti yang pada surat Surat Al Mu’miniin pada ayat 6 – 7 yang berbunyi ;
“ kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya
mereka dalam hal ini tiada tercela 6. Barang siapa mencari yang di balik itu maka mereka
itulah orang-orang yang melampaui batas (QS 23:5-6)”.

Keterangan ayat diatas memberikan petunjuk bahwa suami yang mempunyai budak-budak atau
pembantu, mereka tidak terlarang melihat bagaian tertentu dari “kemaluannya” atau auratnya
( dada, perut dan paha). Pertanyaanya bagaimana sekiranya para budak atau pembantu itu
memasuki kamar majikannya apakah dibolehkan? Bukankah yang dapat memasuki kamar
suami istri hanyalah istrinya dan anak-anaknya? Keterangan ini terdapat pada Surat An Nuur
Ayat 58 yang berbunyi ;

“ Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang
kamu miliki, dan orang-orang yang belum balig di antara kamu, meminta izin kepada
kamu tiga kali (dalam satu hari) yaitu: sebelum sembahyang subuh, ketika kamu
menanggalkan pakaian (luar) mu di tengah hari dan sesudah sembahyang Isya.
(Itulah) tiga 'aurat bagi kamu. Tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka
selain dari (tiga waktu) itu. Mereka melayani kamu, sebahagian kamu (ada keperluan)
kepada sebahagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu.
Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana (QS 24:58)”.

Keterangan ayat diatas memberi petunjuk ukan hanya dalam menjaga kemaluan tetapi juga
dalam hal sikap dan sopan santun antara majikan dan seorang budaknya. Konteks ayat ini
memberikan batasan atau kewajaran dari seorang budak atau pelayan yang hanya dapat
memasuki kamar majikannya dengan cara meminta izin terlebih dahulu dan itupun dibatasi
pada saat dia akan membersihkan ruangan majikannya atau mengantarkan makanan, paling
banyak 3 kali sehari (subuh, siang dan menjelang malam). Demikianlah Allah yang maha
pengasih mengatur hal-hal yang paling kecil sekalipun untuk kebaikan kehidupan manusia yang
berbudi dan beradap. Adapun bagi yang tidak mengindahkan ketentuan tersebut, maka orang
itu dianggap sebagai orang yang melampaui batas dan dengan sengaja melanggar batasan
kewajaran yang sudah diberikan oleh Allah di dalam Al Qur’an.
Keterangan ayat diatas diperkuat lagi oleh surat Al Ma’aari ayat 29 – 31 yang berbunyi ;
“ Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya 29, kecuali terhadap istri-istri
mereka atau budak-budak yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka dalam hal
ini tiada tercela 30. Barangsiapa mencari yang di balik itu, maka mereka itulah
orang-orang yang melampaui batas (QS 70:29-31)”.

Keterangan ayat diatas memberi petunjuk juga bahwa sekiranya mereka masih berbuat maksiat
atau zina atau sesuatu yang berlebihan dari batasan yang sudah dijelaskan oleh AL Qur’an,
maka mereka termasuk orang-orang yang melampuai batas. Adapun orang-orang yang
melakukan perbuatan melampaui batas akan mendekatkan mereka kepada perbuatan zinah.
Maka jauhilah diri dari Zina sesuai dengan arahan yang diatur oleh Allah di dalam Al Qur’an,
demi kemasylahatan kehidupan manusia dan demi untuk kemuliaan manusia itu sediri.

Pertanyaan selanjutnya adalah ; bagaimanakah dengan wanita yang sudah tua, apakah dilarang
juga membuka bagian kemaluannya atau auratnya ? bukankan orang-orang tua tidak akan
menimbulkan pandangan syahwat bagi lawan jenisnya? Bagaimanakah Al Qur’an
menjelaskannya? Keterangan ini tedapat pada surat An Nuur ayat 60 yang berbunyi ;

“ Dan perempuan-perempuan tua yang telah terhenti (dari haid dan mengandung)
yang tiada ingin kawin (lagi), tiadalah atas mereka dosa menanggalkan pakaian
mereka dengan tidak (bermaksud) menampakkan perhiasan, dan berlaku sopan
adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui
(QS 24:60)” .

Ayat diatas memberi petunjuk bahwa orang-orang yang sudah tua dapat membuka bagian
terentu dari “organ kemaluannya” . Tentu saja mereka tidak bermaksud memperlihatkan untuk
tujuan maksiat, karena mereka adalah orang yang berbuat sopan dan baik-baik. Bagi mereka
halal dalam karegori tersebut. Pada kalimat teakhir di ayat itu, Allah mengatakan bahwa
sesungguhnya Allah lebih mengetahui apa yang ada di dalam pikiran orang-orang yang sengaja
mempertontonkan auratnya itu. Artinya Allah lebih bijaksana dari pada anggapan dan pikiran
manusia yang sering salah.
22) Allah tidak bisa punya anak:

Menurut QS 6:100 ; “ Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu


sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka
membohong (dengan mengatakan): "Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki
dan perempuan", tanpa (berdasar) ilmu pengetahuan. Maha Suci Allah dan Maha
Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan “.

Menurut QS 6:101 ; “ Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai
anak padahal Dia tidak mempunyai istri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan
Dia mengetahui segala sesuatu “.

Allah bisa punya anak:


Menurut QS 39:4 ; “ Kalau sekiranya Allah hendak mengambil anak, tentu Dia
akan memilih apa yang dikehendaki- Nya di antara ciptaan-ciptaan yang telah
diciptakan-Nya. Maha Suci Allah. Dia-lah Allah Yang Maha Esa lagi Maha
Mengalahkan “.

Surat Al An’aam ayat 100 berbunyi ;

“ Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal
Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka membohong (dengan
mengatakan): "Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan perempuan", tanpa
(berdasar) ilmu pengetahuan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang
mereka berikan (QS 6:100)“.

Keterangan ayat di atas memberikan petunjuk bahwa makluk gaib seperti Jin dan setan telah
bersekutu dengan segolongan manusia untuk membuat suaatu kesimpulan dari hasil telaah
pemikiran mereka bahwa Allah mempunyai anak. Pemikiran dan kesimpulan mereka itu
hanyalah angan-angan mereka tanpa pengetahuan yang benar. Sementara Allah membantah
dengan keras bahwa dugaan\dugaan manusia yang bersekutu setan itu salah besar kaena Allah
tidak memiliki sifat sepeti yang ada dalam pikiran mereka itu.
Kemudian Allah melanjutkan keterangan dari ayat diatas pada ayat berikutnya dari surat Al
An’aam ayat 101 yang berbunyi ;

“ Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak
mempunyai istri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala
sesuatu (QS 6:101)“.

