You are on page 1of 10

KEBIJAKAN KENAIKAN HARGA ROKOK

DAN
PENGARUHNYA TERHADAP BISNIS TEMBAKAU
Tugas Lingkungan Bisnis: Politik

Oleh:
Adli Rikanda Saputra
16/401988/PEK/21523

JURUSAN AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS
UNIVERSITAS GADJAH MADA
2016

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Harga rokok bakal naik menjadi Rp 50 ribu per bungkus. Apakah dengan
menaikan harga akan membuat perokok aktif di Indonesia berkurang? Wacana tersebut
kini mulai dikaji pemerintah. Pemerintah akan melakukan pengkajian penyesusian tarif
cukai rokok yang menjadi salah satu instrumen harga rokok. Kepala Badan Kebijakan
Fiskal Suahasil Nazara mengatakan cukai rokok masih belum didiskusikan lagi, namun
dia menambahkan pihaknya biasa setiap tahun melakukan penyesuaian tarif cukai.
Ketua DPR Ade Komarudin mengatakan setuju dengan wacana kenaikan harga rokok
hingga Rp 50.000 per bungkus. Ia yakin apabila harga rokok naik akan dapat
mengurangi kebiasaan masyarakat agar tidak lagi merokok.
Pemerintah sudah menargetkan pendapatan cukai dalam RAPBN 2017 sebesar
Rp 157,16 triliun atau naik 6,12 persen dari target APBN Perubahan 2016 sebesar Rp
148,09 triliun. Khusus untuk cukai hasil tembakau, ditargetkan sebesar Rp 149,88
triliun atau naik 5,78 persen dari target APBNP 2016 sebesar Rp 141,7 triliun. Industri
rokok merupakan industri strategis di mana selain mampu menyerap tenaga kerja yang
cukup banyak, industri ini juga memberikan sumbangan cukai yang cukup besar bagi
penerimaan pemerintah.
Sejak tahun 1998, pemerintah telah berulangkali menaikan tarif cukai rokok
dimana kebijakan itu ditujukan untuk meningkatkan penerimaan pemerintah. Padahal,
cukai dikenakan pada rokok dengan tujuan untuk mengurangi konsumsi masyarakat
agar eksternalitas negatif yang muncul dapat ditekan. Hal itu menggambarkan bahwa
kebijakan tarif cukai hanya menyebabkan perubahaan pola konsumsi rokok masyarakat.
Perbedaan tarif antara satu jenis rokok dengan jenis rokok lainnya menyebabkan
perbedaan harga dari masing-masing rokok. Dengan demikian konsumen akan
berpindah dari rokok yang harganya Iebih mahal ke rokok yang lebih murah.
1.1.1. Perdebatan Berbagai Pihak Mengenai RUU Pertembakauan
Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertembakauan sudah selesai dibahas di DPR
dan tinggal disetujui oleh pemerintah. Nasib RUU kini berada di tangan pemerintah,
setelah DPR telah selesai membahasnya dan kemungkinan akan dibicarakan dengan
pemerintah usai lebaran nanti. Politikus Taufiqulhadi, dari Partai Nasdem dan inisiator

