You are on page 1of 6

METODE DRY-HEAT COOKING

(PANAS KERING)

Disusun oleh : EKA SRI WULANDARI


FANITIARA PUTRI
NADYA AZIZKA PUTRI
NANDA NOVITA SARI
NINDI ATAYA YULIAN

SMK N 1 SEWON TAHUN AJARAN


2016/2017

Pengertian Metode Dry-Heat Cooking dimana panas di


hantarkan oleh udara panas, logam panas, radiasi /
minyak tanpa menggunakan air / kelembapan.
Pembagian Metode DRY-HEAT COOKING
BAKING
GRILLING/BROILING
ROASTING
SAUTEING
DEEP FRYING
SHALLOW FRYING/PAN FRYING
1.BAKING adalah memanggang menggunakan oven.
Contoh resep :
Memanggang kue roti
Pie

2.Grilling adalah memasak dengan panas langsung


dengan api di bawah bahan makanan masakan di letakan
kira kira 10 cm dari api. Teknik ini sebaiknya digunakan
untuk makanan yang potongannya kecil.
Contoh resep:

Sate,ikan
bakar,pepes,jagung
bakar,dan ayam bakar

3.Roasting adalah bisa


dilakukan di dalam oven
maupun dengan nyala api. Teknik ini khas karena bahan
makanan di putar selama memasak. Bahan makanan
sebelumnya sudah di bumbui dan untuk menjaga
kelembabannya bahan
yang di
masak di oles mentega
selama
proses memasak.
Contoh resep :
Daging utuh ( ayam,
kalkun/kambing)

4.Deep Frying adalah mengolah makanan dengan


menggoreng menggunakan minyak dalam jumlah
banyak. Teknik ini yang di goreng betul betul tenggelam
dalam minyak dan
memperoleh
hasil yang krispi atau
kering.

5.Sauteing adalah menggoreng makanan dengan minyak


yang sedikit sehingga makanan tidak tertutupi oleh
minyak.
Contoh resep: chicken saute chasseaur, sauted green
beans, tuming kangkung

Kata Pengantar
Puji syukur kehadirat ALLAH SWT, yang telah senantiasa melimpahkan
Rahmat dan Hidayah- NYA sehingga kita semua dalam keadaan sehat
walafiat dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Penyusun juga panjatkan
kehadiran ALLAH SWT, karena hanya dengan keridoan-NYA Makalah
dengan judul "Bumbu Dasar Putih, Kuning, Merah" ini dapat terselesaikan.
Penulis menyadari betul sepenuhnya bahwa tanpa bantuan dari berbagai
pihak, makalah ini tidak akan terwujud dan masih jauh dari sempurna, oleh
karena itu dengan segala kerendahan hati penulis berharap saran dan kritik
demi perbaikan-perbaikan lebih lanjut.
Akhirnya penulis berharap, semoga makalah ini dapat memberikan
manfaat bagi yang membutuhkan

Jogjakarta, 10 januari 2016

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Memasak adalah aplikasi panas pada bahan makanan agar
terjadi perubahan. Tujuan memasak makanan adalah untuk membuat
makanan menjadi lunak supaya mudah dicerna dan membuat kreasi
aroma dengan berbagai cara juga membuat makanan aman untuk
dimakan. Cara pemindahan panas yang terjadi dalam memasak ada tiga
macam yaitu konduksi, konveksi dan radiasi.
Macam - macam teknik memasak secara umum dibagi menjadi dua
teknik pemasakan
panas kering dan teknik pemasakan panas basah. Teknik panas
kering dibagi lagi menjadi lima yaitu : deep fyring, shallow frying,
roasting, grilling, dan baking. Sedangkan teknik panas basah dibagi

menjadi enam, yaitu : Boilling, Poaching, Braising,


Steaming, Simmering, dan Blanching.
Hasil dari teknik panas kering umumnya menghasilkan
warna kuning keemasan hingga coklat,sedangkan teknik panas basah
akan menghasilkan makanan dengan tekstrur yang empuk. Penggunaan
teknik panas kering dalam memasak akan mengggunakan minyak pada
teknik deep fryinglah banyak minyak atau lemak yang digunakan namun
untuk teknik yang lain sedikit. Sedangkan pada teknik panas basah
umumnya akan menghasilkan saos yang dapat disajikan saat makanan
dihidangkan.