You are on page 1of 22

III.2.

A BENTUK KEGIATAN
A. Posyandu Lansia
1.

Latar Belakang
Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13
tahun

1998

tentang

kesejahteraan

Lanjut

Usia,

yang

dimaksud dengan Lanjut Usia (lansia) adalah seseorang yang


telah

mencapai

usia

60

tahun

ke

atas.

Keberhasilan

pembangunan di berbagai bidang terutama bidang kesehatan


menyebabkan terjadinya peningkatan Usia Harapan Hidup
penduduk dunia termasuk Indonesia.
Ditinjau dari aspek kesehatan, kelompok lansia akan
mengalami penurunan derajat kesehatan baik secara alamian
maupn akibat penyakit. Oleh karena itu, sejalan dengan
semakin meningkatnya jumlah penduduk lansia maka sejak
sekarang kita harus mempersiapkan dan merencanakan
berbagai program kesehatan yang ditujukan bagi kelompok
lansia.
Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Lansia adalah suatu
wadah
(UKBM)

pelayanan
untuk

kesehatan

melayani

bersumber

penduduk

daya

lansia,

masyrakat

yang

proses

pembentukan dan pelaksanaannya dilakukan oleh masyrakat


bersama lembaya swadaya masyarakat (LSM), lintas sektor
pemerintah dan non-pemerintah, swasta, organisasi sosial dan
lain-lain, dengan menitiberatkan pelayanan kesehatan pada
upaya promotif dan preventif.
2.

Tujuan
a. Tujuan Umum
Meningkatnya

Usia

Harapan

Hidup

pada

lansia

melalui upaya promotif dan preventif


b. Tujuan Khusus
1) Mengupayakan agar para lansia menikmati masa tua
bahagia dan berguna.
2) Peningkatan kesejahteraan sosial bagi lansia.
3) Untuk mengetahui lebih awal penyakit yang diderita
(deteksi dini) atau ancaman masalah kesehatan yang
dihadapi lansia.
3.

Pihak Yang Dilibatkan dan Peranan


Pihak yang

dilibatan dalam

pelaksanaan Posyandu

lansia adalah masyarakat, kader kesehatan dan aparat


kampung.
4.

Sasaran
Semua lansia di kampung Kafyamke meliputi : pra lansia
(45 59 tahun), lansia (60 69 tahun) dan lansia risti (>70
tahun/60 tahun dengan masalah kesehatan)

5.

Rincian Kegiatan
Kegiatan pelayanan kesehatan di kelompok Usia Lanjut
meliputi pemeriksaan kesehatan fisik dan mental emosional.
Selain itu juga posyandu lansia juga memberikan layanan
sosial, agama, pendidikan, keterampilan, olah raga, seni
budaya, dan pelayanan lain yang dibutuhkan lansia dengan
tujuan

untuk

meningkatkan

kualitas

hidup

melalui

peningkatan kesehatan dan kesejahteraan.


6.

Metode Pelaksanaan
Pelaksanaan posyandu lansia menggunakan sistem 5
tahapan (5 meja) sebagai berikut:
a. Tahap pertama: pendaftaran anggota Kelompok Usia Lanjut
sebelum pelaksanaan pelayanan.

b. Tahap

kedua:

pencatatan

kegiatan

sehari-hari

yang

dilakukan usila, serta penimbangan berat badan dan


pengukuran tinggi badan.
c. Tahap ketiga: pengukuran tekanan darah, pemeriksaan
kesehatan, dan pemeriksaan status mental
d. Tahap keempat: pemeriksaan air seni dan kadar darah
(laboratorium sederhana)
e. Tahap kelima: pemberian penyuluhan dan konseling
7.

Capaian

Indikator

Keberhasilan

dan

Rencana

Tindak

Lanjut
a. Outcome

Seluruh lansia mendapatkan pelayanan kesehatan dan


Usia Harapan Hidup meningkat.

b. Strategi

c. Indikator

Pencapaian

Keberhasilan

d. Pencapaian Kuartal I

Terlaksana satu kampung sebagai pelaksana posyandu


lansia di puskesmas ulilin pada bulan April 2016.

e. Rencana Tindak Lanjut

Pelaksanaan
berjalan

posyandu
secara

lansia

diharapkan

berkesinambungan

dapat

sehingga

meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Ulilin.

