You are on page 1of 34

ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART)

LEMBAGA KEMAHASISWAAN
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
(STMIK) ICHSAN GORONTALO
MUKADIMAH
Bahwa pengetahuan merupakan tatanan nilai universal dan paripurna. Untuk itu
setiap kegiatan akademik mutlak memiliki Khasanah Intelektual berdasarkan norma dan
etika keilmuan sebagai cermin kecerdasan diri menuju kematangan jiwa yang dilandasi
dengan kekuatan moral spritual.
Perguruan tinggi adalah tempat berkumpulnya kaum Intelektual yang mengkaji
dan mengelaborasi berbagai Problem kehidupan masyarakat, maka perguruan tinggi
merupakan lembaga pendidikan yang dapat melakukan sebuah pencerahan dan
penyadaran berdasarkan tradisi keilmuan yang ada.
Mahasiswa

sebagai

Intektual

muda

memiliki

kesdaran

diri

untuk

mengejawatahkan peranan sosial yang bersumber dari nialai-nilai kebenaran, keadilan


dan kejujuran.
Kesatuan Integral antara pengetahuan dan perguruan tinggi sebagai wadah
pembinaan dan pengembagan khsanah keilmuan serta kemampuan mahasiswa dalam
melakukan peran-peran sosialnya tidak terpisahkan antara satu dengan yang lain.
Oleh karena itu, maka

pola pembinaan dan pengembanagan kemahsiswaan

dilembagakan dalam sebuah wadah dengan pedoman-pedoman dan aturan-aturan yang


mengacu kearah mengaktualisasikan seluruh potensi mahasiswa.

BAB I
NAMA, WAKTU, TEMPAT, DAN KEDUDUKAN
Pasal 1
Nama
1. organisasi (Lembaga Kemahasiswaan STMIK Ichsan Gorontalo) teerdiri dari
Legislatif dan Eksekutif.
2. Lembaga Legislatif diberi nama Majelis Perwakilan Mahasiswa STMIK Ichsan
Gorontalo yang disingkat MAPERWA STMIK Ichsan Gorontalo.
3. Lembaga Eksukutif diberi nama Badan Eksekutif Mahasisiswa STMIK Ichsan
Gorontalo.
4. Unit kegiatan pada lembaga kemahasiswaaan bernama UKM.
5. Ditingkat jurusan lembaga kemahasiswaan bernama Himpunan Mahasiswa
Jurusan disingkat HIMAJU.
6. DItingkat Program studi lembaga kemahasiswaan bernama Kelompok Kajian
Mahasiswa ProgramStudi disingkat LKKMPS.
Pasal 2
Waktu
Lembaga tersebut didirikan di STMIK Ichsan Gorontalo untuk jangka yang tidak tentu.
Pasal 3
Tempat
Lembaga tersebut berkedudukan diSTMIK Ichsan Gorontalo.
Pasal 4
Kedudukan
Lembaga tersebut brkedudukan ditingkat perguruan tinggi yang merupakan kelengkapan
Non Struktur STMIK Ichsan Gorontalo.

BAB II
ASAS, TUJUAN, DAN SIFAT
PASAL 5
AZAS
Lembaga Tersebut Berdasarkan AZAS PANCASILA DAN KEBENARAN ILMIAH
Pasal 6
Tujuan
Tujuan lembaga kemahasiswaan STMIK Ichsan Gororntalo dalah terbinanya kesadaran
intelektual dan spritual Mahasiswa yang turut bertanggung jawab atas terwujudnya statu
tatanan masyarakat kampus yang ilmiah dengan menjunjung tinggi Norma dan Nilai-nilai
moroalitas Agama dan Pancasila.
Pasal 7
Sifat
Lembaga kemahasiswaan STMIK Ichsan Gorontalo dala bersifat Independen dalam
melaksanakan tugas, fungsi, wewenang dan tanggung jawab.
BAB III
KEANGGOTAAN DAN KEPENGURUSAN
PASAL 8
Keanggotaan
Keanggotaan pada lembaga kemahasiswaan STMIK Ichsan Gorontalo adalah mahasiswa
STMIK Ichsan Gorontalo yang sah dan terdaftar.
Pasal 9
Kepengurusan
Majelis Perwakilan Mahasiswa (MAPERWA)
1.

Kepengurusan MAPERWA adalah merupakan perwakilan dari jurusan yang ada


di STMIK Ichsan Gorontalo.

2.

kepengurusan MAPERWA terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Ketua Komisi,


Sekretaris dan anggota Komisi Serta Fraksi-fraksi.

3.

Masa Kepengurusan MAPERWA selama 1 (satu) Tahun masa periode


kepengurusan dan ketua tidak dapat di pilih kembali.
BAB IV
TUGAS, FUNGSI, WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB
Pasal 10

Majelis perwakilan mahasiswa (MAPERWA)


a. Mengawasi pelaksanaan AD/ART, JUKLAK, GBPK, rekomendasi dan kebijakan
organisasi.
b. Mendengar dan mengefaluasidan mengesahkan laporan pertanggung jawaban
BEM setiap triwulan.
c. Mendengar, mengefaluasi dan mengesahkan laporan pertanggung jawaban BEM
STMMIK Ichsan Gorontalo pada akhir kepengurusan.
MAPERWA mempunyai wewenang :
a. Bertindak memberikan teguran dan mengambil keputusan tentang kepengurusan
BEM apabila melakukkan pelanggaran AD/ART, JUKLAK, GBPK, rekomendasi
dan kebijakan lembaga serta aturan organisasi lainnya.
b. Memberikan saran dan usulan, pendapat kepada BEM dalam pengambilan sikap
kelembagaan.
c. Menolak kebijakan BEM yang melanggar AD/ART organisasi kemahasiswaan.
d. Meminta penjelasan kepada BEM apabila ada hal yang dianggap tidak sesuai
dengan roda kepengurusan.
MAPERWA bertanggung jawab secara moral kepada mahasiswa dan lembaga yang
mengutusnya dan selanjutnya menyampaikan laporan kepengurusan secara tertulis
dihadapan Musyawarah Mahasiswa (MUSWA).

