You are on page 1of 8

Tua. Banyak orang berpikir, Aku masih terlalu muda untuk membicarakan topik ini.

Kenyataannya manusia itu cenderung menolak untuk berpikir mengenai masa tua dan apa yang
akan dilakukan saat tua nanti.

Tua atau berumur sering dikonotasikan dengan kadaluarsa, ketingalan zaman, tidak menarik,
lemah, berpenyakitan, menyusahkan. Sejak zaman dahulu manusia terobsesi mencari obat awet
muda. Zaman sekarang pun tidak banyak berbeda, hal ini dibuktikan dengan maraknya obat-
obatan dan alat kosmetik yang mengaku berkhasiat menjaga dan memberikan vitalitas layaknya
orang muda. Ilmuwan pun tengah berusaha untuk menditeksi gen yang menyebabkan manusia
menjadi tua, serta menyelidiki kemungkinan untuk membuat seseorang agar tetap awet muda
bahkan mengubah mereka yang berumur tampil muda kembali.

Kerap kali manusia dilanda rasa takut jika nantinya tidak ada yang mau menjaga di saat tua dan
tidak berdaya. Saya dibesarkan di budaya yang berprinsip, banyak anak, banyak rezeki.
Prinsip ini berasumsi bahwa saat tua nanti, anak-anaklah yang akan menjaga kita. Oleh karena
itu timbul pemikiran jika semakin banyak anak yang menjaga, maka semakin banyak pula rezeki
kita di hari tua. Namun kenyataan berkata lain. Tuntutan zaman membuat orang-orang semakin
sibuk dan kaum muda yang fokus meniti karir banyak yang memilih untuk menempatkan orang
tua mereka di panti jompo. Teman-teman saya pun sering bergurau, Sudah lumrah kalau
nantinya anak-anak menempatkan kita di panti jompo. Demi karir, kita pun menempatkan
mereka di tempat penitipan anak.

Di samping anggaran belanja, hal penting lainnya terkait keuangan adalah tentang investasi dan
tabungan. Sudah jelas bahwa investasi penting dipersiapkan seseorang selagi masih memiliki
dana agar dapat berputar dan berkembang. Kemudian tabungan penting untuk persiapan
kebutuhan yang tak terduga yang bisa datang sewaktu-waktu. Selain itu, hendaknya ada sebagian
dana dialokasikan untuk membayar asuransi, baik perlindungan jiwa, kesehatan, pendidikan
anak, dsb.

Soal kesehatan, memasuki usia 40 sudah semestinya membuat seseorang lebih memperhatikan
kondisi tubuhnya. Penting untuk mengurangi, lebih-lebih berhenti melakukan kebiasaan buruk
atau mengkonsumsi makanan yang berdampak negatif bagi kesehatan. Seperti kebiasaan
begadang, merokok dan mengkonsumsi makanan instan berbahan pengawet, juga asupan gula
dan karbohidrat berlebih.

Di samping hal-hal yang sudah terangkum dalam tiga kategori di atas, masih ada hal-lain yang
juga mempengaruhi kualitas kehidupan di hari tua. Seperti menunaikan kewajiban terhadap
orang tua, memanfaatkan waktu luang untuk melakukan hal-hal positif dan bermanfaat bagi
orang lain. Hari tua adalah masa di mana seseorang memanen apa yang ia tanam di masa muda.
Jika sewaktu muda banyak melakukan hal-hal positif, baik bagi dirinya sendiri maupun orang
lain, maka ia akan memenen kebahagiaan di hari tua kelak

Hidup seperti apa yang Anda inginkan di masa tua nanti?

Jika direncanakan dengan baik, masa pensiun dapat menjadi masa yang produktif dan
membahagiakan. Rencanakan bagaimana Anda dapat tetap menjalani gaya hidup sehat dengan
standar yang sama atau bahkan lebih tinggi dari yang sekarang. Selain secara finansial, persiapan
juga perlu dilakukan agar Anda siap secara fisik dan emosional.

Kondisi Keuangan yang Sehat

Orang sering khawatir apakah mereka sudah mengumpulkan cukup dana untuk pensiun, terutama
untuk biaya kesehatan. Oleh karenanya, persiapan dana pensiun justru sudah harus dimulai
begitu seseorang mulai bekerja. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk
mempersiapkan diri secara finansial.
Menghitung biaya hidup saat pensiun.

Berapa biaya yang Anda butuhkan tiap bulan untuk dapat hidup nyaman setelah berhenti
bekerja? Sebagian orang hanya menabung tanpa mengetahui seberapa besar kebutuhannya per
bulan. Sehingga bisa jadi ketika masa pensiun datang, ternyata tabungannya tidak cukup untuk
memenuhi kebutuhannya.

