You are on page 1of 11

JARINGAN NIRKABEL : PENGERTIAN & MANFAAT:

Jaringan nirkabel adalah bidang disiplin yang


berkaitan dengan komunikasi antar sistem
[[komputer] tanpa menggunakan kabel. Jaringan
nirkabel ini sering dipakai untuk jaringan
komputer baik pada jarak yang dekat (beberapa
meter, memakai alat/pemancar bluetooth)
maupun pada jarak jauh (lewat satelit). Bidang
ini erat hubungannya dengan bidang
telekomunikasi, teknologi informasi, dan teknik
komputer. Jenis jaringan yang populer dalam
kategori jaringan nirkabel ini meliputi: Jaringan
kawasan lokal nirkabel (wireless LAN/WLAN), dan
Wi-Fi. Jaringan nirkabel biasanya
menghubungkan satu sistem komputer dengan
sistem yang lain dengan menggunakan beberapa
macam media transmisi tanpa kabel, seperti:
gelombang radio, gelombang mikro, maupun
cahaya infra merah. Pada tahun 1970 Norman
Abramson, seorang profesor di University of
Hawaii, mengembangkan komputer pertama di
dunia jaringan komunikasi, ALOHAnet,
menggunakan biaya rendah seperti ham-radio.
Dengan bi-directional topologi bintang, sistem
komputer yang terhubung tujuh ditempatkan
lebih dari empat pulau untuk berkomunikasi
dengan komputer pusat di Pulau Oahu tanpa
menggunakan saluran telepon. "Pada tahun
1979, FR Gfeller dan U. Bapst menerbitkan
makalah di Proceedings IEEE pelaporan
percobaan jaringan area lokal nirkabel
menggunakan komunikasi infra merah
disebarkan. Tak lama kemudian, pada tahun

1980, P. Ferrert melaporkan percobaan


penerapan kode satu radio spread spectrum
untuk komunikasi di terminal nirkabel IEEE
Konferensi Telekomunikasi Nasional. Pada tahun
1984, perbandingan antara infra merah dan
CDMA spread spectrum untuk komunikasi
jaringan informasi kantor nirkabel diterbitkan
oleh IEEE Kaveh Pahlavan di Jaringan Komputer
Simposium yang muncul kemudian dalam IEEE
Communication Society Magazine. Pada bulan Mei
1985, upaya Marcus memimpin FCC untuk
mengumumkan ISM band eksperimental untuk
aplikasi komersial teknologi spread spectrum.
Belakangan, M. Kavehrad melaporkan percobaan
sistem PBX nirkabel kode menggunakan Division
Multiple Access. Upaya-upaya ini mendorong
kegiatan industri yang signifikan dalam
pengembangan dari generasi baru dari jaringan
area lokal nirkabel dan diperbarui beberapa lama
diskusi di radio portabel dan mobile industri.
JARINGAN NIRKABEL :
PENGERTIAN & MANFAAT:
Jaringan nirkabel adalah bidang disiplin yang berkaitan dengan komunikasi
antar sistem [[komputer] tanpa menggunakan kabel. Jaringan nirkabel ini sering
dipakai untuk jaringan komputer baik pada jarak yang dekat (beberapa meter,
memakai alat/pemancar bluetooth) maupun pada jarak jauh (lewat satelit).
Bidang ini erat hubungannya dengan bidang telekomunikasi, teknologi informasi,
dan teknik komputer. Jenis jaringan yang populer dalam kategori jaringan
nirkabel ini meliputi: Jaringan kawasan lokal nirkabel (wireless LAN/WLAN),
dan Wi-Fi.
Jaringan nirkabel biasanya menghubungkan satu sistem komputer dengan sistem
yang lain dengan menggunakan beberapa macam media transmisi tanpa kabel,
seperti: gelombang radio, gelombang mikro, maupun cahaya infra merah.
Pada tahun 1970 Norman Abramson, seorang profesor di University of Hawaii,
mengembangkan komputer pertama di dunia jaringan komunikasi, ALOHAnet,
menggunakan biaya rendah seperti ham-radio. Dengan bi-directional topologi
bintang, sistem komputer yang terhubung tujuh ditempatkan lebih dari empat
pulau untuk berkomunikasi dengan komputer pusat di Pulau Oahu tanpa

menggunakan saluran telepon.