Pasal 11
BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA (BEM)
BEM mempunyai tugas :
a. Melaksanakan ketetapan MAPERWA STMIK Ichsan Gorontalo.
b. Menjunjunng tinnggi AD/ART lembaga kemahasiswaan STMIK Ichsan
Gorontalo.
c. Melaporkan rencana kerja organisasinya kepada MAPERWA STMIK Ichsan
Gorontalo.
d. Memberikan pertanggung jawaban secara periodik kepada MAPERWA STMIK
Ichsan Gorontalo.
e. Mewakili Mahasiswa STMIK Ichsan Gorontalo ditingkat Perguruan Tinggi.
f. Menjabarkan dan melaksanakan GBPK dalam bentuk program kerja dan amanah
MUBES lainnya.
BEM mempunyai fungsi :
a. Menampung, mengefaluasi dan mennyalurkan aspirasi mahasiswa STMIK Ichsan
Gorontalo atas persetujuan MAPERWA.
b. Memberikan saran dan usul kepada pimpinan Perguruan Tinggi dan pihak lain
sepanjang tidak bertentangan dengan AD/ART dan JUKLAK organisasi.
BEM mempunyai wewenang membuat keputusan dan kebijakan organisasi yang
berhubungan GBPK dan amanah MUSWA lainnya.
BEM bertanggung jawabkepada MAPERWA dan selanjutnya menyampaikan laporan
tertulis dihadapan MUSWARAH.
Pasal 12
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)
1. Pengurus BEM merupakan utusan dari Jurusan.
1. Kepengurusan BEM terdiri dari ketua umum, Sekretaris Jenderal, Bendahara
Umum, Ketua-Ketua Bidang serta anggota.
2. Masa kepengurusan BEM selama 1 (satu) tahun masa kepengurusan dan ketua
umum tidak dapat dipilih kembali.
BAB V

KEANGGOTAAN DAN KEPENGURUSAN UKM/UKK


Pasal 13
Pengertian
UKM/UKK merupakan organisasi kemahasiswaan yanng menghimpun mahasiswa dalam
suatu kegiatan untuk menyalurkan bakat, minat serta kreasi atau hobi.
Pasal 14
Keanggotaan
1. Keanggotaan UKM adalah mahasiswa yang terdaftar sebagai mahasiswa STMIK
Ichsan Gorontalo.
2. Kepengurusan UKM/UKK terdiri dari Ketua Umum, sekretaris umum, bendahara
umum, ketua-ketua bidang, sekretaris bidang, dan ditambah anggota sesuai
dengan kebutuhan.
3. Untuk UKK MENWA disesuakan dengan unitnya melalui koordinasi lembaga.
Pasal 15
Kepengurusan
1.

Kepengurusan UKM/UKK adalah mahasiswa STMIK Ichsan Gorontalo


yang terdaftar dan sah.

2. Kepengurusan UKM/UKK terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara, Ketua


bidang, sekretaris bidang dan anggota.
3. Untuk menentukan masinng-masing bidang disesuaikan kebutuhan.
BAB VI
K E UAN G AN
Keuangan organisasi kemahasiswaan diperoleh dari:
1. Angaran dana kemahasiswaan.
2. Iuran kemahasiswaan.
3. Sumbangan-sumbangan lain yang tidak mengikat.
4. Usaha yang halal dan sah dan tidak bertentaangan dengan AD/ART lembaga
kemahasiswaan STMIK Ichsan Gorontalo.

BAB VII
PERUBAHAN ANGGARAN DASAR (AD)
Pasal 17
1. Perubahan anggaran dasar (AD) hanya dapat dilakukan oleh MAPERWA melalui
sidang MAPERWA dan dihadiri oleh sekurang-kurangnya 2/3 anggota
MAPERWA.
2. Hal-hal yang mendesak akan diatur pada aturan-aturan lainnya.
BAB VIII
PERUBAHAN ORGANISASI
Pasal 18
Perubahan organisasi hanya dapat dilajujan dalam dan atau melalui musyawarah
mahasiswa (MUSWA).
BAB IX
ATURA TAMBAHAN
Pasal 19
Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar (AD) dijabarkan dalam Anggaran
Rumah Tangga (ART).
BAB X
PENUTUP
Pasal 20
Anggaran Dasar ini berlaku setelah disahkan melalui Sidang Istimewa MAPERWA
STMIK Ichsan Gorontalo.
Dengan demikian Anggaran Dasar Rumah Tangga Lembaga Kemahasiswaan STMIK
Ichsan Gorontalo maka anggaran dasar inidinyatakan berlaku untuk seterusnya demi
jalannya organisasi.

ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART)


LEMBAGA KEMAHASISWAAN
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
STMIK ICHSAN GORONTALO
BAB 1
KEANGGOTAAN DAN KEPENGURUSAN MAPERWA
(STMIK) ICHSAN GORONTALO
Pasal I
Keanggotaan
1. Keanggotaan MAPERWA adalah perwakilan dari tiap-tiap jurusan yang dihitung
sesuai deengan kursi yang ada dilegislatif.
2. Jumlahkusi yang ada di MAPERWA sebanyak 30 kursi
3. Pemilihan anggota MAPERWA dilakukan sesuai denngan mekanisme yang diatur
jurusan dengan penyelenggaran oleh p[anitia dan jurusan.
4. Anggota MAPERWA adalah tidak sedanng menjabat dan atau mengurus pada
organisasi lembaga kemahasiswaan STMIK Ichsan Gorontalo .
5. Syarat-Syarat Calon anggota MAPERWA STMIK Ichsan Gorontalo :

Warga negara Indonesia.

Mahasiswa yang sah dan sebagai mahasiswa STMIK Ichsan Gorontalo.

Terpilih melalui mekanisme yang sudah ditetapkan.


Pasal 2
Pergantian Antar Waktu (PAW)

1. Proses perganntian antar waktu (PAW) dilakkukan apabila anggota MAPERWA


kehilangan hak kepengurusan.
2. Proses Pergantian Antar Waktu anggota MAPERWA dipilih melalui mekanisme yang
ditentukan oleh jurusan.

Pasal 3
Kepengurusan Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MAPERWA)
1. Ketua MAPERWA terdiri dari :
2. Ketua Umum, Wakil Ketua, Ketua Komisi, Sek Komisai, dan Anggota
3. Komisi-Komisi terdiri dari:
a. Komisi A membidangi AD/ART dan JUKLAK / GBPO
b. Komisi B membidangi Rekomendasi / Anggaran.
c. Komisi C membidangi kebijakan lembaga dan organisasi / kpl.
d. Komisi D membidangi anggaran kemahasiswaan.
Pasal 4
Ketua MAPERWA
1. Ketua MAPERWA STMIK Ichsan Gorontalo dapat mengangkat Sekretaris
MAPERWA (SEKWA) dan membentuk staf sekretariat dan staf bendahara.
SEKWA, Staf Sekretariat dan Staf Bendahara diambil dari mahasiswa dan atau
bukan pengurus pada organisasi kemahasisswaan STMIK Ichsan Gorontalo.
SEKWA, Stef Sekretariat dan Staf Bendahara tidak mempunyai hak suara dalam
sidang MAPERWA STMIK Ichsan Gorontalo.
Sekretariat MAPERWA dalam setiap kegiatan-kegiatan MAPERWA.
Staf Sekretariat berkewajiban membuat laporan kegiatan MAPERWA.
Staf Bendaharaberkewajiban membuat laporan keuangan kegiatan MAPERWA.
2. Ketua MAPERWA diangkat dari dan oleh anggota MAPERWA STMIK Ichsan
Gorontalo pada sidang paripurna.
3. Ketua MAPERWA STMIK Ichsan Gorontalo tidak berhak mengatas namakan
Institusi dan mengeluarkan keputusan, kecuali hasil keputusan sidang.
4. Ketua MAPERWA bertanggungjawab kepada anggota MAPERWA. Bila ketua
MAPERWA tidak melajsanakan tugasnya atau melakukan suatu yang melebihi
haknya dapat dimintai pertanggung jawabannya sekurang-kurangnya diusulkan oleh
1/5 anggota MAPERWA.

