You are on page 1of 6

SEKOLAH TINGGI KESEHATAN INDONESIA (STKINDO) WIRAUTAMA

PROGRAM STUDI D.III KEBIDANAN


DAFTAR TILIK
PEMERIKSAAN BAYI BARU LAHIR
No

Kegiatan

Skala
1

1. PERSIAPAN ALAT
a) Timbangan bayi
b) Meteran gulung
c) Stetoskop bayi
d) Penlight
e) Sarung tangan 1 pasang (DTT)
f) Thermometer
g) Tongue spatel
h) Tisue
i) Kom kecil
j) Kapas cebok
k) Kom tertutup 2 buah
l) Bengkok 1 buah
m) Cairan Klorin 0,5%
n) Baskom 2 buah
o) Pengikat tali pusat
p) Celemek
q) Pakaian ganti Bayi
r) Kupet
RIWAYAT
2
Faktor lingkungan: seperti suhu udara, pencahayaan, dareah tempat
tinggal di perkotaan/ pedesaan, di pegunungan/ daerah pantai, hirginitas
3

rumah
Faktor genetic : seperti kondisi kesehatan bayi (postur tubuh, kelainan
kromoson,

riwayat

bayi

kembar,

apakah

memiliki

penyakit

kardivaskuler, paru-paru, ginjal kronis, defisiensi hormone pertumbuhan


4

atau malnutrisi)
Faktor sosial: seperti penerimaan ibu, keluarga, masyarakat terhadap

keberadaan bayi
Faktor ibu dan perinatal (riwayat kehamilan sejak 28 minggu, riwayat
persalinan normal/tidak, dengan tindakan /tidak serta kondisi ibu dan

bayi hingga 28 hari pasca persalinan, status gizi, kondisi psikologis, dll.
Faktor neonatal ( APGAR score, apakah asfiksia atau tidak, adakah
kelainan congenital, trauma persalinan, pemenuhan kebutuhan nutrisi

dan eliminasi serta kesehatan bayi dari 0-28 hari


PERSIAPAN DIRI
7
Pakai celemek
8
Cuci tangan 7 langkah dengan sabun dan air yang mengalir lalu
9

keringkan
Pakai sarung tangan

(catatan: sarung tangan digunakan sejak pemeriksaan awal bayi baru


lahir. Sedangkan pada bayi yang telah dibersihkan sebelumnya, sarung
tangan digunakan pada saat pemeriksaan daerah genetalia)
KEADAAN UMUM
10
Ukuran keseluruhan
11 Kepala, badan, ektremitas
12
Tonus otot, tingkat aktivitas
13
Warna kulit : kemerahan/ kebiruan dan warna bibir (sianosis/tidak)
14
Tangis bayi
BERAT BADAN
15
Pakaiaan dan popok bayi dibuka, lalu bayi diletakkan di timbangan yang
sudah dilapisi kain dan jarum timbangan sudah dikalibrasi (pada angka
nol), kisaran normal bayi cukup bulan adalah 2,5-4,0 Kg
PANJANG BADAN
16
Baringkan bayi, kaki bayi di ekstensi dan didorong dengan perlahan ke
meja ukur (bila ada) atau menggunakan pembatas pada puncak kepala
bayi lalu meteran diluruskan hingga sejajar dengan ujung tumit (jari-jari
kaki mengarah ke dalam). Ukur dari puncak kepala hingga ujung tumit.
Panjang badan normal adalah 45-53 cm (pastikan bayi berada pada
posisi lurus)
PENGUKURAN SUHU
17
Posisi bayi terlentang. Pengukuran suhu bias pada aksila,oral,rectal
maupun timpani. Namun pada bayi lebih sering digunakan pada aksila.
Suhu normal bayi antara 36,5-37,50C
KEPALA
18
Amati bentuk dan kesimetrisan kepala
19
Rambut : kaji distribusi (merata/tidak), warna (hitam/pirang), tekstur
(keriting, gelombang), jumlah (lebat/tipis) dan kualitas rambut (rontok,
20
21

rapuh, kering, rontok/ alopesia)


