You are on page 1of 13

ANALISIS KONSEP

Reaksi Redoks dan Elektrokimia


Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah KurikulumdanPembelajaran Kimia Sekolah
Dosen : Prof. Dr. Liliasari, M.Pd

Oleh
Anggun Dwi Anggar jati (1302427)
Pendidikan Kimia A

SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
2014

Analisis Konsep Reaksi Redoks dan Elektrokimia


Label
Konsep
Reaksi
Reduksioksidasi

Reaksi
autoredoks
(Disprop
orsionasi)

Reaksi
Oksidasi

Definisi Konsep

Jenis
Konsep

Reaksi reduksioksidasi
Menunjukkan
peristiwa
pengikatan
dan pelepasan
oksigen,
transfer
elektron, dan
perubahan
bilangan
oksidasi
Reaksi
autoredoks
terjadi bila
pereaksi
mengalami
kenaikan dan
penurunanan
bilangan
oksidasi
pada saat yang
sama

Konsep
berdasarkan
prinsip

Reaksi Oksidasi
Menunjukkan
peristiwa

Konsep
berdasarkan
prinsip

Konsep
berdasarkan
prinsip

Atribut

- Reaksi
reduksioksidasi
- Peristiwa
pengikatan dan
pelepasan
oksigen
- Transfer
elektron
- perubahan
bilangan
oksidasi
- Reaksi
autoredoks
- pereaksi
mengalami
kenaikan dan
penurunanan
bilangan
oksidasi
- saat yang
sama

- Jenis
zat

Superordinat
Reaksi
kimia

- Jenis
zat

Reaksi
Redoks

- Reaksi
oksidasi
- Pengikatan

- Jenis
zat

Reaksi
Redoks -

Kritis

Variabel

Posisi
Koordinat
Reaksi
bukan
reduksioksidasi

Reaksi
reduksi

Subordinat
-Reduksi
-Oksidasi

Contoh

Non Contoh

- Zn + Cu2+ Zn2+
+Cu
- Fe2O3(s) + 3CO(g)
2Fe(s) + 3CO2(g)

HCl(aq)+NaOH(aq)
NaCl(aq) +
H2O(l)

- Reduksi
- Oksidasi

Cl2+KOH KCl +
KClO3+H2O

- Reaksi tembaga
(II) oksida
melepaskan
oksigen
- Seng mengikat
osigen
membentuk seng
oksida

- 4Fe+3O2 2Fe2O3
- Zn(s) Zn2+ + 2e

- Fe2O3(s) +
3CO(g) 2Fe(s) +
3CO2 (g)

Label
Konsep

Reaksi
reduksi

Oksidator

Reduktor

Pengikatan
oksigen

Definisi Konsep
pengikatan
oksigen,
pelepasan
elektron,
kenaikan
bilangan
oksidasi
Reaksi Reduksi
menunjukkan
peristiwa
penangkapan
elektron,
penurunan
bilangan
oksidasi
Oksidator
Merupakan zat
yang mengalami
reduksi
Reduktor
Merupakan zat
yang mengalami
Oksidasi
Pengikatan
oksigen
Mengalami
penambahan
atom

Jenis
Konsep

Atribut
Kritis

Variabel

Superordinat

Posisi
Koordinat

Subordinat

Contoh

- Cu2++2e Cu(s)

oksigen
- Pelepasan
elektron
- Kenaikan
bilangan
oksidasi
Konsep
berdasarkan
prinsip

Konsep
berdasarkan
prinsip
Konsep
berdasarkan
prinsip
Konsep
berdasarkan
prinsip

- Reaksi
reduksi
-Pelepasan
oksigen
-Penangkapan
elektron
- Penurunan
bilangan
oksidasi
- Oksidator
- zat
mengalami
reduksi
Reduktor
- zat
mengalam
oksidasi
- Pengikatan
oksigen
-penambahnya
atom oksigen
pada suatu zat

Non Contoh

- Jenis
zat

Reaksi
Redoks -

- Jenis
zat

Reaksi
oksidasi

- Fe2O3(s) + 3CO(g)
2Fe(s) + 3CO2 (g)
- Cu2++2e Cu(s)

4Fe+3O22Fe2O3
- Zn(s) Zn2+ + 2e

-Reaksi - Reduktor
Reduksioksidasi

Zn + Cu2+ Zn2+
+Cu
Cu2+: oksidator

Zn + Cu2+ Zn2+
+Cu
Zn: oksidator

- Jenis
zat

-Reaksi
Reduksioksidasi

- Oksidator

Zn + Cu2+ Zn2+
+Cu
Zn: reduktor

Zn + Cu2+ Zn2+
+Cu
Cu2+: reduktor

- Jenis
zat
- Jumlah
Atom
oksigen

Reaksi
oksidasi

Pelepasan
oksigen

4Fe+3O2 2Fe2O3

Fe2O3(s) +3CO(g)
2Fe(s) + 3CO2(g)