Kontek ayat diatas merupakan ajakan dan kompromi dari Allah dan kepada orang-orang yang
mampu menggunakan pikirannya. Pada ayat di atas Allah menggunakan sebuah kalimat tanya
“ bagaimana ?” , supaya manusia berpikir dengan cara logis. Kalau kamu mengira Allah itu
punya anak, bagaimana hal itu bisa terjadi ? Bukahkah Allah itu tidak mempunyai Istri? Bahkan
dia telah menciptaan semua yang ada di seluruh alam ini. Bagaimana kalian bisa berpikir
begitu? Pertanyaan itulah yang diajukan oleh Allah kepada manusia yang bisa berpikir di dalam
ayat diatas. Tetapi orang yang selalu membantah dan tidak mengerti dengan kalimat
pertanyaan pada konteks ayat diatas, akan mengira bahwa itu bukanlah pertanyaan tetapi
pernyataan Allah. Bagaimanakah orang-orang kafir itu dapat menjawab sebuah pertanyaan,
jika mereka tidak mengerti dengan sebuah pertanyaan? Bagaimanakah orang-orang kafir itu
dapat menerima kebenaran, apabila di dalam hati dan pikiran mereka sudah tidak ada lagi
kata-kata kompromi?

Kemudian pada surat Az Zumar ayat 4, kembali Allah mengetuk pikiran manusia supaya berpikir
lebih jernih.

Kalau sekiranya Allah hendak mengambil anak, tentu Dia akan memilih apa yang
dikehendaki-Nya di antara ciptaan-ciptaan yang telah diciptakan-Nya. Maha Suci
Allah. Dia-lah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan (QS Az Zumaar 39:4)”.

Konteks ayat diatas menggunakan kalimat peng-andai-an “ Kalau sekiranya”.


Bagi manusia yang berpikir, ajakan dengan menggunakan kalimat pengandaian merupakan
sebuah kompromi pada tingkat yang paling rendah dalam berpikir agar orang-orang tersebut
dapat menggunakan pemikiran yang paling sederhana. Dalam kontek ayat diatas, Allah
mengajak orang-orang kafir untuk berpikir, bagaimana sekiranya kalau Allah mengangkat atau
memiliki anak? Kalau Dia mengangkat seoang anak atau mempunyai seorang anak, mengapa
Dia harus memilih seorang manusia? Bukankah malaikat jauh lebih unggul dari pada seorang
manusia? Bukankah anak manusia tidak ada apa-apanya sewaktu dalam rahim ibunya?
Bukankah manusia hidup di dunia dalam jangka yang sangat pendek? Bukankah manusia
setelah menjadi mayat , tidak bisa berbuat apa-apa lagi? Bukankah Yesus yang dianggap sebagai
anak Tuhan dan sebagai Tuhan , juga menemui ajalnya dan tidak kembali lagi hingga sekarang
ini? Kenapa umat Kristen masih mempetahankan kesimpulan pikirannya bahwa Yesus adalah
anak tuhan kemudian menjelma menjadi tuhan? Bagaimana kalian menggunakan pemikiran
kalian sehingga kalian terpengaruh oleh opini-opini orang lain yang sengaja menyesatkan kalian
? Bagaimana jalan pikiran kalian, sehingga kalian mau mengikui jalan pikiran orang-orang yang
jelas-jelas tidaklogis itu? Kenapa Allah harus memilih manusia menjadi anaknya? Kenapa kalian
berpikir begitu egois? Bukankah yang kalian pikirkan itu hanyalah khayalan dan angan-angan
kalian semata? Begitulah makna dari keterangan ayat Al Qur’an pada surat Az Zumaar ayat 4
dan juga pada surat AL An’aan ayat 100 -101 diatas.
Pertanyaannya adalah ; Apakah keterangan Al Qur’an tersebut mengindikasikan agama tertentu
yang ada sekarang ini? Apakah benar tuduhan Al Qur’an itu? Apakah ada ajaran agama lain
selain islam yang mengajarkan bahwa Allah itu beranak? Dan apakah ada ajaran agama selain
Islam yang mengatakan bahwa anak manusia adalah Allah? Untuk menjawab pertanyaan itu,
maka kita dapat membaca petunjuk yang terdapat di dalam kitab Bible yang merupakan
pedoman bagi ajaran umat Kristen. Di dalam Bible terdapat beberapa keterangan yang tertulis
dengan jelas bahwa Allah mempunyai anak, bahkan anak manusia itu menjelma menjadi Allah ,
sehingga anak manusia itu berhak disembah oleh manusia lainnya sesuai menurut ajaran
tersebut.
Ajaran tersebut adalah ajaran agama Kristen, sedangkan anak manusia yang dimaksud sebagai
anak Tuhan lalu berubah menjadi Tuhan adalah Yesus.
Tabel berikut ini merupakan ringkasan dari perjalanan Yesus sebagai anak manusia , kemudian
dianggap sebagai anak Tuhan dan akhirnya menjelma menjadi Tuhan.

Ayat-ayat Bible tentang Yesus Keterangan

Ia mengambil Maria sebagai isterinya, 25tetapi Yesus adalah anak seorang manusia
tidak bersetubuh dengan dia sampai ia yang lahir dari seorang perawan yang
melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf bernama Maria.
menamakan Dia Yesus. (matius 1:24)
Yesus bukan anak Yusuf

…. 14Azor memperanakkan Zadok, Zadok Ini merupakan kontradiksi, atau


memperanakkan Akhim, Akhim memperanakkan keanehan dalam suatu silsilah
Eliud, 15Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar keturunan?
memperanakkan Matan, Matan memperanakkan
Yakub, 16Yakub memperanakkan Yusuf suami Ini merupakan silsilah keturunan
Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut yang dipaksakan dan tidak dapat
Kristus. (matius 1 :16) diterima logika (akal sehat).

Silsilah keturunan ini tidak akan bisa


nyambung dengan diri Yesus.
13
Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan Yesus sebagai anak manusia yang
kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya. (matius dibaptis oleh manusia yang bernama
3: 13) Yohanes

1
Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun Yesus masih sebagai anak manusia
untuk dicobai Iblis (matius 4:1). yang akan digoda oleh setan

3
Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata Setanpun meragukan kalau Yesus
kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, adalah anak Tuhan, lalu setan
perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi menguji Yesus
roti."(matius 4:3)

" 10Maka berkatalah Yesus kepadanya: Yesus mengetahui bahwa Setan juga
"Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah dan berbakti
harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Allah
kepada Dia sajalah engkau berbakti!" (matius
4:10)
28
Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Yesus mengusir setan bukan atas
Roh Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah nama setan, tetapi atas kekuasaan
sudah datang kepadamu.(matius 12:28) dan izin Allah.

31
Yesus membentangkan suatu perumpamaan Yesus menjelaskan tentang syorga
lain lagi kepada mereka, kata-Nya: "Hal Kerajaan yang diperuntukkan bagi orang yang
Sorga itu seumpama biji sesawi, yang diambil menyemaikan bibit kebaikan atau
dan ditaburkan orang di ladangnya.(matius orang yang berbuat baik.
13:31)

"Suruhlah ia pergi, ia mengikuti kita dengan Yesus hanya utusan Allah bagi orang-
berteriak-teriak." 24Jawab Yesus: "Aku diutus orang israel yang tersesat
hanya kepada domba-domba yang hilang dari
umat Israel." (matius 15:24)
13
Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia Murid Yesus yang bernama Simon
bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, Petrus percaya tentang siapa diri
siapakah Anak Manusia itu?" 14Jawab mereka: Yesus , yang didengarnya dari cerita
"Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, masyarakat Yahudi.
ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula
yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang
dari para nabi." 15Lalu Yesus bertanya kepada
mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"
16
Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah
Mesias, Anak Allah yang hidup!" (matius 16:13)
23
Yesus berkata kepada mereka: "Cawan-Ku Yesus tidak kuasa memasukan orang
memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di kedalam Syorga, kecuali Allah
sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku
tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan
kepada orang-orang bagi siapa Bapa-Ku telah
menyediakannya." (matius 20: 23)

