Вы находитесь на странице: 1из 6

1.

3 Keluarga Binaan
Keluarga binaan kelompok 8 terdiri dari 5 keluarga, yaitu:
1
2
3
4
5

Keluarga Tn. Sijum


Keluarga Tn. Nasim
Keluarga Tn. Udi
Keluarga Tn. Saidi
Keluarga Tn. Nasin
Rute perjalaan dari Puskesmas Tegal Angus menuju ke rumah keluarga binaan

sekitar 20 menit perjalanan dan sekitar 3 km dari Puskesmas Tegal Angus. Setibanya
di Desa pangkalan, tepat di tepi jalan raya.

Gambar 1. 1 Denah wilayah rumah keluarga binaan

1.3.1

Keluarga Tn.Misan

1.3.1.1 Data Dasar Keluarga Tn.Misan


Keluarga binaan Tn.Misan terdiri dari 5 anggota keluarga, yaitu Tn.Misan
sebagai kepala keluarga dan Ny.Suryati istrinya. Keduanya menikah dan mempunyai 2
anak 1 orang anak laki-laki dan 1 orang anak perempuan. Anak pertamanya bernama
Doni, anak keduanya bernama Maryanti. Maryati memiliki anak l laki-laki (cucu Tn.
Misan).
Tabel. 1.14 Data dasar Keluarga Tn.Misan
Nama

Status
Keluarga

Jenis
Kelamin

Usia

Pendidikan

Pekerjaan

Penghasilan

Tn.Misan

Bapak

Laki-laki

60 th

SD (tamat)

Menarik
becak

Ny. Suryati

Ibu

Perempuan

49 th

tidak pernah
bersekolah

Ibu Rumah
Tangga

Tidak menentu,
Rp.20.000,-/setiap
narik
-

Tn. Doni

Anak I

Laki-laki

31 th

SMP (Tamat)

Ny. Maryanti

Anak II

perempuan

27 th

SMP (Tamat)

Buruh
Pabrik
Kertas
Ibu Rumah
Tangga

Ikbal

Cucu I

Laki-laki

3 th

Rp.1.500.000,-/bu
lan
Rp.3.000.000,-/bu
lan (dari suami
nya)
-

Keluarga Tn.Misan tinggal di rumah No 54 RT003/RW005, Kampung


Pagkalan, Desa Pangkalan. Di rumah ini Tn. Misan tinggal dengan istrinya, 2 orang
anak, dan seorang cucu. Tn.Misan saat ini berusia 60 tahun bekerja sebagai penarik
becak, penghasilan yang tidak menentu, dan saat ini sudah jarang untuk menarik
becak, jika menaik becak bisa mendapat penghasilan Rp. 20.000,-/setiap narik becak
dengan latar belakang pendidikan tamat SD. Ny.Minah tidak bekerja sebagai Ibu
Rummah Tangga yang tidak berpenghasilan. Tn.Misan menikah dengan Ny.Suryati
dan memiliki 2 orang anak. Anak pertamanya adalah seorang laki laki atas nama Tn.
Doni saat ini berusia 31 tahun, sudah bekerja di pabrik kertas dan belum menikah dan
tinggal di rumah Tn.Misan. Anak keduanya adalah seorang perempuan atas nama
Ny.Maryanti

berusia 27 tahun, sudah menikah dan tinggal di rumah Tn. Misan

bersama anak laki-laki nya yang berusia 3 tahun, sedangkan suami nya bekerja di kota
sehingga tidak tinggal bersama Ny. Maryanti dan anaknya.