Label
Konsep

Definisi Konsep

oksigen pada
suatu zat
Pelepasan
Pelepasan
oksigen
oksigen
Mengalami
proses
pengurangan
atom
oksigen dari
suatu zat
Pelepasan
Pelepasan
elektron
elektron
Menunjukkan
proses
pengurangan
elektron
dari suatu atom
atau
ion
Penangkapa Penangkapan
n elektron
elektron
menunjukkan
proses
bertambahnya
elektron
pada suatu
atom/ion
Kenaikan
Kenaikan
bilangan
bilangan

Jenis
Konsep

Atribut
Kritis

Variabel

Superordinat

Posisi
Koordinat

Subordinat

Contoh

Non Contoh

Konsep
berdasarkan
prinsip

- Pelepasan
oksigen
- Berkurang
nya atom
oksigen dari
- suatu zat

- Jenis
zat
- Jumlah
atom
oksigen

Reaksi
Reduksi

Pengikatan
oksigen

Fe2O3(s) + 3CO(g)
2Fe(s)+ 3CO2 (g)

4Fe+3O2 2Fe2O3

Konsep
berdasarkan
prinsip

- Pelepasan
elektron
-Berkurangnya
elektron dari
suatu atom
atau ion

- Jenis
atom/ion
- Jumlah
elektron

Reaksi
oksidasi -

Penangkapan
elektron

Zn(s) Zn2+ + 2e

Cu2++2e Cu(s)

Konsep
berdasarkan
prinsip

-Penangkapan
elektron
Bertambahnya
elektron pada
suatu atom/ion

- Jenis
atom/ion
- Jumlah
elektron

Reaksi
reduksi

Pelepasan
elektron

Cu2++2e Cu(s)

Zn(s) Zn2+ + 2e

Konsep
berdasarkan

- Kenaikan
bilangan

Jenis
ion/atom

Reaksi
oksidasi

Penurunan
bilangan

Zn Zn2+ + 2e
0
+2

Cu2+ Cu
+2
0

Biloks

Label
Konsep
oksidasi

Penurunan
bilangan
oksidasi

Bilangan
oksidasi

Definisi Konsep
oksidasi
menyatakan
proses
bertambahnya
harga bilangan
oksidasi pada
suatu
ion/atom unsur/
senyawa
Penurunan
bilangan
oksidasi
menyatakan
proses
berkurangnya
harga bilangan
oksidasi pada
suatu
ion/atom unsur/
senyawa
Biloks
menunjukkan
besar muatan
yang di emban
ion/atom dalam
suatu
unsur/senyawa
menurut aturan
tertentu

Jenis
Konsep

Atribut
Superordinat

Posisi
Koordinat
oksidasi

Kritis

Variabel

prinsip

-oksidasi
Bertambahnya
harga bilangan
oksidasi pada
suatu ion/atom
unsur/senyawa

unsur/se
nyawa
- Besar
kenaikan
biloks

Konsep
berdasarkan
prinsip

- Penurunan
bilangan
oksidasi
- berkurangnya
harga bilangan
oksidasi pada
suatu ion/atom
unsur/senyawa

- Jenis
ion/atom
unsur/se
nyawa
- Besar
kenaikan
bilok
-

Reaksi
reduksi

Kenaikan
bilangan
oksidasi

Konsep
yang
menyatakan
sifat dan
nama
atribut

bilangan
oksidasi
- muatan yang
Diemban ion/
atom dalam
suatu unsur/
senyawa
menurut aturan
tertentu

- Jenis
zat
- Besar
muatan

Reaksi
Reduksioksidas

Muatan
formal

Subordinat

Biloks

Contoh

Non Contoh

Cu2+ Cu
+2
0

Zn Zn2+ +2e
0
+2

Bilangan oksidasi
O dalam HNO3 = -2

Muatan formal O
dalam HNO3
adalah 0 dan -1

Analisis Konsep Elektrokimia


LABEL
KONSEP

DEFINISI
KONSEP

Sel
Elektrokimia

Sel
elektrokimia
Terdiri dari
sepasang
Electroda
dalam
larutan
elektrolit yang
dihubungkan
dengan
penghantar
logam pada
rangkaian luar
Sel volta
mengalami
reaksi redoks
spontan yang
mengubah
energi
kimia menjadi
energi
listrik

