Вы находитесь на странице: 1из 13

78 FUNGSI DAN PRINSIP KERJA ALAT ELEKTROMEDIK

1. Haemodialisa

Fungsi : Sebagai alat bantu cuci darah

Prinsip kerja : Alat ini mengalirkan darah yang penuh dengan toksin dan limbah
nitrogen dari tubuh pasien ke dializer tempat pencucian darah, setelah darah
tersebut dibersihkan darah itu akan dikembalikan lagi ke tubuh pasien

2. Suction pump

Fungsi : Untuk menghisap cairan dalam tubuh yang tidak berguna

Prinsip Kerja Alat : Motor akan memutar beserta kipas penghisap sehingga dapat
menghisap cairan dalam tubuh pasien lewat selang penghisap yang terhubung
lewat tabung dan filter

3. Dental unit

Fungsi : Alat bantu untuk pemeriksaan,perawatan,dan tindakan pada gigi pasien.

Prinsip Kerja Alat : Dengan system konvensional dapat menggunakan micromotor


dengan kecepatan putaran 20.000-40.000 Rpm dengan system air jet, putaran bor
mengunakan sistem tekanan udara dari compressor, kecepatan sampai 400.00
Rpm. Air akan keluar dari hand piecer dengan control dari tool switch, saliva
enjektor berfungsi untuk menyedot cairan. p=ko]p=k.,

4. Elektrokardiograf ECG

Berfungsi : Untuk menampilkan rekaman sinyal Listrik jantung dalam bentuk grafik
yang ditampilkan melalui monitor atau dicetak pada kertas.

Prinsip kerja :Potensial listrik yang berasal dari pulsa jantung direkam dipermukaan
tubuh melalui 2 elektroda kaki 2 tangan dan 6 didada. Hasil berupa grafik jantung

5. Operating lamp

Fungsi : untuk menerangi obyek pada saat tindakan operasi atau pembedahan.

Prinsip kerja : Focus diatur agar cahaya lampu terpusat pada obyek
pembedahan.Atur kekuatan cahaya dengan menggunakan dimmer, sesuai
kebutuhan.Cahaya lampu operasi tidak boleh menimbulkan bayangan pada
obyek.Bola lampu operasi memerlukan tegengan 24 Volt, diatur dengan
menggunakan trafo

6. Micropipet
Fungsi : Suatu alat yang digunakan untuk menyedot cairan dalam jumlah kecil
secara akurat dengan menggunakan pipet.

Prinsip kerja. : Penyedotan cairan dilakukan secara manual dengan cara memberi
tekanan pada bubble yang terbuat dari karet dan kemudian melepaskan
kembali,maka cairan tersebut akan terangkat sesuai skala pipet

7. Sterilisator UV

Fungsi : Sebagai alat pensteril ruangan dengan menggunakan sinar ultraviolet

Prinsip kerja

8. Phototherapy unit

Fungsi : Untuk therapy bayi yang terkena Penyakit Kuning atau Hiperbilirubin.
Prinsip kerja : Memberikan sinar secara langsung pada kulit bayi dalam jangka
waktu tertentu. sinar dari lampu Blue Light yang memiliki panjang gelombang 450
460 m dengan intensitas 4500 Lux tetapi dalam prakteknya menggunakan lampu
TL atau Fluorosence yang memiliki intensitas yang sama. Tegangan lampu yang
dipergunakan adalah tiap lampu 20 watt sebanyak 7 buah

9. Treadmill

Fungsi : Untuk kesehatan jantung dan juga biasanya di gunakan untuk menurunkan
berat badan

Prinsip kerja : Motor AC yang berputar untuk menjalankan tread yang dipasang pada
panbel dan dikontrol secara otomatis

10. Stirer

Fungsi : Untuk mengaduk agar suatu campuran cepat merata dan menjadi
campuran homogen.

Prinsip kerja : Pengaduk elektrik digerakkan oleh sebuah motor


listrik (elektromotor)dengan kecepatan 100-1500RPM.