"Pada tahun 1979, FR Gfeller dan U. Bapst menerbitkan makalah di Proceedings
IEEE pelaporan percobaan jaringan area lokal nirkabel menggunakan komunikasi
infra merah disebarkan. Tak lama kemudian, pada tahun 1980, P. Ferrert
melaporkan percobaan penerapan kode satu radio spread spectrum untuk
komunikasi di terminal nirkabel IEEE Konferensi Telekomunikasi Nasional. Pada
tahun 1984, perbandingan antara infra merah dan CDMA spread spectrum untuk
komunikasi jaringan informasi kantor nirkabel diterbitkan oleh IEEE Kaveh
Pahlavan di Jaringan Komputer Simposium yang muncul kemudian dalam IEEE
Communication Society Magazine. Pada bulan Mei 1985, upaya Marcus memimpin FCC
untuk mengumumkan ISM band eksperimental untuk aplikasi komersial teknologi
spread spectrum. Belakangan, M. Kavehrad melaporkan percobaan sistem PBX
nirkabel kode menggunakan Division Multiple Access. Upaya-upaya ini mendorong
kegiatan industri yang signifikan dalam pengembangan dari generasi baru dari
jaringan area lokal nirkabel dan diperbarui beberapa lama diskusi di radio
portabel dan mobile industri.
TOPOLOGI :
Topologi jaringan nirkabel
1. Topologi Ad-Hoc
Topologi ini sama seperti topologi jaringan peer to peer. Artinya jaringan
yang dibangun hanya menggunakan komponen wireless LAN Card tanpa menggunakan
acces point sebagai penghubung. Berikut ilustrasinya .

2. Topologi Infrastruktur
Pada Topologi ini selain menggunakan wireless LAN Card pada masing-masing
komputer, pada topologi ini juga menggunakan acces point sebagai media
penghubung. Jadi client jaringan harus melalui acces point terlebih dahulu
sebelum dapat berhubungan dengan client yang lain.

INTERNET :
PENGERTIAN :
PENGERTIAN JARINGAN INTERNET
Jaringan Internet - Pengertian Jaringan Internet. Teknologi berkembang pesat
sehingga ada sebuah slogan yang mengatakan "Dunia di Gemgaman Tangan Anda",
salah satu teknologi yang sungguh fenomenal adalah Internet, sebuah Jaringan
yang begitu kompleks namun sungguh mengagumkan maka kita sebut sebagai
Jaringan Internet. Internet adalah jaringan komputer yang bisa dikategorikan
sebagai WAN, menghubungkan berjuta komputer diseluruh dunia, tanpa batas
negara, dimana setiap orang yang memiliki komputer dapat bergabung ke dalam
jaringan ini hanya dengan melakukan koneksi ke penyedia layanan internet
(internet service provider / ISP) seperti Telkom Speedy, atau IndosatNet.
Internet dapat diterjemahkan sebagai international networking (jaringan
internasional), karena menghubungkan komputer secara internasional, atau

