Вы находитесь на странице: 1из 14

panjang gelombang dan frekuensi

akan lebih mudah untuk menyebutkan karakteristik energi radiasi


transit sebelum membahas asal-usul energi radiasi.

Radiasi Benda Hitam

Pada pembelajarn fisika di kelas XII ada sebuah BAB


yang mempelajari tentang Radiasi Benda Hitam, semoga posting kali ini dapat
memberi penjelasan kepada teman-teman pelajar sekalian yang kurang paham.
Jika kita memperhatikan besi saat disambung (dilas). Bagian besi yang akan
disambung harus dipanaskan terlebih dahulu. Saat dipanaskan, besi tampak
kemerahan. Kemudian jika terus dipanaskan akan tampak warna cahaya yang
dipancarkan oleh besi menjadi kebiruan. Mengapa demikian? besi yang
dipanaskan memancarkan energi atau gelombang elektromagnetik yang dapat
berupa cahaya tampak. Pancaran energi suatu benda karena pengaruh suhunya
disebut radiasi termal. Radiasi termal selalu ada pada setiap benda, akan tetapi
tidak semua radiasi termal tersebut dapat dilihat oleh mata.

Benda Hitam

Benda ada yang mudah menyerap radiasi, ada pula yang mudah memancarkan
radiasi dan sebaliknya. Benda yang dapat menyerap seluruh radiasi yang
diterimanya dan memancarkan seluruh radiasi yang dikeluarkannya disebut
sebagai benda hitam. Benda hitam dimodelkan sebagai suatu rongga dengan
celah bukaan yang sangat kecil. Jika ada radiasi yang masuk ke dalam rongga
melalui lubang, radiasi tersebut akan dipantulkan berulang-ulang oleh dinding
dalam rongga sehingga terserap habis energinya.
Tidak ada radiasi yang terpantul memancarkan keluar lubang karena lubang
sangat kecil kecil. Jadi, rongga berlubang kecil ini berkelakuan sebagai benda
hitam karena dapat menyerap seluruh radiasi yang diterimanya. Demikian pula
jika rongga ini memancarkan radiasi, tak ada radiasi yang kembali ke rongga.
Dengan demikian, rongga juga akan memancarkan seluruh energi yang
dikeluarkannya.Dalam fisika, benda hitam (bahasa Inggris black body) adalah
obyek yang menyerap seluruh radiasi yang jatuh kepadanya. Tidak ada radiasi
yang dapat keluar atau dipantulkannya. Namun demikian, dalam fisika klasik,
secara teori benda hitam haruslah juga memancarkan seluruh panjang
gelombang energi yang mungkin, karena hanya dari sinilah energi benda itu
dapat diukur.Meskipun namanya benda hitam, dia tidaklah harus benar-benar
hitam karena dia juga memancarkan energi. Jumlah dan jenis radiasi yang
dipancarkannya bergantung pada suhu benda hitam tersebut. Benda hitam
dengan suhu di bawah sekitar 700 Kelvin hampir semua energinya dipancarkan
dalam bentuk gelombang inframerah, sangat sedikit dalam panjang gelombang
tampak. Semakin tinggi temperatur, semakin banyak energi yang dipancarkan
dalam panjang gelombang tampak dimulai dari merah, jingga, kuning dan
putih.Istilah "benda hitam" pertama kali diperkenalkan oleh Gustav Robert

Kirchhoff pada tahun 1862. Cahaya yang dipancarkan oleh benda hitam disebut
radiasi benda hitam.Permukaan benda hitam merupakan permukaan yang
memiliki sifat sebagai pemancar atau penyerap radiasi yang sangat baik. Jika
suhu permukaannya tinggi dibandingkan lingkungan sekitarnya, akan bersifat
memancarkan radiasi. Akan tetapi, jika suhunya rendah, akan bersifat sebagai
penyerap radiasi.

