You are on page 1of 2

NAMA : SITI YULIANA

KELAS : PBI IV E
TUGAS : PSIKOLOGI

OTAK KANAN DAN OTAK KIRI

[1]
Otak (bahasa Inggris: encephalon) adalah pusat sistem saraf . Otak manusia adalah
struktur pusat pengaturan yang memiliki volume sekitar 1.350cc dan terdiri atas 100 juta sel
saraf atau neuron. Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar, gerakan, perilaku dan
fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh
dan suhu tubuh. Otak manusia bertanggung jawab terhadap pengaturan seluruh badan dan
pemikiran manusia. Oleh karena itu terdapat kaitan erat antara otak dan pemikiran. Otak dan
sel saraf didalamnya dipercayai dapat memengaruhi kognisi manusia. Pengetahuan mengenai
otak memengaruhi perkembangan psikologi kognitif. Otak juga bertanggung jawab atas
fungsi seperti pengenalan, emosi. ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk
pembelajaran lainnya.
Otak manusia dibagi menjadi dua bagian yaitu otak kanan dan otak kiri dengan fungsi
yang berbeda. Otak kanan diidentikkan tentang kreativitas, persamaan, khayalan, kreativitas,
bentuk atau ruang, emosi, musik dan warna, berpikir lateral, tidak terstruktur, dan cenderung
tidak memikirkan hal-hal yang terlalu mendetail. Sedangkan otak kiri biasa diidentikkan
dengan rapi, perbedaan, angka, urutan, tulisan, bahasa, hitungan, logika, terstruktur, analitis,
matematis, sistematis, linear, dan tahap demi tahap.
Perbedaan teori fungsi otak kanan dan otak kiri telah populer sejak tahun 1960.
Seorang peneliti bernama Roger Sperry menemukan bahwa otak manusia terdiri dari 2
hemisfer (bagian), yaitu otak kanan dan otak kiri yang mempunyai fungsi yang berbeda. Atas
jasanya ini beliau mendapat hadiah Nobel pada tahun 1981. Selain itu dia juga menemukan
bahwa pada saat otak kanan sedang bekerja maka otak kiri cenderung lebih tenang, demikian
pula sebaliknya.
Otak kanan berfungsi dalam perkembangan EQ (Emotional Quotient), seperti hal
persamaan, khayalan, kreativitas, bentuk atau ruang, emosi, musik dan warna. Daya ingat
otak kanan bersifat panjang (long term memory). Bila terjadi kerusakan otak kanan misalnya
pada penyakit stroke atau tumor otak, maka fungsi otak yang terganggu adalah kemampuan
visual dan emosi misalnya.
Otak kiri berfungsi sebagai pengendali IQ (Intelligence Quotient) seperti hal
perbedaan, angka, urutan, tulisan, bahasa, hitungan dan logika. Daya ingat otak kiri bersifat
jangka pendek (short term memory). Bila terjadi kerusakan pada otak kiri maka akan terjadi
gangguan dalam hal fungsi berbicara, berbahasa dan matematika.Walaupun keduanya
mempunyai fungsi yang berbeda, tetapi setiap individu mempunyai kecenderungan untuk
mengunakan salah satu belahan yang dominan dalam menyelesaikan masalah hidup dan
pekerjaan. Setiap belahan otak saling mendominasi dalam aktivitas namun keduanya terlibat
dalam hampir semua proses pemikiran.

Berdasarkan kekuatan fungsi masing-masing, berarti, kedua fungsi otak manusia itu sangat
diperlukan dalam menghadapi hidup. Begitu pula, bagi siswa, pembiasaan penggunaan kedua
fungsi otak itu sangat bermanfaat dalam perjalanan dirinya menuju kedewasaan. Dengan
begitu, guru/dosen/Trainer dalam mengajar di kelas, metode apapun yang digunakan,
sebaiknya berbasis otak kanan dan kiri.

Doug Hall mengatakan, dominasi kerja otak orang mempengaruhi kepribadian :

Si otak kanan : humoris, simple, menyenangkan, boros, lebih percaya intuisi, berantakan-
kacau, ede = ekspresi diri, lebih memilih perasaan sebagai solusi masalah, suka bertualang,
bermimpi besar, tukang sorak, pelanggar aturan, bebas, spontan.

Si otak kiri : serius, rumit, membosankan, hemat, lebih percayai fakta, rapi-terorganisir, ide =
profitabilitas, lebih memilih keilmuan, hati-hati, berpengetahuan umum, pendukung diam,
pembuat aturan, konservatif, mudah ditebak.