RUU, mengklaim bahwa RUU ini disiapkan untuk melindungi petani tembakau, setelah
pihaknya menerima masukan dari berbagai kalangan petani tembakau yang merugi
akibat kebijakan impor tembakau. Dua puluh persen tembakau berasal dalam negeri
dan 80% berasal dari hasil impor. Menurutnya, kebijakan RUU ini delapan puluh
persen harus menyerap tembakau dalam neger, dan 20% untuk impor.
Kalangan LSM dan kubu anti tembakau mengkritik rancangan undang-undang
tersebut yang dianggap menguntungkan industri tembakau dan merugikan kesehatan
masyarakat. Yulius Ibrani, koordinator bantuan hukum YLBHI, mengatakan dirinya
menangkap kesan pembahasan rancangan undang-undang ini terlalu dipaksakan agar
cepat disahkan, padahal ada sejumlah UU yang sudah mengatur soal petani tembakau.
Draf RUU ini berulangkali mengalami perubahan dan sekaligus diwarnai kontroversi
dan penolakan semenjak sekitar 10 tahun lalu.
Ketua Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia, GAPPRI, Ismanu
Sumiran mengatakan, pihaknya mengharapkan agar DPR tidak tergesa-gesa untuk
mengesahkan RUU Pertembakauan. Hal ini dikarenakan mulai muncul pasal-pasal
yang menyulitkan industri rokok. Salah satunya pasal yang membatasi impor tembakau.
Menurutnya, produksi tembakau di dalam negeri masih jauh di bawah kebutuhan
pabrikan. Selain itu ada pasal yang menyebutkan kalau tembakaunya impor akan
dikenai cukai yang besar yang memungkinkan memberatkan para pengimpor tembakau.
Tembakau adalah salah-satu industri paling bernilai dalam ekonomi Indonesia.
Tiga tahun lalu ditaksir nilainya mencapai Rp200 triliun. Angka penyakit dan kematian
akibat rokok juga sangat tinggi. Tahun 2007, jumlah korban jiwa akibat rokok
sedikitnya mencapai 400 ribu. Pemerintah mengaku mendengarkan usulan kenaikan
harga rokok menjadi Rp 50.000 per bungkus. Pemerintah merespon dan akan mengkaji
penyesuaian tarif cukai rokok sebagai salah satu instrumen harga rokok. Harga rokok
Indoneisa saat ini di bawah Rp 20.000 yang dinilai menjadi penyebab tingginya jumlah
perokok di Indonesia. Hal tersebut membuat orang yang kurang mampu hingga anakanak sekolah dinilai mudah membeli rokok.
Berdasarkan hasil studi yang dilakukan Kepala Pusat Kajian Ekonomi dan
Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Hasbullah
Thabrany dan rekan-rekannya, ada keterkaitan antara harga rokok dan jumlah perokok.
Dari studi itu terungkap bahwa sejumlah perokok akan berhenti merokok jika harganya
dinaikkan dua kali lipat. Dari 1.000 orang yang disurvei, sebanyak 72 persen bilang
akan berhenti merokok kalau harga rokok di atas Rp 50.000. Pemerintah sendiri
mengatakan bahwa cukai rokok selalu ditinjau ulang setiap tahun. Sejumlah indikator

menjadi pertimbangan, yakni kondisi ekonomi, permintaan rokok, dan perkembangan


industri rokok. Heru memastikan bahwa pemerintah berkomitmen mengurangi
konsumsi rokok di kalangan masyarakat, salah satunya dengan menaikkan cukai rokok
dengan kenaikan selalu dilakukan secara bertahap.
1.2. Tujuan
Tujuan dari makalah ini adalah membahas keterkaitan antara bisnis dan politik pada
kasus kenaikan harga rokok. Cara pembahasannya yaitu melalui pengumpulan data-data
dari artikel-artikel kemudian dianalisis keterkaitannya yang kemudian menghasilkan
kesimpulan dan saran terhadap kasus kenaikan harga rokok.
1.3. Ruang Lingkup Materi
Adapun ruang lingkup penelitian makalah ini penulis hanya mengambil data-data
berupa berita-berita yang ada di internet dan tidak melakukan wawancara langsung.
Penulis juga tidak membahas mengenai pengaruh rokok secara global namun terbatas
pada isu yang ada di Indonesia sedangkan negara lain hanya sebagian kecil saja sebagai
data perbandingan.

BAB II
LANDASAN TEORI

2.1. Teori Hubungan Bisnis dan Politik

Hubungan bisnis dengan politik merupakan hubungan yang sangat erat kaitannya
dan saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya. Politik akan memberikan
pengaruh yang sangat besar untuk perjalanan bisnis anda. Situasi politik yang tidak
stabil akan mengakibatkan perekonomian yang merosot sehingga memiliki dampak
besar terhadap bisnis yang sedang anda jalani.
Maka dari itu jika anda akan melakukan sebuah bisnis maka anda seharusnya
memiliki kepekaan dan pengetahuan terhadap politik yang sedang terjadi sehingga anda
mampu untuk membaca dan memprediksi perkembangan bisnis yang akan terjadi
dimasa yang akan datang sehingga anda harus mempersiapkan strategi bisnis yang
terbaik untuk mengatasinya. Apalagi bisnis yang anda jalani merupakan bisnis lintas
negara yang sedang mengalami konflik politik, anda harus bersiap siap jika sesuatu hal
pecah yang mengakibtkan sebuah konflik yang sangat besar yang akan berdampak

