You are on page 1of 6

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Tujuan Penulisan
Sistematika Penuliasan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ( Konsep Model Toeri )
A. Latar belakang Betty Newman
B. Paradigma
C. Konsep model teori Betty Newman
BAB III PEMBAHASAN
A. Teori Betty Nawman
BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
Daftar Pustaka

BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Teori keperawatan didefinisikan sebagai konseptualisme beberapa aspek
realitas keperawatan yang bertujuan untuk menggambarkan fenomena,
menjelaskan hubungan- hubungan antar fenomena memprediksi resiko-resiko
dan menetapkan asuhan keperawatan (Afat Abrahim Melis 1997)
Didunia keprawatan banyak fenomena dan masalah yang terjadi yang sulit
untuk dijelaskan dan diselaisakan. Namun, keperawatan memiliki teori-teori
keperawatan yang biasa digunakan untuk menjelaskan dan memberikan solusi
Yang tepat untuk menyelesaikannya. Para ahli teori keperawatan
mengemukakan berbagai solusi yang bisa diterapkan diberbagai lingkup
keperawatan. Teori-teori tersebut dikembangkan sehingga akan lebih
meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan keprawatan.
Salah satu ahli teori yang cukup terkenal dan teorinya banyak digunakan
dalam tatanan pelayanan keperawatan adalah Betty Nawman.

B. TUJUAN PENULISAN
a. Memahami dengan benar model konsep keperawatan menurut Neuman
b.Menganalisis konsep baik kelebihan maupun kelemahannya
c. Memberikan masukan-masukan terhadap pengembangan Betty Newman.
C. SISTEMATIKA PENULISAN
Halaman Judul
Daftar isi
Bab I Pendahuluan
A. Latar Belakang
B. Tujuan Penulisan
C. Sistematika Penulisan
Bab II Tinjauan Pustaka ( Konsep Model Teori )
1. Latar Belakang
2. Paradigma
3. Konsep Model Teori Betty Newman
Bab III Pembahasan
A. Teori Betty Newman
Bab IV Penutup
A. Kesimpulan
B. Saran
Daftar Pustaka

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A. Latar Belakang Betty Newman
Betty Neuman lahir di Ohio tahun 1924, dia anak kedua dari 3 bersaudara dan
merupakan anak perempuan satu-satunya.Ketika berumur 11 tahun bapaknya
meninggal setelah 6 tahun dirawat karena CRF. Pujian bapaknya terhadap
perawat mempengaruhi pandangan Neuman tentang perawat dan
komitmennya menjadi perawat terbaik yang selalu dekat dengan
pasien.Pekerjaan ibunya sebagai bidan di desa juga sangat mempengaruhi
secara signifikan. Setelah lulus SMA Neuman tidak dapat melanjutkan
pendidikan keperawatan. Dia bekerja sebagai teknisi pada perusahaan pesawat
terbang dan sebagai juru masak di Ohio dalam rangka menabung untuk
pendidikannya dan membantu ibu serta adiknya. Adanya program wajib
militer di keperawatan mempercepat masuknya Neuman ke sekolah
keperawatan.Neuman lulus program diploma RS Rakyat (sekarang RSUP
Akron Ohio) tahun 1947. Neuman menerima gelar BS pada keperawatan
Kesehatan Masyarakat tahun 1957 dan MS Kesehatan Masyarakat serta
Konsultan Keperawatan Jiwa tahun 1966 dari Universitas California LA.
Tahun 1985 Neuman menyelesaikan PHD dalam bidang Clinical Psychology
dari Universitas Pasific Western. Dia mempraktekkan bed side nursing
sebagai staf kepala dan Private Duty Nurse di berbagai RS. Pekerjaannya di
komunitas termasuk di sekolah-sekolah, perawatan di perusahaan dan sebagai
kepala perawatan di klinik obstetric suaminya dan konseling intervensi krisis
di keperawatan jiwa di komunitas. Tahun 1967, 6 bulan setelah mendapat
gelar MS dia menjadi kepala fakultas dari program dimana ia lulus dan
memulai kontribusinya sebagai guru, dosen, penulis dan konsultan dalam
berbagai disiplin ilmu kesehatan. Tahun 1973, Neuman dan keluarga kembali
ke Ohio, sejak itu dia sebagai konsultan kesehatan jiwa, menyediakan
program pendidikan berkelanjutan dan melanjutkan perkembangan dari
modelnya, dia yang pertama kali mendapatkan California Licensed Clinical
Fellows of the American Association of Marriage & Family Therapy dan tetap
melakukan praktek konseling. Model Neuman aslinya berkembang tahun
1970 ketika itu ada permintaan lulusan Universitas of California LA untuk
pembukaan kursus yang memberikan wawasan tentang aspek
fisiologi,psikologi,sosiokultural dan aspek pengembangan dari kehidupan
manusia (Neuman 1995). Model ini dikembangkan untuk menyediakan
struktur yang terintegrasi dari aspek-aspek diatas secara holistic.Setelah 2
tahun dievaluasi model tersebut dipublikasikan dalam 3 edisi ( 1982,1989,
1995).

B.
Paradigma
Paradigma menjelaskan 4 unsur utama yang mendasar yaitu manusia,
lingkungan, kesehatan, keperawatan rawat harus mampu memahami model
konseptual ini didalam memberikan asuhan keperawatan. Salah satu teori
model konseptual keperawatan adalah System Model Neuman dimana beliau
menyampaikan bahwa manusia sebagai suatu system.
1. Manusia menurut Neuman
Neuman memandang manusia atau klien secara keseluruhan (holistic)
yang terdiri dari faktor fisiologis, psikologis, sosial budaya, faktor
perkembangan, dan faktor spiritual.
2. Lingkungan menurut Neuman
Menurut Neuman lingkungan adalah seluruh faktor-faktor internal dan
eksternal yang berada di sekitar klien . Neuman mengatakan baik
lingkungan internal maupun ekternal pada manusia memiliki hubungan
yang harmonis dan keduanya mempunyai keseimbangan yang bervariasi,
dimana keseimbangan atau keharmonisan antara lingkungan internal
dan eksternal tersebut dipertahankan. Pengaruh lingkungan terhadap
klien atau sebaliknya bias berdampak positif atau negative.
3. Sehat menurut Neuman
Definisi sehat digambarkan dengan model komponen.Sehat adalah
kondisi dimana bagian dan sub bagian keseluruhan manusia yang selalu
harmoni.Kesehatan manusia dalam status baik atau sakit, selalu berubah
dalam lima variable : fisiologi, psikologi, sosiobudaya, spiritual dan
perkembangan.
4. Keperawatan menurut Neuman
Neuman menyatakan bahwa keperawatan memperhatikan manusia
secara utuh dan keperawatan adalah sebuah profesi yang unik yang
mempertahankan semua variabel yang mempengaruhi respon klien
terhadap stressor.

C. Konsep Model Teori