You are on page 1of 23

Title

: I Do Feel You

Main Cast

: Oh Sehun
Lee Yubi (OC)
Zhang Yixing
Lee Yerin (OC)

Genre

: Romance, Family

Length

: Chaptered Chapter 1

Summary

: Bisakah kau berhenti membuatku menyukaimu?

Ah! Finally! Koreaaaaa! teriak gadis berambut pendek sambil meregangkan kedua tangannya
saat menginjakkan kakinya turun dari pesawat
Ya! Kau berisik, minggir! banyak orang yang menunggu untuk turun seorang laki-laki
dibelakangnya menginterupsi kebahagiaan gadis berambut pendek itu dengan sedikit dorongan di
tubuh gadis itu.
Gadis berambut pendek itu hanya mengerucutkan bibirnya dan berjalan maju memberikan ruang
bagi penumpang lain untuk turun sambil beberapa kali sedikit menundukkan badannya tanda
meminta maaf kepada penumpang lain. Lelaki yang tadi meniterupsi hanya tertawa kecil melihat
kelakuan gadis itu.
Hahaha, kau senang telah kembali ke Korea?
Hmm, tentu saja oppa jawab gadis itu diikuti dengan senyum manisnya
****
Mereka berdua berjalan menuju arah keluar bandara sambil membawa barang bawaan mereka
yang bisa dibilang cukup banyak. Lelaki itu harus membawanya dengan mendorong trolli ukuran
besar ditambah tas yang menggantung dibahu sebelah kanannya. Padahal sebagian besar bawaan
mereka adalah milik gadis berambut pendek itu. Hal ini lelaki itu lakukan karena yah apa kata
orang nanti kalau seorang gadis membawa barang yang sangat banyak sendirian sedangkan dia
berjalan bersama dengan seorang pria. Harga diri seorang Zhang Yixing akan jatuh dimata orangorang sekitar dan dia tidak mau itu.
Gadis di depannya terlihat sangat senang sekali saat tiba di Korea. Sangat menggemaskan sekali
melihatnya begitu bersemangat saat tiba di Korea begitu pikir Zhang Yixing. Gadis itu terlihat

seperti sedang mencari seseorang, dia berjinjit dan kepalanya menoleh ke kanan dan ke kiri
membuat rambut lurus pendeknya itu bergoyang mengikuti arah kepalanya untuk mencari
seseorang.
Dimana dia, hmm gumam gadis itu yang hampir tak terdengar oleh lelaki disebelahnya
Kau sedang apa? Tanya Yixing, bukan karena mendengar gumaman gadis itu tetapi karena
tingkah anehnya yang berjalan sambil berjinjit seperti mencari sesuatu
Seharusnya si bodoh itu sudah disini
Si bodoh?
Hmm, pabo namja
Pabo namja? Siapa? Gadis itu sama sekali tidak menggubris pertanyaan lelaki itu dan malah
sibuk mencari seseorang yang seharusnya sudah menjemputnya.
Ya! Lee Yubi! gadis berambut pendek itu pun menoleh saat seorang laki-laki memanggilnya.
Dia sangat mengenal suara laki-laki itu.
Oh! Sehun-aah Yubi berlari kearah lelaki yang baru saja memanggilnya itu dan memeluknya
layaknya seorang sahabat yang sudah lama sekali tidak bertemu.
kenapa kau sangat susah dicari, padahal kau itu tinggi bibir Yubi mengerucut kedepan seperti
seekor platypus
mian, aku tadi ke kamar kecil sebentar, ada hasrat yang harus ku keluarkan jawab Sehun
sambil tertawa
Ugh, menjijikan
Jadi dia yang kau maksud pabo namja, Yubi-ah? lelaki yang tadi bersama Yubi berjalan kearah
Sehun dan Yubi
Yubi mengangguk dengan senyumnya, Yixing tertawa cukup keras melihat Sehun. Lelaki yang
ada di sebelahnya bingung dengan kata-kata Yixing barusan dan bingung dengan Yixing karena
ini memang baru kali pertama dia bertemu dengan Yixing. Siapa dia? Dan siapa yang bodoh?
Pikir Sehun.
Dia terlalu tampan untuk terlihat bodoh Yubi-ah Yixing membungkukkan sedikit badannya
untuk meminta maaf kepada Sehun. Sehun akhirnya sadar dialah yang mereka tertawakan tadi,
membelalakan matanya
Dia siapa? Tanya Sehun tanpa basabasi

Ya! Kau harusnya sopan sedikit, dia itu lebih tua tiga tahun darimu bodoh
Zhang Yixing imnida sapa Yixing memperkenalkan dirinya dibarengi dengan senyum
dibibirnya sekaligus memperlihatkan lesung pipi yang dapat membuat semua wanita jatuh hati
padanya
Oh! Ye, Oh Sehun imnida, maaf aku tidak tahu jawab Sehun kikuk
Ah tidak apa-apa, aku mengerti
****
Di dalam mobil Yubi tidak berhentinya mengoceh di kursi penumpang. Dia menceritakan
kehidupannya di China selama 6 bulan menjadi mahasiswa disana. Ya, Yubi mengikuti program
pertukaran pelajar yang diadakan di kampusnya dan dia lolos seleksi untuk program itu dan dia
harus tinggal di China selama 6 bulan untuk belajar di sana.
Sehun yang sedang menyetir hanya bisa tersenyum dan sedikit mengejek Yubi yang sebenarnya
tidak bisa tinggal sendiri dan tidak bisa bahasa mandarin.
Bagaimana kau bisa hidup disana? Kau bahkan tidak bisa bahasa mandarin cibir Sehun sambil
fokus menyetir
Karena Yixing oppa, aku tinggal di apartemennya, dia yang membantuku selama di China
CIIIT
Sehun cukup kaget dengan jawaban Yubi barusan langsung mengerem mendadak mobilnya.
Untung saja jalanan Korea siang ini cukup sepi, bisa bahaya kalau di belakangnya ada mobil
yang sedang melaju.
Ya! Kau mau membunuh kami huh? teriak Yubi
Sorry, tapi aku lapar, kita cari caf dulu, oke? tanpa persetujuan dari dua penumpang yang
berada di mobilnya, Sehun langsung melajukan mobilnya lagi untuk mencari caf untuk makan
siang. Sebenarnya dia tidak begitu lapar namun ada banyak pertanyaan yang ingin dia tanyakan
pada Yubi tentang emm tinggal di Apartemen seorang pria?
****
Jadi, kau tinggal di apartemen Yixing hyung? Tanya Sehun to the point
Jangan salah paham Sehun-ssi, aku hanya membantunya saat dia hampir saja menangis karena
tidak bisa menemukan alamat home stay nya, karena waktu itu hari sudah malam jadi aku
membawanya ke apartemenku, dan ternyata dia adik temanku, jadi ya aku mengijinkannya untuk