sebagai internetworking (jaringan antar jaringan) karena menghubungkan berjuta


jaringan diseluruh dunia.
Internet dimulai ketika Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Department of
Defense USA) membangun sebuah jaringan komputer di tahun 1969, yang diberi
nama ARPANET (Advanced Research Project Agency NETwork) dengan tujuan untuk
menghubungkan beberapa komputer yang berada dibeberapa universitas melakukan
riset militer, terutama untuk membangun jaringan komunikasi komputer yang
mampu bertahan terhadap serangan nuklir. Jaringan ini berkembang terus,
semakin banyak komputer yang terlibat, dan riset disisi pengembangan perangkat
lunak juga berkembang. Pada bulan Mei tahun 1974, Vinton G.Cerf dari Stanford
University dan Robert E.Kahn dari Departemen Pertahanan USA, mempublikasi
sebuah paper di IEEE Transaction on Communication berjudul A Protocol for
Packet Network Intercommunication, konsep ini kemudian populer sebagai
protokol TCP/IP, ketika ARPANET meng-adopsi protokol menjadi protokol standard
untuk ARPANET pada tahun 1983. Pihak universitas terutama University of
California at Berkeley kemudian membangun sistem operasi Berkeley Software
Distribution Unix) atau BSD UNIX (dikenal dengan nama Free BSD Unix) dan pihak
departemen pertahanan membiayai Bolt Baranek dan Newman (BBN) untuk mengimplementasi protokol TCP/IP pada BSD Unix untuk diterapkan pada ARPANET,
dengan demikian cikal-bakal internet terbentuk.
Pada penghujung tahun 1983, jaringan ARPANET dibagi dua menjadi DARPANET
(Defence ARPANET) dan MILNET (MILitary NETwork). Pada tahun 1985 dibentuklah
jaringan NFSNET (National Science Foundation NETwork) untuk menghubungkan
supercomputer yang ada diberbagai universitas di Amerika dan disambungkan
dengan ARPANET. Jaringan NSFNET dikembangkan terus oleh periset perguruan
tinggi. Pada tahun 1988 jaringan backbone internet ini hanya berkapasitas 56
Kbps. Walaupun pada tahun 1990 secara resmi ARPANET ditutup, namun jaringan
internet yang telah terbentuk diteruskan oleh pihak universitas di Amerika dan
memasukkan jaringan universitas di benua Amerika (Kanada dan Amerika Selatan)
serta jaringan di Eropa menjadi bagian dari internet. Pada tahun 1992 jaringan
backbone ditingkatkan ke T3 dengan kecepatan 45 Mbps, dan disekitar tahun 1995
ditingkatkan lagi menjadi OC-3 pada kecepatan 155 Mbps. Kini backbone internet
berkecepatan tinggi dalam order Gbps.
Topologi internet pada dasarnya adalah mesh-topology, menghubungkan banyak
jenis jaringan melalui sistem packet-switching, kalaupun bisa dikatakan yang
menjadi pusat-nya adalah beberapa NAP (Network Access Point) yang ada di San
Fransisco (Pacific Bell), di Chicago (Ameritech), New Jersey (Sprint), dan
Merit Access Exchange (MAE) di San Fransisco (MAE West) dan Washington, D.C
(MAE East) yang ditangani oleh MFS Datanet.
Walaupun tidak ada organisasi yang memiliki internet, namun ada banyak
organisasi yang memelihara jaringan ini melalui penetapan standarisasi
protokol, aturan-aturan, serta metoda akses. Internet Engineering Task Force
(IETF) menangani masalah-masalah teknis yang timbul di internet, seperti

masalah pada protokol, arsitektur dan pengoperasian internet. Internet


Research Task Force (IRTF) menangani riset teknis, seperti sistem pengalamatan
dan rekayasa lainnya. Internet Assigned Numbers Authority (IANA) mengatur
pembagian alamat IP (IP#) ke berbagai negara dan organisasi. Internet Society
(ISOC) menangani masalah administrasi dan struktur organisasi internet.
Badan usaha komersil kemudian menyediakan layanan akses dengan menyediakan
koneksi dari komputer pengguna ke internet, dan badan ini disebut sebagai
penyedia akses internet atau ISP. Beberapa ISP terkenal di dunia adalah
America On Line (AOL), Australia OnLine, CompuServe, GEnie, dan Prodigy. Di
Indonesia ada TelkomNet, IndosatNet, Wasantara Net, InterNux, dan sebagainya.
ISP menyediakan koneksi dial-up melalui modem-telepon, koneksi wireless
melalui antena WLAN, atau koneksi ADSL melalui telepon. Protokol koneksi yang
digunakan adalah SLIP (Serial Line Interface Protocol) atau PPP (Point-toPoint Protocol), dimana koneksi SLIP biasanya lebih lambat dari PPP.

