You are on page 1of 3

Maria Ayu K.

S
Fakultas Kedokteran , Universitas Kristen Duta Wacana

Makanan Berkualitas Bagi Buah Hati


emasnya. Setiap bagian dari tubuh balita
Pangan

merupakan

salah

satu

kebutuhan primer manusia. Setiap manusia


pasti

membutuhkan

makanan

untuk

mempertahankan kehidupan nya, terutama


pada balita. Makan menjadi rutinitas sehari
hari, namun apakah kita memperhatikan
bagaimanan makan yang berkualitas bagi
balita kita? atau selama ini hanya makan
kenyang saja ?
Menjadi

mulai bertumbuh dan berkembang. Melalui


makanan

yang

bergizi

seimbang

lah

pertumbuhan balita akan optimal, memiliki


daya tahan tubuh yang kuat dan terhindar
dari

penyakit.

Penelitian

menunjukkan

bahwa balita dengan pola asuh makan yang


baik maka menghasilkan balita dengan
status gizi baik yang berarti balita akan
terhindar dari masalah gizi seperti gizi
buruk, gizi kurang, dan gizi lebih.

orang

tua

merupakan

tanggung jawab yang besar. Merawat anak


sebagai titipan Tuhan merupakan suatu
anugrah yang harus disyukuri. Terutama
anak pada usia bayi dan balita yang belum
memiliki kemandirian dan sangat tergantung
kepada orang tua, disinilah peran orang tua
begitu besar untuk membentuk diri anak,
salah satu nya melalui makanan. Sehingga
penting bagi orang tua untuk membekali diri
dengan pengetahuan seputar makanan gizi
seimbang bagi balita.
Asupan makanan menjadi sangat

Makanan berkualitas bagi bayi baru


lahir adalah ASI ibu. ASI merupakan
makanan yang maha sempurna bagi bayi,
karena samapai saat ini belum ada satu pun
susu formula yang dapat menyaingi manfaat
dan kandungan ASI. Beberapa manfaat ASI
antara lain sebagai daya tahan bagi bayi,
mudah dicerna oleh tubuh bayi, membantu
perkembangan
menghemat

otak
waktu

dan

mata,

serta

dan

biaya

yang

dihabiskan untuk membeli dan menyiapkan


susu formula. Cairan kuning atau yang
disebut

kolostrum

merupakan

cairan

penting pada usia balita, karena pada masa

pertama yang keluar pada ASI. Cairan itu

ini balita sedang mengalami pertumbuhan

bukan

merupakan

ASI

yang

kotor,

melainkan mengandung protein yang baik

energy dan zat gizi, tidak menambahkan

bagi bayi dan memberikan kekebalan bagi

bumbu berlebihan (garam, gula, penyedap

bayi.

rasa, pewarna) dan diusahakan memiliki


Pemberian ASI eksklusif merupakan

pemberian ASI tanpa ditambah makanan


atau minuman lain hingga bayi genap
berusia 6 bulan. Alasan penting penundaan
pemberian makanan lain pada usia ini
kekebalan bayi yang belum sempurna

keberagaman jenis makanan lokal sehari


hari

dengan

harga

yang

terjangkau.

Pemberian MP ASI ini bukan berarti ASI


dihentikan, karena ASI akan tetap digunakan
sebagai makanan pelengkap hingga balita
berusia genap 2 tahun.

apabila bayi mengkonsumi makanan luar

Menginjak usia lebih dari 2 tahun

yang tidak steril maka akan menimbulkan

balita mulai aktif bermain, maka kebutuhan

masalah kesehatan bagi bayi itu sendiri.

makanan

Makanan padat yang diberikan pada bayi

sebelumnya. Balita pada usia ini akan mulai

sebelum umur 6 bulan dapat merusak

makan seperti makanan keluarga. Peran

pencernaan pada bayi karena pada saat itu

orang tua pada usia ini adalah membiasakan

pencernaan bayi masih sulit mencerna

balita untuk makan dengan gizi seimbang

makanan padat.

mulai dari dini. Makanan yang disajikan

Pada usia 6-24 bulan kebutuhan gizi


balita mulai meningkat, sehingga pada usia
ini

ASI

berperan

sebagai

makanan

pelengkap dan balita mulai membutuhkan


makanan pendamping ASI (MP ASI).
Berdasarkan komposisi makanan, MP ASI

balita

akan

melebihi

usia

hendaknya beragam, agar balita mulai


mencoba berbagai jenis makanan dan tidak
pilih

pilih

makanan.

Makanan

yang

berkualitas hendaknya memenuhi 3 jenis


makanan ini yaitu :

Sumber zat tenaga (beras, beras

lengkap yang terdiri dari makanan pokok,

jagung, kentang, sagu, bihun, mie, roti,

lauk hewani, lauk nabati, sayur dan buah.

makaroni, biskuit)
Sumber zat pembangun (ayam, ikan,

Dalam menyajikam MP ASI, hendaknya

mudah

daging, telur, hati, keju, susu, kacang

memakan nya dan tidak tersedak. MP ASI

-kacangan, tahu, tempe)


Sumber zat pengatur (sayur-sayuran

dihaluskan,

supaya

bayi

lebih

dapat diberikan kepada bayi 3-4 kali sehari.


MP ASI yang baik hendaknya padat protein,

yang berwarna dan buah-buahan yang


segar).

Menanamkan kebiasaaan anak untuk

supaya anak tidak memiliki kebiasaan

makan berkualitas pada usia ini dapat

makan makanan yang tidak sehat.


Apabila menyiapkan susu bagi balita

tidak perlu menambahkan gula.


Membiasakan minum putih sesuai

dimulai dengan cara :

Membiasakan anak makan 3 kali

sehari (pagi, siang , dan sore)


Diantara jam makan hendaknya

kebutuhan sebanyak 1200-1500 ml


air/hari.

diselingi dengan makanan selingan

Makanan yang berkualitas merupakan

bergizi seperti bubur kacang hijau


Biaskan makan dengan keluarga,

salah satu cara untuk mencetak fisik balita

supaya keluarga dapat mengawasi apa

menjadi lebih sehat dan kuat. Dengan

yang

mempersiapkan

dikonsumsi

anak

sehingga

tua

sudah

seperti ikan, telur, tahu, tempe, dll.


Memperbanyak konsumsi sayur dan

sempurna dan membekali menjadi pribadi

buah
Hindari menyajikan makanan cemilan
manis,

asin,

dan

berlemak, hal ini mulai diajarkan

orang

balita

mulai

terlalu

kecil,

tubuh

menghindari jajan sembarangan.


Memperbanyak makanan kaya protein

yang

dari

ketahanan

mempersiapkan buah hati nya untuk tumbuh


yang sehat.