"Siapakah orang ini?" 11Dan orang banyak itu Diantara kaum Israel, masih banyak
menyahut: "Inilah nabi Yesus dari Nazaret di yang percaya bahwa Yesus adalah
Galilea." (matius 21:11) nabi yang berasal dari Nazaret

18
Pada pagi-pagi hari dalam perjalanan-Nya Yesus merasa lapar sebagaimana
kembali ke kota, Yesus merasa lapar. 19Dekat seorang manusia.
jalan Ia melihat pohon ara lalu pergi ke situ,
Tulisan ini bukan perkataan Yesus,
tetapi Ia tidak mendapat apa-apa pada pohon tetapi cerita yang disampaikan oleh
itu selain daun-daun saja.(matius 21:18) penulis Bible
23
Ia menjawab: "Dia yang bersama-sama dengan Perkataan Yesus sebagai anak
Aku mencelupkan tangannya ke dalam pinggan manusia yang akan dibunuh karena
ini, dialah yang akan menyerahkan Aku. 24Anak pengkhianatan salah seorang
Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang muridnya
ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah
Yesus hanya menerangkan tetang
orang yang olehnya Anak Manusia itu
anak manusia yang akan dibunuh dan
diserahkan.
akan disalib. Bukan anak Tuhan yang
akan disalib.

34Yesus berkata kepadanya: "Aku berkata Yesus menerangkan bahwa muridnya


kepadamu, sesungguhnya malam ini, sebelum ayam yang bernama Petrus adalah murid
berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali."
yang tidak jujur dan suka
35Kata Petrus kepada-Nya: "Sekalipun aku harus
mati bersama-sama Engkau, aku takkan menyangkal
Engkau." Semua murid yang lainpun berkata berbohong.
demikian juga.
Walaupun Petrus selalu
menyangkalnya

Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan Pada saat Yesus tertangkap, semua
melarikan diri. 57Sesudah mereka menangkap murid-murid Yesus melarikan diri
Yesus, mereka membawa-Nya menghadap karena ketakutan.
Kayafas, Imam Besar.(matius 26:57)
49
Padahal tiap-tiap hari Aku ada di tengah-tengah Ramalan yang tertulis di kitab suci
kamu mengajar di Bait Allah, dan kamu tidak harus terpenuhi.
menangkap Aku. Tetapi haruslah digenapi yang
Semua murid Yesus takut dan
tertulis dalam Kitab Suci." 50Lalu semua murid
melarikan diri dan tidak ada lagi
itu meninggalkan Dia dan melarikan diri. 51Ada
disana.
seorang muda, yang pada waktu itu hanya
memakai sehelai kain lenan untuk menutup Seseorang yang tidak dikenal
badannya, mengikuti Dia. Mereka hendak menyusup , orang itu hanya memakai
menangkapnya, 52tetapi ia melepaskan kainnya kain lenan kemudian lari telanjang.
dan lari dengan telanjang. (Mark 14:49)
Orang itu lenyap ketika hendak
ditangkap. Siapakah dia?
62
Lalu Imam Besar itu berdiri dan berkata kepada- Ketika Yesus diinterogarasi akan
Nya: "Tidakkah Engkau memberi jawab atas dihukum, Yesus tidak menjawab dan
tuduhan-tuduhan saksi-saksi ini terhadap Engkau?" tidak mau mengaku sebagai Anak
63
Tetapi Yesus tetap diam. Lalu kata Imam Besar itu Allah. Tetapi dengan jawaban yang
kepada-Nya: "Demi Allah yang hidup, katakanlah dapat menimbulkan interprestasi
kepada kami, apakah Engkau Mesias, Anak Allah, yang beragam bagi setiap pembaca.
atau tidak." 64Jawab Yesus: "Engkau telah
mengatakannya. Akan tetapi, Aku berkata
kepadamu, mulai sekarang kamu akan melihat Anak
Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa
dan datang di atas awan-awan di langit. (matius
26:62)
61
Tetapi Ia tetap diam dan tidak menjawab apa-apa. Tetapi disini Yesus mengaku bahwa
Imam Besar itu bertanya kepada-Nya sekali lagi, dia lah yang disebut Mesias anak
katanya: "Apakah Engkau Mesias, Anak dari Yang Allah.
Terpuji?" 62Jawab Yesus: "Akulah Dia, dan kamu
akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Keterangan penulis Mark
Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan- bertentangan dengan keterangan
awan di langit." 63Maka Imam Besar itu
mengoyakkan pakaiannya dan berkata: "Untuk apa penulis Matius.
kita perlu saksi lagi? (Mark 14:61)
Kasaksian mana yang benar ?
56
Banyak juga orang yang mengucapkan kesaksian Banyak orang yang telah memberikan
palsu terhadap Dia, tetapi kesaksian-kesaksian itu kesaksian palsu terhadap Yesus
tidak sesuai yang satu dengan yang lain. waktu itu. Kesaksian-kesaksian
mereka itu banyak yang kontradiktif.

69Sementara itu Petrus duduk di luar di halaman. Petrus memang seorang yang tidak
Maka datanglah seorang hamba perempuan bisa dipegang kesaksiannya. Dia
kepadanya, katanya: "Engkau juga selalu bersama-
seorang yang tidak jujur dan suka
sama dengan Yesus, orang Galilea itu." 70Tetapi ia
berbohong. Sudah tiga kali dia
menyangkalnya di depan semua orang, katanya:
"Aku tidak tahu, apa yang engkau maksud." 71Ketika berbohong menjelang ayam
ia pergi ke pintu gerbang, seorang hamba lain berkokok (pagi)
melihat dia dan berkata kepada orang-orang yang
ada di situ: "Orang ini bersama-sama dengan Yesus,
orang Nazaret itu." 72Dan ia menyangkalnya pula
dengan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu."
73Tidak lama kemudian orang-orang yang ada di situ
datang kepada Petrus dan berkata: "Pasti engkau
juga salah seorang dari mereka, itu nyata dari
bahasamu." 74Maka mulailah Petrus mengutuk dan
bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu." Dan pada
saat itu berkokoklah ayam.(matius 26 :69-74)
3
Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat, Yudas menyesal telah membuat
bahwa Yesus telah dijatuhi hukuman mati, menyesallah ia. persengkongkolan untuk membunuh
Matius 27:3) Yesus.
11
Lalu Yesus dihadapkan kepada wali negeri. Dan wali Yesus tetap bungkam ketika ditanya
negeri bertanya kepada-Nya: "Engkaukah raja orang oleh kepala pemerintah (Pilatus) .
Yahudi?" Jawab Yesus: "Engkau sendiri mengatakannya."
(matius 27:11)

8Ketika Herodes melihat Yesus, ia sangat girang. Raja Herodes juga tidak menemukan
Sebab sudah lama ia ingin melihat-Nya, karena ia tanda-tanda kelebihan Yesus. Tidak
sering mendengar tentang Dia, lagipula ia
ada tanda-tanda kenabian dari orang
mengharapkan melihat bagaimana Yesus
mengadakan suatu tanda. 9Ia mengajukan banyak
ditanyai itu. Dia tidak percaya orang
pertanyaan kepada Yesus, tetapi Yesus tidak itu adalah Yesus
memberi jawaban apapun.

