You are on page 1of 3

PERKEMBANGAN BAYI USIA 4 BULAN (min.

500 kata)

Berdasarkan buku Tumbuh Kembang Anak (Soetjiningsih, 1995) perkembangan


adalah bertambahnya kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang
leboh kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan, sebagai hasil dari
proses pematangan. Disini menyangkut adanya proses diferensiasi dari sel sel
tubuh, jaringan tubuh, organ organ, dan sistem organ yang berkembang
sedemikian rupa sehingga masing masing dapat memenuhi fungsinya. Termasuk
juga perkembangan emosi, intelektual, dan tingkah laku sebagai hasil interaksi
dengan lingkungannya.

Agar tercapai tumbuh kembang yang optimal tergantung oleh potensi biologiknya.
Tingkat tercapainya potensi biologik seseorang, merupakan hasil interaksi berbagai
faktor yang saling berkaitan, yaitu faktor genetik, lingkungan bio-fisiko-psiko-sosial,
dan perilaku.

Pada usia 4 bulan. berat bayi berkisar 4,7 7,8 kg, panjangnya 57,8 67,8 kg, dan
lingkar kepalanya 38 46 cm. Pada usia ini bayi mulai senang berteriak. Ia mulai
menyadari suara dan otaknya semakin berproses mempelajari berbagai hal. Bayi
berteriak tidak hanya saat marah, kadang bayi berteriak untuk mengekspresikan
suasana hatinya baik senang, kesal, maupun marah. Pada waktu ini orangtua bayi
harus lebih cermat mengartikan, bukan hanya tangisan bayi namun juga teriakan
bayi. Selain itu, bayi pada usia ini juga sudah bisa merasakan emosi orangtua. Jika
Anda berbicara dengan nada yang agak lebih tinggi, maka sang bayi akan terdiam.
Bayi juga bisa mengenali mimik muka Anda, sehingga jika Anda menunjukkan
mimik muka yang sedih setiap saat, akan mempengaruhi kondisi emosionalnya.
Selain itu, dengan mengajak anak Anda bercanda, mengobrol, dan bermain, maka
secara tidak langsung akan membentuk karakternya.

Kemudian ajaklah bayi untuk melihat banyak benda benda bergerak dan berwarna

warni,

berupa

mainan

dengan

beragam

bentuk

dan

warna,

agar

bayi

mendapatkan banyak stimulasi untuk otaknya. Jangan lupa diperhatikan keamanan


dan kebersihan mainan tersebut agar tidak mudah tertelan oleh bayi, karena pada
usia 4 bulan, bayi sering memasukkan apapun yang dipegang ke dalam mulutnya.
Mainin dan beragam benda yang ada di sekitar bayi, mampu merangsang
perkembangan motoric bayi, tangan bayi akan berusaha menggenggam dan
mengangkat benda tersebut, walaupun masih sering terjatuh karena genggaman
bayi tersebut belum kuat.

Pada saat ini pula, bayi mulai belajar berguling dari posisi terlentang ke posisi
tengkurap. Kadang bayi dapat berguling dengan cepat dan sering didapatkan bayi
terjatuh dari tempat tidur. Maka, awasi bayi Anda saat mulai belajar berguling dan
letakkan di tempat yang aman agar tidak mudah terjatuh.

Selain itu, pada usia 4 bulan bayi mulai belajar mengangkat kepala 90 derajat, bayi
mulai belajar tengkurap dengan bertumpu pada tangannya, dan mempertahankan
posisi kepala tetap tegak dan stabil.

Saat paling menyenangkan pada bayi usia 4 bulan, adalah saat dimandikan. Ia
sangan senang mandi, karena Ia dapat berkecipak di dalam air dan membuat suara
dan cipratan air. Bisa jadi bayi akan menangis, saat Anda mengangkat dia dari
dalam air, karena belum puas bermain air.

Enzim enzim pada system pencernaan bayi usia 4 bulan juga mulai berjalan
secara sempurna. Sehingga makanan yang dikonsumsi, harus diperhatikan. WHO
merekomendasikan kepada para Ibu yang memiliki bayi yang usia sekitar 4 bulan
agar memberikan ASI daripada makanan padat. Dengan kata lain, ASI merupakan
makanan utama sampai bayi berusia 6 bulan. Jika Anda, menginginkan memberi

makanan

padat

pada

bayi

Anda,

alangkah

lebih

baik

jika

Anda

mengkonsultasikannya kepada dokter anak terlebih dahulu.

Sebagai

orangtua,

manfaatkanlah

setiap

momen

yang

ada

pada

fase

perkembangannya, agar di masa depan bayi tersebut memiliki karakter yang baik
dan memiliki fisik yang kuat.