tinggal di apartemenku karena kakaknya juga memintaku untuk mengawasi dan menjaganya
selama di China jawab Yixing santai sambil menyeruput Ice Mocca Caramel nya
Ya oppa, tapi aku tidak menangis bantah Yubi
Tapi kau terlihat sangat menyedihkan
Sehun melihat dua orang di depannya ini berdebat. Melihat Yubi yang terlihat akrab dengan
Yixing membuat sedikit lubang di hatinya
Yubi adik temanmu?
Iya, dia adik Lee Yerin. Temanku dari Korea Mulut Sehun berbentuk seperti huruf O
menanggapi penjelasan dari Yixing.
Tenanglah, aku tidak melakukan hal aneh-aneh pada gadis kecil ini Yixing mengacak-acak
rambut Yubi yang dibalas tatapan tajam dari Yubi.
Tapi ngomong-ngomong, kenapa hyung lancar sekali berbahasa Korea?
Ah itu, aku pernah sekolah kedokteran di salah satu univesitas di Korea selama 6 tahun, jadi ya
aku bisa cukup lancar berbahasa korea
Bukan hanya itu sehun-ah, ibunya juga orang Korea, jadi wajar saja dia bisa berbahasa Korea
Lagi-lagi Sehun hanya memperlihatkan bibirnya yang membentuk huruf O sebagai jawaban
dari penjelasan Yubi dan Yixing. Disisi lain ada sedikit rasa cemburu melihat keakraban Yubi dan
Yixing yang membuatnya sedikit kurang nyaman.
****
Sesampainya di rumah Yubi, gadis itu langsung saja berlari menuju pintu masuk rumahnya dan
memencet bel rumahnya berkali-kali, tanpa memperdulikan Sehun dan Yixing yang harus
mengeluarkan barang-barang bawaannya.
Yubi-aaaaahh peluk seorang perempuan cantik berambut panjang yang menyambut Yubi
dengan hangat setelah membukakan pintu.
Unnie, ah aku merindukanmu
Aku juga, kau baik-baik saja ternyata ucap Yerin sambil mengelus puncak kepala adiknya itu
Ah unnie, kau mau tahu aku datang dengan siapa? kakak Yubi yang bernama Yerin itu
menautkan alisnya sambil melihat ke arah pagar rumahnya.
Zhang Yixing gumam Yerin, ia terdiam beberapa saat ketika melihat sosok Zhang Yixing
berada di depan rumahnya, mungkin sedikit terkejut dengan kehadiran Yixing.

Oppa! Kemarilah panggil Yubi yang membuat Yixing langsung menoleh dan mata mereka
bertemu, Yixing dan Yerin, mereka saling pandang beberapa detik sampai akhirnya Sehun
menyenggol bahunya
Hyung, wae?
Ah, ani Yixing berjalan ketempat Yubi dan Yerin, meninggalkan Sehun yang mengeluarkan
barang-barang dari bagasi mobilnya
Oh great! Sekarang aku benar-benar merasa seperti sopir, tch! rutuk Sehun sambil
mengeluarkan barang-barang Yubi
Yixing memberikan senyum terbaiknya pada Yerin sehingga dapat memperlihatkan lesung
pipinya. Yerin masih terdiam, tak mengeluarkan satu kata pun. Yerin tak menyangka Yixing akan
kembali ke Korea dan bertemu dengannya seperti sekarang. Sebelumnya, saat Yubi memberitahu
Yerin mengenai seorang lelaki yang dengan baik hati mau menampungnya, Yerin sama sekali
tidak berpikir kalau itu adalah Yixing, mantan kekasihnya.
Flashback
Yubi terus mengikuti lelaki di depannya ini sambil membawa koper dan barang bawaannya yang
lain. Sedikit kesal karena lelaki itu sama sekali tidak ada niat untuk membantunya. Lihat saja,
satu koper besar ditambah tas besar yang menggantung di bahu kanannya dan tas kecil yang
menggantung silang di tubuhnya cukup membuat Yubi kewalahan dan lelaki itu sama sekali tidak
berusaha basa-basi untuk membantunya. Tapi apaboleh buat, hanya lelaki itu yang dapat
mengerti bahasanya saat dia megeluh dan mengumpat di halte bus tadi siang. Jadi, dia berjalan
mengikuti lelaki itu dengan harapan dia mau mengantar Yubi ke rumah menginapnya selama
berada di China.
Gadis itu terus saja mengikuti langkah kaki lelaki itu sampai akhirnya Yubi tersandung tali
sepatunya sendiri dan semua isi tas yang dibawanya jatuh keluar berantakan membuat lelaki itu
menoleh dan berdecak sambil membantu gadis berambut pendek itu bangun sembari
membersihkan barang-barang bawaannya.
Apa kau tidak tahu cara berjalan nona? sindir lelaki itu Yixing sambil mengambil barang
Yubi yang terjatuh berserakan
Kalau aku tidak tahu cara berjalan aku tidak akan mungkin sampai sini Tuan jawab Yubi ketus.
Yixing hanya menunjukkan muka datarnya, sambil mengambil ponsel Yubi yang tergeletak di
jalanan.
Ponsel itu bergetar menunjukkan ada telepon masuk. Hati Yixing mencelos melihat siapa yang
menelepon gadis berambut pendek itu. Nama kontak Yerin Unnie dengan foto kontak wajah

cantik seorang wanita berambut panjang. Yubi yang tahu ponselnya berdering segera merebut
ponsel itu dari tangan Yixing, namun Yixing dengan sigap mengangkat telepon dari Yerin.
Hallo sapa Yixing
Diseberang telepon sana seorang gadis terdiam mendengar suara yang barusan didengarnya. Dia
sangat kenal siapa pemilik suara ini, namun dia berusaha untuk membuang prasangka itu jauhjauh. Dia menjawab telepon itu dengan suara lembut
Oh, hallo, who am I speaking to? May I speak with Yubi? Tanya Yerin menggunakan bahasa
inggris karena yang mengangkat bukan Yubi
Yerin-ah.. Yixing tidak bisa menahan rasanya untuk tidak memanggil nama Yerin, disisi lain
Yubi terkejut karena lelaki yang berada di hadapannya ini menyebutkan nama kakaknya akrab.
Tubuh Yerin seketika menegang mendengar namanya disebut oleh penelepon itu. Dengan sopan
ia bertanya lagi Im sorry, but who am I speaking to? tanyanya ramah
Kau sudah melupakan suaraku?
Yerin terdiam, ia hampir menangis mendengar perkataan Yixing barusan, perasaannya benar,
Yixing lah yang sedang berbicara dengannya, namun sekali lagi dia menetralkan suaranya yang
sedikit serak
Im sorry..
Ini aku Yixing, yah mungkin karena memang sudah 2 tahun kita tidak saling menelepon kau
jadi melupakan suaraku hahaha Yixing berusaha mentralkkan suasana canggung diantara
mereka walaupun mereka sedang bertelepon. Yubi hanya melihat lelaki didepannya dan
mempersilakan lelaki itu untuk berbincang dengan kakaknya, akan menguntungkan baginya
kalau lelaki itu adalah teman kakaknya, begitu pikir Yubi.
Ah Yixing-ah suara Yerin dibuat seceria mungkin walaupun aslinya hati Yerin terasa sakit.
Kau sedang bersama adikku? Tolong jaga dia selama di China, dia sama sekali tidak tahu apaapa tentang China hahaha
Dia adikmu? Hm, baiklah, karena kau yang meminta Yixing menjawab pertanyaan dengan
sangat lembut, membuat Yerin diseberang sana merasakan sesak di dadanya dan segera menutup
telepon setelah mengucapkan kata terimakasih.
Oke kau tanggung jawabku selama kau disini, namaku Zhang Yixing teman kakakmu, Yerin
Yixing tersenyum. Dia mengembalikan ponsel Yubi. Gadis manis itu membalas dengan
senyuman karena merasa lega karena akhirnya ada orang yang dapat dia andalkan di China.
Flashbak end