Namun mereka makin keras berteriak: "Ia harus Penentang Yesus dari kalangan ahli
disalibkan!" (matius 27:23) kitab taurat mendesak hukum mati
bagi Yesus
33
Maka sampailah mereka di suatu tempat yang Yesus disalib di Golgota (bukit
bernama Golgota, artinya: Tempat tengkorak)
Tengkorak.(matius 27:33)
43
Ia menaruh harapan-Nya pada Allah: baiklah Para Ahli kitab taurat memperolok-
Allah menyelamatkan Dia, jikalau Allah olokan Yesus, mereka tidak suka ttg
berkenan kepada-Nya! Karena Ia telah berkata: julukan anak Allah yang diberikan
Aku adalah Anak Allah." (matius 27:33) oleh pengikut-2 Yesus

46
Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara orang yang disalib itu merasa sangat
nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, kecewa karena ditinggalkan oleh
Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? Allah . Yang dimakud orang ini “
(matius 27:46) Yesus atau Bapa ? “.
49
Tetapi orang-orang lain berkata: "Jangan, baiklah Akhirnya orang ini menyerahkan diri
kita lihat, apakah Elia datang untuk menyelamatkan padaNYA.
Dia."50Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu
menyerahkan nyawa-Nya. (matius 27:50) Mana yang benar; Yesus mati
karena ditusuk pedang, mati wajar (
menyerahkan nyawa pada ALLah ),
pura-pura mati, atau mati suri?

44Ketika itu hari sudah kira-kira jam dua belas, lalu Penulis Luke ini tidak mengatakan
kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam bahwa Yesus mati dibunuh orang
tiga, 45sebab matahari tidak bersinar. Dan tabir Bait
(ditusuk), tetapi menyerahkan
Suci terbelah dua. 46Lalu Yesus berseru dengan
suara nyaring: "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu
nyawanya pada BapaNYA.
Kuserahkan nyawa-Ku." Dan sesudah berkata
demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya. (luke 23:44)

. 32Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan Katanya Yesus ditusuk pedang dan
kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain berdarah-darah. Siapakah yang
yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus; menyaksikan kejadian itu? Kenapa
33tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan namanya tidak dicatat oleh penulis ini ?
melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak
mematahkan kaki-Nya, antara prajurit itu Bukti materi apa yang dapat dijadikan
menikam lambung-Nya dengan tombak, dan bukti kebenaran kesaksian ini?
segera mengalir keluar darah dan air. 35Dan
orang yang melihat hal itu sendiri yang Bukankah kesaksian ini hanya berupa
memberikan kesaksian ini dan kesaksiannya jejak pendapat?
benar, dan ia tahu, bahwa ia mengatakan
kebenaran, supaya kamu juga percaya. 36Sebab Si pembohong Petruskah yang dijadikan
hal itu terjadi, supaya genaplah yang tertulis dalam saksi disini ?
Kitab Suci: "Tidak ada tulang-Nya yang akan
dipatahkan." 37Dan ada pula nas yang mengatakan: Bukankah ketika itu banyak beredar
"Mereka akan memandang kepada Dia yang telah kesaksian palsu terhadap Yesus.
mereka tikam." (John 19:32-37)

51Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas Yesus bangkit bukan diantara orang
sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan mati , tetapi diantara mayat-mayat
bukit-bukit batu terbelah, 52dan kuburan-kuburan hidup.
terbuka dan banyak orang kudus yang telah
meninggal bangkit. 53Dan sesudah kebangkitan Dari cerita ini kemudian mereka
Yesus, merekapun keluar dari kubur, lalu masuk ke membuat kesimpulan bahwa Yesus
kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak benar-benar Anak Allah.
orang. 54Kepala pasukan dan prajurit-prajuritnya
yang menjaga Yesus menjadi sangat takut ketika
mereka melihat gempa bumi dan apa yang telah
terjadi, lalu berkata: "Sungguh, Ia ini adalah Anak
Allah.(matius 27:51)

57Menjelang malam datanglah seorang kaya, Mayat Yesus diturunkan oleh Yusuf
orang Arimatea, yang bernama Yusuf dan yang dari tiang salib
telah menjadi murid Yesus juga. 58Ia pergi
menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus.
Pilatus memerintahkan untuk menyerahkannya
kepadanya.(matius 27:57)

59Dan Yusufpun mengambil mayat itu, Yusuf menguburkan Yesus.


mengapaninya dengan kain lenan yang putih Dimakamkan pada kuburan yang
bersih, 60lalu membaringkannya di dalam baru saja digalinya di dalam bukit
kuburnya yang baru, yang digalinya di dalam batu
bukit batu, dan sesudah menggulingkan sebuah
batu besar ke pintu kubur itu, pergilah
ia.(matius 27:59)

63dan mereka berkata: "Tuan, kami ingat, Menurut cerita , Yesus akan bangkit 3
bahwa si penyesat itu sewaktu hidup-Nya hari setelah kematiannya. Maka atas
berkata: Sesudah tiga hari Aku akan bangkit. izin Pilatus, mereka akan menjaga
64Karena itu perintahkanlah untuk menjaga kuburan Yesus sampai lewat hari ke
tiga.
kubur itu sampai hari yang ketiga; jikalau tidak,
murid-murid-Nya mungkin datang untuk
mencuri Dia, lalu mengatakan kepada rakyat: Ia
telah bangkit dari antara orang mati, sehingga
penyesatan yang terakhir akan lebih buruk
akibatnya dari pada yang pertama." 65Kata
Pilatus kepada mereka: "Ini penjaga-penjaga
bagimu, pergi dan jagalah kubur itu sebaik-
baiknya."(matius 27:63)

1Setelah hari Sabat lewat, menjelang Menurut cerita, pada hari minggu
menyingsingnya fajar pada hari pertama pagi , mayat Yesus sudah tidak ada.
minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Yang ada hanyalah 2 orang malaikat
Maria yang lain, menengok kubur itu. 2Maka yang dapat dilihat oleh Maria
Magdalena dan para penjaga
terjadilah gempa bumi yang hebat sebab
kuburan .
seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan
datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu Kebangkitan Yesus belum genap tiga
duduk di atasnya. 3Wajahnya bagaikan kilat dan hari. Baru 39 jam (Jumat jam 3 sore –
pakaiannya putih bagaikan salju. 4Dan penjaga- minggu jam 6 pagi). Atau baru , 2
penjaga itu gentar ketakutan dan menjadi hari dan 2 malam.
seperti orang-orang mati.(matius 28 :1) Kebangkitan Yesus lebih cepat dari
jadwal .

9Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari Menurut cerita penulis ini, Yesus
pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri pada Maria
menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalenalah ketika Bangkit
Magdalena. (markus 16:9) dikuburan itu .

Kesaksian mana yang benar?

6Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama Disini , Malaikat sendiri yang
seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah mengatakan bahwa Yesus bangkit
tempat Ia berbaring. 7Dan segeralah pergi dan sama seperti yg telah dikatakannya
katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia dulu yaitu 3 hari setelah kematiannya
.
telah bangkit dari antara orang mati. Ia
mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan
melihat Dia.(matius 28:6)

6Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah Kembali diceritakan bahwa malaikat
apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia sendiri yang membaritahukan bahwa
masih di Galilea, 7yaitu bahwa Anak Manusia Yesus telah bangkit seperti yang
harus diserahkan ke tangan orang-orang penah dikatakannya dulu yaitu pada
hari ketiga. Padahal kalau dihitung
berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada
baru 2 malam dan 2 hari. Belum 3
hari yang ketiga." (luke 24:6)
hari dan 3 malam sebagaimana
kebangkitan Yunus. Padahal Yunus
tidak mati di dalam perut ikan.

Ramalan yang tidak cocok.

12Sungguhpun demikian Petrus bangun, lalu Petrus menyaksikan bahwa mayat


cepat-cepat pergi ke kubur itu. Ketika ia Yesus sudah lenyap, sementara kain
menjenguk ke dalam, ia melihat hanya kain kafannya masih ada.
kapan saja. Lalu ia pergi, dan ia bertanya dalam Masih bisa dipercayakah kesaksian
hatinya apa yang kiranya telah terjadi. (luke Petrus, sipembohong itu?
24:12)

9Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan Mereka mengatakan bahwa sudah
berkata: "Salam bagimu." Mereka mendekati- ketemu Yesus diperjananan menuju
Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah- Galilea. Yesus berjanji bertemu
Nya. 10Maka kata Yesus kepada mereka: dengan murid-muridnya di sana.

"Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada ** Apakah Yesus masih hidup atau
saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Rohnya saja yang bangkit?
Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat
Aku."(matius 28:9)

36Dan sementara mereka bercakap-cakap Menurut cerita, Yesus pernah datang


tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di ditengah-tengah murid2 nya. Mereka
tengah-tengah mereka dan berkata kepada mengira yang datang itu adalah
mereka: "Damai sejahtera bagi kamu!" hantunya Yesus, sehingga mereka
ketakutan.
37Mereka terkejut dan takut dan menyangka
bahwa mereka melihat hantu. (Luke 24:36)

38Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: Yesus meyakinkan bahwa dia bukan
"Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya hantu. Tetapi benar-benar nyata.
timbul keragu-raguan di dalam hati kamu? Mereka baru yakin setelah
39Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku memeriksanya sendiri.

sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena ** mungkinkah Roh dapat dilihat dan
hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti diraba? Apa betul Yesus telah mati?
yang kamu lihat ada pada-Ku." (Luke 24:38) Kalau bukan siapakah yang disalib
itu?

Kesaksian ini kontradiksi dengan


keterangan penulis yang sama , yang
berbunyi ;

Rohlah yang memberi hidup, daging


sama sekali tidak berguna.
Perkataan-perkataan yang Kukatakan
kepadamu adalah roh dan hidup.
(luke 6:63)

41Dan ketika mereka belum percaya karena Yesus kembali memperkuat


girangnya dan masih heran, berkatalah Ia keyakinan murid-muridnya bahwa dia
kepada mereka: "Adakah padamu makanan di bukanlah hantu. Dia bisa makan ikan
sini?" 42Lalu mereka memberikan kepada-Nya goreng.

sepotong ikan goreng. 43Ia mengambilnya dan **; kalau begitu siapakah yang mati
memakannya di depan mata mereka. (Luke disalib hari jum’at sore jam 3 ?
24:41)

51Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia Mereka menyaksikan Yesus


berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga. berangkat kelangit dan tidak pernah
52Mereka sujud menyembah kepada-Nya, lalu kembali lagi. Lalu mereka sujud
mereka pulang ke Yerusalem dengan sangat menyembah Yesus.
bersukacita. 53Mereka senantiasa berada di Kesaksian penulis ini menjadi titik
dalam Bait Allah dan memuliakan Allah. (Luke awal tentang kisah Yesus yang
24:51) sudah menjelma menjadi Tuhan

47dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang Sebelum berangkat ke langit, Yesus
pertobatan dan pengampunan dosa harus berpesan agar menyampaikan kabar
disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Pengampunan Dosa dan Pertobatan
Yerusalem. (Luke 24:47) Anehnya ; sebelum mati Yesus tidak
pernah bicara tentang pertobatan
dan pengampunan dosa terhadap
semua bangsa di dunia

36Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, Menurut penulis ini, yang
bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu memberikan kesaksian tentang Yesus
salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus." 37Ketika
itu seorang manusia buatan Tuhan
mereka mendengar hal itu hati mereka sangat
terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan
yang sudah menjelma menjadi
rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami Tuhan, adalah si pembohong Petrus.
perbuat, saudara-saudara?" 38Jawab Petrus
kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu Percaya atau tidak tergantung
masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama kejernihan logika anda.
Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka
kamu akan menerima karunia Roh Kudus.

19Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa Sebelum naik kelangit Yesus
berpesan agar mengajarkan
murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama ajarannya keseluruh dunia.
Bapa dan Anak dan Roh Kudus, 20dan ajarlah
** pengkabaran yang tidak cocok
mereka melakukan segala sesuatu yang telah
dengan perintah ketika Yesus masih
Kuperintahkan kepadamu. (matius 28:19) hidup , ketika Yesus masih sebagai
utusan Allah

23Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara Penulis Bible ini mempercayakan


itu, bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus hasil karyanya dari sumber seorang
tidak mengatakan kepada Petrus, bahwa murid itu
murid Yesus yang bernama si
tidak akan mati, melainkan: "Jikalau Aku
menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku
pembohong Petrus.
datang, itu bukan urusanmu." 24Dialah murid, yang
memberi kesaksian tentang semuanya ini dan yang
telah menuliskannya dan kita tahu, bahwa
kesaksiannya itu benar. 25Masih banyak hal-hal lain
lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau
semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka
agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab
yang harus ditulis itu. ( John 21: 23 - 25)

Pada beberapa keterangan dari penulis-penulis Bible pada table diatas, terdapat beberapa
keterangan yang dapat menimbulkan keraguan tentang siapakah sosok Yesus dan kematian
Yesus yang sangat meragukan. Mereka memberikan argumentasi yang bebeda-beda tentang
kesaksian ajaraan dan kematian Yesus. Hingga sampai saat ini, bukti kematian Yesus ditiang
salib , tidak ditemukan sama sekali.

Mereka hanya memberikan suatu opini-oini untuk menarik suatu kesimpulan dari beberapa
keterangan penulis Bible untuk menjelaskan tentang Yesus adalah anak Tuhan lalu menjelma
menjadi Tuhan. Kesimpulan dari penulis Bible ini telah membawa suatu kesimpulan yang
sudah jauh melampuai batas kepatutan, dimana mereka menjadikan Yesus sebagai Tuhan.

Kesimpulan penulis Bible inilah yang ditentang oleh ayat-ayat Al Qur’an seperti yang telah di
paparkan diatas. Tidak benar Allah itu beranak dan tidak benar pula bahwa Yesus adalah
Tuhan.

Walaupun mereka telah merombak kesimpulan tersebut menjadi ajaran Trinitas yang
mengatakan bahwa Allah telah menyatu dalam 3 unsur. Tetapi ajaran Trinitas tetap ditolak
oleh keterangan ayat-ayat Al Qur’an. Karena ajaran Trinitas merupakan ajaran orang-orang
kafir yang menyembah berhala dengan cara yang berbeda.