11. Refractometer

Fungsi : Untuk mengukur kadar/konsentrasi dalam larutan misalnya


gula,garam,protein

Prinsip kerja : Menggunakan refraksi cahaya membandingkan indeks bias cairan


tersebut dengan indeks bias bahan yang nilainya sudah diketahui. ditentukan
dengan menggunakan lampu Na pada l 589,3 nm pada suhu 20C. Untuk
kebanyakan zat cair, indeks bias berkurang sekitar 0,0004 perderajat untuk l 589,3
nm.
12. Hot plate

Fungsi : Memanaskan larutan/ sampel

Prinsip kerja : Menggunakan elemen panas (plate) untuk memanaskan suatu larutan
agar homogenisasi dengan suhu 425c

13. film viewer

Fungsi : Sebagai lampu penerangan

Prinsip kerja : Menggunakan lampu sebagai sumber penerang

14. ventilator

Fungsi : Sebagai alat bantu (support) untuk pasien yang mengalami gangguan
pernafasan dan menunjang pernafasan yang normal

Prinsip kerja : Mengontrol banyaknya gas (O2 atau CO2) yang keluar dan masuk ke
paru-paru

15. Cardiocotografhy

Fungsi ; Untuk melakukan pemantauan perekaman denyut jantung janin dan


kontraksinya dalam kandungan

Prinsip kerja : Tranduser sebagai penangkap sinyal berupa frekuensi yang kemudian
dikirimkan kerectiver yang berfungsi merekam hasil kerja tranduser

16. Operating mickroscope

Fungsi : Sebagai alat bantu pada saat proses pembedahan

Prinsip kerja

Menggunakan kaca pembesar dan cahaya lampu untuk melihat objek yang akan di
bedah

17. MWD

Fungsi : Menguragi rasa nyeri dengan memanfaatkan gelombang elektromagnetik


yang menggunakan frekuensi tinggi.

Prinsip kerja : Menggunakan efek panas yang di hasilkan dari panjang gelombang
frekuensi 2450MHz.

18. Electric tube sealer

Fungsi : Digunakan untuk menutup kantong darah tanpa menyebabkan hidrolisis


dan kebocoran
Prinsip kerja : Efek panas yang dihasilkan sehingga bisa menutup kantong darah

19. USG A/B Scan

Fungsi: Digunakan untuk pemeriksaan dan melihat kelainan ocular atau orbita,
sehingga didapatkan informasi bentuk jaringan yang diperiksa

Prinsip kerja

20. CENTRIFUGE

Fngs : Centrifuge merupakan suatu alat yang digunakan untuk memisahkan


partikel-partikel yang mempunyai berat molekul yang berbeda dalam suatu larutan.

Prinsip Kerja : Prinsip dasar dari centrifuge adalah berdasarkan gaya centrifugal
yang timbul akibat putaran motor listrik. Makin tinggi putaran motor maka makin
besar pula daya centrifugal yang dihasilkan,.

21. EMG (Electromyograph)

Electromyograph adalah suatu alat yang digunakan untuk merekam aktivitas


elektrik dari otot untuk menentukan apakah otot sedang melakukan kontraksi atau
tidak,

Prinsip kerja : Menggunakan tranduser/elektroda untuk merekam


Potensial/aktivitas listrik dalam otot dan ditampilkan dalam bentuk grafik.. Pada
kontraksi sedang, ampiltudonya kira-kira 1 mV untuk 100Hz < frekuensi< 500 Hz
dan 0,5 mV untuk 500 Hz<frekuensi<2000 Hz (Cameron, 1978 dalam Chalimatus,
2008)

22. Infant Warmer

Fungsi alat : Infant warmer yaitu untuk merawat bayi yang lahir secara premature
atau memiliki berat badan di bawah normal (2,5 KG).