Lama tidak bertemu membuat Yixing dan Yerin merasa canggung satu sama lain, ditambah status
mereka adalah mantan kekasih yang sudah lebih dari dua tahun tidak bertemu, dan untuk
sekedar informasi saja bahwa keduanya masih memiliki rasa satu sama lain. Bahkan Yubi yang
tidak tahu mengenai hubungan mereka pun merasakan adanya suasana yang canggung diantara
mereka berdua. Apa mereka pernah memiliki hubungan yang special? Batin Yubi bertanya tanya.
Annyeong Yerin-ah sapa Yixing diikuti dengan lesung pipinya
Ah, annyeong Yixing Yerin pun membalas sapaan Yixing dengan senyum manisnya.
YA! Kalau kalian hanya diam dan saling bertukar senyuman disana lebih baik kalian bantu aku
mengeluarkan barang-barang gadis tidak tahu diri itu Sehun meninterupsi sekaligus membuat
ketiganya tertawa dan suasana kembali normal. Yixing pun segera berlari membantu Sehun
untuk mengeluarkan barang-barang Yubi.
Lee Yubi kau juga bantu
Arraseo unnie
******
Yerin menyiapkan makan malam untuk Yubi, Yixing dan Sehun di dapur, dia tahu pasti sangat
melelahkan setelah seharian memindahkan banyak barang-barang dari lantai bawah menuju
kamar Yubi yang berada di lantai dua. Yubi membeli cukup banyak barang yang dia beli di
China, karena menurutnya di China banyak sekali barang-barang bagus dan lucu, lagipula
kesibukannya kuliah di Korea membuatnya tidak yakin tahun depan dia akan bisa kembali ke
China walaupun sekedar untuk liburan.
Yerin mengambil bahan-bahan makanan dari dalam kulkas. Untung saja tadi siang sebelum Yubi
dan yang lainnya datang ke rumah dia sempat belanja bahan-bahan makanan di supermarket, jadi
dia tidak cukup kewalahan untuk menentukan menu makanan apa yang akan dia buat untuk
makan malam kali ini. Ia mengeluarkan beberapa peralatan dapur yang digunakan untuk
memasak. Saat ingin mengambil sebuah mangkuk besar ia cukup kewalahan karena dia
menaruhnya di tempat yang cukup tinggi, yah tubuh Yerin memang tidak setinggi Yubi. Yerin
mencari kursi kecil yang biasa ia gunakan untuk mengambil perlengkapan dapur di kabin atas
tetapi tidak ada, dia membuang napas panjang, terlalu membuang waktu kalau hanya ia gunakan
untuk mencari kursi kecil itu.
Sehun-ah! Bisakah kau bantu noona sebentar teriak Yerin
Ada apa? Yixing yang mendengar Yerin berteriak memanggil Sehun menuju ke arah dapur
Ah tidak apa-apa, dimana Sehun?
Dia sedang ada diatas bersama Yubi, ada apa, apa kau perlu bantuan nona?

Emm bisakah kau ambilkan mangkuk yang diatas itu?


Akan aku ambilkan, tapi bisakah kau tidak menghindariku? ucap Yixing yang terdengar seperti
sebuah syarat, dan hanya gumaman Yerin yang didengar Yixing sebagai sebuah jawaban
Gomawo, aku akan membuat makan malam, kau tunggu saja di ruang tengah Yerin mengambil
mangkuk yang ada ditangan Yixing lalu sibuk melanjutkan pekerjaannya yang belum selesai tadi.
Yixing masih tetap berada ditempatnya. Bersandar di tembok, melihat gadis di depannya sibuk
mengolah makan malam untuknya dan yang lain. Bibirnya sedikit tertarik keatas saat ia melihat
Yerin yang terlihat sangat lihai dalam memasak.
Bisakah kau tidak menatapku saat aku sedang memasak, tuan Zhang?
Bisakah kau berhenti membuatku menyukaimu, nona Lee?

__TBC___

Title

: I Do Feel You

Main Cast

: Oh Sehun
Lee Yubi (OC)
Zhang Yixing
Lee Yerin (OC)

Support Cast : Do Kyungsoo (per chapter akan berubah-ubah support cast nya ^^)
Genre

: Romance, Family

Length

: Chaptered Chapter 2

Summary

: Bahkan aku masih mencintainya

****
Sehun POV
Aku membantu Yubi untuk menata barang-barang bawaannya dari China di kamarnya. Kami
sudah biasa masuk ke kamar satu sama lain, membangunkan satu sama lain saat akan berangkat
ke sekolah, menunggu salah satu dari kami pulang sekolah di kamar sambil memainkan beberapa
game dan membaca komik, dan bahkan kami pernah tidur satu kamar. Jangan salah paham, saat
dia tidur di kamarku, aku yang harus selalu mengalah untuk tidur di sofa dan gadis itu yang akan
menguasai tempat tidurku. Benar-benar menyebalkan, tapi dia sahabat yang sangat mengerti
diriku bahkan melebihi diriku sendiri.
Aku mengeluarkan semua barang-barang dari salah satu kopernya. Kalian mau tahu apa isinya?
Koper itu berisi penuh dengan action figure dari tokoh star wars. Yah dia memang seorang
perempuan, tapi dia juga memiliki sisi jantan yang cukup- menakutkan. Mungkin dia kelebihan
hormone testosterone dari ayahnya, ah entahlah. Aku heran, apakah dia benar-benar menjadi
mahasiswa disana atau hanya sibuk membeli mainan-mainan ini. Dari awal aku juga sudah
sangsi dia akan bisa mengikuti pertukaran pelajar ini dengan baik. Indeks prestasinya bahkan
jauh dibawahku.
Ya! Apa kau benar-benar menjadi seorang pelajar di China? tanyaku sambil menata action
figure starwars yang dibeli Yubi
Tentu saja
Lalu bagaimana kau ada waktu untuk membeli semua ini?
Pagi sampai sore aku mengikuti pelajaran di kampus, lalu saat aku pulang, Yixing oppa
mengajakku jalan-jalan dia tersenyum saat menceritakan bagaimana ia mendapatkan action
figure ini