negatif pada bisnis anda seperti konflik perang, konflik pemboikotan atas sebuah
produk tertentu, atau perubahan kebijakan pemerintah dan konflik konflik politik
lainnya yang mungkin akan mengakibatkan dampak negatif dan kerugian terhadap
bisnis anda. Karena politik yang berlaku disuatu negara akan mempengaruhi lingkung
perekonomian atau kinerja bisnis yang mungkin akan memanas.
Permasalahan politik yang ada juga akan berpengaruh terhadap bisnis bisnis yang
kecil hingga menengah. Bisnis bisnis dengan level menengah ke bawah akan
merasakan dampak dari politik yang ada, makanya anda harus mengetahui perubahan
apa yang akan terjadi dari sebuah politik pemerintahan atau sebuah kebijakan
pemerintahan, apakah mendukung atau bahkan merugikan. Anda harus menyadarinya
dan harus selalui mencari informasi politik terutama yang akan mempengaruhi untuk
bisnis anda sehingga anda tidak terkena resiko yang akan ditimbulkan dari dampak
politik yang tidak bersahabat dengan bisnis yang anda jalani. Karena hubungan bisnis
dengan politik merupakan sesuatu yang bisa berjalan dengan saling berdampingan
untuk mencapai sebuah tujuan sesuai dengan rencana bisnis dan rencana politik untuk
menghasilkan sebuah perekonomian yang lebih baik, tapi hubungan bisnis dengan
politik juga akan berjalan dengan saling berlawanan yang mengakibatkan terjadi
ketidak sepahaman sehingga menimbulkan dampak negatif dari salah satu bidang, baik
itu dampak negatif bagi bidang politik atau dampak negatif bagi perjalanan bisnis.
Ada beberapa aspek lingkungan politik yang harus anda ketahui dan harus anda
pertimbangkan ketika anda melakukan bisnis yaitu :
1.

Stabilitas Pemerintahan. Stabilitas pemerintahan akan sangat penting untuk


sebuah bisnis, karena masa depan bisnis akan bergantung pada politik yang
sedang berlangsung. Ketidak stabilan politik akan membuat anda kesulitan untuk
menjalankan sebuah bisnis, sebuah perubahan politik yang mendadak akan
mengakibatkan anda kehilangan modal dan kerugian yang besar dan risiko

2.

kehilangan bisnis yang besar.


Hubungan Internasional. Hubungan suatu pemerintahan antara negara yang
satu dengan yang lainya tidak selalu stabil, bisa saja terjadi keburukan situasi
politik yang akan mengakibatkan dampak terutama bagi anda yang melakukan
bisnis online. Biasanya dampak politik yang tidak baik terhadap bisnis online
berada pada proses pembayaran yang tidak berjalan dengan sempurna karena
kebanyakan proses pembayaran di bisnis online menggunakan Paypal atau
dengan Clickbank sehingga akan berakibat berkurangnya penjualan bagi negara

negara tertentu yang sedang mengalami konflik politik karena proses pembayaran
3.

yang mengalami hambatan.


Birokrasi Pemerintahan. Lingkungan politik seperti ini akan menghambat
sebuah bisnis yang dibangun secara lintas negara. Investor dan pengusaha asing
akan mengalami kesulitan untuk membuka bisnis karena pemerintahan setempat
akan mencegah untuk tumbuhnya perusahaan asing yang potensial untuk tumbuh
disuatu negara.
Sebagai kesimpulan hubungan bisnis dengan politik memiliki keterkaitan yang