Prinsip Kerja : Sistem control suhu pada infant warmer ada 3 macam, yaitu pre-
warm mode, manual control, dan skin mode. Pada saat alat di tekan tombol START
maka secara otomatis alat akan masuk pada pemilihan mode pre-warm. Pada mode
pre-warm ini output panas heater ( heating ratio) telah disetting sebesar 25%
sampai operator melakukan setting suhu dengan mode lain sesuai kebutuhan

23. TRAKSI

Fungsi alat : digunakan untuk teraphy khusus bagi pasien yang mengalami
gangguan pada otot/tulang.

Prinsip kerjanya : dengan menarik tahanan yang diaplikasikan pada bagian tubuh,
tungkai, pelvis atau tulang belakang dan menarik tahanan yang diaplikasikan pada
arah yang berlawanan yang disebut dengan countertraksi.
24. SPIROMETER

fungsi alat : Spirometer adalah alat untuk mengukur aliran udara yang masuk dan
keluar pada paru-paru dan dicatat dalam grafik volum per waktu.

Prinsip Kerja : Spirometer menggunakan prinsip salah satu hokum

dalam fisika yaitu hukum Archimedes. Hal ini tercermin pada saat spirometer
ditiup, ketika itu tabung yang berisi udara akan naik turun karena adanya gaya
dorong ke atas akibat adanya tekanan dari udara yang masuk ke spirometer.

25. Mesin Anesthesy

Fungsi Alat : Mesin anesthesy adalah suatu alat yang berfungsi untuk mencapur
oxigen dan obat bius, lalu didapatkanlah hasil pembiusan.

26. ULTRASONI SCALER

Fungsi untuk membersihkan karang gigi.

Cara kerjanya : menggunakan getaran bor untuk membersihkan karang gigi.

27. SYRINGE PUMP

Fungsinya : untuk memberikan/mengatur cairan/ obat ke pasien

Cara kerjanya : menggunakan motor untuk membantu mendorong masuk


cairan/obat ke pasien dengan volume total dan flow sudah ditentukan.

28. Sterilisator Kering/basah

Fungsinya untuk mengsterilkan alat operasi.

Cara kerjanya : memanfaatkan panas yang bersumber dari heater untuk


memanaskan chamber yang ingin di sterilisasi .

29. Microtome

Fungsinya : untuk mengiris spesimen biologi menjadi bagian yang sangat tipis
untuk pemeriksaan mikroskop.

Cara kerjanya : menggunakan mata pisau untuk mengiris atau memotong sesuatu
yang akan di periksa menggunakan mikroskop.

30. Infra red lamp

Infra red lamp adalah alat terapi kesehatan yang menggunakan cahaya lampu
infrared untuk perawatan sakit otot yang kronik,otot yang kejang dan sendi yang
kejang.
Cara kerjanya : alat ini memanfaatka cahaya dari infrared untuk proses terapi pada
otot kronik dan sendi kejang.

31. Chemistry Analizer

Fungsinya untuk menganalisa otomatis sampel .jenis jenis tes yang dilakukan
meliputi tingkat enzim seperti banyak dari tes fungsi hati.tingkat ion{misalnya
natrium dan kalium} dan lainnya seeperti glukosa,albuminserum,kreatinin.

32. Photometer

Fungsinya : untuk mengukur intensitas atau kekuatan cahaya suatu larutan.

Cara kerjanya : menggunakan cahaya untuk mengukur panjang gelombang tertentu


dengan larutan atau zat warna yang dilewatinya.

33. Parafin bath

Parafin bath : adalah alat terapi yang memperlancar peredaran darah, mengurangi
rasa sakit dan menambah kelenturan sendi, lingkup gerak, pada tangan dan kaki.

Prinsip kerjanya : alat ini mencelupkan kaki/tangan kedalam cairan parafin bath
sampai terbentuk permukaan parafin padat dan tipis yang meliputi kulit kemudian
tarik naik keluar kembali kalau sudah mengisolasi bagian tubuh kemudian bungkus
dengan handuk kering untuk mempertahankan panas sekitar 15-20 menit lamanya
setelah itu sarung tangan parafin di lepas.

34. ELEKTROSTIMULATOR

Fungsi Alat :Untuk terapi pada otot-otot yang nyeri dan melancarkan peredaran
darah.