setiap hari?
tidak juga, kalau Yixing oppa sibuk dengan pekerjaannya, aku hanya menunggu di
apartemennya
Aku hanya memberikan tanggapan seperluku saja. Entahlah, aku sedikit tidak tertarik saat dia
selalu bercerita tentang kebaikan Yixing hyung. Rasanya seperti seseorang telah mengambil
action figure spiderman limited edition ku. Menyebalkan. Apa Yubi menyukai Yixing hyung?
kau menyukainya? tanyaku tanpa basa basi
siapa?
Yixing hyung
Yubi terdiam, dia sedikit menundukkan kepalanya. Walaupun wajahnya sebagian tertutup oleh
rambut pendeknya, tapi aku bisa melihat senyuman tipis dan semburat merah di pipinya.
Sepertinya dugaanku benar.
sepertinya benar. Kau menyukainya
kau ini bicara apa Hun-ah. Ah aku membelikanmu action figure spiderman, hmm dimana aku
menyimpannya yaa Mengalihkan pembicaraan, ya, dia sedang mengalihkan pembicaran
mengenai ketertarikannya dengan dokter muda itu. Lebih dari 5 tahun menjadi sahabatnya
membuatku tahu setiap gerak gerik dan ekspresi wajahnya.
ah sepertinya tertinggal di mobil, aku akan mengambilnya Yubi keluar dari kamarnya dengan
sedikit tergesa.
Author POV
Yubi sedikit salah tingkah saat sehun menanyakan mengenai kedekatannya dengan Yixing dan
juga perasaanya pada pria China itu. Bisa dibilang ia tertarik dengan dokter muda itu. Yixing
adalah seorang yang baik, pintar, kaya dan tampan, apa yang dia tidak bisa? Oh bahkan dia bisa
memasak makanan yang lezat seperti masakan ibunya. Apa yang kurang dari dia? Sepertinya
tidak ada. Yubi mungkin belum seratus persen yakin bahwa dia menyukai Zhang Yixing, namun
apabila ditanya dia menyukai dokter muda itu atau tidak, dalam hati ia mengatakan yah, dia
cukup menarik.
ah sepertinya tertinggal di mobil, aku akan mengambilnya Yubi keluar dari kamarnya dengan
sedikit tergesa.
tch! Dia pikir aku tidak bisa membaca setiap gerakgeriknya? Ekspresi apa itu tadi, tch! Dia
bahkan tidak meminta kunci mobilnya, dasar bodoh gumam sehun yang terdengar seperti
ejekan. Sehun mengikuti Yubi keluar kamar untuk memberikan kunci mobil kepada Yubi, namun

yang dia lihat adalah Yubi hanya diam mematung di dekat tangga bawah, sambil melihat ke arah
dapur yang memang berada tidak jauh dari tangga tersebut.
Emm bisakah kau ambilkan mangkuk yang diatas itu?
Akan aku ambilkan, tapi bisakah kau tidak menghindariku?
Gomawo, aku akan membuat makan malam, kau tunggu saja di ruang tengah
Bisakah kau tidak menatapku saat aku sedang memasak, tuan Zhang?
Bisakah kau berhenti membuatku menyukaimu, nona Lee?
Sehun dapat melihat perubahan ekspresi wajah Yubi yang terlihat sedikit murung setelah
mendengar percakapan Yixing hyung dan Yerin noona. Sejujurnya Sehun pun terkejut saat
mendengar percakapan mereka, namun fokus Sehun sekarang adalah gadis yang sekarang diam
mematung di depannya dengan wajah tanpa ekspresi dan sangat berbeda 180 derajat saat Sehun
menggodanya dengan pertanyaan mengenai perasaannya terhadap Yixing.
Sehun berjalan menuruni tangga dan meletakan lengan kekarnya menggantung dibahu Yubi. Ya,
kau melupakan kuncinya bodoh ucap Sehun sambil menggoyang-goyangkan kunci mobilnya di
depan muka Yubi. Suara bass milik Sehun secara tidak langsung juga merusak acara saling
menatap yang terjadi diantara Yerin dan Yixing. Mereka berdua menoleh ke arah suara.
oh Yubi-ah, Sehun-ah, apa yang kalian lakukan disana? Tanya Yerin dengan nada yang
terdengar sedikit canggung
Yubi lupa membawa kunci mobil untuk mengambil oleh-oleh untukku di mobil, jadi aku
terpaksa turun untuk memberikan kuncinya tapi sepertinya dia butuh bantuanku untuk
mencarinya, kajja Yubi-ah kita ambil spiderman ku Sehun merangkul Yubi pergi ke luar untuk
mengambil action figure spiderman seperti yang sudah dijanjikan Yubi.
Ya, kau baik-baik saja? Sehun sedikit khawatir karena Yubi belum mengeluarkan sepatah kata
pun sejak kejadian tadi.
Ya! Lee Yubi!
Aish! Apa?! teriak Yubi sambil mengelus telinga kanannya karena Sehun barusan berteriak di
telinga mungilnya
Ah kau benar-benar menyebalkan. Orang yang sedang jatuh cinta benar-benar menyebalkan
Yubi hendak melayangkan pukulan di kepala Sehun, namun Sehun sudah lebih dulu berlari
meninggalkan Yubi dan menuju ke mobilnya untuk mencari spidermannya

