You are on page 1of 5

9

BAB III
PEMBAHASAN
3.1. Bill Of Material Kebutuhan Investasi

Bill of Material (BOM) merupakan rangkaian struktur semua komponen


yang digunakan untuk memproduksi barang jadi sesuai dengan master
productionscheduling. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap
sebuah gagasan dari usaha (RO) depot air minum mineral diperoleh data sebagai
berikut:

Tabel 3.1. Kebutuhan Investasi

No. Kebutuhan Investasi Harga Produk


1. RO kapasitas 160 galon/hari Rp. 20.000.000,-
2. Sewa tempat/tahun Rp. 8.000.000,-
3. Galon sebanyak 160 buah Rp. 6.000.000,-
4. Kendaraan antar jemput (motor bekas) Rp. 4.000.000,-
5. Kebutuhn modal kerja Rp. 2.800.000,-
Total Biaya Rp. 40.800.000,-
Sumber: Pengolahan Data, 2017

3.1.1. Investasi Awal


Berikut beberapa investasi awal sumber dana yang dirancangkan melalui
kredit bank sebesar Rp. 10.000.000,- dengan suku bunga 18% per tahun dan di
majemukan setiap tahun selama 5 tahun, sisa biaya Rp. 16.000.000,- merupakan
modal sendiri. Kapasitas produksi (full capacity) per/tahun sebesar 57.600 galon.
Rencana produksi pada tahun pertama dan kedua sebesar 75% dan tahun ketiga
sampai dengan tahun kelima sebesar 100%.

3.1.2. Biayan Operasi dan Pemeliharaan


Berikut adalah biaya operasi RO dan pemeliharaannya berdasarkan hasil
penelitian yang telah diamati dapat dilihat pada Tabel 3.2. Biayan Operasi dan
Pemeliharaan dibawah ini:

Tabel 3.2. Biayan Operasi dan Pemeliharaan

Biaya
No. Keterangan Harga
Operasi
1. Biaya Tetap - Gaji karyawan tetap 1 orang per/bln Rp. 85.000,-
- Biaya perawatan per/tahun rata-rata Rp. 100.000,-
- Biaya umum rata-rata per/tahun Rp. 60.000,-
- Biaya penyusutan rata-rata per/tahun Rp. 550.000,-
- Nilai scrap value asset pada akhir
Rp. 4.000.000,-
tahun kelima
2. Biaya Tidak - Biaya bahan baku per/galon produksi
Tetap diterima di tempat usaha Rp. 6.00,-
diperhitungkan sebesar
- Biaya bahan pembantu per/galon
Rp. 4.00,-
produksi diperkirakan sebesar
- Upah tenaga kerja langsung
Rp. 5.00,-
diperhitungkan per/galon produksi
Sumber: Pengolahan Data, 2017

Dari data-data diatas maka dapat disimpulkan harga upah sesuai dengan
harga rata-rata Rp 4.000 per/galon dan pajak diperhitungkan sebesar 10% dari
hasil net benefit. Berdasarkan pada kasus di atas, apakah gagasan usaha ini layak
untuk dikembangkan bila dilihat dari NPV, IRR, dan Net B/C?

3.2. Pembahasan Masalah

0,18
R 10.000.000 Rp 3.197.778
{1 (1 0,18) 5 }
Diketahui Cicilan
pengembalian pokok pinjaman dan bunga bank dari jumlah pinjaman sebesar Rp
10.000.000,-

Berikut adalah penjelasan pada tahap uji kelayakan usaha depot air mineral
ini dapa di lihat pada Tabel 3.3. Jadwal pelunasan kredit, Tabel 3.4. Rekapitulas
biaya operasi, Tabel 3.5. Perhitungan NPV, dan 3.6. Perhitungan IRR dan Net
B/C. Dapat dilihat sebagai berikut:
Tabel 3.3. Jadwal pelunasan kredit