Cara kerja alat : Elektrostimulator menggunakan suatu instrument penunjang yang


menghasilkan gelombang listrik dengan bentuk gelombang, intensitas dan frekuensi
rangsang tertentu untuk melakukan terapi.

35. Thermometer

Fungsi alat : untuk mengukur suhu panas pada


tubuh. Prinsip kerjanya : menggunakan air raksa untuk
mengetahui suhu panas pada pasien

36. oxygen Concentrator

Fungsi alat : untuk mengubah udara biasa menjadi oksigen.

Prinsip kerjanya : menggunakan kompresor untuk menghisap udara yang ada


dalam ruangan atau disekitar alat Oxygen Concentrator, kemudian udara tersebut
di saring oleh filter udara masuk ke kompresor, kompresor ini yang mendorong
udara masuk ke tabung zeolit,maka dalam tabung zeolit terjadi pengubahan udara
biasa menjadi oksigen.

37. APF (Automatic Processing Film)

Fungsi alat : adalah untuk mencuci film hasil foto secara otomatis.

Prinsip Kerjanya : menggunakan motor untuk menggerakan roll sehingga terjadi


pencucian film dengan menggunakan cairan developer, fixer dan air kemudian di
keringkan oleh Elemen sehingga film lebih cepat kering.

38. Autoclave

Autoclave adalah suatu alat yang berfungsi untuk mensterilkan bahan dengan
media uap air dan bertekanan.

Prinsip kerja : autoclave yaitu uap air dan bertekanan untuk mensterilkan suatu
bahan. Uap air ini dihasilkan dari pemanasan air di dalam chamber (ruang tempat
sterilisasi) dengan menggunakan elemen basah, pemanasan dilakukan dalam waktu
tertentu dan kondisi chamber harus tertutup rapat sehinga tekanan tekanan
chamber di dalam makin tinggi.

39. INKUBATOR BABY

Alat yang berfungsi untuk merawat bayi premature atau mempunyai berat badan
lahir rendah (BBLR), dengan cara memberikan suhu dan kelembaban yang stabil
dan kebutuhan oxygen sesuai dengan kondisi dalam kandungan.

Prinsip kerja : Mengatur dan menstabilkan suhu dalam ruangan incubator agar
sesuai dengan suhu yang dibutuhkan oleh bayi,dengan menggunakan pemanasan
(heater) yang dikontrol oleh rangkain control suhu agar suhu tetap stabil.

40. DOPLER

Pesawat Doppler digunakan untuk mendeteksi detak jantung pada janin, yang
biasanya digunakan pada usia kehamilan 11 minggu keatas.

Prinsip kerja : Pesawat Doppler menggunakan frekuensi sebesar 2,25 MHz yang
digunakan untuk mendeteksi detak jantung bayi usia 10-11 minggu, kemudian
detak jantung bayi yang berupa frekuensi dibangkitkan oleh oscilator kemudian
dipancarkan oleh tranduser transmitter ke media pengukuran dan hasil pengukuran
diterima kembali oleh tranduser receiver, lalu sinyal direkam oleh reactivier masuk
ke pre-amp untuk Dikuatkan kemudian dilakukan penguatan akhir oleh Power Amp
dan masuk speaker.

41. SUCTION PUMP


Suatu alat yang dipergunakan untuk menghisap cairan yang tidak dibutuhkan pada
tubuh manusia.

PRINSIP KERJA : Motor suction adalah sebuah motor listrik, biasanya hanya bekerja
pada satu tegangan, yaitu tagangan 110V atau 220V, 50/60 Hz, maka ketika
pemilihan motor dilakukan itu harus sesuai dengan tegangan yang ada.

Motor suction inilah yang akan menghisap dan membuang udara.

42. BLOOD BANK

Blood Bank Refrigerator berfungsi untuk menjaga agar sel darah dapat dijaga
dengan baik serta menjaga metabolisme sel darah itu sendiri atau dikenal sebagai
alat untuk menyimpan darah.