BAB II
MEKANISME KERJA KEPENGURUSAN
Pasal 5
Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MAPERWA)
KETUA
A. Kedudukan
1.

Berkedudukan sebagai pelaksana tugas tertinggi MAPERWA STMIK Ichsan


Gorontalo.

2.

Bilamana ketua berhalangan tidak tetap, maka pelaksanaan tugas ketua adalah
Wakil Ketua yang Mandatir.

3.

Bila manaKetua berhalangan tetap, maka pengurus memilih pelaksana tugas


ketua umum melalui forum organisasi.

B. Fungsi dan Tanggung Jawab:


1.

Ketua berfungsi sebagai perencana, pengkoordinir, penggerak dan pengawwas


kegiatan harian organisasi.

2.

Ketua bertanggung jawab atas seluruh kegiatan haria organisasi:

C. Hak dan Wewenang:


1. Memiliki hak interpelasi, berpendapat, menjawab, menyangga, pengurus dan
pimpinan Perguruan Tinggi.
2. Berhak menentukan kepengurusan MAPERWA.
3. Berhak melakukan pembelaan didepan forum organisasi.
4.

Berhak memakai nama organisasi baik kedalam maupun keluar Perguruan


Tinggi sesuai dengan AD/ART dan JUKLAK organisasi.

5. Berwewenang mengadakan kerjasama dengan organisasi lainnya, baik didalam


maupun diluar kampus dengan persetujuan pengurus dan pimpinan Perguruan
Tinggi jika dianggap perlu.
6. Berwewenang meminta pertanggung jawaban setiap staf.
D. Tugas dan Kewajiban:
1.

Bertugas sebagai penanggung jawab seluruh kegiatan harian


organisasi.

10

2.

Berkewajiban melaksanakan amanah organisasi sesuai dengan


AD/ART dan amanah organisasi lainnya.

WAKIL KETUA
A. Kedudukan
1. Berkedudukan mendampingi ketua dalam pelaksanaan tugas-tugsa harian
organisasi.
2. Bila Wakil Ketua Berhalangan tidak tetap maka, pelaksanaan tugas adalah Ketua
Komisi yang mandataris.
3. Bila Wakil Ketua Berhalangan tetap maka, dapat dipilih Wakil Ketua melalui
forum organisasi.
B. Fungsi dan Tanggung Jawab
1. Wakil Ketua berfungsi mendampingi dalam perencana, pengkoordinir, penggerak
dan pengawas kegiatan harian organisasi.
2. Wakil Ketua mendampingi ketua bertanggung jawab atas seluruh kegiatan harian
organisasi.
C. Hak dan Wewenang
1. Memiliki hak interpelasi, berpendapat, menjawab, menyangga, pengurus dan
pimpinan Perguruan Tinggi.
2. Berhak melakukan pembelaan didepan forum organisasi.
3. Berhak memakai nama baik kedalam maupun keluar Perguruan Tinggi sesuai
dengan AD/ART dan JUKLAK organisasi.
4. Berwewenang mengadakan kerjasama dengan organisasi lainnya, baik didalam
maupun

diluar

kampus

dengan

persetujuan

pengurus

hdan

pimpinan

PerguruanTinggi jika dianggap perlu.


5. Berwewenang mendampingi ketua, untuk meminta pertanggung jawaban kepada
setiap staf.
D. Tugas dan Kewajiban
1. Bertugas sebagai penanggung jawab seluruh kegiatan harian organisasi.
2. Berkewajiban melaksanakan amanah organisasi sesuai dengan AD/ART dan
amanah organisasi lainnya.

11

KETUA KOMISI AD/ART


A. Kedudukan
1.

Kedudukan sebagai pelaksana harian organisasi dibidang AD/ART dan Juklak


Organisasi.

2.

Bila mana ketua Bidang AD/ART dan Juklak Organisasi berhalangan tidak
tetap, maka pelaksanaan tugas komisi adalah anggota komisi yang dimandati.

3.

Bila mana ketua komisi bidanng AD/ART dan Juklak Organisasi berhalangan
tetap, maka pengurus memilih pelaksana tugas ketua melalui forum organisasi.

B. Fungsi dan Tanggung jawab


1. Berfungsi sebagai pelaksana harian organisasi bidang AD/ART dan Juklak
Organisasi.
2. Bertanggung jawab atas pelaksanaan pengawasan AD/ART dan Juklak
Organisasi.
C. Hak dan Wewenang
1. Memiliki hak interpelasi, berpendapat, menjawab mwnyanggqa, hal-hal yang
berhubungan dengan AD/ART dan Juklak Organisasi.
2. Berhak melakukan pembelaan didepan forum organisasi.
3. Berhak menggantikan Wakil ketua jika berhalangan tidak tetap bila dimandatiris.
4. Berwewenang melakukan pengnawasan kegiatan organisasi bidang AD/ART dan
Juklak Organisasi.
D. Tugas dan Kewajiban
1.

Bertugas melaksanakan, menyelesaikan, mengkoordinir, dan memeriksa


kegiatan organisasi dibidanng AD/ART dan Juklak Organisasi.

2.

Berkewajiba mempertanggung jawabkan kegiatan organisasi dibidang


AD/ART dan Juklak Organisasi kepada ketua.

Sekretaris Komisi GBPK dan Rekomendasi


A. Kedudukan
1. Berkedudukan sebagai pembantu ketua komisi GBPK dan Rekomendasi dalam
melaksanakan tugas harian organisasi dibidang GBPK dan Rekomendasi
organisasi.

12

2. Bilamana komisi GBPK dan rekomendasi berhalangan tidak tetap maka


pelaksanaan tugas sekretaris komisi adalah anggota komisi yang mandataris.
3.

Bilamana komisi GBPK dan rekomendasi berhalangan tidak tetap maka pengurus
memilih pelaksana tugas melalui forum organisasi.

B. Fungsi dan Tanggung jawab


1.

Berfungsi sebagai pelaksana pengawas kegiatan organisasi dibidang GBPK


dan Rekomendasi Organisasi.

2.

Bertangung

jawab

atas

pelaksanaan

dan

pengawasan

GBPK

dan

Rekomendasi Organisasi.
C. Hak dan Wewenang
1. Memiliki hak interpelasi, berpendapat, menjawab menyanggah, hal-hal yang
berhubungan dengan GBPK dan rekomendasi organisasi.
2. Berhak melakukan pembelaan didepan forum organisasi.
3. Berhak menggantikan ketua bila dimandatir.
4. Berwewenang melakukan pengnawasan kegiatan organisasi bidang GBPK dan
Rekomendasi Organisasi.
D. Tugas dan Kewajiban
1. Bertugas melaksanakan pengawasan kegiatan organisasi dibidang GBPK dan
Rekomendasi Organisasi.
2. Berkewajiban mempertanggung jawabkan kegiatan organisasi dibidang GBPK
dan Rekomendasi Organisasi.
Sekretaris Komisi GBPK dan Rekomendasi
A. Kedudukan
1. Berkedudukan sebagai pembantu ketua Komisi GBPK dan Rekomendasi dalam
melaksanakan tugas harian organisasi dibidang GBPK dan Rekomendasi
organisasi.
2. Bila sekretariat Komisi GBPK dan Rekomendasi berhalangan tidak tetap maka
pelaksanaan tugas sekretariat komisi adalah anggota komisiyang mandataris.
3. Bila sekretariat Komisi GBPK dan Rekomendasi berhalangan tidak tetap maka
pengurus memilih pelaksanaan tugas melalui forum organisasi.

