Вы находитесь на странице: 1из 4

2

kondisi ambient setempat, humidity, elevasi, kerugian pada inlet dan exhaust
duct, jenis bahan bakar yang dipergunakan, merupakan faktor-faktor lain yang
mempengaruhi overall performans dari suatu turbin gas.
Setiap komponen komponen tersebut saling mempengaruhi satu sama lain
juga ditunjang oleh faktor-faktor yang telah disebutkan diatas. Sehingga
perfomans keseluruhan dari turbin gas tidaklah dapat diukur hanya dari satu
parameter saja.
Ruang bakar sebagai salah satu komponen utama dari sistem turbin gas
mempunyai fungsi untuk meningkatkan temperatur dari gas bertekanan tinggi.
Ruang bakar harus dapat membakar secara sempurna bahan bakar yang
diinjeksikan dan diusahakan dapat menghasilkan temperatur aliran gas panas
setinggi mungkin, sesuai dengan kemampuan material sudu turbin. Beberapa
faktor penting yang mempengaruhi rancangan ruang bakar untuk suatu turbin
gas diantaranya temperatur level, faktor material, kecepatan udara masuk dijaga
konstan (10 -100) m/s, dan air/fuel ratio bervariasi pada batas 60 : 1 dan 120 : 1
untuk simple gas turbin dan lain-lain. Dimensi ruang bakar juga mempengaruhi
proses pembakaran yang terjadi dimana aliran udara yang membantu proses
pembakaran masuk ruang bakar terdistribusi merata sesuai kebutuhan udara
pada tiap zona pembakaran dan ini sangat berpengaruh terhadap proses
pembakaran yang akan mempengaruhi unjuk kerja mesin maupun emisi gas
buang hasil pembakaran. Selama ini diasumsikan agar terjadi proses
pembakaran yang baik maka dibutuhkan campuran yang homogen, dimana
molekul-molekul campuran udara dan bahan bakar terdistribusi secara seragam.

I.2. Tujuan Penelitian


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa visualisasi aliran fluida
yang terbakar didalam ruang bakar dengan pembanding pada salah satu model
geometri combustion chamber yang sama tidak menggunakan lubang primary
air, intermediate air dan dilution air. Visualisasi hasil penelitian ini
Teknik Mesin - ITI

menggunakan suatu paket program Ansys CFX versi 14.0 yang merupakan
ruang lingkup dari program CFD (Computational Fluid Dynamics). Melalui
penelitian ini diharapkan dapat diketahui bentuk aliran dari campuran fluida
yang masuk kedalam combustion chamber serta pengaruh lubang primary air,
intermediate air dan dilution air pada proses pembakaran.

I.3. Metodologi Penelitian


Metodologi penelitian ini adalah sebagai berikut :
Studi literatur
Pengumpulan data
Simulasi
Analisa dan pembahasan
I.4. Pembatasan Masalah
Mengasumsikan bahwa suplai udara yang diberikan oleh lubang lubang
cooling air diabaikan karena sudah didefenisikan dalam simulasi bahwa dinding
memiliki nilai heat flux yang dianggap 0 (nol).

1.5. Sistematika Penulisan


Sistematika penulisan dalam tugas akhir ini dibagi menjadi 5 bab dan
disertai dengan lampiran lampiran yang mendukung isi dari kelima bab
tersebut. Berikut ini merupakan deskripsi singkat mengenai sitematika tersebut.
Bab I. Pendahuluan
Bagian ini menjelaskan latar belakang, tujuan penulisan, ruang lingkup
pembahasan dan sistematika penulisan tugas akhir.

Teknik Mesin - ITI

Bab II. Dasar Teori


Dasar teori singkat mengenai turbin gas terutama pada ruang bakar, teori
dasar pembakaran.
Bab III. Metodologi Penelitian
Dimulai dengan mendata spesifikasi can combustor yang akan
disimulasikan, pembuatan model komputer menggunakan Autodesk
Inventor Professional dan tahapan simulasi menggunakan Ansys CFX.
Bab IV. Analisa Hasil Simulasi
Berisi tentang pembahasan analisa atas hasil simulasi yang dilakukan.

Bab V. Kesimpulan
Berisi tentang kesimpulan dari penulisan Tugas Akhir ini.

Teknik Mesin - ITI

Teknik Mesin - ITI