Вы находитесь на странице: 1из 3

KERANGKA ACUAN KEGIATAN

PEMBINAAN SMD/MMD
PUSKESMAS KEC.CILANDAK TAHUN 2015

I. PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Dalam

upaya

mencapai

visi

dan

misi

Kementrian

Kesehatan,

ditetapkanlah strategi untuk mencapainya yaitu dengan pemberdayaan masyarakat,


swasta, dan masyarakat madani dalam pembangunan kesehatan melalui kerjasama
nasional dan global. Kegiatan yang dilakukan adalah dengan strategi yang berbasis
model pendekatan dan kebersamaan yaitu berupaya memfasilitasi percepatan dan
pencapaian

peningkatan

derjat

kesehatan

bagi

seluruh

penduduk

dengan

mengembangkan kesiap-siagaan di tingkat desa / RW yang disebut RW Siaga.


Pengembangan RW Siaga sudah dicanangkan sejak tahun 2006 sesuai
dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 564/Menkes/SK/VIII/2006 tentang
pedoman Pelaksanaan RW Siaga. Namun, dalam pelaksanaannya masih diperlukan
penyempurnaan dan pemantapan komponen-komponen yang ada, sehingga menjadi
RW Siaga Aktif. Dimana Standard Pelayanan Minimal (SPM) cakupan RW Siaga
Aktif yaitu 80%. Sesuai dengan Keputusan Menteri kesehatan Republik Indonesia
nomor 1529/MENKES/SK/X/2010 mengenai Pedoman umum pengembangan RW
dan Keluragan Siaga aktif, salah satu upaya yang masih perlu dilaksanakan adalah
melaksanakan pembinaan Survei Mawas Diri / Musyawarah Masyarakat Desa
(SMD/MMD)
SMD merupakan kegiatan pengenalan, pengumpulan dan pengkajian
masalah kesehatan yang dilakukan oleh kader dan tokoh masyarakat setempat
dibawah bimbingan kepala Desa/Kelurahan dan petugas kesehatan (petugas
Puskesmas, Bidan di Desa). Hal ini dilaksanakan untuk mengetahui masalah apa yang
terjadi disuatu wilayah. Sedangkan MMD adalah Pertemuan perwakilan warga desa
beserta tokoh masyarakatnya dan para petugas untuk membahas hasil survey mawas
diri dan merencanakan penanggulangan masalah kesehatan yang diperoleh dari hasil
SMD. Kegiatan pembinaan SMD/MMD ini dilakukan dalam upaya meningkatkan
cakupan RW Siaga Aktif.
B. TUJUAN :
Umum :

Mengetahui masalah apa yang ada di wilayah RW 08 Kelurahan Lebak


bulus dan potensi apa yang dimiliki untuk menyelesaikan masalah
tersebut.

Khusus

:
- Memberikan informasi mengenai tata cara pelaksanaan SMD/MMD
- Memberikan informasi mengenai RW Siaga

C. SASARAN
Sasaran dari kegiatan SMD/MMD adalah bapak Lurah, RW, RT, dan
pengurus/kader RW Siaga RW 08 Kelurahan Lebak Bulus.
D. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Tanggal

: Kamis, 12 November 2015

Tempat

: RW 08 Kelurahan Lebak Bulus

E. RUANG LINGKUP KEGIATAN


Ruang lingkup kegiatan pembinaan SMD/MMD adalah :
-

Pembukaan

Pembahasan mengenai pengembangan RW Siaga

Pelaksanaan SMD/MMD

F. METODE PELAKSANAAN
Metode pelaksaan dalam kegiatan pembinaan SMD/MMD adalah berupa pertemuan.
G. SARANA YANG DIPERLUKAN
1. Notebook
2. LCD
H. PELAPORAN
Pelaporan dibuat setelah kegiatan dilaksanakan.
J. PEMBIAYAAN
Kegiatan pembinaan SMD/MMD dibebankan pada APBD Propinsi DKI Jakarta yang
tertuang dalam DPA-SKPD tahun 2015. Adapun rincian kegiatan Pembinaan dan
Pengembangan Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) sebagai berikut :
NO
A
1

KODE REK

URAIAN KEGIATAN

VOL

SATUAN

20

HOM

HARGA

JUMLAH

SATUAN
(Rp)

(Rp)

30,000

600.000

Pembinaan SMD/MMD
5.2.2.11.02

Konsumsi pembinaan SMD/MMD

K. KEPANITIAAN/PENYELENGGARA :
Penanggang Jawab : dr. Luigi
Ketua
: dr. Titta Gusni Salim
Sekretaris
: Yusna Yani
Bendahara
: Titiek Widiyanti
Anggota
: Wulida Awalia
Yuni Hartati

L. SUMBER ANGGARAN :
Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA- SKPD)
Tahun 2015.

Jakarta, 02 November2015
Mengetahui :
Kepala Puskesmas Kec.Cilandak

Koord. Penunjang Puskesmas Kec.Cilandak

Dr. Luigi
NIP. 197909082006042007

Dr. Titta Gusni Salim


NIP. 197409132006042020