Woah! Spiderman! Gomawo Yubi-ah! ucap Sehun girang saat menemukan spidermannya.
Yubi hanya memutar kedua bola matanya malas. Sebenarnya dia itu anak umur berapa sih? Batin
Yubi
****
Makan malam sudah siap di meja makan. Mereka semua berkumpul di meja makan setelah Yerin
memanggil Yubi dan Sehun untuk makan malam bersama. Mereka menikmati makanan dalam
diam, sepertinya sibuk dengan pikiran masing-masing.
ah bolehkah aku menginap disini selama sehari? Tanya Yixing memecah keheningan. Ketiga
makhluk yang sedang sibuk dengan makanan mereka seketika menatap Yixing.
andwae hyung! Kau itu laki-laki, mana boleh menginap di rumah perempuan single protes
Sehun
apa kau belum menyewa kamar hotel? Tanya Yerin,
belum. Hari ini aku sangat lelah, dan sepertinya ada satu kamar tamu disini. Bisakah aku
menempatinya hanya untuk malam ini?
andwae! hyung, kau ikut ke rumahku saja. Menginaplah dirumahku dan kau bisa tidur di
kamarku, lagipula kamar tamu sepertinya belum dibersihkan, benar kan noona? ucap sehun.
Sehun sepertinya bisa merasakan ada aura canggung di rumah ini apabila Yixing menginap
disini.
uh? Ah iyaa, kamar itu belum dibersihkan, lebih baik kau menginap di rumah sehun saja
Yixing..ssi ucap Yerin pelan saat menyebutkan nama mantan kekasihnya secara formal
Baiklah kalau begitu, terimakasih Sehun-ah ucap Yixing sambil menepuk pundak sehun dan
dibalas senyuman oleh Sehun.
Kau sakit Yubi? Tanya Yerin saat melihat adik perempuannya hanya diam saja dan bahkan
terlihat tidak selera makan. Padahal tadi sore dia selalu mengeluh karena cacing diperutnya
sedang demo untuk diberi makan
uh? Tidak, aku hanya sedikit lelah. Aku sudah selesai. Aku akan kembali istirahat di kamar
baiklah. Selamat beristirahat Yerin sedikit bingung dengan gelagat Yubi, namun walaupun
begitu sepertinya Yerin tahu masalah apa yang membuat Yubi terlihat murung seperti itu.
Sehun menghela napas. Melihat Yubi terlihat murung seperti itu membuat perasaanya ikut
tersakiti. Bukan hanya karena ia sahabatnya, tetapi juga alasan dibalik murungnya sikap Yubi
mala mini.
****

Sinar matahari yang mucul dari celah-celah tirai mengusik tidur gadis berambut pendek itu.
Matanya menyipit dan mulutnya mengeluarkan suara yang lebih terdengar seperti umpatanumpatan kecil. Yubi duduk ditempat tidurnya dan mengutuk tirai jendela kamarnya yang tidak
tertutup dengan rapat sekali lagi.
Tok Tok Tok
Yubi-ah, bangunlah! Ini sudah pukul delapan, cepatlah turun dan kita sarapan bersama suara
Yerin membuat Yubi cukup sadar sepenuhnya.
Nde, aku akan segera turun jawab Yubi dengan suara serak khas orang bangun tidur.
Yubi mencuci mukanya dan menyikat gigi sebentar di kamar mandi. Ia melihat pantulan
wajahnya yang cukup berantakan hari ini. Sebenarnya ia mulai tidur tadi malam pukul satu dini
hari. Entahlah, banyak yang dipikirkannya mengenai hubungan Yixing dan kakaknya. Ada
sedikit rasa sakit didadanya saat ia mengingat percakapan Yixing dengan kakaknya kemarin
malam.
apakah mereka benar-benar pernah menjalin hubungan yang special? tanyanya pada pantulan
dirinya di cermin wastafel. apa lebih baik aku menanyakan mengenai kejelasan hubungan
mereka? lagi-lagi ia bertanya pada pantulan dirinya di cermin.
Yubi, ayo kita sarapan Yerin menginterupsi dan sedikit membuat Yubi kaget karenanya
iyaaa!
Mereka berdua makan dalam diam. Tidak seperti biasanya. Biasanya mereka akan berceloteh
sambil menikmati sarapan pagi hari, menceritakan mengenai bibi sebelah rumah yang masih
suka mengomel tidak jelas atau bercerita mengenai Kim ahjusshi yang selalu saja terlihat sibuk
bercocok tanam dihalaman rumahnya atau bahkan bercerita perihal ekonomi di Korea. Namun
kali ini berbeda, suasana terasa sedikit canggung. Tidak ada yang berbicara, hanya makan dalam
diam dan sibuk dengan makanan dan pikiran mereka masing-masing.
Unnie..
Kalau kau ingin aku menceritakan mengenai hubunganku dengan Yixing, aku akan
menceritakannya setelah kita selesai sarapan ucap Yerin yang masih terlihat sibuk dengan
makanannya
bagaimana unnie tau kalau aku akan menanyakan hal itu?
aku kakakmu Yubi, dan sudah dua puluh lima tahun aku tinggal denganmu, mana mungkin aku
tidak bisa membaca setiap gerak-gerikmu dan ekspresi wajahmu

wah daebak, unnie terlihat seperti peramal saja gadis berambut pendek itu tersenyum kagum
mendengar jawaban kakaknya
sudahlah, habiskan makananmu dan kita bicara setelah aku mencuci piring Yerin bangkit dari
tempat duduknya sembari mengambil piring dan mangkuk makannya untuk dicuci.
arraseo unnie
****
Yubi POV
Aku dan Yerin unnie berjalan-jalan di sekitar kompleks rumah kami. Udara pagi hari yang masih
sejuk sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja, lagipula aku sudah lama sekali tidak
menghabiskan waktu berdua dengan Yerin unnie. Untung hari ini adalah hari Minggu, jadi kami
tidak ada beban untuk melakukan rutinitas seperti dihari-hari biasa, walaupun mungkin siang
nanti Yerin unnie akan kembali ke butiknya untuk mengecek beberapa hal yang diperlukan.
Sudah lama sekali kita tidak jalan berdua seperti ini
hmm aku hanya menggumam sebagai jawaban
udara hari ini cukup bagus bukan? Bagaimana kalau kita pergi ke taman
Call! Aku ingin bermain ayunan. Haah sudah berapa tahun ya aku tidak bermain ayunan?
tanyaku pada diri sendiri
aigoo, kau ini anak umur lima tahun? Benar benar menggemaskan Yerin unnie mencubit pelan
hidung dan pipiku. Dan kami tertawa bersama.
ah itu dia ayunan! aku berlari ke arah ayunan dan memainkannya. Mungkin aku memang
terlihat seperti anak umur 5 tahun sekarang. Masa bodohlah.
Yerin unnie duduk di bangku ayunan sebelahku. Ia hanya memainkannya pelan, berbeda
denganku yang cukup antusias memaikannya.
hati-hati Yubi-ah, kau bisa jatuh kebelakang
****
Author POV
Ini Yerin memberikan satu botol air mineral kepada Yubi
Gumawo unnie Yubi memperlihatka senyum manisnya sebagai bonus ucapan terima kasih

