You are on page 1of 10

MAKALAH

PENERAPAN KONSEP TEKANAN PADA MESIN UAP

BAB I
PENDAHULUAN

1. LATAR BELAKANG
Dewasa ini , perkembangan sarana transportasi dan mesin-mesin
pembantu manusia begitu pesat , dari penggunaan sebuah mesin uap yang
sangat sederhana untuk menggerakkan sebuah sarana transportasi menjadi
penggunaan mesin yang sangat kompleks seperti turbin gas maupun turbis
jet pada pesawat. Dulunya , hampir semua mesin maupun sarana
transportasi digerakkan oleh mesin uap , dalam makalah ini akan dibahas
penemuan mesin uap , cara kerja , dan penerapannya dalam kehidupan
sekarang.

2. RUMUSAN MASALAH
a. Pengertian dan Sejarah Penemuan Mesin Uap
b. Cara Kerja Mesin Uap
c. Penerapan Mesin Uap Pada Kehidupan dan Contohnya

BAB II
PEMBAHASAN

1. PENGERTIAN MESIN UAP


Mesin uap adalah mesin yang menggunakan energi panas dalam uap air
dan mengubahnya menjadi energi mekanis. Mesin uap digunakan dalam
pompa, lokomotif dan kapal laut, dan sangat penting dalam Revolusi Industri.
Mesin uap merupakan mesin pembakaran eksternal, dengan cairan yang
terpisah dari hasil pembakaran. Sumber panas yang dapat digunakan yaitu
tenaga surya, tenaga nuklir, atau tenaga panas bumi. Jika uap berkembang
melalui piston atau turbin, akan menyebabkan kerja mekanik.

2. SEJARAH PENEMUAN MESIN UAP


Mesin uap mulai berkembang pada abad ke 17 dan mencapai masa
puncak nya pada abad ke 19 di mana saat itu prime mover untuk industri
maupun transportasi (kapal laut dan kereta api) menggandalkan mesin uap
Era mesin uap telah berlalu, tapi turbin uap masih banyak dipakai karena
hampir 80% pembangkit tenaga listrik didunia ini menggunakan turbin uap.
Jadi masih ada sedikit kaitannya untuk mengetahui mesin uap.

Perkembangan mesin uap yang di dasari ide sederhana dari seorang


insinyur asal skotlandia , James Watt , di kembangkan mulai dari rancangan
sederhana hingga menjadi sebuah mesin uap yang menggunakan kondensor ,
berikut penjelasannya :
1. Hero
Seorang ahli matematika asal Alexandria ,
Hero , memperkenalkan rancangan mesin uap
sederhana pertama yang di kenal dengan nama
Aeolipile atau Aeolypile, atau juga disebut dengan
Eolipile.
Prinsip kerja mesin ini adalah dengan menggunakan tekanan uap
untuk memutarkan bola (bejana) yang berisi air sebagai bahan baku
penghasil uap. Bola (bejana) tersebut dapat berputar karena adanya
dorongan dari uap yang keluar dari nosel yang terletak pada sisi samping
bejana

2. Giovanni Battista della Porta


Dikenal dengan nama John Baptist Porta adalah seorang sarjana ,
polymath,dan dramawan asal Napoli , Italia. Dia juga yang pertama
mengemukakan peranan uap dalam menciptakan ruang hampa yaitu jika
air dikonversikan menjadi uap dalam wadah tertutup dapat menghasilkan
peningkatan tekanan dan sebaliknya. Teori ini digunakan John untuk
menjadi konsep utama rancangan pada pengembangan mesin uap milik
nya

3. Denis Papin
Pada Pada tahun 1679 seorang fisikawan, ahli
matematika, dan penemu berkebangsaan Prancis
menemukan suatu alat yang dinamakan steam
digester yang menjadi cikal bakal
ditemukannya mesin uap dan presser
cooker (panci masak bertekanan). Penemuan
tersebut ia kerjakan bersama dengan rekannya yang
bernama Robert Boyle, seorang filusuf,
fisikawan, kimiawan, penemu, dan ilmuan
berkebangsaan Irlandia.