sangat erat untuk sebuah keharmonisan sebuah perekonomian. Perlu adanya kestabilan
yang saling mendukung antara sebuah kebijakan politik dan perjalanan bisnis yang
sedang dijalani. Dan anda sebagai pelaku bisnis harus mennjaga diri agar tetap siaga
untuk berbagai kemungkinan yang terjadi sehingga anda telah memeprsiapkan sagala
hal yang diakibatkan oleh konflik politik yang terjadi. Perubahan politik akan
menciftakan peluang positif dan negatif tergantung pada bisnis yang anda jalani dan
memanfaatkan situasi yang ada.
BAB III
PEMBAHASAN
3.1. Perekonomian Tembakau dan Kebijakan Penaikan Harga
Peningkatan harga secara drastis dapat menyebabkan penurunan produksi, dan
ujungnya berdampak pada kesejahteraan tenaga kerja di pabrik serta petani tembakau
dan cengkeh yang menjadi pemasok industri rokok. Efek samping lainnya yang bisa
terjadi, kata Heru, ialah merebaknya rokok ilegal. Dengan menaikkan harga dua kali
lipat, jumlah rokok yang dikonsumsi akan turun tetapi jumlah uang yang beredar untuk
rokok tetap naik.
Wacana kenaikan harga rokok hingga Rp50.000 per bungkus berawal dari
penelitian studi Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan
Masyarakat, Universitas Indonesia. Studi yang diterbitkan di Jurnal Ekonomi
Kesehatan Indonesia itu mengkaji dukungan publik terhadap kenaikan harga rokok dan
cukai untuk mendanai jaminan kesehatan nasional (JKN) yang biasa dikenal sebagai
BPJS. Berdasarkan survei terhadap 1.000 orang dari 22 provinsi dengan tingkat

penghasilan di bawah Rp1 juta sampai di atas Rp20 juta, sebanyak 82% responden
setuju jika harga rokok dinaikkan untuk mendanai JKN.
Peserta kemudian ditanyakan berapa harga rokok maksimal yang sanggup dibeli
dan sebanyak 72% menyatakan akan berhenti merokok jika harga satu bungkus rokok
di atas Rp50.000. Dengan menaikkan harga dua kali lipat, jumlah rokok yang
dikonsumsi akan turun tetapi jumlah uang yang beredar untuk rokok tetap naik.
Hasbullah juga mengatakan bahwa hasil tersebut konsisten dengan studi di negaranegara lain. Penelitian sebelumnya di Malaysia, Singapura, Inggris, Australia
menunjukkan kalau orang dihadapkan dengan kenaikan harga rokok dua kali lipat maka
konsumsinya turun 30%.
Kebijakan kenaikan cukai rokok akan lebih efektif jika pada saat yang sama ada
larangan menjual rokok secara ketengan dan isi kemasan bungkus rokok dibatasi
minimal 20 batang. Selain itu rangkaian kebijakan pendukung lainnya antara lain
menyediakan terapi bagi masyarakat yang ingin berhenti merokok. Di satu sisi harga
rokok dinaikkan, di sisi lain pemerintah juga menyediakan alternatif bagi masyarakat
yang mau berhenti merokok berupa terapi gratis di klinik kesehatan. Kenaikan harga
rokok tak akan berdampak besar pada para perokok yang sudah ketagihan. Meski
demikian, langkah tersebut dapat menekan angka pertumbuhan perokok pemula.
Di Selandia Baru misalnya, rokok dijadikan sebagai barang mewah. Pemerintah
negara yang berada di kawasan tenggara Australia itu membuat kebijakan dengan
menaikkan harga sebungkus rokok hingga mencekik konsumennya. Di Selandia Baru,
rokok paling murah dijual dengan harga 14,7 dollar atau seharga Rp 191.000 per
bungkus.
Pajak yang dikenakan khusus untuk rokok di Selandia Baru pun setiap tahunnya
terus meningkat. Karena itu, banyak penduduk yang berhenti merokok dengan alasan
harga beli yang mahal tersebut.
Di Norwegia, pemerintah juga mematok harga selangit untuk rokok. Padalah jika
dilihat dari kultur tradisinya, pendukuk Norwegia bukanlah masyarakat yang
kecanduan rokok seperti Indonesia. Namun karena takut bila rokok menjadi murah dan

