You are on page 1of 10

MAKALAH

DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF INFORMASI


TEKNOLOGI DIBIDANG SOSIAL

Disusun Oleh :

Afridatul khotimah
1B/D3 kebidanan

PROGRAM STUDI D3 KEBIDANAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
INSAN CENDEKIA MEDIKA
JOMBANG
2010

KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah S.W.T yang telah memberikan rahmat
dan hidayah-Nya kepada saya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini
dengan

judul

DAMPAK

POSITIF

DAN

NEGATIF

INFORMASI

TEKNOLOGI DIBIDANG SOSIAL sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.


Penulis berharap dengan disusunnya makalah ini dapat sedikit banyak
menambah pengetahuan para pembaca, terkhusus untuk mahasiswa prodi D3
Kebidanan STIKES ICME JOMBANG mengenai dampak positif dan negative
informasi teknologi di bidang sosial.
Tak ada gading yang tak retak, penulis menyadari bahwa dalam penulisan
makalah ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan
kritik dan saran dari para pembaca demi penyempurnaan makalah ini.

Jombang, 19 November 2010


Penulis

ii

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL....................................................................................
i

KATA PENGANTAR................................................................................
ii

DAFTAR ISI............................................................................................
iii

BAB I PENDAHULUAN..........................................................................
1

1.1 Latar Belakang.........................................................................................


................................................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah....................................................................................
................................................................................................................1
1.3 Tujuan Masalah........................................................................................
................................................................................................................1
BAB II PEMBAHASAN...........................................................................
2

2.1 Landasan Teori............................................................... ....... 2


A. Teknologi informasi dan komunikasi.................................................

B. Ilmu sosial..........................................................................................

2.2 Methode pemecahan masalah..................................................................


................................................................................................................5
BAB III PENUTUP..................................................................................
6

3.1 Kesimpulan..............................................................................................
................................................................................................................6
3.2 Saran........................................................................................................
................................................................................................................7

iii

BAB I
PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang.
Teknologi Informasi dan Komunikasi tidak hanya membawa
dampak yang signifikan dalam perkembangan dan kemudahan
dalam kehidupan kita, namun juga memudahkan kita dalam aktivitas
kita dalam kehidupan sosial. Contohnya teknologi dalam hal ini
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memudahkan kita
dalam berinteraksi jauh, lintas kota, pulau bahkan lintas negara dan
benua sekalipun. Dengan adanya fitur dalam TIK (yaitu: internet)
yang dewasa ini sering disebut social networking atau jejaring
sosial, kita dengan mudahnya berinteraksi dengan kolega, teman
lama, teman kerja, pacar bahkan orang yang baru anda kenal
sekalipun. Berikut ini dijabarkan berbagai dampak Teknologi
Informasi dan Komunikasi dalam kehidupan aktivitas sosial
1.2 Rumusan Masalah
1. Apakah yang di maksud dengan teknologi infrmasi ?
2. Bagaimna sejarah teknologi informasi !
1.3Tujuan Masalah
Agar mahasiswa mengetahui definisi dari teknologi iformasi
mulai dari sejarah teknologi informasi sampai dengan dampakdampak yang di timbulkannya.

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Landasan Teori
A. Teknologi Informasi dan Komunikasi
1. Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), atau dalam bahasa
inggris dikenal dengan istilan ICT yaitu Iformation and Communication
Technologies, adalah wadah besar teknologi yang mencakup segala
bentuk peralatan teknis guna memproses dan mendistribusikan
informasi. Secara umum Teknologi Informasi dan Komunikasi dapat
didefinisikan sebagai suatu teknologi yang digunakan untuk mengelola
data, yang meliputi: mendapatkan, memproses menyusun, menyimpan,
memanipulasi data dengan berbaia cara guna menghasilkan informasi
yang bernilai guna tinggi. Secara keseluruhan TIK mencakupi dua
aspek yaitu Teknologi informasu dan teknologi komunikasi, teknologi
informasi

membidangi

masalah

bagaimana

menciptakan

suatu

informasi yang dibutuhkan menjadi relevan, akurat dan up to date, yang


akan digunakan apakah itu untuk keperluan pribadi, bisnis, atau bahkan
akan digunakan dalam bidang pemerintahan. Sedangkan teknologi
komunikasi lebih kepada bagaimana informasi tersebut di sebar
luaskan, didistribusi, dan ditransfer kepada halayak ramai dengan
bantuan alat bantu berupa teknologi itu sendiri.
2. Sejarah Teknologi Informasi dan Komunikasi