Keterangan :

A = Tungku pembakaran
B = Bejana
C = Tutup bejana
D = Baut pengencang
E = Katup
F = Penyanggah tutup bejana
G = Batang beban
H = Penutup tungku
W = Beban
Alat ini berbentuk seperti sebuah wadah dengan penutup yang digunakan
untuk menghasilkan uap bertekanan. Untuk menjaga agar alat tersebut
tidak meledak, Papin melengkapi penemuannya tersebut dengan katup
yang dapat bergerak
naik turun sebagai
tempat pembuangan
uap untuk mengatur
tekanan didalam
wadahnya. Selain itu
Papin juga
mengembangkan
mesinnya dengan
menambahkan torak
di bagian atas silinder
yang tertutup yang
akan bergerak naik
dan turun sesuai
dengan teori yang ditemukan oleh Giovanni Battista della Porta. Konsep
inilah yang kemudian mengawali ditemukannya mesin uap pertama di
dunia yang menggunakan piston dan silinder mesin.

4. Thomas Savery
Thomas Savery adalah seorang insinyur yang bekerja pada militer
Inggris dan penemu berkebangsaan Inggris. Pada tahun 1698 ia
menemukan mesin uap pertama di dunia. Penemuannya ini diawali ketika
ia bekerja pada sebuah tambang batubara yang mengalami kesulitan
dalam memompa air yang digunakan untuk mengairi tambang.

Prinsip kerja mesin ini adalah dengan menaikkan tekanan uap di dalam
ketel. Uap tersebut kemudian dimasukkan ke bejana kerja, sehingga
memungkinkan untuk meniup air keluar melalui pipa bawah. Ketika
temperatur dalam bejana menjadi panas karena dipenuhi uap keran
antara ketel dan bejana ditutup, jika perlu bagian luar bejana didinginkan.
Hal ini mengakibatkan uap didalamnya berkondensasi, menciptakan
vakum parsial dan tekanan atmosfer mendorong air ke atas melalui pipa
bawah hingga bejana penuh. Pada titik ini keran di bawah bejana ditutup,
dan keran antara bejana dan pipa atas dibuka untuk mengalirkan pipa dari
ketel. Tekanan uap yang tinggi akan memaksa air keluar dari bejana.

5. Thomas Newcomen
Thomas Newcomen merupakan seorang pandai besi Inggris yang
menemukan mesin uap atmosfer, sebuah perbaikan terhadap desain
Thomas Savery sebelumnya. Mesin uap Newcomen menggunakan
kekuatan tekanan atmosfer untuk bekerja. Pada mesin Newcomen ini
intensitas tekanan tidak dibatasi oleh tekanan . Pada tahun 1712, Thomas
Newcomen bersama dengan John Calley membangun mesin pertama
diatas sebuah lubang tambang yang terisi air dimana mesin tersebut
digunakan untuk memompa air keluar tambang. Mesin Newcomen ini
merupakan pendahulu mesin James Watt dan salah satu bagian teknologi
yang paling menarik yang berkembang selama abad ke-17.

Gambar tersebut menunjukkan posisi boiler berada tepat dibawah silinder.


Uap pertama kali dialirkan dari boiler menuju ke silinder. Ketika piston
mancapai puncak, air disemprotkan kedalam silinder untuk mendinginkan
uap yang membentuk sebuah vakum. Piston terdorong turun oleh berat
udara yang berada diatasnya (15 pond per inci2 dari luas
piston). Siklus tersebut terjadi secara
berulang-ulang.

6. James Watt
James Watt adalah seorang insinyur
mesin dan penemu asal Skotlandia.
Pada tahun 1769 James Watt
mematenkan kondenser terpisah yang
terhubung ke silinder oleh sebuah
katup. Tidak seperti mesin uap milik
Newcomen, pada mesin uap milik
James Watt ini terdapat sebuah
kondensor untuk mendinginkan
silinder yang panas. Mesin James
Watt ini segera menjadi desain
untuk semua mesin uap modern dan
memicu terjadinya revolusi industri. Satuan daya Watt diambil dari nama
James Watt dimana 1 Watt besarnya setara dengan 1/746 HP.