13

B. Fungsi dan Tanggung Jawab


1. Berfungsi sebagai pembantu ketua komisi GBPK dan Rekomendasi Organisasi
dalam

melaksanakan

dan

mengawasi

tugas

harian

administrasi

dan

kesekretariatan organisasi dibidang GBPK dan Rekomendasi Organisasi


2. Bertanggung jawab atas pelaksanaan dan pengawasan administrasi serta
kesekretariatan dibidang GBPK dan Rekomendasi Organisasi.
C. Hak dan Kewajiban
1. Memilliki hak interpelasi, berpendapat, menjawab, menyangga dan hal-hal yang
berhubungan dengan administrasi dan kesekretariatan dibidang GBPK dan
Rekomendasi Organisasi.
2. Berhak melakukan pembelaan didepan Forum organisasi.
3. Berhak melakukan tugas sekretaris MAPERWA bila dimandatir.
4. Berwewenang membantu ketua komisi dibidang GBPK dan Rekomendasi
Organisasi.
Ketua Komisi Kebijakan Lembaga dan Organisasi
A. Kedudukan
1. Berkedudukan sebagai pelaksana harian organisasi dibidang kebijakan lembaga
dan organisasi.
2. Bila ketua bidang kebijakan lembaga dan organisasi berhalangan tidak tetap maka
pelaksana tugas komisi adalh anggota komisi yang dimandatir.
3. Bila ketua komisi bidang kebijakan lembaga dan organisasi berhalangan tidak
tetap maka pengurus memilih pelaksana melalui rapat pengurus.
B. Fungsi dan Tanggung Jawab
1. Berfungsi sebagai pelaksana pengawasan kegiatan organisasi dibidang kebijakan
lembaga dan organisasi.
2. Bertanggungt jawab atas pelaksanaan pengawasan kebijakan lembaga dan
organisasi.
C. Hak dan Wewenang
1. Memiliki hak interpelasi, berpendapat, menjawab kebijakan lembaga dan
organisasi.

14

2. Berhak melakukan pembelaan didepan forum organisasi.


3. Berhak menggantikan wakil ketua bila dimandatir.
4. Berwewenang melakukan pengawasan kegiatan organisasi dibidang Kebijakan
Lembaga Organisasi.
D. Tugas dan Kewajiban
1. Bertugas melaksanakan menyelesaikan, mengkoordinir, dan memeriksa kegiatan
organisasi dibidang Kebijakan Lembaga dan Organisasi.
2. Berewajiban bertanggung jawab atas kegiatan organisasi dibidang kebijakan
lembaga dan organisasi.
Sekretaris Komisi Kebijakan Lembaga dan Organisasi
A. Kedudukan
1. Berkedudukan sebagai pembantu komisi kebijakan lembaga dan organisasi dan
melakukan tugas harian Administrasi dan Kesekretariatan organisasi dibidang
Kebijakan Lembaga dan Organisasi.
2. Bila mana sekretaris komisi Kebijakan Lembaga dan Organisasi berhalangan
tidak tetap maka pelaksanaan tugas sekretaris komisi adalah anggota dari komisi
Kebijakan Lembaga dan Organisasi.
3. Bila mana sekretaris komisi Kebijakan Lembaga dan Organisasi berhalangan
tidak tetap maka pengurus memilih pelaksanaan tugas malalui rapat pengurus.
B. Fungsi dan Tanggung Jawab
1. Berfungsi sebagai pembantu katua komisi Kebijakan Lembaga dan Organisasi
dalam melaksanakan dan mengawasi tugas Administrasi dan Kesekretariatan
Organisasi Bidang Kebijakan Lembaga dan Organisasi
2. Bertanggung jawab atas pelaksanaan dan pangawasan administrasi dan
kesekretariatan dibidang Kebijakan Lembaga dan Organisasi.
C. Hak dan Kewajiban
1. Memiliki hak interpelasi, berpendapat, menjawab, menyangga dan hal-hal yang
berhubungan dengan administrasi dan kesekretariatan organisasi dibidang
Kebijakan Lembaga dan Organisasi.
2. Berhak melakukan pembelaan didepan forum organisasi.

15

3. Berhak melaksanakan tugas Sekretaris MAPERWA bila dimandataris.


4. Berwewenang membantu ketua komisi Kebijakan Lembaga dan Organisasi dalam
mengelola, mengembangkan kegiatan administrasi dan kesekretariatan organisasi
dibidang Kebijakan Lembaga dan Organisasi.
D. Tugas dan Kewajiban
1. Bertugas membantu ketua komisi Kebijakan Lembaga dan Organisasi dalam
melaksanakan,

menyelesaikan,

mengkoordinir

kegiatan

adminisrtasi

dan

kesekretariatan organisasi dibidang Kebijakan Lembaga dan Organisasi.


2. Berkewajiban membantu ketua komisi Kebijakan Lembaga dan Organisasi dalam
mempertanggung jawabkan kegiatan administrasi dan kesekretariatan organisasi
kepada Sekretaris Jenral.
Pasal 6
Anggota Komisi
A. Kedudukan
Berkedudukan sebagai pembantu ketua komisi dalam melaksanakan tugas harian
organisasi masing-masing.
B. Fungsi dan Tanggung Jawab
1. Berfungsi sebagai pembantu ketua komisi dalam melaksanakan tugas harian
organisasi pada komisi masing-masing.
2. Bertanggung jawab dalam pelaksanaan tugas harian organisasidikomisi masingmasing.
C. Hak dan Wewenang
1. Memiliki hak interpensi, berpendapat, menjawab, dan menyangga hal-hal yang
berhubungtan dengan komisi masing-masing.
2. Berhak melakukan pembelaan didepan forum organisasi masinng-masing.
3. Berwewenang membantu ketua komisi an sekretaris komisi danmengelola serta
mengembangkankegiatan organisasi dikomisi masing-masing.
D. Tugas dan Kewawjiban
1. Bertugas membantu ketua komisi dalam melaksanakan dan menyelesaikan
kegiatan organisasi.

16

2. Berkewajiban membantu ketua komisi dalam mempertanggung jawabkaan


kegiatan organisasi dikokmisi masing-masing.
Pasal 7
Tata Tertib Sidang
1. Mengesahkan agenda sidang MAPERWA dilakukan oleh pimpinan sidang tersebut.
2. Tata tertib sidang di susun sesuai denganb kebutuhan sidang guna lancarnya sidang
yang dilaksanakan.
Pasal 8
Pembentukan Badan Eksekutif Mahasiswa
1. Ketua BEM dipilih langsung oleh seluruh mahasiswa melalui musyawarah PEMILU
2. Tata ertib dan tatacara pemilihan diatur oleh MAPERWA lewat PANSUS Pemilu.
3. Ketua BEM adalah tidak sedang menjabat dan atau mengurus pada organisasi
kemahasiswaan STMIK Ichsan Gorontalo.
4. Persyaratan ketua BEM :
Warga negara Indonesia
Mahasiswa ang terdaftar sebagai mahasiswa pada lembaga STMIK Ichsan
Gorontalo
5. Ketua BEM terpilih mengajukan susunan pengurus kepada MAPERWA
6. Pengurus BEM tidak diperkenankan merangkap jabatan pada organisasi intern
mahasiswa pada semua tempat daan tingkat.
7. BEM adalah lembaga konsultatif dan koordinatif untuk prograam-program jurusan
dan UKM-UKM.
Pasal 9
Kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)
Ketua Umum
A. Kedudukan
1. Ketua umum berfungsi sebagai perencana, pengkoordinir, dan penggerak kegiatan
organisasi.

