Вы находитесь на странице: 1из 2

Mengenal Penyakit DEGENERATIF

Filed under: Info Sehat

Istilah penyakit degeneratif akhir-akhir ini menjadi pembicaraan hangat berbagai


kalangan dan bukan lagi menjadi konsumsi para dokter. Penyakit degeneratif biasa
disebut juga sebagai penyakit yang mengiringi proses penuaan. Pesatnya perkembangan
penyakit tersebut telah mendorong masyarakat luas untuk memahami dampak yang
ditimbulkannya. Menurut WHO, hingga akhir tahun 2005 saja penyakit degeneratif telah
menyebabkan kematian hampir 17 juta orang di seluruh dunia. Jumlah ini menempatkan
penyakit degeneratif menjadi penyakit pembunuh manusia terbesar.
Penyakit degeneratif adalah istilah medis untuk menjelaskan suatu penyakit yang muncul
akibat proses kemunduran fungsi sel tubuh dari keadaan normal menjadi lebih buruk.
Ada sekitar 50 penyakit degeneratif. Penyakit yang masuk dalam kelompok ini antara
lain diabetes melitus, stroke, jantung koroner, kardiovaskular, obesitas, dislipidemia dan
sebagainya.
Dari berbagai hasil penelitian modern diketahui bahwa munculnya penyakit degeneratif
mempunyai kaitan cukup kuat dengan bertambahnya proses penuaan usia seseorang.
Meskipun faktor keturunan juga berperan cukup besar.
Faktor gizi atau makanan memiliki peranan yang cukup besar untuk memicu terjadinya
penyakit degeneratif,terutama Jenis makanan yang mengandung lemak jenuh (saturated
fat), garam dan gula, serta bermacam-macam additive seperti monosodium glutamate
dan tartrazine dengan kadar yang tinggi. dengan munculnya tempat-tempat makan junk
food hampir di seluruh sudut kota yang menyediakan jasa pelayanan cepat saji dan
menawarkan jasa pesan antar secara otomatis merubah gaya hidup masyarakat ke
dalam kebiasaan makan makanan yang berlemak dan rendah serat .Junk food adalah
makanan tidak sehat karena memiliki nilai nutrisi rendah," Junk food hampir tidak
mengandung protein, vitamin serta serat yang sangat dibutuhkan tubuh dan memiliki
kadar kolesterol tinggi.
ImagePola makan makanan yang serba instan saat ini sangat digemari oleh sebagian
masyarakat perkotaan. Sebagai contoh, gorengan jenis makanan murah meriah dan
mudah didapat karena banyak dijual di pinggir jalan ini rasanya memang enak. Jajanan
seperti pisang goreng, tahu isi, ubi goreng, pisang coklat (piscok), bala-bala serta

banyak yang lain dengan rasanya yang gurih, renyah, dan berharga murah, membuat
orang menyukai makanan gorengan.
WHO Lebih lanjut menyatakan sebanyak satu miliar orang di seluruh dunia saat ini
menderita kegemukan, suatu keadaan yang bisa memicu berbagai penyakit degeneratif.
Jumlah ini diperkirakan naik menjadi 1,5 miliar pada tahun 2015.
Bermacam-macam pendekatan diajukan oleh berbagai kalangan. Dua di antaranya
adalah mengusulkan pengurangan penggunaan garam pada berbagai makanan olahan
yang diproduksi oleh perusahaan-perusahaan produsen makanan olahan serta
pengenaan pajak yang lebih tinggi terhadap produk rokok.
Salah satu penyakit degeneratif yang banyak menimpa adalah diabetes militus. Penyakit
ini merupakan penyakit degeneratif non infeksi yang bersifat menahun akibat tingginya
kadar glukosa dalam darah. Penyakit diabetes sangat berbahaya karena dapat
menyebabkan munculnya penyakit-penyakit lain yang lebih berbahaya seperti jantung,
ginjal dan kebutaan.
Dr. Joko Triharto -seorang dokter ahli penyakit dalam- dalam sebuah kesempatan
mengatakan bahwa diagnosis penyakit secara dini adalah cara terbaik untuk
menghindari penyakit diabetes melitus yang berkepanjangan.
Seperti juga para ahli lainnya, ia juga mengatakan ada tiga cara pencegahan penyakit
yang masuk kelompok degeneratif ini. Ketiga cara itu adalah melakukan pola makan
yang baik yaitu tidak makan makanan berlemak seperti junk food serta makanan
berkolesterol lainnya, melakukan olahraga teratur, serta tidak merokok.