Keterangan :

C = Silinder uap
E = Katup
pembuangan uap
H = penyambung
poros engkol
kebalok
N = Pompa air
O = poros
engkol
Q = Regulator
(Govenor)
P = Torak
R = Batang pompa
udara
T = Katup input uap
G = link yang menghubungkanpiston dan
balok
M = tuas aliran masuk uap

Perbedaan mendasar dari mesin James Watt ini dengan mesin milik
Thomas Newcomen adalah pada letak kondensor yang digunakan. Jika
pada mesin Newcomen ruang untuk mengkondensasikan uap menyatu
dengan silinder kerja, maka pada mesin James Watt ruang untuk
mengkondensasikan uap terpisah dari silinder. Selain itu mekanisme
penggerak torak dari mesin James Watt menggunakan gerakan putar dari
roda penggerak yang berputar, tidak seperti pada mesin Newcomen yang
menggunakan gerakan translasi (bolak-balik) dari pompa air

3. PRINSIP DAN CARA KERJA MESIN UAP


Ada dua jenis pesawat kalor yaitu Internal Combustion Engines/ICE (motor
pembakaran dalam) dan External Combustion Engines/ ECE (motor
pembakaran luar). Pada pesawat kalor jenis ICE, proses pembakaran bahan
bakar untuk mengasilkan tenaga mekanis dilakukan didalam peralatan itu
sendiri, sedangkan pada ECE, peralatan ini hanya mengubah tenaga termis
menjadi tenaga mekanis adapun proses pembakaran dilakukan diluar
peralatan tersebut.

Contoh dari pesawat kalor jenis ICE adalah motor bensin dan motor disel yang
sangat populer sebagai prime mover baik untuk otomotif maupun untuk
industri. Pada motor bensin dan motor disel proses pembakaran bahan bakar
(bensin/solar) dilakukan didalam silinder motor itu sendiri dan perubahan
tenaga termis hasil pembakaran menjadi tenaga mekanis juga dilakukan
didalam pesawat itu sendiri melalui gerakan kian kemari dari piston menjadi
gerakan putaran dari crank shaft.

Contoh dari pesawat kalor jenis ECE adalah mesin uap dan turbin uap.
Pada peralatan ini, mesin uap hanya merubah tenaga potensial dari uap
menjadi tenaga mekanis berupa gerakan kian kemari dari piston dan
selanjutnya diubah menjadi gerakan putaran dari crank shaft; sedangkan
turbin uap merubah tenaga potensial dari uap menjadi tenaga mekanis yang
langsung merupakan gerakan putaran dari as turbin. Adapun proses
pembakaran bahan bakar dilakukan diluar mesin uap dan turbin uap, yaitu
didalam ketel uap (boiler). Didalam ketel uap (boiler) tenaga termis hasil
pembakaran bahan bakar digunakan untuk memanaskan air sehingga
berubah menjadi uap dengan temperatur dan tekanan tinggi, untuk
selanjutnya uap dengan temperatur dan tekanan tinggi tersebut dialirkan ke-
mesin uap atau turbin uap untuk diubah menjadi tenaga mekanis.

Jadi , pada dasarnya cara kerja mesin uap itu sebagai berikut :
Di dalam cylinder mesin uap terdapat piston yang mempunyai piston rod
yang dihubungkan dengan cross head yang berada diluar cylinder. Cross head
dihubungkan oleh connecting rod dengan crank shaft (tidak tampak pada
gambar, biasa berupa roda), sehingga apabila piston bergerak kian kemari
maka crank shaft dapat berputar.

Slide valve yang mempunyai valve rod digerakkan oleh crank shaft melalui
eksentrik, sehingga slide valve dapat bergerak kian kemari sambil membuka
dan menutup dua buah lubang uap yang berhubungan dengan cylinder. Valve
box dimana slide valve berada mempunyai dua saluran, saluran pemasukan
yang dihubungkan dengan boiler untuk menyalurkan uap dengan tekanan
tinggi (warna merah), dan saluran pembuangan yang dihubungkan dengan
cerobong untuk membuang uap bekas (warna biru).
Pada waktu piston mencapai posisi paling kiri, maka slide valve akan
membuka lubang uap cylinder bagian kiri sehingga uap dari boiler dapat
masuk kedalam cylinder pada bagian kiri dari piston dan mendorong piston
kekanan, sementara itu lubang uap sebelah kanan dihubungkan dengan
saluran pembuangan sehingga uap bekas dapat terbuang keluar melalui
cerobong. Sebelum akhir
langkah piston, lubang uap
tersebut sudah ditutup oleh
slide valve sehingga pasokan
uap terhenti namun piston
tetap bergerak kekanan
karena ekpansi dari uap.