17

2. Ketua umum bertanggung jawab atas seluruh kegiatan harian organisasi.


B. Fungsi dan Tanggung Jawab
1. Berkedudukan sebagai mandataris MAPERWA STMIK Ichsan Gorontalo
2. Bila mana ketua berhalangan tidak tetap maka pelaksana tugas ketua umumadalah
ketua bidang yang diamandatir.
3. Bilamana ketua umum berhal;angan tidak tetap maka MAPERWA mengadakan
pemillihan melalui forumorganisasi untuk memililh ketua yang mandatir.
C. Hak dan Wewenang
1. Memilliki hak interpelasi, berpendapat, menjawab, menyanggah tentang halhalyang berhubungan dengan organisasi.
2. berhak melakukan pembelaan didepan forum organisasi.
3. berhak memakai nama organisasi baik didalam maupun diluar organisasi institusi
sesuai dengan AD/ART organisasi.
4. Berwewenang mengadakan kerjasama dengan organisasi lain baik didalam
maupun diluar kampus dengan persetujuan MAPERWA.
5. Berwewenang memintakan pertanggung jawaban kepada ketua-ketua bidang.
D. Tugas dan Kewajiban
1. Bertugas sebagai penanggung jawab seluruh kegiatan harian organisasi.
2. Berkewajiban melaksanakan amanah organisasi sesuai dengan AD/ART dan
amanah organisasi.
Sekretaris Jendral
A. Kedudukan
1. Berkedudukan sebagai pelaksana harian organisasi dibidang

Administrasidan

kesekretariatan.
2. Bila mana sekretaris jenral berhalangan tidak tetap maka pelaksana tugas adalah
sekrataris bidang yang mandatir.
3. Bila mana sekretaris jenral berhalangan tetap maka pengurus memilih pelaksana
tugas melaluiforum organinasi.
B. Fungsi dan Tanggung Jawab

18

1. Berfungsi sebagai pelaksana pengawas dan pelaksana administrasi dan


kesekretariatan.
2. Bertanggung jawab atas pelaksanaan administrasi dan kesekretariatan.
C. Hak dan Wewenang
1. Memiliki hak interpelasi, berpendapat, menyangga tentang hal-hal yang
berhuhbungan dengan administrasi dan kesekretariatan.
2. Berhak melakukan pembelaan didepan forum organisasi.
3. Berwewenang untuk merencanakan, mengolah dan mengembangkan kegiatan
organisasi sesuai dengan bidang administrasi dan kesekretariatan.
D. Tugas dan Kewajiban
1. Bertugas melaksanakan, menyelesaikan , mengkoordinir dan memeriksa
adminstrasi dan kesekretariatan organisasi kepada ketua umum.
2. Berkewajiban menjaga rahasia organisasi dan bertanggung jawab atas kegiatan
administrasi dan kesekretariatan organisasi kepada ketua umum.
Bendahara
A. Kedudukan
1. Berkedudukan sebagai pelaksana harian organisasi dibidang keuangan.
2. Bila mana bendahara nerhalangan tidak tetap, maka pelaksana tugas adalah adalah
anggota yang mandatir.
3. Bila mana bendahara berhalangan tetap, makla pengurus memilih pelaksana tugas
melalui forum organisasi.
B. Fungsi dan Tanggung Jawab
1. Berfungsi sebagai pembantu ketua bidang Pemberdayaan Organisasi dalam
melaksanakan dan mengawasi tugas harian administrasi dan kesekretariatan
dibidang Pemberdayaan Organisasi.
2. Bertanggung jawab atas pelaksana dan pengawasan kegiatan organisasi dibidang
Pemberdayaan Organisasi.
C. Hak dan Wewenang
1. Memiliki hak interpelasi, berpendapat, menyangga tentang hal-hal yang
berhuhbungan dengan administrasi dan kesekretariatan.

19

2. Berhak melakukan pembelaan didepan forum organisasi.


3. Berhak menggantikan sekretaris jendral bila diaman datir.
4. Berwewenang membantu ketua dibidang Pemberdayaan Organinsasi dalam
mengelola dan mengembangkan kegiatan administrasi dan kesekretariatan
organisasi dibidang Pemberdayaan Organinsasi
D.

Tugas dan Kewajiban


1. Bertugas

membantu

ketua

dibidang

Pemberdayaan

Organinsasi

dalam

pelaksanaan, menyelessaikan, mengkoordinir, dan memeriksa kegiatan organisasi


dibidang Pemberdayaan Organinsasi.
2. Berkewajiban membantu ketua dibidang Pemberdayaan Organinsasi dalam
mempertanggung jawabkan kegiatan administrasi dan kesekretariatan organisasi
dibidang Pemberdayaan Organinsasi.
Ketua Bidang Pengembangan Potensi Mahasiswa.
A. Kedudukan
1. Berkedudukan sebagai pelaksana harian organisasi dibidang Pengembangan
Potensi Mahasiswa.
2. Bilamana ketua bidang Pengembangan Potensi Mahasiswa berhalangan tidak
tetap maka pelaksana tugas adalah anggota bidang yang mandatir.
3. Bila mana ketua bidang Pengembangan Potensi Mahasiswa berhalangan tetap,
maka pengurus memillih pelaksana tugas melalui forum organisasi.
B. Fungsi dan Tanggung Jawab
1. Berfungsio sebagai pelaksana dan pengawas kegiatan organisasi dibidang bidang
Pengembangan Potensi Mahasiswa.
2. Bnertanggung jawab atas pelaksanaan adn pengwasan kegiatan organinsaasi
dibidang Pengembangan Potensi Mahasiswa.
C. Hak dan Wewenang
1. Memiliki hak interpelasi berpendapat, menjawab, menyanggah hal-hal yang
berhubungan dengan Bidang Pengembangan Potensi Mahasiswa.
2. Berhak melakukan pembelaan didepan forum organisasi.
3. Berhak menggantikan ketua umum jika berhalangan tidak tetap, bila dimandatir.

