You are on page 1of 2

Komitmen Organisasi

PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI, BUDAYA ORGANISASI,


DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA ORGANISASI
PUBLIK
(Studi Empiris pada SKPD
Pemerintah Kabupaten Kerinci)

Keberhasilan pengelolaan suatu organisasi sangatlah ditentukan oleh keberhasilan


dalam mengelola SDM. Tinggi rendahnya komitmen karyawan terhadap organisasi
tempat mereka bekerja, sangatlah menentukan kinerja yang akan dicapai organisasi.
Dalam dunia kerja komitmen karyawan memiliki pengaruh yang sangat penting,
bahkan ada beberapa organisasi yang berani memasukkan unsur komitmen sebagai salah
satu syarat untuk memegang jabatan/posisi yang ditawarkan dalam iklan lowongan kerja.
Setiap pegawai memiliki dasar dan perilaku yang berbeda tergantung pada komitmen
organisasi yang dimiliknya. Pegawai yang memiliki komitmen tinggi akan melakukan
usaha yang maksimal dan keinginan yang kuat untuk mencapai tujuan organisasi.
Sebaliknya Pegawai yang memiliki komitmen rendah akan melakukan usaha yang
tidak maksimal dengan keadaan terpaksa.

Mowday, Steers, dan Porter (1979) berpendapat bahwa pada umumnya,


komitmen organisasi dapat diidentifikasikan sebagai suatu keterikatan afektif
dan keinginan untuk berbakti kepada sebuah organisasi. Komitmen organisasi dapat
didefinisikan sebagai sebuah tanggapan afektif yang berasal dari hasil evaluasi
terhadap situasi pekerjaan yang menghubungkan seseorang dengan organisasi
(Porter et al., 1974).
Komitmen organisasi yang tinggi akan meningkatkan kinerja yang tinggi pula.
Partisipasi anggaran tidak hanya secara langsung meningkatkan prestasi
kerja, namun juga akan memoderasinya melalui komitmen organisasi
(Randall, 1990 dalam Sumarno, 2005). Penyusunan anggaran antara atasan
dan bawahan yang baik akan meningkatkan kinerja manajerialnya
karena, adanya par t i s i pa s i
m e m un g ki n ka n
baw a h a n
mengkomunikasikan apa saja yang mereka butuhkan kepada atasan.
Komitmen organisasi yang tinggi akan mempengaruhi hubungan antara part
isipasi anggar an dan kinerja manaje rial, karena j ika man ajer mempunyai
komitmen organisasi yang tinggi, maka manajer akan termotivasi, sehingga
kehormatan manajer dalam penyusunan anggaran akan semakin efektif dan
semakin meningkatkan kinerja manajeri