Setelah puas menemani Yubi bermain ayunan, mereka berdua memutuskan untuk duduk
dibangku taman yang berada di bawah pohon. Lagipula taman juga sudah mulai didatangi oleh
beberapa anak-anak kecil dan beberapa ibu-ibu yang datang mengawasi anaknya bermain.
Yubi dan Yerin senang melihat tingkah polah anak-anak kecil itu, karena memang mereka berdua
sangat menyukai anak kecil. Terkadang mereka tertawa bersama saat ada anak kecil yang
melakukan tingkah konyol seperti menirukan lawakan Jo Seho diacara GAG Concert.
kau mau aku bercerita sekarang? Tanya Yerin pelan, kepalanya memandang lurus kearah
taman bermain.
Yubi menolehkan kepalanya ke samping kanan, melihat wajah cantik kakaknya. kalau unnie
tidak keberatan untuk menceritakannya jawabnya lembut
Yerin mengambil napas dalam sebelum bercerita. baiklah, Yixing adalah mantan kekasihku.
Hati Yubi sedikit bergetar saat mendengar satu kalimat yang keluar dari mulut kakaknya itu.
Mantan kekasih? Batin Yubi. Ada sedikit rasa kecewa yang dirasakan Yubi, tetapi dia berusaha
menutupinya.
jadi, lelaki yang mengirimkan bunga untuk unnie dulu adalah Yixing oppa?
Yerin mengangguk dan tersenyum tipis sebagai jawaban.
lalu? ucap Yubi mempersilakan Yerin untuk menlanjutkan ceritanya
Kami pernah menjalin hubungan selama 3 tahun. Yerin memainkan pasir dengan kakinya,
sambil mengingat masa lalunya bersama Yixing. kami bertemu di acara ulang tahun Irene, dan
dialah yang mengenalkanku dengan Yixing. Saat itu aku merasa sangat cocok dan nyaman
dengannya, dan menurutku Yixing juga sebaliknya. Kami menjalin hubungan yang cukup manis
selama tiga tahun itu. Sampai akhirnya.. yerin medongakkan kepalanya, menatap birunya langit
serta putihnya awan dipagi hari menuju siang itu. Mencoba untuk tidak terlihat rapuh didepan
adiknya. sampai akhirnya ia memutuskan untuk pindah ke China, karena ayahnya
membutuhkan bantuannya di rumah sakit milik ayahnya.
Kalian putus hanya karena itu? Tanya Yubi
Hmm, hanya karena itu.
tapi bukankah kalian masih bisa melakukan hubungan jarak jauh?
melakukan hubungan jarak jauh tidak semudah itu Yubi-ah. Perlu adanya rasa percaya yang
besar. Dan bukannya aku tidak percaya pada Yixing, aku hanya tidak ingin kami sama-sama sakit
nantinya saat janji untuk selalu setia itu tidak bisa kami tepati. Entah itu aku atau Yixing yang
merusaknya.

Yubi menghela napas. Ia baru tahu bahwa mencintai seseorang tidak semudah mengucapkannya.
Perlu adanya rasa saling percaya dan hati yang kuat untuk mempertahankan suatu hubungan.
lalu, apa kalian sama sekali tidak pernah menghubungi satu sama lain?
untuk satu bulan setelah kepindahannya ke China, kami masih saling berhubungan. Tapi aku
memutuskan untuk berhenti menghubunginya sekalipun ia berusaha menghubungiku. Karena
kau tahu? Rasanya sangat menyakitkan dan membuatku tidak bisa lepas dari pria itu. Yerin
tersenyum getir
Yubi hanya diam dan mendengarkan kata demi kata keluar yang dari bibir tipis kakaknya. Ada
terbesit rasa sedih mendengar kisah cinta yang tidak dapat dipertahankan walaupun sebenarnya
mereka mampu.
Kau menyukai Yixing? Yerin menoleh ke samping kiri dan tersenyum manis pada Yubi
sepertinya ucap Yubi. Jujur, sebenarnya Yubi sama sekali tidak berniat untuk mengeluarkan
kata-kata itu. Tapi entah mengapa hati dan otaknya tidak berjalan seirama.
Yerin tersenyum. dia seorang pria yang baik Yubi-ah. Kau pantas mendapatkannya.
lalu bagaimana dengan perasaanmu? Apa unnie akan baik-baik saja kalau aku menjalin
hubungan dengan Yixing oppa?
tentu saja. Lagipula hubungan kami sudah lama berakhir dan kami sudah tidak memiliki status
sebagai sepasang kekasih. Yerin mengelus puncak kepala adiknya dengan saying Aku akan
membantumu memiliki Yixing, percayalah padaku.
Unnie.
kajja kita pulang, hari sudah mulai siang, aku juga harus ke butik untuk mengecek bahan-bahan
yang sudah habis. Ucap Yerin sambil menarik lengan Yubi pelan untuk bangkit dari duduknya.
Tanpa Yubi ketahui, hati Yerin merasakan sakit yang sangat perih. Namun ia berusaha untuk
menutupinya dan tidak memperlihatkan kepada adik kesayangannya. Karena bagi Yerin,
kebahagiaan adiknya adalah yang utama. Ia sangat menyayangi Yubi lebih dari apapun setelah
kedua orangtuanya.
****
baiklah tuan, tolong tanda tangan disini dan.. disini ucap seorang lelaki yang memakai kemeja
hitam sambil membawa kertas yang harus ditandatangai Yixing sebagai suatu bukti bahwa ia
sudah resmi membeli apartemen itu.

Yixing menandatangani kertas itu setelah membacanya dengan seksama. Setelah


menandatanganinya, ia berjabat tangan dengan pria berkemeja hitam tersebut dan memberikan
senyum terbaiknya.
terima kasih atas kerja samanya, tuan Lee
Sama-sama tuan Zhang, semoga kau betah disini. Kalau begitu saya pamit dulu. Ucap pria
berkemeja hitam itu dan Yixing sedikit menganggukkan kepalanya sebagai bentuk rasa hormat.
Yixing masuk kedalam apartemennya dan menemukan seorang lelaki berkaos putih polos yang
dengan santainya tidur di sofa ruang tengah.
Hyung..aku lapar, kau harus tanggung jawab! Karena kau menyeretku pagi-pagi sekali, aku jadi
tidak bisa sarapan di rumah ucap sehun sambil mengerucutkan bibirnya
Yixing tertawa mendengar Sehun merajuk seperti itu. Jujur, wajah dinginnya sangat tidak sesuai
dengan kepriadiannya kalau sedang merajuk seperti itu. Dia terkesean menggemaskan, seperti
bocah kecil.
Baiklah. Kau mau makan apa? Aku akan menraktirmu hari ini Sehun seketika bangkit dari
tidurnya dan matanya langsung mengerjap benarkah? Kalau begitu ayo! Kita ke restoran
Kyungsoo hyung! Sehun dengan semangatnya menarik lengan Yixing. Sedangkan yang ditarik
hanya diam dan mengikuti Sehun.
****
Senang bertemu denganmu tuan Zhang Yixing ucap lelaki bermata bulat itu sambil
memperlihatkan senyuman berbentuk hati dibibirnya
Eiih, panggil aku hyung saja, aku hanya beberapa tahun lebih tua darimu. Sehun juga
memanggilku seperti itu
hmm, panggil dia hyung saja, dia hanya lebih tua dua tahun darimu hyung ucap sehun
menambahkan dan Kyungsoo lelaki bermata bulat itu mengangguk mengerti diiringi
senyuman manisnya
Jadi, kalian mau pesan apa?
Samgyetang! Sehun dengan semangat mengucapka makanan yang sudah ia idam-idamkan dari
kemarin. Kyungsoo mengangguk dan mencatat pesanan lainnya. pesanan kalian akan segera
datang tuan-tuan ucap Kyungsoo dan berjalan meninggalkan mereka untuk membuatkan
pesanan.

