You are on page 1of 2

BAB I

PENDAHULUAN
I.1. Latar Belakang
Tuberkulosis adalah suatu penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh
bakteri Mycobacterium tuberculosis, yang dapat menyerang berbagai organ,
terutama paru. Penyakit ini bila tidak diobati atau pengobatannya tidak tuntas
dapat menimbulkan komplikasi berbahaya hingga kematian. TB diperkirakan
sudah ada di dunia sejak 5000 tahun sebelum masehi, namun kemajuan dalam
penemuan dan pengendalian penyakit TB baru terjadi dalam 2 abad terakhir.(1)
Dalam laporan WHO tahun 2013 diperkirakan terdapat 8.6 juta kasus TB
pada tahun 2012. Sekitar 75% pasien TB adalah kelompok usia paling produktif
secara ekonomis (15 50 tahun).(2)
Indonesia saat ini berada pada ranking kelima negara dnegan beban TB
tertinggi di dunia. Estimasi prevalensi TB semua kasus adalah sebesar 660.000
dan estimasi insidensi berjumlah 430.000 kasus baru per tahunnya. Julmah
kematian akibat TB diperkirakan 61.000 kematian per tahunnya.(3)
Penularan TB berasal dari pasien TB BTA (+) pada waktu batuk atau
bersin, dimana pasien menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk percikan
dahak. Salah satu cara mengurangi resiko penularan TB BTA (+) adalah dengan
ventilasi rumah yang baik dan kecukupan sinar matahari yang masuk ke dalam
rumah agar dapat membunuh kuman TB

(2, 4)

, sehingga penularan TB dapat

diminimalisir dari unit terkecil komunitas yaitu keluarga, terutama yang tinggal
satu rumah dengan pasien.
I.2. Tujuan
I.2.1. Tujuan Umum
Melakukan pendekatan kedokteran keluarga terhadap pasien TB paru dan
keluarganya.
I.2.2. Tujuan Khusus
a. Mengetahui karakteristik (fungsi keluarga, bentuk keluarga, dan siklus
keluarga) keluarga pasien TB paru.

b. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi timbulnya masalah


kesehatan pada pasien TB paru dan keluarganya.
c. Mendapatkan pemecahan masalah kesehatan pasien TB paru dan
keluarganya.
I.3. Manfaat
I.3.1. Bagi Penulis
Menambah pengetahuan penulis tentang kedokteran keluarga, serta
penatalaksanaan kasus TB paru dengan pendekatan kedokteran keluarga.
I.3.2. Bagi Tenaga Kesehatan
Sebagai bahan masukan kepada tenaga kesehatan agar setiap memberikan
penatalaksanaan kepada pasien TB paru dilakukan secara holistik dan
komprehensif

serta

mempertimbangkan

aspek

keluarga

dalam

proses

kesembuhan.
I.3.3. Bagi Pasien dan Keluarga
Memberikan informasi kepada pasien dan keluarganya bahwa keluarga
juga memiliki peranan yang cukup penting dalam kesembuhan pasien TB paru.