Pada waktu piston mencapai


posisi paling kanan, maka
slide valve akan membuka
lubang uap cylinder bagian
kanan sehingga uap dari boiler
dapat masuk kedalam cylinder
pada bagian kanan piston dan mendorong piston kekiri, sementara itu lubang
uap sebelah kiri dihubungkan dengan saluran pembuangan sehingga uap
bekas dapat terbuang melalui cerobong. Sebelum akhir langkah piston,
lubang uap tersebut sudah ditutup oleh slide valve sehingga pasokan uap
terhenti namun piston tetap bergerak kekanan karena ekpansi dari uap.
Karena cross head dengan crank shaft dihubungkan oleh connecting rod,
maka gerakan kian kemari dari piston tersebut akan diubah menjadi gerakan
putaran dari crank shaft. Demikian selama ada pasokan uap dari boiler maka
mesin uap akan merubah menjadi tenaga mekanis dengan gerakan putaran
dari crank shaft.

Selain mesin uap yang menggunakan piston, ada juga mesin uap yang
menggunakan turbin. Pada dasarnya prinsip kerja turbin uap sama dengan
mesin uap tipe bolak balik. Bedanya mesin uap tipe bolak balik menggunakan
piston, sedangkan turbin uap menggunakan turbin. Pada mesin uap tipe bolak
balik, kalor diubah terlebih dahulu menjadi energi kinetik translasi piston.
Setelah itu energi kinetik translasi piston diubah menjadi energi kinetik rotasi
roda pemutar. Sedangkan pada turbin uap, kalor langsung diubah menjadi
energi kinetik rotasi turbin.
Turbin bisa berputar akibat adanya perbedaan tekanan. Suhu uap sebelah
atas bilah jauh lebih besar daripada suhu uap sebelah bawah bilah (bilah/
sudu = lempeng tipis yang ada di tengah turbin). Suhu berbanding lurus
dengan tekanan. Karena suhu uap pada sebelah atas bilah lebih besar dari
suhu uap pada sebelah bawah bilah maka tekanan uap pada sebelah atas
bilah lebih besar daripada tekanan uap pada sebelah bawah bilah. Adanya
perbedaan tekanan menyebabkan uap mendorong bilah ke bawah sehingga
turbin berputar. Arah putaran turbin tampak seperti gambar di bawah:

Perlu diketahui bahwa prinsip kerja mesin uap didasarkan pada diagram
perpindahan energi yang telah dijelaskan di atas. Dalam hal ini, energi
mekanik bisa dihasilkan apabila kita membiarkan kalor mengalir dari benda
atau tempat bersuhu tinggi menuju benda atau tempat bersuhu rendah.
Dengan demikian, perbedaan suhu sangat diperlukan pada mesin uap.

Model sudu turbin uap:

Prinsip hukum termodinamika juga dapat diterapkan pada mesin uap yaitu
Hukum Termodinamika I. Berdasarkan Hukum Termodinamika, tekanan
sebanding dengan suhu. Air dalam wadah biasanya dipanaskan pada tekanan
yang tinggi. Karena dipanaskan pada tekanan yang tinggi maka proses
pendidihan air terjadi pada suhu yang tinggi. Biasanya air di sekitar suhu
500oC. Suhu berbanding lurus dengan tekanan. Semakin tinggi suhu uap,
semakin besar tekanan uap.
Mesin Uap Modern

