You are on page 1of 2

MATA KULIAH PANGAN FUNGSIONAL

ARTIKEL ANTIOKSIDAN

Oleh :

Nama
NIM
Kelompok
Kelas

: Ika Wahyuni
: 141710101034
:9
: THP A

KEMENTRIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS JEMBER
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
2016

ANTIOKSIDAN
Antioksidan adalah suatu senyawa kimia yang dapat
mengurangi tingkat reaksi oksidasi yang melibatkan transfer
elektron dari suatu senyawa ke agen pengoksidasi. Antioksidan
menghambat perkembangan off flavor dengan memperpanjang
periode waktu induksi. Karena hal itu, antioksidan telah
digunakan secara luas sebagai bahan aditif dalam minyak dan
lemak, dan dalam proses pengolahan pangan (Shi et al., 2001).
Antioksidan dapat berfungsi untuk menangkal radikal bebas,
membentuk kompleks dengan logam pro-oksidan, bahan
pereduksi dan memutuskan formulasi oksigen singlet sehingga
melindungi tubuh dari penyakit degeneratif seperti kanker,
penyakit jantung koroner, dan diabetes (Antara dan Rita, 2006).
Antioksidan dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu antioksidan
sintetik dan alami. Beberapa antioksidan sintetik adalah BHA
(Butylated Hydroxy Anisol), BHT (Butylated Hydroxy Toluene),
TBHQ (Tertiatry Butyl Hidroquinone), dan PG (Propyl Gallate).
Antioksidan alami dapat ditemukan di hampir semua tanaman,
mikroorganisme, fungi, dan bahkan jaringan hewan (Yanishlieva,
2001).
Beberapa penelitian telah terbukti bahwa ternyata BHA dan
BHT dapat menyebabkan tumor di bagian perut dan hati tikus.
Sampai sekarang ini, sudah banyak negara yang melarang
adanya penggunaan antioksidan sintetik ke dalam bahan
pangan.