You are on page 1of 4

1 KONSEP MANUSIA

A. PENGERTIAN MANUSIA
Manusia dapat ditinjau dari dua sudut pandang ,yaitu manusia sebagai makhluk
holistik dan manusia sebagai sistem.
1. Manusia sebagai makhluk holistik
Manusia sebagai makhluk holistik merupakan makhluk yang utuh atau panduan
dari unsur biologis,psikologis,sosial,dan spritual.
2. Manusia sebagai sistem
Manusia sebagai sistem terdiri atas sistem adaptif,personal,interpersonal dan
sosial. Sistem adaptif merupakan proses perubahan individu sebagai respon
terhadap perubahan lingkungan yang dapat mempengaruhi integritas atau
kebutuhan.
Sebagai personal manusia memiliki proses presepsi dan bertumbuh kembang dan
sebagai interpersonal ,manusia dapat berinteraksi ,berperan,berkomunikasi
dengan orang lain.
Sedangkan sebagai sistem sosial,manusia memiliki kekuatan dan kewenangan
dalam pengambilan keputusan dilingkungannya baik dalam keluarga,masyarakat
maupun lingkungan pekerjaaan.(Aziz Alimul : 2,2006)
B. ASPEK MANUSIA
1. Aliran matrealisme
Manusia merupakan makhluk jasmani dan dinamis.
2.Aliran spritualisme
Badan merupakan rintangan terhadap jiwa yang lebih asli dari kenyataan duniawi.
3.Aliran dualisme
Manusia adalah penciptaan lingkungannya ,maka sejak awal manusia adalah sang
artis seniman.(rafael 103)
C. TIPE MANUSIA
Tipe adalah pengetahuan yang mencoba menggolongkan manusia atas dasar
kepribadian.
Galenus menyebutkan adanya empat tipe manusia yaitu :
1. Tipe sanguinikus.
orang yang bertipe ini mempunyai darah merah banyak.perasaan biasanya riang
dan optimis.
2. Tipe melankholis
Orang yang bertipe ini mempunyai empedu hitam (melankhole)banyak.perasaan
biasanya pemurung.
3. Tipe kholerikus
orang yang bertipe ini mempunyai empedu yang kuning(kholeri)banyak.perasaan
biasanya selalu merasa kurang puas.
4. Tipe flegmatikus
Orang yang bertipe ini mempunyai lendir(flegma) banyak.perasaan dasarnya
tenang,netral.

2. KONSEP SEHAT SAKIT

1. Konsep sehat dipandang dari sudut fisik secara individu ialah seseorang dikatakan sehat
bila semua organ tubuh dapat berfungsi dalam batas-batas normal sesuai dengan umur dan
jenis kelamin.
2. Konsep sehat dipandang dari sudut ekologi ialah sehat berarti proses penyesuaian antara
individu dan lingkungannya.
Beberapa pengertian sehat diantaranya yaitu :
a. Pender (1982)
Sehat adalah perwujudan individu yang diperoleh melalui kepuasan dalam
berhubungan dengan orang lain(aktualisasi)
b. Pepkins
Suatu kedaan keseimbangan yang berbentuk dinamis antara bentuk dan fungsi
tubuh yang dapat mengadakan penyesuaian sehingga tubuh dapat mengatasi
gangguan dari luar.
c. Zaidin Ali
Kondisi keseimbangan antara srarus kesehatan biologis,psikologis,sosial dan spritual
yang mengmungkinkan orang itu hidup secara mandiri dan produktif.
d. Presidents communision on health need of nation stated (1993)
Sehat bukan merupakan suatu kondisi,tetapi merupakan penyesuaian,bukan
merupakan suatu keadaan tapi merupakan suatu proses.
e. Payne (1983)
Sehat adalah fungsi efektif dari sumber-sumber perawatan diri.
f. Dunn (1959)
Sehat adalah suatu kejadian dimana tidak adanya tanda-tanda gejala penyakit.
B. KONSEP SAKIT
a. pepkins
suatu keadaan yang tidak menyenangkan yang menimpa seseorang sehingga
menimblkan gangguan dalam aktifitas sehari-hari baik aktifitas jasmani,rohani
maupun sosial.
b.kleinan
gangguan fungsi natau adaptasi dari proses adaptasi dan psikologis pada seseorang
c.parson
ketidak seimbangan fungsi normal tubuh manusia termasuk sejumlah sistim biologis
dan kondisi penyesuaian.
C.HUBUNGAN ANTARA SEHAT SAKIT DAN PENYAKIT
1. Hasil interaksi seseorang dengan lingkungan.
2.sebagai maniestasi keberhasilan /kegagalan dalam beadaptasi dengan lingkungan
3.gangguan kesehatan
D. RENTANG SEHAT SAKIT
1. Model rentang sehat sakit (Neuman)
Sehat dalam suatu tentang merupakan tingkat kesejahteraan klien pada waktu
tertentu yang terdapat dalam rentang dan kondisi sejahtera yang optimal dengan
energi yang paling maksimum sampai kondisi kematian yang menandakan habis
energi total.
2. model kesejahteraan tingkat tinggi (dunn)
Model yang dikembangkan oleh dunn (1997) ini berorientasi pada cara maksimalkan
potensi sehat pada individu melalui perubahan perilaku .