PRINSIP KERJA : Menggunakan cairan refrigerant sebagai pendingin

43. EEG

EEG (electroencephalogram) merupakan sebuah alat untuk mencatat aktivitas


gelombang otak selama kurun waktu tertentu.

Prinsip kerja : Menggunakan 16 elektroda, dan cahaya yang berkedap kedip yang
diletakkan di dekat mata setelah itu terjadi rangsangan atau respon dan kemudian
di tangkap oleh elektroda, dan kemudian di tampilkan melalui computer.

44. MRI

Magnetic Resonance Imaging (MRI) adalah suatu alat kedokteran di bidang


pemeriksaan diagnostik radiologi, yang menghasilkan rekaman gambar potongan
penampang tubuh / organ manusia dengan menggunakan medan magnet
berkekuatan antara 0,064 1,5 tesla (1 tesla = 1000 Gauss).

Prinsip kerja : Menggunakan medan magnet untuk memindahkan inti atom


hydrogen pada manusia dari tingkat energi rendah ke tingkat energi yang lebih
tinggi akan terjadi pelepasan energi yang kemudian ini menjadi unsur dalam
pembentukan citra atau hasil rekaman gambar.

45. URINE ANALYZER

Adalah suatu alat semi otomatik multi fungsi dengan tingkat ketelitian yang tinggi,
dan digunakan untuk menganalisa zat-zat kimia yang terkandung dalam urine, yang
dilengkapi dengan optik, dan komputer, elektronik.

Prinsip kerja : Urine analizer mengevaluasi carik celup dengan cara Reflactance
Photometry menggunakan LED dan waktu pengukuran yang dibuat secara tepat
untuk reaksi kimia dan perubahan warna dari bantalan pemeriksaan yang diamati.

46. SWD (SHORT WAVE DIATERMY


Digunakan sebagai alat terapi untuk mengurangi rasa nyeri

Prinsip kerja : Dengan memanfaatkan gelombang elektromagnetik yang


menggunakan frekuensi tinggi,yang apabila dipancarkan ke organ tubuh maka akan
menghasilkan panas sebesar 40-60 derajat celcius.

47. REGULATOR O2

Fungsinya untuk Mengatur pemberian oksigen pada pasien

Prinsip kerja : mengatur aliran oksigen keluar mnggunakan selenoid

48. NEBULIZER

Nebulizer adalah alat therapy yang digunakan untuk mengobati pasien


yang terserang penyakit saluran pernafasaan dengan memanfaatkan cairan uap,
dimana cairan(obat) di
ubah menjadi uap yang halus sehingga dapat dihisap kedalam saluran
pernafasaan dan paru-paru.

Prinsip kerja : Menggunakan motor ac dengan system tekanan yang dihasilkan dari
putaran motor dengan system piston yang dapat mendorong udara dengan tekanan
tinggi.

49. AUDIOMETER

Adalah pemeriksaan yang bertujuan untuk mengetahui tingkat/ambang batas


pendengaran seseorang dan jenis gangguan

Prinsip kerja : Menggunakan frekuensi yang akan dikeluarkan melalui earphone


agar diketahui besaran bunyi yang akan diberikan ke pasien

50. INFUSE PUMP

Untuk mengatur pemberian cairan yang dibutuhkan tubuh melalaui pembulu darah
(vena).

Prinsip kerja : Dimana motor akan dikendalikan oleh rangkain pengendali elektronik
atau mikrokontroller dan operator akan mengatur laju tetesan cairan infus yang
akan diberikan pada pasien.

51. PATIENT MONITOR

Berfungsi untuk mengetahui tanda-tanda vital pada tubuh pasien seperti


SPO2,ECG,TEMPERATURE,NIBP.

Prinsip kerja : Menggunakan amplifier sebagai penguat

52. LASER TERAPI


Fungsi untuk mengurangi nyeri,membantu perbaikan sel dan penyembuhan
jaringan tubuh.