banyak warga yang mencoba dan ketagihan, pemerintah Norwegia mematok harga
Rokok degan harga tinggi.
Negara yang hanya berpenduduk sekitar 5 juta jiwa itu menjual rokok dengan
harga paling murah pada kisaran 14,5 dollar atau sekitar Rp 188.500 per bungkus.
Untuk menjauhkan rakyat dari ketagihan rokok, Pemerintah Norwegia telah
menetapkan kebijakan yang sangat berani yakni denda sebesar 5,5 ribu dollar atau
setara 75 juta pada akhir tahun bagi semua warganya yang terbukti menghabiskan
rokok lebih dari satu bungkus per hari.
Di inggris, pemerintah mematok harga rokok 10 Poundsterling atau Rp 160.000
per bungkus. Sementara di Islandia, rokok dipatok dengan harga 9,5 dollar atau Rp.
123.000 per bungkus. Harga yang terbilang murah dibanding negara lainnya. Berikut
data gambar perbandingan rokok indonesia dan negara lainnya.

Gambar 3.1 Harga Rokok Merk Asing dan Lokal Tahun 2011 (data USD)

Gambar 3.2 Persentase Tarif Cukai Tembakau Terhadap Harga


Jual (2004 sampai 2005)

BAB IV
KESIMPULAN

4.1. Kesimpulan
Kebijakan pemerintah dalam menentukan harga rokok sangat berperan penting
karena pemerintah memiliki pengaruh besar dalam lingkungan politik bisnis Indonesia
khususnya tembakau. Naiknya harga rokok adalah salah satu strategi yang sebaiknya
pemerintah lakukan dan bisa dilakukan dengan bertahap. Secara ekonomi naiknya
harga rokok tidak akan menimbulkan kelabilan perekonomian negara apabila ditangani
dengan tepat.
Seperti negara-negara lain yang sudah menerapkan kenaikan harga rokok,
konsumsi rokok terbukti berkurang yang berarti semakin banyak lagi generasi yang
tidak menjadi pecandu dan konsumen rokok. Meskipun pada penerapannya mungkin
ada hambatan dan kurang efektif hal ini merupakan dampak dari perubahan atas
penerapan kebijakan. Dari sisi penjual rokok hal ini merupakan berita buruk yang harus
segera ditangani dan dilakukan penyesuaian terhadap kebijakan yang paling tepat untuk
menghadapi kebijakan ini. Pemerintah dengan meningkatnya bea cukai rokok
sebaiknya berani untuk membuka lapangan kerja baru untuk pemanfaatan anggarannya.

Referensi

Kompas Ketua DPR Setuju Wacana Kenaikan Harga Rokok Jadi Rp 50.000
http://nasional.kompas.com/read/2016/08/19/13382151/ketua.dpr.setuju.wacana.kenaikan.har
ga.rokok.jadi.rp.50.000

Kompas Wacana Harga Rokok Naik hingga Rp 50.000, Ini Tanggapan Sampoerna
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2016/08/21/130619026/wacana.harga.rokok.naik.hin
gga.rp.50.000.ini.tanggapan.sampoerna
Newsth.com Berita Hari Ini : Harga Rokok di Indonesia Bakal Dinaikkan Menjadi
Rp 50 Ribu Per Bungkus http://www.newsth.com/ruptik/24263/berita-hari-ini-hargarokok-di-indonesia-bakal-dinaikkan-menjadi-rp-50-ribu-per-bungkus/
Tempo.co Wacana Harga Rokok Rp 50 Ribu, GAPPRI: Itu Hoax
https://m.tempo.co/read/news/2016/08/22/090797734/wacana-harga-rokok-rp-50-ribu-gappriitu-hoax
Linkarnews.com Pro kontra harga rokok di Indonesia naik jadi Rp 50.000 per
bungkus http://linkarnews.com/news/detail/4090/pro-kontra-harga-rokok-di-indonesianaik-jadi-rp-50000-per-bungkus
Wordllungfoundation.org Aspek Ekonomi Tembakau di Indonesia
http://www.worldlungfoundation.org/ht/a/GetDocumentAction/i/6571
Pikiran-rakyat.com Rokok Rp 50.000, Tengok Harga Rokok di Negara Lain
http://www.pikiran-rakyat.com/hidup-gaya/2016/08/19/rokok-rp-50000-tengok-harga-rokokdi-negara-lain-377769