Вы находитесь на странице: 1из 2

1.

Kasus 2

Studi kasus ini melibatkan sebuah keputusan apakah akan mengungkapkan informasi rahasia
(bahwa James tidak mengambil regimen pengobatan antiseizure) ke pihak lain. Pengungkapan
informasi tanpa izin pasien sangat berkaitan dengan hak dan kewenangan pasien. Terserah James
untuk memutuskan informasi apa yang disampaikan kepada pihak lainnya tentang terapinya.
Argumen

untuk

melanggar

kerahasiaan

dalam

situasi

ini

adalah

pada

prinsip beneficence (bertindak untuk kepentingan terbaik James dengan mencegah dia
terluka dalam kecelakaan mobil). Pada kenyataannya Anda mungkin akan dibenarkan dalam
memecahkan rahasia dengan menerapkan kewajiban untuk melindungi orang yang tidak bersalah
(misalnya, mereka mempunyai potensi terluka dalam kecelakaan mobil). Namun, keputusan
untuk menginformasikan kepada orang tua dan polisi akan dapat memecahkan rahasia dan
HIPAA. Dengan demikian, Anda mungkin tidak ingin mendekati orang-orang ini. Salah satu
pendekatan untuk menekan James adalah mendiskusikan situasi ini dengan orang tuanya
sehingga mereka dapat berperan dalam proses yang kompleks. Motivasi ini didasarkan atas
keinginan Anda untuk membantu James dengan pengobatannya. Informasi dari dokter James
umumnya tidak akan dianggap sebagai pelanggaran rahasia, karena pengobatan dimulai dari
dokter dan informasi medis sah dapat dibagi dengan kalangan praktisi kesehatan lain yang
terlibat dalam perawatan pasien. Mungkin dokter James dan Anda bisa mendiskusikan
bagaimana pendekatan James dan orang tuanya tentang masalah penting ini.

1. Studi Kasus 2
James Bently, 17 tahun, seorang klien apotek Anda didiagnosis epilepsi dan mendapatkan resep
fenitoin. Setelah melakukan tanya jawab dengannya, Anda mendapati bahwa ia menganggap
epilepsi itu menakutkan, dan tak percaya dengan diagnosis dokternya. Catatan medis
menunjukkan adanya pola ketidakpatuhan, yang diekspresikan pasien dengan keyakinannya
bahwa ia tidak memerlukan obatnya. Anda telah memberikan edukasi dengan baik tentang
fenitoin dan pentingnya pemakaian yang konsisten untuk mengontrol kejang, tapi ia tetap tidak.

patuh. Ia juga tetap menyetir mobil sendiri dan baru-baru ini mengalami kecelakaan. Ayahnya,
yang terakhir mengambilkan resep untuk James tidak pernah menyadari penolakan anaknya atas
epilepsinya ataupun ketidakpatuhan terhadap obatnya. Apakah sebaiknya Anda memberitahu
ayahnya tentang ketidakpatuhan James? Bagaimana dengan polisi atau dokternya?