Timbulnya Teknologi Informasi dan komunikasi merupakan


jawaban atas keperluan manusia yang merupakan makhluk sosial, pada
masa pra sejarah Teknologi Informasi dan Komunikasi belumlah
terjamah sedikitpun, namun pada zaman ini penciptaan Informasi dan
mengkomunikasikkannya telaah membudaya walau masih bersifat
konvesional. ada beberapa patokkan perkembangan teknologi yang
secara nyata memberi sumbangan terhadap perkembangan TIK hingga
saat ini. Dimulai dari penemuan program komputer di tahun 1830 oleh
Augusta Lady Byron bekerja sama dengan Charles Babbage, kemudian
di lanjutkan dengan penemuan telepon oleh Alexander Graham Bell
pada

tahun 1875.

Selanjutnya

penemuan

inilah

yang

memicu

berkembangnya pola pikir untuk menciptakan sistem jaringan


komunikasi dengan menggunakan kabel yang pada saat itu baru ingin
mencakupi seluruh daratan Amerika. tepatnya antara tahun 1910-1920,
terwujud sebuah transmisisuara tanpa kabel melalui siaran radio AM
yang pertama. Memasuki tahun 1940-an, timbullah lagi berbagia
macam penemuan dibidangnya, yaitu ditahun 1946 berhasil diciptakan
komputer digital pertama yang diberi nama ENIAC. Di tahun 1962
Rand Paul Barand, dari perusahaan RAND, ditugaskna untuk
menngambanglkan suatu sistem jaringan desentralisasi yang mampu
mengendalikan sistema pemboman dan peluncuran peluru kendali
dalam perang nuklir. Tahun 1969 sistem jaringan yang pertama
dibentuk dengan menghubungkan 4 nodes (titik), antara University of
California, SRI, Universitas California of Santa Barbara, dan University
of Utah dengan kekuatan 50 Kbps. Dan pada tahun 1972 diciptkana
program e-mail oleh Ray Tomlinson untuk yang pertama kalinya.
Hingga akhirnya dikenal istilah internet pada tahun 1973-1990 yang

menjadi cikal bakal perkembangan Teknologi Informasi yang semakin


berkembang pesat hingga hari ini.
3. Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi
Dalam kehidupan kita yang akan datang, Teknologi Informasi
dan Komunikasi akan menjadi sektoryang paling dominan, dimana TIK
itu nantinya akan menjadi tolok ukur kulaitas seorang manusia, bagis
siapa yang menguasainya, maka dia akan menjadi pemimpin dalam
dunianya. Teknologi informasi banyak berperan dalam bidang-bidang di
kehidupan ini terutama dalam bidang pendidikan.
B. ILMU SOSIAL
Ilmu sosial (Inggris:social science) atau ilmu pengetahuan sosial
(Inggris:social studies) adalah sekelompok disiplin akademis yang
mempelajari aspek-aspek yang berhubungan dengan manusia dan
lingkungan sosialnya. Ilmu ini berbeda dengan seni dan humaniora
karena menekankan penggunaan metode ilmiah dalam mempelajari
manusia, termasuk metoda kuantitatif dan kualitatif. Istilah ini juga
termasuk menggambarkan penelitian dengan cakupan yang luas dalam
berbagai lapangan meliputi perilaku dan interaksi manusia di masa kini
dan masa lalu. Berbeda dengan ilmu sosial secara umum, IPS tidak
memusatkan diri pada satu topik secara mendalam melainkan
memberikan tinjauan yang luas terhadap masyarakat.
Ilmu sosial, dalam mempelajari aspek-aspek masyarakat secara
subjektif, inter-subjektif, dan objektif atau struktural, sebelumnya
dianggap kurang ilmiah bila dibanding dengan ilmu alam. Namun
sekarang, beberapa bagian dari ilmu sosial telah banyak menggunakan