20

4. Berwewenang untuk mengelola dan mengembanngkan kegiatan organisasi


dibidang Pengembangan Potensi Mahasiswa.
D. Tugas dan Kewajiban
1. Bertugas melaksanakan, menyelesaikan, mengkoordinir, dan memeriksa kegiatan
organisasi dibidang Pengembangan Potensi Mahasiswa.
2. Berkewajiban mempertanggung jawabkan kegiatan kegiatan organisasi dibidang
Pengembangan Potensi Mahasiswa kepada ketua umum.
Sekretaris Bidang Pengembangan Potensi Mahasiswa.
A. Kedudukan
1. Berkedudukan sebagai pembantu katua bidang Pengembangan Potensi Mahasiswa
dalam melaksanakan tugas harian administrasi dan kesekretariatan organisasi
bidang Pengembangan Potensi Mahasiswa.
2. Bila mana sekretaris berhalangan tidak tetap, maka pelaksana tugas adalah
anggota bidang yang mandatir.
3. Bila mana sekretaris berhalangan tetap, maka pengurus memilih pelaksana tugas
melalui forum organisasi.
B. Fungsi dan Tanggung Jawab
1. Berfungsi sebagai pembantu ketua dibidang Pengembangan Potensi Mahasiswa.
2. Bertanggung jawab atas pelaksanaan dan pengawasan kegiatan organisasi
dibidang Pengembangan Potensi Mahasiswa.
C. Hak dan Wewenang
1. Memiliki hak interpelasi berpendapat, menjawab,,menyanggah hal-hal yang
berhubungan dengan administrasi dan kesekretariatan di bidang pengembangan
potensi mahasiswa.
2. Berhak melakukan pembelaan di depan forum organisisai.
3. Berhak mengantikan Sekretaris Jendral bila dimandatir.
4. Berwewenang untuk membantu ketua di bidang pengembangan Potensi
Mahasiswa dalam mengelola dan mengembangkan kegiatan Administrasi dan
Kesekretariatan organisasi di bidang pengembangan potensi Mahasiswa.

21

D. Tugas Dan Tanggung Jawab


1. Bertugas membantu ketua Bidang Pengembangan Potensi Mahasiswa dalam
Pelaksanaan, Mengkoodinir, dan Memeriksa Kegiatan Organisasi dibidang
Pengembangan Potensi Mahasiswa.
2. Berkewajiban Membantu Ketua dibidang Pengembangan Potensi Mahasiswa
Dalam mempertanggung Jawabkan Kegiatan Administrasi dan kesekretariatan
organisasi dibidang pengembangan Potensi Mahasiswa kepada Sekretaris Jendral.
Ketua Bidang advokasi Dan Hak Asasi Manusia
A. Kedudukan
1. Berkedudukan Sebagai Pelaksana harian organisasi dibidang Advokasi dan Hak
Asasi Manusia (HAM).
2. Bila mana ketua bidang Advokasi dan Hak Asasi Manusia (HAM) Berhalangan
tidak tetap maka pelaksana tugas adalah anggota bidang yang mandatir.
3. Bila mana ketua bidang Advokasi dan Hak Asasi Manusia (HAM) berhalangan
tetap, makapengurus memilih pelaksan tugas melalui forum organisasi.
B. Fungsi Dan tanggung Jawab
1. Berfungsi sebagai pembantu Ketua bidang Advokasi dan Hak ASASI Manusia
(HAM) dalam melaksanakan dan mengawasi tugas harian Administrasi dan
kesekretariatan dibidang Advokasi dan Hak Asasi Manusia
2. Bertanggung Jawab atas pelaksanaan dan pengawasn kegiatan organisasi dibidang
Advokasi dan Hak Asasi Manusia.
C. Hak Dan Wewenag
1. Memilki hak interpilsasi berpendapat, menjawab, menyanggah hal-hal yang
berhbungan dengan bidang Advokasi dan Hak Asasi Manusia (HAM) .
2. Berhak melakukan pembelaan di depan forum organisasi.
3. Berhak mengatikan sekretaris Jendral bila dimandatir.
4. Berwewenang untuk membantu ketua bidang Advokasi dan Hak Asasi Manusia
dalam mengelola dan mengembangkan kegiatan Administrasi dan kesekretariatan
organisasi dibidang Advokasi dan Hak Asasi Manusia.

22

D. Tugas Dan Tanggung Jawab


1. Bertugas membantu ketua bidang Advokasi dan Hak Asasi Manusia dalam
pelaksanaan, menyelesaikan, mengkoodinir, dan memriksa kegiatan organisasi
dibidang pemberdayaan organisasi.
2. Berkewajiban membantu ketua bidang Advokasi Dan Hak Asasi Manusia dalam
mempertanggng jawabkankegiatan administrasi dan kesekretariatan organisasi
dibidang Advokasi dan Hak Asasi Manusia kepada Sekretaris Jendral.
Ketua Bidang Komunikasi Dan Kerja Sama
A. Kedudukan
1. Berdasarkan sebagai pelaksana harian organisasi dibidang Komunikasi dan kerja
sama.
2. Bila mana ketua bidang komunikasi dan kerja sama berhalangan tidak tetap maka
pelaksana tugas adalah anggota bidang yang mandatir.
3. Bila mana ketua bidang Komuniakasi dan kerja sama berhalangan tetap maka,
pengurus memilih pelaksana tugas melalui forum.
B. Fungsi Dan Tanggung Jawab
1. Berfungsi sebagai pelaksana dan pengaws kegiatan organisasi dibidang
komunikasi dan kerja sama.
2. Bertanggung jawab atas pelaksanaan dan pengawasan kegiatan organisasi
dibidang komunikasi dan kerja sama.
C. Hak Dan Wewenang
1. Memilki hak interpilsasi berpendapat, menjawab, menyanggah hal-hal yang
berhbungan dengan bidang Advokasi dan Hak Asasi Manusia.
2. Berhak melakukan pembelaan di depan forum organisasi.
3. Berhak mengatikan Mengantikan ketua Umumjika berhalangan tidak tetap, bila
dimandatir.
4. Berwewenang untuk mengelola dan mengembangkan kegiatan organisasi
dibidang komunikasi dan kerja sama.

23

D. Tugas Dan Tanggung Jawab


1. Bertugas menyelesaikan, mengkoodinir, dan memeriksa kegiatan organisasi
dibidang Komunikasi dan kerja sama.
2. Berkewajiban

mempertanggung

jawabkan

kegiatan

organisasi

dibidang

1. Berfungsi sebagai pelaksana harian organisasi di bidang komunikasi

dan kerja

Komunikasi dan kerja sama.


Sekretatris Bidang Komunikasi Dan kerja sama
A. Kedudukan
sama.
2. Bila ketua bidang Komunikasi dan kerja sama berhalangan tidak tetap maka
pelaksan tugas adalah anggota bidang yang mandatir.
3. Bila mana ketua bidang Komunikasi dan kerja sama berhalangan tetap maka,
pengurus memilih pelaksana tugas melalui forum organisasi.
B. Fungsi Dan Tanggung Jawab
1. Berfungsi sebagai pembantu ketua bidang Komnikasi dan kerja sama dalam
melaksanakan dan mengawasi program harian administrasi dan kesekretariatan
organisasi dibidang Komunikasi dan kerja sama.
2. Bertanggung jawb atas pelaksanaan dan pengawasan administrasi dan
kesekretariatan organissi dibidang Komunikasi dan kerja sama.
C. Hak Dan Kewajiban
1. Memilki hak interpilsasi berpendapat, menjawab, menyanggah hal-hal yang
berhbungan dengan bidang Komunikasi dan kerja sama.
2. Berhak melakukan pembelaan di depan forum organisasi.
3. Berhak mengatikan Mengantikan Sekretaris Jendral bila dimandatir.
4. Berwewenang untuk membantu ketua bidang Komunikasi dan kerja sama dalam
mempertanggung jawabkan kegiatan administrasi dan kesekretariaratan organisasi
dibidang Komunikasi dan kerja sama.