Amati adanya daerah pembengkakan atau dareah yang cekung
Fontanel/ ubun-ubun : menonjol (bila ada cedera

kepala,

meningitis/neoplasma), cekung (bila dehidrasi) dan datar. Fontanel


posterior akan menutup aat lahir atau sampai bulan kedua, sedangkan
22

fontanel anterior menutup antara umur 9-12 bulan


Sutura sagitalis. Pada BBL, garis sutura saling tindih akibat molding dan

23

akan mendatar pada umur 6 bulan


Ukur lingkar kepala. Letakkan meteran melingkari kepala tepat di atas

alis dan melingkari oksipital. Ukuran normal 32-38 saat lahir


MATA
24
Bentuk dan kesimetrisan. Jarak antara kantus mata rata-rata 2,5 cm. jarak
yang berlebihan dan kemiringan mata kea rah atas dijumpai pada down
25
26

syndrome
Sclera : normalnya tidak ikterik, berwarna putih dan bersih
Konjungtiva: normalnya tidak anemis, berwarna merah muda dan

27

mengkilap
Tanda-tanda infeksi : apakah ada pengeluaran lesi atau perdarahan pada

28

kornea
Reflek labirin (mengedip): denan menyentuh bulu mata saat mata bayi
terbuka atau menyentuh kelopak mata jika mata bayi tertutup. Bias juga
dengan menyorotksn cahaya ke mata bayi. Reflex ini dijumpai pada

tahun pertama kehidupan


TELINGA
29
Periksa hubungan letak antara mata dan kepala. Bagian atas telinga harus
melewati garis khayal dari mata sebelah dalam ke oksiput. Posisi telinga
30

rendah atau miring terkadang tampak pada down syndrome


Daun telinga : rata terhadap kepala akibat berbaring miring yang
menetap/ menonjol akibat adanya pembengkakan karena gigitan

31

serangga
Ada tidaknya pengeluaran serumen atau rabas yang berwarna ku ning

atau hijau
HIDUNG DAN MULUT
32
Amati kesimetrisan bentuk hidung, kebersihan, dan apakah terdapat
33
34

pernapasan cuping hidung atau tidak.


Amati kesimetrisan bentuk mulut
Periksa adanya sumbing pada bibir (labiokizis), pada langit-langit

35

(palatoskizis) atau keduanya (labiopalatoskizis)


Reflek rooting (mencari), dinilai dengan menyentuh sudut mulut bayi.

36

Reflex ini menghilang pada usia 3-4 bulan


Reflek hisap (sucking), dinilai dengan memasukkan putting ibu saat

37

disusui, akan tersa isapan bayi


Reflek menelan (swallowing) dinilai dengan mengamati bayi pada saat

menyusui, ASI ditelan oleh bayi


LEHER
38
Gerakkan pada semua arah dan bayi tidak memperlihatkan rasa nyeri
39
Inspeksi adanya distensi vena, yang menunjukkan adanya kesulitan
40

pernapasan
Inspeksi adanya pembengkakan/tidak. Pembengkakan menunjukkan

41
42

adanya infeksi tenggorokan atau mulut


Palpasi adnaya benjolan /tidak
Pembengkakan:
a) Kelenjar tyroid
b) Kelenjar getah bening

43

Normalnya tidak teraba


Reflek tonick neck : memutar kepala dengan cepat ke satu sisi, maka
lengan dan tungkai akan ekstensi kea rah sisi putaran kepala tau dengan
sedikit mengangkat bayi dengan memegang bahu atau lengan bayi. Atau
memposisikan bayi dengan tengkurap, maka akan ada usaha bayi untuk

mengubah posisinya. Reflex ini akan menghilang pada umur 6 bulan


DADA
44
Amati bentuk dada
45
Kesimetrisan, kebersihan, dan pengeluaran pada payudara serta putting
susu bayi

