Вы находитесь на странице: 1из 3
Program Jaminan Hari Tua (JHT) + Kepesertaan bersifat wajib sesuai penahapan kepesertaan ertaan . Penerima upah selain penyelenggara negara: 1. Semua pekerja baik yang bekerja pada perusahaan dan perseorangan 2. Orang asing yang bekerja di Indonesia lebih dari 6 bulan 2. Bukan penerima upah 1. Pemberi kerja 2. Pekerja di luar hubungan kerja/mandiri 3. Pekerja bukan penerima upah selain poin 2 + Pekerja bukan penerima upah selain pekerja di luar hubungan kerja/mandiri + Jika pengusaha mempunyai lebih dari satu perusahaan, masing-masing wajib terdaftar. + Jika peserta bekerja di lebih dari satu perusahaan, masing-masing wajib didaftarkan sesuai penahapan kepesertaan, + Pendaftaran [Keterangan| Penerima Upah Bukan Penerima Upah [Didaftarkan melalui perusahaan| Pika perusahaan lalai, pekerja féapat mendaftarkan dirinya apa, mendaftarkan dirinya kepada BPJS Jsendiri dengan melampirkan P . cara IKetenagakerjaan sesuai penahapan baik Pendafaran | + Perjanjian kerja atau [f28dit-sendiri maupun melalut wadah bukti lain sebagai pekerja + KTP + KK > Nomor peserta iterbitkan | hari + Nomor peserta diterbitkan 1 hari setelah dokumen telah dokumen pendaftaran pendaftaran diterima diterima lengkap dan iuran pertama Tengkap dan iuran dibayar lunas pertama dibayar unas | + Kartu diterbitkan paling lama 7 hari + Kartu diterbitkan paling setelah dokumen pendaftaran [Bukti Tama 7 hari setelah diterima lengkap dan iuran pertama peserta dokumen pendaftaran dibayar hinas iterima lengkap dan + Kepesertaan terhitung sejak nomor juran pertama dibayar kepesertaan diterbitkan Tunas + Kepesertaan terhitung sejak nomor kepesertaan diterbitkan [Wajib meneruskan kepesertaan Pindah dengan menginformasikan | perusahaan fkepesertaan JHTnya yang lama ke perusahaan yang baru [Wajib disampaikan oleh [Perubahan _|perusahaan kepada BPJS data IKetenagakerjaan paling lama 7 hari scjak terjadinya perubahan |Wajib disampaikan oleh peserta atau wadah kepada BPJS Ketenagakerjaan paling lama 17 hari sejak terjadinya perubahan ‘+ Turan dan tata cara pembayaran [Keterangan Penerima Upah Bukan Penerima Upah + Didasarkan pada nominal tertenta 7% dari upah yang ditetapkan dalam daftar sesuai lampiran I PP Besar luran |] + 2% pekerja + Daftar iuran dipilih olch peserta + 3,7% pemberi kerja sesuai penghasilan peserta masing- masing pah YaNE poh sebulan, yaitu terdiri atas Riadikan hupah pokok & tunjangan tetap | kdasar jpah ps tunjangan tetap + Dibayarkan oleh + Dibayarkan send atau melalui cs perusahaan wadah -omb «Paling lama tanggal 15 + Paling lama tanggal 15 bulan Jpembayaran bulan berikatnya berikautnya 2% untuk ap balan Denda _fketerlambatan dari iuran yang |p \dibayarkan + Manfaat JHT adalah berupa wang tunai yang besamya merupakan nilai akumulesi iuran ditambah hasil pengembangannya, yang dibayarkan secara sekaligus apabila 1._ peserta mencapai usia 56 taiun 2. meninggal dunia 3. cacat total tetap Yang dimaksud usia pensiun termasuk peserta yang berhenti bekerja karena mengundurkan diri, terkena PHK dan sedang tidak aktif bekerja dimanapun; atau peserta yang meninggalkan wilayah Indonesia untuk selamanya. Hasil pengembangan JHT paling sedikit sebesar rata-rata bunga deposito counter rate bank pemerintah. + Manfaat JHT sebelum mencapai usia 56 tahun dapat diambil sebagian jika mencapai kepesertaan 10 tahun dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Diambil max 10 % dari total saldo sebagai persiapan usia pensiun 2. Diambil max 30% dari total saldo untuk uang perumahan Pengambilan sebagian tersebut hanya dapat dilakukan sekali selama menjadi peserta + Jika setelah mencapai usia 56 tahun peserta masih bekerja dan memilih untuk menunda pembayaran JHT maka JHT dibayarkan saat yang bersangkutan berhenti bekerja. + BPJS Ketenagakerjaan wajib memberikan informasi kepada peserta mengenai besarnya saldo JHT beserta hasil pengembangannya 1 (satu) kali dalam setahun. + Apabila peserta meninggal dunia, urutan abli waris yang berhak atas manfaat JHT sbb Janda/duda Anak Orang tua, cucu Saudara Kandung Mertua Pihak yang ditunjuk dalam wasiat Apabiia tidak ada abli waris dan wasiat maka JHT dikembalikan ke Balai Harta Peninggalan aay eeNe + Jika terjadi JHT kurang bayar akibat pelaporan upah yang tidak sesuai, menjadi tanggungjawab perusahaan