24

Pasal 11
Pembentukan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)
1. Ketua HMJ dipilh oleh seluruh Mahasiswa ditingkat Juruan.
2. Tata tertib dan tata cara pemilhan diatur oleh Jurusan melalui forum organisasi.
3. Ketua HMJ adalah tidak sedang menjabat dan atau pengurus pada organisasi
Kemahsiswaan STMIK Ichsan Gorontalo.
4. Persyaratan Ketua HMJ :
Warga Negara Indonesia
Mahsiswa yang mendaftar dan Sah di STMIK Ichsan Gorontalo
Pengurus HMJ tidak diperkenankan merangkap jabatan pada pengurus organisasi
Kemahasiswaan STMIK Ichsan Gorontalo.
HMJ adalah lembaga Mahasiswa dan konsolidatif untuk Program-program
LKKMPS.
Pasal 12
Anggota Bidang
A. Kedudukan
Berkeduddukan Sebagai Pembantu Ketua Bidang dalam melaksanakan tugas harian
organisasi di masing-masing bidang.
B. Fungsi dan Tanggung Jawab
Berfungsi sebagai Ketua bidang dalam melaksanakan tugas harian Organisasi pada
bidang masing-masing.
Bertanggung jawab atas Pelaksanaan tugas Organisasi dibidang masing-masing.
C. Hak dan Wewenang
Memiliki hak interpelasi berpendapat, menjawab,,menyanggah hal-hal yang
berhubungan dengan administrasi dan kesekretariatan di bidang pengembangan
potensi mahasiswa
Berhak melakukan pembelaan didepan forum Organisasi.
Berwewenang

untuk membantu ketua bidang dalam mempertanggung jawabkan

kegiatan administrasi daqn kesekretariatan organisasi dibidang masing-masing.

25

D. Tugas dan Kewajiban


Bertugas

membantu

ketua

bidang

dalam

melaksanakan,

menyelesaikan,

mengkoordinir dan memeriksa kegiatan administrasi dan kesekretarian organisasi


dibidang masing-masing
Berkewajiban membantu ketua bidang dalam mempertanggung jawabkan kegiatan
administrasi dibidang masing-masing pada ketua umum
Pasal 13
Hak dan Kewajiban Pengurus
A. Setiap pengurus mempunyai suara dan hak bicara
B. Berhak mendapatkan fasilitas dari institusi
C. Aktif selama dalam kepengurusan
D. Menjaga nama baik organisasi
E. Wajib mengutamakan kepentingan organisasi daripada kepentingan pribadi dan
golongan
F. Setiap pengurus berkewajiban mematuhi dan melaksanakan keputusan MUSWA
Pasal 14
Kehilangan Hak Kepengurusan
Pengurus MAPERWA /BEM kehilangan hak kepengurusannya bila :
1. Meniggal Dunia
2. Menyelesaikan Studi
3. Mengundurkan diri atas permintaan sendiri
4. Melakukan pelanggaran dan atau pencemaran nama baik organisasi
5. Point 2,3,4,5 dinyatakan sah apabila diputuskan dalam sidang paripirna.

26

Pasal 15
Sanksi
A. Majelis Perwakilan Mahasiswa (MAPERWA)
1. Pengurus MAPERWA yang melakukan tugas dan kewajibannya akan diberkan
peringatan oleh ketua umum sampai tiga kali baik tulisan maupun lisan.
2. Apabila ketua umum melakukan pelanggaran dan atau pencemaran nama baik
organisasi akan diberikan peringatan secara tertulis melalui forum.
3. Apabila peringatan yang diberikan tidak diindahkan, maka tuntutan pencabutan
hak kepengurusannya dilakukan melalui sidang paripurna.
4. Pengurus yang telah dicabut hak kepengurusannya dapat diganti oleh yang
mengutusnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
B. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)
1. Pengurus BEM yang melakukan tugas dan kewajibannya akan diberikan
peringatan oleh ketua umum sampai tiga kali baik tulisan maupun lisan.
2. Apabila dalam pandangan umum MAPERWA ketua umum BEM tidak melakukan
tugasnya dan melanggar AD/ART lembaga kemahasiswaan, maka MAPERWA
dapat mengeluarkan MEMORANDUM 1 sampai dengan batas waktu 3 minggu,
setelah keputusan ditetapkan BEM harus memperlakukannya, kemudian apabila
sesudah batas tersebut BEM masih melakukan kesalahan, maka MAPERWA
mengeluarkan MEMORANDUM 2 dengan batas waktu 2 minggu, sesudah
keputusan itu maka BEM harus memperbaikinya, maka tuntutan pencabutan hak
kepengurusan dilakuakn melalui sidang paripurna dengan memilih ketua umum
yang baru.
Pasal 16
Pembelaan
Pengurus MAPERWA/BEM yang melakukan pelanggaran dan atau pencemaran nama
baik organisasi dikenakan sanksi dan masing-masing diberikan kesempatan utnuk
melakukan pembelaan diri pada sidang paripurna.

27

Pasal 17
Anggaran
1. BEM pada permulaan masa tugasnya berkewajiban menyusun anggaran pendapatan
BEM yang disetujui MAPERWA.
2. Dalam hal dibutukan perubahan anggaran pendapatan BEM berhak mengadakan
perubahan anggaran tersebut dengan persetujuan MAPERWA STMIK Ichsan
Gorontalo
Pasal 18
Iuran Anggota
1. Iuran anggota dipungut pada permulaan tahun ajaran
2. Besar dan pungutan iuran anggota diserahkan kepada kebijaksanaan BEM dengan
persetujuan MAPERWA.
3. Dana yang diperuntukkan untuk MAPERWA adalah 20% dari iuran anggota yang
diperoleh dari BEM.
Pasal 19
Sumbangan
1. Dana sumbangan adalah dana yang didapat dari berbagai macam sumber diluar
lembaga STMIK Ichsan Gorontalo.
2. HMJ, UKM/UKK dengan mengatas namakan lembaga kemahasiswaan STMIK
Ichsan Gorontalo harus memberi laporan kepada BEM
Pasal 20
Dana Hasil Kegiatan
1. Dana hasil kegiatan pada lembaga kemahasiswaan STMIK Ichsan Gorontalo adalah
hasil yang berupa uang atau materi yang dapat diuangkan dari kegiatan-kegiatan yang
dilaksanakan.