Sehun dan Yixing terlihat berbincang satu sama lain sembari menunggu pesanan mereka datang.
Mereka berbincang mengenai kuliah Sehun, pekerjaan Yixing, dan juga terkadang mereka
membicarakan Yubi.
Pesanan datang suara Kyungsoo menginterupsi perbincangan mereka.
waah sepertinya lezat ucap yixing antusias
makanan disini memang selalu lezat hyung, dan tidak ada yang menyangkal itu ucap sehun
sembari mengambil daging ayam dan memotongnya.
haha, kau bisa saja sehun-ah. Baiklah nikmati makanan kalian, aku harus kembali ke dapur
Kyungsoo mepersilakan kedua pria itu untuk menikmati hasil masakannya dan dibalas oleh
senyuman Yixing dan gumaman Sehun.
Mereka berdua makan dalam diam. Seperti biasa, sibuk dengan makanan mereka dan pikiran
masing-masing. Dan Yixing juga mengakui bahwa masakan Kyungsoo sangatlah enak dan lezat.
Tidak heran kalau restoran ini sangat ramai pelanggan. sepertinya restoran Kyungsoo akan
menjadi tempat favoritnya selama di Korea.
Hyung Sehun membuka pembicaraan saat ia sudah selesai dengan makanannya dan hanya
dibalas sebuah gumaman oleh Yixing.
aku boleh bertanya sesuatu? Sehun terdengar sedikit berhati-hati dengan ucapannya.
Yixing melihat Sehun sebentar lalu ia menggerakkan tangannya ke arah Sehun tanda Sehun
boleh menanyakan sesuatu tentangnya.
Apakah kau pernah memiliki hubungan spesial dengan Yerin noona? tiba-tiba Yixing tersedak
saat Sehun menanyakan hubungannya dengan Yerin.
hyung, gwenchana? Ini minumlah Sehun terlihat khawatir segera menenuangkan minuman dan
memberikannya kepada Yixing.
Napas Yixing sedikit tersengal dan itu terlihat dari dada bidangnya yang naik turun. Yixing
mengelus dada bidangnya pelan, dilihatnya Sehun perlahan.
kau penasaran? Tanya Yixing setelah ia berhasil mengontrol dirinya
Ah, itu..yah....Aku dan Yubi tidak sengaja mendengar percakapanmu dengan Yerin noona
kemarin sore
Yixing sedikit menghela napas. Dia diam sebentar sebelum akhirnya menjelaskan mengenai
hubungannya kepada bocah albino itu.
Yah, dia mantan kekasihku jawab Yixing singkat.

berapa lama kalian berhubungan?


sekitar tiga tahun bibir sehun membentuk huruf O tanda ia mengerti sembari
menganggukkan kepalanya.
Rasanya Sehun ingin bertanya lebih banyak lagi, namun ia berpikir Yixing akan risih bila ia
tanya lebih jauh tentang hubungannya dengan Yerin. Bukankah itu terlalu privasi untuk
mengetahui sejauh mana hubungan seseorang yang baru sehari kita kenal? Yixing yang melihat
ekspresi Sehun hanya mengulum senyum.
kau boleh bertanya lagi kalau kau penasaran Sehun-ah. Kau sudah kuanggap sebagai adikku,
yah walaupun baru kemarin kita bertemu, kurasa kau orang yang cukup dapat menjaga rahasia
Yixing seperti mengetahui apa yang sedang dipikirkan Sehun.
Ah, haha itu hahaha Sehun menggaruk tengguknya yang tidak gatal. Sepertinya lelaki di
depannya ini bisa membaca pikirannya, oh atau mungkin dia seorang cenayang? Batin Sehun.
Ada yang mengganggu pikiranmu Sehun-ah? Sehun membulatkan kedua matanya. Sepertinya
lelaki didepannya memang seorang cenayang.
Ah, sebenarnya aku penasaran dengan satu hal, hyung Yixing mendengarkan Sehun dengan
seksama, ekspresi wajahnya berubah sedikit serius.
Sehun beredehem sebelum melanjutkan kata-katanya apa kau masih menyukai Yerin noona?
Yixing terdiam. Matanya berpencar mengedar keseluruh ruangan sebelum menjawab pertanyaan
Sehun sampai ia menemukan satu objek yang membuatnya yakin untuk mengucapkan satu
kalimat, ah bukan, dua kalimat.
Ya, aku masih menyukai Yerin. Bahkan aku masih mencintainya ucap Yixing. Matanya tertuju
tajam kearah pelanggan wanita yang baru saja masuk ke restoran milik Kyungsoo.
-TBC-

Title

: I Do Feel You

Main Cast

: Oh Sehun
Lee Yubi (OC)