Pelaksanaan

posyandu

lansia

dapat

dilaksanakan

seluruh kampung distrik ulilin.


8.

Evaluasi dan Rekomendasi


No
1.

Evaluasi

Rekomendasi

9.

Dokumentasi

A. Memperingati Malaria Sedunia (25 April 2016)


1. Latar Belakang

2. Tujuan
Tujuan

memperingati

memberikan

hari

informasi

Malaria

kepada

Sedunia

masyarakat

adalah
melalui

penyuluhan tentang pengendalian malaria.


3. Pihak Yang Dilibatkan dan Peranan
Pihak yang terlibat dalam penyuluhan tentang pengendalian
malaria adalah petugas kesehatan puskesmas dan aparat
kampung.
4. Sasaran
Sasaran kegiatan penyuluhan tentang pengendalian malaria
adalah seluruh masyarakat.
5. Rincian Kegiatan
Sebelum dilaksanakan kegiatan memperingati hari malaria
terlebih dahulu dilakukan advokasi dan pemberitahuan
kepada kampung tentang pelaksanaan kegiatan tersebut dan
di rangkaikan dengan Pusling.
6. Metode Pelaksanaan
Metode pelaksanaan Memperingati Hari Malaria Sedunia adalah
dengan mengadakan penyuluhan, pemutaran film dokumenter,
dan di follow dengan dengan kerja bakti untuk membersihkan
lingkungan di kampung serta pemberatasan sarang nyamuk.
7. Capaian Indikator Keberhasilan dan Rencana Tindak
Lanjut
a. Outcome
Memberikan informasi kepada masyarakat tentang
pengendalian malaria

Indonesia bebas malaria.

b. Strategi Pencapaian
Melakukan penyuluhan

dan

pemberatasan sarang nyamuk.


c. Indikator Keberhasilan

kerja

bakti

serta

Semua masyarakat berpartisiapsi aktif dalam mengikuti


kegiatan penyuluhan dan kerja bakti serta pemberantasan
sarang nyamuk.
d. Pencapaian Kuartal I
Penyuluhan tentang pengendalian malaria merupakan
upaya memperingati hari malaria sedunia dirangkaian
dengan kerja bakti serta pemberatasan sarang telah
dilaksanakan pada tanggal 26 April 2016.
e. Rencana Tindak Lanjut
Pelaksanaan Memperingari hari Malaria Sedunia dapat
dilaksanakan setiap Tahun tetapi penyuluhan dengan
Malaria dan menjaga kebersihan lingkungan dapat
dilakukan setiap bulan.
8. Evaluasi dan Rekomendasi
No
Evaluasi

9. Dokumentasi

Rekomendasi

B. Penyegaran Kader Posyandu


1. Latar Belakang

2. Tujuan
Penyegaran

kader

meningkatkan

posyandu

pengetahuan

dilakukan
kader

bertujuan

posyandu

untuk
tentang

pemantauan tumbuh kembang balita, pelayanan kesehatan


ibu dan anak seperti imunisasi untuk mencegah penyakit,
penanggulangan
konseling

serta

diare,

pelayanan

melaksanakan

KB,

penyuluhan

dan

proses

pencatatan

dan

pelaporan posyandu.
3. Pihak Yang Dilibatkan dan Peranan
Kepala kampung, kader posyandu dan petugas pustu.
4. Sasaran
Sasaran kegiatan penyegaran Kader Posyandu adalah seluruh
kader posyandu.
5. Rincian Kegiatan

6. Metode Pelaksanaan
7. Capaian Indikator Keberhasilan dan Rencana Tindak
Lanjut
a. Outcome
Memberikan informasi dan motivasi pasien TB agar
berobat secara teratur dan tuntas.
b. Strategi Pencapaian
Dilakukan pertemuan dengan kader posyandu
c. Indikator