Benda hitam merupakan suatu sistem yang dapat menyerap semua radiasi
kalor yang mengenai benda tersebut. Tetapi sebenarnya didalam kehidupan ini
tidak ada benda hitam sempurna, sepeti definisi diatas. Namun, benda hitam
dapat diasumsikan sebagai lubang kecil yang terdapat pada benda yang
berongga.

a. Hukum Stefan-Boltzmann Intensitas Radiasi Benda Hitam


Energi radiasi setiap detik per satuan luas disebut sebagai intensitas radiasi
yang diberi lambang I. Kemampuan sebuah benda untuk menyerap radiasi
kalor berkaitan dengan kemampuannya untuk memancarkan radiasi. Benda
hitam merupakan penyerap dan pemancar radiasi terbaik. Energi persatuan
luas dan persatuan waktu atau intensitas radiasi total yang dipancarkan oleh
benda hitam dari seluruh spektrum energi yang dipancarkan dapat dinyatakan
dengan hukum Stefan-Boltzmann, yang dituliskan sebagai berikut.I = e
T4............
(1)dengan e adalah koefisien emisivitas yang memiliki nilai antara 0 dan 1.
Untuk benda hitam sempurna, e = 1. Adapun adalah tetapan StefanBoltzmann besarnya 5,67 x 10-8 Wm-2K-4 dan T adalah suhu mutlak benda

dalam satuan kelvin (K). Dari persamaan (1) dapat ditentukan satuan intensitas
radiasi (I) adalah watt meter-2(Wm-2).Nilai emisivitas (e) berbeda-beda untuk
tiap jenis dan keadaan permukaan bahan. Dengan demikian, intensitas radiasi
termal bahan yang berbeda pada temperatur yang sama akan berbeda pula.
Sebagai contoh, misalnya intensitas radiasi pada tempetatur 2000 K untuk
permukaan datar halus bahan Tungsten adalah 23,5 W/cm2. Sedangkan untuk
Molibdenum, intensitas radiasinya 19,2 W/cm2. Intensitas radiasi ini makin
besar jika keadaan permukaan semakin kasar.

Energi Radiasi Benda HitamJika luas seluruh permukaan benda diketahui,


energi per satuan waktu atau daya yang dipancarkan oleh benda tersebut dapat
dihitung

dengan

persamaan

berikut.P

T4

A......(2)A adalah luas permukaan


benda dengan satuan m2. Dari persamaan (2) dapat ditentukan bahwa daya P
yang dipancarkan memiliki satuan watt (W).Jadi, energi total yang dihasilkan
oleh permukaan benda hitam dalam selang waktu t sekon menjadiW = P t = e
T4 A t.......(3)Energi total W yang
dipancarkan benda memiliki satuan watt sekon atau joule.Jika diketahui suhu
benda T dan suhu lingkungan T0, benda akan memancarkan radiasi kalor.
Sebaliknya besarnya radiasi kalor yang dipancarkan atau yang diserap oleh
benda terhadap lingkungannya lingkungannya akan memenuhi persamaan
berikut:I = e (T4-T04).......
(4)Jika suhu benda T lebih besar daripada suhu lingkungan T0,benda akan
memancarkan radiasi kalor. Sebaliknya, jika suhu benda T lebih kecil daripada
suhu lingkungan T0, benda akan menyerap radiasi kalor.b. Pergeseran

WienDengan meninjau kembali sebuah lubang pada kotak berongga yang


diasumsikan sebagai benda hitam. Jika kotak dipanaskan, atom-atom pada
dinding kotak akan menyerap energi panas dan bergetar. Atom-atom yang
bergetar ini akan berlaku sebagai osilator harmonik yang menimbulkan
gelombang elektromagnetik. Setiap gelombang yang ditimbulkan oleh osilator
akan dipantulkan bolak-balik oleh dinding kotak dan membentuk gelombang
berdiri. Kejadian ini hampir sama dengan proses terbentuknya gelombang
berdiri pada tali yang digetarkan.Suatu gelombang elektromagnetik terdiri atas
spektrum gelombang-gelombang dengan panjang gelombang yang berbedabeda. Para fisikawan meneliti intensitas radiasi untuk panjang gelombang
tertentu. Alat yang digunakan dalam percobaan tersebut didasarkan pada
prinsip penguraian cahaya (dispersi) oleh prisma menjadi spektrumnya.