Konsep
konkrit

Sel elektrolisis

Konsep

Sel
Volta/Gal
Vani

Sel

JENIS
KONSEP

Konsep
konkret

ATRIBUT
Kritis

Variabel

POSISI KONSEP
Super
ordinat
Elektroki
mia

Koordinat
-

CONTOH

Subordinat
- Sel volta Aki, baterai
- Sel
elektrolisis

- Sel
elektrokimia
- Terdiri dari
sepasang
elektrode
- dalam larutan
Elektrolit
-dihubungkan
dengan
penghantar
logam
-pada
rangkaian luar
- Sel volta
- reaksi redoks
spontan
-Mengubah
energi kimia
menjadi energi
listrik

- Jenis
elektroda
logam
- Jenis
larutan
elektrolit
- Jenis
senyawa
- Potensial
sel standar
- Potensial
Sel
- Jenis
elektroda
logam
- Jenis
larutan
elektrolit
-Jembatan
garam
-Potensial
Sel standar
-Potensial sel

Sel
elektrok imia

Sel
elektrolisis

- Sel
primer
- Sel
sekunder
- Sel
bahan
bakar

- Sel

- Besarnya

Sel

Sel volta

-Hukum

Baterai kering,
Accumulator

Alat Hoffman

NON
CONTOH
NaCl (aq)Na+
(aq) + Cl- (aq)

Sel diafragma
dan
Penyepuhan
logam besi
dengan emas,
Pemurnian
logam
Cu

Baterai

LABEL
KONSEP

DEFINISI
KONSEP

JENIS
KONSEP

elektro
lisis

mengubah
energi
listrik menjadi
energi
kimia
menghasilkan
reaksi reduksioksidasi

konkret

Sel
primer/Sel
kering

Sel primer
termasuk
sel volta yang
tidak dapat
diperbaharui
dan
bersifat
irreversible

Konsep
berdasarkan
prinsip

Sel
Sekunder
/ sel
basah

Sel sekunder
termasuk sel
volta
yang dapat
diperbaharui
dan
bersifat
reversible
Sel bahan
bakar (fuelcell)

Sel bahan
bakar

ATRIBUT
Kritis

Variabel

POSISI KONSEP
Super
ordinat
elektro
kimia

Koordinat

CONTOH
Subordinat
Faraday
-Muatan
listrik
-Elektroda
Penyepuha
n logam
(elektropla
ting)
- Anoda
Baterei biasa,
- Katoda
baterei
alkalin, baterei
merkuri oksida,
dan baterei
litium

NON
CONTOH

elektrolisis
- Mengubah
energi listrik
menjadi
energi kimia
Menghasilkan
reaksi reduksi
oksidasi
- Sel primer
- Sel volta
- Tidak dapat
diperbaharui
- Bersifat
-irreversibel

arus listrik
- Jenis
senyawa
- Jenis
elektroda
- waktu

- Nilai
Potensial sel

Sel volta

Sel
sekunder
Sel bahan
bakar

Konsep
berdasarkan
prinsip

- Sel sekunder
- Sel volta
- Dapat
diperbaharui
- Bersifat
reversibel

- Nilai
Potensial sel

Sel volta

Sel primer
- Sel bahan
bakar

- Anoda
- Katoda

Aki, baterei NiCd,


baterei Nilogam
hidrida, dan
baterei ion
litium.

Baterei biasa,
baterei alkalin,
baterei merkuri
oksida, dan
baterei litium

Konsep
berdasarkan

- Sel bahan
bakar

- Nilai
Potensial sel

Sel volta

Sel primer
- Sel

- Anoda
-Katoda

Sel campuran
hidrogen

Aki, baterei NiCd, baterei

Aki, baterei NiCd, baterei Nilogam hidrida,,


dan baterei ion
litium.