Keberhasilan

d. Pencapaian Kuartal I
Penyegaran kader posyandu dilakukan secara rutin
setiap sesudah posyandu atau di waktu lain sebelum
posyandu dilaksanakan.


e. Rencana Tindak Lanjut
Pelaksanaan Penyegaran kader posyandu .
8. Evaluasi dan Rekomendasi
No
Evaluasi

9. Dokumentasi

Rekomendasi

C. Pembentukan Kader Kesehatan Remaja


1. Latar Belakang
Kelompok remaja, yaitu penduduk dalam rentang usia 10
- 19 tahun, di Indonesia memiliki proporsi kurang lebih 1/5
dari jumlah remaja diperkirakan 1,2 miliar atau sekitar 1/5
dari jumlah penduduk dunia (WHO, 2003)
Masa remaja merupakan periode terjadinya pertumbuhan
dan perkembangan pesat baik fisik, psikologis maupun
intelektual. Pola karakteristik pesatnya tumbuh kembang ini
menyebabkan remaja dimanapun ia menetap, mempunyai sifat
khas yang sama yaitu mempunyai rasa keingintahuan yang
besar, menyukai petualangan dan tantangan serta cenderung
berani menanggung risiko atas perbuatannya tanpa didahului
oleh pertimbangan yang matang. Sifat tersebut dihadapkan
pada ketersediaan sarana di sekitarnya yang dapat memenuhi
keingintahuan tersebut. Keadaan ini sering kali mendatangkan
konflik batin dalam dirinya. Apabila keputusan yang diambil
dalam menghadapi konflik tidak tepat, mereka akan jatuh
kedalam perilaku berisiko dan mungkin harus menanggung
akibat lanjutnya dalam bentuk berbagai masalah kesehatan
fisik dan psikososial, yang bahkan mungkin harus ditanggung
seumur hidupnya.
2. Tujuan
Secara umum penyuluhan dan edukasi pasien TB adalah untuk
memberikan informasi tentang penyakit Tuberkulosis (TB) kepada
pasien TB, PMO dan masyarakat.

3. Pihak Yang Dilibatkan dan Peranan


Pihak yang terlibat dalam pembentukan kader kesehatan
remaja adalah kepala sekolah dan guru.
4. Sasaran
Sasaran pembetukan kader kesehatan remaja adalah siswasiswi SMP Neg II Muting yang berjumlah 20 orang kelas 7 dan
8.
5. Rincian Kegiatan
6. Metode Pelaksanaan

Metode pembentukan kader kesehatan remaja adalah :


7. Capaian Indikator Keberhasilan dan Rencana Tindak
Lanjut
f. Outcome
Siswa-siswi aktif dalam kegiatan .

Memberikan

informasi

kepada

PMO

untuk selalu

melakukan pengawasan menelan obat.


g. Strategi Pencapaian

h. Indikator

Keberhasilan

i. Pencapaian Kuartal I
Penyuluhan dan Edukasi pasien TB telah dilaksanakan
pada 24 Maret 2016.

Pelaksanaan

Penyuluhan

dan

Edukasi

pasien

TB

dilaksanakan sekaligus memperingati hari TB sedunia.


j. Rencana Tindak Lanjut

8. Evaluasi dan Rekomendasi


No
Evaluasi

9. Dokumentasi

Rekomendasi

D. MMD/K (Musyawarah Masyrakat Desa/Kampung)


1. Latar Belakang

2. Tujuan
Secara umum penyuluhan dan edukasi pasien TB adalah
untuk memberikan informasi tentang penyakit Tuberkulosis
(TB) kepada pasien TB, PMO dan masyarakat.
3. Pihak Yang Dilibatkan dan Peranan
Pihak yang terlibat Musyawarah Masyarakat Kampung adalah
semua masyrakat, kepala RT/RW, aparat kampung, kepala
kampung, ketua Bamuskam, kader kesehatan dan petugas
pustu.
4. Sasaran
Seluruh masyarakat.
5. Rincian Kegiatan
Sebelum kegiatan penyuluhan dan edukasi pasien TB

6. Metode Pelaksanaan
Musyawarah Masyarakat Kampung dilaksanakan
7. Capaian Indikator Keberhasilan dan Rencana Tindak
Lanjut
k. Outcome
Memberikan informasi dan motivasi pasien TB agar
berobat secara teratur dan tuntas.