Ketika temperatur berkurang, puncak dari kurva radiasi benda hitam bergerak ke intensitas yang lebih
rendah danpanjang gelombang yang lebih panjang. Grafik radiasi benda hitam ini dibandingkan dengan
model klasik dari Rayleigh dan Jeans.

Radiasi yang dipancarkan benda hitam dilewatkan melalui celah agar diperoleh
berkas gelombang yang sempit. Gelombang tersebut kemudian terdispersi
menurut panjang gelombang masing-masing. Untuk mengukur intensitas dan
panjang gelombang setiap spektrum, digunakan detektor yang dapat digeser
menurut sudut deviasi berkas gelombang terdispersi. Percobaan tersebut
dilakukan berulang pada suhu benda hitam yang berbeda.Dari percobaan yang
dilakukan pada beberapa suhu yang berbeda tersebut maka didapat bahwa
intensitas radiasi yang dipancarkan benda hitam pada suhu tertentu
ditunjukkan oleh grafik yang selalu berbentuk garis lengkung. Intensitas radiasi
maksimun terjadi pada panjang gelombang tertentu. Dan luas daerah yang
dibatasi oleh garis lengkung dan sumbu panjang gelombang menunjukkan
intensitas radiasi total I.
Dari grafik hasil percobaan menunjukkan bahwa jika suhu dinaikkan,
intensitas radiasi akan meningkat dan dalam setiap nilai suhu ada panjang
gelombang yang memiliki nilai maksimum, yakni maks. Terlihat pula pada
grafik bahwa jika suhu berubah, maks akan mengalami pergeseran. Semakin
tinggi suhu, intensitas maks semakin bergeser ke arah panjang gelombang
yang lebih pendek. Gejala pergeseran intensitas cahaya maks pada radiasi
benda hitam disebut Pergeseran Wien. Wien juga menemukan bahwa hasil kali
antara intensitas pada maks dan suhu mutlak merupakan suatu bilangan
konstan.maks

konstan....

(5)Bilangan konstan pada pada perumusan Hukum Pergeseran Wien disebut


Konstanta Wien dengan nilainya yaitu 2,898 10 ^(-3)c. Perumusan
Rayleigh dan JeansKurva yang didapatkan dari percobaan sebelumnya
merupakan hasil yang empiris, yakni diperoleh dan disimpulkan sebagai hasil

pengamatan atau percobaan. Pada masa itu para ilmuwan mencoba mencari
penjelasan atas kenyataan empiris tersebut. Pada masa tersebut pula dua
ilmuwan, yakni Lord Rayleigh (1842-1919) dan Sir James Hopward Jeans
(1877-1946) mencoba menggunakan teori kinetik gas dalam fisika klasik untuk
mengolah hasil empiris tersebut.Menurut fisika klasik mengenai ekuipartisi
energi, energi rata-rata setiap derajat kebebasan pada suhu T adalah kT.
Maka energi total untuk setiap getaran gelombang menjadi kT, dengan k adalah
tetapan Stefan-Boltzmann.Meskipun mustahil untuk dapat menghitung
besarnya kecepatan setiap partikel gas dalam suatu ruang, teori maxwell dapat
mengaitkan kecepatan setiap partikel tersebut terhadap banyaknya partikel di
dalam suatu kotak dan dijabarkan melalui kurva distribusi Maxwell. Disini
Rayleigh-Jeans melihat bahwa kurva yang dijabarkan oleh maxwell serupa
dengan hasil yang diperoleh pada intensitas spektrum radiasi kalor Karena
sebaran energi kinetik diwakili oleh sebaran kecepatan karena energi kinetik
dapat dinyatakan dalam kecepatan. Oleh karena itu mereka beranggapan
bahwa ada kemiripan antara sifat panas benda dan radiasi kalor.Berdasarkan
prinsip ekuipartisi energi, persaman matematis yang didapatkan oleh Rayleigh
dan Jeans menunjukkan bahwa untuk yang membesar, intensitas akan
semakin kecil dan jika mendekati tak hingga maka intensitas akan
mendekati nol. Hal ini sesuai dengan hasil empiris untuk yang besar. Akan
tetapi hasil matematis yang didapatkan mereka untuk yang mengecil,
intensitas akan membesar. Bahkan intensitas akan menuju tak hingga jika
mendekati nol. Hal ini sangat menyimpang dari hasil empiris yang
menunjukkan bahwa intensitas akan mendekati nol jika mengecil.
Penyimpangan persamaan Rayleigh-Jeans yang sangat jauh ini selanjutnya

