You are on page 1of 2

Berfikir Kritis Dalam Keperawatan

Berfikir kritis dalam keperawatan adalah komponen dasar dalam


pertanggunggugatan profesional dan kualitas asuhan keperawatan,Berfikir
kritis jaminan yang terbaik bagi perawat mencapai sukses dalam berbagai
aktifitas.
Berfikir kritis perlu bagi perawat :
1. Penerapan profesionalisme.
2. Pengetahuan tehnis dan keterampilan tehnis dalam memberikan askep.
Seorang pemikir yang baik tentu juga seorang perawat yang baik.
Diperlukan perawat, karena :
Perawat setiap hari mengambil keputusan.
Perawat menggunakan keterampilan berfikir :
1. Menggunakan pengetahuan dari berbagai sumbjek dan lingkungannya
2. menangani perubahan yang berasal dari stressor lingkungan
3. penting membuat keputusan.

BERFIKIR KRITIS DALAM KEPERAWATAN


Pengertian Berpikir Kritis
Berfikir kritis adalah suatu proses dimana seseorang atau individu
dituntut untuk menginterpretasikan dan mengevaluasi informasi untuk
membuat sebuah penilaian atau keputusan berdasarkan kemampuan,
menerapkan ilmu pengetahuan dan pengalaman. (Pery & Potter,2005).
Menurut Bandman dan Bandman (1988), berpikir kritis adalah pengujian
secara rasional terhadap ide-ide, kesimpulan, pendapat, prinsip,
pemikiran, masalah, kepercayaan dan tindakan. Menurut Strader (1992),
bepikir kritis adalah suatu proses pengujian yang menitikberatkan
pendapat tentang kejadian atau fakta yang mutakhir dan
menginterprestasikannya serta mengevaluasi pandapat-pandapat
tersebut untuk mendapatkan suatu kesimpulan tentang adanya perspektif
pandangan baru.
PENGERTIAN BERPIKIR KRITIS
Berpikir adalah menggunakan pikiran dan mencakup membuat
pendapat,membuat keputusan, menarik kesimpulan, dan
merefleksikan (Gordon, 1995)
Berpikir merupakan suatu proses yang aktif dan terkoordinasi
(Chaffee,1994).

Berpikir kritis adalah suatu proses yang menantang seseorang


individu untuk menginterpretasikan dan mengevaluasi informasi
untuk membuat penilaian.
Berpikir kritis adalah suatu cara yang sistematis untuk membuat
dan membentuk fikiran seseorang, sehingga dapat berfungsi
dengan penuh tujuan/manfaat dan akurat/tepat.
Berpikir kritis merupakan cara berpikir yang teratur, terstruktur,
komprehensif, didasarkan pada standar intelektual, dan didasarkan
pada pertimbangan/alas an yang baik.
Berpikir kritis dalam keperawatan adalah suatu cara bagaimana
perawat menggunakan informasi sebagai pertimbangan, membuat
kesimpulan, dan membentuk gambaran mental tentang apa yang
terjadi pada klien.
Berpikir kritis adalah reflektif, pemikiran yang masuk akal tentang
masalah keperawatan tanpa ada solusi dan difokuskan pada
keputusan apa yang harus diyakini dan dilakukan (Kataoka-yahiro
dan Salylor, 1994).
Berpikir secara kritis menantang individu untuk menelaah asumsi
tentang informasi terbaru dan untuk menginterpretasikan serta
mengevaluasi uraian dengan tujuan mencapai kesimpulan atau
perspektif baru (Strander,1992)

Berpikir Kritis Karakteristik berpikir kritis adalah : Konseptualisasi


Konseptualisasi artinya proses intelektual membentuk suatu konsep.
Sedangkan konsep adalah fenomena atau pandangan mental tentang
realitas, pikiran-pikiran tentang kejadian, objek, atribut, dan sejenisnya.
Dengan demikian konseptualisasi merupakan pikiran abstrak yang
digeneralisasi secara otomatis menjadi simbol-simbol dan disimpan dalam
otak.
Berpikir logis merupakan proses yang konsisten terhadap keyakinan
keyakinan yang didukung oleh argumen yang valid. Pengertian lain dari
berpikir logis adalah berpikir lurus,tepat, dan teratur apabilah pemikiran
itu sesuai dengan hukum, aturan da kaidah yang suda ditetapkan dalam
logika mematuhi hukum, antara dan kaidah logika bergguna untuk
menghindari pelbagai kesalahan dan enyimpangan (bias) dalam mencari
kebenaran ilmiah.