Bagi orang islam , Ajaran Trinitas tidak logis dan tidak bisa diterima dengan pemikiran sehat.
Ajaran trinitas hanya dapat diyakini bagi orang-orang yang patuh dan tidak perlu berpikir
tentang kebenaran dan kenyataan. Ajaran Trinitas merupakan ajaran dogmatis yang hanya
dapat dipahami oleh orang-orang tidak bisa berpikir logis.

23. Tentang pembunuhan Isa

a. Kristen : Isa tidak dibunuh melainkan diangkat (QS. 4 An Nisaa -wanita- 157-
158)

b. Bertentangan dengan : Isa lahir, telah wafat, dan bangkit hidup kembali (QS. 19
Maryam 33)

Terjemahan surat An Nisaa’ ayat 157- 158 ;

“ dan karena ucapan mereka : "Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa
putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula)
menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan 'Isa
bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang
(pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu.
Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali
mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh
itu adalah Isa 157. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-
Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana ( QS An Nisdaa‟ 157-158)”.

Keterangan ayat diatas memberikan petunjuk bahwa berita kematian Isa As atau Yesus itu,
hanya mereka peroleh dari informasi yang sudah tersebar dari mulut kemulut, atau dari jejak
pendapat, atau dari kesaksian orang-orang yang mengaku-ngaku telah melihat kematian Yesus.
Ayat diatas juga menggambarkan tentang adanya pertentangan dan perselisihan mengenai
berita kematian Yesus , dimana mereka sendiri merasa ragu tentang siapakah yang mereka salib
itu.

Kemudian Allah di dalam Al Qur’an telah membuka rahasia yang sesungguhnya tentang siapa
sebenarnya yang disalib itu, 5 abad setelah kejadian tersebut , melalui Nabi Muhammad SAW.
Pada ayat diatas Allah memberikan informasi yang sebenarnya, bahwa mereka tidak menyalib
dan tidak pula membunuh Yesus atau Isa As, tetapi yang mereka salibkan itu adalah orang yang
serupa dengan Yesus.

Sebagai orang yang percaya akan kebenaran Allah di dalam Al Qur’an, maka keterangan mana
lagi yang lebih benar dari pada keterangan Allah. Tidak ada paksaan untuk meyakininya,
walaupun hanya sekali Allah mengatakannya di dalam Al Qur’an. Maha benar Allah dengan
segala FirmanNYA.

Terjemahan surat Maryam ayat 33 ;

“ Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada
hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali (qs 19:33)”.

Sebenarnya konteks ayat ini menceritakan tentang mukjizat Isa AS yang berbicara ketika masih
di dalam buayan . Isa mengatakan tentang siapa dia sebenarnya. Bahwa dia adalah seorang
anak manusia yang dilahirkan tanpa Ayah , dia sama seperti manusia lainnya yang akan mati
dan kemudian akan dihidupkan atau dibangkitkan kembali ketika di akhirat nanti.

Konteks ayat ini tidak membicarakan tentang kebangkitan Isa, baik pada saat peristiwa
penyaliban maupun pada saat sebelum hari kiamat. Konteks ayat diatas tidak ada kaitannya
dengan peristiwa penyaliban dan tidak pula berhubungan dengan peristiwa hari kebangkitan
atau hari kiamat. Ayat ini hanya dalam konteks menyampaikan isi pembicaraan Isa AS ketika
memperkenalkan dirinya kepada orang-orang Yahudi yang sudah menuduh ibunya Marya telah
berbuat zina.

Jadi pengertian kata “diangkat” pada kedua ayat diatas dapat bermakna sebagai kematian
bagi seorang yang menemui ajalnya ketika Allah mengangkat Roh yang ada di dalam jasad Isa
AS. Keterangan dari kedua ayat tersebut diatas memberikan petunjuk bahwa Isa mengalami
kematian yang wajar , bukan dibunuh di tiang salib seperti yang beritakan sebelumnya di dalam
Bible. Bila seseorang mengalami kematian maka roh yang ada di dalam tubuhnya akan diangkat
dari badannya. Namun dari keterangan ayat diatas memberikan petunjuk bahwa Roh Isa
diangkat dan berada di sisi Allah disuatu tempat yang tidak kita ketahui.

24.Tidak ada paksaan dalam Islam

a.”Tidak ada paksaan untuk memasuki agama (Islam)”. (QS. 2 Al


Baqarah-sapi betina- 256) ;

b. bertentangan dengan ”Maka hendaklah berperang di jalan Allah orang


orang yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat .” (QS.
4 An Nisaa -wanita- 74)
Surat AL Baqaraah ayat 256 ;

“ Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan
yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barang siapa yang ingkar kepada
Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada
buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi
Maha Mengetahui (qs 2:256). ”

Keterangan ayat diatas memberi petunjuk tentang nilai kebenaran dari suatu ajaran agama.
Jika ajaran agama itu benar, maka tidak mungkin ada aturan di dalam agama ( islam ) itu untuk
memaksa seseorang menganut islam. Ayat tersebut diatas juga memberikan beberapa alasan,
yaitu jika seseorang telah memilih agama islam sebagai pegangan hidupnya, maka dia telah
mengikatkan dirinya pada tiang yang sangat kuat sehingga tidak akan terjerumus lagi kedalam
kesesatan dan kebodohan. Islam merupakan tuntunan dalam menjalankan kehidupan yang
benar dan baik untuk dirinya sendiri.

Terjemahan surat An Nisaa’ ayat 74 ;

“ Karena itu hendaklah orang-orang yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan
akhirat berperang di jalan Allah. Barang siapa yang berperang di jalan Allah, lalu
gugur atau memperoleh kemenangan maka kelak akan Kami berikan kepadanya pahala
yang besar (qs anisa 4:74)”.

Keterangan ayat diatas memberikan suatu petunjuk tentang prinsip kesetiaan dan keteguhan
hati seseorang dalam mempertahankan diri atau membela kebenaran yang sudah menjadi
keyakinanannya. Dan seseorang yang meyakini kehidupan akhirat lebih baik dari pada
kehidupan dunia yang sekejap ini , akan tergerak semangatnya untuk membela kebenaran
walaupun harus menghadapi kematian. Bagi mereka ini, berperang adalah suatu jalan dan cara
terakhir untuk membela diri walau bagaimanapun pahitnya. Konteks ayat diatas bukan
menyuruh seseorang untuk berperang atau dalam rangka menyebarkan agama islam. Tetapi
konteks ayat ini berbicara tentang pembelaan aqidah dari ajaran kebenaran terhadap
kesewenang-wewenangan dan kezaliman walaupun nyawa taruhannya. Diakhir ayat itu, Allah
menjanjikan kemenangan bagi mereka, yaitu bagi yang mati akan masuk syorga sedangkan
yang masih hidup akan memperoleh kemenangan di akhir perjuangannya.