diberi istilah katastropi ultraviolet karena yang kecil berada dalam wilayah
panjang gelombang ultraviolet. Hal tersebut disebabkan mereka beranggapan
bahwa energi yang dimiliki oleh setiap spektrum gelombang bersifat kotinu.
Artinya, energi gelombang dapat memiliki sembarang nilai dalam batas yang
ditentukan. Sehingga didapatkan nilai energi yang mungkin dengan jumlah
yang tak terhingga. Dan anggapan tersebut menghasilkan suatu fungsi yang
mengakibatkan ketidaksesuaian dengan hasil eksperimen pada panjang
gelombang pendek.

d. Teori Max PlanckKegagalan teori Rayleigh-Jeans mendorong seorang


fisikawan jerman Max Planck (1858-1947) untuk mencoba melakukan
pendekatan lain.Planck menyadari pentingnya untuk memasukkan konsep
energi maksimum dalam perhitungan teoritis radiasi benda hitam. Menurut
Planck, energi yang diserap atau yang dipancarkan oleh getaran-getaran yang
timbul di dalam rongga benda hitam merupakan paket-paket atau kuanta.
Besarnya energi setiap paket merupakan kelipatan bilangan asli dari hf dengan
h adalah tetapan Planck yang besarnya 6,63 x 10-34 Js dan f adalah
frekuensi paket energi. Secara matematis, perumusan Planck dapat dituliskan
menjadiE

nhf.........................................................................................
(6)dengan n adalah kelipatan bilangan asli.

Planck membuat aturan bahwa energi setiap modus getar tidak boleh lebih dari
energi rata-rata yang dimiliki radiasi (kT). Akan tetapi, karena energi yang
mungkin dimilki oleh modus getar nhf, berarti semakin tinggi frekuensi,

semakin kecil kemungkinan untuk tidak melebihi kT.

Hubungan kuantum Planck menunjukkan bahwa ekuipartisi energi dan setiap


jenis getaran memiliki energi total yang berbeda-beda. Menurut Planck, teori
klasik gagal menjelaskan radiasi benda hitam pada panjang gelombang pendek
karena pada daerah itu kuanta energinya sangat besar sehingga hanya sedikit
jenis getaran yang tereksitasi. Berkurangnya jenis getaran yang tereksitasi
mengakibatkan getaran tertekan dan radiasi akan menurun menuju nol pada
frekuensi yang tinggi. Oleh karena itu rumus Planck dapat terhindar dari
catastropi ultraviolet.

Persamaan yang menujukkan besarnya energi per satuan luas yang


dipancarkan oleh suatu benda hitam yang terdistribusi diantara berbagai
panjangnya

telah

diturunkan

oleh

Max

Planck

pada

1900

dengan

menggunakan teori kuantum, yaitu sebagai berikut,E=(2c^2 h)/^2 [1/


(e^(hc/kT)-1)]

................................................................(7)Pada

persamaan tersebut, c adalah kecepatan rambat cahaya, adalah panjang


gelombang cahaya dan T adalah suhu mutlak permukaan benda hitam.
Konstanta k dan h dihitung berdasarkan data eksperimen, yakni kk = 1,38 x
10-23 JK-1 (disebut konstanta Boltzmann) h = 6,63 x 10-34 Js
(disebut konstanta Planck)Hubungan antara panjang gelombang energi
maksimum (maks) dan suhu mutlak (T) suatu benda hitam telah diturunkan
oleh Wien yang disebut sebagai hukum pergeseran wien, yakni maks T =
2,898 x 10-3 mK.Menurut Planck, atom-atom pada dinding rongga benda
hitam memiliki sifat seperti osilator harmonik. Energi yang dimiliki oleh