Pilih menabung atau berinvestasi?

Beberapa perusahaan memberikan fasilitas bagi karyawan untuk menabung dana pensiun. Jika
tidak, Anda dapat memanfaatkan produk dana pensiun dari bank atau asuransi jiwa.

Namun sekadar menabung atau menyimpan uang dalam bentuk deposito membuat dana Anda
hanya tergerus inflasi. Menggunakan sarana investasi jangka panjang 10-20 tahun, seperti
reksadana, dapat membuat dana Anda berkembang. Menjelang masa pensiun, setelah produk-
produk investasi yang Anda mulai bertahun-tahun sebelumnya telah membuahkan hasil, Anda
dapat mempertimbangkan alternatif produk investasi lain dengan risiko yang lebih rendah.

Untuk menghitung kekurangan kebutuhan dana pensiun, Anda perlu memperhitungkan sisa usia
produktif Anda hingga memasuki usia pensiun. Perhitungan dapat dilakukan dengan kalkulator
dana hari tua.

Memperkirakan dan merencanakan gaya hidup di masa pensiun.

Untuk merancang anggaran biaya di masa pensiun, Anda perlu membayangkan bagaimana Anda
menjalani aktivitas harian ketika sudah tidak bekerja. Anggaran tersebut tidak harus tinggi.
Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meminimalisasi pengeluaran.

Mengonsumsi makanan bernutrisi sesuai anggaran. Makanan sehat tidak harus mahal. Sayur
dan buah segar justru baik untuk dikonsumsi lebih sering. Buah lokal yang lebih banyak dijual
pada musimnya biasanya berharga lebih terjangkau dibandingkan buah impor. Menanam sayuran
sendiri juga dapat menjadi aktivitas yang menyenangkan sekaligus menguntungkan.

Berolahraga secara teratur tanpa biaya. Anda tidak perlu membayar biaya keanggotaan
ratusan ribu per bulan di pusat kebugaran. Berjalan kaki dan bersepeda bersama teman sesama
orang lanjut usia (lansia) dapat menjadi aktivitas yang dapat menjaga tubuh tetap bugar sekaligus
dapat saling memotivasi. Anda juga dapat bergabung dengan komunitas atau perkumpulan lansia
yang rutin melakukan olahraga senam tiap pekan atau tiap hari. Rumah-rumah sakit terkadang
juga mengadakan senam untuk lansia yang terbuka untuk umum.

Manfaatkan potongan harga. Banyak potongan harga khusus untuk lansia yang diberikan oleh
berbagai institusi. Misalnya potongan harga untuk bepergian dengan kereta api jarak jauh.
Dengan memanfaatkan fasilitas ini, lansia dapat menghemat biaya hidup.

Kesehatan Fisik Prima


Selain berolahraga dan bergerak aktif, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menunjang
kesehatan tubuh setelah pensiun.

Memiliki asuransi kesehatan.

Meski premi yang dikenakan bisa jadi akan sangat besar, namun jika Anda memang belum
memiliki asuransi kesehatan, tidak pernah terlambat untuk mendaftarkan diri. Anda juga bisa
mengakses layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang disediakan
oleh pemerintah.

Tetap mengonsumsi obat/vitamin.

Jangan mengurangi pengeluaran Anda untuk membeli obat-obatan atau suplemen demi upaya
berhemat atau menabung lebih banyak. Jika Anda kekurangan vitamin atau mineral tertentu dan
pola makan yang diubah belum mencukupi kebutuhan nutrisi, belilah suplemen sesuai dengan
kebutuhan Anda. Konsultasikan dengan dokter jika Anda ragu atau butuh petunjuk lebih.

Cek kesehatan secara rutin.

Jangan sampai penyakit membuat Anda tidak dapat menikmati hari tua. Deteksi potensi
gangguan kesehatan sedini mungkin. Berikut ini adalah beberapa tes kesehatan yang mungkin
akan disarankan dokter ketika usia Anda memasuki 50-an:

Mengecek berat badan. Kelebihan berat badan berisiko mendatangkan banyak penyakit.
Begitu juga dengan berat tubuh yang menurun drastis, dapat menjadi indikasi penyakit
berbahaya.

Rutin memeriksa tekanan darah. Tekanan darah adalah indikator yang paling terlihat
sebagai deteksi dini berbagai penyakit kronis seperti gangguan ginjal dan jantung.

Kadar kolesterol dan gula dalam darah setidaknya 3 tahun sekali.

Pemeriksaan awal untuk mendeteksi potensi kanker.