Memberikan

informasi

kepada

PMO

untuk selalu

melakukan pengawasan menelan obat.


l. Strategi Pencapaian
Menurunkan prevalensi Tuberkulosis (TB) menjadi 245
per 100.000 penduduk pada tahun 2019
m. Indikator Keberhasilan
Semua pasien TB berpartisipasi dalam mengikuti kegiatan
penyuluhan dan edukasi pasien TB, keluarga pasien TB
dan masyarakat juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan

tersebut.
n. Pencapaian Kuartal I
Penyuluhan dan Edukasi pasien TB telah dilaksanakan
pada 24 Maret 2016.

Pelaksanaan

Penyuluhan

dan

Edukasi

pasien

TB

dilaksanakan sekaligus memperingati hari TB sedunia.


o. Rencana Tindak Lanjut
Pelaksanaan Penyuluhan dan Edukasi pasien TB agar
dilaksanakan setiap tahun dan terkait edukasi pasien TB
dapat dilakukan setiap bulan dengan melakukan
kunjungan rumah pasien TB dan memberikan informasiinformasi tentang dengan penyakit TB.
8. Evaluasi dan Rekomendasi
No
Evaluasi

9. Dokumentasi

Rekomendasi

E. Survey Mawas Diri (SMD)


1. Latar Belakang

2. Tujuan
a. Tujuan Umum
Secara umum penyuluhan dan edukasi pasien TB adalah
untuk

memberikan

Tuberkulosis

(TB)

informasi

kepada

pasien

tentang
TB,

penyakit
PMO

dan

masyarakat.
b. Tujuan Khusus
1) Meningkatkan pengetahuan pasien TB, PMO dan
masyarakat tentang penyakit Tuberkulosis (TB).
3. Pihak Yang Dilibatkan dan Peranan
Pihak yang terlibat dalam penyuluhan dan edukasi pasien TB
adalah petugas kesehatan puskesmas induk dan petugas
puskesmas pembantu.
4. Sasaran
Sasaran kegiatan penyuluhan dan edukasi pasien TB adalah
pasien TB, keluarga pasien TB dan pasien TB yang sudah
selesai masa pengobatan dan dinyatakan sembuh.
5. Rincian Kegiatan
Sebelum kegiatan penyuluhan dan edukasi pasien TB

6. Metode Pelaksanaan
Metode pelaksanaan penyuluhan dan edukasi pasien TB adalah :
penjelasan tentang penyuluhan dan edukasi pasien TB,
perkenalan peserta, pemberian materi, tanya jawab,
testimoning penderita TB yang sudah sembuh, pemutaran film
dokumenter, evaluasi dan kesimpulan.
7. Capaian Indikator Keberhasilan dan Rencana Tindak
Lanjut
p. Outcome

Memberikan informasi dan motivasi pasien TB agar


berobat secara teratur dan tuntas.

Memberikan

informasi

kepada

PMO

untuk selalu

melakukan pengawasan menelan obat.


q. Strategi Pencapaian
Menurunkan prevalensi Tuberkulosis (TB) menjadi 245
per 100.000 penduduk pada tahun 2019
r. Indikator Keberhasilan
Semua pasien TB berpartisipasi dalam mengikuti kegiatan
penyuluhan dan edukasi pasien TB, keluarga pasien TB
dan masyarakat juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan
tersebut.
s. Pencapaian Kuartal I
Penyuluhan dan Edukasi pasien TB telah dilaksanakan
pada 24 Maret 2016.

