You are on page 1of 6

ANALISA JURNAL

ANALISA PENULISAN JURNAL

1. Judul Jurnal
Jurnal yang baik adalah jurnal yang memiliki judul yang jelas dan bisa dimengerti
maksud jurnal hanya membaca dari judulnya. Berdasarkan teori judul jurnal tidak
boleh melebihi 20 kata, singkat, jelas, dan tidak memiliki unsur promosi. Judul
sebaiknya diketengahkan pada bagian atas halaman pertama, tidak digaris bawah atau
dicetak miring. Nama penulis ditulis dibawah judul tanpa disertai
dengan gelar akademik maupun jabatan. Dibawah nama penulis
dicantumkan institusi tempat penulis berada.

Kelebihan :
Jurnal ini sudah memiliki judul yang jelas dan bisa di mengerti maksudnya.
Pada jurnal ini judul menjelaskan tentang efek dari program pendidikan yang
mendukung asuhan keperawatan pada kelelahan dan kualitas hidup pasien
gagal jantung.
Jurnal ini tidak menggunakan penyingkatan kata dan tidak memiliki unsur
promosi.
Nama penulis dalam jurnal ini sudah dibuat sesuai kaedah penulisan, ditulis di
bawah judul tanpa disertai gelar atau jabatan dan mencantumkan institusi
tempat penulis berada
Kekurangan :
Judul jurnal ini, memuat 23 kata yang artinya melebihi kaidah penulisan judul
yang baik dan benar.
Letak judul pada jurnal ini tidak diketengahkan.
2. Abstrak
Berdasarkan teori, abstrak ditulis dengan maksimum 250 kata dalam satu paragraph
yang berisi tujuan penelitian, materi, metodologi penelitan, hasil penelitian,
kesimpulan, saran, dan kata kunci. Jumlah kata kunci bervariasi dari 3
sampai 6 kata dan cara pengurutannya dari yang spesifik ke yang
umum dan ditulis dalam satu baris. Kata kunci ditempatkan sesudah
abstrak.
Kelebihan :
Jurnal ini sudah memuat latar belakang masalah, tujuan, metode, hasil,
kesimpulan, dan kata kunci
Jurnal ini memiliki 4 kata kunci dan ditempatkan sesudah abstrak

Kekurangan :
Pada jurnal ini memiliki abstrak dengan jumlah kata sebanyak 252 kata yang
melebihi kaidah penulisan abstrak jurnal yang baik dan benar.
Jurnal tidak mencantumkan saran dari peneliti jurnal untuk dunia keperawatan
mengenai materi yang dibahas di dalam jurnal.

3. Pendahuluan
Berdasarkan telaah jurnal yang dilakukan, dalam kaedah penulisan pendahuluan
jurnal berisikan konten seperti latar belakang penelitian secara singkat, tujuan,
penelitian sejenis yang mendukung jurnal ini, dan manfaat penelitian yang tergabung
menjadi satu sub judul pendahuluan. Pendahuluan jurnal juga memuat fenomena
jurnal. Berdasarkan teori yang ada pendahuluan terdiri dari 4-5 paragraf, dimana
dalam setiap paragraf terdiri dari 4-5 kalimat.

Kelebihan :
Di dalam pendahuluan jurnal ini sudah memuat latar belakang, tujuan dan
manfaat yang tergabung menjadi satu sub judul pendahuluan
Secara penulisan pendahuluan, jurnal ini sudah merujuk pada kaedah
penulisan pendahuluan jurnal.
Jumlah kalimat dalam setiap paragraf pada pendahuluan jurnal ini sudah
sesuai dengan kaedah penulisan jurnal yang baik dan benar

Kekurangan :
Pendahuluan jurnal ini memiliki 6 paragraf yang artinya belum memenuhi
kaidah penulisan yang benar

4. Hasil
Hasil penelitian menyajikan data yang ringkas dengan tinjauan
menggunakan teks naratif, tabel, atau gambar. Data yang
dikumpulkan dalam tabel/gambar harus dilengkapi teks naratif dan
disajikan dalam bentuk yang mudah dimengerti. Hasil yang
dikemukakan hanyalah temuan yang bermakna dan relevan dengan
tujuan penelitian.