osilator-osilator harmonik tersebut hanya pada nilai-nilai f tertentu. Nilai-nilai


tersebut merupakan kelipatan bilangan asli dari hf, yakni hf, 2hf, 3hf, dan
seterusnya. Osilator harmonik tersebut tidak boleh memiliki energi selain
harga-harga tersebut. Oleh Planck energi osilator itu dikatakan terkuantisasi.3.
Aplikasi Radiasi Benda HitamGejala Pemanasan GlobalEfek Rumah
KacaSalah satu penyebab dari pemanasan global adalah peningkatan gas
rumah kaca (greenhouse effect). Efek rumah kaca telah meningkatkan suhu
bumi rata-rata 1 hingga 5 derajat Celcius.Analogi sederhana untuk
menggambarkan efek rumah kaca adalah ketika kita memarkir mobil di tempat
parkir terbuka pada siang hari. Ketika kita kembali ke mobil di sore hari,
biasanya suhu di dalam mobil lebih panas di bandingkan suhu di luar. Karena
sebagian energi panas dari matahari telah di serap oleh kursi, dashboard dan
karpet mobil. Ketika benda-benda tersebut melepaskan energi panas tersebut,
tidak semuanya dapat keluar melalui jendela tetapi sebagian di pantulkan
kembali.Penyebabnya adalah perbedaan panjang gelombang sinar matahari
yang memasuki mobil dan energi panas yang dilepaskan kembali oleh
kursi.Sehingga jumlah energi yang masuk lebih banyak dibandingkan energi
yang dapat keluar. Akibatnya kenaikan bertahap pada suhu di dalam
mobil.Seandainya tidak ada atmosfer, energi sinar matahari yang sampai ke
bumi akan mampu memanaskan bumi hingga mencapai suhu 800C di daerah
khatulistiwa. Untungnya, lapisan atmosfer bumi mampu memantulkan sekitar
34% energi matahari yang menuju ke bumi sehingga kembali ke angkasa luar.
Sekitar 19% diserap oleh awan dan debu-debu yang terdapat pada lapisan
atmosfer dan sekitar 47% energinya mencapai permukaan bumi. Bumi tidak
mendapatkan pemanasan secara merata. Di dekat khatulistiwa, bumi menyerap

radiasi kalor yang lebih besar dibandingkan di dekat daerah kutub. Berkat pola
aliran energi kalor yang diserap. Bumi tidak menjadi terlampau panas.

Dari 47% energi radiasi matahari yang diserap permukaan bumi, sekitar 23%
digunakan untuk menguapkan air yang terdapat dipermukaan bumi. Sekitar
10% kembali dialirkan keangkasa dalam bentuk konduksi dan konveksi serta
sekitar 14% dipancarkan dalam bentuk gelombang elektromgnetik ke
angkasa.Sinar matahari yang memasuki permukaan bumi memiliki berbagai
macam panjang gelombang. Sinar tampak berada pada panjang gelombang
antara 400-700 nm, sinar inframerah pada panjang gelombang diatas 700 nm
dan sinar ultraviolet pada panjang gelombang dibawah 400 nm.

Sinar matahari dengan panjang gelombang pendek, seperti sinar ultraviolet


dan sinar tampak, dengan mudah dapat menembus lapisan atmosfer bumi.
Ketika energi matahari ini memanaskan bumi, sebagian besar energi
dipancarkan kembali oleh bumi ke angkasa sebagai gelombang panjang. Energi
yang diserap dipantulkan kembali dalam bentuk radiasi infra merah oleh awan
dan permukaan bumi. Namun sebagian besar infra merah yang dipancarkan
bumi tertahan oleh awan dan gas CO2 dan gas lainnya, untuk dikembalikan ke
permukaan bumi. Sebenarnya dalam keadaan normal, efek rumah kaca
diperlukan, untuk mempertahankan panas di bumi. Tanpa adanya efek rumah
kaca sama sekali, mungkin kondisi Bumi akan seperti Mars, dimana kondisi di
sana sangat dingin dan tidak memungkinkan adanya kehidupan.