LABEL
KONSEP

DEFINISI
KONSEP

JENIS
KONSEP

ATRIBUT
Kritis

Variabel

POSISI KONSEP
Super
ordinat

Subordinat

Koordinat

(fuel cell

termasuk sel
volta yang
tidak dapat
diperbaharui
tetapi
tidak habis

prinsip

- Sel volta
- Tidak dapat
diperbaharui
- Tidak habis

sekunder

Hukum
Faraday

Hukum
Faraday
menerangkan
hubungan
kuantitatif
antara kuat
arus listrik,
waktu, dan
muatan 1 mol
electron yang
terjadi di
elektroda

Konsep
berdasarkan
simbol

-Hukum
Faraday
-Hubungan
kuantitatif
antara arus
listrik, waktu
dan muatan 1
mol electron
- terjadi di
elektroda

-Jenis-jenis
elektroda
-jenis ion
logam
-kuat lemah
arus listrik
-perubahan
waktu

Sel
Hukum
elektrolisis Lenz

Hukum 1
dan 2
faraday

Muatan
listrik

Muatan listrik
menyatakan
jumlah
arus listrik
yang
mengalir

Konsep yang
menyatakan
sifat dan
nama atribut

- Muatan
listrik
- Jumlah arus
listrik
- Mengalir
dalam waktu

- Besarnya
muatan
arus listrik
- Waktu

Sel
elektroli
sis

-Elektroda
Penyepuhan
logam
(elektroplati
ng)

CONTOH
dan oksigen
yang
digunakan
sebagai
bahan bakar
pesawat
luar angkasa
Bila arus 20 A
dialirkan
melalui leburan
kriolit yang
mengandung
Al2O3 selama 50
menit,
berapa gram Al
yang terbentuk
dan berapa liter
gas O2 yang
timbul jika
diukur pada
keadaan
standar (STP)
Baterai
menghasilkan
muatan listrik
sebesar x
Coulomb

NON
CONTOH
Nilogam
hidrida,,
dan baterei ion
litium.

Jika arus 1 F
dialirkan ke
dalam tiga
larutan, yaitu
CuSO4, AuCl3
dan AgNO3,
maka
perbandingan
massa Cu : Au :
Ag sesuai
dengan
perbandingan
massa
ekivalennya,
yaitu:
Muatan elektron
sebesar 1,9x1019
Coulomb

LABEL
KONSEP

Elektroda

Katoda

Anoda

Reaksi
oksidasi

Korosi

DEFINISI
KONSEP
dalam waktu
tertentu
Elektroda
tempat
berlangsungny
a
reaksi reduksioksidasi

JENIS
KONSEP

ATRIBUT
Kritis

Variabel

POSISI KONSEP
Super
ordinat

Koordinat

Subordinat

CONTOH

NON
CONTOH

tertentu
Konsep
dengan
atribut kritis
abstrak tapi
contohnya
konkret

Katoda tempat Konsep


terjadinya
konkret
reaksi
reduksi
Anoda tempat Konsep
terjadinya
konkret
reaksi
oksidasi
Reaksi
Konsep
oksidasi
menyatakan
melepaskan
proses
electron
Korosi
Konsep yang
mengalami
menyatakan

- Elektroda
- Tempat
berlangsungn
ya reaksi
reduksi
oksidasi

- Jenis
elektroda
- Muatan
elektroda

Sel
elektroli
sis

- Muatan
listrik
Penyepuhan
logam (elek
troplating)

- Anoda
- Katoda

- Katoda
- Tempat
terjadinya
reaksi reduksi
- Anoda
- Tempat
terjadinya
reaksi oksidasi
- Reaksi
oksidasi
- Melepaskan
elektron
- Terbentuknya
oksida logam

- Elektroda
Sel volta
- Bilangan
oksida
si
- Elektroda
Sel volta
- Bilangan
Oksidasi

Anoda

Jumlah
Electron

Anoda

Reaksi
reduksi

Zn(s) Zn2+
(aq) + 2e

Pb/Pb2+//
Zn2+/Zn
Pb sebagai
Katoda
Pb/Pb2+//
Zn2+/Zn
Zn sebagai
Anoda
Cu2+(aq)+2e
Cu(s)

Jenis logam

Reaksi
oksidasi

Perkaratan
logam

Reaksi
fotosintesis

Katoda

Korosi

- Elektroda
inert(C, Pt,Au)
- Elektroda tidak
inert
(logam selain
elektroda
inert), seperti:
tembaga
(Cu), Perak
(Ag), Nikel
(Ni), besi (Fe),
dll
Pb/Pb2+//
Zn2+/Zn
Zn sebagai
Katoda
Pb/Pb2+//
Zn2+/Zn
Pb sebagai Anoda

Elektroda
kalomel

LABEL
KONSEP

Reaksi
reduksi

Potensial
elektroda

Potensial
sel

DEFINISI
KONSEP

JENIS
KONSEP

Peristiwa
nama proses
terbentuknya
oksida logam
akibat
terjadinya
reaksi
oksidasi dari
logam
tersebut
Reaksi reduksi Konsep
menerima
menyatakan
electron
proses
Potensial
elektroda
menunjukkan
potensial
sel yang
dihasilkan
dari suatu
elektroda
dengan
elektroda
hydrogen
Potensial sel
menyatakan
selisih
antara