Ketika Muhammad tidak berhasil mengajak bangsanya untuk meninggalkan pekerjaan bodoh
menyembah berhala , akhirnya Muhammad beserta pengikutnya mengungsi ke Madinah tanpa
perlawanan fisik. Ketika pengikut Muhammad sudah banyak yang mati selama di Mekah
maupun dalam perjalanan ketika mereka mengungsi itu, maka perang merupakan keputusan
terakhir untuk mempertahankan hidup dan untuk menegakkan kebenaran . Maka untuk itulah
Allah menurunkan ayat itu untuk membangkitkan semangat Muhammad dan para pengikutnya
agar melawan umat quraisy yang kafir dan kejam itu.
Ternyata janji Allah di dalam ayat diatas terbukti, dengan diperolehnya kemenangan bagi
Muhammad dan pengikutnya memasuki kota Mekah dan menguasainya. Setelah itu tidak ada
lagi perperangan disana sampai sekarang ini. Sekarang agama Allah sudah tegak dimuka bumi
ini untuk menyampaikan kabar kebenaran, terserah bagi manusia untuk memilihnya, karena
Agama islam adalah sebuah pilihan untuk mendapatkan kebenaran hidup di dunia dan
kekekalan di akhirat bagi yang menyakininya . Islam adalah pilihan bukan paksaan.

Jadi Allah tidak menyuruh Muhammad menyebarkan Agama Allah dengan cara paksaan atau
perperangan. Di dalam perperangan maka hanya ada dua pilihan yaitu hidup atau mati. Orang
yang beriman tentu akan memilih mati sahid dari pada menyerah kepada musuh Allah.

Hal ini sesuai dengan keterangan surat Ali Imran ayat 83 yang berbunyi ;

“Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-
Nya-lah berserah diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka
maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan ( qs Ali Imran 3:83)”.

25. Tentang membunuh

a.”. Bunuhlah dirimu!Hal itu lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yang menjadikan
kamu,maka Tuhan akan menerima taubat.” (QS. 2 Al Baqarah -sapi betina- 54)

b. bertentangan dengan “ Janganlah kamu membunuh dirimu sendiri, sesungguhnya


Allah maha penyayang kepadamu.” (QS 4 An Nisaa – wanita – 29)

Surat AL Baqaraah 54 berbunyi ;

“Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Hai kaumku, sesungguhnya
kamu telah menganiaya dirimu sendiri karena kamu telah menjadikan anak lembu
(sembahanmu), maka bertobatlah kepada Tuhan yang menjadikan kamu dan bunuhlah
dirimu. Hal itu adalah lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yang menjadikan kamu;
maka Allah akan menerima tobatmu. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Penerima
tobat lagi Maha Penyayang (qs 2:54) .”

Ayat diatas memberikan petunjuk bahwa seorang nabi seperti Musa, terpaksa memerintahkan
kepada umatnya yang sudah murtad , agar lebih baik bertobat atau bunuh diri dari pada
menyembah anak sapi. Ini adalah kebodohan yang benar-benar melampaui batas , padahal
mereka sebelumnya sudah beriman dan mendapat keselamatan dari kejaran Fir’un. Dalam hal
ini konteks ayat tersebut menceritakan tentang pertobatan umat nabi Musa , dimana
kemudian Allah memberikan keampuanan dan menerima tobat mereka. Menyembah anak sapi
sama saja bagi mereka dengan menganiaya diri sendiri karena siksaan api neraka lebih berat
dari pada kebodohan itu.

Keterangan ini diperkuat oleh surat An Nisa’ ayat 64 yang berbunyi ;

“ Dan kami tidak mengutus seseorang rasul, melainkan untuk ditaati dengan seizin
Allah. Sesungguhnya jika mereka ketika menganiaya dirinya datang kepadamu, lalu
memohon ampun kepada Allah, dan Rasul pun memohonkan ampun untuk mereka,
tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang
(qs An Nisaa‟ 4:64) “.

Ayat dari surat An Nisa’ ini memberi petunjuk bahwa perbuatan menganiaya diri sendiri seperti
bermabuk-mabukan, mamakai narkoba, merusak diri sendiri pada acara ritual penyembahan
berhala dan lain-lainnya, merupakan suatu perbuatan yang dilarang oleh Allah. Perbuatan
menganiaya diri sendiri atau membunuh diri adalah perbuatan paling bodoh yang tidak
bermamfaat sama sekali. Perbuatan ini menunjukan seseorang yang putus asa yang dan akan
merusak kepribadian atau sikap hidup sampai pada generasi berikutnya. Menganiaya diri
sendiri saja sudah dilarang oleh AL Quran, apalagi tindakan menganiaya dan membunuh orang
lain. Begitulah kasih sayang Allah kepada umat manusia.

Ayat diatas berhubungan juga dengan surat an nisa’ ayat 67;

“ Dan sesungguhnya kalau Kami perintahkan kepada mereka: "Bunuhlah dirimu atau
keluarlah kamu dari kampungmu", niscaya mereka tidak akan melakukannya, kecuali
sebagian kecil dari mereka. Dan sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran
yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi
mereka dan lebih menguatkan (iman mereka),(qs An Nisaa‟ 4:66)”.

Keterangan ayat diatas memberikan petunjuk bahwa orang-orang bodoh itu tidak menyadari
kekeliruan dan kebodohannya. Bahkan lebih baik bagi mereka membunuh diri atau menyingkir
dari kampung halamannya dari pada ikut menyembah berhala-berhala itu, seperti yang
dilakukan oleh nabi Musa meninggalkan negeri Mesir. Hanya sedikit sekali dari mereka yang
mengerti, menyadari lalu menentang perbuatan bodoh itu. Begitulah makna dan maksud
kedua ayat diatas , bagi mereka yang bisa memahaminya. Artinya , ayat diatas bukan dalam
konteks menyuruh membunuh diri.

Terjemahan surat An Nisaa’ ayat 29 adalah ;


“ Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu
dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka
sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya
Allah adalah Maha Penyayang kepadamu (qs 4:29) “.

Keterangan ayat diatas memberikan petunjuk tentang konteks hukum yang melarang setiap
manusia melakukan perbuatan batil, seperti melakukan kecurangan di dalam perdagangan dan
penipuan lainnya. Dan pada ayat ini juga terdapat suatu ketentuan melarang membunuh
seseorang tanpa alasan yang jelas. Seperti umat Yahudi membunuh Yesus dengan alasan yang
tidak masuk akal itu, bahkan raja Pilatus sendiri tidak menumukan alasan untuk membunuh
Yesus dalam ketentu hukum kaisarnya.

26. Orang Kristian kafir

a. Orang kristen kafir; karena berkata: “Allah mempunyai anak.” (QS. 2 Al


Baqarah 116)

b. Bertentangan dengan: Orang Kristen di atas orang kafir sampai hari kiamat
(QS. 3 Ali Imraan -keluarga Imraan- 55)

Terjemahan surat Al Baqaraah ayat 116 ;

“ Mereka (orang-orang kafir) berkata: "Allah mempunyai anak". Maha Suci Allah,
bahkan apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah; semua tunduk
kepada-Nya.(qs 2:116)”.

Konteks ayat diatas memberi petunjuk tentang pendapat orang-orang yang mengatakan bahwa
Yesus adalah anak Allah. Berita itu itu adalah sebuah kesimpulan yang tidak berdasar sama
sekali. Di dalam ayat ini Allah memberikan beberapa alasan bahwa semua alam ini adalah
kepunyaanNYA dan semua ciptaanNYA tunduk kepadaNYA termasuk Isa atau Yesus itu.

