You are on page 1of 1

BAB IV

PEMBAHASAN

A. Pengkajian
Pengkajian merupakian tahapan awal dari proses keperawatan dengan metode
secara sistimatis dan ilmiah dimana data di peroleh dengan cara wawancara,
observasi, pemeriksaan fisik, berdasarkan tinjauan teoritis pada klien dengan
Gastroenteritis. Etiologi dari kasus ini adalah faktor makanan dikarenakan klien
suka mengkonsumsi makanan yang tidak Hygenese, sedangkan manifestasi klinis
yang tidak di temukan pada saat pengkajian adalah keram pada abdomen, karena
pada saat di kaji mulai pada hari pertama klien tidak mengeluh keram pada
bagian perut. Sekitar anus klien tidak timbul lecet karena ibu klien selalu
membersihkan area anusnya setelah buang air besar dengan menggunakan air
bersih. Komplikasi tidak terjadi pada klien karena saat ini klien berada pada
tinggkat dehidrasi ringan ditandai dengan penurunan berat badan 8,3%.
Pemeriksaan diagnostic menurut tinjauan teorotis adalah pemeriksaan darah
lengkap, pemeriksaan uji antigen imonoesei enzim dan pemeriksaan feses. Pada
kasus ini pemeriksaan penunjang yang tidak dilakukan adalah pemeriksaan uji
antigen imonoesei enzim dan pemeriksaan feses. Pemeriksaan ini tidak dilakukan
karena tidak ada instruksi dari dokter untuk dilakukannya pemeriksaan tersebut
dari manifestasi klinis pada pasien sudah menunjukan adanya gastroenteritis.
Hambatan- hasmbatan yang penulis temukan pada fase pengkajian yaitu tidak
dilakukannya pemeriksaan laboratorium seperti pemeriksaan tinja pemecahan

38