Pemeriksaan hormon tiroid. Penuaan dapat memperlambat kerja kelenjar yang


memproduksi hormon metabolisme ini terutama pada wanita. Oleh karenanya, sejak usia
50 tahun, wanita bisa menjalani pemeriksaan tiroid tiap 5 tahun sekali.

Pemeriksaan colok dubur untuk mendeteksi kanker usus besar dan kanker prostat pada
pria. Selain itu, kolonoskopi juga bisa dilakukan untuk mendeteksi kanker usus.

Pemeriksaan khusus untuk wanita: pap smear dan pemeriksaan leher rahim untuk wanita,
terutama di bawah usia 65. Jangan lupa juga untuk menjalani pemeriksaan mammogram
dan pemeriksaan payudara.
Cek mata tiap 2 tahun sekali. Setelah usia 60, sebaiknya mata diperiksa tiap tahun.

Cek apakah imunisasi Anda sudah lengkap. Tidak pernah terlambat untuk mendapat
vaksin hepatitis jika saat kecil Anda belum pernah mendapatkannya. Tanyakan pada
dokter, imunisasi apa saja yang perlu diperbarui.

Cukup istirahat

Kemampuan konsentrasi hingga stres bersumber dari istirahat yang cukup. Masa pensiun adalah
waktu yang sempurna untuk lebih membiasakan diri tidur dan bangun di jam yang sama, tanpa
tergesa-gesa atau keharusan lembur.

Menghindari kebiasaan buruk

Merokok menyebabkan penuaan dini dan membuat Anda lebih berisiko mengidap berbagai
penyakit kronis. Begitu juga dengan konsumsi minuman keras dan minuman berkafein secara
berlebihan.

Kesehatan fisik yang terjaga dapat membuat lansia menjalani hidup yang lebih nyaman dan
hemat.

Kesehatan Emosi

Tidak sekadar dari segi fisik dan finansial, persiapan perlu dilakukan secara emosional agar stres
tidak menghampiri setelah pensiun.

Rencana kegiatan

Bagi sebagian orang, pensiun adalah masa yang ditunggu-tunggu karena dapat bebas beraktivitas
tanpa rutinitas kantor. Namun bagi orang lain, kebebasan dapat berarti kebosanan dan merasa
tidak lagi dibutuhkan. Mulailah rencanakan aktivitas yang ingin Anda lakukan nanti sehingga
masa pensiun menyenangkan, menjadi berarti dan produktif.

Melatih otak

Melatih mental sama pentingnya dengan melatih fisik Anda. Bermain kartu, membaca, menonton
sepakbola, adalah kegiatan-kegiatan yang dapat menjaga kesehatan otak dan ketajaman pikiran
dan ingatan Anda.

Bersosialisasi

Bergabung dengan komunitas keagamaan dapat membuat jiwa tenang sekaligus memberikan
kesempatan untuk berkumpul dan berdiskusi dengan orang lain. Penelitian membuktikan bahwa
hubungan sosial juga bermanfaat mencegah depresi.
Tiap orang punya impian tersendiri akan masa pensiun. Namun yang lebih penting adalah
menyadari tujuan dan makna hidup.

Umur akan terus merambat seiring bergulirnya waktu. Kita tidak selamanya akan muda. Tua
adalah suatu kepastian yang akan kita jelang tanpa mampu mundur ke belakang. Masa tua,
tentunya berbeda dengan masa muda. Tubuh yang tadinya gagah dan sehat akan semakin ringkih.
Seiring bertambahnya usia, maka organ-organ tubuh akan melemah fungsinya.

Foto google

Banyak orang yang mengkhatirkan masa tuanya, tapi tidak menyiapkan diri selagi muda. Ya, kita
harus menyiapkan diri menyongsong masa tua itu. Bagaimana agar kita bahagia di masa tua?
Saudaraku, ada beberapa tips agar kita bahagia di hari tua, yaitu :

