You are on page 1of 3

Nama : M khusnuddin

Kelas : 12 T1

No : 24

Memancing Ikan

Dulu ketika saya masih SMP saya hobi sekali memancing ikan. tetapi sayang
sekali di rumahku tidak ada kolam, dan di rumahku juga tidak dekat dengan sungai
atau laut untuk tempat memancing. Sangat malang nasib ku ingin memancing tapi
tidak ada tempat,, ucapku di dalam hati.

Kebetulan sekali, terdengar suara temanku memanggil dari luar rumahku,


ia bernama PanjuL, ia memiliki hoby yang sama denganku yaitu Memancing.
ADIN...... ADIN ...... Teriak Putra dari luar rumahku. Ada apa Put manggil-manggil ??
jawabku ketika membuka pintu rumahku. Din ayo mancing ikan,, Ajak Putra
mancing ikan ? emangnya kita mau mancing ikan dimana? Jawabku cetus. ALLAHHH
tenang saja lah Din sekarang ambil peralatan memancingmu ikut saja denganku,
jaraknya cuman
100 meter dari sini. ajak Putra lagi. Oklah Sal aq juga udah lama gak mancing ikan
ni. jawab Adin.

Pada suatu hari saya pergi memancing di sungai. Saya memancing di sungai
dekat dengan kuburan. Saya memancing bersama teman saya yang bernama
putra. Sebelum memancing saya mencari umpan terlebih dahulu, saya biasanya
mencari umpan berupa cacing. Saya biasa mencari cacing di pinggiran sungai yang
dangkal. Setelah kira kira sudah cukup saya langsung memancing ikan. Setelah
saya menaruh umpan, lambat laun umpan saya di makan, lalu saya tarik ikan
pertama saya. Alhamduliullah lumayan besar.

Walaupun ikannya hanya sebesar ibu jari saya sangat bangga. Lambat laun
teman saya mengangkat ikan juga. Ternyata yang dia dapat adalah seekor udang.
Lumayan besar , setelah lama lama mulai melelahkan.

Kemudian saya mengajak teman saya untuk berpindah tempat ke tempat lain
yang banyak ikannya dan tempatnya strategis. Saya berjalan menuju ke hulu
sungai. Tempatnya sangat cocok untuk di tempati pemancing.

Saya langsung melempar umpan ternyata ada ikan yang nongol di atas
permukaan air. Ikannya besar , ternyata itu adalah ikan gabus. Lalu saya menunggu
waktunya untuk di sambar. Lama lama saya bosan menunggu dan menunggu.
Akhirnya saya menyuruh teman saya untuk beli makanan.

Put belikan makanan Tanya saya, beli dimana , mana uangnya Din Tanya
putra , beli di warung sebelah sana, kamu beliin aku minuman dingin beserta
makanan ringan buat camilan lalu Putra menuju warung dan membelikan minuman
beserta makanan ringan. Saya lama menunggu kedatangan si Putra, saya
menunggu sampai kehausan dan kelaparan. Saya akhirnya menghampiri Putra di
warung . Ternyata dia lagi asyik ngopi . weeh ladalah di tunggu lama ternyata asyik
ngopi. Tanpa merasa bersalah dia tersenyum tersenyum sendiri .

Akhirnya saya marahin dia kok lama sih, aku lama menunggu kamu, eh
malah kamunya ini lagi enak enakan ngopi, aku lagi kehausan dan kelaparan aku
Put, kamu ini.

Setelah itu saya bergegas melanjutkan memancing ikan. Di sela perjalana


memancing saya bertemu bapak bapak yang sedang kesulitan mengangkat rumput.
Saya dan teman saya langsung menghampiri si bapak dan langsung membantunya
mengangkatkan rumput ke atas kendaraannya.

Saya sangat senang biasa membantu meringankan orang, saya langsung


melanjutkan memancing. Di saat saya sedang mamcing saya di ganggu seseorang
airnya di lempari batu, saya sangat marah. Lalu saya melempari dia dengan batu
pergi sono kata saya . lalu diapun pergi.

Setelah kejadian tadi saya bergegas pulang dengan perasaan marah dan
kecewa.

Tema : memancing

Amanat: jangan suka mengganggu orang


Penokohan: adin, putra

Setting : rumah adin, sungai , dan warung

Sudut pandang : cerita pengalaman memancing