Pelaksanaan

Penyuluhan

dan

Edukasi

pasien

TB

dilaksanakan sekaligus memperingati hari TB sedunia.


t. Rencana Tindak Lanjut
Pelaksanaan Penyuluhan dan Edukasi pasien TB agar
dilaksanakan setiap tahun dan terkait edukasi pasien TB
dapat dilakukan setiap bulan dengan melakukan
kunjungan rumah pasien TB dan memberikan informasiinformasi tentang dengan penyakit TB.
8. Evaluasi dan Rekomendasi
No
Evaluasi

9. Dokumentasi

Rekomendasi

F. Penyuluhan dan Edukasi pasien TB


10.

11.

Latar Belakang

Tujuan
c. Tujuan Umum
Secara umum penyuluhan dan edukasi pasien TB adalah
untuk

memberikan

Tuberkulosis

(TB)

informasi

kepada

pasien

tentang
TB,

penyakit
PMO

dan

masyarakat.
d. Tujuan Khusus
2) Meningkatkan pengetahuan pasien TB, PMO dan
masyarakat tentang penyakit Tuberkulosis (TB).
12.
Pihak Yang Dilibatkan dan Peranan
Pihak yang terlibat dalam penyuluhan dan edukasi pasien TB
adalah petugas kesehatan puskesmas induk dan petugas
puskesmas pembantu.
13.
Sasaran
Sasaran kegiatan penyuluhan dan edukasi pasien TB adalah
pasien TB, keluarga pasien TB dan pasien TB yang sudah
selesai masa pengobatan dan dinyatakan sembuh.
14.

Rincian Kegiatan

Sebelum kegiatan penyuluhan dan edukasi pasien TB

15.
Metode Pelaksanaan
Metode pelaksanaan penyuluhan dan edukasi pasien TB adalah :
penjelasan tentang penyuluhan dan edukasi pasien TB,
perkenalan peserta, pemberian materi, tanya jawab,
testimoning penderita TB yang sudah sembuh, pemutaran film
dokumenter, evaluasi dan kesimpulan.
16.
Capaian Indikator Keberhasilan dan Rencana Tindak
Lanjut
u. Outcome

Memberikan informasi dan motivasi pasien TB agar


berobat secara teratur dan tuntas.

Memberikan

informasi

kepada

PMO

untuk selalu

melakukan pengawasan menelan obat.


v. Strategi Pencapaian
Menurunkan prevalensi Tuberkulosis (TB) menjadi 245
per 100.000 penduduk pada tahun 2019
w. Indikator Keberhasilan
Semua pasien TB berpartisipasi dalam mengikuti kegiatan
penyuluhan dan edukasi pasien TB, keluarga pasien TB
dan masyarakat juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan
tersebut.
x. Pencapaian Kuartal I
Penyuluhan dan Edukasi pasien TB telah dilaksanakan
pada 24 Maret 2016.

Pelaksanaan

Penyuluhan

dan

Edukasi

pasien

TB

dilaksanakan sekaligus memperingati hari TB sedunia.


y. Rencana Tindak Lanjut
Pelaksanaan Penyuluhan dan Edukasi pasien TB agar
dilaksanakan setiap tahun dan terkait edukasi pasien TB
dapat dilakukan setiap bulan dengan melakukan
kunjungan rumah pasien TB dan memberikan informasiinformasi tentang dengan penyakit TB.
17.
No

18.

Evaluasi dan Rekomendasi


Evaluasi

Dokumentasi

Rekomendasi

G. Penyuluhan dan Edukasi pasien TB


19.

20.

Latar Belakang

Tujuan
e. Tujuan Umum
Secara umum penyuluhan dan edukasi pasien TB adalah
untuk

memberikan

Tuberkulosis

(TB)

informasi

kepada

pasien

tentang
TB,

penyakit
PMO

dan

masyarakat.
f. Tujuan Khusus
3) Meningkatkan pengetahuan pasien TB, PMO dan
masyarakat tentang penyakit Tuberkulosis (TB).
21.
Pihak Yang Dilibatkan dan Peranan
Pihak yang terlibat dalam penyuluhan dan edukasi pasien TB
adalah petugas kesehatan puskesmas induk dan petugas
puskesmas pembantu.
22.
Sasaran
Sasaran kegiatan penyuluhan dan edukasi pasien TB adalah
pasien TB, keluarga pasien TB dan pasien TB yang sudah
selesai masa pengobatan dan dinyatakan sembuh.
23.