GAMBAR: Koneksi ke Internet


Secara logis jaringan internet dibagi kedalam beberapa domain, yang menurut
standar IPv4 (Internet Protocol version 4) di-identifikasi melalui nomer IP 32
bit atau 4 angka biner yang dipisahkan dengan titik (seperti 192.168.10.25).
Tipe domain standar antara lain:
.com = organisasi komersil
.edu = institusi pendidikan di Amerika
.ac = institusi akademik
.gov = institusi pemerintah
.mil = organisasi militer
.net = penyedia akses jaringan
.org = organisasi non-profit
Disamping itu domain juga dibagi berdasarkan negara, misalnya:
.au
.ca
.id
.jp
.my
.sw
.th

=
=
=
=
=
=
=

Australia
Kanada
Indonesia
Jepang
Malaysia
Swedia
Thailand

MANFAAT:
MANFAAT JARINGAN INTERNET
(Manfaat Jaringan Komputer (Manfaat Internet)) Sebelum membahas kita
masalah-masalah teknis lebih mendalam lagi, perlu kiranya diperhatikan hal-hal
yang membuat orang tertarik pada jaringan komputer dan untuk apa jaringan ini

digunakan. Manfaat jaringan komputer bagi manusia dapat dikelompokkan pada


jaringan untuk perusahaan, jaringan untuk umum, dan masalah sosial jaringan.
Jaringan untuk perusahaan/organisasi
Dalam membangun jaringan komputer di perusahaan/ organisasi, ada beberapa
keuntungan yang dapat diperoleh dalam hal-hal resource sharing, reliabilitas
tinggi, lebih ekonomis, skalabilitas, dan media komunikasi.
Resource sharing bertujuan agar seluruh program, peralatan, khususnya data
dapat digunakan oleh setiap orang yang ada pada jaringan tanpa terpengaruh
oleh lokasi resource dan pemakai. jadi source sharing adalah suatu usaha untuk
menghilangkan kendala jarak.
Dengan menggunakan jaringan komputer akan memberikan reliabilitas tinggi yaitu
adanya sumber-sumber alternatif pengganti jika terjadi masalah pada salah satu
perangkat dalam jaringan, artinya karena perangkat yang digunakan lebih dari
satu jika salah satu perangkat mengalami masalah, maka perangkat yang lain
dapat menggantikannya.
Komputer yang kecil memiliki rasio harga/kinerja yang lebih baik dibanding
dengan komputer besar. Komputer mainframe memiliki kecepatan kurang lebih
sepuluh kali lipat kecepatan komputer pribadi, akan tetapi harga mainframe
seribu kalinya lebih mahal. Dengan selisih rasio harga/kinerja yang cukup
besar ini menyebabkan perancang sistem memilih membangun sistem yang terdiri
dari komputer-komputer pribadi dibanding menggunakan mainframe.
Yang dimaksud dengan skalabilitas yaitu kemampuan untuk meningkatkan kinerja
sistem secara berangsur-angsur sesuai dengan beban pekerjaan dengan hanya
menambahkan sejumlah prosesor. Pada komputer mainframe yang tersentralisasi,
jika sistem sudah jenuh, maka komputer harus diganti dengan komputer yang
mempunyai kemampuan lebih besar. Hal ini membutuhkan biaya yang sangat besar
dan dapat menyebabkan gangguan terhadap kontinyuitas kerja para pemakai.
Sebuah jaringan komputer mampu bertindak sebagai media komunikasi yang baik
bagi para pegawai yang terpisah jauh. Dengan menggunakan jaringan, dua orang
atau lebih yang tinggal berjauhan akan lebih mudah bekerja sama dalam menyusun
laporan.
Jaringan untuk umum
Apa yang telah diulas di atas bahwa minat untuk membangun jaringan komputer
semata-mata hanya didasarkan pada alasan ekonomi dan teknologi saja. Bila
komputer mainframe yang besar dan baik dapat diperoleh dengan harga murah,
maka akan banyak perusahaan/organisasi yang menggunakannya.
Jaringan komputer akan memberikan layanan yang berbeda kepada perorangan di
rumah-rumah dibandingkan dengan layanan yang diberikan pada perusahaan seperti
apa yang telah diulas di atas. Terdapat tiga hal pokok yang mejadi daya tarik
jaringan komputer pada perorangan yaitu:
- access ke informasi yang berada di tempat yang jauh
- komunikasi orang-ke-orang
- hiburan interaktif.
Ada bermacam-macam bentuk access ke infomasi jarak jauh yang dapat dilakukan,
terutama setelah berkembangnya teknologi internet , berita-berita di koran
sekarang dapat di down load ke komputer kita melalui internet, dan tidak hanya
itu sekarang kita dapat melakukan pemesanan suatu produk melalui internet,