46

Frekuensi dan bunyi nafas. Dilakukan selama 1 menit penuh. Amati


kedalaman pernafasan (dangkal, normal atau dalam). Normalnya

47

berkisar antara 30-60 x/ menit


Frekuensi dan bunyi jantung dengan menggunakan stetoskop pada S1

48

(lub) dan S2 (dub). Normalnya 120-140 x/ menit


Ukuran dada. Di ukur dari dada ke daerah punggung kembali ke dada
melalui putting susu. Normalnya 32-34 cm atau kurang dari 1-2 cm dari

ukuran kepala
BAHU LENGAN DAN TANGAN
49
Kesimetrisan bentuk dan ukuran
50
Gerakan tungkai normal
51
Kelengkapan jumlah jari. Apakah terdapat polidaktili (kelebihan jari)
52

atau sindaktil( kekurangan jari)


Reflex grapping (menggenggam) dengan meletakkan jari di telapak

tangan bayi dari sisi ulnar. Refleks ini menghilang pada umur 3-4 bulan
SISTEM SARAF
53
Adanya reflex moro. Lakukan rangsangan dengan suara keras atau
sentuhan yaitu pemeriksa bertepuk tangan, maka lengan dan tangan bayi
akan terbuka dan diakhiri dengan adduksi lengan
ABDOMEN
54
Bentuk, menonjol, rata atau cekung
55
Amati penonjolan sekitar tali pusat pada saat menangis atau tidak
56
Amati perdarahan tali pusat
57
Amati adany benjolan pada perut atau tidak
GENETALIA LAKI-LAKI
58
Kebersihan dan kesimetrisan bentuk. Ukuran penis pada bayi rata-rata
59
60

1,5 cm
Dua testis dalam skrotum
Menarik prepusium ke arah pangkal penis dan melihat letal meatus
urinarus. Apakah berlubang di ujung agak ventral (hipospadia) atau

dorsal (epispadia)
GENETALIA PEREMPUAN
61
Amati kebersihan dan kesimetrisan genetalia
62

Vagina berlubang atau tidak

63

Uretra berlubang atau tidak

64

Keadaan labia minor dan labia mayor. Pada bayi aterm, labia minor
tertutupi labia mayor. Sedangkan pada bayi prematur labia minor belum
tertutupi labia mayor. Selain itu, apakah ada kemerahan atau

65

pembengkakan pada labia


Apakah ada pengeluaran atau tidak

TUNGKAI DAN KAKI


66

Bentuk dan pergerakan normal

67

Jumlah jari lengkap

68

Reflex babinski, dengan menyentuh telapak kaki bayi sepanjang tepi


terluar, dimulai dari tumit. Jari kaki bayi akan terlihat mengembang dan

ibu jari kaki dorsofleksi. Reflex ini ada pada 2 bulan pertama
69

Reflex walking, dengan menyentuhkan kaki bayi pada bidang datar,


maka kaki bayi akan bergerak seperti berjalan atau ke atas ke bawah.

70

Reflex ini ada pada 1-2 bulan pertama


PUNGGUNG DAN ANUS

71

Gerakan pada panggul : apakah bayi menunjukkan rasa nyeri atau bunyi

72

klik saat digerakkan


Pembengkakan atau adanya cekungan pada tulang punggung

73

Adanya anus, berlubang, dan terbuka (telah mengeluarkan mekonium /

cairan)
KULIT
74

Verniks (selaput lemak yang berwarna putih), tidak perlu dibersihkan

75

karena menjaga kehangatan tubuh bayi


Warna kulit kemerahan atau kebiruan (sianosis)

76

Pembengkakan akibat cidera

77

Tanda lahir:

Nevi vascular (bercak salmon) : tanda merata, berwarna merah


terang pada kelopak mata, di region nasolabial atau pada tengkuk
leher, akan menghilang pada akhir tahun pertama

Nervus flemmeus : bercak-bercak rata berwarna merah tua atau


keungu-unguan menempel

Hemangioma kavernosa: warna putih ke abu-abuan menjadi merah,


warna bertambah tegas dan akan spontan menghilang pada umur 9
tahun

Nevi berpigmentasi/ bercak mongol: area besar, merata, biru atau


hitam, ditemukan pada bokong atau region lumbosakral.

Jumlah Nilai :
4 x.=
3 x =
2 x.=
1 x.= +
Nilai akhir: Jumlah nilai = . =
77
77