You are on page 1of 6

Bedside Teaching

Hordeolum Interna Okuli Dekstra


Diajukan sebagai Salah Satu Syarat Kepaniteraan Klinik
di Bagian Ilmu Kesehatan Mata RSMH Palembang

Oleh:
Clara Adelia Wijaya
04054821517018
Pembimbing:
DR. Dr. Anang Tribowo, Sp.M(K)

DEPARTEMEN ILMU KESEHATAN MATA


RUMAH SAKIT DR. MOH. HOESIN PALEMBANG
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA
2017

STATUS PASIEN
1. Identitas Pasien
Nama

: Ny. RA

Umur

: 28 tahun

Jenis kelamin

: Perempuan

Agama

: Islam

Bangsa

: Indonesia

Pekerjaan

: Swasta

Alamat

: Komp. Kenten Indah Palembang

Tanggal Pemeriksaan

: 9 Januari 2016

2. Anamnesis (Autoanamnesis)
a. Keluhan Utama
Terdapat benjolan di kelopak mata kanan atas sejak 5 hari yang lalu.
b. Riwayat Perjalanan Penyakit
Sejak 5 hari yang lalu, pasien mengeluh timbul benjolan di kelopak
mata kanan bagian atas dua buah sebesar biji jagung. Benjolan berwarna
kemerahan. Pada saat diraba, benjolan terasa lunak, rasa panas pada
benjolan (-), rasa mengganjal (+). Pasien juga mengeluh nyeri pada
benjolan (+) terutama saat benjolan tersentuh. Pasien tidak mengeluh
pandangan kabur, mata merah (-), mata berair (-), sering keluar kotoran
mata (-), mata terasa silau (-), kelopak mata sulit dibuka (-). Pasien
berobat ke Poliklinik RSKMM Palembang.
c. Riwayat Penyakit Dahulu

Riwayat benjolan di kelopak mata sebelumnya (-)


Riwayat trauma pada mata (-)
Riwayat alergi (-)
Riwayat memakai kacamata (-)
Riwayat kencing manis (-)
Riwayat darah tinggi (-)

d. Riwayat Penyakit Keluarga

Riwayat penyakit yang sama dalam keluarga (-)

3. Pemeriksaan Fisik
a. Status Generalis
Keadaan umum

: tampak sakit ringan

Kesadaran

: compos mentis

Tekanan darah

: 110/70 mmHg

Nadi

: 82 kali/menit, reguler, isi tegangan cukup

Frekuensi nafas

: 20 kali/menit

Suhu

: 36,6 C

b. Status Oftalmologis
Visus
Tekanan
intraokular

Okuli Dekstra
6/12 ph 6/6

Okuli Sinistra
6/9 ph 6/6

P = N+0

P = N+0

KBM

Ortoforia

GBM

Palpebra
- superior

Tampak massa kemerahan, du

Tenang

buah, sebesar kacang hijau,


undulasi (+), permukaan rata,
berbatas tegas, konsistensi
kenyal, nyeri tekan (+)
- inferior

Tenang

Tenang

Konjungtiva

Tenang

Tenang

Kornea

Jernih

Jernih

BMD

Sedang

Sedang

Iris

Gambaran baik

Gambaran baik

Pupil

Bulat, Sentral, Refleks

Bulat, Sentral, Refleks

Cahaya (+), diameter 3 mm

cahaya (+), diameter 3 mm

Jernih

Jernih

RFOD (+)

RFOS (+)

Papil

Tidak dilakukan

Tidak dilakukan

Makula

Tidak dilakukan

Tidak dilakukan

Retina

Tidak dilakukan

Tidak dilakukan

Lensa
Segmen Posterior
Refleks
Fundus

4. Diagnosis banding

Hordeolum interna palpebra superior OD + susp. Anomali refraksi ODS

Kalazion palpebra superior OD + susp. Anomali refraksi ODS

5. Diagnosis Kerja
Hordeolum interna palpebra superior OD + Susp anomali refraksi ODS
6. Tatalaksana
o KIE
Dianjurkan kepada pasien untuk menjaga kebersihan mata disertai
dengan rajin mencuci tangan
o Non Farmakologi
Kompres hangat 3-4 kali sehari selama 10-15 menit setiap kalinya.
Tindakan dilakukan dengan mata tertutup.
Apabila tidak ada perbaikan, dilakukan insisi hordeolum.
Koreksi anomali` refraksi
o Farmakologi
Antibiotik topical Floxa 6x1 tts OD
Ciprofloxacin 2x1 tab
Asam mefenamat 3x1 tab bila perlu

7. Prognosis

Quo ad vitam
: bonam
Quo ad functionam : bonam

LAMPIRAN

Gambar 1. Mata kanan dan kiri pasien

Gambar 2. Mata kiri pasien