3.model agen-penjamu-lingkungan(leavell at all )


Menurut pendekatan model ini tingkat sehat sakit individu atau kelompok ditentukan
oleh hubungan dinamis antara agen,penjamu dan lingkungan.
4.model keyakinan kesehatan menurut rosenstoch (1974) dan beckeer dan maiman
Model ini memberikan cara bagaimana klien akan berperilaku sehubungan dengan
kesehatan mereka dan bagaimana mereka matuhi terapi kesehatan yang di berikan.
5.model peningkatan kesehatan(pender)
Yang di buat untuk menjadi sebuah model yang menyeimbangkan dengan model
perlindungan kesehatan.
E.TAHAPAN SAKIT
Tahap 1 (mengalami gejala)
Pada tahap ini pasien menyadari ada sesuatu yang salah
Tahap 2(asumsi tentang peran sakit )
Terjadi apabila gejala menetap atau semakin berat
Tahap 3(kontak dengan pelayanan kesehatan)
Tahap 4(peran klien devended)
Tahap 5(pemulihan dan rehabilitasi)
f. PERILAKU PASIEN SAKIT
Menurut sudibyo supardi merinci 6 peran sakit dimasyarakat yaitu :
1.sakit sebagai upaya untuk menghindari tekanan
2. sakit sebagai upaya untuk mendapatkan perhatian
3.sakit sebagai kesempatan untuk istirahat
4. sakit sebagai alasan kegagalan pribadi
5.sakit sebagai pengahapus doa
6.sakit untuk mendapatkan alat tukar
Menurut suchman ada 4 unsur yang merupakan faktor utama dalam berperilaku:
1.perilaku itu sendiri
2.frekuensinya
3.tempat atau ruang lingkup
4.variasi perilaku selama tahap-tahap perawatan medis.
G.DAMPAK SAKIT DAN DAMPAK DIRAWAT
1.dampak sakit
a.terhadap perilaku dan emosi klien
b.terhadap peran keluarga
c.terhadap citra tubuh
d.terhadap konsep diri
e.terhadap dinamika keluarga
2.DAMPAK DIRAWAT
Efek dari hospital dapat menganggu :
a.privasi seseorang (autonomy)
b.gaya hidup
c.peran ekonomi
3. KONSEP STRES,ADAPTASI DAN KOPING
A. PENGERTIAN STRESS
Dalam hidup manusia stres adalah bagian persoalan yang tidak terpisahkan,karena
pada dasarnya setiap orang dari berbagai lapisan masyarakat berpotensi untuk
mengalami stres.
B. KLASIFIKASI STRES

a.stres fisik disebabkan oleh suhu atau temperatur yang terlalu tinggi atau rendah
,suara amat bising,sinar yang terlalu terang,atau tersengat arus listrik.
b.stres kimiawi disebabkan oleh asam,obat-obatan,zat beracun,hormon,atau gas.
c.stres mikrobiologi disebabkan oleh virus bakteri atau parasit yang menimbulkan
penyakit.
D.stres fisiologi disebabkan oleh gangguan struktur,fungsi jaringan,organ atau
sistemik sehingga menimbulkan fungsi tubuh yang tidak normal.
e.stres proses pertumbuhan dan perkembangan disebabkan oleh adanya gangguan
pertumbuhan dan perkembangan pada masa bayi hingga masa tua.
f.stres
psikis
atau
emosional
disebabkan
oleh
gangguan
hubungan
interpersonal,sosial,budaya dan keagamaan.