Akibat

dari

ulah

manusia

menyebabkan

naiknya

konsentrasi

gas

karbondioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer. Kenaikan konsentrasi


gas CO2 ini disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan bakar minyak
(BBM), batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui
kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk mengabsorbsinya.

Mengukur Suhu MatahariPada temperatur yang cukup tinggi, secara


alamiah di dalam bintang-bintang akan terjadi reaksi fusi, yakni inti-inti ringan
akan bergabung membentuk inti yang lebih berat. Melalui serangkaian tahapan
reaksi fusi, inti-inti atom hidrogen bergabung membentuk inti helium. Proses
penggabungan itu digunakan untuk membangkitkan energi di dalam bintangbintang tersebut.

Energi yang dihasilkan oleh matahari atau bintang tersebut terdiri atas
berbagai bentuk radiasi gelombang elektromagnetik yang dapat diketahui
melalui

frekuensi

atau

panjang

gelombangnya.

Semua

gelombang

elektromagnetik yang dpancarkan akan merambat dalam ruang angkasa


dengan kecepatan sama, yakni dengan kecepatan spektrum cahaya Dengan
meneliti spektrum sebuah bintang, seorang astronom akan dapat mengetahui
suhu bintang. Tidak mendekat ke matahari atau bintang dengan berpedoman
pada spektrum radiasi benda hitam. Pada siang hari, kita akan merasa lebih
nyaman memakai baju berwarna putih daripada baju berwarna hitam. Namun,
pada malam hari yang dingin kita akan merasa lebih hangat apabila
mengenakan baju berwarna hitam daripada baju berwarna putih. Hal itu
menunjukkan bahwa permukaan yang gelap merupakan penyerap dan
pemancar kalor yang baik dan permukaan yang berwarna putih atau mengkilap

merupakan penyerap dan pemancar kalor yang buruk.

Prinsip kerja termos sebagai berikut:Lapisan perak mengkilap mencegah


perpindahan kalor secara radiasi. Lapisan tersebut memantulkan radiasi
kembali ke dalam termos.Dinding gelas, sebagai konduktor jelek, tidak dapat
memindahkan kalorRuang vakum antara dua dinding mencegah perpindahan
kalor, baik secara konveksi maupun konduksi.Sumbat dibuat dari bahan
isolator. Hal ini dilakukan dengan maksud untuk mencegah agar konveksi
dengan udara luar terjadi.Pada cuaca panas, kulit kita berkeringat. Keringat ini
menguap dan kalornya diambil dari tubuh kita sendiri sehingga tubuh kita
menjadi lebih dingin. Tidak seperti manusia, anjing tidak memiliki kulit yang
berkeringat. Ketika cuaca panas, anjing menjulurkan lidahnya agar terjadi
penguapan pada air ludahnya, dan tubuh anjing menjadi lebih dinginMengapa
air yang dingin dalam kendi (dibuat dari tanah liat) lebih dingin daripada air
yang disimpan dalam sebuah bejana plastik? Pada dinding kendi terdapat poripori (celah-celah) yang kecil. Kalor yang diperlukan untuk penguapan air itu
diambil dari kendi dan air didalamnya. Ini menyebabkan air dalam kendi lebih
dingin atau karena tidak dapat meradiasikan kalor keluar kendi.

Panel suryaPanel surya adalah suatu perangkat yang digunakan untuk


menyerap radiasi dari matahari. Panel surya terdiri dari wadah logam berongga
yang di cat hitam dengan panel depan terbuat dari kaca. Kalor radiasi dari
matahari diserap oleh permukaan hitam dan dihantarkan secara konduksi
melalui logam. Bagian dalam panel dijaga tetap hangat oleh efek rumah kaca,
kemudian sirkulasi air melalui wadah logam akan membawa kalor menjauh

untuk dimanfaatkan pada sistem pamanas air domestik dan untuk memanasi
kolam renang.
Semoga dapat bermanfaat bagi teman-teman semua..