Rincian Kegiatan

Sebelum kegiatan penyuluhan dan edukasi pasien TB

24.
Metode Pelaksanaan
Metode pelaksanaan penyuluhan dan edukasi pasien TB adalah :
penjelasan tentang penyuluhan dan edukasi pasien TB,
perkenalan peserta, pemberian materi, tanya jawab,
testimoning penderita TB yang sudah sembuh, pemutaran film
dokumenter, evaluasi dan kesimpulan.
25.
Capaian Indikator Keberhasilan dan Rencana Tindak
Lanjut
z. Outcome

Memberikan informasi dan motivasi pasien TB agar


berobat secara teratur dan tuntas.

Memberikan

informasi

kepada

PMO

untuk selalu

melakukan pengawasan menelan obat.


aa.Strategi Pencapaian
Menurunkan prevalensi Tuberkulosis (TB) menjadi 245
per 100.000 penduduk pada tahun 2019
ab.
Indikator Keberhasilan
Semua pasien TB berpartisipasi dalam mengikuti kegiatan
penyuluhan dan edukasi pasien TB, keluarga pasien TB
dan masyarakat juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan
tersebut.
ac.Pencapaian Kuartal I
Penyuluhan dan Edukasi pasien TB telah dilaksanakan
pada 24 Maret 2016.

Pelaksanaan

Penyuluhan

dan

Edukasi

pasien

TB

dilaksanakan sekaligus memperingati hari TB sedunia.


ad.
Rencana Tindak Lanjut
Pelaksanaan Penyuluhan dan Edukasi pasien TB agar
dilaksanakan setiap tahun dan terkait edukasi pasien TB
dapat dilakukan setiap bulan dengan melakukan
kunjungan rumah pasien TB dan memberikan informasiinformasi tentang dengan penyakit TB.
26.
No

27.

Evaluasi dan Rekomendasi


Evaluasi

Dokumentasi

Rekomendasi

H. Penyuluhan dan Edukasi pasien TB


28.

29.

Latar Belakang

Tujuan
g. Tujuan Umum
Secara umum penyuluhan dan edukasi pasien TB adalah
untuk

memberikan

Tuberkulosis

(TB)

informasi

kepada

pasien

tentang
TB,

penyakit
PMO

dan

masyarakat.
h. Tujuan Khusus
4) Meningkatkan pengetahuan pasien TB, PMO dan
masyarakat tentang penyakit Tuberkulosis (TB).
30.
Pihak Yang Dilibatkan dan Peranan
Pihak yang terlibat dalam penyuluhan dan edukasi pasien TB
adalah petugas kesehatan puskesmas induk dan petugas
puskesmas pembantu.
31.
Sasaran
Sasaran kegiatan penyuluhan dan edukasi pasien TB adalah
pasien TB, keluarga pasien TB dan pasien TB yang sudah
selesai masa pengobatan dan dinyatakan sembuh.
32.

Rincian Kegiatan

Sebelum kegiatan penyuluhan dan edukasi pasien TB

33.
Metode Pelaksanaan
Metode pelaksanaan penyuluhan dan edukasi pasien TB adalah :
penjelasan tentang penyuluhan dan edukasi pasien TB,
perkenalan peserta, pemberian materi, tanya jawab,
testimoning penderita TB yang sudah sembuh, pemutaran film
dokumenter, evaluasi dan kesimpulan.
34.
Capaian Indikator Keberhasilan dan Rencana Tindak
Lanjut
ae.Outcome

Memberikan informasi dan motivasi pasien TB agar


berobat secara teratur dan tuntas.