bisnis yang dikenal dengan istilah electronic commerce (e-commerce), ini


sekarang sedang berkemang dengan pesat .
Dengan menggunakan internet kita juga dapat melakukan komunikasi orang-ke
orang , fasilitas electronic mail (e-mail) telah dipakai secara meluas oleh
jutaan orang. Komunikasi menggunakan e-mail ini masih mengandung delay atau
waktu tunda.
Videoconference atau pertemuan maya merupakan teknologi yang memungkinkan
terjadinya komunikasi jarak jauh tanpa delay. Pertemuan maya ini dapat pula
digunakan untuk keperluan sekolah jarak jauh, memperoleh hasil pemeriksaan
medis seorang dokter yang berada di tempat yang jauh, dan sejumlah aplikasi
lainnya.
Video on demand merupakan daya tarik ketiga dai jaringan komputer bagi orang
per orang dimana kita dapat memilih film atau acara televisi dari negara mana
saja dan kemudian ditampilkan di layar monitor kita.
TOPOLOGI :
Topologi jaringan internet
Topologi jaringan adalah bagian yang menjelaskan hubungan antar komputer yang
di bangun berdasarkan kegunaan, keterbatasan resource dan keterbatasan biaya,
berarti topologi-topologi jaringan yang ada bisa disesuaikan dengan keadaan di
lapangan.
Topologi jaringan ada beberapa bentuk sebagai berikut:
1. Topologi Bus
Topologi ini adalah topologi yang awal di gunakan untuk menghubungkan
komputer. Dalam topologi ini masing masing komputer akan terhubung ke satu
kabel panjang dengan beberapa terminal, dan pada akhir dari kable harus di
akhiri dengan satu terminator. Topologi ini sudah sangat jarang digunakan
didalam membangun jaringan komputer biasa karena memiliki beberapa kekurangan
diantaranya kemungkinan terjadi nya tabrakan aliran data, jika salah satu
perangkat putus atau terjadi kerusakan pada satu bagian komputer maka jaringan
langsung tidak akan berfungsi sebelum kerusakan tersebut di atasi.
Diposkan oleh nikenpujiaryani di 05.09

Macam Macam Jaringan Nirkabel dan Penjelasannya-- Jaringan wireless/nirkabel


adalahTeteknologi jaringan yang memanfaatkan gelombang elektromagnetik melalui
udara sebagai media untuk mengirim informasi dari pengirim ke penerima beberapa
teknologi wireless yang telah dikembangkan antara lain:wifi,bluetooth,wiax,vsat,
sama halnya seperti jaringan yang berbasis kabel maka jaringan nirkabel dapat
diklasifikasikan ke dalam beberapa tipe yang berbeda berdasarakan pada jarak dimana
data dapat ditransmisikan

Wireless wide are networks (wwans)


teknologi wwan memungkinkan pengguna untuk membangun koneksi nirkabel malalui
jaringan publik maupun privat.koneksi ini dapat mencakup suatu daerah yang sangat
luas seperti kota atau negara melalui penggunaan beberapa antena atau juga sistem
satelit yang diselenggarakan oleh penyelenggara jasa telekomunikasinya.