1. Olahraga

Olahraga sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Dengan berolahraga teratur
peredaran darah menjadi lancar, sehingga organ-organ tubuh dapat berfungsi dengan baik. Ketika
tua menjelang, tidak semua olahraga bisa dilakukan. Di masa tua ini, kekuatan tulang dan otot
jauh berkurang. Sehingga olahraga yang membutuhkan kekuatan fisik dan gerakan yang atraktif
tidak sesuai lagi.
Joging adalah olahraga yang sesuai untuk yang berusia lanjut. Olahraga ini tidak
memerluka energi yang besar dan gerakan yang atraktif. Olahraga ini sangat besar manfaatnya
untuk kesehatan. Terutama untuk menguatkan otot kaki dan menjaga kesehatan jantung, serta
melancarkan peredaran darah.
Joging yang rutin, akan mendatangkan manfaat yang luar biasa. Selain manfaat untuk
kesehatan fisik, juga mendatangkan kesehatan jiwa, jika dilakukan dengan senang hati. Apalagi
olahraga bersama dengan kekasih hati, hati akan merasa lebih senang. Diselingi dengan ngobrol
yang ringan-ringan, sambil bergandeng tangan menatap pemandangan alam yang indah.
Selain jogging, olahraga yang sesuai bagi yang sudah lanjut usia adalah yoga. Jika
dilakukan dengan benar dan rutin, yoga bisa mendatangkan manfaat yang luar biasa. Olahraga
yoga ini sangat baik untuk menjaga irama pernapasan agar lebih teratur dan tidak mudah
terengah-engah saat melakukan kegiatan yang agak berat. Saat usia seseorang terbilang tua
(khususnya 60 tahun lebih), mulai kehilangan kemampuan untuk menjaga irama pernapasan
agar tetap teratur. Sehingga pada saat melakukan kegiatan yang sifatnya lama dan agak berat
akan mudah merasa capek. Dengan olahraga yoga yang dilakukan secara rutin, maka
kemampuan pernapasan akan tetap terjaga.
Senam adalah olahraga yang sesuai bagi yang sudah lanjut usia. Senam dengan
melemaskan persendian bisa dilakukan setiap pagi, sehingga otot-otot tidak kaku. Baik juga
dilakukan senam jantung sehat dengan mengikuti club khusus.

2. Makanan sehat

Kesehatan kita di masa tua sangat dipengaruhi oleh makanan yang kita konsumsi sejak
muda. Ada baiknya jika sejak usia muda kita menerapkan pola makan sehat, dengan
memperbanyak makan sayur mentah dan buah, serta mengurangi karbohidrat. Para ahli gizi
merekomendasikan agar kita mengurangi asupan 3 "setan putih" yaitu gula pasir, nasi putih dan
terigu.
Kebutuhan makanan pada masa usia senja hampir sama dengan masa sebelumnya.
Namun karena ada penurunan fungsi organ tubuh maka jenis dan tekstur makanan yang harus
disesuaikan. Pada usia senja ini, gigi akan banyak yang tanggal, sehingga kamampuan
mengunyah makanan jauh berkurang dari masa sebelumnya. Maka tekstur makanan harus
diperhatikan. Misalnya dengan mengkonsumsi daging yang dicincang, memasak nasi lebih
lembek, hindari memakan makanan yang keras.
Pada masa lanjut usia ini, kebutuhan kalori akan jauh berkurang, seiring dengan aktifitas
yang berkurang juga. Lebih bijaksana, jika asupan kalori dikurangi, makanan yang mengandung
karbohidrat lebih baik dikurangi seperti nasi, terigu, dan lain sebagainya. Menu Seimbang Untuk
Lansia tujuannya untuk mempertahankan fungsi tubuh, menjaga kesehatan, dan bahagia di hari
tua bukan untuk pertumbuhan
Apabila ada makanan yang harus dipantang berkaitan dengan penyakit yang diderita,
maka sebaiknya disiplin untuk tidak memakannya. Untuk menghindari hal-hal yang tidak
diinginkan.

3. Menjaga kesehatan qolbu


Selain memperhatikan kesehatan fisik kita pun harus memperhatikan kesehatan qolbu (jiwa).
Karena kesehatan qolbu akan menunjang kesehatan fisik secara keseluruhan. Jika qolbu sehat
maka seluruh badan pun akan fisik. Dengan menjaga kesehatan qolbu maka kita akan terhindari
dari stress dan depresi.

4. Obat-obatan yang aman


Ketika memasuki usia senja, daya tahan tubuh akan terus berkurang, sehingga lebih mudah
terkena berbagai macam penyakit. Pada akhirnya banyak yang terjerumus pada ketergantungan
obat-obatan kimiawi. Obat-obatan kimiawi tentunya ada efek samping yang kurang baik untuk
kesehatan tubuh. Sebaiknya dipilih obat herbal yang aman bagi tubuh. Misalnya habbatusauda,
yang direkomdasikan oleh Rasulullah SAW..
Selain mengkonsumsi obat-obatan yang aman, sebaiknya setiap bulan melakukan cek
kesehatan yang ringan. Tensi dan kandungan gula dalam tubuh harus rutin diperiksa.

5. Investasi yang tepat

Salah satu hal yang harus dihadapi ketika tua adalah kehilangan pekerjaan. Maka sejak muda kita
harus menyiapkan diri dengan cara berinvestasi. Sebagian penghasilan ditabung kemudian
investasikan. Kita harus cermat memilih investasi yang tepat agar memperoleh keuntungan.
Property adalah salah satu pilihan investasi yang tepat.