metoda kuantitatif. Demikian pula, pendekatan interdisiplin dan lintasdisiplin dalam penelitian sosial terhadap perilaku manusia serta faktor
sosial dan lingkungan yang mempengaruhinya telah membuat banyak
peneliti ilmu alam tertarik pada beberapa aspek dalam metodologi ilmu
sosial.[1] Penggunaan metoda kuantitatif dan kualitatif telah makin
banyak diintegrasikan dalam studi tentang tindakan manusia serta
implikasi dan konsekuensinya.
Karena sifatnya yang berupa penyederhanaan dari ilmu-ilmu
sosial, di Indonesia IPS dijadikan sebagai mata pelajaran untuk siswa
sekolah

dasar (SD), dan

sekolah

menengah

tingkat

pertama

(SMP/SLTP). Sedangkan untuk tingkat di atasnya, mulai dari sekolah


menengah tingkat atas (SMA) dan perguruan tinggi, ilmu sosial
dipelajari berdasarkan cabang-cabang dalam ilmu tersebut khususnya
jurusan atau fakultas yang memfokuskan diri dalam mempelajari hal
tersebut.
2.2 Metoda Pemecahan Masalah
Dengan berbagai dampak dan masalah yang ditimbulkan
disamping manfaatnya yang ditimbulkan oleh Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK), ada beberapa metode yang dapat dilakukan untuk
memecahkan masalah tersebut, yakni :

Penanaman nilai-nilai agama

Penanaman norma-norma sosial dan adat yang berlaku

Penanaman etika dalam pemanfaatan teknologi informasi dan


komunikasi

BAB III
PENUTUP
3.1Kesimpulan
Teknologi Informasi dan Komunikasi seperti halnya teknologi
lain tidak hanya mempunyai berbagai manfaat dan menawarkan
berbagai kemudahan bagi penggunanya, namun perlu dicermati bahwa
Teknologi Informasi dan Komunikasi juga tidak sedikit memberi
dampak negative bagi penggunanya. Dalam aktivitas social misalnya,
kehadiran Teknologi Informasi dan Komunikasi menggantikan interaksi
sosial yang sangat penting yakni bermasyarakat dan bertatap muka.
Intinya, manfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi secara bijak.
Kemajuan yang telah dicapai manusia dalam bidang Teknologi
Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan sesuatu yang patut kita
syukuri karena dengan kemajuan tersebut akan memudahkan manusia
dalam mengerjakan pekerjaan dan tugas yang harus dikerjakannya.
Namun, tidak semua kemajuan yang telah dicapai tersebut membawa
dampak positif. Diantara kemajuan yang telah dicapai tersebut ternyata
dapat membawa dampak negatif bagi manusia. Dibawah ini akan
dipaparkan dampak positif (keuntungan) dan negatif(kerugian) dari
penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam bidang
sosial.
Keuntungan :
1. Kemajuan teknologi komunikasi yang cepat dapat mempermudah
komunikasi antara suatu tempat dan tempat yang lain.

Kerugian :
1. Dengan

semakin

pesatnya

komunikasi

membuat

bentuk

komunikasi berubah yang asalnya berupa face to face menjadi


tidak. Hal ini dapat menyebabkan komunikasi menjadi hampa.
2. Seseorang yang terus menerus bergaul dengan komputer akan
cenderung menjadi seseorang yang individualis.
3. Dengan pesatnya teknologi informasi baik di internet maupun
media lainnya membuat peluang masuknya hal-hal yang berbau
pornografi, pornoaksi, maupun kekerasan semakin mudah.
4. Kemajuan

TIK

juga

pasti

akan

semakin

memperparah

kesenjangan sosial yang terjadi di masyarakat antara orang kaya


dan orang miskin.
5. Maraknya cyber crime yang terus membayangi seperti carding,
ulah cracker, manipulasi data dan berbagai cyber crime yang
lainnya
6. Menurut Paul C Saettler dari California State University,
Sacramento, Satu hal yang pasti, interaksi anak dan komputer
yang

bersifat

satu

(orang)

menghadap

satu

(mesin)

mengakibatkan anak menjadi tidak cerdas secara sosial.


3.2 Saran
Makalah ini masih jauh darai kesempurnaan, oleh karena itu
kami

mengharapkan

saran

dan

demikesempuranaan makalah ini.

kritik

dari

para

pembaca