Wireless metropolitan area network(wmans)


teknologi wman memungkinakan pengguna untuk membuat koneksi nirkabel antara
beberapa lokasi di dalam koneksi nirkabel antara beberapa lokasi diddalam suatu kota
atau pada kampus/universitas.wman dapat bertindak sebagai backup bagi jaringan
jaringan berbasis kabel dan dia akan aktif ketika jaringa yang berbasis kabel mengalami
gangguan.wman menggunakan gelombang radio

Wireless local area networks(wlans)


teknologi wlan membolehkan pengguna untuk membangun jaringan nirkabel dalam
suatu area yang sifatnya lokal.wan dapat digunakan pada kantor sementara atau yang

mana instalasi kabel permanen tidak diperblehkan atau wlan terkadang dibangun
sebagai sup,emen LAN

Wireless personal are networks(wpans)


teknologi wan membolehkan pengguna untuk membangun suatu jaringan
nirkabel(adhoc)bagi peratni sederhana seperti pda,telepon seluler atau laptop.ini bisa
digunakan dalam ruang operasi personal(personal operating space atau pos)
selain jaringan nirkabel atau yang lebih dikenal dengan wifi,anda juga bisa baca artikel
saya mengenai cara login wifi id gratis terbaru September 2015 disini
Nah demikian artikel singkat saya mengenai Macam Macam Jaringan Nirkabeldan
Penjelasannya,semoga bermanfaat ya guys

Tag : TIPS KOMPUTER DAN WINDOWS

Jaringan Wireless (Nirkabel)


Jaringan Wireless (Nirkabel) atau dalam bahasa indonesia disebut nirkabel, adalah teknologi
yang menghubungkan dua piranti untuk bertukar data tanpa media kabel. Data dipertukarkan
melalui media gelombang cahaya tertentu (seperti teknologi infra merah pada remote TV) atau
gelombang radio (seperti bluetooth pada komputer dan ponsel)dengan frekuensi tertentu.
Kelebihan Jaringan Wireless (Nirkabel) adalah mengeliminasi penggunaan kabel, yang bisa
cukup menganggu secara estetika, dan juga kerumitan instalasi untuk menghubungkan lebih dari
2 piranti bersamaan. Misalnya: untuk menghubungkan sebuah 1 komputer server dengan 100
komputer client, dibutuhkan minimal 100 buah kabel, dengan panjang bervariasi sesuai jarak
komputer klien dari server.
Berikut Jenis jenis Jaringan Wireless (Nirkabel) :
WAP (Wireless Application Protocol)
Merupakan standar protokol untuk aplikasi Jaringan Wireless (Nirkabel) (seperti yang
digunakan handphone). WAP berbasis pada standar Internet, dan beberapa protokol yang sudah
dioptimasi untuk lingkungan wireless, seperti kebutuhan kompresi data, long latency dan
keterbatasan bandwith, serta keterbatasan perangkat wireless. Disain dari informasi yang
dikirimkan melalui WAP biasanya menggunakan format WML (Wireless Markup Language).
WML ini mirip HTML, hanya lebih spesifik untuk perangkat wireless yang memiliki
keterbatasan seperti di atas.
WBMP (Wireless Bitmap)
Format grafik yang terdapat dalam WAP. WBMP merupakan format yang mirip dengan format
BMP. Gambar dengan standar format WBMP terbagi dalam dua bagian, yaitu :q Bagian header,
tempat untuk informasi karakteristik dari gambar, seperti tinggi, lebar dan type gambar. q Bagian
isi yang disebut Type dependent, merupakan bagian dari informasi gambar.
Wireless LAN (Wireless Local Area Network)

Teknologi komunikasi data dengan tidak menggunakan kabel untuk menghubungkan antara klien
dan server. Secara umum teknologi Wireless LAN hampir sama dengan teknologi jaringan
komputer yang menggunakan kabel (Wire LAN atau Local Area Network). Teknologi Wireless
LAN ada yang menggunakan frekuensi radio untuk mengirim dan menerima data yang tentunya
mengurangi kebutuhan atau ketergantungan hubungan melalui kabel. Akibatnya pengguna
mempunyai mobilitas atau fleksibilitas yang tinggi dan tidak tergantung pada suatu tempat atau
lokasi. Teknologi Wireless LAN juga memungkinkan untuk membentuk jaringan komputer yang
mungkin tidak dapat dijangkau oleh jaringan komputer yang menggunakan kabel.
Tipe dari Jaringan Wireless (Nirkabel) :
berdasarkan pada jarak dimana data dapat ditransmisikan:

Wireless Wide Area Networks (WWANs)

Teknologi WWAN memungkinkan pengguna untuk membangun koneksi nirkabelmelalui


jaringan publik maupun privat Teknologi WWAN saat ini dikenal dengan sistem 2G (second
generation). Inti dari sistem 2G ini termasuk di dalamnya Global System for Mobile
Communications (GSM), Cellular Digital Packet Data (CDPD) dan juga Code Division Multiple
Access (CDMA). Berbagai usaha sedang dilakukan untuk transisi dari 2G ke teknologi 3G (third
generation) yang akan segera menjadi standar global dan memiliki fitur roaming yang global
juga

Wireless Metropolitan Area Networks (WMANs)

Teknologi WMAN memungkinkan pengguna untuk membuat koneksi nirkabel antara beberapa
lokasi di dalam suatu area metropolitan (contohnya, antara gedung yang berbeda-beda dalam
suatu kota atau pada kampus universitas), dan ini bisa dicapai tanpa biaya fiber optic atau kabel
tembaga yang terkadang sangat mahal. WMAN menggunakan gelombang radio atau cahaya
infrared untuk mentransmisikan data. Jaringan akses nirkabel broadband, yang memberikan
pengguna dengan akses berkecepatan tinggi, merupakan hal yang banyak diminati saat ini.
Meskipun ada beberapa teknologi yang berbeda, seperti multichannel multipoint distribution
service (MMDS) dan local multipoint distribution services (LMDS) digunakan saat ini, tetapi
kelompok kerja IEEE 802.16 untuk standar akses nirkabel broadband masih terus membuat
spesifikasi bagi teknologi-teknologi tersebut.

Wireless Local Area Networks (WLANs)


Teknologi WLAN membolehkan pengguna untuk membangun jaringan nirkabel dalam suatu
area yang sifatnya lokal (contohnya, dalam lingkungan gedung kantor, gedung kampus atau pada
area publik, seperti bandara atau kafe). WLAN dapat dioperasikan dengan dua cara. Dalam
infrastruktur WLAN, stasiun wireless (peranti dengan network card radio atau eksternal modem)
terhubung ke access point nirkabel yang berfungsi sebagai bridge antara stasiun-stasiun dan
network backbone yang ada saat itu. Dalam lingkungan WLAN yang sifatnya peer-to-peer (ad
hoc), beberapa pengguna dalam area yang terbatas, seperti ruang rapat, dapat membentuk suatu
jaringan sementara tanpa menggunakan access point, jika mereka tidak memerlukan akses ke
sumber daya jaringan.Pada tahun 1997, IEEE meng-approve standar 802.11 untuk WLAN, yang
mana menspesifikasikan suatu data transfer rate 1 sampai 2 megabits per second (Mbps). Di
bawah 802.11b, yang mana menjadi standar baru yang dominan saat ini, data ditransfer pada
kecepatan maksimum 11 Mbps melalui frekuensi 2.4 gigahertz (GHz). Standar yang lebih baru

lainnya adalah 802.11a, yang mana menspesifikasikan data transfer pada kecepatan maksimum
54 Mbps melalui frekuensi 5 GHz.

Wireless Personal Area Networks (WPANs)


Teknologi WPAN membolehkan pengguna untuk membangun suatu jaringan nirkabel (ad hoc)
bagi peranti sederhana, seperti PDA, telepon seluler atau laptop. Ini bisa digunakan dalam ruang
operasi personal (personal operating space atau POS). Sebuah POS adalah suatu ruang yang ada
disekitar orang, dan bisa mencapai jarak sekitar 10 meter. Saat ini, dua teknologi kunci dari
WPAN ini adalah Bluetooth dan cahaya infra merah. Bluetooth merupakan teknologi pengganti
kabel yang menggunakan gelombang radio untuk mentransmisikan data sampai dengan jarak
sekitar 30 feet.