Prinsip kerja dengan menggunakan energi listrik menjadi energi laser, dihasilkan
dari proses relaksasi elektron

53. CHART PROJECTOR

untuk melihat fungsi penglihatan seseorang

PRINSIP KERJA

Dengan menggunakan Snellen Chart Proyektor akan diberikan test untuk mengenali
beberapa obyek, warna ataupun huruf dengan ukuran yang bermacam-macam.

54. INFRA RED TERAPI

Sebagai alat terapi dengan mengeluarkan sinar inframerah yang mampu


menembus kebawah lapisan kulit,dapat membantu untuk meredakan rasa pegal
akibat tegangan otot atau persendian.

Prinsip kerja dihasilkan oleh getaran atom atom dalam suatu molekul sehingga
terjadi pancaran gelombang magnetik dengan frekuensi 1011 Hz 1014 Hz

Gelombang elektromagnetik menghasilkan energi panas sehingga dapat


melancarkan peredaran darah, melemaskan otot yang sakit pada seluruh bagian
tubuh.

55. ULTRASOUND THERAPY UNIT (UST)

Ultrasound Therapy Unit (UST) adalah suatu alat yang menggunakan gelombang
ultrasonic untuk keperluan terapi, yang berfungsi untuk mempercepat penyerapan
sisa-sisa proses peradangan, reabsobsi peradangan, reabsobsi nyeri dan
mengurangi rasa nyeri.

Prinsip Kerja

Alat ini menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk meningkatkan


produksi panas jaringan dalam sehingga dapat mengurangi rasa nyeri. Alat
ultrasound terapi ini yang menghasilkan arus berfrekuensi tinggi yang mencapai
0,75 s.d 3 MHz. Arusini berjalan menembus kabel koaksial pada transducer
elektroda yang kemudian dikonversikan menjadi vi brasi oleh adanya efek
piezoelektrik.

56. USG (ultrasonography)

Ultrasonografi medis (sonografi) adalah sebuah teknik diagnostik pencitraan


menggunakan suara ultra yang digunakan untuk mencitrakan organ internal dan
otot, ukuran mereka, struktur, dan luka patologi, membuat teknik ini berguna untuk
memeriksa organ dalam

Prinsip kerja : Mesin USG menggunakan gelombang suara berfrekuensi sangat


tinggi, Gelombang tersebut dipancarkan dengan sebuah perangkat yang
disebut transduseryang ditempelkan pada obyek pasien. Pantulan frekuensi kembali
ke transduser lalu diproyeksikan menjadi gambar bergerak di layar.

57. MIKROSKOP

Mikroskop berfungsi sebagai alat pembesar

Prinsip kerja : menggunakan lensa dua tingkat. Lensa objektif melakukan


pembesaran awal dan lensa okuler akan memperbesar bayangan pertama untuk
kedua kalinya.

58. ELEKTRO SURGERY UNIT (ESU).

Berfungsi untuk melakukan pembedahan / pemotongan dengan meminimalkan


pendarahan serta meningkatkan sterilisasi pada jaringan.

Prinsip kerjanya : Dengan memanfaatkan frequensi tinggi (HF) antara 300 kHz 3
MHz dengan range tegangan antara 1000V 10.000Vpp serta dengan
menggunakan elektroda sebagai perantara

59. CT-SCAN

Berfungsi Untuk mendiagnosa, melihat obyek berupa insane, supaya mendapat


lembaran secara diagnostik.

Prinsip Kerja : Dari detektor memberikan data-data kepada data prosesing unti
kemudian diolah dan ditampilkan dilayar monitor dengan hasil film X-Ray.

60. DEFIBRILATOR

Berfungsi untuk menstabilkan denyut jantung

Prinsip kerja : Menekan tombol ON/OFF pada sudut kiri atas pilih besar energy yang
dikehendaki, lepaskan Tranduser dari tempatnya.

61. DENTAL X-RAY

Berfungsi untuk pemeriksaan,perawatan,dan tindakan pada gigi pasien.