Konsep
berdasarkan
prinsip

Konsep
berdasarkan
prinsip

ATRIBUT
Kritis

Variabel

POSISI KONSEP
Super
ordinat

Koordinat

Subordinat

CONTOH

NON
CONTOH

- Terjadinya
reaksi oksidasi
dari logam

Cu2+(aq)+2e
Cu(s)

Zn(s) Zn2+(aq)
+ 2e

Potensial
sel
- Potensial
sel standar

Potensial
reduksi
-Potensial
oksidasi

- Zn2+ + 2e
Zn(s)
= -0,763 v
- Zn(s) Zn2+ +
2e
=+0,763 v

Pb/Pb2+//
Zn2+/Zn
E sel = + 0,638
Volt

Reaksi
- Potensial
reduksioks elektroda
idas
- Potensial
sel

Potensial
reduksi
- Potensial
oksidasi

Pb/Pb2+//
Zn2+/Zn
E sel = + 0,638
Volt

Potensial
standard
Zn2++ 2e
Zn(s)

- Reaksi
reduksi
- Menerima
elektron
- Potensial
elektroda
- Potensial sel
Elektrodahidro
Gen

Jumlah
Electron

Katoda

Reaksi
oksidasi

Jenis
elektroda.

Reaksi
Reduksi
oksidas

- Potensial sel
- Potensial
reduksi pada
katoda

- Jenis
elektroda
- Nilai poten
sial sel

LABEL
KONSEP

Potensial
Sel standar

Potensial
reduksi

Potensial
oksidasi

DEFINISI
KONSEP
potensial
reduksi pada
katoda
dengan
potensial
reduksi pada
anoda
Potensial sel
standar
menyatakan
potensial sel
yang
diukur pada
suhu 250C
dengan
konsentrasi
ion-ion 1M
dan
tekanan 1atm.
Potensial
reduksi
terjadi pada
katoda

Potensial
oksidasi

JENIS
KONSEP

ATRIBUT
Kritis

Variabel

POSISI KONSEP
Super
ordinat

Koordinat

Subordinat

- Potensial
reduk
si pada anoda

- Anoda
- Katoda

standar

Konsep
berdasarkan
prinsip

Potensial sel
Standar Potensial sel
- Di ukur pada
suhu 250C
- Konsentrasi
ion-ion 1M
dan
tekanan gas
1atm

- Tinggi
Reaksi
rendahnya
reduksisuhu
oksidasi
- Besar
kecilnya ko
nsentrasi
- Besarkecil
nyatekanan gas

- Potensial
Elektroda
- Potensial
sel

- Potensial
Reduksi
- Potensial
oksidasi

Konsep
berdasarkan
prinsip

- Potensial
reduksi
- Terjadi pada
katoda

Jenis
elektroda.

Potensial
oksidasi

Konsep
berdasarkan

- Potensial
oksidasi

Jenis elektro
da.

Potensial
reduksi

Potensial
elektroda
- Potensial
sel
- Potensial
sel
standar
Potensial
elektroda

CONTOH

NON
CONTOH
= -0,763 v

Potensial
standard
Zn2++ 2e
Zn(s) = -0,763 v

Pb/Pb2+//Zn2+/Zn
E sel = + 0,638
Volt

Zn2+ + 2e
Zn(s)
= -0,763 v

Zn(s)Zn2+ +2e
=+0,763 v

Zn(s) Zn2+ +
2e

Zn2++ 2eZn(s)
= -0,763 v

LABEL
KONSEP

Penyepuh
an logam
(elektropl
ating)

DEFINISI
KONSEP

JENIS
KONSEP

ATRIBUT
Kritis

terjadi pada
anoda

prinsip

- Terjadi pada
anoda

Penyepuhan
logam
(elektroplating
)
melapisi logam
dengan
logam lainnya
menggunakan
arus
listrik

Konsep
menya
takan
proses

- Penyepuhan
logam
(elektroplatin
g)
- Melapisi
logam dengan
logam lain
Menggunakan
arus listrik

Variabel

Jenis
Logam

POSISI KONSEP
Super
ordinat
- Potensial
sel
- Potensial
sel
standar
Sel
elektroli
sis

Subordinat

Koordinat

CONTOH

NON
CONTOH

=+0,763 v

- Muatan
listrik
- Elektroda

Penyepuhan
emas

Elektrolisis air
dengan
elektroda
inert