Setelah dikerjakan oleh para insinyur dari Coalition for Sustainable Rail
(CSR), Lokomotif 3463 klasik tersebut tengah disiapkan untuk menjadi
lokomotif pertama di dunia yang lebih cepat dan bebas karbon. Lokomotif ini
tidak menggunakan tenaga listrik, tetapi tetap menggunakan mesin uap yang
dibakar dengan batubara bio (Biocoal).
Untuk mewujudkan proyeknya itu, CSR menggandeng Institute on the
Environment (IonE) Universitas Minnesota AS dan Sustainable Rail
International (SRI). Proyek tersebut dinamai CSR Project 130. Proyek ini
bertujuan untuk menciptakan lokomotif penumpang paling bersih dan paling
bertenaga di dunia dan memanfaatkan teknologi mesin uap moderen dan
membuktikan kelangsungan hidup biofuel yang solid. Nama 130 berasal dari
tujuan proyek dalam upaya untuk memecahkan rekor kecepatan lokomotif
uap untuk bisa menggapai setidaknya kecepatan 209 km/jam dengan
lokomotif klasik yang direstorasi secara total.
Lokomotif 3436 sendiri merupakan sumbangan dari Great Overland
Station Museum di Topeka, Kansas, pada bulan November tahun lalu.
Lokomotif yang sejatinya dioperasikan dengan batubara konvensional ini akan
dimodifikasi untuk sistem pembakaan batubara bio.
Biocoal merupakan bahan bakar padat ramah lingkungan dengan
kepadatan energi yang lebih baik serta penanganannya sama dengan
batubara konvensional, namun tidak mengandung logam berat dan
menghasilkan abu, asap dan gas berbahaya.
Penelitian awal menunjukkan bahwa pengoperasian lokomotif tersebut
akan lebih murah dalam hal bahan bakar serta perawatannya dibandingkan
model hybrid diesel-elektrik, sekaligus menyajikan akselerasi yang lebih
cepat dan keluaran daya kuda yang dihasilkan pada kecepatan yang lebih
tinggi. Dan tentunya jauh lebih bersih.

4. PENERAPAN MESIN UAP PADA KEHIDUPAN


Berdasarkan prinsip kerja mesin uap yang dapat mengubah tenaga termis
dari bahan bakar menjadi tenaga mekanis melalui pembakaran , mesin uap
digunakan para ahli untuk dijadikan mesin utama pada lokomotif , kapal laut
uap , beberapa jenis mobil seperti steam truck , mesin penggiling pada petani
, pompa , dan yang paling penting pada revolusi industri.
Kecelakaan Mesin Uap

Pada tanggal 31 Juli 1815, sebuah lokomotif bertenaga uap yang sedang
diujicoba meledak di Philadelphia. lni adalah malapetaka pertama yang
tercatat sejak mesin uap pertama diciptakan. Ini juga kecelakaan kereta api
pertama yang menyebabkan 16 orang tewas.
BAB III

PENUTUP

1. KESIMPULAN
Semua mesin yang berkembang saat ini baik pada sarana transportasi
ataupun mesin-mesin pada industri , pada dasarnya dikembangkan melalui
sebuah mesin yang sangat sederhana yaitu mesin uap yang ditemukan oleh
James Watt , yang kemudian dikembangkan oleh para ilmuwan-ilmuwan di
dunia sehingga menghasilkan berbagai jenis mesin yang sangat rumit dan
kompleks.

2. REFERENSI
Berikut adalah beberapa buku ataupun website yang digunakan untuk
mengumpulkan berbagai data mesin uap :

1. http://www.wikipedia.org/
2. http://rengkodriders.wordpress.com/2012/05/09/bagaimana-mesin-uap-
bekerja/; http://harisistanto.wordpress.com/2010/08/06/bagaimana-cara-
kerja-mesin-uap/
3. http://fisikasmasmk.blogspot.com/2012/02/carakerja-mesin-uap.html
4. http://sejarawankecil.blogspot.com/p/sejarah-eropa_22.html
5. http://tahukah-andaa.blogspot.com/2012/04/tahukah-anda-sejarah-mesin-
uap.html
6. http://citraelektronika.blogspot.com/2012/10/makalah.html
7. en.wikipedia.org/wiki/Giambattista_della_Porta
8. missvickie.com/library/history.html