You are on page 1of 6

Lampiran

Tabel Validasi Kesesuaian Kajian Interstektual dengan Konsep pada Buku General Chemistry (Whitten dkk.)
Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif, dan menunjukan
sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai
cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3
: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara
efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
Kompetensi Dasar :
3.10 Memahami konsep asam dan basa serta kekuatannya dan kesetimbangan pengionannya dalam larutan
4. 10 Menentukan trayek perubahan pH beberapa indikator yang diekstrak dari bahan alam

No

Indikator
Membandingk
an
konsep asam
basa menurut
Arrhenius,
BrnstedLowry dan
Lewis serta
menyimpulkan
nya
.

Sumber Buku
Whitten dkk

Makroskopik

Konsep
Submikroskopik

Teori Asam Basa Arrhenius:


Hidrasi ion H+
Asam adalah senyawa yang
menghasilkan ion H+ ketika
dilarutkan
dalam
air,
sedangkan senyawa yang
menghasilkan ion OH- ketika (Hal 375)
dilarutkan dalam air.
Ion H+ terhidari dalam air
membentuk ion hidronium
H3O+ .
((Hal 374)

Teori Asam Basa Bronsted Lowry


:
Asam BrnstedLowry adalah
spesi apapun (molekul atau
ion) yang memberikan sebuah
proton atau ion H+ kepada
spesi lain.Basa Brnsted
Lowry adalah spesi apapun
(molekul atau ion) yang
menerima
sebuah
proton
tersebut (Hal 375)

Simbolik

Contoh reaksi sempurna HCl


asam kuat, di dalam air adalah. Reaksi asam-basa di
mana air bertindak sebagai basa atau akseptor
proton.(Hal 375)

Contoh reaksi asam lemah disosiasi asam fluoride


(Hal 376)

\
Contoh reaksi basa lemah disosiasi
amonia .(Hal 377)

Saran dan
Perbaikan

Asam Basa Konjugasi .


Hal (376)
Pasangan dua spesi kimia dengan
rumus
kimia
yang
hanya
dibedakan oleh sebuah ion H+
disebut dengan pasangan asam
basa konjugasi.(Hal 376).
Autoionisasi Air
(Hal 378)
Autoionisasi air adalah proses yang
terjadi ketika dua molekul air
bereaksi menghasilkan ion atau
terionisasi menjadi ion H3O+ dan
OH-.(Hal 378)

Amfoter/Amfiprotik
Amfoter adalah sifat suatu zat
yang dapat berperan sebagai suatu
asam ataupun basa dalam kasus
reaksi yang berbeda.(Hal 378)

basa

asam

asam

basa (Hal 379)

Teori Asam-Basa Lewis


Asam Lewis adalah spesi yang
dapat menerima pasangan elektron
dari spesi lain; Basa Lewis adalah
spesi yang dapatmemberikan
pasangan elektron kepada spesi
(Hal 388)
lain.(387)

Mengidentifika
si
beberapa
larutan
asam basa
dengan
beberapa
indikator

Contoh penggunaan indikator


Bromothymol Blue yang dapat
(hal 374)

Indikator Bromothymol Blue


berwarna kuning apabila
larutan bersifat asam dan
berwarna biru bila bersifat basa
Basa dapat merubah lakmus merah
menjadi biru dan asam dapat
merubah lakmus biru menjadi
merah
(Hal 374)

Beberapa contoh senyawaan asam


dan basa yang biasa ditemukan di
kehidupan sehari hari yang telah
ditambahkan indicator(Hal 372)

Asam lambung berada pada pH


1.6-3.0
Minuman soda memiliki pH 2.04.0
Jeruk memiliki pH 2.2-2.4
Cuka dengan pH 2.4-3.4
Tomat dengan pH 4.0-4.4
Beer memiliki pH 4.0-5.0
Urin 4.8-8.4
Susu 6.3-6.6
Saliva 6.5-7.5

Plasma darah 7.3-7.5


Putih Telur 7.6-8.0
Promag 10.5
Amoniak pembersih 11-12

Larutan ini dicampurkan


dengan indikator universal dan
menghasilkan warna yang
berbeda-beda

Perbedaan pH pada larutan


mengakibatkan perbedaan warna
Larutan pada bagian atas bersifat
asam dan semakin ke kanan
bawah semakin basa

Menentukan
pH
berbagai
larutan asam
lemah, asam
kuat, basa
lemah, dan
basa kuat
yang
konsentrasin
ya sama
dengan
menggunaka
n indikator
universal
atau
pH meter

Walaupun lemah kemampuan


asam dan basa lemah untuk
berdisosiasi dalam air dan
menghasilkan H+ atau OHdalam air mampu bereaksi
dengan kertas indikator
universal dan menghasilkan
keterbacaan tingkat keasaman
beberapa contoh asam dan basa
lemah diuji tingkat
keasamannya dengan indikator
universal

Kemampuan asam lemah


berdisosiasi dalam air akan
menyebabkan terlepasnya ion
hidrogen dan banyaknya ion
hidrogen dibaca oleh pH meter
sebagai tingkat keasaman
Contoh asam Lemah yang
sedang diuji dengan pH meter