Akhir Cicilan/ Bunga (18%) P.Pokok Jumlah Sisa

10
Kwt Tahun Pinjaman PPP Kredit

0 - - - - 10.000,00

1 3.197,78 1800.00 1397.78 1397.78 8602.22

2 3.197,78 1548.39 1649.38 3047.16 6952.84

3 3.197,78 1251.51 1946.26 4993.43 5006.57

4 3.197,78 901.18 2296.59 7290.03 2709.97

5 3.197,78 487.79 2709.98 10000.01 0.00

Sumber: Pengolahan Data, 2017

Tabel 3.4. Rekapitulas biaya operasi

Tahun
Jenis Biaya
1 2 3 4 5
A. Biaya Tdk Tetap 1125.00 1125.00 1500.00 1500.00 1500.00

1. Bahan baku 450.00 450.00 600.00 600.00 600.00

2. Bahan Pembantu 300.00 300.00 400.00 400.00 400.00

3. Upah Tenega Kerja 375.00 375.00 500.00 500.00 500.00

B. Biaya Tetap 1080.00 1080.00 1080.00 1080.00 1080.00

5. Biaya gaji 1020.00 1020.00 1020.00 1020.00 1020.00

6. Biaya Umum 60.00 60.00 60.00 60.00 60.00

7. Biaya Penyusutan 550.00 550.00 550.00 550.00 550.00

8. Biaya Perawatan 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00

Total Biaya 2205.00 2205.00 2580.00 2580.00 2580.00

11
Sumber: Pengolahan Data, 2017

Tabel 3.5. Perhitungan NPV

Tahun
No. Uraian
0 1 2 3 4 5
1. Pendapatan 5.500,0
- 4.000,00 4.000,00 5.500,00 5.500,00
a. Hasil Usaha 0
- - - - 4.000,00
b. Salvage -
- - - - -
Value -
Gross Benefit 0.00 4000.00 4000.00 5500.00 5500.00 9500.00

2. Investasi Awal -
3080.00 - - - -
3. Operating Cost 2.580,0
- 2.205,00 2.205,00 2.580,00 2.580,00
Kredit Bank 0
-
a. Pokok
- 1649.38 1946.27 2296.60 2709.98
pinjaman 2709.98
- 1800.00 1548.40 1251.51 487.80
b. Bunga bank 901.18
30800.00 5654.38 5699.67 6128.11 5777.78
Total Cost 6191.17
4. Net Benefit 30800.00 1654.38 1699.67 628.11 691.17 3722.22
5. Pajak 15% - 248.16 254.95 94.22 103.68 558.33
6. Net Benefit 30800.00 1406.22 1444.72 533.89 587.49 3163.89
7. DF 18% 1.00 0.85 0.72 0.61 0.52 0.44
Present Value
30800.00 1191.71 1037.57 324.94 303.02 1382.96
(PV)
NPV = Total PV 26559.78 - - - - -

Sumber: Pengolahan Data, 2017

Tabel 3.6. Perhitungan IRR dan Net B/C

Present
Net benefit D.F Present Value D.F
Tahun Kredit
(Rp 000) 18% (Rp 000) 25%
(Rp 000)

0 -30800.00 1.00 -43311678.87 1.00 -30800.00

1 1406.22 0.85 1191.71 0.80 1124.98

2 1444.72 0.72 1037.57 0.64 924.62

12
3 533.89 0.61 324.94 0.51 273.35

4 587.49 0.52 303.02 0.41 240.64

5 3163.89 0.44 1382.96 0.33 1036.74

NPV 43.307.438.65 -27199.67

Sumber: Pengolahan Data, 2017


43.307
IRR 0,18 ( )(0,25 0,18)
43,307 27199
IRR 0.2499 24,99%
n
N Bi ()
NetB / C i 1
n
N Bi ()
i 1
43.307.438
NetB / C 1,40
30.800,00

Berdasarkan pada hasil perhitungan, proyek ini layak untuk dikerjakan karena:

NPV > 0, IRR > D.F dan Net B/C > 1

13