Kelebihan :
Dalam jurnal ini, hasil penelitian yang disajikan sudah
dilengkapi dengan tabel dan teks naratif.
Hasil yang dikemukakan sudah relevan dengan tujuan
penelitian.

5. Pembahasan
Bagian pembahasan ini memuat data (dalam bentuk ringkas),
analisis data dan interpretasi terhadap hasil. Pembahasan dilakukan
dengan mengkaitkan studi empiris atau teori untuk interpretasi.
Dalam pembahasan juga dicantumkan teori-teori dan hasil
penelitian lain yang mendukung.

Kelebihan :
Dalam jurnal ini, pembahasan sudah memuat analisis data dan interprestasi
terhadap hasil penelitian.
Penulis juga mencantumkan hasil penelitian lain yang mendukung hasil
penelitian

6. Kesimpulan

Kesimpulan harus merespon/menjawab tujuan penelitian dengan cara


menggambarkan secara singkat isi dari karya ilmiah yang telah dijelaskan
sebelumnya. Isi didalam kesimpulan sebaiknya mengandung saran-
saran yang ditujukan kepada pembaca . Saran hendaknya didasari
oleh hasil temuan penelitian dan harus merespon / sesuai dengan
manfaat penelitian.

Kelebihan :
Kesimpulan dalam jurnal ini sudah menggambarkan secara
singkat isi dari jurnal yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa
pendidikan yang mendukung program asuhan keperawatan dapat efektif
meringankan kelelahan dan meningkatkan kualitas hidup pada pasien dengan
gagal jantung
Isi di dalam kesimpulan dalam jurnal ini juga sudah memuat saran-saran bagi
pembaca, khususnya bagi perawat.
ANALISA ISI JURNAL
Tujuan dari penelitian ini untuk menyelidiki efek dari program pendidikan
yang mendukung asuhan keperawatan pada kelelahan dan kualitas hidup pasien
dengan gagal jantung.
Metode yang digunakan yaitu sebuah desain uji coba terkontrol secara acak.
Sampel yang digunkan yaitu sebanyak 92 orang pasien. Sebnayak 47 orang pasien
untuk kelompok intervensi (n = 47) dan sebanyak 45 orang pasien untuk kelompok
kontrol (n = 45). Semua pasien pada kelompok intervensi berpartisipasi dalam 12
minggu program perawatan pendidikan yang mendukung termasuk penilaian
kelelahan, pendidikan, pembinaan perawatan diri dan evaluasi. Intervensi ini
dilakukan oleh perawat jantung selama empat kali wawancara tatap muka dan tiga
kali wawancara telepon. Kelelahan dan kualitas hidup dinilai pada awal, 4 minggu, 8
minggu dan 12 minggu setelah pendaftaran pada kedua kelompok. Penelitian ini
dilakukan dari bulan juni hingga november 2012 di departemen pusat medis Taichung
City, Taiwan.
Hasil yang didapatkan bahwa para peserta dalam kelompok intervensi
menunjukkan penurunan yang signifikan dalam tingkat kelelahan setelah 12 minggu,
sedangkan pada kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang signifikan.
Dibandingkan dengan kelompok kontrol, kelompok intervensi menunjukkan
penurunan secara signifikan lebih besar di tingkat kelelahan dan peningkatan secara
signifikan lebih besar dalam kualitas hidup setelah 12 minggu intervensi.
Program pendidikan yang mendukung asuhan keperawatan direkomendasikan
untuk meringankan kelelahan dan meningkatkan kualitas hidup pada pasien dengan
gagal jantung.