Prinsip kerja : Dengan system konvensional dapat menggunakan micromotor


dengan kecepatan putaran 20.000-40.000 Rpm dengan system air jet, putaran bor
mengunakan sistem tekanan udara dari compressor, kecepatan sampai 400.00
Rpm. Air akan keluar dari hand piecer dengan control dari tool switch, saliva
enjektor berfungsi untuk menyedot cairan. Spray air pengisian gelas kumur dan
salva ejector diatur dengan sistem control yang mengatur tekanan air, tekanan
udara dan berfungsinya selama penggerakan dentalk chair mengunakan sistem
hidrolik atau elektro motor untuk pengerakan kursi.

62. UV STERILIZER

UV Sterilizer yaitu suatu alat yang digunakan untuk mensterilkan ruangan operasi,
Mensterilkan ruangan dari bakteri, virus, jamur dan sebagainya dengan
memanfaatkan sinar Ultraviolet sebagai medianya.

Prinsip kerja :Menggunakan lampu ultraviolet untuk mengsterilkan ruangan operasi.

63. Hydro Theraphi

Hidroterapi adalah bentuk pelayanan medical spa yaitu terapi menggunakan air
sebagai media. Sarana hidroterapi yang dimiliki IRM Pusrehabcat berupa kolam air
hangat dalam area outdoor di dalam taman yang asri dan dilaksanakan oleh para
fisioterapis berpengalaman.

Prinsip kerja : terapi menggunakan air

64. Stetoscope

Stetoskop adalah Alat bantu pendengaran yang sederhana ini memungkinkan


dokter mendengar suara-suara yang berasal dari dalam tubuh, terutama jantung
dan paru selain persendian serta arteri yang tersumbat secara parsial.

prinsip kerja : menggunakan diafragma untuk mendengarkan detak jantung.

65. SPYGNOMANOMETER

Tekanan darah merupakan parameter yang dapat menunjukkan beberapa kelainan


yang terjadi pada tubuh manusia. Alat pengukur tekanan darah atau yang juga
biasa disebut dengan tensimeter dan sfigmomanometer biasa digunakan oleh para
praktisi kesehatan untuk mengetahui kondisi tekanan darah pasiennya.

Prinsip kerja : Menggunakan tekan udarah untuk menaikan air raksa untuk
mendapatkan hasil systol dan destolnya.

66. Timbangan digital bayi

Timbangan digital bayi di gunakan untuk menimbang berat bayi ketika baru lahir.

Prinsip kerja Timbangan ini menggunakan pegas

67. Vacum extractor

vacum extraktor fungsinya alat bantu untuk mengeluarkan bayi pada saat
persalinan.
Prinsip kerja dengan menggunakan motor dan pompa dengan tekanan menghisap
udarah

68. Pulse oximetery

pulse oximetery adalah suatu metode noninvasive untuk memonitoring oksigen


saturasi (SPO2) dari homoglobin.

Prinsip kerja : menggunakan led merah dan inframerah bersama-sama dengan


photodetector untuk mengatur arus didalam yang rangkaian relatif terintegrasi
untuk penyerapan cahaya yang melalui jari atau daun teliga.

69. Static bicycle

static bicycle fungsinya sebagai alat bantu latihan yang di gunakan untuk melatih
otot tungkai atas dan bawah pada pasien yang mengalami penyakit stroke
(kelemahan).

Prinsip kerja

70. infant fentilator

Infant fentilator yaitu suatu alat yang berfungsi untuk membantu pernapasan bayi.

Prinsip kerjanya :

71. Biometric

biometrik yaitu alat yang digunakan untuk melihat kelainan pada organ di dalam
bola mata.

Prinsip kerja

72. Electrolit meas. Sistem

electrolit meas. Sistem yaitu untuk mengukur kadar electrolit dalam tubuh
manusia

Prinsip kerja menggunakan elektroda konduktometer dengan larutan elektrolen dan


non elektrolit.

73. Examination Lamp

Examination Lamp yaitu lampu sorot berfungsi untuk menerangi objek/ pasien

Prinsip kerja menggunakan lampu halogen. Mengubah energi listrik menjadi energi
cahaya.