Bangunan Tempat Tinggal


Keluarga Tn.Misan tinggal disebuah bangunan rumah diatas tanah seluas P =
10m x L = 8m. Rumah terdiri dari sebuah ruang tamu. Rumah ini memiliki kamar
tidur sebanyak 2 masing-masing berukuran 2 x 2 m. Kamar tidur berisikan kasur tipis,
hanya muat terisi kasur dan lemari pakaian kecil. Ventilasi di rumah tersebut kurang
baik karena tidak terdapat jendela disetiap kamar. Cahaya matahari tidak masuk
menerangi ruangan rumah. Seluruh ruang di rumah ini teralasi dengan lantai keramik
dan atap rumahnya terbuat dari seng.
Keluarga Tn.Misan menggunakan ruangan air sumur pompa sebagai sumber
air untuk keperluan sehari-hari seperti memasak, mencuci dan mandi. Untuk
keperluan buang air pada keluarga Tn.Misan selalu menggunakan jamban yang ada
di dalam rumah.

Gambar 1.5 Denah Rumah Tn. Misan


1.3.1.2 Lingkungan Pemukiman
Rumah Tn.Misan terletak di pemukiman yang padat penduduk. Di bagian
depan terdapat jalan setapak, bagian belakang terdapat rumah tetangga, dan di bagian
kanan dan kiri juga terdapat rumah tetangga. Tidak terdapat tempat untuk mengalirkan
limbah. Tidak memiliki tempat sampah, sampahnya hanya ditumpuk dan dibakar di
sekitar depan rumah.
1.3.1.3 Pola Makan
Istri Tn. Misan, Ny. Suryati memasak makanan sendiri untuk keluarganya dan
jarang membeli makanan di luar. Ia sering memasak makanan dengan menu seperti

nasi, tahu, tempe, telur, sayur, ikan asin dan sesekali ayam. Keluarga Tn. Misan
sehari- harinya makan sebanyak 2 kali, siang hari dan sore hari. Ikbal cucu Tn. Misan
masih suka menyusui ASI dan jarang makan makanan berupa nasi lembut yang
dicampur lauk pauk serta sering jajan jananan snack yang banyak mengandung MSG.
Sebelum makan keluarga Ny. Minah selalu mencuci tangan dengan sabun sampai
bersih.
1.3.1.4 Riwayat Obstetrik dan Pola Asuh Ibu dan Anak
Keenam anak Tn.Misan dan Ny. Suryati lahir di dukun. Kedua anaknya lahir
di dukun dan dalam keadaan normal, dengan usia kehamilan cukup bulan. Kedua
anaknya mendapatkan ASI sampai umur 2 tahun dan mulai makan makanan
pendamping ASI mulai usia 6 bulan. Ia juga mengatakan tidak pernah mengalami
sakit semasa hamil sampai melahirkan. Untuk imunisasi pada kedua anak Tn.Misan,
keduanya mendapatkan imunisasi dasar dengan datang ke posyandu secara rutin.
Ikbal cucu Tn. Misan juga mendapatkan imunisasi dasar lengkap pada tahun pertama
kehidupannya.
1.3.1.5 Kebiasaan Berobat
Dalam segi kesehatan, keluarga Tn. Misan mengalami sakit Hipertensi sejak
10 tahun yang lalu. Tn. Misan
1.3.1.6 Riwayat Penyakit
Keluarga Tn. Misan belum pernah mengalami sakit yang serius dan belum
pernah dirawat di rumah sakit. Ny. Suryati memiliki penyakit hipertensi. Ny. Suryati
tidak teratur meminum obat antihipertensi.
1.3.1.7 Perilaku Dan Aktivitas Sehari-Hari
Di keluarga Tn. Sijum, tidak menentu dalam menarik becak, saat ini dia sudah
mulai jarang untuk menarik becak. Tn.Sijum merokok, dengan rata-rata 1 sampai 2
bungkus. Tn. Marjaya, Martawi dan Tn.Marwinta juga memiliki kebiasaan merokok 1
bungkus sehari. Mereka merokok di dalam rumah dan di luar rumah. Keluarga
Tn.Sijum membiasakan mencuci tangan memakai sabun setiap hari sehabis
melakukan kegiatan. Untuk mandi, mencuci, memasak dan sumber air minum,
keluarga Tn. Sijum melakukannya kamar mandi didalam rumahnya. BAB dan BAK
di jamban dalam rumah dan selalu mencuci tangan sehabis buang air. Kebiasaan
olahraga, keluarga Tn. Sijum mengaku jarang berolahraga, sedangkan untuk
menabung untuk keperluan dana darurat hampir tidak pernah.
1.3.1.8 Perilaku Membuang Sampah