Zhang Yixing
Lee Yerin (OC)
Support Cast : Do Kyungsoo
Genre

: Romance, Family

Length

: Chaptered Chapter 2

Summary

****
Yubi melihat-lihat baju-baju musim panas yang terlihat indah dan cantik. Ia sungguh bangga
pada kakak perempuannya yang berhasil menjalankan butik ini seorang diri tanpa bantuan orang
tuanya sama sekali. Mengingat bagaimana orang tuanya menentang jurusan kuliah yang dipilih
Yerin dulu dan membuat Yerin memutuskan untuk pergi dari rumah dan tidak pernah kembali
lagi.
Mengingat bagaimana kerasnya ayah mereka ketika memaksa Yerin untuk mengambil jurusan
manajemen bisnis, karena dia satu satunya yang bisa beliau andalkan untuk menggantikan posisi
di perusahaan nantinya. Namun yang terjadi adalah Yerin pergi dari rumah hanya meninggalkan
satu buah memo bertuliskan aku akan mengejar mimpiku, dan kumohon jangan halangi aku.
Akan kukembalikan uang kalian secepatnya. Maaf telah membuat keributan akhir-akhir ini dan
membuat ayahnya murka bahkan sampai membanned semua fasilitas yang ia berikan untuk
Yerin.
Lalu, bagaimana Yubi bisa tinggal dengan Yerin sampai sekarang ini? Untuk sekedar informasi
saja, Yubi adalah anak yang sedikit keras kepala. Dia menyuruh orang untuk menguntit Yerin dan
mencari tahu alamat rumah Yerin. Setelah tahu semuanya, ia memutuskan untuk datang ke rumah
kontrakan Yerin dan tanpa izin Yerin ia langsung saja memutuskan untuk tinggal bersama kakak
perempuannya itu.
aku ingin tinggal disini dan jangan usir aku atau aku akan menelpon appa bahwa kau tinggal
disini. Dan tenang saja, appa tidak akan mencariku karena aku bilang bahwa aku tinggal di
apartemen di daerah Choengdamdong, dan lelaki tua itu menyetujui begitu saja, kau tau dia
sangat sibuk bukan? Jadi tenang saja
Yerin yang awalnya sedikit khawatir akhirnya membuang napasnya dan mengizinkan adiknya
untuk tinggal bersamanya. Bagaimana pun juga Yubi adalah adik kesayangannya, dan
meninggalkannya begitu saja pada waktu itu membuat Yerin merasa bersalah. Mungkin dengan
selalu berada disisi adiknya ia jadi merasa sedikit tenang dan menebus kesalahan pada Yubi.

Ya, kenapa kau melamun disitu? panggil Yerin saat melihat Yubi yang ternyata melamun
disebelah mannequin
Yubi sedikit terkejut saat kakaknya memanggilnya dan dia hanya memperlihatkan senyum
bodohnya di depan Yerin
apa yang sedang kau pikirkan? Yerin mendekat menghampiri Yubi
Ah? Tidak, tidak ada Yerin memincingkan matanya tidak percaya saat Yubi berusaha mengelak
Apa? Tanya Yubi saat Yerin memincingkan matanya. Sedangkan Yerin malah tertawa saat
melihat ekspresi Yubi yang terlihat seperti anak anjing itu. Menggemaskan, adiknya memang
sangat menggemaskan.
Kau lapar? Bagaimana kalau kita mengunjungi Kyungsoo? Kau menrindukannya bukan? ajak
Yerin
Call!! Kajja Yubi langsung menyeret kakaknya dengan semangat menuju parkir mobil.
****
ah unnie, kau masuk dulu saja, aku ingin membeli bunga diseberang untuk Kyungsoo oppa
Yubi berlari begitu saja meninggalkan Yerin, sedangkan Yerin hanya menggelengkan kepalanya
melihat kelakukan adiknya itu.
Yerin memasuki restoran milik Kyungsoo dan langsung disapa ramah oleh para pegawai
Kyungsoo
Selamat datang sapa salah satu pegawai di restoran tersebut. Yerin hanya membalasnya dengan
sebuah senyuman manis.
Ia mengedarkan pandangannya untuk mencari tempat yang pas sampai akhirnya ia menemukan
dua orang lelaki yang berjarak tidak jauh dari hadapannya dan salah satu dari mereka
menatapnya cukup dalam. Pria berlesung pipi itu menatapnya dalam diikuti dengan beberapa
kata yang keluar dari bibir manisnya.
Ya, aku masih menyukai Yerin. Bahkan aku masih mencintainya kata-kata itu keluar dengan
manisnya dari bibir seorang Zhang Yixing. Yerin terdiam mendengar apa yang baru saja Yixing
ucapkan. Cukup jelas karena memang posisi Yerin yang terdiam mematung tidak terlalu jauh dari
posisi Yixing dan Sehun.
Sehun yang tadinya hanya terdiam menyadari sesuatu yang aneh dengan arah pandang Yixing. Ia
mengikuti arah pandang pemuda itu dan menemuka Yerin sedang terdiam di tempatnya. Hal itu
seketika membuat Sehun mencari keberadaan Yubi sebelum ia menyapa kakak dari sahabatnya
itu.

Oh noona sehun menyapa gadis itu diikuti dengan senyum manisnya, dan sekaligus juga
membuyarkan lamunan gadis itu.
Oh hai jawab yerin sedikit canggung
Kau mau sampai kapan berdiri disana? Kemarilah Yixing menepuk-nepuk tempat duduk di
sampingnya
Yerin sebenarnya ingin berpikir dua kali untuk duduk di samping Yixing, ia takut menyakiti
perasaan adiknya nanti, jadi ia memutuskan untuk duduk di sebelah Sehun. Ada raut wajah
sedikit kecewa di wajah tampan dokter muda itu saat Yerin lebih memilih duduk disamping
Sehun, dan Sehun yang mengetahui hanya diam. Sungguh, suasana menjadi sangat canggung dan
Oh Sehun benci itu.
Yerin noona, kau datang juga? Kyungsoo yang tahu keberadaan Yerin di restorannya langsung
menghampiri gadis itu
Yeah hanya itu yang keluar dari mulut Yerin.
Lalu Yubi? Tanya Kyungsoo lagi
Selamat datang sapa salah satu pegawai kyungsoo dan sontak membuat keempat anak manusia
itu menoleh kearah pintu masuk
Gadis itu membawa se-bouquet bunga yang sangat cantik Kyungsoo oppa! gadis itu langsung
saja berlari kearah Kyungsoo saat tahu keberadaan lelaki tersebut.
Yubi-ah, kau sudah kembali ternyata Kyungsoo membalas pelukan Yubi
Ini Yubi memberikan bouquet bunga tadi kepada Kyungsoo. aku sendiri yang merangkainya,
cantik bukan? ucap Yubi dengan nada yang dibuat seimut mungkin dan membuat Sehun ingin
muntah
hmm, ini sangat cantik kyungsoo tersenyum sambil mengelus puncak kepala Yubi. Tapi
tunggu, bukankah seharusnya aku yang memberimu bunga sebagai tanda kau kembali, kenapa ini
malah sebaliknya?
sudahlah hyung, ikuti saja apa yang dipikirkan gadis konyol ini Sehun sepertinya sudah tidak
tahan melihat adegan manis antara Kyungsoo-Yubi
Ya! Apa maksudmu?! Yubi memberikan death glare nya untuk sahabat bodohnya itu
Hahaha, sudahlah. Bagaimana kalau aku buatkan kalian menu special kami? Aku baru saja
memasukkannya ke daftar menu. Sekalian aku ingin menanyakan pendapat kalian mengenai
menu terbaru kami. Bagaimana? usul Kyungsoo yang langsung mendapat persetujuan dari Yubi
dan Sehun.

CALL! ucap Yubi dan Sehun bebarengan


Sehun-ah bukankah kau sudah makan barusan? Yixing sedikit kaget saat Sehun juga ingin
mencicipi menu terbaru Kyungsoo
Aku akan selalu lapar kalau memakan makanan Kyungsoo hyung ucap sehun diikuti dengan
eyesmile nya
****