Memberikan

informasi

kepada

PMO

untuk selalu

melakukan pengawasan menelan obat.


af. Strategi Pencapaian
Menurunkan prevalensi Tuberkulosis (TB) menjadi 245
per 100.000 penduduk pada tahun 2019
ag.Indikator Keberhasilan
Semua pasien TB berpartisipasi dalam mengikuti kegiatan
penyuluhan dan edukasi pasien TB, keluarga pasien TB
dan masyarakat juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan
tersebut.
ah.
Pencapaian Kuartal I
Penyuluhan dan Edukasi pasien TB telah dilaksanakan
pada 24 Maret 2016.

Pelaksanaan

Penyuluhan

dan

Edukasi

pasien

TB

dilaksanakan sekaligus memperingati hari TB sedunia.


ai. Rencana Tindak Lanjut
Pelaksanaan Penyuluhan dan Edukasi pasien TB agar
dilaksanakan setiap tahun dan terkait edukasi pasien TB
dapat dilakukan setiap bulan dengan melakukan
kunjungan rumah pasien TB dan memberikan informasiinformasi tentang dengan penyakit TB.
35.
No

36.

Evaluasi dan Rekomendasi


Evaluasi

Dokumentasi

Rekomendasi

I. Penyuluhan dan Edukasi pasien TB


37.

38.

Latar Belakang

Tujuan
i. Tujuan Umum
Secara umum penyuluhan dan edukasi pasien TB adalah
untuk

memberikan

Tuberkulosis

(TB)

informasi

kepada

pasien

tentang
TB,

penyakit
PMO

dan

masyarakat.
j. Tujuan Khusus
5) Meningkatkan pengetahuan pasien TB, PMO dan
masyarakat tentang penyakit Tuberkulosis (TB).
39.
Pihak Yang Dilibatkan dan Peranan
Pihak yang terlibat dalam penyuluhan dan edukasi pasien TB
adalah petugas kesehatan puskesmas induk dan petugas
puskesmas pembantu.
40.
Sasaran
Sasaran kegiatan penyuluhan dan edukasi pasien TB adalah
pasien TB, keluarga pasien TB dan pasien TB yang sudah
selesai masa pengobatan dan dinyatakan sembuh.
41.

Rincian Kegiatan

Sebelum kegiatan penyuluhan dan edukasi pasien TB

42.
Metode Pelaksanaan
Metode pelaksanaan penyuluhan dan edukasi pasien TB adalah :
penjelasan tentang penyuluhan dan edukasi pasien TB,
perkenalan peserta, pemberian materi, tanya jawab,
testimoning penderita TB yang sudah sembuh, pemutaran film
dokumenter, evaluasi dan kesimpulan.
43.
Capaian Indikator Keberhasilan dan Rencana Tindak
Lanjut
aj. Outcome

Memberikan informasi dan motivasi pasien TB agar


berobat secara teratur dan tuntas.

Memberikan

melakukan pengawasan menelan obat.


Strategi Pencapaian
Menurunkan prevalensi Tuberkulosis (TB) menjadi 245

ak.

informasi

kepada

PMO

untuk selalu

per 100.000 penduduk pada tahun 2019


al. Indikator Keberhasilan
Semua pasien TB berpartisipasi dalam mengikuti kegiatan
penyuluhan dan edukasi pasien TB, keluarga pasien TB
dan masyarakat juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan
tersebut.
am.
Pencapaian Kuartal I
Penyuluhan dan Edukasi pasien TB telah dilaksanakan
pada 24 Maret 2016.

Pelaksanaan

Penyuluhan

dan

Edukasi

pasien

TB

dilaksanakan sekaligus memperingati hari TB sedunia.


an.
Rencana Tindak Lanjut
Pelaksanaan Penyuluhan dan Edukasi pasien TB agar
dilaksanakan setiap tahun dan terkait edukasi pasien TB
dapat dilakukan setiap bulan dengan melakukan
kunjungan rumah pasien TB dan memberikan informasiinformasi tentang dengan penyakit TB.
44.
No

45.

Evaluasi dan Rekomendasi


Evaluasi

Dokumentasi

Rekomendasi