Rumah keluarga Tn.Sijum berada di lingkungan perumahan yang padat dan


tidak memiliki tempat sampah. Mereka hanya membuang sampah dan menumpuknya
di area depan rumah. Setelah sampahnya kering keluarga Tn.Sijum membakar sampah
tersebut.
1.3.1.9 Faktor Internal dan Faktor Eksternal
Tabel 1.15 Faktor Internal Keluarga Tn.Sijum
No
1
2
3

Faktor Internal
Kebiasaan merokok

Permasalahan
Tn.Sijum dan anak laki-lakinya masih merokok secara rutin

Olah raga
Pola makan

tiap harinya
Semua anggota keluarga jarang berolahraga
Ny. Minah, istri Tn.Sijum memasak makanan sendiri untuk
keluarganya. Makan 2 kali dalam sehari

Pola pencarian

Apabila sakit, mereka memilih untuk membeli obat sendiri

5
6

Pengobatan
Menabung
Aktivitas sehari-hari

sebagai pilihan pengobatan pertama


Hampir tidak pernah menabung
a.Tn. Sijum saat ini lebih sering aktivitas didalam rumah, dan
sudah jarang untuk menarik becak
b. Ny. Minah bekerja sebagai pedagang warung nasi, yang
biasa buka pada siang sampai sore hari
c. Anak laki-laki pertama bekerja di pabrik kertas
d. Anak laki laki ketiga bekerja di percetakan

Alat kontrasepsi

Ny. Minah tidak sedang menggunakan alat kontrasepsi


apapun.

Tabel 1.16 Faktor Eksternal Keluarga Tn. Sijum


No
1.

Kriteria
Luas Bangunan

Permasalahan

2.

Ruangan dalam rumah

Ukuran ruang tamu 4 x 4 m, setiap ruangan kamar

3.

Jamban

berukuran 2 x 2 m,
Keluarga Tn.Sijum sudah memiliki 2 jamban di dalam

4.

Ventilasi

rumahnya
Tidak terdapat jendela di bagian depan rumah dan tidak

Luas rumah 10 x 8 m

memiliki jendela di setiap ruangan ataupun kamar

Tabel 1.16 Faktor Eksternal Keluarga Tn. Sijum


No

Kriteria

5.

Pencahayaan

6.
7.
8.

MCK
Sumber Air
Saluran pembuangan

Di dalam rumah di kamar mandi


Dari sumur bor
Tidak terdapat saluran pembuangan limbah

9.

limbah
Tempat pembuangan

Tidak memiliki tempat pembuangan sampah dirumahnya,

sampah

mereka menimbun sampah di area depan rumah dan

Lingkungan sekitar rumah

membakarnya
Di samping kanan dan kiri, depan dan belakang, rumah

10.

Permasalahan
Terdapat 1 lampu pada setiap ruangan dan kamar

terdapat rumah tetangga yang berdekatan hanya berjarak


1 2 meter.

Masalah Medis dan Non medis pada keluarga binaan


Keluarga Tn.Sijum
a) Masalah Non Medis
1) Kebiasaan merokok di dalam rumah
2) Kurangnya kebiasaan berolahraga
3) Kurangnya kesadaran untuk berobat pada tenaga medis
4) Kurangnya kesadaran untuk menabung
5) Tidak adanya penggunaan alat kontrasepsi
6) Belum terlaksananya keluarga berencana di keluarga binaan
7) Kurangnya ventilasi udara dan pencahayaan yang ada di rumah keluarga
binaan
8) Kebiasaan membuang sampah rumah tangga di depan rumah
9) Kurangnya pengolahan sampah maupun limbah rumah tangga dalam keluarga
10) Rumah keluara binaan yang tidak sesuai dengan kriteria rumah sehat
b) Masalah Medis
1) Penyakit hipertensi pada anggota keluarga.