Terjemahan surat Ali Imran ayat 55 adalah ;

“ (Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan


menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta
membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang
mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya
kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang
selalu kamu berselisih padanya". (qs 3:55).

Konteks ayat ini memberi petunjuk bahwa Allah telah menentukan nasib atau takdir Isa As, dia
akan menemui ajalnya dengan cara yang dikehendaki oleh Allah bukan dengan cara
persengkongkolan dan pembunuhan yang keji. Kemudian Isa akan berada pada tempat yang
baik di sisiNYA. Kemudian Ayat ini juga membicarakan tentang rencana penyelamatan Isa dari
pada siasat orang-orang jahat bersengkokol untuk membunuh Isa . Mereka sudah melakukan
siasat untuk membunuh Isa, tetapi Allah lebih mengetahui apa yang akan terjadi , ternyata
siasat Allah lebih hebat dan lebih baik dari pada siasat keji mereka . Keterangan ini diabadikan
oleh Allah di dalam AL Qur’an surat Ali Imran ayat 54 yang berbunyi ;

“ Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka
itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya (QSD 23:54)”..

Ayat diatas memberikan petunjuk bahwa hanya Allah yang telah menyelamatkan Isa AS dari
rencana keji orang-orang kafir. Bahkan murid-murid Isa AS (Yesus) sendiri telah lari
menyelamatkan dirinya, dan di antara murid-murid Yesus ada yang berkhianat dan tidak
beriman kepada ajaran Yesus yang sebenarnya. Tidak ada perlawanan dan pembelaan dari
orang-orang yang pernah memperoleh kesembuhan dari Yesus , bahkan diatara muridnya
seolah tidak mau ikut campur terhadap siksaan dan hukuman yang akan jatuhkan kepada
Yesus seorang diri.

Kalau tidak Allah yang menolong Yesus , lalu siapa lagi?

Kemudian pada surat Ali Imran ayat 55 diatas terdapat kalimat “ dan menjadikan orang-orang
yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat”. Kata kata ini
memberikan petunjuk bahwa masih terdapat orang-orang yang meyakini ajaran Nabi Isa dan
melaksanakannya dengan sebenar-benarnya, dimana orang-orang ini melaksanakan ajaran Isa
seperti shalat, berzakat, menyembah Allah, dan tidak menyekutukan Allah dengan anak manusia
, mereka meyakini bahwa Isa adalah utusan Allah. Mereka bukanlah penganut ajaran Trinitas
yang sudah disebut sebagai ajaran kafir oleh Allah di dalam Al Qur’an, mereka bukan penganut
ajaran Kristen katolik atau protestan . Mereka adalah orang-orang yang masih tetap menegakan
ajaran Isa AS, mereka menegakan agama tauhid sebagaimana nabi Musa menyampaikannya di
dalam Taurat yang benar. Nabi Isa tidak menghilangkan hukum-hukum di dalam Taurat tetapi
menyempurnakan dan melengkapinya.
27. Orang dapat diselamatkan dari neraka

a. Orang dapat diselamatkan dari neraka. (QS. 19 Maryam 72)

b.Bertentangan dengan: Orang kafir penghuni neraka kekal di dalamnya. (QS. 2


Al Baqarah -sapi betina-:39)

Terjemahan surat Maryam ayat 71-72 ;

“ Demi Tuhanmu, sesungguhnya akan Kami bangkitkan mereka bersama setan, kemudian akan
Kami datangkan mereka ke sekeliling Jahanam dengan berlutut.(68) Kemudian pasti akan
Kami tarik dari tiap-tiap golongan siapa di antara mereka yang sangat durhaka kepada
Tuhan Yang Maha Pemurah.(69) Dan kemudian Kami sungguh lebih mengetahui orang-orang
yang seharusnya dimasukkan ke dalam neraka.(70) Dan tidak ada seorang pun dari padamu,
melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah
ditetapkan. Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan
membiarkan orang-orang yang lalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut (qs 19:71-72)”.

Konteks ayat-ayat diatas menceritakan tentang ketentuan terhadap orang-orang kafir yang
pasti akan masuk neraka dan mereka kekal di dalamnya. Allah mengatahui siapa-siapa orang
yang paling durhaka kepada Allah dan siapa-siapa pula yang harus kekal di dalamnya.

Tidak semua orang Islam dijamin oleh Allah masuk surga, tergantung kepada jumlah amal baik
yang dikerjakannya. Apabila berat timbangannya lebih banyak kearah perbuatan baik maka dia
berhak masuk syorga , tetapi apabila lebih banyak perbuatan dosanya dari pada amalannya
maka masuk nerakalah dia. Walaupun dia muslim dan percaya akan keEsaan Allah tetapi dia
selalu berbuat maksiat sepanjang hidupnya maka neraka siap membasuh dosa-dosanya. Seperti
keterangan surat Al A’raf ayat 9;

“ Timbangan pada hari itu ialah kebenaran (keadilan), maka barang siapa berat
timbangan kebaikannya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung. Dan siapa
yang ringan timbangan kebaikannya, maka itulah orang-orang yang merugikan dirinya
sendiri, disebabkan mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami.(qs Al A'raaf 7:9)"

Keterangan ayat diatas juga memberikan petunjuk bahwa umat Islam yang masuk neraka itu
tidak kekal di dalamnya seperti halnya orang-orang kafir. Setelah orang islam berdosa itu
melaksanakan hukuman atau siksaan api neraka maka Allah akan menyelamatkannya. Seperti
yang tercantum pada surat Maryam 19 ayat 72 tersubut diatas;

“ Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan


orang-orang yang lalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut (qs 19:72)”.

Pada ayat lainnya, Allah menjelaskan bahwa keampunan Allah dapat mengeliminasi dosa-dosa
yang pernah dilakukan oleh orang beriman, yaitu ketika dia sadar dan langsung memohon
ampunan Allah. Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang. Shalat adalah sarana dan media
untuk meminta ampunan Allah.

Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang
luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,(qs
Ali Imran 3:133).

Terjemahan lengkap surat Al Baqaraah ayat 39 adalah ;

Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu
penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.(qs 2:39).

Ayat tersebut diatas menjelaskan bahwa orang kafir seperti umat Kristen yang
mempersekutukan Allah, yang menganut ajaran Trinitas di Kristen katolik dan protestan ,
begitu juga dengan orang-orang telah yang merusak ayat-ayat Allah dengan tangan mereka
sendiri, maka Allah akan memasukkan mereka kedalam Neraka dan mereka kekal di dalamnya.

Kesimpulan : KITAB SUCI YANG BENAR AKAN MENYAMPAIKAN KABAR YANG BENAR
ORANG YANG BENAR AKAN MENYAMPAIKAN KITAB YANG BENAR

Semoga tulisan ini memberi pencerahan bagi kaum muslimin.

Semoga Allah memberi petunjuk bagi orang-orang belum mengerti.

Semoga Allah dapat memberikan petunjuk kepada orang-orang yang selalu menentang
kebenaran dan meperolok-olok Firman Allah karena ketidak-tahuannya.

Salah dan janggal, penulis mohon dimaafkan.

Disusun dan disampaikan oleh: Rahmanhadiq


April 2010