You are on page 1of 2

KERACUNAN INSEKTISIDA GOL ORGANOFOSFAT

PENDAHULUAN :

GOLONGAN PENGHAMBAT KOLINESTERASE


INSIDEN MENINGKAT KARNA BANYAK DIGUNAKAN
SEBAGAI PENGGANTI DDT
PARATION,MALATION,SYSTOK,TEPP,HEPT,OMPA
ABSORBSI ; KULIT,INHALASI, ORAL

CARA KERJA :

MENGHAMBAT DAN INAKTIFAS ENZYM


ASETILKOLINESTERASE ( PENGHANCUR ASETILKOLIN
YANG DILEPAS SSP, GANGLION OTONOM, UJUNG SYARAF
SYMPATIS, MOTORIK) ASETIL KOLIN MENUMPUK

GAMBARAN KLINIS :

2 JAM SETELAH KONTAK ; KONVULSI ( DEPRESI SEL-SEL),


GANGGUAN KESADARAN, DEPRESI PERNAPASAN,
HAMBATAN GANGLION OTONOM, DISFUNGSI MULTIPE
ORGAN
PENUMPUKAN ASETILKOLIN PADA UJUNG SYARAF:
MIOSIS, PENGLIHATAN KABUS, KEJANG PERUT,MUNTAH
KARENA STIMULASI OTOT PERUT.
KEL. SEKRETORIS : RHINORHOE, SALIVASI, KERINGAT
BANYAK, KONTRAKSI OTOT BRONCHIAL
ASETILKOLIN YANG MENETAP NEUROMUSKULER ;
TREMOR, KEJANG,FASIKULASI, PARALISIS FLASIT
MANIFESTASI KLINIS LAIN : SIANOSIS, UDEMA PARU

LABORATORIUM :

KOLIN ESTERASE < 30 % N ( KRONIS)


AKUT KADANG MENINGKAT

PENATALAKSANAAN :

BEBASKAN JALAN NAFAS , 0 2 2- 4 L/MENIT


LAVAGE LAMBUNG < 4 JAM, KOMA : LEFT LATERAL
DECUBITUS/TREDELENBERG, SADAR : LATERAL
DECUBITUS/ DUDUK

INFUS EMERGENSI D 5 %, CEGAH SYOK DENGAN


KORTIKOSTREROID (CORTISON ) 100 MG
ANTI DOTUM : SULFAS ATROPIN (SA)
-

KOMA ; SA 4 MG IV KEMUDIAN 2 MG TIAP JAM


SAMPAI SADAR, BILA SADAR 0,5 MG TIAP JAM
SAMPAI ATROPINISASI, KEMUDIAN LANJUTKAN
DENGAN MAINTENECE : 0,25 MG TIAP 6-8 JAM
SELAMA 2-3 HARI.
SADAR : SA 2 MG ULANGI TIAP JAM PEMBERIAN IV
SAMPAI ATROPINISASI, KEMUDIAN MAINTENECE 0,25
MG TIAP 6-8 JAM 2-3 HARI

* PENCAHA DAN DIURETIK :


-

SULFAS MAGNESIKUS 30 GR ORAL


LASIX 40 MG IV

* ATASI ASIDOSIS MEYLON 3 X 25 CC/ HARI SAMPAI TANDA


ASIDOSIS HILANG
* FOLLUW UP :
- SYOK
DOPAMIN, KORTIKOSTROID
- KEJANG
VALIUM 10 MG IV
- SAKIT KEPALA ,OTOT,SENDI ANALGETIK
NB : ATROPINISASI
KULIT KERIMG, MULUT KERING
MUKA MERAH
PUPIL MIDRIASIS
TAHIKARDI > 120-150 X/MNT