28

2. Hal-hal megenai peraturan pembagian dan hasil kegiatan yang diperoleh diatur oleh
organisasi kemahasiswaan itu sendiri.
Pasal 21
Dana Kegiatan HMJ, UKM / UKK
1. Pendanaan HMJ, UKM / UKK menjada otonomi HMJ, UKM / UKK itu sendiri.
2. HMJ, UKM / UKK berhak mengajukan permohonanan dari kepada BEM STMIK
Ichsan Gorontalo.
3. HMJ, UKM / UKK melaporkan pengunaan dana yang berasal dari dan BEM kepada
BEM STMIK Ichsan Gorontalo.
BAB IV
SIDANG-SIDANG MAPEWRWA
Pasal 22
Sidang Istimewah
1. Sidang Istimewah merupakan sidang khusus untuk pembahasan pembuatan AD/ART
kemahasiswaan STMIK Ichsan Gorontalo.
2. Sidang istimewah dinyatakan sah apabila dihadiri oleh 2/3 angota MAPERWA STMIK
Ichsan Gorontalo.
Pasal 23
Sidang Paripurna
1. Sidang Paripurna merupakan kekuasaan tertinggi dalam MAPERWA STMIK Ichsan
Gorontalo.
2. Sidang Paripurna dianggap sah apabila dihadiri oleh 1/2 n + 1 anggota MAPERWA
STMIK Ichsan Gorontalo.
3. Sidang paripurna mempunyai Wewenang untuk memilih ketua Ketua MAPERWA,
Pengesahan Ketua BEM STMIK Ichsan Gorontalo, membuat keputusan-keputusan

29

selama setahun masa jabatan dan hal-hal lain yang berkaitan dengan pelaksanaan
garis besar kebijaksanaan lembaga kemahasiswaan STMIK Ichsan Gorontalo.
Pasal 24
Sidang Komisi
1. Sidang Komisi MAPERWA STMIK Ichsan Gorontalo dipimpin oleh oleh ketua dan
sekretaris Komisi.
2. Sdang Komisi MAPERWA diadakan untuk membahas masalah-masalah sesuai
dengan bidangnya masing-masing, menetukan rencana kerja, dan menanggapi
masalah-masalah sesuai dengan bidanmgnya.
Pasal 25
Pleno
1. Pleno dilaksanakan oleh MAPERWA sekali dalam tiga bulan.
2. Pleno MAPERWA dilaksanakan untuk mengevaluasi kepengurunsan BEM dan
amanah Organisasi dalam triwulan berlalu.
Pasal 26
Rapat Kerja
Rapat kerja dilaksanakan oleh pengurus Bem sesuai dengan amanah MUSWA dan rapat
dihadiri dari unsur HMJ, UKM, STMIK Ichsan Gorontalo untuk menyusun Program
kerja satu periode kepengurusan .
Pasal 26
Rapat Pengurus
Rapat Pengurus dapat dilaksanakn sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan Organisasi
demi memperlancar mekanisme kerja, pelaksanaan program dan kegiatan-kegiatan
Organisasi lainnya yang ditentukan dalam rapat intern pengurus.

30

Pasal 28
Rapat Koordinasi
Rapat Koordinasi dilaksanakan oleh BEM dalam upaya melaksanakan Koordinasi dan
Konsultasi antar anggota dan pengurus lembaga Kemahasiswaan dilingkungan STMIK
Ichsan Gorontalo.
BAB V
ATRIBUT
Pasal 30
Atribut Organisasi terdiri dari :
1. Lambang Organisasi (MAPERWA / BEM) disesuaikan dengan lembaga institut.
2. Topi dengan Identitas :
a. Bagian depan lambang Organisasi (MAPERWA / BEM)
b. Sebelah kiri nama pengurus.
c. Sebelah kanan nama lembaga.
3. Jas warna hijau dengan Identitas :
a. Papan nama Pengurus dengan jabatan terpasang sebelah kanan.
b. Lambang Organisasi (MAPERWA / BEM) terpasang dikantong sebelah kiri
depan.
c. Papan nama (MAPERWA / Bem) terpasang dilengan sebelah kanan.
4. Kop Surat Manual :
a. Lambang Organisasi (MAPERWA / BEM) ujung sebelah kanan kertas.
b. Samping kiri kertas lambang Organisasi (MAPERWA / BEM) manual :
1. baris Pertama bernama Organisasi (MAPERWA / BEM)
2. baris kedua nama Institut
3. baris ketiga alamat Organisasi
4. ditutup dengan garis tebal dibawah kop surat
5. Bentuk Surat (dinas)
6. Bendahara (MAPERWA / BEM)

31

a. Warna

: Sesuai dengan bendera Institut.

b. Ukuran

: 2 x 1,5 M

c. Tulisan

: MAPERWA STMIK Ichsan Gorontalo, warna tulisan hitam.

7. Pin lembaga Kemahasiswaan (MAPERWA / BEM).


8. Cap Organisasi MAPERWA / BEM
a. Berbentuk segi lima dengan berlambang Institut
b. Berdiameter 3 CM
c. Tinta berwarna
BAB VI
PERUBAHAN ANGGARAN RUMAH TANGGA (ATR)
Pasal 31
1. Perubahan anggaran Rumah Tangga (ART) Organisasi hanya dapat dilakukan atas
usulan anggran MAPERWA Sekurang-kurangnya

/5 dari anggaran anggota

MAPERWA.
2. Perubahan ART dilakukan melalui mekanisme sidang Istimewah.
BAB VII
ATURAN TAMBAHAN
Pasal 32
Mekanisme Rekrutmen Anggota MAPERWA
1. Perubahan Anggaran Rumah Tangga (ART) Organisasi hanya dapat dilakukan atas
usulan anggota MAPERWA Sekurang-kurangnya 1/5 dari anggota MAPERWA .
2. Perubahan ART dilakukan melalui mekanisme sidang Istimewah.

32

BAB VII
ATURAN TAMBAHAN
Pasal 32
Mekanisme Rekrutmen Anggota MAPERWA
1. Jumlah mahasiswa dibagi jumlah kursi yang ada di MAPERWA sama dengan satu
kursi.
2. Jumlah mahasiswa jurusan dibagi jumlah 1(satu) kursi sama dengan jumlah jatah
kursi yang diperoleh jurusan.
3. Contoh perolehan kursi MAPERWA
Total Mahasiswa

4225 Mhs
= 1 (satu kursi

= 169 Mhs (satu kursi)

Jumlah Kursi

25 Kursi

Total Jlh Jur A

1189 Mhs
= 1 (satu Kursi

Jumlah 1 Kursi

= 7 kURSI
168 Mhs
Pasal 33

Hal-hal yang belum diatur dalam ART akan diatur dalam aturan tersendiri yang akan
ditetapkan dengan senan tiasa merujuk kepada AD/ART organisasi.

33

BAB VIII
PENUTUP
Pasal 34
1. Anggaran Rumah Tangga ini berlaku saetelah disahkan melalui sidang istimewa
MAPERWA STMIK Ichsan Gorontalo.
2. Dengan ditetapkan Anggaran Rumah Tangga ini maka anggaran rumah tangga
sebelumnya dinyatakan tidak berlaku.
Gorontalo, . . . . .
PANITIA PENYUSUN (PANSUS)
AD/ART STIMK Ichsan Gorontalo
1. Purnama Gandhi Mokoagow (Koordinator)

()

2. Randi Nayoan

()

3. Moh.Yuda Pampaile

()

4. Nilham Kasim

()

34